WorksheetsCoal_Handling 2
Total questions: 26
Worksheet time: 26mins
Berikut adalah permasalahan apa saja yang dapat ditimbulkan dikarenakan adanya Bone Coal pada produk batubara, kecuali :
Naiknya kualitas batubara
Crusher tersumbat
Turunnya kualitas batubara
Penurunan umur unit crusher CPP
Di bawah ini adalah beberapa penyebab terjadinya kasus Dilusi dan Kontaminasi, kecuali :
Batubara bersih sisa parting/ OB
Melakukan perbaikan unit dekat/ di atas front loading batubara
Terdapat material OB yang tercampur pada stock batubara
Tidak membersihkan unit saat akan naik ke tumpukan batubara
Apa yang harus dilakukan jika didapatkan material Bonecoal atau material dilusi pada area stock in pit atau ROM :
Stop, laporkan kepada pengawas & treatment Bonecoal
Lanjut kegiatan coal getting
Stop dan membuang Bonecoal
Stop dan pulang
Tindakan perbaikan/ pencegahan yang dapat dilakukan untuk mengurangi kontaminasi/dilusi saat loading maupun hauling batubara:
Semua jawaban benar
Melakukan pembersihan unit loader & hauler sebelum melakukan loading di inventori
Membentuk drainase dan tidak ada aliran air di tubuh batubara
Melakukan handpicking apabila terdapat material-material non-batubara di dalam inventori batubara
Pada saat melakukan proses pembersihan Roof Batubara berdasarkan IK Cleaning Batubara, hal-hal yang harus diperhatikan, kecuali :
Tidak membersihkan batas kontak batubara dengan OB pada bagian pre-face
Batubara harus bersih dari material dilusi dan kontaminasi
Menggunakan unit PC dengan cutting edge
Melakukan pembersihan roof tidak lebih dari 7 cm (overcleaning)
Dalam Prosedur Penambangan Batubara, batas yang diperbolehkan untuk cleaning roof batubara sebesar :
0,07 m
0,20 m
0,10 m
0,25 m
Berikut ini adalah beberapa tahapan kegiatan Coal Getting , kecuali :
Reklamasi
Cleaning batubara, Ripping
Hauling dan penimbangan Batubara
Pengukuran Roof dan Floor Batubara
Ukuran material Batubara yang diperbolehkan untuk diloading menuju CPP adalah :
< 0,40 m
0,70 m
0,50 m
> 0,70 m
Ketebalan floor batubara yang diijinkan ditinggal berdasarkan Prosedur Penambangan Batubara adalah :
0,10 m
0,20 m
0,50 m
0,30 m
Yang termasuk kontaminan antara lain adalah :
Ripper
Coally Shale
Shally Coal
Batupasir
Yang termasuk material dilusi, kecuali :
Teeth Bucket
OB
Parting
Bone coal
Batubara tumpah, batubara tertinggal, overdigging, batubara di OB kan adalah beberapa tindakan yang mengakibatkan :
Loss coal
Penurunan kualitas batubara
Dilusi
Sponcom
Apa yang dimaksud dengan metode triple check pada skema penanganan bonecoal layer 2?
Dilakukan pengecekan di Pit oleh pengawas front coal getting dan supv/section head mitra kerja
Dilakukan pengecekan di Pit oleh pengawas front coal getting
Dilakukan pengecekan di ROM oleh pengawas front coal getting
Dilakukan pengecekan di ROM oleh pengawas front coal getting dan supv/section head mitra kerja
Parameter kualitas batubara yang dapat terpengaruhi akibat dari sisi operasional adalah :
TM, Ash, CV
TS, Mineout, IM
TM, Kekerasan, IM
Ash, Sodium, Volume
Apabila setelah dilakukan kegiatan loading batubara, tebal mined out masih > 0,10 m hal selanjutnya yang dilakukan adalah :
Melakukan proses getting batubara ulang hingga mined out optimal 0,10 m
Memotong minedout dengan PC 2000
Melakukan proses prepare drillpad blasting
Menimbun minedout dengan material OB
Menurut KEPMEN 1827.K, konservasi seam tipis adalah seam yang wajib diambil dengan ketebalan :
Minimal 30 cm
Minimal 20 cm
20 cm – 40 cm
> 50 cm
Batubara terbentuk dari ?
Fosil tumbuhan
Getah karet
Fosil dinosaurus
Air Rawa
Batubara yang membaji kemudian membentuk dua lapisan batubara yang terpisah (bercabang) disebut?
Splitting
Bonecoal
Parting
Cropline
Lapisan bukan batubara yang hadir/terdapat didalam satuan tubuh batubara, lapisan memisahkan lapisan batubara yang satu dengan yang lain. Lapisan ini disebut sebagai :
Parting
Roof
Floor
Coal
Tubuh Lentikuler sedimen biasanya batupasir yang menggantikan sebagian atau seluruh lapisan batubara. Disebut juga sebagai ?
Washouts
Skorea
Parting
Multiparting
Di bawah ini merupakan jenis klasifikasi dari Batubara, kecuali :
Bonecoal
Lignit
Sub Bituminous
Antrasit
Berikut adalah contoh kasus pada front yang dapat menyebakan kenaikan nilai Ash pada produk batubara, kecuali :
Raw material batubara berukuran < 40 cm
Batubara yang tergenang air/ lumpur
Dilusi parting/ floor yang tercampur di dalam produk
Lumpur/ spoil dari unit loader saat naik ke atas tumpukan stock batubara
Apa sajakah fenomena geologi yang dapat mempengaruhi suatu pembentukan batubara dan berpotensi menjadi material dilusi pada produk batubara ?
Semua Benar
Parting
Washout
Splitting
Fenomena Geologi pada lapisan batubara yang berupa material batuan yang memiliki karakter keras, warna abu2 kehitaman, berbentuk melensis atau boulder dan terdiri dari unsur silika adalah pengertian dari :
Bone Coal
Parting
Spliting
Coal
Spoil yang menempel pada unit punya potensi besar menjadi dilusi pada product batubara, yang mempengaruhi kualitas?
Ash
Sodium
Calorie Value (CV)
Sulfur
Apa sajakah fenomena geologi yang dapat mempengaruhi suatu pembentukan batubara dan berpotensi menjadi material dilusi pada produk batubara ?
Semua Benar
Parting
Washout
Splitting
