wayground logo

Free Printable Worksheets

NEW

Font size

S
M
L
XL
Worksheets

FREE KBS ENDOKRIN

Total questions: 40

Worksheet time: 40mins

Name
Class
Date
1.

Dibawah ini yang tidak benar mengenai sistem endokrin tubuh adalah

a)

Sekresi internal dari suatu substansi aktif bilogi ke dalam sirkulasi

b)

Testis dan Ovarium termasuk organ endokrin

c)

Respon dari sistem endokrin pada tubuh dapat dilihat dalam hitungan detik

d)

Merupakan regulasi mayor terhadap informasi antar sel dan jaringan

e)

Semua Benar

2.

Yang dimaksud dengan efek parakrin hormone adalah

a)

Hormon yang bekerja pada sel di sekitarnya

b)

Hormon yang bekerja pada sel yang mensekresinya

c)

Hormon yang bekerja melalui sirkulasi darah menuju jaringan target

d)

Hormon yang bekerja tanpa disekresikan terlebih dahulu

e)

Semua jawaban salah

3.

Berikut ini yang merupakan hormone dengan substansi kimia penyusunnya steroid adalah

a)

Adrenocorticotrophin

b)

Vasopressin

c)

Norepinephrine

d)

Triidothyronine

e)

Kortisol

4.

Tamoxifen bekerja menurunkan kerja estrogen pada payudara, namun meningkatkan kerja estrogen pada tulang dan uterus. Tamoxifen bekerja secara … terhadap estrogen

a)

Agonis

b)

Antagonis

c)

Parsial agonis dan parsial antagonis

d)

Mixed agonis-antagonis

e)

C dan D benar

5.

Kontrol feedback baik negative maupun positif merupakan fundamental feature dari sistem endokrin. Dibawah ini pernyataan yang benar mengenai HPA-axis adalah

a)

Pelepasan CRH dipengaruhi oleh stress fisik, emosional, serta hipoglikemia

b)

Short feedback yaitu saat kadar ACTH meningkat dan memberikan negative feedback

c)

Long feedback yaitu peningkatan kortisol yang memberikan negative feedback

d)

CRH menstimulasi produksi ACTH oleh anterior pituitary

e)

Semua benar

6.

Hipotalamus dan pituitary disorder memiliki manifestasi klinis yang beragam, berikut ini merupakan manifestasi tersering dari hipotalamus dan pituitary disorder, kecuali

a)

Pembesaran sella tursica

b)

Visual field defect

c)

Diabetes melitus

d)

Pituitary insufficiency

e)

Pituitary hypersecretion

7.

1. Laki-laki 30 tahun, datang dengan keluhan bentuk wajah yang berubah disertai ukuran jari-jari tangan dan kaki membesar. Pasien tidak menyadari hal ini terjadi sejak kapan. Ia juga sering merasa sakit kepala di pagi hari. Pada pemeriksaan fisik didapatkan ukuran tangan dan kaki besar, gusi dan bibir tampak membesar. Pemeriksaan lapang pandang didapatkan pasien tidak dapat melihat ke sisi lateral. Diagnosis yang paling mungkin adalah

a)

Gigantisme e.c. lempeng epifisis belum menutup

b)

Gigantisme e.c lempeng epifisis menutup

c)

Gigantisme e.c tumor intracranial

d)

Akromegali e.c adenoma pituitari

e)

Akromegali e.c lempeng epifisis menutup

8.

Perempuan 27 tahun, datang dengan keluhan bentuk wajah yang berubah disertai ukuran jari-jari tangan dan kaki membesar. Pasien tidak menyadari hal ini terjadi sejak kapan. Ia juga sering merasa sakit kepala di pagi hari. Pada pemeriksaan fisik didapatkan ukuran tangan dan kaki besar, gusi dan bibir tampak membesar. Pemeriksaan lapang pandang didapatkan pasien tidak dapat melihat ke sisi lateral. Pernyataan berikut yang salah mengenai etiologi pasien tersebut adalah

a)

Prolactinoma merupakan manifestasi tersering

b)

Hipersekresi dari TSH atau gonadotropin jarang ditemukan

c)

Pada ukuran <1cm disebut juga intrasellar adenoma

d)

Dapat diterapi dengan obat untuk menstimulasi hipersekresi dari kelenjar

e)

Tindakan operatif berupa reseksi transsphenoidal dari massa

9.

Pada regulasi dalam pelepasan insulin, berikut ini yang merupakan inhibitor dari pelepasan insulin adalah

a)

Somatostatin

b)

Glukosa

c)

Sulfonylurea

d)

Asam amino: Leucine

e)

Asetilkolin

10.

Berikut ini yang bukan merupakan efek metabolisme dari insulin pada hati adalah

a)

Menginhibisi pemecahan glikogen

b)

Menginhibisi konversi asam lemak dan asam amino menjadi keto acids

c)

Menghambat glikogenesis

d)

Menghambat glukoneogenesis

e)

Meningkatkan sintesis trigliserid dan pembentukan VLDL

11.

Pasien laki-laki usia 62 tahun sudah menderita DM tipe 2 sejak 20 tahun yang lalu. Dalam 2 bulan terakhir, pasien telah mengonsumsi metformin 850 mg tiga kali sehari, glimepiride 4 mg sekali sehari dan insulin basal 18 unit subkutan tiap 24 jam. Penderita datang ke UGD dengan keluhan nyeri dada kiri seperti tertitindih benda berat dan menjalar ke rahang hingga lengan kiri sejak sekitar 2 jam yang lalu. Selain itu pasien juga mengeluhkan mual muntah yang muncul bersamaan dengan keluhan nyeri dada. Pada pemeriksaan fisik didapatkan TD 160/100 mmHg, nadi 110 kali per menit, suhu 36C, status generalis dalam batas normal. Pemeriksaan EKG didapatkan adanya ST elevasi pada lead II, III dan AVF. Pemeriksaan laboratorium didapatkan gula darah puasa 280 mg/dL, gula darah prandial 320 mg/dL, HbA1c 9,8%, kolesterol total 265 mg/dL, LDL 170 mg/dL, HDL 30 mg/dL, TG 280 mg/dL. Apakah diagnosis pasien di atas?

a)

DM tipe 2 , hiperkolesterolemia, hipertensi stage 2, sindrom koroner akut

b)

DM tipe 2, hyper-LDL cholesterol, hipertensi stage 2, sindrom koroner akut

c)

DM tipe 2, hipertrigliseridemia, hipertensi stage 2, penyakit arteri perifer

d)

DM tipe 2, dislipidemia, hipertensi stage 2, sindrom koroner akut

e)

DM tipe 2, hypo-HDL cholesterol, hipertensi stage 2, penyakit arteri perifer

12.

Apakah komplikasi diabetes yang dialami oleh pasien sebelumnya?

a)

DM makroangiopati (Sindrom koroner akut)

b)

DM makroangiopati (Penyakit arteri perifer)

c)

DM mikroangiopati (Diabetik nefropati)

d)

Ketoasidosis diabetikum

e)

Hiperglikemia hiperosmolar

13.

Seorang perempuan usia 45 tahun datang dengan keluhan cepat lelah. Pasien juga mengatakan banyak kencing sekitar 10 kali perhari terutama malam hari, sering haus sehingga banyak minum dan sering lapar. Dikatakan tidak ada anggota keluarga lain yang menderita keluhan yang sama. Pasien merupakan seorang karyawan bank yang selalu duduk di depan komputer dan sering makan siang di restoran saat bertemu dengan klien. Dari pemeriksaan laboratorium didapatkan kadar gula plasma puasa 120 mg/dL, plasma 2 jam OGTT 185 mg/dL dan HbA1c 6,0%. Apakah diagnosis pasien tersebut?

a)

Diabetes mellitus

b)

Diabetes insipidus

c)

IFG

d)

IGT

e)

Prediabetes

14.

Laki-laki usia 50 tahun dengan DM tipe 2, memiliki berat badan 80 kg, tinggi badan 165 cm. Apabila dilakukan pemeriksaan profil lipid, maka hasil pemeriksaan yang dapat terlihat yaitu:

a)

TG tinggi, HDL tinggi, LDL tinggi

b)

VLDL-TG tinggi, LDL rendah, HDL tinggi

c)

TG tinggi, LDL-C tinggi, HDL-C rendah

d)

VLDL-TG rendah, LDL rendah, HDL rendah

e)

TG tinggi, LDL rendah, HDL rendah

15.

Target tekanan darah pada pasien diabetes mellitus yaitu:

a)

<110/70 mmHg

b)

<120/80 mmHg

c)

<130/90 mmHg

d)

<140/90 mmHg

e)

<150/90 mmHg

16.

Di bawah ini merupakan pasien DM yang membutuhkan skrining untk penyakit nefropati

a)

Penderita DM tipe 2 dengan PJK

b)

Penderita DM tipe 1 dengan nefropati diabetika

c)

Penderita DM tipe 2 dengan acute kidney injury

d)

Penderita DM tipe 2 dengan PGK

e)

Penderita DM tipe 2 dengan edema pitting

17.

Yang merupakan kontrol glikemik yang baik pada pasien DM tipe 2 yaitu

a)

Gula darah puasa <90 mg/dl, gula darah prandial <140 mg/dl, HbA1c <7%

b)

Gula darah puasa 90-130 mg/dl, gula darah prandial <140 mg/dl, HbA1c <7%

c)

Gula darah puasa <130 mg/dl, gula darah prandial <180 mg/dl, HbA1c <7%

d)

Gula darah puasa <130 mg/dl, gula darah prandial 140-180 mg/dl, HbA1c <7%

e)

Gula darah puasa 90-130 mg/dl, gula darah prandial <200 mg/dl, HbA1c <7%

18.

Laki-laki usia 60 tahun datang dengan keluhan nyeri pada betis kedua kakinya saat beraktivitas atau berjalan kaki sejauh 200 m. Pasien memiliki riwayat menderita DM tipe 2 sejak 10 tahun terakhir. Untuk memastikan adanya gangguan vaskuler pada kedua kaki pasien maka pemeriksaan penunjang yang perlu dilakukan adalah

a)

USG kaki

b)

CT-scan kaki

c)

MRI kaki

d)

Monofilament semensweinstein 10 mg

e)

Ankle brachial index

19.

Laki-laki usia 45 tahun dikonsulkan ke bagian bedah oleh karena mengeluh banyak kencing dengan volume kencing 8 liter per hari. Pasien dikatakan riwayat menjalani operasi perdarahan di kepala akibat kecelakaan lalu lintas. Makan dan minum normal. Tidak ada riwayat penyakit kronis sebelumnya. Pemeriksaan fisik pasien dalam kesadaran CM, TD: 130.80 mmHg, nadi: 88x/menit, suhu 36,5C, status generalis dalam batas normal. Pemeriksaan penunjang laboratorium menunjukkan adanya peningkatan kadar natrium serum dan kalium menurun. Apakah diagnosis dari pasien tersebut?

a)

Diabetes mellitus

b)

Diabetes insipidus

c)

Hipertiroidisme

d)

Adenoma pituitari

e)

Hiperprolactinemia

20.

Pasien laki-laki 50 tahun, datang ke dokter untuk cek terhadap kondisinya saat ini. Dia sudah menderita DM sejak 5 tahun lalu dan sudah lama tidak kontrol. Sebelumnya dia tidak pernah mendapat obat sama sekali dan hanya menjalankan perilaku hidup sehat saja. Pasien melakukan 3 kali pemeriksaan gula darah puasa, hasilnya selalu normal. Ketika dicek GD2PP, didapatkan hasil 280 mg/dL. Terapi yang tepat untuk pasien ini adalah

a)

Acarbose

b)

Metformin

c)

Glibenklamid

d)

Glimepirid

e)

Insulin

21.

Kelenjar adrenal disebut sebagai kelenjar anak ginjal. Dimanakah letak dari kelenjar adrenal?

a)

Posteromedial ren

b)

Posterolateral ren

c)

Superomedial ren

d)

Medioinferior ren

e)

Inferolateral ren

22.

Pernyataan yang tepat mengenai kadar hormon pada cushing disease adalah?

a)

Kadar ACTH dan kortisol rendah

b)

Kadar ACTH dan kortisol tinggi

c)

Kadar ACTH rendah dan kortisol tinggi

d)

Kadar ACTH tinggi dan kortisol rendah

e)

Kadar ACTH tidak dapat ditentukan dan kadar kortisol tinggi

23.

ACTH disintesis pada kelenjar pituitari. Apa yang mengendalikan produksi ACTH ?

a)

Proopiomelanocortin

b)

CRH dan AVP

c)

CRH dan Proopiomelanocortin

d)

Proopiomelanocortin, glucocorticoid negative feedback, CRH

e)

CRH, glucocorticoid negative feedback, dan AVP

24.

Seorang wanita 44 tahun dating dengan keluhan BB meningkat drastis. Pada pemeriksaan wajah tampak moon face, buffalo hump dan terdapat corak garis kemerahan pada perut seperti orang hamil. Pemeriksaan tekanan darah didpatkan 180/100mmHg. Apakah kemungkinan yang dialami pasien ini?

a)

Pheochromcytoma

b)

Cushing’s syndrome

c)

Multiple endocrine neoplasia

d)

Aldosteronisme primer

e)

Hipotiroidism sekunder

25.

Suatu keadaan di mana terjadi insufisiensi adrenokortikal yang berat dan terjadi secara mendadak serta bisa mengancam nyawa pada pasien yang dapat disebabkan oleh paparan infeksi, trauma pembedahan, dehidrasi/akibat kekurangan garam, muntah, dan diare disebut?

a)

Phaeochromacytoma

b)

Cushing syndrome

c)

Krisis adrenal akut

d)

Ectopic ACTH syndrome

e)

Aldosteronisme primer

26.

Manakah pernyataan berikut yang benar ?

a)

Kadar kortisol terendah terjadi saat pagi hari sekitar pukul 7-8 pagi

b)

Ritme utama sekresi kortisol tidak dapat dideteksi pada orang normal.

c)

Kadar kortisol tertinggi adalah segera setelah tengah malam dan saat terbangun

d)

Irama sirkadian terganggu pada sindroma Cushing

e)

Kortisol dapat diukur setiap saat sepanjang hari karena kadarnya stabil sepanjang hari

27.

Kadar hormon pada Addison disease adalah:

a)

Kadar ACTH dan kortisol rendah

b)

Kadar ACTH dan kortisol tinggi

c)

Kadar ACTH rendah dan kortisol tinggi

d)

Kadar ACTH tinggi dan kortisol rendah

e)

Kadar ACTH tidak dapat ditentukan dan kadar kortisol tinggi

28.

Jenis insulin yang diberikan pada anak dengan riwayat DM tipe 1 yang mengalami komplikasi ketoasidosis diabetikum adalah?

a)

Insulin kerja menengah/intermediate acting insulin

b)

Insulin aspart

c)

Insulin basal

d)

Insulin mixed

e)

Insulin glargine

29.

Pada anak dengan DM tipe 1 yang mengalami ketoasidosis diabetikum dengan kadar gula darah 500 mg/dL, maka untuk fase awal dapat diberikan dosis insulin kerja cepat dengan dosis ?

a)

0,01 IU/kg BB/jam

b)

0,1 IU/kg BB/jam

c)

0,5 IU/kg BB/jam

d)

5 IU/kg BB/jam

e)

5 IU/kg BB/hari

30.

Remaja laki-laki beruia 15 tahun datang dengan diantar orang tuanya dengan keluhan lemas disertai penurunan berat badan sejak 1 bulan. Orang tua pasien memiliki riwayat DM. pemeriksaan GDS 380mg/dL. Pemeriksaan penunjang yang tepat untuk menegakkan diagnosis?

a)

Keton darah

b)

TTGO

c)

GDP

d)

HbA1c

e)

C-peptide

31.

Pada saat kelaparan, badan keton disintesis oleh organ

a)

Otot skeletal

b)

Hati

c)

Jantung

d)

Otak

e)

Limpa

32.

Malonil-KoA, ACP & NADP terlibat dalam

a)

Glikolisis

b)

Glukoneogenesis

c)

Biosintesis asam lemak

d)

Siklus urea

e)

Beta oksidasi

33.

Satu siklus Beta oksidasi asam lemak menghasilkan

a)

1 acetyl CoA, 1 NAD+, 1 FAD

b)

1 acetyl CoA, 1 ATP, 1 ADP

c)

1 acetyl CoA, 1 NADP, 1 NADPH

d)

1 acetyl CoA, 1 NADH, 1 FADH2

e)

1 acetyl CoA, 1 NADH, 1 NADPH

34.

Seorang pasien laki-laki dari bali, usia 36 tahun datang konsultasi ke dokter karena ingin menurunkan berat badan. Dari pemeriksaan fisik pada penderita ini didapatkan TD 140/90 mmHg, TB 155 cm, BB 70 kg, BMI 29,14, Lingkar Perut (LP) 98 cm. Diagnosis pasien ini adalah

a)

Underweight

b)

Normoweight

c)

Overweight

d)

Obese I

e)

Obese II

35.

Obesitas sentral untuk perempuan asia ditegakkan bila lingkar perut (LP)

a)

≥ 80cm

b)

≥ 84cm

c)

≥ 88cm

d)

≥ 90cm

e)

≥ 98cm

36.

Obesitas sentral merupakan faktor risiko DM melalui

a)

Menurunkan sekresi insulin

b)

Menurunkan sekresi glucagon

c)

Menurunkan sekresi kortisol

d)

Menurunkan fosforilasi tirosin pada reseptor insulin

e)

Menurunkan fosforilasi serin pada reseptor insulin

37.

Pasien yang mendapat manfaat untuk terapi statin intensitas tinggi adalah pada pasien dengan

a)

Diabetes tipe 2, 35 tahun tanpa penyakit kardiovaskular aterosklerosis

b)

Diabetes tipe 2, 40-75 tahun, LDL kolesterol <70 mg/dl

c)

Penyakit kardiovaskular aterosklerosis

d)

LDL kolesterol >130 mg/dl

e)

Diperkirakan 10 tahun resiko ASCVD >2,5%, usia 40-75 tahun dan dengan LDL-C 70-189 mg/dl

38.

Seorang pria, 55 tahun, mengalami serangan infark miokard, pada pemeriksaan lipid menunjukkan trigliserida 150 mg/dl. LDL-kolesterol-165 mg/dl, dan kolesterol HDL 50 mg/dl. Intervensi apa yang harus diberikan

a)

Fenofibrat dosis sedang

b)

Niacin dosis tinggi

c)

Suplemen omega 3

d)

Ezetimibe dosis tinggi

e)

Atorvastin dosis tinggi

39.

Wanita, 62 tahun datang untuk kontrol. Pasien merupakan penderita DM dan HT sejak lama dan rutin mengonsumsi obat DM : metformin dan obat HT irbesartan. Pemeriksaan TTV dalam batas normal. Pemeriksaan lab rutin didapatkan GDS 189 mg/dL, HbA1C 6,7%, Kolesterol total 250 mg/dL, LDL 140 mg/dL, HDL 55 mg/dL, TG 275 mg/dL. Bagaimana tatalaksana dan target profil lipid yang tepat pada pasien ini?

a)

Modifikasi gaya hidup, target LDL turun 20 – 30 % dengan fibrat

b)

Modifikasi gaya hidup, target LDL turun 20 – 30 % dengan statin

c)

Modifikasi gaya hidup, target LDL turun 30 - 50% dengan statin

d)

Modifikasi gaya hidup, target LDL turun > 50% dengan statin

e)

Target LDL turun > 50% dengan modifikasi gaya hidup

40.

Laki-laki 49 tahun, dirawat di ICCU karena infark miokard akut. Ayahnya meninggal pada usia 50 tahun juga karena infark miokard. Pada pemeriksaan fisik ditemukan xhantoma pada tendon Achillesnya. Pada pemeriksaan laboraorium ditemukan kadar glukosa darah 130 mg/dl, kolesterol total 300 mg/dl, kolesterol LDL 210 mg/dl, kolesterol HDL 42 mg/dl, dan trigliserid 150 mg/dl. Diagnosis yang paling mungkin ada penderita ini adalah

a)

Familial combined hyperlipidemia

b)

Familial dysbetalipoproteinemia

c)

Familial hypoalphalipoproteinemia

d)

Familial hypercholesterolemia

e)

Familial hypobetalipoproteinemia