WorksheetsPass Test HSE Officer Ekatama Group
Total questions: 45
Worksheet time: 15mins
Pengertian Keselamatan dan Kesehatan Kerja secara filosofis ialah :
Upaya untuk menjamin agar sumber produksi dapat digunakan secara efisien
Upaya untuk mencegah dan mengurangi timbulnya kecelakaan dan penyakit akibat kerja
Pemikiran dan upaya penerapannya untuk menjamin keutuhan dan kesempurnaan khususnya tenaga kerja baik jasmani maupun rohani, hasil karya dan budaya menuju masyarakat adil makmur dan sejahtera
Semuanya benar
Pengertian Keselamatan dan Kesehatan Kerja secara etimologis ialah
Suatu upaya perlindungan kerja
Ilmu pengetahuan dan penerapannya dalam upaya mencegah dan mengurangi kecelakaan dan penyakit akibat kerja
Suatu upaya agar tenaga kerja bekerja sehat dan selamat
Upaya agar produksi tidak terganggu
Batasan pengertian kecelakaan kerja adalah suatu kejadian yang berakibat:
Adanya korban yang cidera luka-luka atau meninggal dunia
Adanya kerusakan peralatan dan nyaris terjadi korban manusia
Terganggunya proses pekerjaan walaupun tidak terjadi korban yang cidera maupun kerusakan peralatan
Jawaban a, b dan c benar
Faktor penyebab kecelakaan kerja :
Perbuatan manusia yang tidak aman
Kondisi yang berbahaya
Kombinasi a dan b
Jawaban a, b dan c benar
Kejadian kecelakaan yang disebabkan perbuatan tidak aman dari pekerja merupakan :
Sebab dasar
Sebab tidak langsung
Sebab langsung
A, B, dan C benar
Ruang lingkup obyek pengawasan keselamatan kerja menurut undang-undang keselamatan kerja ialah:
Perusahaan Swasta
Tempat Kerja
Perusahaan Negara
Tempat usaha
Sifat perbuatan manusia dalam bekerja antara lain dilatarbelakangi oleh:
Usia
Sifat Seseorang
Pendidikan dan Pengalaman
Kondisi Fisik
Kondisi tempat kerja yang berbahaya bertalian dengan :
Mesin, Pesawat, Alat
Proses produksi
Cara Kerja
A, B, C benar
Usaha pencegahan kecelakaan kerja antara lain melalui :
Inspeksi
Riset
Asuransi
A, B dan C benar
Dasar hukum penunjukan Ahli Keselamatan dan Kesehatan Kerja
Permen No. 02/Men/1992
Permen No. 01/Men/1988
Permen No. 04/Men/1987
Permen No. 05/Men/1980
Kondisi berbahaya yaitu antara lain kondisi yang tidak aman dari :
Kondisi Pekerja
Kondisi Pengusaha
Kondisi Lingkungan
Kondisi Keuangan
Sumber bahaya yang termasuk dalam lingkungan kerja adalah
Kebisingan
Cara penanganan bahan yang salah
Tempat kerja yang kotor
A, B, C benar
Pengawasan K3 yang bersifat preventif dan reprensif meliputi
Perencanaan, pembuatan dan pemakaian
Perencanaan dan modifikasi
Perencanaan
A, B dan C benar
Setiap instalasi atau pesawat yang digunakan di tempat kerja diharus memiliki izin pemakaian, hal tersebut bertujuan :
Agar efektif, efisien dan aman dalam pemakaiannya
Memenuhi peraturan perundangan
Memperpanjang masa umur pesawat
Jawaban a, b dan c benar
Di dalam pelaksanaan keselamatan dan kesehatan kerja ditempat kerja, upaya pengendalian resiko dilakukan dengan urutan sebagai berikut :
Identifikasi, Evaluasi, Pengendalian dan Monitoring
Monitoring, Evaluasi dan Pengendalian
Identifikasi, Monitoring dan Pengendalian
Identifikasi, Monitoring, Evaluasi dan Pengendalian
Penerapan SMK3 di tempat kerja bersifat:
Wajib bagi setiap perusahaan
Suka rela bagi perusahaan yang berorientasi export
Wajib bagi perusahaan besar dan beresiko bahaya tinggi
Tidak mengikat
Audit SMK3 bertujuan untuk
Meneliti kejadian kecelakaan kerja
Menilai kelayakan semua peralatan dan mesin-mesin yang berbahaya
Mengukur kinerja penerapan SMK3
A, B dan C benar
Seorang Ahli K3 bekerja sama dengan teknisi dan tenaga operator melakukan aktifitas mengamati tahapan proses kerja peralatan dan menganalisa kemungkinan-kemungkinan faktor penyebab kecelakaan untuk dijadikan sebagai pedoman prosedur kerja. Aktivitas itu disebut :
Job Safety Analisis
Job Safety Ovsevation
Analisa kecelakaan
Safety audit
Manajemen K3 merupakan integral dari manajemen perusahaan adalah mutlak diperlukan untuk penanganan masalah K3:
Dari awal perencanaan sampai pengoperasian perusahaan
Pada pelaksanaan proses produksi
Sejak dibentuk P2K3
A,B dan C benar
Faktor-faktor dilingkungan kerja yang dapat menyebabkan penyakit akibat kerja :
Faktor fisik, kimia, biologis
Faktor fisik, kimia, biologis dan fisiologis
Faktor fisik, kimia, biologis, psikologis dan fisiologis
Faktor fisik, kimia, psikologis dan fisiologis
Upaya kesehatan kerja merupakan upaya yang komperensif meliputi :
Upaya preventif dan promotif
Upaya kuratif saja
Upaya promotif dan rehabilitati saja
Upaya preventif, promotif, kuratif dan rehabilitatif
Penerapan norma-norma ergonami ditempat kerja, meliputi norma-norma :
Pembebanan kerja fisik, sikap tubuh dalam bekerja, mengangkut dan mengangkat
Olah raga dan kesegaran jasmani, musik dan dekorasi, lingkungan kerja
Semuanya benar
Semuanya salah
Sumber bahaya dilingkungan kerja dapt digolongkan dalam beberapa jenis/klasifikasi bahaya yang ditimbulkan dari lingkungan, getaran, radiasi, debu, kebisingan dan pencahayaan termasuk golongan :
Fisik
Kimia
Biologi
Semua benar
Upaya pencegahan merupakan upaya yang lebih penting dari pada upaya penyembuhan terhadap terjadi kecelakaan atau penyakit akibat kerja, alternative terakhir dari pada pencegahan tersebut adalah
Eliminasi
Subtansi
Ventilasi
APD
Ruang lingkup Permen No. Per.05/Men/1985 meliputi :
Peralatan angkat, pita transport, pesawat angkutan di atas landasan dan di atas permukaan, alat angkutan jalan ril
Pesawat tenaga dan produksi
Pesawat Lift
Semuanya benar
Pengertian dari pesawat angkat dan angkut adalah suatu pesawat atau alat yang digunakan untuk :
Memindahkan muatan pada jarak tertentu
Memindahkan, mengangkat muatan vertical dan horisontal
Memindahkan, mengangkat muatan vertical dan horizontal dalam jarak yang ditentukan
Jawaban a, b dan c benar
Dasar teknik K3 bidang mekanik pada prinsipnya ditujukan untuk pengamanan terhadap :
Tenaga kerja dari ancaman bahaya / kecelakaan
Pesawat tenaga dan produksi untuk mencegah kemungkinan terjadi kecelakaan
Semuanya benar
Semuanya salah
Dalam mengoperasikan pesawat angkat dan angkut harus dilakukan oleh :
Operator yang memiliki kemampuan dan ketrampilan
Operator yang memiliki pengalaman
Operator yang memiliki SIO (Surat Ijin Operasi)
Operator mendapatkan ijin kerja pengawas dan ahli K3
Sesuai dengan ketentuan yang berlaku bahwa setiap pesawat angkat dan angkut yang akan dibuat dan dipasang harus memiliki persyaratan teknis dan kepada :
Pembuat dan pemasang harus mendapat pengesahan
Pembuat dan pemasang tidak perlu mendapat pengesahan
Pemilik / pemakai dapat menentukan persyaratan
Jawaban a, b dan c benar
Pesawat angkut di atas landasan dan di atas permukaan adalah :
Truk, traktor, kereta gantung, truk Derek dan forklift
Dongkrak pneumatic, gondola, keran tower dan takel
Escalator, rantai berjalan dan ban berjalan
Jawaban a, b dan c benar
Untuk menjamin pengoperasian peralatan mekanik dapat aman maka peralatan-peralatan tersebut harus :
Dioperasikan oleh operator yang memiliki sertifikat
Diperiksa dan diuji sesuai dengan peraturan perundangan yang berlaku
Peralatan mekanik harus baru
Jawaban a, b dan c benar
Jawaban a, b dan c benar
Dalam melayani pesawat tenaga dan produksi yang sedang beroperasi, seorang operator dapat
Mewakilkan kepada orang lain
Meninggalkan tempat kerjanya untuk keperluan penting
Dilarang meninggalkan tempat kerjanya
Jawaban a, b dan c benar
Pengujian unit pesawat tenaga dan produksi dilakukan selambat-lambatnya :
5 Tahun sekali
3 Tahun sekali
2 Tahun sekali
1 Tahun sekali
Pemeriksaan visual pada setiap pesawat uap yang baru bertujuan untuk mengetahui :
Kondisi seluruh alat perlengkapan pengamanannya
Kondisi seluruh bagian konstruksi dan seluruh alat perlengkapan pengamanannya
Kondisi sisi luar dan seluruh alat perlengkapan pengamanannya
Semuanya benar
Penggunaan media pemadam Halon Total Flooding System dibatasi penggunaannya di Indonesia, disebabkan :
Kualitas pemadam buruk
Harga satuan mahal
Merusak lingkungan (lapisan ozon)
Jawaban a, b dan c benar
Beberapa persyaratan yg harus diperhatikan dalam rangka memadamkan kebakaran antara lain
Mengetahui arah angin
Mengetahui jenis benda yang terbakar
Mengetahui kondisi bangunan
(a), (b) dan (c) benar
Pengawasan K3 Konstruksi Bangunan dilakukan pada setiap tahapan pekerjaan yaitu :
Perencanaan, pelaksanaan, pemanfaatan
Penggalian, pembetonan
Pemasangan tiang-tiang bangunan
Jawaban a, b dan c benar
Pemasangan instalasi listrik di Indonesia pada saat ini berpedoman kepada :
Peraturan Umum Instalasi Listrik 1987 (PUIL 1987)
Peraturan Umum Instalasi Listrik 2000 (PUIL 2000)
Peraturan Umum Instalasi Listrik 2001 (PUIL 2001)
Tidak ada yang benar
Pengawasan K3 Sarana Bangunan meliputi :
Semua instalasi dari tahapan kegiatan pembangunan konstruksi bengunan mulai dari kegiatan pelaksanaan, serah terima pekerjaan sampai dengan masa pemeliharaan/perawatan.
Semua peralatan dari tahapan kegiatan pembangunan konstruksi bangunan mulai dari kegiatan pelaksanaan, serah terima pekerjaan sampai dengan masa pemeliharaan/perawatan
Semua sarana pendukung mulai dari kegiatan pelaksanaan, serah terima pekerjaan sampai dengan masa pemeliharaan/perawatan
Jawaban a, b dan c benar
Potensi bahaya pada instalasi listrik diantaranya
Beban lebih
Kebakaran
Panas
Peledakan
Dibawah ini product penjualan Ekatama, adalah:
Stahl
Enerpac
Proto
Semuanya benar
Berikut beberapa anak cabang Ekatama Group, kecuali:
Wirya Krenindo Perkasa
Ekatama Prima Perkasa
Ekatama Putra Perkasa
Ekatama Wirya Perkasa
Beberapa jasa service Ekatama Group, kecuali:
Contruction dan Engineering
Mining dan Operation
Industrial
Material handling
Wirya Krenindo Perkasa pada dasarnya berfokus pada:
Industrial cleaning and Steel Fabrication
Material handling equipment, seperti Hoist dan Crane
Industrial Maintenance dan Support Tools
Semua Salah
Product Stahl Crane Systems berasal dari negara:
Germany
China
USA
Russia
