NEW
Font size
WorksheetsTeori Akuntansi
Total questions: 40
Worksheet time: 49mins
Perhatikan gambar!
Dari gambar di atas rumus untuk mengisi kolom penyusutan (sel B6) jika menggunakan metode garis lurus adalah ......
=SLN($C$1;$C$3;$C$2)
=SLN$C$1;$C$3;$C$2
=DDB($C$1;$C$3;$C$2)
=SYD($C$1;$C$3;$C$2)
=PMT($C$1;$C$3;$C$2)
Perhatikan gambar!
Dari gambar di atas rumus untuk mengisi kolom bunga (sel C8) yang tepat adalah ....
=B8-$C$4
=B8+$C$4
=B8*$C$4
B8*$C$4
B8+$C$4
Perhatikan gambar!
Dari gambar di atas jumlah periode pembayaran / penyetoran investasi, biasanya dalam bulan diisikan pada kolom …
Type
Pv
Pmt
Nper
Rate
Dari data di atas yang merupakan kelompok tipe akun ditunjukkan oleh nomer....
I
II
III
IV
V
Perhatikan daftar akun pada program Myob berikut!
(1) Petty Cash
(2) Equity
(3) Sales
(4) Purchase
(5) Cost of Good Sold
Dari daftar akun-akun di atas, akun-akun yang hanya ada pada perusahaan dagang ditunjukkan oleh nomer .....
(1), (2), (3)
(1), (3), (5)
(2), (3), (4)
(2), (4), (5)
(3), (4), (5)
Aktivitas/ kegiatan bisnis antara perusahaan jasa, dagang dan manufaktur tentunya berbeda. Akuntansi perusahaan dagang kegiatan bisnisnya lebih banyak jika dibandingkan dengan akuntansi perusahaan jasa. Oleh karena itu ada beberapa akun yang tidak dimiliki oleh perusahaan jasa. Bagian dari akuntansi perusahaan dagang yang menyipan data mengenai jumlah persediaan barang selama periode tertentu merupakan akun.....
Sales discount
Cost of Good Sold
Merchandise inventory
Purchase discount
Sales return
Pencatatan saldo awal buku pembantu piutang atau kartu piutang dilakukan pada saat konversi. Program MYOB akan mengecek kesamaan total semua kartu piutang dengan saldo akun Piutang Dagang (Account Receivable). Jika terjadi kesamaan atau ketidaksamaan maka program MYOB akan memberikan pesan atau peringatan (warning). Berdasarkan data diatas, langkah-langkah entri saldo awal kartu piutang adalah ....
Setup – Balance – Customer balance – Add sale – Enter – Record
Setup – Balance – Supplier balance – Add sale – Enter – Record
Setup – Balance – Inventory – Add sale – Enter – Record
File – Balance – Customer balance – Add sale – Enter – Record
File – Balance – Supplier balance – Add sale – Enter – Record
Pada suatu sel terdapat pernyataan =IF(B3=”A”;”Ayam”; IF(B3=”B”;”Bebek”; IF(B3=”C”;”Cicak”; IF(B3=”D”;”Domba”;”Kuda”)))). Jika pada B3 terdapat huruf “E” maka hasil yang muncul adalah ....
Domba
Ayam
Cicak
Kuda
Bebek
Menurut sifatnya maka pajak dibedakan menjadi 2 yaitu...
Pajak subjektif dan Pajak objektif (pajak yg berpangkal pada objeknya dan pajak orangnya)
Pajak pusat dan Pajak daerah
Pajak subjektif dan Pajak daerah
Pajak langsung dan Pajak objektif
Pajak langsung dan Pajak tidak langsung
Perbedaan pada SPT Tahunan dan SPT Massa adalah...
SPT Tahunan dilaporkan setelah 3 bulan berakhirnya tahun pajak sedangkan SPT Massa dilaporkan 20 hari setelah akhir Massa pajak
SPT Tahunan dilaporkan setelah 4 bulan berakhirnya tahun pajak sedangkan SPT Massa dilaporkan 30 hari setelah akhir Massa pajak
SPT Tahunan dilaporkan setelah 30 hari berakhirnya tahun pajak sedangkan SPT Massa dilaporkan 20 hari setelah akhir Massa pajak
SPT Tahunan dilaporkan setelah 2 bulan berakhirnya tahun pajak sedangkan SPT Massa dilaporkan 10 hari setelah akhir Massa pajak
SPT Tahunan dilaporkan setelah 2 bulan berakhirnya tahun pajak sedangkan SPT Massa dilaporkan 10 hari setelah akhir Massa pajak
PT ABC pada Tahun 2017 memperoleh omzet sebesar Rp 100.000.000, biaya yang dan PKP sebesar Rp 15.000.000. Tentukan besar PPh terhutang atas PT ABC...(ketentuan PPh badan 40%)
Rp 150.000
Rp 200.000
Rp 250.000
Rp 300.000
Rp 375.000
PT sejahtera mempunyai pegawai Tetap yang bernama Tuan tono dan Tuan aditya masing masing gaji pokok pada tahun 2015 adalah Rp. 7.500.000 status kawin dengan satu anak, jika pada bulan febuari 2016 status Tuan Tono berubah PTKPnya menjadi kawin dan punya anak dua sedangkan status PTKPnya Tuan Aditya tetap,maka penerapan PTKP tahun 2016 untuk status 1 anak adalah adalah..
TK/1 Rp. 54.000.000
TK/1 Rp. 58.000.000
TK/2 Rp. 54.000.000
TK/2 Rp. 58.000.000
TK/2 Rp. 63.000.000
Persamaan akuntansi Pemerintahan yang pembentuk Neraca adalah ...
Aset = kewajiban + ekuitas
Aset= Kewajiban + Ekuitas+Surplus/Defisit-LO
Surplus/Defisit-LO = Pendapatan (LO)-beban
Ekuitas Akhir = Ekuitas Awal+Pendapatan-LO-Beban
Saldo Kas Awal + Penerimaan Kas– Pengeluaran Kas = Saldo Kas Akhir
Jika terjadi kesalahan pendapatanh yang dapat memengaruhi kas pada saat kas dalam priode berjalan harus dilakukan ....
Pengakuan kembali pendapatan
Pencatatan ulang pendapatan
Penutupan akun pendapatan
Penyusuaian pendapatan
Koreksi kesalahan pendapatan
Persamaan akuntansi pembentuk laporan realisasi anggaran adalah...
Pendapatan LRA = Belanja + Transfer + penerimaan pembiayaan – pengeluaran pembiayaan + SILPA/SIKPA
Aset = kewajiban + ekuitas
Aset= Kewajiban + Ekuitas+Surplus/Devisit-LO
Surplus/Defisit-LO = Pendapatan (LO) – bebas
Ekuitas Akhir = Ekuitas awal+Penhdapatan-LO-Beban
Semua penerimaan rekening kas umum negara/daerah yang menambah ekuitas dana lancar dalam priode tahun anggaran yang bersangkutan yang menjadi hak pemerintah dan tidak perlu dibayar kembali oleh pemerintah di sebut..
Belanja barang
Pembiayaan
Pendapatan LRA
Surflus anggaran
Transfer pengeluaran
Kerjasama antara PT Semen Gresik, PT Holcim Indonesia dan PT Indocement Indonesia merupakan contoh pengembangan usaha dengan teknik …
Marger/ Trust
Kartel
Akuisisi
Sindikat
Joint Venture
Hal-hal yang perlu diperhatikan dalam menentukan lokasi usaha jasa pencucian mobil adalah dekat dengan …
Pusat perbelanjaan
Konsumen
Sumber bahan baku
Sumber tenaga kerja
Bahan bakar
Faktor yang perlu diperhatikan dalam penyusunan proposal usaha, diantaranya mendapat dukungan berbagai pihak seperti karyawan dan mitra bisnis. Dalam penyusunan proposal usaha pernyataan tersebut merupakan....
Visi
Misi
Tujuan
Fleksibel
Komitmen
Melalui proposal usaha dapat menilai mengenai prospek kesinambungan serta kemampuan usaha yang direncanakan dalam membayar semua kewajiban finansiilnya. Hal ini menunjukkan bahwa proposal dibutuhkan oleh …
Investor
Pengusaha
Perbankan
Pemerintah
Konsumen
Perhatikanlah bentuk-bentuk badan usaha berikut ini :
1) Perusahaan Umum
2) Perusahaan Perseorangan
3) Perusahaan Daerah
4) Firma
5) Persekutuan Komanditer
6) Perseroan Terbatas
Badan usaha yang termasuk dalam Badan Usaha Milik Swasta (BUMS) dengan pemilik grup adalah ….
(1), (2), dan (3)
(2), (3), dan (4)
(2), (4), dan (6)
(1), (3), dan (5)
(4), (5), dan (6)
Sebuah dokumen tertulis dalam bentuk formal dan standar yang memberikan deskripsi tentang suatu rencana, rancangan, penelitian, atau pekerjaan beserta aspek-aspek yang diajukan, yang bertujuan untuk menjabarkan atau menjelaskan suatu tujuan kepada pihak pembaca (individu atau organisasi) sehingga mereka memperoleh pemahaman mengenai tujuan tersebut secara lebih rinci, yang selanjutnya diajukan untuk mendapatkan penilaian dan persetujuan, adalah pengertian dari……
Proyek
Skripsi
Sinoposis
Laporan
Proposal
Menangkap peluang usaha seseorang yang menguasai bidang keperawatan, maka dapat dikatakan menangkap peluang usaha dalam bidang….
Servis
Hiburan
Kesehatan
Teknologi
Jasa pelayanan
Rasio Likuiditas adalah kemampuan suatu perusahaan untuk memenuhi kewajiban keuangannya yang harus segera dipenuhi, atau kemampuan perusahaan untuk memenuhi kewajiban keuangan pada saat ditagih. Rasio likuiditas terdiri dari Current Ratio dan Acid test ratio. Diketahui pada tahun 2017, Aktiva Lancar = Rp.227.819.168.461,- sedangkan hutang lancar = Rp.123.450.557.939,-. Hitunglah Current Ratio !
1,645
1,745
1,845
1,945
2,001
PT. MEGAH JAYA menyimpan dananya di bank. Pada awal bulan Februari 2017 menerima rekening koran dari bank dan melihat perbedaan antara saldo kas di bank dan catatan perusahaan. Menurut catatan perusahaan saldo kas pada akhir Januari 2017 adalah Rp. 45.500.000,- sedangkan menurut rekening koran bank sebesar Rp. 54.400.000,-. Setelah diperiksa ada beberapa informasi tambahan terkait dengan berbedaan tersebut, yaitu:
1) Setoran kas ke bank tanggal 31 Januari 2017 sebesar Rp. 15.200.000,- belum dicatat oleh bank
2) Bank telah melakukan tagihan kepada PT. MAKMUR SENTOSA sebesar Rp. 9.600.000,-
3) Beban administrasi sebesar Rp. 300.000,- dan Pendapatan bunga bank sebesar Rp. 1.200.000,- belum dicatat oleh perusahaan
4) Cek dari PT. MAJU sebesar Rp. 4.000.000,- ternyata tidak ada dananya
5) Cek yang dikeluarkan perusahaan sebesar Rp. 13.600.000,- belum dicairkan
6) Cek sebesar Rp. 3.700.000,- yang diterima dari PT MUNDUR sebagai pembayaran piutang bulan Januari dicatat sebesar Rp. 2.500.000,-
7) Cek sebesar Rp. 3.500.000,- yang dikeluarkan untuk membayar beban berbaikan kendaraan dicatat sebesar Rp. 2.500.000,-
Dari data di atas saldo akhir kas menurut perusahaan adalah……
Rp. 50.000.000,-
Rp. 53.000.000,-
Rp. 56.000.000,-
Rp. 58.000.000,-
Rp. 60.000.000,-
Data persediaan dari PT. GARUDA sebagai berikut:
1 Nopember 2019 : Persediaan………2000 unit @Rp.60.000,-
10 Nopember 2019 : Pembelian……….4000 unit @Rp. 50.000,-
20 Nopember 2019 : Penjualan………..5000 unit @Rp. 80.000,-
25 Nopember 2019 : Pembelian……….6000 unit @Rp. 55.000,-
30 Nopember 2019 : Penjualan………..5000 unit @Rp. 80.000,-
PT. GARUDA menggunakan metode FIFO perpectual dalam mengelola barang dagangan. Maka besarnya nilai persediaan akhir adalah……..
Rp. 100.000.000,-
Rp. 110.000.000,-
Rp. 120.000.000,-
Rp. 130.000.000,-
Rp. 140.000.000,-
Saldo utang dagang tanggal 1 Desember 2019 sebesar Rp. 29.900.000,- pembelian barang secara kredit selama bulan Desember 2019 Rp. 77.700.000,- PPN 10% dan retur pembelian Rp. 3.200.000,- pembayaran utang dagang Rp. 74.250.000,-. Maka saldo utang dagang sebesar ……
Rp. 37.920.000,-
Rp. 37.665.000,-
Rp. 34.900.000,-
Rp. 33.350.000,-
Rp. 30.150.000,-
PT. BUANA adalah perusahaan yang memproduksi satu jenis produk melalui satu departemen. Dalam kegiatan produksi bulan Agustus 2017 diperoleh data seperti dalam tabel. Dari tabel tersebu, besarnya harga pokok produk jadi adalah…….
Rp. 132.200.000,00
Rp. 134.400.000,00
RP. 159.000.000,00
Rp. 163.500.000,00
Rp. 165.000.000,00
Perhatikan data!
Sebuah perusahaan Jasa Dekorasi Pernikahan “Cantik Dekor” memiliki data keuangan pada 31 Agustus 2019, seperti pada data. Dari data tersebut, Laba/Rugi perusahaan pada bulan Agustus …..
Rp. 20.750.000,00
Rp. 29.250.000,00
Rp. 30.750.000,00
Rp. 32.000.000,00
Rp. 40.750.000,00
Pernyataan Analisis yang sesuai dengan Jurnal Pengeluaran Kas di atas adalah sebagai berikut….
Pada tanggal 9 Juli 2019, perusahaan belum memberikan gaji bagian produksi sebesar Rp. 12.000.000,00
Pada tanggal 9 Juli 2019, perusahaan menerima pembayaran utang dari karyawan bagian produksi sebesar Rp12.000.000,00
Pada tanggal 8 Juli 2019, perusahaan melakukan penagihan kepada PD Jaya sebesar Rp. 15.000.000,00
Pada tanggal 8 Juli 2019, perusahaan melakukan pelunasan utang kepada PD Jaya sebesar Rp. 15.000.000,00
Pada tanggal 8 Juli 2019, perusahaan menerima pembayaran dari PD Jaya sebesar Rp. 15.000.000,00
Berdasarkan bukti transaksi jurnal yang dibuat oleh Urusan Akuntansi pada tanggal 31 Agustus 2019 adalah ....
Pada tanggal 7 Januari 2019 Perusahaan Jasa “Salon Cantik” menerima tagihan listrik dan telepon sebesar Rp. 1.500.000,00.
Berdasarkan transaksi di atas jurnal umum yang dibuat adalah .....
Beban listrik dan telepon (D) Rp. 1.500.000,00
Utang Usaha (K) Rp. 1.500.000,00
Kas (D) Rp. 1.500.000,00
Beban listrik dan telepon (K) Rp. 1.500.000,00
Utang usaha (D) Rp. 1.500.000,00
Beban listrik dan telepon (K) Rp. 1.500.000,00
Beban listrik dan telepon (D) Rp. 1.500.000,00
Piutang usaha (K) Rp. 1.500.000,00
Beban listrik dan telepon (D) Rp. 1.500.000,00
Kas (K) Rp. 1.500.000,00
Di suatu perusahaan anda menemui item berikut : koin Rp 500.000,- cek mundur Rp 40.000,- perangko Rp 2.000,- voucher pengeluaran Rp 10.000,- deposito berjangka Rp 200.000,- dan uang kertas Rp 180.000,- maka jumlah keseluruhan yang termasuk ke dalam elemen kas adalah .....
Rp 982.000,-
Rp 780.000,-
Rp 980.000,-
Rp 730.000,-
Rp 900.000,-
Diketahui kendaraan dibeli pada awal januari 2018 dengan harga perolehan Rp 100.000.000,- nilai residu Rp 10.000.000,- dan umur ekonomis 7 tahun. Dengan menggunakan metode jumlah angka tahun, maka penyusutan untuk tahun kedua adalah sebesar .....
Rp 18.333.333,-
Rp 16.000.000,-
Rp 19.285.714,-
Rp 17.142.857,-
Rp 10.428.571,-
Sebuah truk dibeli pada tanggal 1 April 2018 dengan harga perolehan Rp 200.000.000,- nilai residu Rp 50.000.000,- dan umur ekonomis 10 tahun. Dengan metode penyusutan garis lurus, maka besarnya penyusutan pada akhir tahun 2018 adalah .....
Rp 150.000.000,-
Rp 112.500.000,-
Rp 120.000.000,-
Rp 125.000.000,-
Rp 115.200.000,-
Berikut ini data jumlah persediaan barang untuk dijual :
Saldo awal ......40 unit @Rp 4.000.000,-
Pembelian 1 ....50 unit @Rp 4.200.000,-
Pembelian 2 ....50 unit @Rp 4.400.000,-
Pembelian 3 ....50 unit @Rp 4.600.000,-
Dengan menggunakan metode FIFO , maka besarnya harga pokok per unit sisa persediaan akhir periode yang berjumlah 50 unit tersebut adalah .....
Rp 4.000.000,-
Rp 4.200.000,-
Rp 4.400.000,-
Rp 4.600.000,-
Rp 4.700.000,-
Tanggal 13 juli 2017, diterima pelunasan piutang atas barang yang dijual pada tanggal 2 juli 2017 sebesar Rp 2.700.000,-termin 2/10,n/30. Transaksi tersebut dicatat pada akun kas sebelah debet adalah sebesar .....
Rp 2.700.000,-
Rp 2.646.000,-
Rp 2.430.000,-
Rp 1.980.000,-
Rp 1.990.000,-
Tanggal 17 April 2017, PD ABIMAYU membeli sebuah kendaraan dengan harga Rp 150.000.000,-. Kendaraan tersebut mulai digunakan untuk operasi normal sejak 1 Mei 2017, dengan taksiran umur ekonomis 5 tahun, nilai sisa diperkirakan Rp 60.000.000,-. Maka besarnya penyusutan tahun 2017 dengan metode Jumlah Angka Tahun adalah …..
Rp 30.000.000,-
Rp 22.500.000,-
Rp 20.000.000,-
Rp 17.000.000,-
Rp 15.000.000,-
Saldo Cadangan Kerugian Piutang Rp 500.000,- sebelah kredit. Saldo Piutang Dagang Rp 40.000.000,-. Jika taksiran cadangan kerugian piutang ditetapkan 5% dari saldo piutang, maka besar kerugian piutang adalah …..
Rp 2.500.000,-
Rp 2.000.000,-
Rp 1.500.000,-
Rp 1.000.000,-
Rp 500.000,-
Jurnal koreksi yang dibuat perusahaan atas pengeluaran cek yang digunakan untuk membayar utang sebesar Rp 540.000,- tetapi salah dicatat oleh perusahaan Rp 450.000,- adalah …..
Kas (D) Rp 540.000,- dan Utang Dagang (K) Rp 540.000,-
Utang Dagang (D) Rp 540.000,- dan Kas (K) Rp 540.000,-
Utang Dagang (D) Rp 90.000,- dan Kas (K) Rp 90.000,-
Kas (D) Rp 450.000,- dan Utang Dagang (K) Rp 450.000,-
Kas (D) Rp 90.000,- dan Utang Dagang (K) Rp 90.000,-
