WorksheetsMID MIG/MAG XII TP
Total questions: 20
Worksheet time: 10mins
Salah satu perubahan bentuk yang terjadi akibat pemuaian logam adalah terjadinya perubahan panjang. Faktor-faktor yang mempengaruhi perubahan panjang adalah . . . .
Jenis logam dan jumlah perubahan temperatur
Jenis bahan tambah dan gas pelindung
Posisi pengelasan dan keterampilan juru las
Persiapan awal dan penyelesaian akhir
Perubahan arus dan perubahan tegangan
Apabila benda logam dipanaskan secara merata dan dalam keadaan bebas atau tidak tertahan, maka yang akan terjadi pada logam adalah . . . .
Logam yang tadinya memuai akan menyusut dan kembali ke posisi semula kalau didinginkan
Logam akan memuai dan tetap pada posisisnya dan tidak kembali ke posisi awal jika didinginkan
Logam akan melengkung dan bertambah panjang ketika didinginkan
Logam tetap tidak berubah karena logam bersifat kuat dan kokoh
Logam mecair dan meleleh
Penyebab utama terjadinya distorsi pada kontruksi logam dan industri pengelasan adalah . . . .
Kualitas logam, campuran logam
Tegangan sisa, pengelasan
Pemotongan, penekukan
Pemanasan, pendinginan
Penarikan, pengelasan
Perubahan bentuk akibat pengelasan adalah sebagai berikut, kecuali . . . .
Perubahan bentuk arah menyudut
Perubahan bentuk arang melintang
Perubahan bentuk permukaan
Perubahan bentuk memanjang
Perubahan bentuk membujur
Berikut ini yang merupakan teknik-teknik pengelasan untuk penanggulangan distorsi, kecuali . . . .
Melakukan las catat
Menggunakan alat bantu (jig dan fixture)
Menggunakan pelat punggung (backing bar)
Melakukan pengelasan berurutan untuk sambungan yang panjang
Melakukan pengelasan dengan arus dan tegangan yang sesuai
Pada peralatan GMAW terdapat Wire Feeder Motor yang berfungsi menggerakkan kawat las. Penyebab terjadinya kawat las kusut pada penggerak adalah, kecuali . . . .
Hubungan ground jelek
Tekanan pada rol terlalu tinggi
Contact tip salah
Rol penggerak bergeser posisinya
Adanya hambatan pada kaber obor
Salah satu cara yang dapat dilakukan untuk menanggulangi busur las yang tidak stabil adalah . . . .
Kurangi kecepatan
Naikkan volume
Lindungi pengelasan dari angin
Stel mesin las untuk mengurangi slope
Periksa dan perbaiki
Jika kondisi dimana penyetelan polaritas salah, maka yang akan terjadi ketika melakukan proses pengelasan adalah . . . .
Pasokan kawat tidak jalan
Kawat las jalan tapi gas lindung mengalir
Sulit mengawali las
Kawat las terpasok tapi tidak ada muatan listrik
Pasokan kawat tidak teratur
Berikut ini pengkodean posisi pengelasan yang sesuai untuk sambungan sudut adalah, kecuali . . . .
PA (1F) = sambungan sudut pada pelat, posisi down hand atau flat atau dibawah tangan
PB (2F) = sambungan sudut pada pelat, posisi horizontal-vertical atau tegak-mendatar
PF (3F) = sambungan sudut pada pelat, posisi vertical atau tegak arah pengelasan naik
PR (3F) = sambungan sudut pada pelat, posisi vertical atau tegak arah pengelasan turun.
PD (4F) = sambungan sudut pada pelat, posisi over head atau di atas Kepala
GMAW adalah salah satu jenis proses las cair yang banyak digunakan pada kontruksi, hasil maksimal akan diperoleh jika jenis kawat elektroda yang digunakan sama dengan jenis logam yang dilas. Berikut ini adalah jenis-jenis logam yang dapat dilas menggunakan GMAW. . . .
Nikel, aluminium, baja
Baja, aluminium, tembaga
Germanium, aluminium, baja
Stainless, nikel, germanium
Besi lunak, kuningan, tembaga
Kawat las pada GMAW dikemas dalam bentuk gulungan. Kemasan/pengepakan yang banyak dijumpai dipasaran adalah . . . .
14 kg, 16 kg, 29 kg
12 kg, 25 kg, 50 kg
15 kg, 17 kg, 30 kg
3Kg, 15 kg, 25 kg
25 kg, 26 kg, 27 kg
Pada dasarnya terdapat terdapat lima faktor utama yang mempengaruhi pemilihan jenis elektroda pada proses MIG, diantaranya . . . .
Komposisi kimia benda kerja
Properti mekanik benda kerja
Jenis gas pelindung
Jenis servis/layanan atau aplikasi yang dibutuhkan
semua benar
Dibawah ini yang merupakan pengkodean kawat elektroda yang tepat adalah . . . .
1. Welding rod
2. solid
3. komkposisi kimia
4. kekuatan tarik
1. Solid
2. Komposisi kimia
3. welding rod
4. kekuatan tarik
1. Komposisi kimia
2. Kekuatan tarik
3. solid
4. welding rod
1. Kekuatan tarik
2. solid
3. komposisi kimia
4. welding rod
1. welding rod
2. komposisi kimia
3. welding rod
4. solid
Jenis-jenis gas pelindung yang dapat digunakan dalam pengelasan GMAW adalah . . . .
Argon, asitelin, karbondioksida
Oksigen, argon, helium
LPG, asitelin, oksigen
Karbondioksida, helium, argon
Karbon monoksida, hidrogen, argon
Crack adalah celah atau gap yang memutuskan atau memisahkan hasil las. Penyebab terjadinya crack ini adalah . . . .
Persiapan yang kurang baik
Pendinginan secara cepat
Sudut elektroda yang salah
Ayunan elektroda terlalu cepat
Pengelasan yang terlalu pelan
Jika elektroda terlalu lembab maka ketika digunakan untuk pengelasan maka akan terjadi distorsi. Distorsi yang mungkin terjadi adalah . . . .
Porosity
Crack
Overlap
Undercut
HiLo (High and Low)
keterangan yang benar dari no 3 adalah
Included angle
Angle of bevel
Root gap
Root face
Backing bar
keterangan gambar yang benar untuk no 1 adalah . . .
base metal
root gape
root face
backing strip
included angle
keterangan gambar yang benar untuk no 6 adalah
daerah hot
daerah reinforcement
daerah heat affected zone
daerah cooling
daerah patahan
keterangan gambar yang benar untuk no 8 adalah
Root run
Sealing run
Toe
Reinforcement
HAZ
