WorksheetsUAS Profesi Keguruan
Total questions: 55
Worksheet time: 55mins
Secara yuridis formal guru di Indonesia dimasukan dalam jabatan profesi sejak:
a. Tahun 1989
b. Tahun 2003
c. Tahun 2005
d. Tahun 2008
Guru sebagai tenaga profesional memiliki beberapa kompetensi termaktub dalam aturan perundang-undangan berikut, KECUALI:
a. UU SISDIKNAS
b. UUGD
c. PP74/2008
d. UUD/45
Orang yang bekerja secara profesional adalah orang yang:
a. Bekerja tanpa mengenal lelah
b. Bekerja sesuai permintaan orang
c.Bekerja dengan tanpa pamrih upah.
d. Bekerja sesuai dengan keahliannya
Guru yang profesional selalu melakukan pekerjaan/tugasnya dengan:
a. Selalu ikhlas dalam melakukan pekerjaan
b. Setiap hari mengajar 24 jam meski pada bidang studi yang berbeda
c. Memegangi tugas pokok dan fungsinya sebagai guru
d. Selalu berpenampilan nicis di kelas
Guru yang profesional adalah guru yang:
a. Memilki minat yang kuat meski bukan sarjana (S1)
b. Mampu membuat siswa senang dalam mengajar
c. Mampu merencenakan pembelajaran, melaksanakan pembelajaran dan menilai pembelajaran
d. Memiliki pengalaman mengajar melebihi 6 tahun
Berikut ini tanda-tanda orang mengerjakan pekerjaan yang amatiran, KECUALI:
a. Tidak ada standar pekerjaan yang jelas
b. Boleh dilakukan siapa saja asal mau bekerja
c. Bekerja mengerjakan sesuatu melebihi apa yang diharapkan.
d. Dilakukan sebagai pekerjaan sambilan asal ada waktu
Pak Amin sarjana S1, menjadi guru sesuai dengan panggilan hatinya, dia menekuni pekerjaan sebagai guru dan dilakukan dengan kompetensinya, maka dia disebut:
a. Profesionalitas
b. Profesional
c. Profesionalisme
d. Profesi
Bu Aminah dalam mengajar di sekolahnya tidak diragukan lagi, dia selalu mengikuti perkembangan teori pembelajaran modern/inovativ, dan menunjukan sikap serta berprilaku baik. Karena Bu Aminah termasuh guru:
a. Profesi
b. Profesional
c. Profesionalitas
d. Profesionalisme
Teori atau paham yang berpendapat bahwa: “ Guru harus memenuhi semua ketentuan dan persyaratan yang telah ditentukan”. Paham ini disebut:
a. Profesi
b. Profesional
c. Profesionalitas
d. Profesionalisme
Kalau semua guru dapat memenuhi prinsip profesionalitas maka yang akan dapat manfaatnya:
a. Pemerintah
b. siswa
c. Guru dan siswa
d. semua pihak yang terkait dengan pendidikan
Berikut merupakan syarat untuk memenuhi standar kualifikasi guru anata lain:
a. Lulusan S1/ D-IV
b. pengalaman mengajar
c. lulusan S1 walaupun tidak terakreditasi
d. Cakap Mengajar
Standar kualifikasi dan sesuai dengan kompetensinya untuk guru kelas SD/MI adalah :
a. Sarjana S1
b. Lulusan S1 prodi PAI.
C.Menguasai materi
d. lulusan S1 PGSD/PGMI
Memahami perkembangan peserta didik adalah merupakan wujud kompetensi :
a. Pedagogik
b. kepribadian
c. Sosial
d. Profesional
Menguasai materi dan bahan ajar dengan baik merupakan wujud kompetensi :
a. Pedagogik
b. kepribadian
c. Sosial
d. Profesional
Mampu mengembangkan silabus dan membuat RPP merupakan wujud kompetensi :
a. Pedagogik
b. kepribadian
c. Sosial
d. Profesional
Mampu memilih metode dan media pembelajaran yang mendidik adalah wujud dari kompetensi :
a. Pedagogik
b. kepribadian c. Sosial d. Profesional
c. Sosial
d. Profesional
Mampu melaksanakan interaksi dan komunikasi dangan sesama guru dalam Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP) merupakan wujud dari kompetensi :
a. Pedagogik
b. kepribadian
c. Sosial
d. Profesional
Guru memiliki performan dan kepribadian mantap dan stabil, merupakan wujud dari kompetensi:
a. Pedagogik
b. kepribadian
c. Sosial
d. Profesional
Guru mampu menggunakan Teknologi Informasi dan Komunikasi (ICT) merupakan wujud dari kompetensi:
a. Pedagogik
b. kepribadian
c. Sosial
d. Profesional
Sertifikasi guru hakekatnya adalah upaya pemerintah untuk meningkatkan :
a. Profesionalisme guru
b.pekerjaan guru
c. kesejahteraan guru
d. profesionalisme dan kesejahteraan guru
Prilaku etika para pekerja akan dikontrol, dinilai, diperbaiki, dan dikembangkan adalah merupakan :
a. Kode etik
b. karakter guru
c. model pengembangan profesionalitas guru
d. guru profesional
Di antara unsur penciptaan guru yang unggul (excellence ) adalah :
a. Memiliki buku referensi
b. menguasai ICT
c. memiliki komitmen terhadap tugasnya.
d. Memiliki kelompok MGMP
Semangat untuk senantiasa menambah pengetahuan baik secara formal maupun informal:
a. Passion for knowledge
b. passion for business
c. passion for service
c. passion for people
Trustworthiness ( dapat dipercaya=amanah) dalam profesi kependidikan termasuk unsur:
a. Keunggulan
b. Profesionalisme
c. Etik
d. Pendukung
Guru aktif dalam melakukan interaksi peer group (kelompok sejawat ) seperti Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP) merupakan :
a. Model peningkatan profesionalitas
b. Strategi peningktan profesionalitas
c. Prinsip profesionalitas
d. Indiktor profesionalitas
Guru kareatif mengikuti kegiatan diklat, seminar dan workshop merupakan :
a. Model peningkatan profesionalitas
b. Strategi peningktan profesionalitas
c. Prinsip profesionalitas
d. Indikator profesionalitas
Guru setelah membaca berbagai buku dan sumber lain dan mampu mendesain pembelajaran yang inovativ dan menarik. Ini termasuk :
a. Model peningkatan profesionalitas
b. Strategi peningktan profesionalitas
c. Prinsip profesionalitas
d. Indikator profesionalitas
In-house training (IHT), yaitu pelatihan yang dilaksanakan secara internal di kelompok guru, sekolah atau tempat lain adalah:
a. Strategi pengembangan profesionalitas guru
b. strategi meningkatkan kesejahteraanh guru
c. strategi sertifikasi guru
d. strategi kompetensi guru
Passion for service merupakan sikap mental yang mendukung profesionalitas guru, hal ini tercermin dalam bentuk :
a.Keuletan mengajar
b. Kedisiplinan mengajar
c. Meningkatkan pelayanan siswa
d. Menguasai materi
Passion for knowledge merupakan sikap mental yang mendukung profesioanalisme guru , tercermin dalam :
a. Keikhlasan mengajar
b. Kesetiakawanan sesama guru
c. Kegigihan studi lanjutan
d. Kedisiplinan
Guru memiliki kebiasaan disiplin masuk kelas meski hujan turun dengan lebat. Ini merupakan:
a. Etos kerja guru
b. Etika guru
c. Kode etik guru
d. Unjuk kerja guru
… guru itu bagus,buktinya ia selalu mengoreksi PR anak didiknya setiap mereka mengumpulkan PR dan memberinya catatan pekerjaan dan dikembalikan lagi kepada mereka. Kata yang tepat diisikan pada titik-titik itu adalah :
a. Etika
b. kode etik
c. Etos kerja
d. Etika kerja
Pak Ahmad yang guru jujur itu tidak mau mengambil lap top yang ada di ruang guru meski tidak ada orang yang mengetahui. Berarti pak Ahmad memegangi :
a. Etos kerja
b. Etika kerja
c. Kode etik guru
d. Komitmennya
Masih banyaknya guru yang malas mengajar, sering bolos itu menunjukkan lemahnya :
a.Etika
b. kode etik
c. Etos kerja
d. Etika kerja
Di lapangan memang penerapan kode etik masih banyak menghadapi kendala. Kendala tersebut bersumber dari :
a. Pemerintah
b. Guru sendiri
c. Masyarakat
d. Semuanya
1. Merencanakan pembelajaran, melaksanakan proses pembelajaran yang bemutu, serta menilai dan mengevaluasi hasil belajar sesuai UUGD no. 14/2005 adalah:
a. Kode Etik guru.
b. Kometmen guru.
c. Kewajiban guru.
d. Etos kerja guru.
Meningkatkan dan mengembangkan kualifikasi akademik dan kompetensi sejalan dengan ilmu pengetahuan dan teknogi dan seni adalah:
a.Kode Etik guru.
b. Kometmen guru.
c. Kewajiban guru.
d. Etos kerja guru.
Guru sebagai pekerja profesi diatur oleh Kode etik guru adalah sebagai :
a. Standar proses pembelajaran
b. Standar norma pelaksanaan profesi guru
c. Standar kompetensi guru
d. Standar kualifikasi guru
Rumusan kode etik guru dilahirkan oleh :
a. Pemerintah
b. Kepala sekolah
c. Organisasi profesi
d. PGRI
Guru memilki dan melaksanakan kejujuran professional adalah merupakan:
a. Kode etik guru.
b. kompetensi guru.
c. profesi guru.
d. sikap professional guru
Kode Etik Guru disebutkan bahwa “ Guru memelihara hubungan seprofes/teman sejawat, semangat kekeluargaan dan kesetiakawanan sosial adalah:
a. Sikap positif guru;
b. sikap profesional keguruan;
c. sikap kebersamaan guru;
d. sikap kesetiaan guru.
Berhasil tidaknya madrasah/sekolah membawa misinya akan banyak tergantung kepada manusi yang terlibat di dalamnya berdasarkan hubungan lingkungan kerja, adalah:
a. Sikap positif guru;
b. sikap profesional keguruan;
c. sikap kebersamaan guru;
d. sikap kesetiaan guru.
In hous training (IHT), yaitu pelatihan yang dilaksanakan secara internal dikelompok kerja guru adalah:
a. Model peningkatan kualitas guru;
b. strategi pengembangan profesionalitas guru;
c. MGMP;
d. Kerja kelompok guru.
Sebagian tugas guru adalah mendidik, mengajar, melatih, membimbing, menilai, mengevaluasi, namun sering kali mengajar tanpa adannya perencanaan yang baik, adalah:
a. Sikap yang negatif;
b. berlaku tidak adil;
c. tidak profesional;
d. mengambil jalan pintas dalam pembelajaran.
Menggunakan destructive disipline, tanpa memperhatikan kesalahan pelanggaran peserta didik, adalah:
a. Sifat guru yang negatif;
b. Sifat guru yang tidak adil;
c. Sifat guru merasa yang paling pandai;
d. Kesalahan yang dilakukan guru.
Mengabaikan perbedaan peserta didik, adalah:
a. Sifat guru yang negatif;
b. Sifat guru yang tidak adil;
c. Sifat guru merasa yang paling pandai;
d. Kesalahan yang dilakukan guru.
1. Kesalahan guru dalam pembelajaran di kelas guru berhadapan dengan sejumlah peserta didik yang semua ingin diperhatikan, antara lain guru baru bertindak kepada peserta didik:
a. Tidak mengikuti pembelajaran;
b. menunggu peserta didik berprilaku negatif;
c. tidak disiplin;
d. melanggar tata tertib.
Perkembangan Iptek dan informasi yang sangat cepat adalah merupakan:
a. Keuntungan bagi guru;
b. Hambatan bagi guru;
c. Memudahkan bagi guru;
d. Tantangan bagi guru.
Nilai-nilai tradisional yang sangat menjunjung tinggi moralitas kini sudah mulai bergeser akibat pengaruh iptek globalisasi dapat mengakibatkan:
a. Krisis mental;
b. krisis sosial;
c. Krisis identitas;
d. a,b dan c benar.
Di tangan gurulah akan dihasilkan peserta didik berkualitas, baik secara akademis, skill, kematangan emosional dan moral spritual. Karena itu diperlukan sosok seorang guru, kecuali:
a. Kualifikasi;
b. Melakukan tindakan destruktive terhadap peserta didik;
c. kompetensi;
d. berdidikasi yang tinggi dalam menjalankan tugas profesionalnya
Menyamakan sikap adil dan menyamakan hak setiap peserta didik tidak membeda-bedakan adalah sangat penting:
a. Walk the Talk;
b. Adil dan Egaliter;
c. sikap mulia;
d. Tawaddu.
Mengakui kesalahan tidak akan mengurangi harga diri seseorang guru. Guru yang demikian memiliki sikap:
a. Kuat;
b. kompetensi;
c. jujur;
d. berani.
Hasad (dengki) kepada murid adalah merupakan:
a. Sifat ` guru yang salah;
b. sifat guru yang destruktif disiplin;
c. Sifat guru Walk The Talk;
d. Sifat guru yang negatif.
Mengajarkan ilmu di luar batas kemampuan murid yang menyebabkan kekaburan dan mencampur adukan adalah:
a. Sifat guru yang salah;
b. sifat guru yang destruktif disiplin;
c. Sifat guru Walk The Talk;
d. Sifat guru yang negatif
Mendorong dan memacu murid untuk giat mencari ilmu, baik agama maupun ilmu umum adalah:
a. Sifat guru tuntunan Nabi Saw;
b. Sifat guru yang ikhlas;
c. Sifat guru Tawaddu;
d. sifat yang positif.
