wayground logo

Free Printable Worksheets

Font size

S
M
L
XL
Worksheets

ASKEB II

Total questions: 85

Worksheet time: 3hrs 50mins

Name
Class
Date
1.

Seorang perempuan umur 26 Tahun G1P0A0 hamil 39 minggu datang ke PMB Bd A pada pukul 09.00 WIB dengan keluhan perut kencang-kencang. Ibu mengatakan keluar cairan dari jalan lahir berupa lendir bercampur darah, serta mengeluh nyeri pada saat kontraksi. Pada pemeriksaan didapatkan pembukaan 2 cm, ketuban masih utuh presentasi kepala, penurunan kepala H II, His 3x/10menit lama 40 detik

Asuhan sayang ibu yang dapat diberikan adalah

a)

A. Menganjurkan banyak makan

b)

B. Berbaring terlentang di tempat tidur

c)

C. Menganjurkan ibu tetap berjalan-jalan

d)

D. Menganjurkan ibu untuk mengedan

e)

E. Memarahi ibu karena selalu mengeluh nyeri

2.

Seorang perempuan umur 26 Tahun G1P0A0 hamil 39 minggu datang ke PMB Bd A pada pukul 09.00 WIB dengan keluhan perut kencang-kencang. Ibu mengatakan keluar cairan dari jalan lahir berupa lendir bercampur darah, serta mengeluh nyeri pada saat kontraksi. Pada pemeriksaan didapatkan pembukaan 2 cm, ketuban masih utuh presentasi kepala, penurunan kepala H II, His 3x/10menit lama 40 detik

Pada kasus diatas, dalam tahapan persalinan

a)

A. Kala 2 fase akselerasi

b)

B. Kala 1 fase deselerasi

c)

C. Kala 1 fase laten

d)

D. Kala 1 fase aktif

e)

E. Kala 2 fase laten

3.

Seorang perempuan umur 26 Tahun G1P0A0 hamil 39 minggu datang ke PMB Bd A pada pukul 09.00 WIB dengan keluhan perut kencang-kencang. Ibu mengatakan keluar cairan dari jalan lahir berupa lendir bercampur darah, serta mengeluh nyeri pada saat kontraksi. Pada pemeriksaan didapatkan pembukaan 2 cm, ketuban masih utuh presentasi kepala, penurunan kepala H II, His 3x/10menit lama 40 detik

Pada kasus diatas, data yang dapat menjadi bahan dalam penentuan data Objektif adalah

a)

A. Ibu mengeluh perut kencang-kencang

b)

B. Ibu mengatakan keluar cairan dari jalan lahir

c)

C. Seorang perempuan umur 28 Tahun G2P1A0 hamil 39 minggu

d)

D. Pemeriksaan dalam didapatkan pembukaan 2 cm

e)

E. Nyeri pada saat kontraksi

4.

Seorang perempuan umur 26 Tahun G1P0A0 hamil 39 minggu datang ke PMB Bd A pada pukul 09.00 WIB dengan keluhan perut kencang-kencang. Ibu mengatakan keluar cairan dari jalan lahir berupa lendir bercampur darah, serta mengeluh nyeri pada saat kontraksi. Pada pemeriksaan didapatkan pembukaan 2 cm, ketuban masih utuh presentasi kepala, penurunan kepala H II, His 3x/10menit lama 40 detik

Kapan bidan dapat melakukan pemeriksaan dalam (PD) kembali ..

a)

A. 2 jam kemudian

b)

B. 3 jam kemudian

c)

C. 4 jam kemudian

d)

D. 30 menit kemudian

e)

E. 1 jam kemudian

5.

Seorang perempuan umur 26 Tahun G1P0A0 hamil 39 minggu datang ke PMB Bd A pada pukul 09.00 WIB dengan keluhan perut kencang-kencang. Ibu mengatakan keluar cairan dari jalan lahir berupa lendir bercampur darah, serta mengeluh nyeri pada saat kontraksi. Pada pemeriksaan didapatkan pembukaan 2 cm, ketuban masih utuh presentasi kepala, penurunan kepala H II, His 3x/10menit lama 40 detik

Tindakan yang dapat bidan lakukan setelah melakukan pemeriksaan adalah

a)

A. Merujuk ibu ke RS

b)

B. Melakukan tindakan amniotomi

c)

C. Informed consent tindakan selanjutnya

d)

D. Menjelaskan hasil pemeriksaan

e)

E. Meminta pendamping persalinan untuk memberikan makanan

6.

Seorang perempuan umur 26 Tahun G1P0A0 hamil 39 minggu datang ke PMB Bd A pada pukul 09.00 WIB dengan keluhan perut kencang-kencang. Ibu mengatakan keluar cairan dari jalan lahir berupa lendir bercampur darah, serta mengeluh nyeri pada saat kontraksi. Pada pemeriksaan didapatkan pembukaan 2 cm, ketuban masih utuh presentasi kepala, penurunan kepala H II, His 3x/10menit lama 40 detik

Posisi yang dapat direkomendasikan bidan sesuai dengan kasus di atas adalah

a)

A. Litotomi

b)

B. Dorsal recumbent

c)

C. Miring Kanan

d)

D. Terlentang

e)

E. Berjalan-jalan

7.

Seorang perempuan umur 26 Tahun G1P0A0 hamil 39 minggu datang ke PMB Bd A pada pukul 09.00 WIB dengan keluhan perut kencang-kencang. Ibu mengatakan keluar cairan dari jalan lahir berupa lendir bercampur darah, serta mengeluh nyeri pada saat kontraksi. Pada pemeriksaan didapatkan pembukaan 2 cm, ketuban masih utuh presentasi kepala, penurunan kepala H II, His 3x/10menit lama 40 detik

Asuhan sayang ibu yang dapat direkomendasikan sesuai dengan kasus diatas

a)

A. Membentak ibu dikarenakan ibu selalu teriak teriak

b)

B. Merekomendasikan ibu untuk berjalan-jalan

c)

C. Menginstruksikan pendamping persalinan untuk merujuk pasien

d)

D. Menganjurkan ibu untuk tidur terlentang lebih lama

e)

E. Menganjurkan untuk pemasangan kateter

8.

Tanda tanda persalinan sudah dekat adalah ...

a)

A. Adanya Lightening menjelang minggu ke 36

b)

B. Penurunan kepala janin pada pintu atas panggul pada minggu ke 36

c)

C. Adanya nyeri ringan yang tidak teratur

d)

D. Adanya nyeri yang terus menerus di pinggang bawah

e)

E. Rasa nyeri yang tetap walaupun beraktivitas

9.

Tanda tanda persalinan adalah ...

a)

A. Effacement dan dilatasi serviks yang lengkap.

b)

B. Keluarnya lendir bercampur darah (show) melalui vagina

c)

C. Diameter meningkat dari 1 cm sampai dilatasi lengkap.

d)

D. Kontraksi uterus frekuensi maksimal 2 kali dalam 10 menit

e)

E. Adanya kontraksi uterus yang involuter.

10.

Tujuan memberikan asuhan kebidanan pada ibu bersalin adalah…

a)

A. Melaksanakan bersih dalam asuhan persalinan

b)

B. Memelihara kesejahteraan ibu dan janin

c)

C. Memenuhi standar asuhan persalinan

d)

D. Mempercepat proses persalinan

e)

E. Menunjukkan perhatian bidan

11.

Seorang perempuan umur 29 tahun Hamil ke 3 usia kehamilan 40 minggu, anak pertama keguguran dan kedua berusia 3 tahun.Pada pukul 10.00 WIB datang ke PMB mengaku hamil 39 minggu ibu mengatakan mules terasa semakin sering dan kuat. Dilakukan pemeriksaan: TD: 110/70 mmHg, N:84x/mnt, R:24x/mnt, S:36,5 C, TFU 29 cm, DJJ 145x/mnt, his 3x30”/10’, pemeriksaan dalam: v/v t.a.k, pembukaan 6 cm, ketuban utuh, penurunan kepala hodge III. Ibu terlihat gelisah, gugup, cemas dan terkadang berteriak-teriak karena ibu kesakitan dan merasa bingung dalam menghadapi proses persalinannya.

Dibawah ini yang termasuk kebutuhan dasar ibu bersalin yang dapat diberikan adalah

a)

A. Bersalin di RS

b)

B. Sistem Transportasi

c)

C. Makanan dan minuman yang disukai

d)

D. Obat penghilang rasa sakit

e)

E. Kehadiran seorang pendamping

12.

Seorang perempuan umur 29 tahun Hamil ke 3 usia kehamilan 40 minggu, anak pertama keguguran dan kedua berusia 3 tahun.Pada pukul 10.00 WIB datang ke PMB mengaku hamil 39 minggu ibu mengatakan mules terasa semakin sering dan kuat. Dilakukan pemeriksaan: TD: 110/70 mmHg, N:84x/mnt, R:24x/mnt, S:36,5 C, TFU 29 cm, DJJ 145x/mnt, his 3x30”/10’, pemeriksaan dalam: v/v t.a.k, pembukaan 6 cm, ketuban utuh, penurunan kepala hodge III. Ibu terlihat gelisah, gugup, cemas dan terkadang berteriak-teriak karena ibu kesakitan dan merasa bingung dalam menghadapi proses persalinannya.

Rasa nyeri yang dialami bisa diatasi dengan adanya perubahan posisi dan gerak tubuh selama persalinan, posisi manakah yang tidak dianjurkan untuk mengurangi rasa nyeri ?

a)

A. Berjalan-jalan

b)

B. Duduk

c)

C. Jongkok

d)

D. Setengah duduk

e)

E. Terlentang

13.

Menurut penelitian, pendamping persalinan bisa mempercepat proses persalinan, dukungan yang bisa dilakukan oleh seorang pendamping persalinan adalah

a)

A. Mengusap keringat

b)

B. Melakukan pemeriksaan

c)

C. Menyuruhnya untuk diam

d)

D. Membiarkannya

e)

E. Menjadi asisten bidan

14.

Cara yang dapat dilakukan seorang bidan dalam mengatasi masalah yang terkadang berteriak-teriak adalah

a)

A. Memarahinya

b)

B. Menyemangatinya

c)

C. Membuatnya jengkel

d)

D. Membiarkannya

e)

E. Membentak

15.

Asuhan yang dapat diberikan dalam mengatasi perubahan psikologis kala 1 adalah

a)

A. Komunikasi dan pemberian informasi

b)

B. Persiapan pertolongan persalinan

c)

C. Melakukan pendokumentasian

d)

D. Menilai data pemeriksaan

e)

E. Membuat diagnosis

16.

Tujuan memberikan asuhan kebidanan pada kala I adalah

a)

A. Mengetahui ibu dalam keadaan bahagia

b)

B. Melakukan observasi persalinan

c)

C. Mengetahui kemajuan persalinan, keadaan ibu dan bayi

d)

D. Bidan agar dapat menganjurkan ibu makan dan minum

e)

E. Mengetahui tanda-tanda kala 2

17.

Salah satu faktor utama yang sangat mempengaruhi jalannya persalinan adalah

a)

A. Psikologis

b)

B. Pendamping

c)

C. Power

d)

D. Penolong

e)

E. Penopang

18.

Seorang perempuan umur 29 tahun Hamil ke 3 usia kehamilan 40 minggu, anak pertama keguguran dan kedua berusia 3 tahun.Pada pukul 10.00 WIB datang ke PMB mengaku hamil 39 minggu ibu mengatakan mules terasa semakin sering dan kuat. Dilakukan pemeriksaan: TD: 110/70 mmHg, N:84x/mnt, R:24x/mnt, S:36,5 C, TFU 29 cm, DJJ 145x/mnt, his 3x30”/10’, pemeriksaan dalam: v/v t.a.k, pembukaan 6 cm, ketuban utuh, penurunan kepala hodge III. Ibu terlihat gelisah, gugup, cemas dan terkadang berteriak-teriak karena ibu kesakitan dan merasa bingung dalam menghadapi proses persalinannya.

Salah satu faktor utama yang sangat mempengaruhi jalannya persalinan adalah

a)

A. Psikologis

b)

B. Pendamping

c)

C. Power

d)

D. Penolong

e)

E. Penopang

19.

Seorang perempuan umur 29 tahun Hamil ke 3 usia kehamilan 40 minggu, anak pertama keguguran dan kedua berusia 3 tahun.Pada pukul 10.00 WIB datang ke PMB mengaku hamil 39 minggu ibu mengatakan mules terasa semakin sering dan kuat. Dilakukan pemeriksaan: TD: 110/70 mmHg, N:84x/mnt, R:24x/mnt, S:36,5 C, TFU 29 cm, DJJ 145x/mnt, his 3x30”/10’, pemeriksaan dalam: v/v t.a.k, pembukaan 6 cm, ketuban utuh, penurunan kepala hodge III. Ibu terlihat gelisah, gugup, cemas dan terkadang berteriak-teriak karena ibu kesakitan dan merasa bingung dalam menghadapi proses persalinannya.

Pada saat ibu bersalin kebingungan dalam menghadapi proses persalinan maka sikap bidan yang tepat adalah ...

a)

A. Mendukung ibu dan keluarganya secara fisik dan emosional selama persalinan dan kelahiran

b)

B. Selalu memberitahukan pada ibu dan keluarganya mengenai kemajuan, adanya penyulit maupun intervensi yang akan dilakukan dalam persalinan

c)

C. Mendampingi ibu setiap saat tanpa harus pendampingan keluarga

d)

D. Memberikan asuhan yang akurat kepada ibu, dengan intervensi minimal, sesuai dengan tahap persalinannya

e)

E. Memperkecil resiko infeksi dengan melaksanakan pencegahan infeksi yang aman

20.

Seorang perempuan umur 29 tahun Hamil ke 3 usia kehamilan 40 minggu, anak pertama keguguran dan kedua berusia 3 tahun.Pada pukul 10.00 WIB datang ke PMB mengaku hamil 39 minggu ibu mengatakan mules terasa semakin sering dan kuat. Dilakukan pemeriksaan: TD: 110/70 mmHg, N:84x/mnt, R:24x/mnt, S:36,5 C, TFU 29 cm, DJJ 145x/mnt, his 3x30”/10’, pemeriksaan dalam: v/v t.a.k, pembukaan 6 cm, ketuban utuh, penurunan kepala hodge III. Ibu terlihat gelisah, gugup, cemas dan terkadang berteriak-teriak karena ibu kesakitan dan merasa bingung dalam menghadapi proses persalinannya.

Berdasarkan kasus di atas, maka diagnose yang tepat adalah…

a)

A. G2P0A1 UK 38 minggu, janin tunggal, hidup intra uterine, letak kepala dengan inpartu kala 1 fase laten

b)

B. G2P1A0 UK 38 minggu, janin tunggal, hidup intra uterine, letak kepala, dengan kontraksi Braxton hicks

c)

C. G3P1A1 UK 40 minggu, janin tunggal, hidup intra uterine, letak kepala dengan inpartu kala 1 fase laten

d)

D. G3P1A1 UK 40 minggu, janin tunggal, hidup intra uterine, letak kepala dengan inpartu kala 1 fase aktif

21.

Seorang perempuan 27 tahun G2P1A0 hamil 40 minggu dengan keluhan ibu mengeluh nyeri semakin sering dan ingin meneran, TD 120/70 mmhg, N 81 x/mnt, S 36,8 C, R 24x/mnt. DJJ 140 x/mnt. His 5x/10 menit lama 40 detik, dengan letak kepala, TFU 39 cm, pembukaan sudah lengkap dengan kepala sudah di H IV.

Asuhan sayang ibu yang dapat dilakukan dalam proses persalinan adalah

a)

A. Melakukan episiotomy untuk mempercepat persalinan

b)

B. Melakukan pertolongan persalinan dengan pencegahan infeksi yg baik

c)

C. Membantu pengaturan posisi terlentang sangat lama

d)

D. Memberikan dukungan emosinal dengan cara membentak-bentak

e)

E. Tidak memberikan cairan dan nutrisi selama proses persalinan

22.

Posisi meneran yang paling umum digunakan dalam proses persalinan adalah

a)

A. Posisi miring

b)

B. Posisi jongkok

c)

C. Posisi merangkak

d)

D. Posisi semi duduk

e)

E. Posisi duduk

23.

Tindakan yang dapat bidan lakukan setelah melakukan pemeriksaan adalah

a)

A. Merujuk ibu ke RS

b)

B. Melakukan tindakan amniotomi

c)

C. Informed consent tindakan selanjutnya

d)

D. Menjelaskan hasil pemeriksaan

e)

E. Meminta pendamping persalinan untuk memberikan makanan

24.

“Ibu mengeluh nyeri semakin sering dan ingin meneran” termasuk dalam pengkajian data ?

a)

A. Subjektif

b)

B. Objektif

c)

C. Analisa

d)

D. Penatalaksanaan

e)

E. Evaluasi

25.

Persalinan disebut juga dengan....

a)

A. Proses pembukaan 1-10 cm

b)

B. Proses yang terjadi setelah 2 jam persalinan

c)

C. Proses mulai perut mulas sampai dengan bayi lahir

d)

D. Proses pengeluaran plasenta sampai 2 jam persalinan

e)

E. Proses pengeluaran bayi, plasenta dan selaput ketuban keluar dari uterus ibu

26.

Mulainya persalinan dipengaruhi oleh beberapa faktor yang memegang peranan penting. Di bawah ini faktor mana yang mempengaruhi mulainya persalinan….

a)

A. Adanya sakit perut

b)

B. Adanya penipisan servik

c)

C. Masuknya nutrisi ibu pada saat bersalin

d)

D. Adanya nyeri hebat yang dirasakan oleh ibu

e)

E. Penurunan kadar progesterone (teori oxytosin)

27.

Sinklitismus, asinklitismus, fleksi, putar paksi dalam, ekstensi, putar paksi luar, merupakan mekanisme…

a)

A. Penurunan kepala janin pada proses persalinan

b)

B. Penekanan kepala janin pada servik

c)

C. Penyesuaian diri janin dengan ibu

d)

D. Terjadinya proses persalinan

e)

E. Pengeluaran bayi dan plasenta

28.

Diketahui ibu dalam masa persalinan. Saat dipimpin meneran oleh bidan, maka tahapan persalinan yang benar sesuai dengan teori adalah…

a)

A. Sinklitismus, asinklitismus, putar paksi dalam, fleksi, ekstensi, putar paksi luar.

b)

B. Sinklitismus, asinklitismus, fleksi, putar paksi dalam, ekstensi, putar paksi luar.

c)

C. Ainklitismus, sinklitismus, putar paksi dalam, fleksi, ekstensi, putar paksi luar.

d)

D. Asinklitismus, sinklitismus, fleksi, putar paksi dalam, ekstensi, putar paksi luar.

e)

E. Asinklitismus, sinklitismus, putar paksi dalam, fleksi,ekstensi, putar paksi luar.

29.

Seorang perempuan berumur 27 tahun, hamil pertama, belum pernah melahirkan dan keguguran datang ke bidan praktek swasta merasa kenceng-kenceng hasil pemeriksaan didapatkan : TD: 120/80 mmHg, N : 84 x/menit, RR : TFU 27 cm, punggung kanan, kepala sudah masuk 3/5, DJJ : 146 x/menit, kontraksi : 3x/10 menit, durasi 30 detik, PD : Pembukaan 5 cm, KK (+), presentasi kepala. Diagnosa yang tepat untuk perempuan tersebut adalah ...

a)

A. Inpartu kala II fase laten

b)

B. Inpartu kala II fase laten maximal

c)

C. Inpartu kala II aktif akselerasi

d)

D. Inpartu kala I fase aktif dilatasi maximal.

e)

E. Inpartu kala I fase aktif deselarasi

30.

Seorang perempuan berumur 27 tahun, hamil pertama, belum pernah melahirkan dan keguguran datang ke bidan praktek swasta merasa kenceng-kenceng hasil pemeriksaan didapatkan : TD: 120/80 mmHg, N : 84 x/menit, RR : TFU 27 cm, punggung kanan, kepala sudah masuk 3/5, DJJ : 146 x/menit, kontraksi : 3x/10 menit, durasi 30 detik, PD : Pembukaan 5 cm, KK (+), presentasi kepala. Diagnosa yang tepat untuk perempuan tersebut adalah ...

Asuhan kebidanan yang tepat pada perempuan tersebut adalah ...

a)

A. Menganjurkan banyak makan

b)

B. Mencukur rambut pubis

c)

C. Menganjurkan tidur miring kanan

d)

D. Menganjurkan tidur miring kiri

e)

E. Memberikan dukungan emosional

31.

Ibu Tanti umur 30 tahun G2 P0 A1 mengaku hamil cukup bulan datang ke BPM Ny Sarah dengan keluhan perutnya mules- mules sejak pagi. Hasil pemeriksaan bidan Sarah sudah adanya pembukaan servik. Dalam persalinan kita mengenal dua fase,yaitu fase laten & fase aktif, fase aktif berlangsung pada :

a)

a. Kala I

b)

b. Kala II

c)

c. Kala III

d)

d. Kala IV

e)

e. Kala I s/d Kala IV

32.

Ibu Tanti umur 30 tahun G2 P0 A1 mengaku hamil cukup bulan datang ke BPM Ny Sarah dengan keluhan perutnya mules- mules sejak pagi. Hasil pemeriksaan bidan Sarah sudah adanya pembukaan servik.

Bidan Sarah melakukan Pemeriksaan Dalam (PD) seperti penilaian pembukaan servik dalam pencatatan partograf untuk mengetahui kondisi ibu yaitu setiap :

a)

a. ½ jam

b)

b. 1 Jam

c)

c. 2 jam

d)

d. 4 jam

e)

e. 6 jam

33.

Ibu Tanti umur 30 tahun G2 P0 A1 mengaku hamil cukup bulan datang ke BPM Ny Sarah dengan keluhan perutnya mules- mules sejak pagi. Hasil pemeriksaan bidan Sarah sudah adanya pembukaan servik

Pada hasil Pemeriksaan Dalam ( PD) bidan Sarah meraba ubun – ubun kecil (berbentuk segitiga), berarti presentasi kepala dan posisi kepala janin dengan letak :

a)

a. Puncak kepala

b)

b. Muka

c)

c. Belakang kepala

d)

d. Dahi

e)

e. Oblig

34.

Ibu Tanti terus di observasi oleh bidan Sarah termasuk his atau kontraksi uterus untuk frekuensi dan lama nya kontraksi. Pada pencatatan partograf lama nya kontraksi ditulis hitam penuh ( blok), berarti lama kontraksi uterus nya :

a)

a. Kurang dari 20 detik

b)

b. 20-40 detik

c)

c. 40-60 detik

d)

d. Lebih dari 40 detik

e)

e. Lebih dari 60 detik

35.

Selain pemeriksaan kondisi ibu, bidan Sarah juga harus mengetahui kondisi janin dalam rahim. Pada pencatatan partograf seperti penilaian denyut jantung janin di catat setiap :

a)

a. ½ jam

b)

b. 1 Jam

c)

c. 2 jam

d)

d. 4 jam

e)

e. 6 jam

36.

Untuk mengetahui kondisi janin, selain melalui pemeriksaan denyut jantung janin, bidan Sarah juga memeriksa warna air ketuban, pada pencatatan partograf kalimat manakah dibawah ini yang paling tepat :

a)

a. U = Ketuban sudah pecah

b)

b. J = Ketuban sudah pecah dan air ketuban jernih

c)

c. M = Ketuban sudah pecah dan air ketuban bercampur darah

d)

d. D = Ketuban sudah pecah dan air ketuban kering

e)

e. K = Ketuban belum pecah

37.

Bidan Sarah terus melakukan pemeriksaan yang lengkap termasuk pemeriksaan molase atau penyusupan tulang kepala janin. Pada pencatatan partograf kalimat manakah dibawah ini yang paling tepat :

a)

a. 1 = Tulang-tulang janin terpisah, sutura dengan mudah dapat dipalpasi

b)

b. 2 = Tulang-tulang kepala janin hanya saling bersentuhan

c)

c. 0 = Tulang-tulang janin terpisah, sutura dengan mudah dapat dipalpasi

d)

d. 3 = Tulang-tulang kepala janin hanya saling bersentuhan

e)

e. 2 = Tulang-tulang janin terpisah, sutura dengan mudah dapat dipalpasi

38.

Dalam tahapan persalinan yang di observasi bidan Sarah, kalimat manakah di bawah ini yang paling tepat ;

a)

a. Kala I disebut Kala pembukaan, dimulai dari His persalinan yang pertama sampai pembukaan cervix 3 cm

b)

b. Kala I disebut Kala pembukaan, dimulai dari His persalinan yang pertama sampai pembukaan cervix lengkap

c)

c. Kala II disebut Kala Kelahiran, dimulai dari ibu merasakan mules persalinan sampai bayi selesai lahir

d)

d. Kala III disebut Kala Pengeluaran, dimulai dari pembukaan lengkap sampai lahirnya placenta

e)

e. Kala IV disebut Kala Observasi, dimulai dari plasenta lahir sampai berhenti perdarahan 2 jam

39.

Dalam persiapan pertolongan persalinan untuk bu Tanti, bidan Sarah menyiapkan persiapan untuk penolong berupa Alat Perlindungan Diri (APD). Pernyataan manakan di bawah ini yang paling tepat dan lengkap :

a)

a. Celemek, Sarung tangan, Masker , Topi, Kacamata, Partus set, handuk pribadi

b)

b. Sarung tangan, Masker , Penutup kepala, Kacamata, Sepatu, handuk pribadi, Kit persalinan

c)

c. Sarung tangan, Apron, Masker , Penutup kepala, Kacamata, Sandal jepit, handuk pribadi

d)

d. Sarung tangan, Celemek, Masker , Penutup kepala, Sabun Cair, Sepatu kerja, handuk pribadi

e)

e. Sarung tangan, Apron, Masker , Penutup kepala, Kacamata, Sepatu tertutup, handuk pribadi

40.

Setelah bayi ny Tanti lahir , kejadian yang terjadi pada kala III adalah pelepasan dan pengeluaran plasenta dimana perdarahan juga mulai terjadi, maka kontraksi uterus sangat di perlukan. Pernyataan manakan di bawah ini yang paling tepat :

a)

a. 50 – 100 ML/ menit

b)

b. 100 – 150 ML/ menit

c)

c. 150 – 200 ML / menit

d)

d. 350 – 500 ML/ menit

e)

e. 500 – 1000 ML/ menit

41.

Bidan Sarah memeriksa tanda- tanda pelepasan plasenta pada kala III , diantaranya ;

a)

a. Schultze

b)

b. Perdarahan sedikit pada kala III

c)

c. Tali pusat memanjang

d)

d. Duncan

e)

e. Melakukan penegangan tali pusat terkendali (PTT)

42.

Tekhnik pelepasan plasenta yang di mulai dari tengah, disebut ;

a)

a. Schultze

b)

b. Perdarahan sedikit pada kala III

c)

c. Tali pusat memenjang

d)

d. Duncan

e)

e. Melakukan penegangan tali pusat terkendali (PTT)

43.

Bidan Sarah melakukan Manajemen Aktif Kala III (MAK), keuntungan dari MAK diantaranya ;

a)

a. Schultze

b)

b. Perdarahan sedikit pada kala III

c)

c. Tali pusat memenjang

d)

d. Duncan

e)

e. Melakukan penegangan tali pusat terkendali (PTT)

44.

Tekhnik pelepasan plasenta yang di mulai dari pinggir, disebut ;

a)

a. Schultze

b)

b. Perdarahan sedikit pada kala III

c)

c. Tali pusat memenjang

d)

d. Duncan

e)

e. Melakukan penegangan tali pusat terkendali (PTT)

45.

Bidan Sarah melakukan Manajemen Aktif Kala III, dimana Langkah- langkah utama diantaranya ;

a)

a. Schultze

b)

b. Perdarahan sedikit pada kala III

c)

c. Tali pusat memenjang

d)

d. Duncan

e)

e. Melakukan penegangan tali pusat terkendali (PTT)

46.

Fase Aktif dalam Kala I Persalinan terbagi atas Fase ;

a)

a. Akselerasi, Deselerasi dan Dilatasi

b)

b. Akselerasi, Dilatasi dan Evaforasi

c)

c. Akselerasi, Dilatasi Maksimal dan Deselerasi

d)

d. Laten dan Fase Aktif

e)

e. Kala I Maksimal

47.

Pencatatan pada Partograf dimulai dengan memperhatikan :

a)

a. Kontraksi Uterus 3X atau lebih dalam 10 Menit

b)

b. Lama Kontraksi Uterus 40 detik atau lebih dan Mules

c)

c. Pembukaan Serviks 4 cm hingga lengkap

d)

d. Penurunan bagian terbawah janin

e)

e. Semua pernyataan di atas benar

48.

Pada pencatatan Partograf, Persalinan tanpa penyulit catatan pembukaan serviks umumnya :

a)

a. Akan melewati garis waspada

b)

b. Tidak akan melewati garis waspada

c)

c. Pasti melewati garis waspada

d)

d. Selalu melewati garis waspada

e)

e. Akan melewati garis tindakan

49.

Melakukan Penegangan Tali Pusat Terkendal (PTT), harus disertai dengan :

a)

a. Penekanan Uterus di daerah segmen bawah rahim atau diatas supra-symfisis kearah Dorso Kranial

b)

b. Pada saat uterus kontraksi

c)

c. Memeriksa kelengkapan Plasenta bagian Foetal dan Maternal

d)

d. a dan b benar

e)

e. a , b dan c benar

50.

Hasil Penelitian ttg Hubungan antara Penolong Terampil & Angka Kematian Ibu serta bayi yaitu Seiring dengan peningkatan keterampilan penolong persalinan yang berbasis kompetensi serta Fokus pada 5 benang merah maka :

a)

a. Kematian Ibu dan Bayi akan meningkat

b)

b. Kematian Ibu dan Bayi tetap tinggi

c)

c. Kematian Ibu dan Bayi akan menurun

d)

d. Kematian Ibu dan Bayi bisa meningkat atau menurun

e)

e. Tidak ada pengaruhnya

51.

Perdarahan Abnormal yaitu perdarahan dengan jumlah atau melebihi ;

a)

a. 50 cc

b)

b. 100 cc

c)

c. 150 cc

d)

d. 300 cc

e)

e. 500 cc

52.

Yang dimaksud S dalam Rujukan BAKSOKUDO adalah ;

a)

a. Sangsi

b)

b. Seragam

c)

c. Surat

d)

d. Sepatu

e)

e. Sandal

53.

Yang segera harus terjadi pada Kala III adalah :

a)

a. Pelepasan dan Pengeluaran Plasenta

b)

b. Pengeluaran dan Pelepasan Plasenta Seragam

c)

c. Pelepasan Plasenta yang dimulai dari pinggir

d)

d. Pelepasan Plasenta yang dimulai dari tengah

e)

e. Terjadinya haematoma

54.

Keuntungan Manajemen Aktif Kala III adalah :

a)

a. Tidak terjadi Perdarahan pada Kala III

b)

b. Kala III Singkat

c)

c. Tidak ada kejadian Retensio Plasenta

d)

d. Tidak ada kejadian Atonia Uteri

e)

e. Tidak perlu melakukan massage pada uterus

55.

Rangsangan taktil fundus Uteri pada kala III dengan gerakan tangan memutar sirkuler satu arah, dilakukan selama :

a)

a. 5 Menit ( 5 X putaran )

b)

b. 10 Menit (10 X putaran )

c)

c. 5 detik ( 5 X putaran )

d)

d. 10 detik ( 10 X putaran )

e)

e. 15 detik ( 15 X putaran )

56.

Datang seorang wanita yang sedang hamil ke rumah Bidan diantar oleh suaminya dengan keluhan ibu sedang hamil anak ke dua umur kehamilan baru 8 bulan tapi sudah terasa mules mules, keluar lendir banyak tapi belum keluar air air.

Persalinan berdasarkan umur kehamilan , salah satunya adalah; Partus Immaturus yaitu ;

a)

a. Pengeluaran buah kehamilan sebelum kehamilan 20 minggu.

b)

b. Pengeluaran buah kehamilan antara 28 mg sampai37 mg.

c)

c. Pengeluaran buah kehamilan antara 22 mg dan 28 mg atau bayi dg taksiran antara 500 gr sampai 999gr.

d)

d. Pengeluaran buah kehamilan setelah 2 mg atau lebih. Dari waktu yang di taksirkan,

57.

Ada beberapa teori yang mungkin terjadinya proses persalinan yaitu;

Otot rahim mempunyai kemampuan meregang dalam batas tertentu, setelah melewati batas waktu tersebut terjadi kontraksi , sehingga persalinan dapat di mulai Hal ini termasuk...........

a)

a. Teori Prostaglandin.

b)

b. Teori penurunan progesteron. .

c)

c. Teori Oksitosin Internal.

d)

d. Teori kekurangan Nutrisi

58.

Tahap persalinan dibagi menjadi 4 tahap, yaitu kala satu, kala dua, kala tiga, dan kala empat,

Yang di sebut kala tiga adalah;

a)

a. Serviks membuka dari O sampai 10 cm.

b)

b. Kala ini disebut kala pengeluaran, oleh karena kekuatan his.

c)

c. Hal ini disebut juga kala Uri, plasenta terlepas dari dinding uterus dan di lahirkan,

d)

d. Mulai dari lahir plasenta sampai 2 jam kemudian

59.

Persalinan kala satu adalah

Kala pembukaan yang berlangsung antara pembukaan 0 sampai pembukaan lengkap, proses ini berlangsung antara 16 sampai 24 jam

Salah satunya adalah; fase Laten yaitu;

a)

a. Selama 8 jam.

b)

b. Selama 6 jam.

c)

c. Selama 5 jam.

d)

d. Selama 3 jam

60.

Kalau kala II (kala dua ) adalah ;

a)

a. Di mulai setelah bayi lahir.

b)

b. Dimulai dari pembukaan lengkap atau portio sudah tidak teraba lagi sampai bayi lahir.

c)

c. Segera setelah bayi lahir sampai plasenta lahir.

d)

Setelah bayi dan plasenta lahir , kemudian di observasi

61.

Salah satu tanda tanda persalinan sudah dekat adalah ;

a)

a. Kekuatan His makin kurang dan sebentar.

b)

b. Ibu tidak merasakan mules.

c)

c. Terjadi pengeluaran lendir dan sedikit darah dan his bertambah sering.

d)

d. Pada pemeriksaan dalam Portio tidak ada pembukaan.

62.

Tanda tanda bahaya pada persalinan adalah diantaranya di bawah ini Kecuali

a)

a. Syok pada saat persalinan sampai koma.

b)

b. Perdarahan saat persalinan atau setelah persalinan.

c)

c. Perdarahan dan sakit pada gusi dan gigi.

d)

d. Terjadinya gawat Janin dalam persalinan

63.

Tanda tanda persalinan ada yang Semu dan ada yang persalinan sesungguhnya, kalau persalinan yang sesungguhnya adalah di bawah ini Kecuali ;

a)

a. Makin lama kekuatan His makin berkurang.

b)

b. Rasa nyeri interval dan teratur.

c)

c. Dengan berjalan his nya bertambah kuat.

d)

d. Serviks menipis dan membuika

64.

Pernyataan di bawah ini adalah; bentuk asuhan sayang ibu dalam proses persalinan, KECUALI;

a)

a. Panggil ibu sesuai namanya

b)

b. Ibu tidak boleh di tunggu oleh suaminya atau keluarganya.

c)

c. Jelaskan proses persalinan pada ibu dan keluarganya.

d)

d. Anjurkan ibu untuk bertanya dan membicarakan rasa takut dan kehawatiran

65.

Selama persalinan ibu memerlukan dukungan persalinan yang baik dan salah satunya yang kurang baik adalah ;

a)

a. Lingkungan tempat bersalin harus terang.

b)

b. Ibu harus tiduran terus , tidak boleh jalan jalan.

c)

c. Ibu yang mau bersalin boleh bertanya tentang persalinan.

d)

d. Bidan dan keluarga harus selalu memberi semangat dan dorongan pada ibu selama proses persalinan.

66.

Bidan dalam melakukan analisa terhadap proses persalinan akan berjalan normal atau akan mengalami penyulit, dapat mempertimbangan berdasarkan beberapa faktor yaitu :

a)

A. Passage yaitu menilai letak janin /presentasi janin

b)

B. Passanger contoh ukuran panggul

c)

C. Power yaitu his dan tenaga mengedan ibu

d)

D. Pendamping ibu saat bersalin

e)

E. Lingkungan tempat ibu melahirkan

67.

Panggul wanita meliputi panggul mayor dan panggul minor, batas antara panggul mayor dan panggul minor adalah :

a)

A. Pintu Atas Panggul (PAP)

b)

B. Bidang Luas panggul

c)

C. Bidang sempit panggul

d)

D. Pintu bawah panggul

e)

E. Ligamen

68.

Panggul kecil(minor) terdiri dari beberapa tulang yang saling berhubungan. panggul kecil dikelompokan menjadi beberapa tulang besar meliputi :

a)

A. Ossa coxae ( 1 tulang pangkal paha)

b)

B. Os sacrum ( tulang ekor)

c)

C. Os coccygis (tulang kemaluan)

d)

D. 1 tulang kelangkang (os sacrum)

Os Ilium

69.

Pada panggul keras, yaitu panggul yang dibentuk oleh tulang yang perlu diperhatikan adalah bentuk dan ukuran, salah satu ukuran yang ada pada pintu atas panggul, adalah

a)

A. Conjugata vera yang diukur dari promontorium ke pinggir atas simfisis 11cm

b)

B. Antara pertengahan simfisis, pertengahan acetabulum dan pertemuan ruas sacra II dan III

c)

C. Dari sacrum ke simfisis 10 cm

d)

D. Ukuran melintang antara tuber ischiadikum kiri dan kanan 11,5 cm

70.

Panggul lunak adalah panggul yag dibentuk oleh otot –otot dan ligamenta , pada panggul lunak yang perlu diperhatikan adalah :

a)

A. Adakah infeksi

b)

B. Adakah jaringan abnormal

c)

C. Ukuran panggul

d)

D. A dan B Benar

e)

E. A dan C Benar

71.

Janin akan mempengaruhi proses persalinan , maka bidan harus melakukan analisa ada beberapa faktor pada janin yang menyebabkan penyulit persalinan :

a)

A. Usia kehamilan matur 37- 40 minggu

b)

B. Berat janin 2500-4000 gram

c)

C. Djj 120-160 x / menit

d)

D. Letak belakag kepala dengan UUK depan

e)

E. IUFD

72.

Fungsi air ketuban pada saat persalinan adalah :

a)

A. Janin dapat bergerak bebas

b)

B. Mendorong janin untuk turun

c)

C. Melindungi janin dari benturan

d)

D. Menyebarkan kekuatan his sehingga mendilatasi serviks

e)

E. Penyangga terhadap panas dan dingin

73.

Dalam upaya Pencegahan Infeksi (PI), bidan harus berpedoman pada aplikasi kewaspadaan standar yaitu :

a)

A. Hanya ibu dan bayi sebagai sumber infeksi

b)

B. Mencuci tangan cukup dilakukan setelah pemeriksaan ibu dan bayi

c)

C. Menggunakan barier proteksi secara benar

d)

D. Instrumen yang telah digunakan dicuci bersih dan direbus 20 menit

e)

E. Limbah infeksius seperti kasa dan kapas dapat dibuang bersamaan dalam sampah organik

74.

Tindakan yang dilakukan untuk memastikan bahwa petugas kesehatan dapat menangani secara aman instrumen yang terkontaminasi cairan tubuh pasien, dinamakan :

a)

A. Dekontaminasi

b)

B. DTT

c)

C. Sterilisasi

d)

D. Antiseptik

e)

E. Desinfeksi

75.

Tindakan yang dilakukan untuk mehilangkan hampir semua mikroorganisme penyebabpenyakit pada benda benda mati, dinamakan:

a)

A. Dekontaminasi

b)

B. DTT

c)

C. Sterilisasi

d)

D. Antiseptik

e)

E. Desinfeksi

76.

Kontraksi persalinan diawali dengan kontraksi pendahuluan/kontraksi palsu, dapat dibedakan kontraksi persalinan dari kontraksi pendahuluan dengan ciri sebagai berikut :

a)

A. Intervalnya 2/3 kali dalam 10 menit

b)

B. Durasinya < 30 detik

c)

C. Intesitasnya kuat

d)

D. Ibu tanpak semakin kesakitan

e)

E. Adanya dilatasi serviks

77.

Pada jam 08.00 Wib, Seorang ibu hamil aterm datang ke Puskesmas Poned, dengan keluhan sudah mules- mules sejak malam, ibu mengaku hamil anak pertama, dan blm pernah keguguran, setelah dilakukan pemeriksaan didapatkan data obyektif KU baik. TTV normal, TFU 32 cm, teraba bokong dibagian atas uterus, punggung janin disebelah kiri ibu, dibagian bawah uterus teraba kepala sudah masuk Pintu Atas Panggul, kontraksi 3 x dalam 10 mnt, djj 134x/mnt

Pemeriksaan dalam :

V/V : Tak ada kelainan, terdapat bloody show, portio teraba tebal lunak, pembukaan serviks 5 cm, selaput ketuban utuh, presentasi kepala, penurunan H II-III,


Pada kasus I diatas berdasarkan hasil pemeriksaan maka didapat diagnosa sebagai berikut:

a)

A. GI P0 A0, graviada aterm, inpartu fase aktif, janin tunggal hidup intra dengan presentasi kelapa.

b)

B. GI PI A0, graviada aterm, inpartu fase aktif, janin tunggal hidup intra dengan presentasi kelapa.

c)

C. GI P0 A0, graviada aterm, inpartu fase laten, janin tunggal hidup intra dengan presentasi kelapa.

d)

D. GI P0 A1, graviada aterm, inpartu fase aktif, janin tunggal hidup intra dengan presentasi kelapa.

e)

E. GI P0 A0, graviada aterm, inpartu fase laten, janin tunggal hidup intra dengan presentasi kelapa.

78.

Bloody show, atau lendir darah yang keluar dari jalan lahir pada awal persalinn berasal dari:

a)

A. Pembuluh darah portio yang pecah saat kontraksi

b)

B. Pembuluh darah vulva dan vagina yang terluka

c)

C. Pembuluh darah yang pecah pada saat selaput ketuban terlepas dari dinding uterus Sekitar OUI

d)

D. Pembuluh darah yang pecah pada saat selaput ketuban terlepas dari dinding uterus Sekitar OUE

e)

E Pembuluh darah yang pecah karena pergerakan janin

79.

Pada jam 08.00 Wib, Seorang ibu hamil aterm datang ke Puskesmas Poned, dengan keluhan sudah mules- mules sejak malam, ibu mengaku hamil anak pertama, dan blm pernah keguguran, setelah dilakukan pemeriksaan didapatkan data obyektif KU baik. TTV normal, TFU 32 cm, teraba bokong dibagian atas uterus, punggung janin disebelah kiri ibu, dibagian bawah uterus teraba kepala sudah masuk Pintu Atas Panggul, kontraksi 3 x dalam 10 mnt, djj 134x/mnt

Pemeriksaan dalam :

V/V : Tak ada kelainan, terdapat bloody show, portio teraba tebal lunak, pembukaan serviks 5 cm, selaput ketuban utuh, presentasi kepala, penurunan H II-III,

Pada pemeriksaan dalam pada kasus I diatas didapatkan penurunan presentasi janin antara H II dan H. III, bila dinilai dari mekanisme persalinan janin belum melakukan rotasi internal , hal ini disebabkan :

a)

A. Rotasi internal terjadi pada saat masuknya kepala ke dalam PAP

b)

B. Rotasi internal terjadi bilamana kepala mengalami tahanan dari tulang panggul

c)

C. Rotasi internal terjadi bilamana kepala sudah melewati H.III

d)

D. Rotasi internal tidak mutlak terjadi

e)

E. Rotasi internal terjadi seiring ekspulsi

80.

Ibu Ani hamil 38 minggu, mengunjungi PMB ( Praktek Mandiri Bidan) karena merasa akan melahirkan dengan keluhan nyeri pinggang dan keluar lendir darah dari jalan lahir, mules sudah sering, air-air belum keluar dan pergerakan janin tidak terasa, ibu mengatakan ini kehamilan yang ke 4 dan pernah keguguran 1 kali, hasil pemeriksaan : KU Baik, TTV Normal, pemeriksaan obsteri:

Leopold I TFU 3 jari bawah px, teraba bagian bokong

Leopold II teraba punggung janin sebelaha kiri

Leopold III teraba presentasi janin kepala sudah masuk PAP Divergent

Leopold IV kepala masuk PAP 1/5

Janin tunggal, djj 133 x / menit

PD:

V/V : Tak

Portio : tipis

Pembukaan : 8 cm

Sel Ketuban : utuh

Presensi : Belakang kepala dengan UUK depan

Penurunan : H IV


Pada kasus ibu Ani apa Asuhan Kebidanan yang harus dilakukan oleh bidan berdasarkan hasil pemeriksaan, adalah :

a)

A. Menetapkan Diagnosa kebidanan apakah ibu sudah masuk kala II

b)

B. Menetapkan diagnosa kebidanan apakah ada faktor penyulit yang menyertai

c)

C. Mengidentifikasi adanya ketidaknyamanan pada ibu

d)

D. Menyusun rencana asuhan kebidanan yang akan dilaksanakan

e)

E. Semua pernyataan diatas benar

81.

Ibu Ani hamil 38 minggu, mengunjungi PMB ( Praktek Mandiri Bidan) karena merasa akan melahirkan dengan keluhan nyeri pinggang dan keluar lendir darah dari jalan lahir, mules sudah sering, air-air belum keluar dan pergerakan janin tidak terasa, ibu mengatakan ini kehamilan yang ke 4 dan pernah keguguran 1 kali, hasil pemeriksaan : KU Baik, TTV Normal, pemeriksaan obsteri:

Leopold I TFU 3 jari bawah px, teraba bagian bokong

Leopold II teraba punggung janin sebelaha kiri

Leopold III teraba presentasi janin kepala sudah masuk PAP Divergent

Leopold IV kepala masuk PAP 1/5

Janin tunggal, djj 133 x / menit

PD:

V/V : Tak

Portio : tipis

Pembukaan : 8 cm

Sel Ketuban : utuh

Presensi : Belakang kepala dengan UUK depan

Penurunan : H IV

Pada kasus II, data Leopold III presentasi kepala sudah masuk PAP divergent, bila ditinjau dengan mekanisme persalinan maka janin sudah melewati tahapan :

a)

A. Enggagment

b)

B. Descent

c)

C. Fleksi

d)

D. Rotasi internal

e)

E. Benar semua

82.

Pada umumnya (96%) persalinan terjadi dengan presentasi kepala, teori yang mejelaskan bayi akan menempati rahim sesuai bentuk dan ukuranrahim adalah::

a)

A. Teori gravitasi

b)

B. Teori Akomodasi

c)

C. Teori konduksi

d)

D. Teori presentasi

e)

E. Semua benar

83.

Pada kasus pasien yang menunjukan ibu sudah inpartu, sebelum memulai memimpin persalinan bidan harus melakukan pemeriksaan dalam yang bertujuan untuk :

a)

A. Menilai kemajuan persalinan

b)

B. Menilai penurunan janin

c)

C. Memastikan pembukaan sudah lengkap

d)

D. Menilai selaput ketuban

e)

E. Menilai jalan lahir

84.

Pada kasus pasien inpartu penurunan kepala sudah di H IV , berati kepala berada pada :

a)

A. Sejajar dengan PAPl

b)

B. Sejajar dengan pinggir bawah simfisis

c)

C. Sejajar dengan Os ishiadica

d)

D. Pada dasar panggul

e)

E. Pada bidang sempit panggu

85.

Kepala berputar meluruskan dengan posisi punggunnya untuk menghilangkan torsi pada leher, gerakan kepala ini pada mekanisme persalinan dinamakan:

a)

A. Enggagment

b)

B. Fleksi

c)

C. Rotasi interna

d)

D. Depleksi

e)

E. Rotasi eksternal*