WorksheetsUJIAN GENAP PAS PMKR 2020
Total questions: 45
Worksheet time: 51mins
Pengertian Tune Up adalah:
Mengerjakan perbaikan engine
Menservis engine supaya baik kembali
Perawatan pada engine
Perawatan berkala pada engine untuk mengembalikan kondisi negine seperti semula
Perawatan rutin pada engine
Pemeriksaan pada Radiator adalah:
Tekanan tutup radiator, Tekanan/kebocoran radiator, Jumlah dan kondisi air tangki reservoir
Tekanan/kebocoran radiator, Jumlah dan kondisi air radiator,
Tekanan tutup radiator, Tekanan/kebocoran radiator, Jumlah dan kondisi air radiator, Jumlah dan kondisi air tangki reservoir
Tekanan tutup radiator, Jumlah dan kondisi air radiator, Jumlah dan kondisi air tangki reservoir
Tekanan tutup radiator, Tekanan/kebocoran radiator, Jumlah dan kondisi air tangki reservoir
Pemeriksaan pada baterai adalah :
Kondisi : Plat baterai, berat jenis, kondisi terminal dan tegangan
Kondisi : Kotak baterai, terminal baterai, tegangan dan berat jenis
Kondisi : Terminal baterai, berat jenis elektrolit, Jumlah air aki, tegangan, dan kotak baterai
Kondisi : Kotak baterai, jumlah elektrolit, plat baterai, tegangan dan terminal baterai
Kondisi : Terminal baterai, jumlah elektrolit, tegangan, tutup baterai, dan berat jenis
Gambar berikut menunjukkan pemeriksaan :
Tegangan batterai
Besar arus batterai
Kondisi pelat batterai
Berat jenis elektrolit
Kondisi kotak batterai
Yang dimaksud dengan Nilai Oktan Bahan Bakar, adalah......
angka yang menunjukkan seberapa besar tekanan yang bisa diberikan pada bahan bakar sebelum bensin terbakar secara spontan
angka yang menunjukkan seberapa besar tekanan yang bisa diberikan pada bahan bakar
angka yang menunjukkan seberapa besar campuran bahan bakar bensin.
angka yang menunjukkan seberapa besar tekanan udara yang bisa diberikan sebelum bensin terbakar secara spontan
angka yang menunjukkan seberapa besar jumlah bahan bakar
Urutan aliran bahan bakar pada sistim bahan bakar Konvensional yang benar, adalah:
Tangki, pompa bahan bakar, venturi, saringan, karburator
Tangki, pompa bahan bakar, saringan, karburator
Tangki, saringan, pompa bahan bakar, karburator
Tangki, ruang pelampung, pompa bahan bakar, saringan, karburator
Tangki, venturi, ruang pelampung , pompa bahan bakar, karburator
Sistim injeksi bahan bakar yang didasarkan pada pengukuran tekanan udara yang masuk kedalam manifold/saluran pemasukan adalah.....
K-Jetronik
L-Jetronik
KE-Jetronik
D-jetronik
KD-jetronik
Sistim injeksi bahan bakar yang didasarkan pada pengukuran jumlah aliran udara yang masuk kedalam manifold/saluran pemasukan adalah.....
K-Jetronik
L-Jetronik
KE-Jetronik
D-jetronik
KD-jetronik
Kepanjangan EFI adalah........
Elektronic Fuel Injection
Elektronic Fuse Injection
Electric Fuel Induction
Electric Fuse Induction
Electronic Fuse Injection
1. Putaran motor bakar akan menjadi lebih halus
2. efisiensi volumetrik motor bakar lebih menurun
3. emisi gas buang bersih dan komsumsi bahan bakar meningkat/irit
Yang termasuk keunggulan dari sitim EFI, adalah......
1 saja
1 dan 2
2 dan 3
1 dan 3
1, 2, dan 3
Yang tidak termasuk keuntungan sistim EFI adalah................
Pembakaran yang lebih sempurna
Tenaga motor semakin besar
Lebih ramah lingkungan
Bentuk ruang bakar lebih rumit
Lebih irit bahan bakar
Yang tidak termasuk kegunaan sensor-sensor pada sistim pengendali elektronik pada sistim Injeksi bahan bakar, adalah......
Mendeteksi jumlah dan temperatur udara yang diisap
Mendeteksi beban motor bakar
Mendeteksi temperatur air pendingin
Mendeteksi temperatur bahan bakar
Mendeteksi putaran motor bakar
Fungsi ECU pada sistim bahan bakar EFI adalah.....
Mengolah data/informasi dari sensor dan memberi perintah kerja pada aktuator
Mengolah data/informasi dari aktuator dan memberi perintah kerja pada aktuator
Mengolah data/informasi dari sensor dan memberi perintah kerja pada sensor
Mengolah data/informasi dari aktuator dan memberi perintah kerja pada sensor
Mengolah data/informasi dari sensor dan memberi perintah kerja pada injektor
Merespon perubahan kondisi kerja engine dan menginformasikan ke ECU/ECM, adalah fungsi dari:
Aktuator
ECU/ECM
Sensor
AMF
ISC
Fungsi Actuator adalah:
Menginformasikan data kepada ECU/ECM.
Menginformasikan engine kepada ECU/ECM
Merespon perubahan kondisi kerja engine
Mengolah data/informasi dari sensor dan memberi perintah kerja pada aktuator
Menerima dan melaksanakan perintah kerja dari ECU/ECM da
Sensor ATS, berfungsi:
mengukur jumlah udara
mengukur suhu udara
mengukur jumlah dan suhu
mengukur aliran udara
ATS, kepanjangan dari
Air Temperatur Sensor
Actuator Temperatur Sensor
Air Tecnology Sensor
Actuator Tecnology Sensor
Sensor CKP, kepanjangan dari
Crankshaft Position Sensor
Camshaft Position Sensor
Camber Position Sensor
Caster Position Sensor
Mendeteksi Putaran Crankshaft (Poros engkol), adalah fungsi dari sensor:
ATS
CKP
MAP
TPS
Kepanjangan dari sensor MAP, adalah:
Manifold Absolute Pressure
Modulator Air Pressure
Manifold Air Pressure
Modulator Absolute Sensor
Fungsi sensor MAP, adalah:
Mendeteksi dan mengukur besar kecilnya tekanan udara yang masuk di intake manifold
Mendeteksi dan mengukur besar kecilnya jumlah udara yang masuk di intake manifold
Mendeteksi dan mengukur tekanan udara yang masuk di intake manifold
Mendeteksi dan mengukur jumlah udara yang masuk di intake manifold
Kepanjangan sensor ECT/WTS adalah:
Engine Coolant Temperature/ Water Temperature Sensor
Engine Control Temperature/ Water Temperature Sensor
Engine Coolant Temperature/ WasteTemperature Sensor
Engine Control Temperature/ Waste Temperature Sensor
Untuk mendeteksi temperatur/suhu air pendingin engine, adalah fungsi dari sensor:
ATS/IAT
MAP
ECT/WTS
CKP
Ada dua sensor yang terletak pada rumah saringan udara, yakni:
MAP dan ATS/IAT
CKP dan MAP
ECT dan ATS/IAT
TPS dan MAP
Untuk mendeteksi posisi pembukaan Throtel Valve, adalah fungsi dari sensor:
ATS
CKP
TPS
ECT
Kepanjangan dari sensor TPS, adalah
Throtel Position Sensor
Temperature Position Sensor
Three Position Sensor
Thicneks Position Sensor
O2/Lamda Sensor, berfungsi untuk:
Mendeteksi banyaknya sisa udara dari proses pembakaran yang keluar bersama sisa pembakaran
Mendeteksi tekanan sisa udara dari proses pembakaran yang keluar bersama sisa pembakaran
Mendeteksi sisa udara kotor dari proses pembakaran yang keluar bersama sisa pembakaran
Mendeteksi suhu udara dari proses pembakaran yang keluar bersama sisa pembakaran
O2/Lamda sensor terletak di:
Knalpot
Intake Manipold/saluran masuk
Rumah saringan udara
Saluran buang/Exhauts Manifold
Knock sensor, befungsi untuk
Mendeteksi terjadinya ketukan berlebihan karena pembakaran tidak sempurna di dalam silinder/ruang bakar
Mendeteksi terjadinya ledakan di dalam silinder/ruang bakar
Mendeteksi terjadinya percikan api busi di dalam silinder/ruang bakar
Mendeteksi terjadinya proses pembakan di dalam silinder/ruang bakar
Knock sensor terletak di:
Head/Kepala silinder
Knalpot
Bolk silinder bagian atas dibawah manifold
Saringan udara
Sensor CMP, kepanjangannya adalah
Camshaft Position Sensor
Crankshaft Position Sensor
Cooling Position Sensor
Condition Position Sensor
Sensor CMP, berfungsi untuk:
Mendeteksi dan memberi informasi putaran poros kam untuk menentukan FO/Firing Order
Mendeteksi dan memberi informasi putaran poros kam
Mendeteksi dan memberi informasi putaran poros engkol untuk menentukan FO/Firing Order
Mendeteksi dan memberi informasi putaran engkol u
Menyemprotkan bahan bakar ke intake manifold/saluran masuk dekat katup masuk, adalah fungsi dari aktuator
Injector
ISC
OCV
Fuel pump
Fungsi dari aktuator Koil Pengapian, adalah
Untuk membangkitkan induksi tegangan tinggi dan menyalurkan ke busi menjadi bunga api
Untuk membangkitkan tegangan listrik dan menyalurkan ke busi menjadi bunga api
Untuk membangkitkan arus listrik dan menyalurkan ke busi menjadi bunga api
Untuk membangkitkan listrik dan menyalurkan ke busi menjadi bunga api
Kepanjangan aktuator ISC, adalah
Idle Speed Control
Idle Speed Connection
Injection Speed Connection
Injection Speed Control
Fungsi ISC, adalah:
Mengontrol putaran idle/langsam sesuai dengan temperatur dan beban engine
Mengontrol putaran idle/langsam sesuai dengan injakan gas
Mengontrol putaran idle/langsam sesuai dengan jumlah bahan bakar
Mengontrol putaran idle/langsam sesuai dengan putaran engine
aktuator OCV, kepanjangan dari
Oil Control Valve
Oil Condition Valve
Oil Control Vacum
Oil Condition Vacum
Fungsi aktuator OCV, adalah
Mengatur/mengontrol tekanan oli yang mengalir ke VVT-i controler atas perintah ECU
Mengatur/mengontrol kekentalan oli yang mengalir ke VVT-i controler atas perintah ECU
Mengatur/mengontrol aliran oli yang mengalir ke VVT-i controler atas perintah ECU
Mengatur/mengontrol jumlah oli yang mengalir ke VVT-i controler atas perintah ECU
Fungsi aktuator Relay, adalah:
Meringankan beban pada ECU, agar tidak dialiri arus yang besar/berlebihan
Meringankan beban pada ECU, agar tidak dialiri arus listrik yang besar/berlebihan
Meringankan beban pada ECU, agar tidak dialiri listrik yang besar/berlebihan
Meringankan beban pada ECU, agar tidak dialiri suhu panas yang besar/berlebihan
Kepanjangan dari aktuator MIL, adalah
Malfungtion Indicator Lamda
Malare Indicator Lamp
Malfungtion Indicator Lamp
Malfungtion Indication Lamp
Fungsi dari aktuator MIL, adalah:
Untuk memberikan informasi kepada pengemudi jika Engine Mangament Sysstem/EMS bermasalah
Untuk memberikan informasi kepada pengemudi jika aktuator bermasalah
Untuk memberikan informasi kepada pengemudi jika sensor bermasalah
Untuk memberikan informasi kepada pengemudi jika ECU bermasalah
Dibawah ini yang tidak termasuk Aktuator, adalah
ISC
OCV
MIL
IAT
Alat yang digunakan untuk mengetahui aktuator atau sensor apa saja yang bermasalah
Scanner
Avo meter
Radiator and cup tester
Timing light
Alat yang dipakai untuk mengukur kandungan emisi gas buang kendaraan, adalah:
Automotive Gas Analyzer
Automotive Gasoline Analyzer
Automotive Garnier Analyzer
Automotive Gallery Analyzer
Kandungan gas buang yang diukur pada alat ukur emisi gas buang, kecuali:
Co dan HC
Fuel dan Oil
O2 dan Co2
Lamda dan AFR NOX
