WorksheetsPreventive Maintenance
Total questions: 55
Worksheet time: 41mins
Jenis perawatan yang dimaksudkan untuk mengembalikan mesin pada standard yang diperlukan dengan melakukan repair dan penyetelan adalah :
Corrective maintenance.
Planned maintenance.
Preventive maintenance
Emergency maintenance.
Pekerjaan yang dilakukan karena mesin benar-benar mati karena rusak, dankerusakan tersebut belum diperkirakan sebelumnya adalah :
Preventive maintenance.
Break down maintenance
Emergency maintenance.
Corrective maintenance.
perawatan yang sudah diorganisir, dan dilakukan rencana serta pelaksanaan sesuai jadwal disebut:
Break down maintenance.
Preventive mainteance
Emergency maintenance
maintenance planning
Tujuan dilaksanakan perawatan adalah :
Meminimumkan biaya perawatan
Mencegah hal yang membahayakan.
Memaksimumkan waktu operasi kesehatan
dan keselamatan
Jawaban a,b dan c benar
Pada saat hour meter unit menunjukan 3000 hm, maka perawatan periodik yang dilakukan adalah :
2000
500 hm
1000 hm
3000
Saat melakukan periodik maintenance 250 hm, dianjurkan untuk melakukan pengechekan (V) belt alternator, jika kekencangannya melebihi maka akan mengakibatkan.
Kerusakan pada bearing water pump.
Pendinginan radiator semakin baik sehingga tenaga engine berkurang (low power)
Kerusakan pada radiator.
Jawaban a, b, dan c salah
Fungsi cooling system di engine adalah :
Mendinginkan engine pada temperature 70 derajat celcius
Mendinginkan engine pada temperature 90 derajat celcius
Menjaga agar temperatur kerja engine tetap konstan antara 70 – 90 derajat celcius.
Menjaga agar temperatur kerja engine tetap konstan antara 60 – 80 derajat celcius.
1. Bila engine breather mengeluarkan oil berarti :
Blow by melebihi standard.
Valve clearence berubah
Timing nozzle berubah
Tekanan oil pelumas terlalu tinggi.
Salah satu sebab air radiator cepat habis adalah :
Vacum valve radiator abnormal.
Pressure valve radiator abnormal.
Kerja engine maksimum
Termostat abnormal.
Bila engine mengalami gangguan oil up atau oil down, maka exhaust gas akan berwarna :
Putih.
Hitam.
Putih ke biru-biruan.
Transparan / abu-abu bening.
Bila engine mengalami gangguan water enter combustion chamber, maka exhaust gas akan berwarna :
Putih.
Hitam.
Putih ke biru-biruan.
Transparan / abu-abu bening.
Minyak bumi/ minyak mentah agar dapat menghasilkan fuel melalui proses :
frozing
boiling
refining
flashing
Untuk mengasilkan fuel diesel dari minyak bumi harus dididihkan pada suhu :
70 - 100° C
100 - 120° C
20 - 70° C
240 - 350° C
Perbedaan khusus antar fuel light dengan fuel heavy dapat diketahui dari , kecuali :
titik didihnya
specific gravity
kandungan carbon
daya pelumasannya
Perbandingan antara massa jenis suatu fluida dengan massa jenis air murni disebut
Density
Specific Gravity
Absolute Viscosity
Kinematic Viscosity
Dengan FOWA checker, parameter yang bisa diketahui dari suatu oli engine adalah:
TBN, TAN, viscosity & moisture.
TBN, TAN, Hardness & moisture
TBN, TAN, pH & moisture
TBN, Hardness, pH & viscosity.
Kerosene bila tercampur ke dalam fuel diesel akan menurunkan kualitas fuel diesel karena
daya pelumasan berkurang
sifat penyalaan berkurang
titik didih berkurang
viskositas naik
Kemampuan fluida/ zat cair untuk dapat mengalir disebut :
pour point
density
Flash point
viscocity
Badan standarisasi masalah fuel diesel adalah :
API
ASTM
SAE
ISO
Salah satu kualitas Diesel Fuel dapat dilihat dari ukuran yang menunjukkan kemampuan nyalanya, disebut :
Cetane Number
Flash Point
Oktane Number
Destilasi
Temperatur dimana fuel dapat menguap secara sempurna disebut :
flash point
destilation
boiling point
end point temperature
Maksud dari No.2 pada standard fuel ASTM D975 No.2 adalah :
suhu
iklim
titik nyala
kelembapan
Yang dimaksud SAE adalah :
Society of automatis engineers
Service of Automatis Engineers.
Society of Automotive Engineers
Service of automotive engineers
Kondisi oli yang tercampur dengan fuel (fuel dilution) dapat diketahui dengan mengukur :
Specific Gravity
Pour Point
Flash Point
Distillation Temperature
Bahan tambah pada oli pelumas yang berfungsi meningkatkan performance dari oli pelumas adalah :
TBN
additive
TAN
Dispersant
Jumlah kandungan basa di dalam oli disebut :
TAN
additive
TBN
Alkali
Satuan yang digunakan untuk kandungan TBN yang umum digunakan didalam oli adalah :
g KOH/g
mgKOH/mg
mgKOH/g
kgKOH/g
Angka yang menunjukkan tingkatan kestabilan oli terhadap perubahan temperatur adalah :
viscocity index
viscocity grade
total Viscocity
viscocity point
Additive yang berfungsi meningkatkan viscositas pada oli pelumas adalah :
VI improver
detergent
dispersant
EP agent
Yang berkaitan dengan banyaknya jumlah soot/ jelaga adalah :
additive
viscocity
moisture
n-pentane insoluble
Akibat oli tercampur dengan fuel/ fuel dilution menjadikan oli :
pour pointnya rendah
flash pointnya rendah
viscositasnya naik
flash pointnya tinggi
Lithium yang terdapat pada suatu grease berfungsi sebagai:
Bahan dasar
EP additive
Thickening Agent
Oxidation Inhibitor
Tingkatan kekerasan air yang baik digunakan adalah yang memiliki angka kekerasan :
6 – 10 ppm
8 – 12 ppm
4 – 8 ppm
12 – 18 ppm
Air yang baik sebagai cooling system adalah, kecuali ;
water city
air yang pengotornya rendah
unsur logamnya tinggi
air suling
Zat kimia yang berfungsi membentuk lapisan film pada dinding liner pada cooling system adalah :
additive
dispersant
inhibitor
coolant
Peristiwa pecahnya gelembung udara pada dinding liner disebut :
pitting
cavitasi
erosi
scuffing
Hardness yang tinggi pada suatu coolant dapat menyebakan munculnya:
scale
pitting
rust
bubble
Hardness yang tinggi pada suatu coolant dapat menyebakan munculnya:
scale
pitting
rust
bubble
Berat udara dibandingkan dengan berat fuel agar terjadi percampuran yang baik, secara teoritis adalah :
14,5 : 1
13,5 : 1
14 : 1
15 : 1
Air excess ratio adalah :
perbandingan berat udara luar dengan berat udara didalam ruang bakar x 14,5
perbandingan berat udara aktual dengan berat udara yang dimampatkan x 14,5
perbandingan berat udara aktual dengan berat fuel yang diinjeksikan ke dalam ruang bakar x 14,5
perbandingan kelebihan udara pada proses pembakaran x 14,5
Cara membersihkan air cleaner dengan benar adalah :
Dengan udara bertekanan 9 kg/cm2 dari luar
Dengan udara bertekanan 7 kg/cm2 dari dalam
Dengan udara bertekanan 10 kg/cm2 dari luar
Dengan udara bertekanan 2 kg/cm2 dari dalam
Hambatan udara yang masuk ke dalam ruang bakar dapat dilihat dari :
excess air
boost pressure
intake pressure
air restriction
Grease yang direcomendasikan pada unit komatsu.....
Barium soap grease
Calsium soap grease
Sodium soap grese
Lithium soap grease
Besarnya nilai air exces ratio adalah……
1,5 - 2
3 - 5
2 - 3,5
3 - 4
Hal – hal yang perlu dilakukan saat pengecekan turbocharger adalah :
check endplay dan radial play
check temperature
check noise
salah semua
Oli baru biasanya mempunyai kandungan TBN sebesar :
1 – 5 mgKOH/g
6 – 13 mgKOH/g
14 – 16 mgKOH/g
17 – 20 mgKOH/g
Secara umum base oil dibagi 3 jenis, yaitu :
Gear oil –naptalin oil –parafin oil.
Engine oil – gear oil – hyd
Naptanic oil – parafinic oil – aromatic oil
Engine oil – naptalin oil gear oil.
MEMBERSIHKAN ENGINE BREATHER ELEMENT MENGGUNAKAN
FUEL
OLI ENGINE
WHITE GASOLINE
WATER
Level oli pivot di atas shaft pivot adalah
15mm
20mm
25mm
30mm
Tightening torque for drain plug engine
5 kgm
7 kgm
10 kgm
12 kgm
Check item yang hanya ada di PS 8000 adalah
Replace Injector
Check high pressure piping clamp
Check Accumulator
Check Water pump
Menurut saudara klasifikasi Oil yang digunakan untuk Diesel Engine adalah :
CA, CB, CD, CE, CF /0 API
CA, CB, CI, V-6 Oil, SAE 30, SAE 40
SA, SB, SC, SD, SE, SF, /0 API
Jawaban a, b dan c benar semua
Satuan untuk mengetahui fuel compsumtion ialah ;
gr/sec
gr/hour
gr/hp
gr/HP.hour
Kemampuan Oil untuk memisahkan diri terhadap air disebut dengan :
Oksidasi
Demulsibility
Kontaminasi
Penetrasi
Pengaruh kadar Sulfur pada Fuel terhadap jadwal penggantian Oil 1/2 dari jadwal reguler apabila mengandung kadar Sulfur pada D155-6:
Kandungan Sulfur, 0 - 0.2 %
Kandungan Sulfur, 0,2 - 0,5 %
kandungan Sulfur, lebih dari 1 %
Kandungan Sulfur, 0.5 - 1 %
