wayground logo

Free Printable Worksheets

NEW

Font size

S
M
L
XL
Worksheets

ToT Manajemen Risiko

Total questions: 20

Worksheet time: 10mins

Name
Class
Date
1.

BPR wajib menerapkan Manajemen Risiko sebagaimana diatur dalam

a)

POJK No.13/POJK.03/2015

b)

POJK No.13/POJK.03/2016

c)

POJK No.13/POJK.03/2019

d)

POJK No.38/POJK.03/2016

2.

Secara keseluruhan, ada berapa jenis risiko yang harus dikelola dalam penerapan Manajemen Risiko BPR

a)

4

b)

5

c)

6

d)

7

3.

Yang tidak termasuk dalam penerapan Manajemen Risiko adalah

a)

Pengawasan Direksi dan Dewan Komisaris

b)

Kecukupan kebijakan, prosedur, dan limit

c)

Kecukupan proses dan sistem

d)

Sistem pengendalian eksternal yang menyeluruh

4.

Risiko kredit adalah

a)

Risiko akibat kegagalan debitur dan/atau pihak lain dalam memenuhi kewajiban kepada BPR

b)

Risiko yang disebabkan BPR tidak mematuhi atau tidak melaksanakan peraturan perundang-undangan dan ketentuan lain termasuk risiko akibat kelemahan aspek hukum

c)

Risiko yang antara lain disebabkan ketidakcukupan dan/atau tidak berfungsinya proses internal, kesalahan manusia, kegagalan sistem, atau adanya problem eksternal yang mempengaruhi operasional BPR

d)

Risiko akibat ketidakmampuan BPR untuk memenuhi kewajiban yang jatuh tempo dari sumber pendanaan arus kas, tanpa mengganggu aktivitas dan kondisi keuangan BPR

5.

Risiko operasional pada BPR secara umum diakibatkan oleh 4 sumber utama, kecuali

a)

Sumber daya manusia

b)

Proses internal

c)

Sistem dan infrastruktur

d)

Kejadian internal

6.

Yang tidak termasuk kewenangan dan tanggung jawab Direksi adalah

a)

Menyusun kebijakan dan pedoman penerapan Manajemen Risiko secara tertulis

b)

Menetapkan probabilitas kerugian aktual

c)

Mengevaluasi dan memutuskan transaksi yang memerlukan persetujuan Direksi

d)

Mengembangkan budaya Manajemen Risiko pada seluruh jenjang organisasi

7.

Yang merupakan kewenangan dan tanggung jawab Dewan Komisaris adalah

a)

Menyetujui dan mengevaluasi kebijakan Manajemen Risiko

b)

Memastikan penerapan Manajemen Risiko oleh Direksi

c)

Mengevaluasi dan memutuskan permohonan Direksi yang berkaitan dengan transaksi yang memerlukan persetujuan Dewan Komisaris

d)

Semua jawaban benar

8.

Yang tidak termasuk prosedur Manajemen Risiko adalah

a)

Dokumentasi prosedur secara memadai

b)

Jenjang delegasi wewenang dan pertanggungjawaban yang jelas

c)

Dokumentasi penetapan limit risiko secara memadai

d)

Penetapan penilaian peringkat Risiko

9.

BPR wajib melakukan proses identifikasi, pengukuran, pemantauan, dan pengendalian Risiko terhadap seluruh faktor risiko yang bersifat

a)

Material

b)

Statis

c)

Kurang informatif

d)

Tidak sensitif

10.

Yang tidak diwajibkan bagi BPR yang memiliki modal inti paling sedikit Rp80.000.000.000,00 (delapan puluh miliar rupiah) adalah membentuk

a)

Komite Manajemen Risiko

b)

Satuan Kerja Manajemen Risiko

c)

Komite Pemantau Risiko

d)

Seluruh jawaban salah

11.

Dalam rangka pengelolaan risiko yang melekat pada penerbitan produk dan/atau pelaksanaan aktivitas baru, BPR wajib memiliki

a)

Kebijakan dan prosedur secara tertulis

b)

Hanya ada kebijakan secara tertulis

c)

Hanya prosedur namun tidak tertulis

d)

Kebijakan dan prosedur yang tidak tertulis

12.

BPR wajib menyampaikan laporan profil risiko kepada Otoritas Jasa Keuangan setiap berapa periode

a)

Tiap 2 bulan

b)

Tiap 1 tahun

c)

Tiap caturwulan

d)

Tiap semester

13.

Mempertimbangkan threshold pilar kualitas aset dalam risiko inheren kredit, pernyataan yang paling tepat di bawah ini adalah

a)

BPR dengan rasio NPL net sebesar 20% memiliki peringkat risiko inheren kredit 1

b)

BPR dengan rasio kredit kualitas rendah sebesar 10% memiliki peringkat risiko inheren kredit 1

c)

BPR dengan rasio aset produktif bermasalah sebesar 1% memiliki peringkat risiko inheren kredit 5

d)

BPR dengan rasio aset produktif bermasalah sebesar 5% dengan kontribusi aset produktif bermasalah merupakan kredit, dengan jumlah nominal kredit restrukturisasi dan jumlah kredit sektor ekonomi berisiko tinggi yang signifikan, dapat memiliki peringkat risiko pilar kualitas aset 4

14.

Yang merupakan salah satu kegiatan BPR dalam rangka melaksanakan pemantauan risiko adalah

a)

Otomatisasi sistem pelayanan

b)

Outsourcing pegawai

c)

Memantau litigasi

d)

Evaluasi terhadap eksposur risiko

15.

BPR yang memiliki modal inti paling sedikit Rp50.000.000.000,00 (lima puluh miliar rupiah) namun memiliki total aset kurang dari Rp300.000.000.000,00 (tiga ratus miliar rupiah) dan memenuhi kondisi:

a. memiliki kurang dari 10 (sepuluh) kantor cabang;dan

b. tidak melakukan kegiatan sebagai penerbit kartu Anjungan Tunai Mandiri atau kartu debit,

wajib menerapkan Manajemen Risiko paling sedikit

a)

3

b)

4

c)

5

d)

6

16.

Hasil penilaian faktor eksternal risiko inheren kredit yang paling tepat adalah

a)

BPR memiliki tingkat risiko sangat tinggi (5) apabila perubahan musim yang menyebabkan gagalnya panen seluruh debitur sektor pertanian yang menjadi fokus penyaluran kredit BPR berdampak pada kemampuan debitur untuk membayar kembali pinjaman sehingga terjadi tunggakan pinjaman namun tidak menyebabkan penurunan kualitas kredit debitur

b)

BPR memiliki tingkat risiko sangat tinggi (5) apabila perubahan musim yang menyebabkan gagalnya panen seluruh debitur sektor pertanian yang menjadi fokus penyaluran kredit BPR berdampak pada kinerja bisnis debitur sehingga menyebabkan terjadi tunggakan pinjaman tetapi tidak menurunkan kualitas kredit debitur menjadi NPL

c)

BPR memiliki tingkat risiko sangat tinggi (5) apabila perubahan musim yang menyebabkan gagalnya panen seluruh debitur sektor pertanian yang menjadi fokus penyaluran kredit BPR menyebabkan NPL pada seluruh debitur dimaksud

d)

BPR memiliki tingkat risiko sangat tinggi (5) apabila perubahan musim yang menyebabkan gagalnya panen seluruh debitur sektor pertanian yang menjadi fokus penyaluran kredit BPR menyebabkan kebangkrutan pada seluruh debitur dimaksud

17.

Pernyataan yang paling tepat di bawah ini terkait parameter rasio kredit per sektor ekonomi terhadap total kredit yang diberikan adalah

a)

BPR dengan persentase konsentrasi kredit yang tinggi pada 2 sektor ekonomi tertentu memiliki tingkat risiko kredit rendah

b)

BPR dengan persentase konsentrasi kredit yang rendah pada 4 sektor ekonomi tertentu memiliki tingkat risiko kredit tinggi

c)

BPR dengan persentase konsentrasi kredit yang tinggi pada 3 sektor ekonomi tertentu memiliki tingkat risiko kredit rendah

d)

BPR dengan persentase konsentrasi kredit yang tinggi pada 3 sektor ekonomi tertentu yang dikuasai BPR sejak awal beroperasi dengan skema dan jenis kredit sederhana dapat memiliki tingkat risiko kredit rendah

18.

Di bawah ini yang bukan merupakan pilar penilaian risiko inheren kredit adalah

a)

Faktor eksternal

b)

Kualitas aset

c)

Kerentanan terhadap kebutuhan dan akses pendanaan

d)

Komposisi portofolio aset dan tingkat konsentrasi kredit

19.

Pernyataan yang benar mengenai penilaian risiko inheren kepatuhan adalah

a)

Semakin rendah frekuensi pelanggaran signifikan yang dilakukan oleh BPR, semakin tinggi risiko kepatuhan bagi BPR

b)

Semakin rendah pemenuhan syarat sah perjanjian yang dilakukan oleh BPR, semakin rendah risiko kepatuhan bagi BPR

c)

Semakin tinggi dampak finansial akibat gugatan yang dialami BPR, semakin rendah risiko kepatuhan bagi BPR

d)

Semakin sering terjadinya pelanggaran berulang, semakin tinggi risiko kepatuhan bagi BPR

20.

Pengenaan sanksi terhadap penyampaian laporan profil risiko bagi BPR dengan modal inti Rp 40 miliar, total aset Rp 400 miliar, dan memiliki 14 kantor cabang, mulai diterapkan pada penyampaian laporan posisi

a)

31 Desember 2018

b)

31 Desember 2019

c)

31 Desember 2020

d)

31 Desember 2021