NEW
Font size
WorksheetsTTS_Perilaku Organisasi
Total questions: 50
Worksheet time: 2hrs 40mins
Cara berpikir (way of thinking) dalam Perilaku Organisasi meliputi 3 tingkat analisis, yaitu
Komunikasi, pengambilan keputusan, struktur organisasi
Perilaku individu, perilaku kelompok, organisasi
Motivasi, kepemimpinan, struktur organisasi
Perilaku staf, perilaku individu, perilaku tim
Berikut ini merupakan perspektif efektivitas kelompok, KECUALI:
Keterpaduan, kepemimpinan, struktur, status
Keterpaduan, pengetahuan, status, peran
Keterpaduan, status, peran, norma
Keterpaduan, kepemimpinan, status, struktur
Pendekatan efektivitas yang menekankan pentingnya menanggapi umpan balik dan kemampuan adaptasi dengan lingkungan merupakan
pendekatan:
Pendekatan Tujuan
Pendekatan Multiple Konstituensi
Pendekatan Sistem
Pendekatan Dimensi Waktu
Dalam Teori Perilaku Organisasi, pendekatan yang digunakan adalah
Teori Humanitas
Pendekatan Relasional
Pendekatan Situasional
Pendekatan Longitudinal
Perilaku kebebasan menentukan yang bukan bagian dari persyaratan pekerjaan formal pekerja, tetapi berkontribusi pada lingkungan psikologis dan sosial tempat kerja disebut:
Citizenship behavior
Groupthink
Kohesi kelompok
Pendayagunaan kelompok
Perbedaan–perbedaan dalam nilai-nilai, kepribadian, dan preferensi kerja menjadi lebih penting secara progresif dalam menentukan kesamaan seiring semakin mengenal orang lain dengan lebih baik. Hal ini merupakan:
Deep-level diversity
Surface-level diversity
Middle-level diversity
Tidak ada jawaban yang benar
Monica dan Stephen adalah staf pada salah satu perusahaan ”X”. Kedua rekan kerja ini memiliki beberapa perbedaan dalam jenis kelamin, latar belakang pendidikan, etnis, dan regional. Meskipun demikian, seiring mereka mengenal satu sama lain mereka menemukan bahwa mereka berdua sama-sama memiliki komitmen yang sama pada keluarganya, memiliki pola pikir yang sama dalam menyelesaikan suatu masalah, suka bekerja secara kolaboratif. Keragaman ini dinamakan:
Deep level diversity
Surface-level diversity
Middle-level diversity
Tidak ada jawaban yang benar
Kapasitas untuk melakukan tugas yang menuntut stamina,
ketangkasan, kekuatan, dan karakteristik-karakteristik yang sama disebut dengan:
Kemampuan intelektual
Kemampuan mental
Kemampuan fisik
Kemampuan psikologis
Berikut ini merupakan pernyataan yang BENAR dari karakteristik biografis sebagai faktor penyebab keragaman dalam organisasi:
Tidak ada perbedaan pria dan wanita yang konsisten dalam kemampuan memecahkan masalah, keahlian analitis, dorongan kompetitif, motivasi, kemampuan bersosialisasi atau kemampuan belajar
Hasil study secara konsisten menunjukkan bahwa senioritas berhubungan positif dengan produktivitas kerja
Dari beberapa study menemukan bahwa umur dan kinerja tidak
berhubungan, dan bahwa pekerja yang lebih tua lebih mungkin terlibat dalam perilaku kewargaan (citizenship behaviour)
Jawaban a dan c benar
Kemampuan untuk memahami apa yang dibaca atau di dengar dan hubungan antarkata dinamakan sebagai:
Kecerdasan anak
Kecepatan perceptual
Penalaran induktif
Komprehensi verbal
Berikut ini merupakan perspektif efektivitas organisasi, KECUALI:
Budaya, Proses, Struktur, Lingkungan
Lingkungan, Teknologi, Pilihan Strategi, Struktur
Proses, Struktur, Lingkungan, Sikap
Proses, Struktur, Lingkungan, Pilihan Strategi
Berikut ini merupakan program keragaman yang efektif, KECUALI
Mengajarkan manajer mengenai kerangka kerja legal bagi peluang pekerjaan yang sama dan mendorong perlakuan yang adil atas semua orang tanpa memandang karakteristik demografisnya.
Kebanyakan tempat kerja kontemporer membutuhkan kerja keras dalam tatanan kelompok.
Mengajarkan manajer bagaimana sebuah tenaga kerja yang beragam akan lebih baik dalam melayani pasar yang beragam.
Mempercepat praktek pengembangan pribadi yang menciptakan keahlian dan kemampuan semua pekerja serta mengakui bahwa perbedaan perspektif itu bernilai.
Teori Hierarki Kebutuhan Maslow berurutan dari kebutuhan paling dasar adalah
Fisiologis, Rasa Aman, Sosial, Penghargaan, Aktualisasi Diri
Fisiologis, Sosial, Rasa Aman, Penghargaan, Aktualisasi Diri
Rasa Aman, Fisiologis, Sosial, Penghargaan, Aktualisasi Diri
Tidak ada jawaban yang benar
Konsep utama dari Teori Motivasi Maslow adalah:
Bila setiap kebutuhan yang lebih dasar telah terpenuhi, maka kebutuhan berikutnya akan menjadi dominan
Adanya penurunan level kebutuhan
Ketika seseorang terhambat dalam memenuhi kebutuhan yang atas, maka orang cenderung menurunkan kebutuhannya
Jawaban a dan c yang benar
Yang menemukan Teori X dan Teori Y adalah
McClelland
Abraham Maslow
Alderfer
McGregor
Ada faktor-faktor yang harus ada diberikan oleh organisasi, kalau faktor-faktor tersebut tidak ada/tidak diberikan, maka akan membuat ketidakpuasan kerja yang berlebihan. Menurut Herzberg, hal ini merupakan:
Reinforcement
Expectancy Theory
Motivator
Hygiene factor
Berikut ini menurut Herzberg merupakan faktor-faktor motivator:
Prestasi, pengakuan, tanggungjawab, prosedur perusahaan
Prestasi, pengakuan, kemajuan, kemungkinan berkembang
Prestasi, tanggungjawab, prosedur perusahaan, keamanan kerja
Prestasi, pengakuan, prosedur perusahaan, keamanan kerja
Dalam Teori Motivasi Keadilan, tipe keadilan yang memusatkan perhatian pada kewajaran hasil, misalnya gaji dan pengakuan, dinamakan:
Keadilan prosedural
Keadilan distributif
Keadilan interpersonal
Keadilan personal
J. Richard Hackman & Greg Oldham menggambarkan model karakteristik pekerjaan ke dalam 5 dimensi berikut ini, KECUALI:
Keahlian yang bervariasi
Identitas tugas
Signifikansi tugas
Rotasi pekerjaan
Salah satu dimensi dalam model karakteristik pekerjaan Hackman yang menyebutkan, suatu keadaan dimana suatu pekerjaan memberikan kebebasan, independensi, dan keleluasaan dalam menjadwalkan pekerjaan dan menentukan prosedur untuk melaksanakannya, disebut;
Umpan balik
Keahlian yang bervariasi
Kemandirian
Identitas tugas
Dalam melakukan desain ulang pekerjaan, salah satu yang dapat dilakukan adalah dengan melakukan pergeseran pekerja secara berkala dari satu tugas ke tugas lainnya dengan persyaratan keahlian yang sama pada level organisasi yang sama. Hal tersebut dinamakan:
Pengayaan pekerjaan (job enrichment)
Perluasan pekerjaan (job enlargement)
Rotasi pekerjaan (job rotation)
Spesifikasi pekerjaan (job specification)
Suatu proses partisipatif yang menggunakan input karyawan untuk meningkatkan komitmen mereka kepada kesuksesan organisasi disebut:
Manajemen talenta (talent management)
People Development
Keadilan distributif
Keterlibatan kerja (job involvement)
Laura, hanya menghasilkan $8,5 per jam pada tempat makan cepat saji di Pensacola, Florida dan pekerjaanya tidaklah terlalu menantang atau menarik. Laura menyukai bekerja disana karena memiliki supervisor yang selalu menghargai usahanya. Dalam hal ini Laura lebih mengutamakan:
Imbalan Intrinsik
Imbalan Ekstrinsik
Imbalan Internal
Imbalan Eksternal
Berikut ini merupakan cara untuk meningkatkan efikasi diri menurut Albert Bandura, KECUALI:
Kemahiran dalam melaksanakan
Pemodelan yang dilakukan
Manajemen berdasar sasaran
Stimulasi
Dalam Reinforcement Theory (Teori Penguatan), ada 4 proses yang menentukan pengaruh pada tiap individu, yaitu:
Proses atensi, proses retensi, proses komunikasi, proses penguatan
Proses atensi, proses retensi, proses reproduksi penggerak, proses expectancy
Proses atensi, proses spesifikasi, proses reproduksi penggerak, proses penguatan
Proses atensi, proses retensi, proses reproduksi penggerak, proses penguatan
Suatu kelompok yang tidak ditetapkan strukturnya secara formal atau tidak ditetapkan secara organisasional merupakan:
Kelompok Formal
Kelompok Informal
Kelompok Regional
Kelompok Insidental
Dalam Teori Identitas Social (Social Identity Theory), ada beberapa karakteristik yang mendorong pembentukan kelompok, yaitu:
Kesamaan, Keunikan, Status, Keturunan
Kesamaan, Keunikan, Status, Penurunan yang Tidak Pasti
Kesamaan, Nilai, Status, Penurunan yang Tidak Pasti
Kesamaan, Keunikan, Peran, Penurunan yang Tidak Pasti
Berikut ini merupakan tahap pembentukan kelompok, yaitu
Tahap membentuk, tahap mempeributkan, tahap menyusun norma, tahap menyusun peran, tahap membubarkan
Tahap membentuk, tahap mempeributkan, tahap mengerjakan, tahap menyusun norma, tahap membubarkan
Tahap membentuk, tahap menyusun norma, tahap mempeributkan, tahap mengerjakan, tahap membubarkan
Tahap membentuk, tahap mempeributkan, tahap menyusun norma, tahap mengerjakan, tahap membubarkan
Berikut ini adalah karakteristik/properti kelompok, KECUALI:
Peranan, Norma, Status, Kekompakan
Kekompakan, Keberagaman, Besaran
Peranan, Negosiasi, Motivasi, Stres
Tidak ada jawaban yang benar
Serangkaian pola perilaku yang dikaitkan dengan seseorang yang menduduki posisi tertentu dalam unit sosial disebut:
Norma
Peran
Nilai-Nilai
Tidak ada jawaban yang benar
“Saya tidak menyukai mandor saya!”, ucap Reni. Ekspresi Reni tersebut merupakan ekspresi dari komponen sikap
Kognitif
Afektif
Keperilakuan
Rasionalistik
Berikut ini merupakan keluaran (outcomes) dari kepuasan kerja, KECUALI:
Kinerja dan produktivitas
Perilaku kewargaan organisasional (organizational citizenship behavior)
Kepuasan pelanggan
Perilaku kerja kontraproduktif
Keyakinan para pekerja tentang sejauh mana mereka mempengaruhi lingkungan kerja mereka, kompetensi kerja mereka, kebermaknaan pekerjaan mereka, dan otonomi persepsian (perceived autonomy) mereka di tempat kerja disebut dengan
Keterlibatan kerja
Kepuasan kerja
Pemberdayaan psikologis
Pemberdayaan kerja
Martinus sangat bahagia karena perusahaan tempatnya bekerja membayar seluruh biaya pengobatannya ketika terkena leukemia beberapa bulan yang lalu. Para direksi juga sangat perhatian pada Martinus selama masa pemulihan. Situasi yang dialami Martinus disebut dengan
Kepuasan kerja
Dukungan organisasional persepsian (perceived organisational support)
Komitmen organisasional
Pemberdayaan psikologis
Ursula, seorang karyawan bank swasta, mengekspresikan ketidakpuasan kerjanya dengan secara aktif mendiskusikan masalah-masalah dengan atasannya, menyarankan perbaikan-perbaikan, dan menggalang dukungan serikat buruh. Bentuk ekspresi ketidakpuasan kerja demikian disebut dengan
Exit
Voice
Loyalty
Neglect
Perasaan-perasaan intens yang diarahkan pada seseorang atau sesuatu disebut dengan
Afeksi
Emosi
Mood
Kepribadian
Berikut adalah contoh sumber-sumber emosi dan mood, KECUALI
Kepribadian
Aktivitas-aktivitas sosial
Cuaca
Budaya
Kita perlu mengatur emosi agar dapat memperoleh kepuasan kerja. Salah satu caranya adalah sengaja mengevaluasi situasi emosi dengan objektif kita tiap momen tertentu yang disebut dengan
Disonansi emosional
Mindfulness
Emosi permukaan
Emosi kedalaman
Kemampuan seseorang untuk mempersepsikan emosi diri sendiri dan orang lain, memahami makna dari emosi-emosi tersebut, dan sekaligus mengatur emosinya sendiri disebut dengan
Kecerdasan intelektual
Kecerdasan emosional
Kecerdasan kultural
Kecerdasan spiritual
John marah karena dia dirundung (bullying) di tempat kerjanya. Akibatnya, dia tidak semangat bekerja dan selalu menutup diri. Situasi yang dialami John dapat dijelaskan oleh teori
Expectancy Theory
Affective Events Theory
Trait Activation Theory
Cognitive Events Theory
Extrovert vs. introvert; menalar vs. intuitif; berpikir vs. merasa; menilai vs. mempersepsikan. Klasifikasi-klasifikasi tersebut digunakan dalam instrumen penilaian kepribadian yang mana?
Dark Triad
Big Five Personality Model
Myers-Briggs Type Indicator (MBTI)
Ansoff Matrix
Kesadaran (conscientiousness); stabilitas emosional; ekstraversi; keterbukaan terhadap pengalaman;kebersetujuan (agreeableness). Klasifikasi tersebut digunakan dalam instrumen kepribadian
Dark Triad
Big Five Personality Model
Myers-Briggs Type Indicator (MBTI)
Ansoff Matrix
Machiavelianisme; narsisme; psikopat. Klasifikasi ini digunakan dalam instrumen kepribadian
Dark Triad
Big Five Personality Model
Myers-Briggs Type Indicator (MBTI)
Ansoff Matrix
Syahrini merasa bahwa kepribadiannya cocok dengan nilai-nilai perusahaan tempat dia bekerja sekarang. Kecocokan ini disebut dengan
Person-organization fit
Person-group fit
Person-supervisor fit
Person-person fit
Orang-orang yang cerdik mengidentifikasi peluang-peluang, menunjukkan inisiatif, mengambil tindakan, dan tekun sampai perubahan bermakna tercapai disebut dengan
Monitor diri sendiri
Kepribadian proaktif
Evaluasi diri inti
Kepribadian aktif
Orang Batak kasar. Orang Jawa lambat. Orang Tionghoa pelit. Ini adalah contoh-contoh tentang salah satu jalan pintas dalam menilai orang lain, yaitu
Persepsi selektif
Efek halo
Stereotyping
Efek kontras
Susanti hanya mau mendengar ucapan tokoh yang disukainya dan tidak nyaman mendengar pandangan yang berbeda dari pandangannya. Bias kognitif ini disebut dengan
Bias konfirmasi
Bias jangkar (anchoring bias)
Bias percaya diri berlebihan
Bias ketersediaan
Pandangan etis yang menyatakan bahwa fungsi dari sesuatu adalah esensi dari sebuah sistem disebut dengan
Hedonisme
Utilitarianisme
Sosialisme
Kapitalisme
Berikut ini adalah langkah-langkah agar perilaku kreatif terjadi, KECUALI
Formulasi masalah
Pengumpulan informasi
Penyebaran informasi
Penciptaan dan evaluasi ide
Pembuatan keputusan yang dilakukan berdasarkan firasat atau sesuatu yang berasal dari alam bawah sadar disebut dengan
Intuisi
Model rasional
Rasionalitas terbatas
Bias kognitif
