wayground logo

Free Printable Worksheets

NEW

Font size

S
M
L
XL
Worksheets

UAS Kep. Kritis

Total questions: 30

Worksheet time: 3600secs

Name
Class
Date
1.

Infark miokardium akan mengurangi fungsi ventrikel karena otot yang nekrosis. Secara fungsional ifark miokardium akan menyebabkan perubahan – perubahan ...

A. Daya kontraksi meningkat

B. Peningkatan curah sekuncup

C. Peningkatan fraksi efeksi

D. Penurunan volume akhir sistolik

E. Peningkatan volume akhir diastolik ventrikel kiri

a)

A

b)

B

c)

C

d)

D

e)

E

2.

Seorang pasien laki – laki usia 40 tahun, datang ke UGD dengan keluhan nyeri pada daerah dada, nyeri terasa seperti tertimpa benda berat, klien juga mengeluh sesak napas, kulit dingin dan lembab. klien juga mengeluh mual, dan lemas. Hasil TTV TD : 140/90 MMHG, Nadi : 100x/mt, R : 25x/mt, Suhu : 36 “ C. Hasil EKG menunjukkan Q patologis dengan ST elevasi.

Apakah diagnosa keperawatan yang utama pada pasien tersebut adalah...

A. Nyeri b.d iskemia jaringan

B. Intoleransi aktivitas b.d ketidakseimbangan suplai O2

C. Resti penurunan curah jantung b.d perupahan frekuensi irama, konduksi elektrikal

D. Resti ketidakefektifan perfusi jaringan b.d penurunan aliran darah

E. Pola napas tidak efektir b.d penurunan ekspansi paru

a)

A

b)

B

c)

C

d)

D

e)

E

3.

Perawat A berdinas di ruang ICU, sedang memberikan pendkes kepada pasien dengan MCI, perawat tersebut menganjurkan pasien untuk menghindari peningkatan tekanan abdomen salah satunya mengedan terlalu kuat. Apakah rasional tindakan keperawatan yang ilakukan oleh pasien tersebut...

A. Aktivitas tersebut mengakibatkan kelelahan, kelemahan

B. Aktivitas tersebut mengakibatkan nyeri pada abdomen

C. Aktivitas tersebut mengakibatkan bradikardia

D. Aktivitas tersebut mengakibatkan kelemahan

Aktivitas tersebut mengakibatkan

a)

A

b)

B

c)

C

d)

D

e)

E

4.

Seorang pasien laki – laki usia 50 tahun dirawat di ruang ICU dengan stroke haemorgi. Hasil pemeriksaan fisik GCS : E3, V3, M4; TTV : TD200/100 mmhG, N;(0x/mt, R: 25 X/mt, S: 36,5 ‘C. Hasil anamnese dengan keluarga, klien seorang perokok berat. Apakah faktor resiko yang dapat diubah pada pasien tersebut?

A. Usia

B. Merokok

C. Jenis kelamin

D. Herediter

a)

A

b)

B

c)

C

d)

D

e)

E

5.

Seorang pasien laki – laki usia 50 tahun dirawat di ruang ICU dengan stroke haemorgi. Hasil pemeriksaan fisik GCS : E3, V3, M4; TTV : TD200/100 mmhG, N;(0x/mt, R: 25 X/mt, S: 36,5 ‘C. Hasil anamnese dengan keluarga, klien seorang perokok berat. Upaya pencegahan untuk stroke berulang adalah ...

A. Memberikan pendkes tentang pencegahan penyakit stroke

B. Memberikan obat – obatan

C. Memberikan fisioterapi dada

D. Menghindari stress

E. Mengendalikan hipertensi

a)

A

b)

B

c)

C

d)

D

e)

E

6.

Seorang pasien laki – laki usia 50 tahun dirawat di ruang ICU dengan stroke haemorgi. Hasil pemeriksaan fisik GCS : E3, V3, M4; TTV : TD200/100 mmhG, N;(0x/mt, R: 25 X/mt, S: 36,5 ‘C. Hasil anamnese dengan keluarga, klien seorang perokok berat. Hemiparese sebelah kanan. Apakah faktor yang memperberat pada pasien tersebut...

A. GCS : 10

B. Respirasi : 25 x/mt

C. TD; 200/100 mmhg

D. Merokok

E. Hemiparese

a)

A

b)

B

c)

C

d)

D

e)

E

7.

Seorang pasien laki – laki usia 50 tahun dirawat di ruang ICU dengan stroke haemorgi. Pasien mengeluh nyeri kepala hebat. Hasil pemeriksaan fisik GCS : E4, V4, M5; TTV : TD200/100 mmhG, N;(0x/mt, R: 25 X/mt, S: 36,5 ‘C. Hemiparese sebelah kanan. Hasil pemeriksaan perawat D pasien mengalami peningkatan tekanan intrakranial. Apakah tindakan keperawatan yang tepat untuk pasien tersebut?

A. Meninggikan kepala 15 – 30 ‘C

B. Memberikan anti koagulan

C. Memberikan trombolitik

D. Memberikan posisi yang nyaman

a)

A

b)

B

c)

C

d)

D

e)

E

8.

Seorang pasien laki – laki usia 50 tahun dirawat di ruang ICU dengan stroke haemorgi. Pasien mengeluh nyeri kepala hebat. Tidak lumpuh pada tangan dan kaki sebelah kanan, Hasil pemeriksaan fisik GCS : E4, V4, M5; TTV : TD200/100 mmhG, N;(0x/mt, R: 25 X/mt, S: 36,5 ‘C. Hemiparese sebelah kanan. Apakah diagnosa utama pada pasien tersebut ?

A. Kerusakan mobilitas fisik

B. Ketidakefektifak perfusi jaringan cerebral

C. Nyeri kepala

D. Pola napas tidak efektif

E. Kelemahan

a)

A

b)

B

c)

C

d)

D

e)

E

9.

Tindakan yang tepat untuk meningkatakan mobilitas pasien, pada pasien dengan stroke adalah...

A. Ajarkan klien untuk rentang gerak aktif pada ekstremitas yang parese

B. Ajarkan klien untuk reantang gerak pasif pada ekstremitas yang parese

C. Kaji kemampuan klien untuk perawatan diri

D. Ajarkan klien untuk tidak menopang ekstremitas dengan bantal

E. Libatkan keluarga untuk pemenuhan kebutuhan perawatan diri

a)

A

b)

B

c)

C

d)

D

e)

E

10.

Perawat D berdinas diruang ICU, perawat tersebut menrima pasien post op laparatomi dengan ileus dari ruang OK. Apakah tindakan keperawatan yang harus dialakukan pada pasien tersebut...

A. Kaji kesadaran dan kaji keluhan nyeri post operatif

B. Kaji pengetahuan tentang pembedahan

C. Kaji pengetahuan tentang pengalaman anestesi

D. Kaji tingkat kecemasan klien

a)

A

b)

B

c)

C

d)

D

e)

E

11.

Yang termasuk kelainan neuromuskuler penyebab gagal napas adalah...

A. Obstruksi jalan napas

B. Tetanus

C. Fraktur coastae

D. Gagal jantung

E. Haemothorak

a)

A

b)

B

c)

C

d)

D

e)

E

12.

Seorang pasien laki – laki, usia 70 tahun, datang ke UGD dengan gagal napas total

Apakah tanda dari gagal napas total tersebut?

A. Terdapat perkembangan dada pada saat inspirasi

B. Aliran udara dimulut dan hidung tidak dapat dirasakan

C. Kesulitan inflasi paru berkurang

D. Retraksi supraklavikular sela iga

a)

A

b)

B

c)

C

d)

D

e)

E

13.

Seorang pasien laki – laki, usia 70 tahun, datang ke UGD dengan gagal napas, hasil AGD pasien mengalami hipoksemia. Upaya untuk mengatasi hipoksemia adalah...

A. Terapi oksigen

B. Terapi cairan

C. Terapi farmakologi

D. Terapi psikososial

a)

A

b)

B

c)

C

d)

D

e)

E

14.

Salah satu intervensi dari diagnosa keperawtan : resti gangguan pemenuhan kebutuhan nutrisi kurang dari kebutuhan tubuh b.d intake tidak adequate: penurunan kesadaran (soporokoma) yaitu dengan pemberian :

1) Memberikan makan dalam jumlah kecil dan dalam waktu yang sering dan teratur dalam bentuk cair

2) Menjaga keamanan saat memberikan makan; tinggikan kepala tempat tidur selama makan peroral

3) Melatih makan peroral dikit-demi sedikit dengan melibatkan keluarga

4) Semua benar

a)

A

b)

B

c)

C

d)

D

e)

E

15.

Seorang laki-laki (67 tahun) datang ke UGD dengan keluhan kaki dan tangan sebelah kanan terasa lemah sehingga tidak dapat digerakkan. Manakah pengkajian yang paling tepat untuk pasien tersebut

A. Waktu terjadi serangan

B. Kaji tingkat kesadaran

C. Tindakan apa yang dilakukan

D. Hitung GCS

a)

A

b)

B

c)

C

d)

D

e)

E

16.

Berikut adalah tanda – tanda fraktur cervikal antara lain ....

1. Leher tengadak secara berlebihan

2. Ujung tangan dan lengan kehilangan sensasi

3. Tidak mampu mengerakkan tangan

4. Tangan tampak berwarna pucat

a)

A

b)

B

c)

C

d)

D

e)

E

17.

Yang menyebabkan > 70% kematian akibat kecelakaan di jalan raya yaitu

1. Neurotrauma

2. Perdarahan

3. Trauma Kepala

4. Fraktur

a)

A

b)

B

c)

C

d)

D

e)

E

18.

Apakah yang akan anda lakukan ketika menemukan korban dengan sumbatan jalan nafas...

1. Cross finger

2. Head till chin lift

3. Finger swap

4. Jaw trusht

a)

A

b)

B

c)

C

d)

D

e)

E

19.

Penilaian klinis cepat pada korban kecelakaan dengan trauma leher dan tulang belakang yaitu

1. Atur posisi pasien

2. Perhatikan pola respirasi

3. Pertahankan alligment spinal

4. Pantau pola refleks dan tonus otot

a)

A

b)

B

c)

C

d)

D

e)

E

20.

Pola cidera medulla spinalis dengan ciri pengikatan terlalu kencang pada medulla spinalis dan

tulang belakang yaitu

1. Rotasi

2. Lateral stress

3. Kompresi

4. Distraksi

a)

A

b)

B

c)

C

d)

D

e)

E

21.

Hal yang sangat diperhatikan pada korban dengan trauma kepala yaitu

1. Adanya memar

2. Adanya luka terbuka

3. Adanya lesi

4.Adanya perdarahan

a)

A

b)

B

c)

C

d)

D

e)

E

22.

Tanda khas dari peningkatan tekanan intra kranial yaitu

1. Muntah proyektil

2. Lupa kejadian

3. Nyeri kepala hebat

4. Dilatasi pupil

a)

A

b)

B

c)

C

d)

D

e)

E

23.

Tanda khas dari korban kecelakaan dengan fraktur basis cranii yaitu

1. Muntah proyektil

2. Akral dingin

3. Nyeri kepala hebat

4. Perdarahan hidung dan telinga

a)

A

b)

B

c)

C

d)

D

e)

E

24.

Pertolongan pertama pada korban dengan perdarahan selaput otak yaitu

1. Baringkan korban tanpa dialasi bantal

2. Cek kesadaran setiap setengah jam

3. Jika korban tertidur harus di bangunkan

4. Jika keluhan tidak bertambah bawa ke pelayanan kesehatan

a)

A

b)

B

c)

C

d)

D

e)

E

25.

Prinsip penatalaksanaan pada korban dengan perdarahan selaput otak yaitu

1. Bebaskan jalan nafas

2. Tinggikan kepala

3. Oksigenasi adekuat

4. Hidrasi

a)

A

b)

B

c)

C

d)

D

e)

E

26.

Mekanisme trauma abdomen pada kecelakaan terdiri atas ...

1. Trauma langsung

2. Trauma tembus

3. Trauma tidak langsung

4. Trauma tumpul

a)

A

b)

B

c)

C

d)

D

e)

E

27.

Trauma tembus pada abdomen dapat mengakibatakan...

1. Pernafasan kushmaull

2. Ruptur arteri dan vena

3. Ruptur lien dan splen

4. Cidera organ di rongga abdomen

a)

A

b)

B

c)

C

d)

D

e)

E

28.

Organ abdomen yang mempunyai resiko 40% cidera akibat dari luka tusuk yaitu

1. Diafragma

2. Usus besar

3. Usus halus

4. Hepar

a)

A

b)

B

c)

C

d)

D

e)

E

29.

Tanda dan gejala dari pecahnya organ solid pada trauma abdomen yaitu

1. Hepar dan lien pecah dan perdarahan

2. Penderita tampak pucat

3. Nyeri abdomen ringan sampai berat

4. Nyeri lepas di sudut Mc Burney

a)

A

b)

B

c)

C

d)

D

e)

E

30.

Pertolongan pertama pada trauma abdomen tanpa luka terbuka yaitu

1. Jangan memberi makanan dan minuman pada korban

2. Balut luka dengan balut tekan

3. Rujuk ke pelayanan kesehatan

4. Jangan memidahkan klien

a)

A

b)

B

c)

C

d)

D

e)

E