Font size
WorksheetsEvaluasi Akhir PKB 1
Total questions: 100
Worksheet time: 50mins
Berikut adalah tahapan proses keperawatan :
Pengkajian, diagnosis , intervensi, implementasi,evaluasi
Pengkajian, data fokus, intervensi, implementasi, evaluasi
Pengkajian, data fokus, diagnosis, intervensi, implementasi
Pengkajian, diagnosis, data fokus, implementasi, evaluasi
Pengkajian, data fokus, diagnosis, implementasi, evaluasi
Dalam proses pengkajian keperawatan data data dapat diperoleh melalui
Pemeriksaan fisik
Wawancara
Pemeriksaan penunjang
Dokumen medical record pasien
Semua jawaban di atas benar
Tujuan proses keperawatan bagi pasien adalah ;
Mempraktikkan metode pemecahan masalah dalam praktik keperawatan
Menggunakan standar praktik keperawatan
Memperoleh metode yang baku, rasional, dan sistematis
Memperoleh hasil asuhan keperawatan dengan efektivitas yang tinggi
Mempertahankan kesehatan klien
Dibawah ini adalah sifat proses keperawatan
Dinamis
Siklus yang tidak terputus
Ketergantungan
Fleksibel
Semua jawaban di atas benar
Tanda mayor dan minor ditemukan pada
Diagnosis aktual
Diagnosis resiko
Diagnosis resiko dan diagnosis promosi kesehatan
Diagnosis aktual dan diagnosis promosi kesehatan
Semua jawaban diatas salah
Penulisan diagnosis resiko yang paling tepat di bawah ini adalah:
Masalah berhubungan dengan penyebab
Masalah berhubungan dengan penyebab di buktikan dengan tanda / gejala
Masalah di buktikan dengan faktor resiko
Masalah berhubungan dengan faktor resiko
Semua jawaban di atas salah
Dibawah ini adalah klasifikasi diagnosis keperawatan kecuali
Fisiologic
Psikologic
Perilaku
Relasional
Promosi kesehatan
Merupakan suatu petunjuk tertulis yang menggambarkan secara tepat rencana tindakan keperawatan yang dilakukan terhadap klien sesuai dengan kebutuhannya berdasarkan diagnosis keperawatan. disebut
Pengkajian
Diagnosis
Intervensi
Implementasi
Evaluasi
Evaluasi keperawatan dilakukan dengan tujuan
Menilai keberhasilan rencana keperawatan
Memberikan umpan balik rencana keperawatan,
Menilai dan meningkatkan mutu asuhan
Membandingkan antara pelayanan yang diberikan dengan
Semua jawaban diatas betul
Tujuan pendokumentasian keperawatan
Sebagai pertanggung jawaban pelaksanaan suatu pekerjaan dan kegiatan.
Alat bukti yang sah bila dituntut.
Sumber data untuk pengembangan dan pembiayaan.
Bahan tagihan biaya perawatan.
Semua jawaban diatas benar
Berikut ini pernyataan tentang pengukuran TTV pada pasien. Pernyataan yang kurang tepat yaitu :
Menghitung nadi harus 60 detik penuh
Menghitung nadi boleh dilakukan selama 30 detik dan hasilnya dikali 2
Perawat harus mengulangi pengukuran TD bila didapatkan hasil pengukuran TD tinggi sekali.
Pengukuran TTV di ruang perawatan minimal dilakukan 3 x sehari,
Berikut adalah tujuan dilakukan pengukuran tanda tanda vital
Menjadi indikator fungsi dasar sistem tubuh manusia
Menilai kesehatan fisik umum
Membantu menegakkan diagnose
Mengidentifikasi adanya gangguan medis akut
Semua jawaban di atas benar
Berikut bukan termasuk dalam pemeriksaan tanda tanda vital
Suhu tubuh
Nadi
Tekanan darah
Pernapasan
Cek golongan darah
Di bawah ini adalah faktor faktor yang mempengaruhi Tekanan Darah
Umur
Waktu pengukuran
Latihan dan Aktivitas Fisik
Stress
Semua jawaban di atas benar
Berikut adalah 4 lokasi menghitung nadi:
Brakial, Radial, Karotis, Femoral
Popliteal, Brakhial, Karotis, Mediana Cubiti
Popliteal, Brakhial, Karotis, Metacarpal
Brakial, Radial, Popliteal, Dorsalis Pedis
Popliteal, Brachial, Apex, Metacarpal
Denyut nadi normal pada orang dewasa
80 - 160 x/mnt
90 - 170 x/mnt
90 - 100x/mnt
90 - 120x/mnt
60 - 100 x/mnt
Tempat pengukuran suhu inti yang efektif antara lain kecuali
Timpani
Rectal
Oral
Aksila
Dada
Penilaian skala nyeri pada pasien yang tidak sadar bisa dilakukan dengan menggunakan
Skala BPS (Behavioral Pain Scale )
Visual Analogue Scale (VAS)
Numeric Rating Scale (NRS)
Wong Baker FACES Pain Scale
FLACC Behavioural Pain Assesment Scale
Klasifikasi nyeri berdasarkan waktu adalah
Nyeri akut dan kronis
Nyeri somatik
Nyeri ringan
Nyeri sedang
Nyeri berat
Skala yang digunakan pada pasien (dewasa dan anak >3 tahun) yang tidak dapat menggambarkan intensitas nyerinya dengan angka.
Skala BPS (Behavioral Pain Scale )
Visual Analogue Scale (VAS)
Numeric Rating Scale (NRS)
Wong Baker FACES Pain Scale
FLACC Behavioural Pain Assesment Scale
Sistem Penanggulanagan Gawat darurat Terpadu terdiri dari Komponen, kecuali
Pra Rs-RS-Intern RS
Komunikasi dan Transportasi
SDM dan Faskes
Pemerintah
Peristiwa atau rangkaian peristiwa yang mengancam dan mengganggu kehidupan dan penghidupan masyarakat yang disebabkan, baik oleh faktor alam dan/atau non-alam maupun faktor manusia sehingga mengakibatkan timbulnya korban jiwa manusia, kerusakan lingkungan, kerugian harta benda, dan dampak psikologis (UU 24/2007 ) adalah pengertian dari
Tanda darurat
Bencana
Darurat Bencana
Kode Grey
Evakuasi
Berikut Jenis- Jenis Bencana , kecuali :
Alam
Non Alam
Sosial
Alam dan non alam
Ekonomi
Suatu kondisi, secara alamiah maupun karena ulah manusia, yang berpotensi menimbulkan kerusakan atau kerugian dan kehilangan jiwa manusia adalah Pengertian dari :
Bahaya (Hazard )
Metigasi
Bencana
Evakuasi
Kerusakkan
Faktor –faktor kerentanan terjadinya bencana sebagai berikut, kecuali:
Fisik
Ekonomi
Lingkungan
Perumahan mewah
Sosial
Jenis-jenis kegiatan manajemen bencana antara lain :
Mitigasi
Kesiapan
Pencegahan
Pemulihan
Semua benar
Pelaksanaan penanganan korban masal ekternal disaster, kecuali :
Penanganan diRS
Penanganan dilapangan
Evakuasi Korban
Evakuasi Prahospital
Pemilahan korban untuk menjamin agar tidak seorang pun korban/ pasien yang terlewatkan tidak mendapatkan pertolongan/ penanganan (Depkes RI, 2011) Pengertian dari
Triage
Bencana
Mitigasi
Pemeriksaan fisik
Dasar dilakukan Triage, kecuali :
Berat Cedera
Status sosial
Jumlah pasien
Sarana kesehatan
Yang bukan pasien termasuk emergent yaitu :
Anafilaksis
Trauma Mayor
Mimisan
Syok
Pemilahan pasien secara perorangan antara lain
Emergent- Urgent – Non Urgent
Emergent – mediatte - Urgent
Urgent- meninggal- tidak urgent
Tidak Urgent- Mediette- Urgent
Metode Triage adalah
TASK
START
RAPID
ABSS
Metode Rapid Assesment Triage , kecuali
Awal
Airway
Breathing
Berat cedera
adalah awal dengan respon
Panggil semua korban yang dapat berjalan, dan perintahkan pergi ke suatu tempat
Tidak bernafas
Nafas Spontan
Capilary Refii
Peran tim kesehatan saat pertama datang ke lokasi bencana yang dilaporkan antar lain, kecuali :
Keadaan TKP
Jumlah korban
Keperluan rescue
Rumah yang selamat
Adalah Pemindahan korban dari Lokasi kejadian ke tempat lain yg lebih aman, atau untuk mendapatkan pertolongan medis yg lebih baik / lengkap, pengertian dari :
Evakuasi
Komunikasi
Bencana
Triage
Jenis Evakuasi / tranfer yaitu :
Internal dan eksternal
Pre Hospital dan post Hospital
Emergency Move-Non Emergency Move
Darurat dan tidak darurat
Lokasi kejadian yang berbahaya , kecuali :
Hujan deras
Gas beracun
Kebakaran
Serangan massa
Prinsip Evakuasi adalah
Punya semangat menyelamatkan korban
Kondisi penolong harus baik dan terlatih
Jangan dilakukan jika tidak mutlak
Semua benar
Pemetaan area bencana Hot Zone area 1 adalah
Daerah terbatas
Daerah terlarang
Untuk petugas khusus
Untuk wartawan
Yang bukan termasuk ketentuan Kualitas Evakuasi adalah
Pendidikan
Usia
Alat transportasi
Peralatan medis/non medis
Yang bukan termasuk Klasifikasi ambulance adalah
Ambulance Transportasi
Abulance RS lapangan
Ambulance umum
Ambulance jenazah
Hal Pokok proses evakuasi yaitu sadari kekuatan dan keselamatan diri antara lain , kecuali :
Jumlah penolong
Jumlah pasien
Mekanika tubuh
Tingkat keamanan penolong
Mengumumkan adanya gempa bumi atau guncangan pada fisik bangunan yang berisiko terhadap keselamatan pasien, pengunjung dan staf rumah sakit, merupakan darurat :
Green
Grey
Blue
Brown
White
Jika terjadi bencana Gempa , kita sebagai tenaga paramedis , tindakan yang sebaiknya dilakukan adalah :
Berlari
Meninggalkan tempat kerja
Tetap tenang dan berlindung ditempat yang aman
Memanggil bantuan
Mencari APD
Evakuasi diprioritaskan untuk pasien, rekam medis pasien yang sedang dirawat inap dan peralatan medis mayor seperti monitor, defibrilator, ventilator, infus pump, syringe pump dan lain-lain, Tujuan Evakuasi adalah
Meminndahkan pasien ke tempat aman
Memulangkan pasien
Memindahkan ke RS lain
Titik kumpul terdekat
Membuat pasien tidak panik
kode yang mengumumkan adanya ancaman kebakaran dilingkungan rumah sakit ( api maupun asap). Kode yang harus diaktifkan adalah
Green
Red
Yellow
Brown
Black
Cara penseleksian korban berdasarkan skala prioritas kebutuhan terapi korban dengan sumber daya yang tersedia adalah pengertian dari
Seleksi Korban
Bencana
Triage
Pemilahan Pasien
Emergency darurat
Peristiwa atau kejadian pada suatu daerah yang mengakibatkan kerusakkan ekologi, kerugian kehidupan manusia serta memburuknya kesehatan dan pelayanan kesehatan yang bermakna sehingga memerlukan bantuan luar biasa dari pihak luar ( W.H.O) adalah pengertian dari
Tanda darurat
Bencana
Darurat Bencana
Kode Grey
Evakuasi
Bencana dapat diklasifikasikan menjadi empat sesuai dengan jumlah korban, berikut klasifikasi bencana , Bencana tingkat 1
Korban bencana kurang dari 50 orang
Korban bencana antara 51 orang sampai 100 orang
Korban bencana antar 101 orang sampai 300 orang
Korban bencana lebih 300 orang
Tidak ada Korban
Menurut Teori dan Filosofi Triage pemilahan dalam penanganan bencana didasarkan prioritas. Jenis –jenis Prioritas kecuali
Merah
Kuning
Hijau
Biru
Putih
Sistem informasi triage untuk penanggulangan korban bencana dapat dilakukan dengan mengimplementasikan algoritma
TASK
START
TALK
BLACK
HIS
Dalam Triage metode yang digunakan adalah Metode Simple Triage And Rapid Treatment ) yaitu dengan melakukan penilaian dengan waktu tidak lebih dari
1 menit
30 detik
5 menit
10 menit
Pasien apabila tidak ditolong maka korban terjadi kolap paru dan jantung diberi label
Kuning
Merah
Hitam
Black
Putih
Prinsip pemberian transfusi darah yang aman, kecuali
Benar produk, benar waktu
Benar pasien, benar tempat
Benar produk, benar premedikasi
Benar waktu, benar dokumentasi
Tujuan diberikan transfusi darah dibawah ini benar kecuali,
Memberikan terapi
Memperbaiki klinis
Meningkatkan kapabilitas oksigen darah
Untuk terapi hipovolemia akibat perdarahan
Jenis produk darah yang tidak boleh diberikan lebih dari 4 jam
PRC
PRC leokodepleted
WB
FFP
Dibawah ini yang tidak termasuk dalam persiapan permintaan darah transfusi adalah
Formulir permintaan transfusi
Golda
Persetujuan transfusi darah
Contoh darah
Pasien A dirawat di NSC dengan CA cervik stadium akhir, GCS 3-3-3, memakai oksigen FM 6lpm, Spo2 98.dilakukan pemeriksaan HB hasilnya 8 gr/dl, dokter menginstruksikan untuk transfusi darah, perawat harus mengambil contoh darah untuk proses permintaan darah ke BDRS. Tabung warna apa yang harus disiapkan
Citras
heparin
EDTA
Non EDTA
Sesuai dengan soal no 5 (Pemberian transfusi), set apa yang harus digunakan saat melakukan trasfusi?
Blood set
Intrafix set
Imugard set
Jawaban a dan c benar
Hal hal apa saja yang perlu diperhatikan dalam transportasi darah adalah
Suhu cool box 2 -10, ES pendingin tidak kontak dengan darah
Suhu cool box 2 -20 ES pendingin kontak dengan darah
Suhu cool box 2 -10, ES pendingin kontak dengan darah
Suhu cool box 2-20 ES Pendingin tidak kontak dengan darah
Pasien X sedang mendapatkan transfusi PRC , ditengah transfusi pasien mengalami demam 38,5°c , takikardia, urtikaria, dari hasil tanda gejala tersebut pasien mengalami reaksi transfusi katagori
Sedang
Ringan
Berat
Bukan salah satu jawaban di atas
Dari contoh soal no 9 ( reaksi transfusi : demam dan urtikaria), apa yang harus dilakukan oleh perawat yang menemukan pertama kali
Lapor dokter
Observasi TTV
Lapor PJ shift
Menghentikan transfusi
Kapan priming transfusi dilakukan ?
Setelah transfusi selesai
Saat transfusi akan diberikan
Tidak perlu dilakukan
30 menit sebelum mengambil darah ke BDRS
Berikut ini adalah hal hal yang harus dilakukan pada saat transfusi darah, kecuali :
Melakukan identifikasi produk darah oleh 2 orang perawat
Petugas yang mengambil darah dan yang memasukan darah boleh orang yang berbeda
Siapkan set trasfusi sesuai produk darah
Lakukan identifikasi darah dengan pasien dan keluarga
Bila pasien mengalami demam, transfusi boleh diberikan dengan syarat, kecuali..
Observasi 15 menit pertama
Pantau perubahan suhu
Transfusi tidak boleh diberikan
Kolaborasi pemberian antipiretik
Penanganan reaksi transfusi ringan kecuali
Hentikan transfusi sesegera mungkin
Lapor ke dokter jaga dan DPJP
Melakukan observasi selama 30 menit
Tampung urin 24 jam
Tn A mendapatkan tranfusi WB 1 bag / hari selama 2 hari, 1 jam setelah bag ke 2 timbul urtikaria dan demam, dari kasus tersebut pasien mengalami reaksi transfusi berdasarkan waktunya dalam katagori
Cepat
Sangat cepat
Lambat
sedang
Jenis alat kesehatan yang digunakan untuk pemberian tranfusi TC adalah
Blood set
Infuse set
Platelet set
Imugard set
Batas maximal pemberian TC per bag adalah
10 menit
15 menit
20 menit
30 menit
Formulir persiapan pasien transfusi, kartu golda, cold box,adalah alat- alat yang dibutuhkan pada waktu
Persiapan transfusi
Pengambilan produk darah ke BDRS
Pelaksanaan transfusi
Penatalaksanaan reaksi transfusi
Kapan Observasi TTV dan keluhan pasien dilakukan saat transfuse darah ?
Tiap 15 menit
Tiap 15 menit, 15 menit, 30 menit sampai tansfusi selesai
15 menit , 30 menit sampai dnegan transfuse selesai
Tiap 60 menit
Gejala-gejala alergi obat yang paling berbahaya adalah
ruam
batuk
demam
wheezing
anaphylaxis
Berikut adalah bentuk sediaan obat padat
Serbuk, supositoria, kapsul
Pil, Gel, tablet
Krim, sirup, suspensi
Tablet, kapsul, Gutae
Serbuk, tablet, krim
Dibawah ini yang merupakan prinsip 7 benar obat adalah
Benar pasien, benar obat, benar perawat, benar waktu, benar rute, benar expired date, benar dokumentasi.
Benar pasien, benar obat, benar dosis, benar waktu, benar rute, benar expired date, benar dokumentasi.
Benar pasien, benar obat, benar, dosis, benar waktu, benar harga, benar expired date, benar dokumentasi.
Benar pasien, benar obat, benar dosis, benar cara, benar rute, benar kemasan, benar dokumentasi.
Benar pasien, benar obat, benar, dosis, benar waktu, benar rute, benar expired date, benar dokteri.
Saat kapan label obat harus dibaca Sebelum obat diberikan kepasien,
saat melihat botol atau kemasan obat
sebelum mengisap obat
setelah menuang
Semua jawaban benar
Sebutkan keuntungan dari pemberian kateter nasal adalah
Dapat terjadi iritasi selaput lendir nasofaring
Klien mudah bergerak, makan minum dan berbicara
Konsentrasi oksigen yang diberikan tidak lebih dari 40%
Tidak mengeringkan selaput lendir
Berapa % konsentrasi oksigen di berikan pada sungkup muka sederhana / simple mask
80 - 100%
60 - 80%
40 - 60%
30 - 40%
24 - 30%
Faktor resiko internal terjadinya cedera adalah
Terpapar pathogen
Terpapar zat kimia toksik
Terpapar agen nosocomial
Disfungsi autoimun
Yang harus diperhatikan oleh perawat dalam memilih restrain adalah
Membatasi gerak klien semaksimal mungkin
Bisa diterima olek klien / keluarga
Mempengaruhi proses perawatan klien
Tidak mudah dilepas
Apakah yang dimaksud dengan sistem informasi rumah sakit?
Sistem yang hanya digunakan untuk administrasi pelayanan rumah sakit
Berpusat pada frontliner
Pengembangan aplikasi dari mesin untuk menolong manusia menyelesaikan masalah
Sistem yang menggunakan computer untuk memproses data keperawatan menjadi satu bentuk informasi yang mampu menunjang aktivitas / fungsi perawat
Bagaimana cara melihat hasil laboratorium pasien pada ruangan anda?
Start Menu – Dashboard- Nurse Station-Nama Pasien
Start Menu – Keystone
Nurse Station – Nama pasien
Medrec – Hasil
Bagaimana cara input alat invasif setelah pemasangan kateter intravena ?
Buka aplikasi PPIRS, masukkan Id dan Password, pilih menu surveilance, pilih IADP
Buka aplikasi PPIRS, masukkan Id dan Password, pilih menu surveilance, pilih ISK
Buka aplikasi PPIRS, masukkan Id dan Password, pilih menu surveilance, pilih ILI
Buka aplikasi PPIRS, masukkan Id dan Password, pilih menu surveilance, pilih ILO
Bagaimana cara merubah jadwal kontrol untuk pasien yang rencana pulang ?
Nurse - login pulang
Nurse - rencana pulang
Nurse - kartu perjanjian
Nurse - pasien sedang rawat
Sistem informasi triage untuk penanggulangan korban bencana dapat dilakukan dengan mengimplementasikan algoritma
TASK
START
TALK
BLACK
HIS
Bagaimana cara merubah jadwal kontrol untuk pasien yang rencana pulang ?
Nurse - login pulang
Nurse - rencana pulang
Nurse - kartu perjanjian
Nurse - pasien sedang rawat
Bagaimana cara merubah jadwal kontrol untuk pasien yang rencana pulang ?
Nurse - login pulang
Nurse - rencana pulang
Nurse - kartu perjanjian
Nurse - pasien sedang rawat
Defini dari APD yang tepat adalah
Alat pelindung Diri
Alat berguna untuk melindungi dari bahaya
Hand scoon, Google, nurse cap
Pakaian khusus atau peralatan yang dipakai petugas untuk memproteksi diri dari bahayafisik, kimia, biologi / bahan infeksius
APD Level 2 yang digunakan adalah
Googles, Masker N95, Handshcoen, Gown, Alas Kaki, Nurse Cap
Googles, Masker Medis, Handshcoen, Gown, Alas Kaki, Nurse cap
Googles, Masker N95, Handshcoen, Gown, Alas Kaki
Googles, Masker N95, Handshcoen, Gown, Alas Kaki
Jika merawat pasien diruang covid-19 tanpa resiko air bone APD yang digunakan level
APD Level 1
APD Level 2
APD Level 3
APD Level 4
Bersikap Asertif dengan cara menghormati serta menghargai harkat dan martabat dengan iklas tanpa pamrih
Carring
Respect
Excelent
Team work
5. Gelang identitas diberikan untuk :
Pasien rawat inap
Pasien yang masuk IGD
Pasien poliklinik
Semua jawabab benar
Insiden keselamatan pasien yang belum sampai terpapar ke pasien adalah
KTD/ Kejadian tidak diharapkan
KTC/ Kejadian Tidak cedera
KPC/ Kejadian potensial cedera
Kejadian Sentinel
Menentukan tujuan pada asuhan pasien harus SMART , untuk Archievable yang dimaksud yaitu
Dapat Diukur
Ada batas waktu
Nyata dan realistis
Dapat di Capai
Pembuluh darah berukuran sangat kecil , Tidak mempunyai katub, Jika mengalami terluka, darah akan menetes, merupakan ciri dari pembuluh darah
A.Vena
B.Arteri
C.Kapiler
D.Semua Benar
Kondisi dimana korban sadar, meskipun mungkin masih dalam keadaan bingung terhadap apa yang terjadi
A - Alert/Awas
V - Verbal/Suara
P - Pain/Nyeri
U - Unresponsive/tidak respon
Tim Code Blue disebut juga
out-of-hospital cardiac arrest
Emergency Medical Service
in-hospital cardiac arrest
automated external defibrilator
Dibawah Prinsip Komunikasi yang tidak efektif
Respect
Empathy
Agresif
Clarity
SIKAP DALAM KOMUNIKASI THERAPEUTIK
Mempertahankan kontak mata
Mempertahankan kontak tubuh
berbicara dengan intonasi monoton
berbicara dengan keras
Pedoman Pencegahan Pasien Resiko Jatuh Resiko Rendah
Skor 0 - 5
Pastikan ‘bel’ mudah dijangkau
Roda tempat tidur pada posisi terkunci
Tempatkan pasien di kamar yang paling dekat dengan nurse station
Pagar pengaman tempat tidur dinaikkan
