wayground logo

Free Printable Worksheets

NEW

Font size

S
M
L
XL
Worksheets

BABAK FINAL LOMBA CERDAS CERMAT HARI AIDS RSUP DR.KARIADI 2021

Total questions: 10

Worksheet time: 7mins

Name
Class
Date
1.

1. Seorang pria 40 tahun dirawat di rumah sakit dengan demam 2-3 minggu, dan nyeri pada kelenjar getah bening. Penurunan berat badan dan lemah badan dalam satu tahun terakhir. Pada pemeriksaan, ditemukan demam dan sariawan di mulut. Limfadenopati servikal anterior <1 cm dan hepatomegali. Pasien didiagnosis AIDS (CD4+ limfosit = 12/uL dan HIV RNA 650.000 kopi/mL). Pemeriksaan sputum BTA didapatkan mycobacterium TB. Terapi diberikan OAT4KDT 1x3 tab, serta cotrimokzasol 960 mg untuk profilaksis PCP, setelah terapi ditoleransi dengan baik, 4 minggu kemudian diberikan terapi ARV TDF + 3TC + EFV. Dua minggu setelah terapi ARV, pasien kembali ke klinik dengan demam, dan nyeri leher. S 39,2 ° C, N 110 x/mnt, T 110/64 mmHg, dan saturasi oksigen normal. KGB di leher 2 cm, dengan fistel pada kulit dan hasil biakan pus pada KGB leher didapatkan basil tahan asam positif. Didapatkan hepatomegali. Apa penjelasan yang paling mungkin untuk kasus tersebut?

a)

Cryptococcal meningitis

b)

Kegagalan pengobatan HIV

c)

Sindroma pulih imun terhadap Mycobacterium TB

d)

Sarcoma Kaposi’s

e)

Kegagalan terapi Mycobacterium TB dengan resisten obat

2.

Seorang Laki-laki, 38 tahun datang ke poli dengan keluhan demam dan diare sejak 1 bulan, penurunan berat badan 10%.. Dari pemeriksaan fisik didapatkan GCS 456, tekanan darah 100/60mmHg, nadi 100x/menit, RR 20x/menit, Temperatur axila 37.80C, anemia +, ikterus+, liver span 5cm. Disamping itu juga didapatkan beberapa bekas tempat suntikan di lengan kanan dan kiri. Berdasarkan atas anamnesis dan pemeriksaan fisik, dokter melakukan pemeriksaan Elisa 3 metode untuk HIV. Hasil yang didapatkan HIV dan HbsAg positif. CD4 100 sel/uL, SGOT 40 U/L, SGPT 38 U/L. Pasien belum pernah mendapatkan terapi apapun sebelumnya.

Tatalaksana untuk hepatitis B yang tepat untuk pasien ini adalah?

a)

Pemberiaan interferon dan adefovir

b)

Pemberian HAART : tenofovir dan lamivudin/emtricitabine

c)

Dilakukan biopsi, jika hasilnya fibrosis, diberikan interferon dan adefovir

d)

Tunda terapi untuk hepatitis B, monitor HBV DNA dan ALT setiap 3-6 bulan

e)

Jika HBV DNA ≥20.000 iu/ml, dan Hbe Ag-, tunda terapi, monitor tiap 1-3 bulan

3.

Seorang wanita usia 31 tahun datang dengan keluhan sesak nafas yang memberat dalam 1 minggu terakhir. Sesak disertai dengan batuk sejak 2 bulan sebelumnya disertai dengan penurunan berat badan dan keringat dingin malam hari. Dari pemeriksaan didapatkan tensi 100/70 mmHg, nadi 120 kali/menit, RR 30 kali/menit temperatur 37,5 C dan saturasi 96%. Didapatkan rhonchi di lapang paru bagian atas. Dari pemeriksaan foto thorax didapatkan gambaran fibro infiltrat di seluruh lapang paru. Pasien juga didapatkan hasil test HIV reaktiv. Dari hasil pemeriksaan laboratorium menunjukan hasil Hb 9,2 g/dL, leukosit 3400/uL, hematokrit 28% thrombosit 118.000u/L LED 110 mm/jam. Terapi yang paling tepat untuk pasien tersebut adalah?

a)

AZT/3TC/NVP 2 minggu dilanjutkan OAT

b)

OAT 2 minggu dilanjutkan AZT/3TC/NVP

c)

TDF/3TC/EVF 2 minggu dilanjutkan OAT

d)

OAT 2 minggu dilanjutkan TDF/3TC/EVF

e)

OAT dan TDF/3TC/EVF diberikan secara bersamaan

4.

Pasien HIV berikut ini yang tidak boleh divaksin COVID-19 adalah

a)

Pasien HIV dengan CD4 150 sel/uL

b)

Pasien HIV stadium IV

c)

Pasien HIV dengan Viral load kurang dari 1000 copy/uL

d)

pasien HIV dengan diabetes melitus

e)

Pasien HIV yang menggunakan ARV kurang dari 6 bulan

5.

Dibawah ini yang bukan termasuk PRONG dalam PMTCT adalah:

a)

Pencegahan Infeksi HIV pada wanita usia reproduktif

b)

Pencegahan kehamilan yang tidak dipersiapkan pada wanita yang menderita HIV

c)

Pencegahan pernikahan pasangan serodiskordan

d)

Pencegahan transmisi dari Ibu ke bayi pada Ibu hamil yang menderita HIV

e)

Pengobatan, Dukungan, dan Pelayanan pada Ibu, bayi, dan keluarga

6.

Berikut ini adalah efek COVID-19 pada pasien HIV …

a)

Pasien HIV yang terkena COVID-19 dapat mengalami gejala klinis yang lebih berat

b)

Pasien HIV yang terkena COVID-19 harus dilakukan vaksinasi segera

c)

Pasien HIV yang terkena COVID-19 selalu dilakukan isolasi di rumah sakit

d)

Pasien HIV yang terkena COVID-19 harus diganti obat antivirusnya dengan golongan lini-2

e)

Bukan salah satu di atas

7.

Pasien HIV yang kontrol rutin di klinik, datang di rawat inap dengan infeksi yang berat. Yang harus dilakukan adalah?

a)

Mengganti obat menjadi lini kedua

b)

Menanyakan kembali kepatuhan minum obat

c)

Meneruskan obat yang sebelumnya

d)

Menambahkan obat yang lain

e)

Bukan salah satu di atas

8.

Dibawah ini termasuk strategi untuk meningkatkan deteksi kasus HIV di masyarakat...

a)

Mobile testing, notifikasi pasangan,

b)

Melakukan skrining pada semua pasien beresiko

c)

PICT

d)

VCT

e)

Semua diatas benar

9.

Maksud dari pemeriksaan Viral Load dengan hasil tidak terdeteksi pada pasien HIV adalah

a)

Pasien sudah sembuh dari HIV

b)

Tidak didapatkan virus HIV dalam tubuhnya

c)

Jumlah virus HIV dalam kadar yang tidak terdeteksi oleh alat

d)

Virus HIV terlalu banyak dalam tubuh pasien

e)

Alat tersebut rusak

10.

Pilihan pengobatan pada pasien HIV yang juga menderita depresi adalah

a)

Duviral-Neviral

b)

Lamivudin-Tenofovir-Evafiren

c)

Lamivudin- Tenofovir- Nevirapin

d)

Lamivudin-Tenovofir-Dolutegravir

e)

Lamivudin-Tenofovir-Rilpivirin