wayground logo

Free Printable Worksheets

NEW

Font size

S
M
L
XL
Worksheets

TO KMB ners, Okt 2019

Total questions: 80

Worksheet time: 1hrs 20mins

Name
Class
Date
1.

Seorang perawat sedang melakukan anamnesa terhadap pasien yang mengeluh sesak nafas dan batuk kronis. Perawat sampai pada pengkajian riwayat kesehatan sekarang.

Mana pernyataan yang digali oleh perawat terhadap pasien tersebut ?

a)

Karakteristik sesak yang dirasakan pasien saat ini

b)

Kronologis penyakit yang dialami pasien saat ini

c)

Alasan klien tidak menghabiskan makannya tadi siang

d)

Jenis diit yang disukai dan tidak disukai pasien

e)

Persepsi pasien terhadap sakitnya sekarang

2.

Seorang pasien mengeluh sesak nafas, batuk-batuk dengan produksi sputum yang banyak. Pernafasan cuping hidung dengan RR 30x/ menit. Suara nafas ronkhi basah di area paru kiri dan kanan anterior.

Apakah masalah keperawatan yang terjadi pada kasus diatas ?

a)

bersihan jalan nafas tidak efektif

b)

gangguan ventilasi spontan

c)

perfusi perifer tidak efektif

d)

gangguan pertukaran gas

e)

pola napas tidak efektif

3.

Seorang laki-laki berumur 35 tahun dirawat di ruang penyakit dalam dengan diagnosa TB. Pasien mengeluh sesak nafas dan batuk berdahak yang sulit dikeluarkan. Hasil pemeriksaan fisik ditemukan data: TD 90/80 mmHg, suhu 38⁰C, nadi 110 x/menit, RR 28x/menit, penggunaan otot aksesoris respirasi (+), sianosis, batuk produktif (+), warna sputum kehijauan, mengi dan ronchi (+).

Apakah tindakan keperawatan yang prioritas pada pasien tersebut?

a)

Memberikan latihan batuk efektif

b)

Kolaborasi pemberian inhalasi dengan bronkhodilator dan ekspektoran

c)

Latihan nafas dalam

d)

Kolaborasi pemberian oksigen melalui nasal kanul

e)

pemberian posisi semifowler

4.

Seorang laki-laki 38 tahun datang ke poliklinik dengan keluhan batuk berdahak tidak sembuh-sembuh. Batuk sudah dialami pasien selama 3 minggu. Saat malam hari pasien keringat dingin. Hasil pemeriksaan sputum BTA, pasien didiagnosa TBC paru aktif dan harus mendapat terapi obat selama 6 bulan.

Pendidikan kesehatan apakah yang penting diberikan pada pasien tersebut?

a)

rajin olahraga

b)

berhenti merokok

c)

patuh minum obat

d)

menutup mulut saat batuk

e)

diit tinggi kalori tinggi protein

5.

Seorang perempuan 28 tahun dibawa ke rumah sakit karena mengalami asthma bronchial dengan pernafasan cepat dan terdengar wheezing. Perawat berkolaborasi dengan memberikan terapi aminofilin.

Apakah fungsi terapi yang diberikan untuk pasien diatas?

a)

bronkodilator

b)

mengencerkan sekresi bronkus

c)

Pencegahan produksi histamine

d)

Meningkatkan daya tahan tubuh

e)

Menurunkan inflamasi bronchial

6.

Seorang perawat sedang mempersiapkan pengambilan sampel darah untuk pemeriksaan AGD. Perawat memasukkan heparin pada spuit yang akan digunakan sebanyak 0,1 cc.

Apakah tujuan dari tindakan yang dilakukan perawat diatas?

a)

Menggumpalkan darah

b)

membunuh kuman

c)

mencegah peradangan

d)

pereda nyeri

e)

Mencegah pembekuan darah

7.

Seorang perempuan berusia 65 tahun, dirawat di ruang penyakit dalam dengan keluhan sesak napas. Hasil pengkajian didapatkan suara napas rales disertai batuk, irama irreguler, syanosis di bibir, bentuk jari tabuh (clubbing finger). TD 110/80mmHg, frekuensi nadi 110x/menit, frekuensi napas 30 x/menit, suhu 37, 2oC. Hasil AGD : PH ↓ PO2 ↓, PCO2↑.

Apakah keperawatan yang paling tepat untuk kasus tersebut?

a)

bersihan jalan nafas tidak efektif

b)

gangguan sirkulasi spontan

c)

gangguan pertukaran gas

d)

pola napas tidak efektif

e)

perfusi perifer tidak efektif

8.

Seorang perempuan berusia 50 tahun, mengalami sesak nafas, RR 35 x/menit. Dilakukan pemeriksaan AGD, dengan hasil sbb : PH ↓, PO2 ↓, PCO2↑,

Apakah masalah oksigenasi pada kasus diatas ?

a)

asidosis metabolik

b)

alkalosis respiratorik

c)

asidosis respiratorik

d)

alkalosis metabolik

e)

alkalosis respiratorik terkompensasi

9.

Seorang laki-laki berusia 52 tahun, dengan diagnosa medis PPOK. Pasien mengeluh sesak nafas dan batuk berdahak. Hasil pemeriksaan TTV didapatkan TD 120/ 100 mmHg, RR 33 x/menit, nadi 100 x/menit. Pasien menerima terapi oksigen 4 lt/ menit.

Apakah jenis terapi oksigen yang diberikan pada pasien?

a)

nasal kanul

b)

simple mask

c)

venturi mask

d)

rebreathing mask

e)

non rebreathing mask

10.

Seorang laki-laki perokok aktif 45 tahun dengan PPOM, pada hari ini diijinkan untuk pulang dari perawatannya.

Apa tema pendidikan kesehatan yang tepat diberikan kepada pasien tersebut?

a)

perubahan iklim yang ekstrim dapat mencetuskan episode batuk

b)

gangguan emosional harus dihindari

c)

berikan nutrisi optimal porsi kecil dan sering yang tinggi kalori, vitamin A & C

d)

merokok dapat mengiritasi kelenjar lendir saluran nafas

e)

Memberikan dukungan fisik dan emosi pada pasien.

11.

Seorang laki-laki berusia 48 tahun, dirawat di RS dengan keluhan sesak nafas berat. Saat diperiksa didapatkan kedua tungkai kaki pasien bengkak, derajat edema ++, oliguria, frekuensi nadi 120x/ menit, frekuensi napas 32x/ menit.

Apakah masalah keperawatan utama pada kasus tersebut?

a)

hipervolemia

b)

pola nafas tidak efektif

c)

perfusi perifer tidak efektif

d)

intoleransi aktifitas

e)

gangguan eliminasi urin

12.

Seorang laki-laki berusia 79 tahun post operasi BPH hari ke 2. Pasien terpasang kateter three way. Warna urin kemerahan, tampak sedikit keruh namun tidak ditemukan pus. Terpasang irigasi bladder 20 tetes per menit sudah masuk 400 cc. Tekanan darah 130/90 mmHg, Suhu 37⁰C, Nadi 80 x/menit dan respirasi 20x/ menit.

Apakah yang harus dimonitor pada pasien tersebut?

a)

urin output

b)

keluhan nyeri

c)

kelancaran irigasi

d)

tanda-tanda vital

e)

kondisi selang kateter

13.

Seorang perempuan berusia 65 tahun datang ke unit hemodialisis untuk dilakukan hemodialisis, dengan CKD 6 bulan yang lalu. Saat ini pasien datang dengan sesak nafas dan kedua kaki edema. Kenaikan BB diantara waktu dialysis sebayak 5 kg.

Apakah informasi dit yang perlu disampaikan kepada pasien ?

a)

tinggi natrium

b)

tinggi kalori

c)

rendah kalium

d)

rendah lemak

e)

tinggi protein

14.

Seorang perempuan berusia 45 tahun berobat ke Rumah Sakit dengan keluhan setiap buang air kecil mengalami nyeri.

Gejala perubahan eliminasi urine yang yang dialami pasien adalah?

a)

hematuria

b)

nokturia

c)

dysuria

d)

dribling

e)

urgensi

15.

Seorang laki-laki berusia 34 tahun dilakukan pemasangan kateter urine (Foley chateter) untuk persiapan operasi, data status urinarius tidak ada kelainan. Setelah pelumasan kateter dengan jelly, kateter dimasukan dan urin tampak keluar dari selang.

Apakah tindakan selanjutnya yang harus perawat lakukan ?

a)

Menekan pubis pasien dengan lembut

b)

menyambungkan kateter ke kantung urin

c)

Menggembungkan balon dengan NaCl 0,9 %

d)

Memfiksasi kateter dengan penis menghadap keatas

e)

Meneruskan pemasukan kateter sampai percabangannya

16.

Seorang laki- laki berusia 45 tahun dirawat di Ruang hemodialisis dengan End Stage Renal Disease. Hasil pengkajian pasien mengeluh gatal pada kulit dan lemas. TD 140/90 mmHg, frekwensi napas 18 x menit, frekwensi nadi 80 x/ menit, dan suhu 36,8 C. Kulit tampak kusam dan kering, terdapat merah pada ekstremitas bawah, sebelah kanan bekas garukan.

Apakah intervensi keperawatan yang tepat untuk mengatasi masalah utama pada kasus tersebut?

a)

Batasi aktifitas

b)

lakukan perawatan luka

c)

monitor tanda-tanda vital

d)

Oleskan lotion/ cream

e)

pemeriksaan ureum kreatinin

17.

Seorang laki-laki berusia 45 tahun dirawat diruang penyakit dalam dengan diagnosa ISK. Saat dilakukan pengkajian, pasien mengeluh nyeri saat buang air kecil dan keluar darah, skala nyeri 8 (1-10) dan susah tidur . Hasil pemeriksaan ditemukan nyeri tekan di daerah pubik, TD 130/80 mmHg, frekuensi napas 22 x/menit, frekuensi nadi 90 x/menit, Suhu 37,50C.

Apa intervensi keperawatan prioritas pada kasus di atas ?

a)

Memberikan kompres hangat

b)

Melakukan pemasangan kateter

c)

Menganjurkan istirahat yang cukup

d)

Melatih teknik relaksasi nafas dalam

e)

Kolaborasi pemberian obat analgetik

18.

Seorang Pasien mengalami penurunan kesadaran. Berdasarkan hasil pengkajian didapat kadar ureum 40 mg/dl, kreatinin 170 mg/dL, selain itu klien mengalami udem anasarka. perawat langsung melakukan pemasangan kateter. Keluarga berada didekat pasien.

Apakah prinsip legal etik yang terlewatkan oleh perawat ?

a)

menandatangai tindakan

b)

merapikan tempat tidur

c)

menuliskan tanggal

d)

menyapa keluarga

e)

inform consent

19.

Seorang laki-laki 45 tahun dirawat di ruangan penyakit dalam dengan keluhan diare, mendapatkan terapi IV NaCl 1500 cc dalam 24 jam. Infus diberikan dengan faktor tetesan 20 tt/smenit. Pada jam ke–8, infus tersisa 1000 cc.

Berapa tetes permenit sisa infus yang seharusnya diberikan?

a)

18 tetes/ menit

b)

19 tetes/ menit

c)

20 tetes/ menit

d)

21 tetes/ menit

e)

22 tetes/ menit

20.

Seorang laki-laki usia 45 tahun dirawat di RS dengan kanker prostat, sedang menjalani kemotrapi yang ke 3. Keluhan saat ini, mual dan muntah 3 kali, berwarna kuning, tidak ada makanan yang dicerna sehingga pasien lemas. Hasil pemeriksaan fisik TD : 90/60 mmHg, frekwensi nadi 88 x/menit, frekwensi nafas 20 x/menit, TB 160 cm, BB 50 kg, mukosa mulut kering.

Apakah masalah keperawatan utama pada kasus tersebut?

a)

defisit nutrisi

b)

hipovolemia

c)

gangguan integritas kulit

d)

gangguan eliminasi urin

e)

risiko infeksi

21.

Seorang perawat akan melakukan pemeriksaan adanya distensi vena jugularis pada pasien Gagal Jantung.

Apakah posisi pasien yang tepat untuk pemeriksaan tersebut ?

a)

lateral

b)

supine

c)

semifowler

d)

high fowler

e)

trendelenberg

22.

Seorang perawat akan melakukan pemerisaan murmur jantung pada pasien yang didiagnosa mengalami stenosis aorta. Dimanakah posisi peletakkan stetoskop yang benar untuk mendapatkan data yang akurat?

a)

sela iga ketiga

b)

sela iga keempat

c)

sela iga kedua sternal kiri

d)

sela iga kelima midclavikula kiri

e)

sela iga kedua sternal kanan

23.

Seorang perempuan 40 tahun mengeluh nyeri dada hebat yang terus-menerus, seperti terhimpit benda berat dan menjalar ke bahu dan punggung, nyeri muncul pada saat aktifitas dan berkurang kalau istirahat.

Apakah pengkajian nyeri yang belum didapatkan pada pasien tersebut ?

a)

Apakah penyebab nyeri

b)

Apa yang mengurangi nyeri

c)

Bagaimana pasien menggambarkan rasa nyerinya

d)

Berapa skala nyeri yang dialami pasien

e)

Apakah kualitas nyeri menetap dan terus –menerus

24.

Seorang laki-laki 55 tahun di rawat di RS X dengan keluhan nyeri dada tiba-tiba dan berlangsung terus-menerus disertai napas pendek, nyeri seperti dihimpit benda berat, tidak berkurang dengan pemberian obat Nitrogliserin. Hasil pemeriksaan enzim jantung di dapat peningkatan kadar Troponin T.

Manakah data penting yang menunjukkan bahwa pasien mengalami Myocard Infark (MCI)

a)

Nyeri seperti dihimpit benda berat

b)

Istirakhat tidak mengurangi keluhan nyeri dada

c)

Nyeri dada menjalar ke leher, bahu dan lengan kiri

d)

Terdapat peningkatan kadar enzim troponin T, CKMB

e)

Nyeri dada tidak hilang dengan pemberian Nitrogliserin

25.

Seorang pasien laki laki 53 tahun dirawat di rumah sakit dengan keluhan sesak napas, lemah, ekstremitas dingin, pengisian kapiler > 3 detik, Buang Air kecil sedikit. Hasil pemeriksaan didapatkan suara napas crackles dan terdapat bunyi jantung tambahan S3 dan S4.

Apakah masalah keperawatan pada pasien tersebut ?

a)

Nyeri yang akut

b)

Intoleransi aktifitas

c)

Penurunan curah jantung

d)

Gangguan pertukaran gas

e)

Perfusi perifer tidak efektif

26.

Seorang perempuan di Rawat di Ruang penyakit Dalam RS X. Hasi pemeriksaan Riwayat sekarang didapat pasien mengeluh nyeri dada seperti terhimpit benda berat yang hilang dengan istirahat dan minum obat Nitrogliserin. Apakah hasil pemeriksaan diagnostik yang menunjukkan bahwa pasien hanya mengalami angina pektoris ?

a)

Komplek Q patologik

b)

Gelombang T inverted

c)

Adanya elevasi segmen S - T

d)

Adanya depresi pada segmen S - T

e)

Adanya peningkatan enzim CKMB

27.

Seorang laki-laki 45 tahun di rawat di RS X dengan keluhan sesak napas, lemah dan bengkak pada kedua kaki. Hasil pemeriksaan fisik didapat edema tungkai derajat 3, distensi vena jugularis, asites dan ronkhi pada kedua lapang paru. Hasil TTV; TD 160/95 mmHg, Nadi 90x/menit, pernapasan 35x/menit, Pasien Didiagnosa Gagal Jantung Kongestif dan mendapat terapi digitalis dan diuretik. Apakah pengkajian yang paling penting dilakukan sebelum pemberian obat digitalis

a)

status cairan

b)

produksi urin

c)

tingkat kesadaran

d)

kadar glukosa darah

e)

TTV terutama denyut nadi

28.

Seorang laki-laki, 58 tahun di rawat di RS dengan keluhan sesak napas yang terus menerus. Hasil pengkajian didapat pasien mengatakan sesak berkurang kalau duduk dan meningkat kalau berbaring, terdapat sianosis. Pasien didiagnosa Gagal jantung.

Apakah penyebab gangguan pertukaran gas pada pasien tersebut ?

a)

bronkospasme

b)

penumpukan sekret

c)

penurunan ekspansi paru

d)

penurunan kadar hemoglobin

e)

peningkatan tekanan kapiler paru

29.

Perawat akan memberikan obat captopril (ace inhibitor) pada pasien yang di diagnosa hipertensi. Sebelum menyiapkan obat tersebut, apakah tindakan utama perawat seharusnya?

a)

Menanyakan kondisi pasien

b)

Mengukur tekanan darah

c)

Mengkaji riwayat hipertensi

d)

Melakukan pemeriksaan EKG

e)

Melihat kembali intruksi medik

30.

Seorang perawat sedang merawat pasien dengan diagnosis Gagal Jantung Kongestif dan menganjurkan untuk mengurangi aktifitas fisik dan emosional pada pasien tersebut.

Apakah rasional dari tindakan tersebut ?

a)

Meningkatkan tekanan darah

b)

Mengurangi beban kerja jantung

c)

Meningkatkan penggunaan oksigen

d)

Menurunkan tenaga cadangan jantung

e)

Meningkatkan aliran darah kembali ke jantung

31.

Seorang perempuan datang ke rumah sakit dengan keluhan sesak napas, lemah dan mimisan terus. Hasil pemeriksaan laboratorium darah didapatkan adanya anemia, leukopenia dan trombositopenia.

Apakah kemungkinan jenis anemia yang dialami oleh pasien tersebut ?

a)

hemolitik

b)

aplastik

c)

perniciosa

d)

defisiensi besi

e)

megaloblastik

32.

Seorang laki laki rutin dirawat di rumah sakit untuk mendapatkan transfusi darah akibat adanya penurunan hemoglobin (Hb 5mg/dl ). Pasien didiagnosa Anemia Hemolitik.

Apakah penyebab anemia tersebut ?

a)

Defisiensi zat besi

b)

Kerusakan sumsum tulang

c)

Defisiensi vitamin B6 dan B12

d)

Penghancuran yang cepat sel darah merah

e)

Gangguan mekanisme intrinsik penyerapan vitamin B 12

33.

Seorang perempuan dirawat di RS dengan keluhan sesak napas, lemah, letih dan lesu. Hasil pemeriksaan di dapat klien masih mengeluh sesak napas, konjungtiva pucat, TD 120/70 mmHg, nadi 110x/menit, pernapasan 30x/menit. HB 6 g/dl.

Apakah jenis transfusi yang sesuai untuk klien ?

a)

Konsentrat trombosit

b)

Konsentrat sel darah putih

c)

Darah lengkap (whole blood)

d)

Plasma segar dibekukan (fresh frozen plasma)

e)

Konsentrat Sel darah merah (Packed Red Blood Cells)

34.

Seorang perawat sedang memberikan transfusi darah. Pada saat darah masuk pasien mengeluh mual, menggigil dan sesak napas.

Apakah prioritas utama tindakan perawat pada kondisi tersebut ?

a)

Berikan terapi oksigen

b)

Berikan kompres hangat

c)

Hentikan transfusi darah

d)

Atur posisi klien semifowler

e)

Ganti infus dengan cairan NaCl fisiologis

35.

Ny. Y dirawat di ruang penyakit dalam dengan anemia. Hasil pemeriksaan Hb 6 gr/dl. Keluhan lesu, lelah, kurang tenaga dan merasa energi tidak pulih walau telah tidur. Apa masalah keperawatan pada pasien Ny.Y berdasarkan data diatas?

a)

Keletihan

b)

Resiko defisit nutrisi

c)

intoleransi aktifitas

d)

gangguan pola tidur

e)

gangguan mobilitas fisik

36.

Seorang pasien didiagnosa anemia mengeluh sering kelelahan. Pasien terlihat lesu dan tidak bertenaga. Hasil pemeriksaan Hb 7 mg/ dl. Apa edukasi yang sebaiknya perawat sampaikan kepada pasien ?

a)

hindari stress

b)

rajin jalan santai

c)

konsumsi jahe merah

d)

hindari minuman soft drink

e)

konsumsi makanan tinggi zat besi

37.

Pasien Tn E datang ke RS dengan keluhan demam sudah 3 hari, mual, muntah , tidak nafsu makan. Perawat akan melakukan pemeriksaan petechiae di area lengan pasien. Apa jenis tes yang dilakukan perawat diatas ?

a)

tes norton

b)

tes rumple leede

c)

tes shifting dullness

d)

tes bartel inndeks

e)

test tuberkulin

38.

Pasien Nn S usia 16 tahun, datang ke klinik penyakit dalam, mengeluh lesu, letih, kurang semangat belajar. Konjungtiva anemis, mukosa bibir tampak pucat. Hasil pemeriksaan TTV TD 100/60 mmHg, nadi 86x/menit, nafas 18x/menit, suhu 370C.

Apa pertanyaan lanjutan yang perlu digali oleh perawat ?

a)

Kapan terakhir makan ?

b)

Apakah sedang menstruasi ?

c)

Apakah suka makan seafood ?

d)

Kapan kontrol terakhir ke klinik ?

e)

Apakah suka minum obat warung ?

39.

Tn. A usia 28 tahun dengan Leukemia dirawat hari ke 3 di RS. Pasien mengalami perdarahan di mukosa mulut. Bagaimana perawat melakukan oral hygiene pada Tn.A ?

a)

Anjurkan minum dingin

b)

Berikan obat anti perdarahan

c)

Gunakan sikat gigi bayi dengan pasta gigi

d)

Anjurkan kumur dengan larutan antiseptik

e)

Berikan perawatan mulut dengan kassa

40.

Nn.T dirawat dengan DHF, hari perawatan ke dua. Infus terpasang RL. Keluhan lemas, pusing, mual, mukosa bibir kering dan gusi berdarah. TD 100/60 mmHg. Nadi 90 x/menit, Nafas 20x/menit, Suhu 380 C.

Apa intervensi utama pada pasien tersebut ?

a)

Pencegahan syok

b)

Pemantauan cairan

c)

Manajemen medikasi

d)

Edukasi proses penyakit

e)

Pencegahan perdarahan

41.

Seorang wanita 56 tahun dirawat di rumah sakit dengan keluhan tidak sadarkan diri. Hasil pemeriksaan menunjukkan kadar gula darah 785 mg/dl. Pasien mempunyai riwayat Diabetes melitus tipe 2. Menurut anggota keluarga pasien lupa menyuntikkan insulin sebelum makan.

Manakah data berikut yang menunjukkan pasien mengalami Diabetik Ketoasidosis ?

a)

dehidrasi

b)

takikardi

c)

takipnea

d)

asidosis metabolik

e)

kesadaran menurun

42.

Seorang perempuan (50 tahun) masuk ke RS dengan keluhan lemas, pusing dan terdapat luka gangren pada bagian telapak kaki kanannya. Hasil pemeriksaan gula darah sewaktu di dapat 460 mg/dl. Perawat melakukan intervensi untuk mencegah infeksi.

Apakah prioritas intervensi yang dilakukan oleh perawat?

a)

Anjurkan klien untuk tirah baring

b)

Monitor tanda tanda vital secara teratur

c)

Kolaborasi pemberian obat-obatan antibiotik

d)

Lakukan perawatan luka dan kontrol gula darah

e)

Monitor tanda-tanda perluasan infeksi

43.

Ny. M dirawat di Ruang penyakit Dalam dengan diagnosa Diabetes melitus. Saat dilakukan pemeriksaan gula darah didapatkan 350 mg/dl, pasien mengeluh lemah. Perawat sedang melakukan penyuluhan kesehatan terkait aktifitas yang dapat mengendalikan gula darah.

Apakah kondisi yang aman untuk latihan ?

a)

Terdapat penyakit infeksi akut

b)

Kadar gula darah 110 -120 mg/dl

c)

Terdapat komplikasi kardiovaskular

d)

Kadar gula darah sewaktu lebih dari 200 mg/dl

e)

Kardar GDS 200mg/dl dan terdapat keton dalam darah

44.

Seorang laki-laki berusia 40 tahun didiagnosis Noninsulin-Dependent Diabetes Mellitus (NIDDM) . Saat ini pasien mendapatkan sulfonylurea sebagai agen hipoglikemik oral. Perawat akan menjelaskan tentang pentingnya obat tersebut untuk mengontrol gula darah.

Apa yang perlu dijelaskan perawat terkait cara kerja obat yang diberikan?

a)

Meningkatkan pemecahan lemak dan protein

b)

Membantu kerja insulin dalam menurunkan gula darah

c)

Membuat insulin yang diproduksi lebih tersedia untuk digunakan

d)

Menstimulasi pancreas untuk memproduksi atau melepas insulin

e)

Meningkatkan pengambilan dan penggunaan glukosa ke dalam sel

45.

Seorang pasien (20 tahun) mengalami luka bakar dengan luas luka bakar 20%. Perawat memberikan cairan RL dengan rumus baxter (BB 50 kg).

Berapa jumlah cairan RL yang diberikan perawat pada hari pertama ?

a)

2000 cc

b)

2500 cc

c)

3000 cc

d)

3500 cc

e)

4000 cc

46.

Seorang pasien luka bakar akibat terkena air panas. Luka bakar terdapat di tangan kanan, perut dan kaki depan kanan. Berapa persentase luka bakar menurut rule of nine ?

a)

15%

b)

20%

c)

25%

d)

27%

e)

36%

47.

seorang pasien dirawat di RS, dengan kondisi tirah baring. Perawat melakukan pengkajian yang rutin dilakukan pada pasien tirah baring.

Pemeriksaan apa yang dilakukan oleh perawat?

a)

skala morse

b)

skala norton

c)

bartel indeks

d)

skala dim delbaere

e)

skala humty dumty

48.

Seorang pasien suspek kusta. Perawat melakukan pengkajian pada pasien dan menemukan gangguan syaraf yang lazim terjadi pada pasien kusta.

Apa hasil pengkajian yang perawat temukan ?

a)

kulit bersisik

b)

kulit melepuh tidak nyeri

c)

bercak kulit kemerahan dan mati rasa

d)

bercak yang tidak gatal

e)

luka yang tidak sembuh

49.

Seorang pasien pasca luka bakar lama melakukan kontrol ke RS. Perawat mengkaji dan menemukan setelah sembuh terdapat jaringan parut yang berkembang menjadi cacat berat.

Apa komplikasi yang ditemukan pada pasien tersebut?

a)

infeksi

b)

oliguri

c)

anemi

d)

kontraktur

e)

odem paru

50.

Seorang perawat melakukan pengkajian pada penderita kusta. Pasien mengalami mati rasa di area telapak kaki dan luka kecil di jari kaki.

Apa masalah keperawatan prioritas pada pasien tersebut ?

a)

risiko infeksi

b)

risiko trauma

c)

kurang pengetahuan

d)

defisit perawatan diri

e)

kerusakan integritas kulit

51.

Seorang laki-laki berusia 40 tahun dirawat di RS dengan keluhan gangguan menelan. Pasien dilakukan pemasangan NGT. Saat dimasukan tidak ditemukan hambatan, kemudian di cek menggunakan stetoskop memasukan udara 5-10 cc tidak ditemukan hembusan.

Apakah tindakan yang tepat dilakukan perawat selanjutnya?

a)

selang diklem

b)

melepaskan slang

c)

difiksasi sementara

d)

laporkan pada dokter

e)

atur kembali posisi pasien

52.

Seorang laki-laki usia 45 tahun dirawat di RS untuk kedua kalinya dalam satu tahun terakhir dengan riwayat hematemesis dan melena. Diagnosis medis : Serosis Hepatis, Menurut keluarga pasien masih mempunyai kebiasaan minum-minum alcohol dan tinggal sendiri di rumah.

Bagaimana sikap terbaik perawat terhadap kondisi di atas ?

a)

Menasehati pasien untuk merubah gaya hidupnya

b)

Memarahi pasien karena tidak mematuhi nasehat perawat

c)

Pasrah saja karena kondisi paasien sudah mengalami serotis hepatis

d)

Memarahi keluarga pasien karena tidak dapat menjaga pasien dengan baik

e)

Mencari pendukung/ orang yang terdekat pasien untuk memonitor gaya hidup pasien

53.

Seorang pasien perempuan berusia 27 tahun, mengeluh mual, dan nyeri pada ulu hati, pasien mengatakan sering terlambat makan, karena tidak nafsu makan. Dari hasil pengkajian didapatkan data pasien memiliki riwayat gastritis.

Apakah pendidikan kesehatan yang tepat diberikan pada pasien untuk meningkatkan intake makanan ?

a)

Anjurkan makan sedikit tapi sering

b)

Ajarkan untuk makan tepat pada waktunya

c)

Hindari mengkonsumsi makanan yang pedas

d)

Anjurkan minum air hangat sebelum makan

e)

Hindari mengkonsumsi makanan berlemak

54.

Seorang pasien laki – laki usia 47 tahun, dirawat di ruang penyakit dalam dengan post herniatomy hari ke -6, luka pasien sudah tampak kering dan penyatuan jaringan baik.

Apakah pendidikan kesehatan yang paling utama diberikan perawat kepada pasien untuk mencegah kekambuhan ?

a)

Ganti balutan setiap hari di rumah

b)

Hindari luka dari basah dan kotor

c)

Anjurkan untuk kontrol ke rumah sakit

d)

Anjurkan untuk mengkonsumsi vit. C

e)

Hindari untuk mengangkat beban lebih dari 5 Kg

55.

Pasien laki – laki usia 41 tahun, dirawat diruang bedah dengan post colostomy, terdapat luka laparatomi sepanjang ± 12 cm, dan stoma yang berwarna merah muda. Pasien mengatakan bingung apa yang harus dilakukan setelah pulang ke rumah dan malu kalau orang mencium bau feses dari kantongnya.

Apakah pendidikan kesehatan yang paling dibutuhkan pasien saat ini ?

a)

Cara perawatan luka dengan tehnik steril di rumah

b)

Mengkonsumsi makanan yang tidak mengandung gas

c)

Menerima support system yang diberikan oleh keluarga

d)

Cara dan kapan waktu untuk mengganti kantong kolostomi

e)

Memakai pewangi untuk menghindari bau yang berasal dari feses

56.

Seorang pasien perempuan usia 32 tahun mengeluh setiap kali buang besar selalu keluar benjolan dari anusnya dan harus didorong kembali dengan jari untuk memasukannya kedalam anus. Pasien merasakan panas dan perih setiap kali selesai BAB dan menetes darah segar. Pasien didiagnosa hemoroid derajat 3

Apakah karakteristik yang menunjukkan derajat hemoroid pada pasien ?

a)

Keluar darah segar dari anus

b)

Keluar benjolan dari anus saat BAB

c)

Merasakan panas dan perih selesai BAB

d)

Keluar benjolan dari anus dan masuk kembali

e)

Benjolan dari anus masuk kembali dengan didorong

57.

Seorang pasien perempuan mengatakan sejak 2 bulan yang lalu merasakan sakit pada perut bagian bawah sebelah kanan, dan tidak dihiraukannya, tapi sejak 1 hari sebelum masuk RS, pasien mengeluh demam tinggi, mual dan tidak nafsu makan, bising usus 2 x/menit, perut teraba sangat keras dan sakit diseluruh perut. Manakah tanda yang paling tepat untuk mengidentifikasi adanya komplikasi peritonitis?

a)

Bising usus 2 x/ menit

b)

Mengeluh demam tinggi

c)

Perut teraba sangat keras

d)

Mual dan tidak nafsu makan

e)

Sakit pada perut bagian bawah

58.

Seorang laki – laki umur 35 tahun, datang ke RS dengan keluhan kadar ureum meningkat dan harus cuci darah. Pasien mengatakan sudah tiga tahun yang lalu menderita sirosis hepatis. f

Apakah fungsi hepar yang terganggu untuk pasien tersebut ?

a)

Detoksifikasi

b)

Konjugasi bilirubin

c)

Sekresi garam empedu

d)

Metabolisme Karbohidrat

e)

Memproduksi sel darah merah

59.

Seorang perempuan 30 tahun dirawat di RS dengan gastritis. Pasien mengeluh nyeri ulu hati, mual dan sesekali muntah serta badan lemas. Hasil pemeriksaan didapat : TD 110/70 mmHg, frekwensi nadi 98 x/menit, frekwensi nafas 24 x/menit dan suhu badan 37oC. Keluarga meminta ijin kepada perawat untuk memberikan makanan pada pasien.

Apakah jawaban perawat yang paling tepat ?

a)

Memberi tahu bahwa klien harus puasa

b)

Mengijinkan makan makanan yang cair

c)

Mengijinkan keluarga memberikan bubur

d)

Mengijinkan makan apa saja yang disukai klien

e)

Memberi tahu bahwa klien akan dipasang selang sonde

60.

Seorang perempuan 40 tahun dirawat di RS mengeluh nyeri di perut. Hasil pemeriksaan TD : 140/ 90 mmhg, RR 24 x/menit, nadi 90 x/menit. Pasien didiagnosa kanker kolon dan disarankan operasi namun pasien menolak karena takut dan meminta pulang paksa. Sebelumnya pasien sudah melakukan inform concent dengan dokter.

Apakah tindakan keperawatan utama pada kasus tersebut ?

a)

Menyetujui pilihan pasien

b)

Menjelaskan tujuan pembedahan

c)

Melaporkan kepada dokter bedah

d)

Menganjurkan pengobatan alternative

e)

Tetap mempersiapkan tindakan pembedahan

61.

Seorang pasien laki – laki berusia 43 tahun, mengalami osteoporosis sejak 2 tahun yang lalu. saat ini pasien mulai merasakan nyeri pada tulang dan berkurangnya tinggi badan.

Apa fungsi tulang yang terganggu pada kasus tersebut ?

a)

pelindung organ

b)

pergerakan pasif

c)

deposit calcium

d)

tempat menempel otot

e)

pembentukan sel darah merah

62.

Seorang pasien datang ke rumah sakit dengan keluhan nyeri pada punggung, dan kalau berdiri ataupun duduk, punggung tidak bisa tegak, selalu miring kekanan dan pinggul tidak sejajar.

Apa kelainan tulang belakang yang dialami pasien tersebut ?

a)

kifosis

b)

skoliosis

c)

lordosis

d)

genu varum

e)

genu valgum

63.

Seorang pasien mengalami fraktur femur, dari hasil pengkajian didapatkan data, nyeri dengan skala 8, bengkak pada bagian distal, merasa dingin dan baal pada ujung kaki, kapilary refill < 3 dtk, teraba krepitus pada bagian tengah femur.

Apa data yang belum dikaji berdasarkan “look, feel and move” ?

a)

kemampuan menggerakkan kakinya

b)

derajat bengkak yang dialami

c)

warna ekstremitas pada bagian perifer

d)

sensasi yang dirasakan pada daerah perifer

e)

adanya perubahan bentuk pada ekstremitas

64.

Seorang perempuan (31 tahun), dirawat di RS dengan keluhan nyeri dan bengkak di lutut kanan, dan nyeri sendi panggul kanan, setelah kecelakaan kendaraan bermotor. Hasil pemeriksaan didapatkan : skala nyeri 5 (dari 10), krepitasi (+), tidak terdapat luka.

Apakah tindakan utama yang perlu dilakukan pada pasien tersebut?

a)

traksi

b)

fiksasi

c)

reduksi

d)

fasiatomi

e)

pembidaian

65.

Pada pasien yang mengalami gout kronik, memiliki resiko gangguan pada kulit, yaitu terbentuknya nodus atau bengkak diatas permukaan kulit, yang berisi butiran asam urat.

Apakah nama nodus atau benjolan pada kulit, seperti yang dialami oleh pasien tersebut?

a)

nodul

b)

bulae

c)

tophi

d)

tumor

e)

papila

66.

Pasien laki – laki berusia 18 tahun, post operasi pemasangan pen pada daerah tibia hari ke -3, kondisi luka sudah mulai tampak kering tapi penyatuan luka belum baik, pasien masih mengeluh nyeri pada kaki yang sakit dan kesulitan untuk menggerakkan kakinya.

Apakah tindakan keperawatan yang harus dilakukan untuk mobilisasi dini pada pasien?

a)

Duduk diatas tempat tidur sesuai toleransi

b)

Berjalan keluar kamar dengan menggunakan kruk

c)

Mulai miring kiri dan miring kanan ditempat tidur

d)

Duduk dengan kaki menjuntai dipinggir tempat tidur

e)

Tetap bedrest ditempat tidur karena baru hari ke – 3

67.

Komplikasi penyakit rhematoid dapat menyebabkan keringnya produksi cairan tubuh seperti keringnya air saliva, keringnya air mata dan keringnya kulit, disebut dengan…

a)

Palmar erytema

b)

Sjogren Syndrom

c)

Raynaud Fenomena

d)

Morning Steafness

e)

Bamboo Spine

68.

Pasien laki – laki usia 23 tahun, dirawat di RSUD karena fraktur pada daerah femur, pasien mengeluh nyeri dengan skala nyeri 6, kaki tampak kemerahan dan bengkak, pasien tidak bisa menggerakkan kakinya sehingga harus bedrest. Apakah tindakan keperawatan yang dapat mengurangi bengkak pada kaki pasien?

a)

Berikan kompres air hangat pada kaki

b)

Berikan oksigen untuk perfusi jaringan

c)

Berikan posisi semi fowler yang nyaman

d)

Tinggikan daerah ekstremitas yang terkena

e)

Ajarkan tehnik relaksasi nafas dalam efektif

69.

Tindakan keperawatan yang paling utama untuk mengatasi gejala sindroma kompartemen, dimana pasien merasa sangat kesakitan yang tidak bisa diatasi dengan analgetik adalah…

a)

pasang traksi

b)

kompres hangat

c)

operasi fasciatomi

d)

tinggikan ekstremitas

e)

ajarkan teknik relaksasi

70.

Seorang perempuan 32 tahun dirawat di rumah sakit dengan enchepalitis. Saat dilakukan pengkajian klien mengeluh sakit kepala dan demam. Tiba – tiba pasien mengalami kejang.

Apa masalah keperawatan utama kasus tersebut ?

a)

nyeri akut

b)

hipertermi

c)

risiko cedera

d)

gangguan mobilitas fisik

e)

perfusi perifer tidak efektif

71.

Seorang perawat sedang melakukan pengkajian sistem persyarafan. Data ditemukan pada saat pengkajian pasien membuka mata dengan perintah, terjadi fleksi abnormal/spastic, serta disorientasi.

Berapakah nilai GCS untuk pasien tersebut?

a)

E2M3V3 = 8

b)

E2M3V4 = 9

c)

E3M3V4 = 10

d)

E3M4V4 = 11

e)

E4M3V4 = 13

72.

Perawat X pada saat pengkajian meminta pasien untuk tersenyum, memperlihatkan gigi, dan perawat mengobservasi simetris tidaknya wajah pasien,

Apa fungsi nervus yang sedang dikaji oleh perawat tersebut ?

a)

trigeminus

b)

abducen

c)

troklearis

d)

facialis

e)

auditorius

73.

Pasien Tn X dirawat di ruang stroke unit dengan tingkat kesadaran dimana klien mudah tertidur, tapi mudah dibangunkan dengan diberi stimulus atau dapat bereaksi dengan tepat tetapi kembali tidur.

Apakah tingkat kesadaran yang dialami pasien Tn X ?

a)

composmentis

b)

apatis

c)

somnolen

d)

soporous coma

e)

coma

74.

Perawat X sedang melakukan pengkajian kepada pasien Saat pemeriksaan didapatkan kekakuan dan tahanan serta spasme otot, dagu tidak dapat disentuhkan ke dada, terdapat tahanan pada hiperekstensi dan rotasi kepala. Tanda positif apakah yang dialami oleh klien?

a)

kaku kuduk

b)

tanda kernig

c)

tanda laseq

d)

brudzinksi 1

e)

brudzinski II

75.

Perawat X sedang melakukan pengkajian tanda-tanda peningkatan tekanan intra kranial , maka data yang akan ditemukan oleh perawat X adalah ?

a)

muntah proyektil

b)

pupil isokor

c)

penurunan TTV

d)

hemiparese

e)

penglihatan kabur

76.

Seorang perawat sedang mengkolaborasikan pemberian manitol pada pasien Tn X yang mengalami post op dengan Ca intracranial. Apakah tujuan pemberian manitol pada pasien Tn X tersebut?

a)

mengurangi infeksi

b)

mengurangi edema serebral

c)

menurunkan resiko kejang

d)

hemodinamik

e)

antipiretik & antispasme

77.

Ny A 58 th dirawat di RS A sejak 3 hari yang lalu dengan kepala pusing dan kaki lemas serta hanya bisa diangkat lalu jatuh kembali, mulut mencong bicara pelo, TD 120/70 mmHg, N= 88x/menit, S= 37 derajat celcius, RR= 22x/mnt.

Apakah diagnosa keperawatan utama pada Ny A?

a)

Jalan napas tidak efektif berhubungan dengan sesak

b)

Defisit perawatan diri berhubungan dengan kelemahan fisik

c)

Gangguan mobilisasi berhubungan dengan kerusakan neuromuskuler

d)

Gangguan kebutuhan nutrisi berhubungan dengan intake yang berlebihan

e)

Perubahan perfusi jaringan serebral berhubungan dengan edema cerebral

78.

Perawat sedang mengkaji pasien dengan tumor intra cranial, ditemukan data pasien mengalami gangguan penglihatan dan tidak dapat membedakan warna, maka daerah mana yang kemungkinan letak dari adanya tumor tersebut?

a)

lobus frontalis

b)

lobus parieta

c)

lobus oksipitalis

d)

lobus temporalis

e)

area broca

79.

Seorang pasien mengalami gangguan sistem persyarafan dan terjadi gangguan pada area wernicke,

Apa data yang akan ditemukan pada pasien tersebut?

a)

afasia sensorik

b)

afasia motorik

c)

apraxia

d)

disartria

e)

apasia global

80.

Seorang perempuan berusia 50 tahun, terdiagnosa stroke non hemoragik, pasien mengeluh nyeri kepala, mulut pelo, kelemahan anggota badan, aktivitas dibantu, tekanan darah 160/100 mmHg. tidak terdapat mual dan muntah. Orientasi terhadap ruang dan waktu baik. Pasien mendapatkan captopril 2 x 10 mg oral.

Bagaimana mekanisme munculnya nyeri kepala pada kasus tersebut?

a)

Tekanan dalam intravaskuler meningkat

b)

Pecahnya pembuluh darah cerebral

c)

Kurangnya oksigen disel otak

d)

Tekanan hidrostatik berkurang

e)

Perpusi cerebral tidak efektif