NEW
Font size
WorksheetsUAS TKTI 11-12-13
Total questions: 35
Worksheet time: 1hrs 10mins
Salah satu fokus area Tata kelola TI adalah bahwa Rencana dan eksekusi pengembangan teknologi informasi harus selaras dengan visi, misi dan strategi serta skenario bisnis, yang dikenal dengan istilah..
Strategic Alignment
Value Delivery
Resource Management
Risk Management.
Performance Management
Salah satu fokus area Tata kelola TI adalah memastikan bahwa ada manfaat nyata yang dirasakan perusahaan setelah teknologi informasi dibangun dan diterapkan, hal ini dikenal dengan istilah…
Value Delivery
Resource Management
Risk Management.
Performance Management
Strategic Alignment
Salah satu fokus area Tata kelola TI adalah Pengembangan Teknologi Informasi harus memperhatikan berbagai usaha yang harus dilakukan untuk mengoptimalisasi penggunaan sumber daya teknologi informasi, hal ini dikenal dengan istilah…
Resource Management
Risk Management.
Performance Management
Strategic Alignment
Value Delivery
Salah satu fokus area Tata kelola TI adalah Teknologi informasi diharapkan mampu membantu perusahaan melaksanakan manajemen kinerja, hal ini dikenal dengan istilah…
Performance Management
Risk Management.
Resource Management
Strategic Alignment
Value Delivery
Setiap pemangku kepentingan organisasi memiliki kebutuhan akan keberadaan sistem dan teknologi informasi dalam konteksnya yang beragam, prinsip tata kelola TI ini disebut..
Meeting Stakeholder Needs
Covering Enterprise End-to-End
Applying a Single Integrated Framework
Enabling a Holistic Approach
Separating Governance from Management
Informasi sebagai aset penting organisasi dibutuhkan oleh seluruh unit organisasi, dari yang berada dalam domain proses hulu (dekat dengan pemasok bahan baku) hingga ke domain proses hilir (dekat dengan pelanggan), prinsip tata kelola TI ini disebut..
Covering Enterprise End-to-End
Applying a Single Integrated Framework
Enabling a Holistic Approach
Separating Governance from Management
Meeting Stakeholder Needs
Penerapan Kerangka Kerja Tata Kelola TI harus Terintegrasi dan terpadu dalam membangun sebuah Tata Kelola TI yang baik, prinsip tata kelola TI ini disebut..
Applying a Single Integrated Framework
Enabling a Holistic Approach
Separating Governance from Management
Covering Enterprise End-to-End
Meeting Stakeholder Needs
Menekankan / menerapkan sudut pandang Tata kelola TI dengan Pendekatan menyeluruh terhadap semua aspek dan perspektif, prinsip tata kelola TI ini disebut..
Enabling a Holistic Approach
Separating Governance from Management
Meeting Stakeholder Needs
Covering Enterprise End-to-End
Applying a Single Integrated Framework
Prinsip tata kelola TI harus dipisahkan dengan Manajemen dan menjelaskan perbedaan antara tata kelola dan manajemen, prinsip tata kelola TI ini disebut..
Separating Governance from Management
Meeting Stakeholder Needs
Covering Enterprise End-to-End
Applying a Single Integrated Framework
Enabling a Holistic Approach
Berikut ini adalah variasi perjanjian / MOU dalam Tata Kelola TI dengan strategi model Shared Services, keculai…
perusahaan menyediakan tenaga/sdm bidang TI sementara pihak lain menyiapkan anggarannya
perusahaan membayar layanan TI per layanan transaksi bisnis yang terjadi
perusahaan membayar biaya yang sama (flat rate) per periode, untuk semua layanan yang dinikmatinya
perusahaan membayar per volume transaksi (satu paket transaksi) yang terjadi
perusahaan membayar per pemakaian sumber daya teknologi yang dipakai dalam satuan waktu maupun program/proyek.
Diantara aktivitas dan komponen layanan TI yang dapat dibagi pakaikan adalah…
Manajemen data dan pemeliharaan jaringan
Manajemen SDM
Tata Kelola keuangan
integrasi bisnis
Customes Services
Model Shared Services dimana dimana perusahaan induk menunjuk sebuah divisi / unit internal di dalam organisasi – dalam hal ini adalah Divisi Teknologi Informasi untuk mengelola Tata Kelola TI nya disebut..
Internal Division Appointment
Corporate Unit Spin Off
Best of Breeds Selection
Third Party Alliance
Cross Mechanism Agreement
Model Shared Services dimana pimpinan tertinggi perusahaan memutuskan untuk melepas unit teknologi informasinya, dan kemudian menjadi sebuah entitas organisasi tersendiri disebut ...
Corporate Unit Spin Off
Internal Division Appointment
Best of Breeds Selection
Third Party Alliance
Cross Mechanism Agreement
Model Shared Services dimana beberapa pihak bersepakat untuk saling berbagi pakai terkait dengan sumber daya yang dimiliki disebut...
Best of Breeds Selection
Internal Division Appointment
Corporate Unit Spin Off
Third Party Alliance
Cross Mechanism Agreement
Model Shared Services dimana seluruh organisasi terkait bersepakat menunjuk pihak ketiga untuk membantu mereka dalam menyediakan jasa tata kelola TI disebut..
Third Party Alliance
Internal Division Appointment
Corporate Unit Spin Off
Best of Breeds Selection
Cross Mechanism Agreement
Model Shared Services dimana sejumlah organisasi bersepakat untuk saling bertukar pakai sumber daya teknologi informasi yang dimilikinya, tergantung dari kebutuhan dan ketersediaan masing‐ masing organisasi disebut..
Cross Mechanism Agreement
Internal Division Appointment
Corporate Unit Spin Off
Best of Breeds Selection
Third Party Alliance
Dengan menggunakan IT Maturity Model, maka perusahaan akan terbantu dalam mengidentifikasi masalah berikut, kecuali….
dengan model tersebut dapat memberikan hasil dari proyek yang berkualitas dengan kompleksitas yang mudah dimengerti
Kinerja aktual perusahaan – kondisi perusahaan sekarang
Status industri saat ini (perbandingan)
Target perbaikan perusahaan – posisi yang diinginkan perusahaan nanti
Langkah pertumbuhan yang dibutuhkan antara ‘as-is’ dan ‘to-be’
Tingkat kematangan Tata keola TI dimana Perusahaan tidak memahami dan menyadari sama sekali pentingnya proses tata kelola TI diperusahaannya, disebut …
Level 0 (non- existent)
Level 1 (initial / AdHoc)
Level 2 (Repeatable But Intutitive )
Level 3 (Defined Process)
Level 4 Managed and Measureable )
Tingkat kematangan Tata keola TI dimana dimana perusahaan sudah menyadari pentingnya tata Kelola TI,dan perlu untuk segera dilakukan, namun perusahaan belum memiliki standar prosesnya, diebut..
Level 1 (initial / AdHoc)
Level 0 (non- existent)
Level 2 (Repeatable But Intutitive )
Level 3 (Defined Process)
Level 4 Managed and Measureable )
Tingkat kematangan Tata keola TI dimana Proses telah dikelola pada tahapan yang dipakai oleh setiap orang, menggunakan prosedur yang serupa dalam melakukan tugas yang sama namun Perusahaan belum melakukan pelatihan formal atau komunikasi atas prosedur standar, dan tanggungjawab diberikan pada masing-masing individu, disebut...
Level 2 (Repeatable But Intutitive )
Level 1 (initial / AdHoc)
Level 3 (Defined Process)
Level 4 Managed and Measureable )
Level 5 (Optimised)
Tingkat kematangan Tata keola TI dimana Prosedur telah distandarisasi, didokumentasi, dan dikomunikasikan melalui pelatihan, tetapi deviasi yang terjadi masih belum dapat dideteksi, disebut...
Level 3 (Defined Process)
Level 2 (Repeatable But Intutitive )
Level 1 (initial / AdHoc)
Level 4 Managed and Measureable )
Level 5 (Optimised)
Tingkat kematangan Tata keola TI dimana Manajemen sudah mampu memonitor dan mengukur kepatuhan terhadap prosedur dan melakukan tindakan jika Proses tidak berjalan efektif, Proses dikembangkan dengan baik dan memberikan hasil yang baik, dilakukan secara Otomatisasi, disebut...
Level 4 Managed and Measureable )
Level 5 (Optimised)
Level 3 (Defined Process)
Level 2 (Repeatable But Intutitive )
Level 1 (initial / AdHoc)
Tingkat kematangan Tata keola TI dimana :
- Proses telah diuji kedalam tingkat penerapan yang baik berdasarkan hasil dari perbaikan yang berlangsung secara terus menerus
- telah ada perbandingan atas maturity model perusahaan lain (benchmark).
- TI digunakan secara terintegrasi untuk mengotomatisasi kinerja
- Menyediakan alat untuk meningkatkan kualitas dan efektivitas
- Membuat perusahaan cepat beradaptasi
indikasi tersebut menandakan perusahaan berada pada level...
Level 5 (Optimised)
Level 4 (managed)
Level 3 (Defined)
Level 2 (repeatable)
Level 1 (initial level)
Jika jawaban sebuah pernyataan Tingkat kematangan kepada perusahaan dijawab dengan A Little (Sedikit), maka nilai Compliance Valuenya adalah…
0.33
0.66
1
1.5
0
Jika jawaban sebuah pernyataan Tingkat kematangan kepada perusahaan dijawab dengan Quiet A Lot (Cukup Banyak), maka nilai Compliance Valuenya adalah…
0.66
4.5
1.5
1.55
5
Jika jawaban sebuah pernyataan Tingkat kematangan kepada perusahaan dijawab dengan Completely (Sangat Lengkap), maka nilai Compliance Valuenya adalah…
1
5
4.5
0
1.55
Skala Nilai index Kematangan Tata Kelola TI pada level Managed and Measureable adalah..
4.50 – 5.00
3.50 – 4.49
2.50 – 3.49
1.50 – 2.49
0.50 – 1.49
Skala Nilai index Kematangan Tata Kelola TI pada level Defined Process adalah..
3.50 – 4.49
4.50 – 5.00
2.50 – 3.49
1.50 – 2.49
0.50 – 1.49
