wayground logo

Free Printable Worksheets

NEW

Font size

S
M
L
XL
Worksheets

Ukom 1

Total questions: 80

Worksheet time: 40mins

Name
Class
Date
1.

Seorang anak berusia 11 tahun memeriksa diri ke dokter spesialis kulit dengan kelainan kulit terutama pada leher, muka, lengan berupa bercak membulat. Pemeriksaan dengan lampu wood's lesi nampak berfluorensensi hijau kebiru-biru. Kerokan kulit diambil untuk pemeriksaan sediaan dengan larutan KOH 10%.

Sebutkan species jamur apakah yang menyebabkan anak tersebut?

a)

Sporothrix schenkii

b)

Malassezia furfur

c)

Trichosporon beigelii

d)

Pedraia hortae

e)

Aspergilus sp

2.

Seorang laki-laki berusia 50 tahun dirawat inap. Namun selang beberapa hari dokter curiga terjadi bakterimia nosokomial. Hal tersebut disebabkan oleh bakteri yang resisten antibiotik dan disarankan pemeriksaan laboratorium kultur pada MSA dan uji koagulasi. Bakteri apakah yang paling mungkin ditemukan pada hasil isolasi tersebut?

a)

Staphylococcus

b)

Escheria

c)

Streptococcus

d)

Proteus

e)

Klebsiella

3.

Seorang pria dewasa dirawat di rumah sakit untuk pembedahan jantung dan operasi dinyatakan sukses. Setelah beberapa hari dalam perawatan di rumah sakit. Pasien menderita pneumonia. Biakan dahak menunjukkan adanya batang gram negatif yang memproduksi suatu pigmen hijau tetapi tidak meragikan laktosa. Bakteri apakah yang paling mungkin menginfeksi pasien tersebut?

a)

Klebsiella pneumonia

b)

Serratia

c)

Proteus

d)

Eritrobacter

e)

Pseudomonas aeruginosa

4.

Seseorang ibu memeriksakan anak ke dokter spesialis kulit karena anak tersebut erispiles merupakan penyakit infeksi kulit yang cukup serius yaitu selulitis seperfisialis dengan batas besi yang tegas, berwarna merah terang dan terasa nyeri. Dokter memberikan rujukan untuk melakukan pemeriksaan laboratorium. Hasil pemeriksaan menyatakan positif bakteri. Bakteri apakah yang menginfeksi pasien tersebut?

a)

Streptococcus pyogenes

b)

Staphylococcus albus

c)

Escherichia coli

d)

Chlamy traccoamatis

e)

Pneumococcus

5.

Daya tahan mycobakteria tuberculosis lebih besar apabila dibandingkan dengan bakteri lainnya karena sifat hidrofobik permukaan sel. Golongan bakteri ini tahan terhadap asam dan alkali. Semakin pekat zat asam dan alkali maka akan membunuh bakteri tersebut. Senyawa apa yang dapat membunuh bakteri tersebut

a)

Fenol 5%

b)

Alkohol 96%

c)

Naoh 40%

d)

Cuso4 5%

6.

Seorang ATLM menerima sampel slide berasal dari cairan cerviks dari wanita berusia 55 tahun dengan keluhan keputihan yang disertai darah. ATLM tersebut segera memproses slide tersebut agar hasil segera dapat dibaca. Pewarnaan apakah yang dapat digunakan pada kasus tersebut?

a)

HE

b)

Papanicolau

c)

Giemsa

d)

Supravital

e)

Wright

7.

Seorang ATLM sedang melakukan pemeriksaan eosinophil di laboratorium puskesmas. Pemeriksaan tersebut dilakukan dengan menggunakan bilik hitung improved neubauer. Darah diencerkan dengan larutan dunger sebanyak 10x. Hasil pengamatan mikroskopis pada 9 kotak besar bilik hitung ditemukan sel eosinophil sejumlah 18 sel. Berapa sel/ul jumlah eosinophil pada kasus tersebut?

a)

200

b)

400

c)

56

d)

40

e)

20

8.

Saat ini dinas kesehatan di Samarinda sedang melakukan pemeriksaan rutin malaria pada pekerja kebun sawit di daerah Kabupaten penajam paser utara. Selama melakukan pemeriksaan rutin, sebagai ATLM anda diminta untuk menggunakan metode apusan darah tebal. Manakah langkah awal yang sebaiknya anda lakukan pada metode pemeriksaan tersebut?

a)

Mengambil darah vena

b)

Mengambil darah kapiler/vena

c)

Melakukan lisis apusan darah

d)

Melakukan pewarnaan apusan darah menggunakan giemsa

e)

Melakukan fiksasi apusan darah

9.

Dari spesimen tinja diare telah diisolasi pada media thiosulfate-citrate-bile-sucrose (TCBS) koloni dibuat sediaan dengan pewarnaan gram,hasil tes oksidase positif, uji slide glutinasi dengan antisera polivalen dan monovalen menunjukkan hasil reaksi positif. Apakah kesimpulan identifikasi bakteri tersebut?

a)

Salmonella typosa

b)

Bacillus ceretus

c)

Vibrio cholerae

d)

Escherichia coli

e)

Shigella dysenteriae

10.

Seorang ATLM melakukan analisis sperma mikroskopis maka didapatkan hasil bentuk kepala spermatozoa sangat besar dan bentuknya tidak menentu selain itu ditemukan juga adanya spermatozoa yang sebagian besar mati. Apa istilah" untuk hasil tersebut diatas?

a)

Lepto, Azospermia

b)

Terato, Azospermia

c)

Terato, Necrospermia

d)

Lepto, Oligospermia

e)

Piri, Necrospermia

11.

Seorang anak berusia 12 tahun diduga menderita anemia dengan gejala lemah, letih, lesu, mata berkunang". Hasil laboratorium hematologi menunjukkan kadar Hb 7gr%, MCV, MCH, dan MCHC menurun,eosinofilia, gambaran eritrosit hipokrom mikrositer, kadar besi serum <50 mg/dl dan saturation transferin <15%. Jenis apakah yang dialami oleh seorang anak tersebut?

a)

Anemia aplastik

b)

Anemia megaloblastik

c)

Anemia defisiensi besi

d)

Anemia hemolitik

e)

Anemia sideroblastik

12.

Seorang ATLM melakukan pemeriksaan indeks eritrosit pada seorang pria 30 tahun. Dari hasil pemeriksaan tersebut didapatkan nilai indeks eritrosit sebagai berikut : MCV 110 fl, MCH 32 pg, MCHC 33%. bagaimana gambaran eritrosit pada pasien tersebut?

a)

Normositik normokrom

b)

Makrositik hipokrom

c)

Makrositik normokromik

d)

Mikrositik normokromik

e)

Mikrositik hipokromik

13.

Dokter meminta pemeriksaan darah terhadap seorang wanita berumur 33 tahun dengan gejala demam 4 hari. Hasil pemeriksaan darah menunjukkan trombosit 80.000/mm3 darah dengan kenaikan hematokrit 20%. Pemeriksaan pendukung apakah yang paling tepat dilakukan?

a)

CMV

b)

DBD

c)

VDRL

d)

Anti Hbe

e)

HbsAg

14.

Seorang ibu membawa anaknya ke rumah sakit melati dengan memiliki keluhan diare, berat badan turun, sering kentut, muntah dan mual. Berdasarkan hasil laboratorium ditemukan parasit dengan morfologi ookista matang dengan ukuran 8-10 mikrofin. Berbentuk bulat, tidak berinti dan berflagel. Parasit apakah yang menginfeksi anak tersebut?

a)

Kryptosporodiun

b)

Cyclospora cayetanensis

c)

Plasmodium ovale

d)

Balantidium coli

e)

Gardia lambia

15.

Seorang ATLM sedang melakukan pemeriksaan spesimen dengan menggunakan larutan asam sebagai reagen, tanpa sengaja zat tersebut menetes mengenai lengan sebelah kiri dan terasa perih pada bagian yang terkena zat tersebut. Untuk menghindari cendera yang lebih parah, maka segera dilakukan tindakan P3K. Apakah tindakan pertolongan yang tepat dilakukan pada kasus diatas?

a)

Pergi ke UGD

b)

Melihat MSDS

c)

Menetralkan asam dengan basa

d)

Membungkus lengan dengan kain kasa

e)

Selama 15 menit

16.

Hasil pengamatan pada urine secara makroskopi didapatkan urine berwarna kehijauan, agak keruh, pH 6,5 dan berat jenis 1.021. Pemeriksaan sedimen secara mikroskopis ditemukan unsur dengan ciri-ciri tidak berwarna dan berbentuk amplop. Apakah jenis kristal yang paling banyak ditemukan dalam sampel urine tersebut?

a)

Asam urat

b)

Triple fosfat

c)

Kalsium fosfat

d)

Kalsium oksalat

e)

Kalsium karbonat

17.

Sekelompok mahasiswa ATLM praktikum urinalisis dengan parameter tes protein urine dengan metode carik celup dan asam sulfosalisilat. Hasil tes carik celup didapatkan protein urine +2 kemudian dilanjutkan dengan metode sulfosalisilat. Apakah interpretasi hasil positif protein urine?

a)

Sangat kerut tanpa butir"

b)

Kekeruhan ringan tanpa butir"

c)

Sangat keruh dan bergumpal/memadat

d)

Urine jelas keruh dan kekeruhan berkeping"

e)

Kekeruhan mudah dilihat dan nampak butir" dalam kekeruhan

18.

Telah dilakukan pemeriksaan feses pada bayi dengan dugaan intoleransi terhadap lemak untuk memastikan maka dilakukan pemeriksaan konfirmasi. Jenis reagen apakah yang paling tepat digunakan?

a)

Eosin 2%

b)

Sudan III

c)

Lugol 2%

d)

NaCl 0,9%

e)

Asam asetat 10%

19.

Seorang ATLM di balai laboratorium kesehatan memeriksa specimen yang di kirim ke laboratorium dengan keterangan sisa makanan dari jajanan yang dikonsumsi oleh siswa sekolah dasar X yang mengalami kerusakan makanan. Hasil kultur pada media agar darah menunjukkan koloni berwarna putih kekuningan dan terdapat zona hemolisis. Pewarnaan gram menunjukkan kokus berwarna ungu. Hasil uji lanjut dengan menginokulasikan koloni pada plasma sitrat menunjukkan adanya gumpalan. Apakah yang menyebabkan adanya gumpalan pada uji di atas?

a)

Dnase

b)

Lipase

c)

Oksidase

d)

Katalase

e)

Koagulase

20.

Seorang ATLM mengambil swab pada embrio telur yang gagal menetas, kemudian dilakukan pewarnaan gram, tampak terlihat bakteri gram negatif dan ciri ciri terlihat berwarna merah muda, berbentuk batang yang ditanam pada media TSA. Jenis bakteri apakah yang tumbuh pada media tersebut?

a)

Streptococcus viridian

b)

Streptococcus pyogenes

c)

Staphylococcus aureus

d)

Staphylococcus albus

e)

Pseudomonas aureginosa

21.

Seorang ATLM menerima specimen serum pasien laki-laki berusia 40 tahun dengan form permintaan pemeriksaan dari dokter. Berdasarkan keterangan dokter pasien mengalami lesi pada organ kelamin. Apakah test skring yang tepat dilakukan untuk spesimen tersebut?

a)

TPI

b)

TPHA

c)

VDRL

d)

TP rapid

e)

FTA abs

22.

Seorang ATLM sedang melakukan pewarnaan gram pada feses anak laki-laki umur 5 tahun pembuatan preparat dilakukan penambahan pewarnaan kristal violet selama 1 menit pada specimen yang telah ditempelkan pada objek glass. Setelah pencucian dengan air mengalir, dilanjutkan pemberian lugol selama 1 menit, kemudian diteteskan alkohol serta tunggu 30 detik. Setelah itu dibilas dengan air mengalir diteteskan safranin pada preparat selama 30 detik. Apakah reagen yang paling berperan dalam menentukan sifat bakteri pada kasus tersebut?

a)

Kristal violet

b)

Lugol

c)

Alkohol

d)

Safranin

e)

Aquadest

23.

Seorang ATLM menerima sampel darah dari bangsal rumah sakit dengan disertai permintaan pemeriksaan NS1. Hasil pemeriksaan laboratorium menunjukkan hasil positif. Bagaimana interpretasi hasil tersebut?

a)

Sifilis positif

b)

Thypus positif

c)

Hepatitis positif

d)

Leptosperosis positif

e)

Demam berdarah positif

24.

Seorang ATLM melakukan pemeriksaan darah lengkap dan sediaan apusan darah tepi. Hasil pemeriksaan yang didapatkan adalah hemoglobin 6,1gr/ul,jumlah leukosit 15.000 sel/ul darah, laju endap darah 120 mm/jam. Bagaimana gambaran morfologi eritrosit pada kasus tersebut di atas?

a)

Hipokrom

b)

Normokrom

c)

Hiperkrom

d)

Normositer

e)

Hipositer

25.

Seorang ATLM atas permintaan dokter sedang melakukan pemeriksaan urin rutin terhadap berat jenis dengan menggunakan urinometer. Sebelumnya didapatkan data pemeriksaan urin tidak berwarna, agak keruh, suhu tera 26°C dan suhu urin 32°C dan berat jenis pada urinometer 1.012. Berapa berat jenis dari urin tersebut ?

a)

1.011

b)

1.012

c)

1.013

d)

1.014

e)

1.015

26.

Seorang wanita berusia 35 tahun dengan berat badan 80 kg dengan tekanan darah 150/90 mmHg. Dokter meminta dilakukan pemeriksaan profil lipid terhadap pasien tersebut, pemeriksaan ini membutuhkan puasa sebelum pengambilan spesimen. Apa jenis pemeriksaan yang akan dilakukan?

a)

LDL

b)

HDL

c)

Cholesterol

d)

Trigliserida

e)

Total lipid

27.

Seorang pasien yang didiagnosis malaria berat dirujuk untuk melakukan pemeriksaan darah dan urin. Dari pemeriksaan urinalisa didapatkan hasil uji darah metode dipstik +3, hal ini bertentangan dengan hasil pemeriksaan sedimen dengan jumlah eritrosit 0-l/LPB. Apakah alasan yang dapat menjelaskan fakta hasil diatas?

a)

Hemoglobin lisis pada saat sentrifugasi

b)

Eritrosit tidak mengendap saat disentrifus

c)

Eritrosit mengkerut dan dibaca sebagai lekosit

d)

Eritrosit kehilangan hemoglobin sehingga sulit dibaca

e)

Urin mengandung hemoglobin yang tinggi, sedikit eritrosit

28.

Pada kasus gangguan keseimbangan asam basa perlu dilakukan pemeriksaan analisa gas darah untuk mengetahui pH, pO2 dan pCO2 . Manakah pembuluh darah yang paling tepat digunakan untuk pengambilan sampel?

a)

kapiler

b)

vena cava

c)

arteri radialis

d)

arteri jungularis

e)

vena cubiti median

29.

Sampel feses menunjukkan adanya infeksi oleh hookworm. Untuk pengobatan yang sesuai maka harus diketahui spesiesnya, sehingga perlu dilakukan pembiakan yang sesuai untuk parasit tersebut. Apakah metode yang digunakan untuk membiakkan cacing tersebut?

a)

Flotasi

b)

Suzuki

c)

Endapan

d)

Kato-Katz

e)

Harada Mori

30.

Pemeriksaan laboratorium seorang pasien dengan diagnosis kaki gajah akan dilakukan untuk mengetahui parasit apa yang menginfeksi. Apakah sampel yang digunakan untuk pemeriksaan laboratorium?

a)

Urin

b)

Feses

c)

Darah

d)

Sputum

e)

Jaringan

31.

Sampel darah yang diperiksa dari warga yang dikirim ke laboratorium menunjukkan adanya parasit Plasmodium vivax. Parasit ini mudah sekali untuk menular. Untuk menghindari penularan maka direncanakan untuk melakukan penanggulangan untuk penularannya. Apakah penanggulangan yang dilakukan untuk hal tersebut?

a)

Menggalakkan penggunaan alas kaki

b)

Pemberantasan sarang nyamuk

c)

Pembersihan jamban

d)

Pembasmian tikus

e)

Vaksinasi unggas

32.

Pemeriksaan darah dengan metode apusan darah tipis dilakukan pada seorang pasien dengan gejala panas tinggi dan menggigil. Hasil pemeriksaan menunjukan adanya bentuk trophozoit ring form yang khas dan dijumpai juga terdapat multiple infection di dalam eritrosit, diketahui pula tidak terdapat pembesaran ukuran eritrosit. Apa nama spesies parasit yang menginfeksi pasien tersebut?

a)

Plasmodium vivax

b)

Plasmodium ovale

c)

Plasmodium malariae

d)

Plasmodium falciparum

e)

Plasmodium arachniformis

33.

Pemeriksaan sampel feses dari pasien penderita diare menunjukkan adanya protozoa. Parasit tersebut tidak memiliki flagel, letak karyosome central serta ditemukan adanya sel darah merah di dalam sitoplasmanya. Apa nama spesies yang memiliki ciri-ciri tersebut?

a)

Entamoeba coli

b)

Entamoeba dispar

c)

Entamoeba polecki

d)

Entamoeba histolytica

e)

Entamoeba hartmanni

34.

Pemeriksaan laboratorium pada pasien malaria dapat diketahui bahwa terdapat Plasmodium vivax, dan teridentifikasi dalam stadium thropozoit tua sehingga terdapat gambaran pembesaran eritrosit. Mengapa pembesaran tersebut terjadi?

a)

Ukuran parasit yang terlalu besar

b)

Infeksi yang sudah sangat parah

c)

Terdapat fase hidup lain dalam darah

d)

Penderita mengalami kurang darah

e)

Karena diperiksa dengan metode tetes darah tebal.

35.

Hasil prosesing dan pengecatan jaringan diperiksa untuk mengetahui kelayakan untuk dilakukan pengamatan dan dari hasil pemeriksaan mikroskopis ditunjukkan bahwa terdapat 3 lapisan dan ditemukan adanya sel purkinje pada bagian tengah lapisan. apakah sampel yang diperiksa?

a)

Hepar

b)

Testis

c)

Pancreas

d)

Cerebelum

e)

Ductus epidydymis

36.

Jaringan dari block paraffin harus dipotong dengan menggunakan microtome agar dapat di lakukan pewarnaan jaringan pada object glass dan jaringan tersebut tidak boleh terlalu tebal sehingga tidak terjadi gambaran sel yang menumpuk. Berapakah ketebalan maksimalnya?

a)

1 mikrometer

b)

3 mikrometer

c)

5 mikrometer

d)

10 mikrometer

e)

15 mikrometer

37.

Pengamatan mikroskopis dari hasil pengecatan rutin jaringan menunjukkan adanya gambaran sel yang saling bertumpuk. Apakah tahapan yang perlu diperbaiki?

a)

Dehidrasi

b)

Deparafinasi

c)

Penjernihan dengan xylol

d)

Perendaman larutan fiksasi

e)

Pemotongan dengan mikrotom

38.

Pewarnaan kedua yang dilakukan pada pewarnaan rutin adalah diwarnai dengan eosin. Urutan tahapan sebelum pewarnaan eosin adalah dilakukan rehidrasi. Karena apakah alasan dilakukan rehidrasi?

a)

Mengurangi kekerasan jaringan

b)

Pelarut cat eosin adalah aquades

c)

Untuk melakukan proses blueing

d)

Agar jaringan terikat pada object glass

e)

Supaya tidak terjadi pengerutan jaringan

39.

Jaringan tumor yang diterima laboratorium Patologi berukuran 6x6 cm dan direndam dalam 10 ml formalin 10% sejak 24 jam yang lalu dan jaringan diletakkan dalam toples kaca tertutup. Selenjutnya akan dilakukan pemotongan makroskopis. Pemotongan yang dilakukan menemukan adanya jaringan yang membusuk pada bagian tengah jaringan. Apakah yang menyebabkan hal tersebut?

a)

Proses fiksasi terlalu singkat

b)

Volume fiksatif terlalu sedikit

c)

Kesalahan konsentrasi fiksatif

d)

Pengiriman sampel yang hampa udara

e)

Bahan wadah sampel yang tembus cahaya

40.

Seorang mahasiswa bertugas menentukan kadar bahan toksik yang tergolong logam berat pada tubuh para pekerja yang terkena pajanan asap kendaraan dengan bahan bakar bensin dengan angka oktan rendah. Indikator biologi manakah yang paling sesuai untuk mengetahui konsentrasi bahan toksik logam berat yang dimaksud pada jaringan lunak para pekerja tersebut?

a)

Otot

b)

Urin

c)

Kulit

d)

Darah

e)

Air liur

41.

Seorang mahasiswa sedang melakukan uji kualitatif sampel bakso dengan uji reaksi nyala. warna nyala yang dihasilkan berwarna hijau. Pengawet apakah yang terkandung dalam sampel bakso tersebut?

a)

Formalin

b)

Natrium Boraks

c)

Natrium Nitrit

d)

Natrium Benzoat

e)

Natrium Klorida

42.

Seorang mahasiswa Analis Kesehatan melakukan analisis penentuan kadar unsur Fe dalam suatu tablet suplemen penambah darah dan diperoleh hasil sebesar 20,42 %, sedangkan kadar unsur Fe suatu tablet suplemen penambah darah sesungguhnya sebesar 20,50 %. Berapakah angka kesalahan absolut dan kesalahan relatif hasil analisis mahasiswa tersebut?

a)

0,04 dan 0,39 %

b)

0,04 dan 3,9 %

c)

0,08 dan 0,39 %

d)

0,08 dan 3,90 %

e)

0,08 dan 39,00 %

43.

Seorang pria berusia 40 tahun meninggal dengan dugaan keracunan gas CO. Darah pasien dikirim ke laboratorium untuk diperiksa lebih lanjut. Alat apakah yang dapat digunakan untuk pemeriksaan tersebut?

a)

Spektroskopi Serapan Atom

b)

Kromatografi Gas

c)

Spektrofotometer

d)

GCMS

e)

HPLC

44.

Seorang mahasiswa melakukan penimbangan pertama sampel obat yang diduga mengandung heroin menggunakan timbangan analitik dengan ketelitian 0,0001g. Angka hasil penimbangan yang tertera pada layer timbangan adalah 0,123456789 g. Berapakah angka yang seharusnya dilaporkan sebagai data hasil penimbangan oleh mahasiswa tersebut?

a)

0,1 g

b)

0,12 g

c)

0,123 g

d)

0,1234 g

e)

0,12345 g

45.

Hasil pemeriksaan dari sampel pus ulkus diabetikus dilakukan kultur pada media Blood Agar yang diinkubasi pada suhu 37°C selama 24 jam, dihasilkan koloni yang mampu memecah eritrosit. Kemudian koloni tersebut dilakukan pengecatan Gram, dengan hasil sel berbentuk kokus susunan bergerombol sifat pengecatan Gram positip, mempunyai enzim katalase dan koloni berwarna keemasan. Spesies bakteri apakah yang mempunyai ciri-ciri demikian ?

a)

Staphylococcus aureus

b)

Streptococcus pyogenes

c)

Streptococcus agalactiae

d)

Staphylococcus epidermidis

e)

Staphylococcus saprofitikus

46.

Hasil pemerik saan dari sampel pus ulkus diabetikus dilakukan kultur pada media Blood Agar yang diinkubasi pada suhu 37°C selama 24 jam, dihasilkan koloni yang tidak memecah eritrosit. Kemudian koloni tersebut dilakukan pengecatan Gram, dengan hasil sel berbentuk kokus susunan bergerombol sifat pengecatan Gram positip, mempunyai enzim katalase, koloni putih porselin dan sensitive terhadap novobiocin. Spesies bakteri apakah yang mempunyai ciri-ciri demikian ?

a)

Staphylococcus aureus

b)

Streptococcus pyogenes

c)

Streptococcus agalactiae

d)

Staphylococcus epidermidis

e)

Staphylococcus saprofitikus

47.

Hasil pemeriksaan dari sampel pus ulkus diabetikus dilakukan kultur pada media Mac Conkey yang diinkubasi pada suhu 37°C selama 24 jam, dihasilkan koloni yang berwarna merah jambu dengan konsistensi mucoid. Koloni juga dilakukan pengecatan negatip, kemudian koloni tersebut dilakukan uji biokimia yang meliputi Indol, MR, Vp, Sitrat, Motilitas, Urea, TSIA dan glukosa, laktosa, sukrosa. Pada media TSIA terbentuk asam pada lereng dandasar, gas positip, tidak terdapat endapan hitam, serta mempunyai enzim katalase,oksidase negatip. Spesies bakteri apakah yang mempunyaiciri-ciridemikian ?

a)

Eschericia coli

b)

Klebsiellaoxytoca

c)

Enterobacteraerogenes

d)

Klebsiella pneumonia

e)

Pesudomonasaeruginosa

48.

Kultur bakteri sampel darah penderita demam pada media SSA inkubasi 370C selama 24 jam didapat bakteri berbentuk bulat, transparan dengan black center.Jika ditanam pada media TSIA hasilnya: K/A, G+, H2S+. Genus bakteriapa yang terdapat dalam sampel tersebut?

a)

Shigella

b)

Klebsiella

c)

Escherichia

d)

Salmonella

e)

Pseudomonas

49.

Hasil pembuatan preparat sampel sputum penderita batuk dengan pengecatan ZN diketahui bahwa: bakteri berbentuk batang berwarna merah. ditemukan 50 sel berwarna merah dalam 100 Lapang pandang. Apakah hasil interpretasi pemeriksaan mikroskopis sampel tersebut?

a)

+

b)

++

c)

+++

d)

Scanty

e)

Negatif

50.

Petugas surveilen sebuah puskesmas sedang menguji daya bunuh Abate Aedes aegypti asal Banjar Negara. Konsentrasi abate dibuat beberapa variasi, sehingga masing-masing variasi diuji pada 20 ekor larva Aedes aegypti . Persiapan alat apa saja yang dipakai untuk uji tersebut.?

a)

Gelas aqua, Gelas ukur, Pipat Pasteur, Loop, Mikroskop, Pengaduk

b)

Gelas aqua, Gelas ukur, Pipat Pasteur, Loop, Pengaduk

c)

Gelas aqua, Gelas ukur, Pipat Pasteur, Loop, Mikroskop

d)

Gelas aqua, Gelas ukur, Loop, Mikroskop, Pengaduk

e)

Gelas aqua, Pipat Pasteur, Loop, Mikroskop, Pengaduk

51.

.Seorang ATLM melakukan pemeriksaan laboratorium terhadap larva salah satu arthopoda dengan cara sebagai berikut,sifon panjang,dan bulunya satu pasang,segmen anal pelana tidak menutup segmen,gigi sisir tidak berduri laterai. Apakah nama spesies tersebut?

a)

Aedes aegepty

b)

Aedes albopictus

c)

Culex sp

d)

Mansonia sp

e)

Musa domestica

52.

Seorang pasien datang dengan keluhan diare.Dokter menyarankan untuk melakukan pemeriksaan feses di laboratorium.ATLM kemudian melakukan peneriksaan dan menemukan ooksita yang berisi sporokista.Tertulis pada lembar pemeriksaan pasien diduga menderita koksidinosis. Termasuk family apakah dari hasil pemeriksan tersebut?

a)

Balantidium

b)

Giardia lamblia

c)

Coccidia

d)

Leishaminia

e)

Endolimax nana

53.

2.Sampel darah seorang pasien terdeteksi positif mengandung jenis narkoba ketamine. Pasien tersebut menolak hasil skrining tersebut karena merasa tidak pernah mengkonsumsi obat golongan ketamine. Obat atau senyawa apakah yang membuat hasil positif palsu tersebut.?

a)

Choluquine

b)

Codein

c)

CTM

d)

Ephedrine

e)

Ranitidine

54.

.Laboratorium menerima kiriman sampel darah yang terdapat didalam tabung bertutup ungu dan bertutup merah.sampel darah yang terdapat dalam tabung bertutup ungu berisi tiga perempat tabung untuk pemeriksaan darah lengkap sedangkan tabung bertutup merah berisi setengah tabung untuk pemeriksaan elektrolit.Hasil pemeriksaan elektrolit yang didapat yaitu Na=135 mmol/L, K=11,2 mmol/L, CI=103mmol/L, HCO3=14mmol/L, dan Ca=2,6mmol/L. Apa penjelasan yang paling mungkin terkait hasil pemeriksaan kalsium serum tersebut?

a)

alah urutan penggunaan tabung vakum

b)

Tidak ada masalah terkait hasil kalsium darah

c)

Hemolysis berat selama pengumpulan sampel

d)

Tabung bertutup merah tercemar antikoagulan

e)

Kesalahan laboratorium dalam pengukuran kalsium

55.

Seorang ATLM melakukan pemeriksaan faeces dari pasien yang dirujuk oleh dokter.Dokter mencurigai ada kelainan dalam darah pasien karena terjadi penurunan hemoglobin secara bertahap akibat ada gangguan di usus. Apakah pemeriksaan yang sesuai untuk kasus tersebut? a. Urobilinogen b. Darah samar c. Sterkobilin d. Bilirubin e. Urobilin

a)

Urobilinogen

b)

Darah samar

c)

Sterkobilin

d)

Bilirubin

e)

Urobilin

56.

.Teknisi laboratorium medis menerima permintaan pemeriksaan urin untuk pemeriksaan glukosa urine secara manual dengan metode benedict,hasil pemeriksaan menunjukkan larutan berwarna kuning kehijauan. Bagaimana hasil tersebut di laporkan?

a)

Negatif

b)

Postif satu

c)

Positif dua

d)

Positif tiga

e)

Positif empat

57.

dalam penerimaan spesimen barang bukti cairan tubuh untuk keperluan projustisia,seorang ATLM harus melakukan penangan spesimen dengan benar.Wadah yang digunakan harus tertutup baik,tersegel dan di pastikan tidak bocor,kemudian di beri label yang menempel pada wadah. Informasi apakah yang penting dalam label tersebut?

a)

Register barang bukti ,Nama,dan hari,tanggal dan waktu pengambilan sampel

b)

Nama,tanggal dan waktu pengambilan sampel,jenis sampel dan pengawet

c)

Registrasi barang bukti,Nama,tanggal dan waktu pengambilan sammpel,nama petugas pendamping pengambilan sampel dan jenis sampel

d)

Jenis sampel,nama,umur dan tanggal

e)

Jenis bahan pengawet,jenis sampel,nama,dan umur

58.

Penyakit batu ginjal atau kencing batu dapat menimbulkan masalah,seperti infeksi dan penyumbatan aliran kencing.Batu yang tersangkut di kandung kemih akan menyebabkan kencing batu dan memunculkan banyak gejala. Jenis batu Kristal manakah yang paling umum di temukan pada kasus di atas?

a)

Kalsium oksalat & kalsium fosfat

b)

Magnesium ammonium fosfat

c)

Asam urat

d)

Cystine

e)

Triple fosfat

59.

Laboratorium rumah sakit menerima sampel darah jam 14.05 WIB yang berasal dari suatu ruangan di mana tercatat dalam formulir pemeriksaan pengambilan sampel jam 09.00 WIB.Parameter yang harus di lakukan diantaranya beberapa pemeriksaan kimia darah. Jenis pemeriksaan apa saja yang dapat terpengaruh pada keadaa tersebut?

a)

Glukosa,Na,K dan CI

b)

CK,ALT,ALP dan AST

c)

Total bilirunin dan bilirubin direk

d)

Asam urat,BUN dan kreatini

e)

Total kolesterol,trigliserida,LDL dan HDL

60.

Bebrapa enzim di dalam tubuh mempunyai isoenzim.Yang dapat di pisahkan dengan cara elektroforesis. Hal ini penting untuk melihat disteribusi dan isoenzim.Apabila ATLM melakukan pemeriksaan elektroforesis dari enzim creatinephosphokinase hasil yang di dapatkan adala. Distibusi terbanyak terdapat pada organ?

a)

Hati

b)

Ginjal

c)

Otot skelet

d)

Jantung

e)

Otak

61.

Pasien membawa formulir pemeriksaan urine dari dokter.Kemudian ahli teknologi laboratorium medic melakukan pemeriksaan mikroskopis tampak urine berwarna kemerahan menunjukka sampel urine hematuria.Hasil pemeriksaan dengan carik celup didapatkan hasil positip pada pemeriksaan darah. Reagensia apa yang digunakan untuk mendeteksi hematuria karena hemoglobin atau Mioglobin?

a)

Asam asetat

b)

Natrium sulfat

c)

Asam pikrat

d)

Ammonium sulfat

e)

NaOH

62.

Seorang ATLM sedang menerima reagen baru untuk pemeriksaan kimia darah,selanjutnya petugas akan melakukan uji kualitas reagen .Petugas mempersiapkan tahap-tahap uji kualitas reagen baru. Apa tahapn yang harus di perhatikan oleh petugas pada kasus di atas?

a)

Mempersiapkan reagen kerja

b)

Memanaskan alat selama 30 menit

c)

Melakukan uji reagen pada standar

d)

Melakukan uji reagen pada spesimen

e)

Malukan translate petunjuk operasional alat

63.

Dokter meminta seseorang TLM untuk melakukan pemeriksaan makroskopis dan mikroskopis cairanh peluru.Didapatkan hasil nya : 50 ml, warnah jernih, tidak di dapatkan bekuan,jumlah leukosit <1000 mm3 .Petugas melanjutkan pemeriksaan kimia cairan pleura,untuk membantu penegakkan diagnose klinis pasien. Apa pemeriksaan kimia untuk kasus di atas?

a)

Protein

b)

Glukosa

c)

Asam urat saja

d)

Glukosa dan protein

e)

Glukosa dan asam urat

64.

Seorang wanita berumur 35 tahun dengan keluhan, gangguan saluran pencernaan, rasa mual, muntah, nyeri otot di sertai penurunan berat badan datang ke dokter untuk berobat. Dokter meminta pasien untuk melakukan pemeriksaan faal heaper, dokter tidak menuliskan jenis pemeriksaan hepar, petugas mempersiapkan pengambilan darah. Apa jenis pemeriksaan untuk menunjang diagnose diatas?

a)

ALT,AST,Bilirubin,Alkalifosfatase

b)

Bilirubin,Protein,HBsAg

c)

Albumin,Globulin.ALT

d)

Bilirubin,AST,HBsAg

e)

Protein,Bilirubin,ALT

65.

Seorang pasien wanita berumur 30 tahun datang ke laboratorium dengan membawa pengantar meriksaan urin kultur,karena dokter akan menegakkan diagnose pada pasiennya.kemudian petugas TLM mempersiapkan wadah untuk manampung urin,wadah nya harus memenuhi syarat SOP pemeriksaan urin kultur. Apa syarat wadah yang harus di ketahui oleh petugas TLM pada kasus di atas?

a)

Wadah urin botol,bersih,kering dan bertutup ulir

b)

Wadah urin botol gelap,bersih dan bertutup

c)

Wadah urin botol,bersih,bertutup dan steril

d)

Wadah urin botol,bersih dan mulut lebar

e)

Wadah urin botol dan bertutup

66.

Seorang perempuan umur 30 tahun datang ke laboratorium dengan keluhan sakit ketika buang air kecil, volume urine sedikit, pinggang dan perut bagian bawah sakit. Dokter merekomendasikan pasien kelaboratorium untuk melakukan kultur bakteri dari urin. Bagaimana cara pengambilan sampel urine pasien tersebut?

a)

Urine pertama keluar dibuang, urine tengah ditampung, urine terakhir dibuang

b)

. Urine pertama keluar ditampung, urine tengah ditampung, urine terakhir dibuang

c)

. Urine pertama dibuang, urine tengah ditampung, urine terakhir ditampung

d)

Urine pertama dan tengah ditampung, urine terakhir dibuang

e)

Urine pertama dan urine tengah dibuang, terakhir ditampung

67.

Data hasil pengamatan berat jenis (BJ) urin dari pasien yang diduga mempunyai kelainan ginjal dengan menggunakan urinometer adalah 1.014, suhu tera 20°C, dan suhu urin 26°C. Berapakah BJ urin sebenamya?

a)

1.014

b)

1.015

c)

1.016

d)

1.017

e)

1.018

68.

Seorang ATLM, melakukan pemeriksaan glukosa urin dengan metode manual. menggunakan larutan benedict. Hasil analisis menunjukkan, setelah urin ditambahkan larutan benedict, dan dipanaskan di nyala api, larutan campuran tersebut berubah wama, menjadi hijau kekuning-kuningan. Berapakah derajat positif hasil pemeriksaan tersebut?

a)

+3

b)

+2

c)

+1

d)

+4

e)

+5

69.

Pemeriksaan morfologi sperma dilakukan dengan membuat apusan sperma terlebih dahulu. Langkah selanjutnya adalah dilakukan fiksasi dan pewarnaan. Berapakah jenis larutan fiksatif yang digunakan ?

a)

NaCl

b)

Eosin

c)

Methanol

d)

Asam Benzoat

e)

Giemsa

70.

Dilakukan pemeriksaan kadar fruktosa di dalam cairan sperma dengan metode spektrofotometri, Jika diketahui absorban sampel 0.409, absorban standar 0.389 dan konsentrasi standar 200 mg/dl. Berapakah kadar fruktosa dalam cairan sperma tersebut ?

a)

192

b)

182

c)

202

d)

212

e)

222

71.

Seorang pasien atas permintaan dokter datang ke laboratorium untuk pemeriksaan hematologi rutin dan glukosa puasa dan 2 jam PP, kemudian analis melakukan pengambilan darah dengan terlebih dahulu melakukan verifikasi data, pemberian informasi tindakan serta meminta persetujuan tindakan flebotomi. Pasien memahami akan tindakan flebotomi tersebut dan menyatakan menolak untuk dilakukan pengambilan darah. Apa tindakan yang harus dilakukan oleh seorang analis kesehatan?i

a)

Menghubungi dokter yang meminta

b)

Memberikan penjelasan ulang

c)

Membuat berita acara penolakan tindakan

d)

Pasien diistirahatkan terlebih dahulu

e)

Meminta pasien untuk datang kembali

72.

Pembuatan preparat jaringan dengan pewarnaan hematoksilin dan eosin terdapat 8 tahap penting sehingga setiap tahapannya harus diperhatikan untuk menghasilkan warna preparat yang baik. Preparat yang baik dapat disimpan dan diawetkan agar bisa dijadikan arsip blok jaringan. Zat apakah yang digunakan agar preparat dapat bertahan lama ?

a)

HCl 0.6%

b)

Xylol

c)

Entelan

d)

Alcohol 100%

e)

Litium karbonat0.5%

73.

Pada pemeriksaan sitohistologi pewarnaan hematoksilin dan eosin terdapat 8 tahap penting sehingga setiap tahapannya harus diperhatikan untuk menghasilkan warna preparat yang baik. Salah satu tahap adalah tahap differensiasi. Apakah tujuan dari tahapan tersebut?

a)

memasukkan air ke dalam jaringan

b)

memberi warna merah pada sitoplasma sel

c)

memberi warna pada inti dan sitoplasma pada jaringan

d)

menghilangkan/ melarutkan parafin yang terdapat pada jaringan

e)

mengurangi warna biru pada inti dan menghilangkan warna biru sitoplasma

74.

Seorang ATLM yang bertugas di bagian mikrobiologi sedang melakukan identifikasi bakteri dari sampel feses tersangka keracunan makanan yang dikultur pada media EMBA. Koloni tersangka yang tumbuh pada media tersebut mempunyai ciri-ciri berwana kilat logam dengan bagian tepi rata dan mempunyai konsistensi kering. Apabila dari koloni tersebut dilakukan pewarnaan Gram, maka kemungkinan hasil yang didapat adalah

a)

Berbentuk batang langsing, susunan satu-satu dan bersifat Gram negatip

b)

Berbentuk batang kokoid, susunan satu-satu dan bersifat Gram negatip

c)

Berbentuk batang gemuk, susunan satu-satu dan bersifat Gram positip

d)

Berbentuk kokus, susunan seperti rantai dan bersifat Gram positip

e)

Berbentuk kokus, susunan bergerombol dan bersifat Gram positip

75.

Seorang ATLM sedang melakukan identifikasi bakteri dari sampel feses dari anak sekolah SD yang sebelumnya mengkonsumsi minuman rasa jeruk yang dijajakan di pinggir jalan depan sekolahnya. Selang 2 jam anak SD tersebut mengalami pusing, mual, muntah dan diare bahkan hampir mengalami dehidrasi. Sampel feses tersebut kemudian dikultur pada media Endo Agar untuk mengidentifikasi bakteri penyebab keracunan tersebut. Ciri khas koloni tersangka pada media tersebut adalah

a)

Berwarna merah muda dengan bagian tepi rata

b)

Berwarna putih dengan bagian tepi rata

c)

Berwana kilat logam dengan bagian tepi rata

d)

Berwarna kream dengan bagian tepi kasar/bergerigi

e)

Bening tidak berwarna dengan bagian tepi bening

76.

Seorang wanita berusia 33 tahun telah satu bulan yang lalu melahirkan seorang bayi kembar secara alamiah. Telah satu minggu ini ia mengeluh demam dan setiap buang air kecil merasakan panas di daerah organ kelamin. Diagnosa ibu tersebut mengalami ISK, dokter menganjurkan untuk melakukan pemeriksaan kultur urin di laboratorium Faktor-faktor yang perlu diperhatikan dalam persiapan pengambilan sampel urin untuk pemeriksaan kultur urin adalah

a)

Wadah terbuat dari plastik, diambil urin porsi tengah minimal 20 ml, diperiksa maksimal 2 jam setelah pengambilan.

b)

Wadah harus bersih, diambil urin porsi tengah, diperiksa maksimal 2 jam setelah pengambilan

c)

Desinfeksi genital luar, wadah steril, urin mid stream, dikerjakan maksimal 2 jam setelah pengambilan, bila tidak simpan pada suhu 40C

d)

Wadah steril, urin mid stream, dikerjakan maksimal 2 jam setelah pengambilan, bila tidak simpan pada suhu 40C

e)

Desinfeksi genital luar, wadah steril, urin suprapubik, dikerjakan maksimal 2 jam setelah pengambilan, bila tidak simpan pada suhu 40C.

77.

Seorang atlet angkat besi melakukan check up ke laboratorium rutin setiap minggu. Suatu hari, setelah pengambilan darah vena, terjadi hematoma pada bekas luka saat pengambilan darah. Apa alasan yang paling tepat penyebab terjadinya kasus tersebut?

a)

Pembuluh darah pasien kaku

b)

Pemasangan torniqute lebih dari 1 menit

c)

. Jarum terlalu lama berada di pembuluh darah

d)

Kemiringan penusukan jarum lebih kecil dari 45 derajat

e)

Darah mengalir ke dalam spuit tidak lancar (tetes demi tetes)

78.

Seorang ATLM telah selesai melalukan identifikasi bakteri di laboratorium. Dari uji tersebut didapatkan banyak media biakan yang sudah diidentifikasi. Kemudian dia melakukan penanganan limbah media yang telah digunakan dengan cara dilakukan sterilisasi. Bagaimana cara melakukan sterilisasi media bekas biakan tersebut?

a)

Otoklaf 1 atm selama 15 menit

b)

Oven 180 derajat selama 2 jam

c)

Sinar UV

d)

Sterilisasi kering Sterilisasi kering

e)

Siram alcohol/desinfektan

79.

Seorang ATLM melakukan flebotomi pada vena cubiti dan saat terjadi penusukan jarum meleset dari vena sehingga darah yang diharapkan tidak dapat diambil. Setelah jarum dicabut dari vena terjadi hematona. Apa tindakan yang dilakukan berikutnya pada kasus di atas?

a)

Bekas luka diberi desinfektan larutan iodin

b)

Bekas luka tekan dengan kapas alkohol

c)

Bekas luka dikompres dengan air hangat

d)

Bekas luka dipijat dengan lembut

e)

Lengan dilipat selama 5 menit

80.

Pemeriksaan hitung jumlah lekosit secara manual menggunakan pipet thoma . Tahapannya adalah dipipet darah sampai tanda 0,5 kemudian dipipet larutan Turk sampai angka 11, lalu dicampur sampai homogen, kemudian dibuang 3-5 tetes. Alasan apa harus dibuang terlebih dahulu ?

a)

Darah bagian ujung lisis

b)

Darah tidak beku

c)

Bagian ujung terdapat bekuan darah

d)

Pada pipet sampai angka 1 tidak mengandung darah

e)

Bagian ujung lekositnya lisis