WorksheetsUS KELAS XI MIPA SEMESTER GANJIL
Total questions: 35
Worksheet time: 1hrs 16mins
Di dalam senyawa 2,3-dimetil pentana terdapat atom karbon primer, sekunder, dan tertier masing-masing sebanyak ....
1, 2, dan 4
4, 1, dan 2
2, 1, dan 4
4, 2, dan 1
2, 4, dan 1
Jumlah isomer alkana dengan rumus C5H12 adalah ....
2
5
3
6
4
Senyawa dengan struktur
Menurut IUPAC diberi nama ….
2,2-dimetil-pentana
2-metil-pentana
2,3-dimetil-pentana
3-metil-pentana
3,4-dimetil-pentana
Senyawa dengan struktur
Menurut IUPAC diberi nama ….
3-metil-3-butena
3-metil-2-heksena
2-metil-3-butena
3-metil-2-pentena
3-metil-pentana
Hasil terbanyak dari reaksi antara 1-butena dengan hidrogen klorida adalah ….
1-kloro butena
2-kloro butena
2-kloro butana
2,2-dikloro butana
1-kloro butana
Pernyataan yang benar tentang reaksi endoterm adalah ….
Entalpi awal lebih besar dari entalpi akhir dan ∆H > 0
Entalpi awal sama dengan entalpi akhir dan ∆H = 0
Entalpi awal lebih besar dari entalpi akhir dan ∆H < 0
Entalpi awal lebih kecil dari entalpi akhir dan ∆H < 0
Entalpi awal lebih kecil dari entalpi akhir dan ∆H > 0
Perubahan entalpi pembentukan kristal Na2SO4 ditunjukkan oleh reaksi ….
2NaOH(aq) + H2SO4(aq) → Na2SO4(aq) + H2O(l)
2NaOH(s) + H2SO4(aq) → Na2SO4(s) + H2O(l)
Na2O(s) + SO2(g) → Na2SO4(s)
2Na(s) + 1 S8(s) → Na2SO4(s)
16Na(s) + S8(s) + 16O2(g) → 8Na2SO4(s)
Pada pembakaran 2,24 L gas C2H2 (STP) dihasilkan kalor sebesar 129,9 kJ, maka ∆HC0 C2H2 adalah ….
– 2598 kJ/mol
−129,9 kJ/mol
– 1299 kJ/mol
+ 1299 kJ/mol
– 259,8kJ/mol
Apabila 50 mL larutan HCl yang mengandung 0,05 mol HCl direaksikan dengan 50 mL larutan NaOH yang mengandung 0,05 mol NaOH di dalam suatu kalorimeter, terjadi kenaikan suhu sebesar 6,5 OC. Jika kalor jenis larutan dianggap 4,18 J/g.K, ∆H reaksi :
HCl(aq) + NaOH(aq) → NaCl(aq) + H2O(l) adalah ….
– 2,717 kJ/mol
+ 54,34 kJ/mol
– 54,34 kJ/mol
+ 108,68 kJ/mol
+ 2,717 kJ/mol
Diketahui :
H2(g) + O2(g) → H2O2(l) ∆H = − 187,43 kJ H2O2(l) → H2O(l) + 1 O2(g) ∆H = − 98,15 kJ
2
Perubahan entalpi untuk reaksi H2O(l) → H2(g) +1/2O2(g) adalah ….
+ 285,58 kJ
– 89,28 kJ
+ 89,28 kJ
– 285,58 kJ
– 8,87 kJ
Hubungan yang benar dari diagram energi tersebut adalah ….
∆H2 = ∆H1 + ∆H3
∆H2 = 2∆H3 - ∆H1
∆H3 = ∆H1 + ∆H2
∆H2 = ∆H3 - 2∆H1
∆H1 = ∆H2 + ∆H3
Perhatikan data berikut ini:
– 2410 kJ
+ 59 kJ
– 241 kJ
+ 2410 kJ
– 59 kJ
Sesuai hukum Hess maka besarnya ∆H3 adalah ….
1330,2 kJV
250,6 kJ
96,0 kJ
- 250,6 kJ
- 1330,2 kJ
Diketahui :
∆Hf0 CH4 (g) = -74,8 kj/mol
∆Hf0 H2O (g) = -241,8 kj/mol
∆Hf0 CO2 (g) = -393,5 kj/mol Kalor jenis air = 4,2 J/gK
Banyaknya gas CH4 yang harus dibakar agar kalor yang dihasilkan dapat menaikkan suhu 1000 gram air dari 50 0C menjadi 100 0C adalah ….
4, 180 gram
0, 418 gram
0,260 gram
0,052 gram
0,026 gram
Simak data reaksi berikut ini :
Laju reaksi paling lambat terdapat pada percobaan ….
1
2
3
4
5
Laju penguraian N2O5 menjadi NO2 dan O2 pada suhu tertentu adalah 2,5 x 10-5 mol L-1 s-1. Laju pembentukan NO2 adalah ….
. 1,3 x 10-5 mol L-1 s-1
2,0 x 10-5 mol L-1 s-1
5,0 x 10-5 mol L-1 s-1
3,0 x 10-5 mol L-1 s-1
4,2 x 10-5 mol L-1 s-1
Dalam ruangan yang volumenya 10 liter terdapat reaksi : Mg(s) + 2 HCl(aq) → MgCl2(aq) + H2(g)
Maka laju reaksi HCl dan laju reaksi H2 jika terjadi perubahan konsentrasi HCl dari 6 mol menjadi 2 mol selama 5 detik adalah ….
0,08 M/s dan 0,04 M/s
0,06 M/s dan 0,03 M/s
0,04 M/s dan 0,02 M/s
0,03 M/s dan 0,01 M/s
0,02 M/s dan 0,01 M/s
Untuk reaksi A + B → C, ternyata jika konsentrasi awal A dinaikkan menjadi dua kali dan konsentrasi B tetap, maka laju reaksi menjadi dua kali lebih besar. Bila konsentrasi awal A dan B masing – masing dinaikkan tiga kali, maka laju reaksi menjadi 27 kali lebih besar. Persamaan laju reaksi tersebut adalah ….
v = k [A] 2 [B]2
v = k [A] [B]
v = k [A]2[B]
v = k [A] [B]3
v = k [A] [B]2
Dari hasil percobaan laju reaksi A + B, diperoleh data sebagai berikut.
Orde reaksi terhadap A adalah …
1
2
3
4
5
Suatu reaksi mempunyai ungkapan laju reaksi v = k [P]2[Q]. Bila konsentrasi masing-masing pereaksi diperbesar tiga kali, laju reaksinya diperbesar…
3 kali
6 kali
9 kali
18 kali
27 kali
Bila 4 gram (Mr. 40) dilarutkan ke dalam air hingga volumenya menjadi 500 mL, maka kemolaran NaOH adalah ....
0,1 M
0,2 M
0,4 M
1,0 M
2,0 M
Pada reaksi P + Q → R + S
laju reaksinya dapat dinyatakan sebagai … .
penambahan konsentrasi P tiap satuan waktu
penambahan konsentrasi Q tiap satuan waktu
pengurangan konsentrasi P dan Q tiap satuan waktu
pengurangan konsentrasi R tiap satuan waktu
pengurangan konsentrasi S tiap satuan waktu
0
1
2
3
4
Kenaikan suhu akan mempercepat laju reaksi, karena kenaikan suhu … .
dapat memperluas permukaan zat
dapat menaikkan energi aktivasi pereaksi
dapat memperbesar tekanan
dapat memperbesar energi kinetik molekul pereaksi
dapat menaikkan konsentrasi pereaksi
Reaksi yang sesuai dengan persamaan di bawah ini adalah v=−ΔtΔA ; v=ΔtΔB; v=ΔtΔC; v=−ΔtΔD
A + B → C + D
A + C → B + D
A + D → B + C
B + C → A + D
B + D → A + C
½ Va = vB = ¼ vC = 1/6 vD. Persamaan reaksi kimia yang sesuai dengan perbandingan laju reaksi berikut adalah
A+ B → C + D
A+ B → 4C + 3D
2A+ B → 4C + D
A+ 2B → 4C + 6D
2A+ B → 4C +6D
Diketahui data reaksi 2 NO + 2 H2 → N2 + 2 H2O adalah seperti berikut.Orde reaksi total dari reaksi tersebut adalah
0
1
2
3
4
Suatu reaksi melibatkan zat A dan B, sehingga menghasilkan reaksi dengan persamaan A(g) + 2 B(g) –> C(g). Konsentrasi awal zat A adalah 0,8mol/liter. Setelah 10 detik ternyata didapatkan 0,2mol/liter zat C. Ungkapan lajureaksi yang tepat bagi reaksi tersebut adalah …
vA = 0,5/10 molar.detik-1
. vA = (0,8 – 0,2)/10 molar.detik-1
vB = (0,8 – 0,4 )/10 molar.detik-1
vA = (0,8 – 0,2 )/10 molar.detik-1
vC = 0,2/10 molar.detik-1
Pada percobaan yang mereaksikan logam magnesium dengan larutan HCl didapatkan data sebagaiberikut.
Percobaan Massa Mg (gram) Wujud Mg Konsentrasi HCL (M) Pengamatan
1 10 Sebuk 1 Timbul gas
2 10 Kepingan 1 Timbul gas
3 10 Batang 1 Timbul gas
4 10 Serbuk 2 Timbul gas
5 10 Batang 2 Timbul gas
Reaksi yang paling cepat terjadi adalah pada percobaan ke- … .
1
2
3
4
5
Diberikan reaksi antara gas A dan B sebagai berikut:
A + B → C + D
Jika persamaan kecepatan reaksinya adalah v = k [A][B]2 maka reaksi tersebut termasuk reaksi tingkat ke....
0
1
2
3
4
Yang dimaksud entalpi penguraian adalah....
kalor yang dilepaskan atau yang diserap oleh system pada reaksi penguraian 1 mol senyawa menjadi unsur-unsurnya
kalor yang dilepaskan atau yang diserap oleh system pada reaksi penguraian 2 mol senyawa menjadi unsur-unsurnya
kalor yang dilepaskan oleh sistem pada reaksi pembakaran 1 mol unsur/senyawa
kalor yang dilepaskan oleh sistem pada reaksi
penetralan 2 mol senyawa basa oleh asam
kalor yang dilepaskan atau yang diserap oleh sistem pada reaksi pembentukan 1 mol senyawa dari unsur-unsurnya
Diketahui :
2NO(g) + O2(g) --> N2O4(g) ΔH = a kJ
NO(g) + O2(g) --> NO2(g) ΔH = b kJ
Besarnya ΔH untuk reaksi :
2NO2(g) --> N2O4(g) adalah …
(a + b) kJ
(a – 2b) kJ
(a + 2b) kJ
(2a + b) kJ
(-a + 2b) kJ
Perhatikan persamaan reaksi termokimia di bawah ini:
1. ½ N2 (g) + ½ O2 (g) → NO (g) ΔH = +kJ/mol
2. NO2 (g) → ½ N2 (g) + O2 (g) ΔH = −kJ/mol
3. CO2 (g) → C (s) + O2 (g) ΔH = +kJ/mol
4. C2H5OH + 3O2 → 2CO2 + 3H2O ΔH = −kJ/mol
5. Na (s) + ½ Cl2 (g) → NaCl ΔH = −kJ/mol
Pasangan persamaan reaksi yang merupakan ΔHfo, ΔHdo, dan ΔHco adalah ….
(3), (4), dan (5)
(2), (4), dan (5)
(1), (3), dan (5)
(1), (2), dan (4)
(1), (2), dan (3)
Diketahui :
entalpi pembentukan C2H5OH = - 277,7 KJ/mol,
maka perubahan entalpi untuk penguraian 2 mol C2H5OH adalah ….
+ 138,85 KJ
– 277,70 KJ
+ 277,70 KJ
-555,40 KJ
+ 555,40 KJ
Jika diketahui reaksi berikut :
N2 (g) + 3H2 (g) → 2NH3 (g) ΔH= -92 kJ
Berdasarkan reaksi tersebut harga entalpi penguraian (ΔHd) NH3 adalah....
+184 kJ
+92 kJ
+46 kJ
-92 kJ
-46 kJ
