wayground logo

Free Printable Worksheets

Font size

S
M
L
XL
Worksheets

xzTxzKxzMxzRxzPIxz(1)

Total questions: 90

Worksheet time: 45mins

Name
Class
Date
1.

Parameter yang dapat digunakan untuk mengecek transparansi, diantaranya

a)

informatif, mutakhir, dapat diandalkan, mudah diperoleh dan dimengerti

b)

informatif, konsisten, sistematis dan komprehensif

c)

adil, mudah diperoleh dan dimengerti, efektif dan efisien

d)

akurat, memadai, tepat sasaran, baik dan dalam waktu yang tepat

2.

dilihat dari akibat yang ditimbulkan, ada dua macam risiko yaitu

a)

risiko rendah dan risiko tinggi

b)

risiko murni dan risiko spekulatif

c)

risiko ekonomi dan risiko politik

d)

risiko program dan risiko proyek

3.

proses monitoring dan review dalam manajemen risiko dilakukan dengan cara memantau efektifitas berikut

a)

lokasi, waktu, sebab dan proses terjadinya peristiwa yang dapat menghalangi, menurunkan atau menunda tercapainya sasaran

b)

rencana penanganan risiko, strategi dan sistem manajemen risiko

c)

proses tahapan manajemen risiko sehingga pihak-pihak terkait dapat menjalankan tanggung jawabnya dengan baik

d)

proses evaluasi dan strategi penanganan risiko

4.

risiko yang harus mencerminkan strategi bisnis, ekspektasi pemangku kepentingan, sifat dan karakteristik risiko yang diambil dan kemungkinan pengaruh buruk dari situasi risiko tertentu lintas unit adalah

a)

risk appetit

b)

risk tolerance

c)

residual risk

d)

inherent risk

5.

sudut pandang risiko yang mengklasifikasikan risiko ke dalam risiko eksternal dan risiko internal, yaitu

a)

sudut pandang penyebab

b)

sudut pandang sumber

c)

sudut pandang penerima risiko

d)

sudut pandang jenis risiko

6.

prinsip good governance menurut UNDP yang menunjukkan terdapat jaminan kesamaan hak bagi individu dalam pengambilan keputusan (baik secara langsung maupun melalui lembaga perwakilan), adalah

a)

orientasi pada kesepakatan (consensus orientation)

b)

transparansi (transparency)

c)

partisipasi (participation)

d)

kesetaraan (equity)

7.

semua warga masyarat mempunyai kesempatan untuk memperbaiki atau mempertahankan kesejahteraan mereka, prinsip ini menurut tata kelola yang baik sesuai dengan prinsip

a)

responsiveness

b)

consensus orientation

c)

accountabillity

d)

equity

8.

tipe pengendalian internal yang telah lazim ditemui dan dinilai oleh auditor adalah

a)

soft control

b)

hard control

c)

full control

d)

strong control

9.

prinsip good governance menurut UNDP yang menuntut agar pemerintah meningkatkan fungsi kontrol terhadap manajemen pemerintah dan pembangunan dengan melibatkan organisasi non-pemerintah adalah

a)

participation

b)

accountabillity

c)

consensus orientation

d)

transparency

10.

aspek governance yang memiliki pengertian proses-proses pembuatan keputusan untuk formulasi kebijakan adalah

a)

social governance

b)

economic governance

c)

administrative governance

d)

political governance

11.

auditor internal selain berperan sebagai konsultan juga harus berperan sebagai

a)

surveyor

b)

curator

c)

katalisator

d)

advisor

12.

salah satu tujuan monitoring dan review dalam manajemen risiko adalah

a)

menentukan risiko mana yang ditindaklanjuti dengan penanganan dan risiko mana saja yang hanya perlu dipantau

b)

memastikan langkah penanganan risiko benar-benar dilaksanakan sesuai dengan rencana

c)

memberikan masukan data dan informasi untuk proses identifikasi dan analisis risiko

d)

mengetahui risiko yang memiliki tingkat prioritas tertinggi hingga terendah

13.

audit internal telah mengalami evolusi yang pesat hingga saat ini. audit internal semula berorientasi pada bidang akuntansi menjadi berorientasi pada bidang

a)

komprehensif

b)

keuangan

c)

manajemen

d)

operasional

14.

lembaga-lembaga dan seluruh proses pemerintahan harus berusaha melayani semua pihak yang berkepentingan/stakeholders sesuai dengan prinsip tata kelola yang baik yang mana

a)

equity

b)

responsiveness

c)

participation

d)

transparency

15.

prinsip prinsip dasar manajemen risiko yang berarti manajemen risiko harus mengembangkan dan mengimplementasikan strategi untuk memperbaiki kematangan manajemen risiko mereka bersama aspek-aspek lain dalam organisasi yaitu

a)

manajemen risiko dibuat sesuai kebutuhan (tailored)

b)

manajemen risiko bersifat dinamis, iteratif, dan responsif terhadap perubahan (dynamic, iterative and responsive to change)

c)

manajemen risiko menciptakan nilai tambah (create value)

d)

manajemen risiko memfasilitasi perbaikan dan pengembangan berkelanjutan organisasi (facilitates continual improvement and enchancement of the organization)

16.

tahap awal dalam pembangunan infrastruktur pengendalian adalah

a)

kegiatan pengendalian

b)

penilaian risiko

c)

informasi dan komunikasi

d)

lingkungan pengendalian

17.

sudut pandang risiko yang mengklasifikasikan risiko ke dalam risiko rendah menengah dan tinggi, yaitu

a)

sudut pandang akibat

b)

sudut pandang tingkat kemungkinan (level status risiko)

c)

sudut pandang hierarki risiko

d)

sudut pandang kemampuan mengendalikan

18.

audit internal telah mengalami evolusi pesat hingga saat ini audit internal semula berorientasi pada bidang akuntansi, sekarang menjadi berorientasi pada bidang

a)

manajemen

b)

operasional

c)

komprehensif

d)

keuangan

19.

manajemen risiko dalam organisasi perlu dievaluasi secara periodik menggunakan

a)

aktivitas pengendalian

b)

lingkungan pengendalian

c)

penilaian risiko

d)

informasi dan komunikasi

20.

salah satu three legs (tiga kaki) yang merupakan aspek governance yang memiliki pengaruh atau implikasi terhadap equity, poverty, dan quality of life adalah

a)

political governance

b)

administrative governance

c)

social governance

d)

economic governance

21.

Dari ketiga metode CSA (Control Self Assessment), yang paling populer dan direkomendasikan oleh The Institute of Internal Auditor (IIA) adalah metode ...

a)

Questionnaires

b)

Survey

c)

Analis manajemen

d)

Workshop

22.

Aspek governance yang merupakan sistem implementasi proses kebijakan yang melaksanakan sektor publik secara efisien, tidak memihak, akuntabel dan terbuka adalah

a)

Social Governance

b)

Political Governance

c)

Administrative Governance

d)

Economic Governance

23.

Yang tidak termasuk unsur risiko adalah

a)

Kerugian

b)

Kejadian atau Peristiwa

c)

Kemungkinan / Probabilitas

d)

Dampak atau Konsekuensi

24.

Terdapat tiga aspek yang terkandung dalam pengertian governance menurut UNDP yang disebut dengan three legs (tiga kaki), yaitu...

a)

Social, Political, dan Administrative

b)

Social, Economic, dan Administrative

c)

Social, Economic, dan Political

d)

Economic, Political, dan Administrative

25.

Auditor internal selain berperan sebagai konsultan juga harus mampu berperan sebagai

a)

Katalisator

b)

Curator

c)

Advisor

d)

Surveiyor

26.

Pengendalian yang didesain untuk menemukan kejadian yang tidak diinginkan namun telah terjadi adalah pengendalian

a)

detektif

b)

direktif

c)

korektif

d)

preventif

27.

Prinsip Good Governance menurut UNDP yang menunjukkan terdapat jaminan kesamaan hak bagi individu dalam pengambilan keputusan (baik secara langsung maupun melalui lembaga perwakilan) adalah

a)

Kesetaraan (equity)

b)

Orientasi pada kesepakatan (consensus orientation)

c)

Partisipasi (participation)

d)

Transparansi (transparency)

28.

Output dari kegiatan evaluasi risiko adalah

a)

Peta risiko

b)

Matrik risiko

c)

Profil risiko kunci

d)

Tabel risiko

29.

Pengertian prinsip kesetaraan (equity) dalam Good Governance adalah

a)

Terdapat jaminan kesamaan hak bagi setiap individu dalam pengambilan keputusan (baik secara langsung maupun melalui lembaga perwakilan)

b)

Adanya kebebasan dan kemudahan dalam memperoleh informasi yang akurat dan memadai bagi mereka yang memerlukan

c)

Terdapat jaminan bagi masyarakat untuk mendapatkan pelayanan dan kesempatan yang sama dalam menjalankan kehidupannya

d)

Kerangka hukum harus adil dan diberlakukan tanpa pandang bulu, termasuk di dalamnya hukum-hukum yang menyangkut hak asasi manusia

30.

Audit internal telah mengalami evolusi yang pesat hingga saat ini. Audit internal semula berorientasi pada bidang akuntansi, sekarang menjadi berorientasi pada bidang

a)

Keuangan

b)

Operasional

c)

Komprenhensif

d)

Manajemen

31.

Aspek governance yang memiliki pengertian proses-proses pembuatan keputusan untuk formulasi kebijakan adalah

a)

Political Governance

b)

Social Governance

c)

Economic Governance

d)

Administrative Governance

32.

Elemen dalam manajemen risiko menuruf AS/NZS yang bertujuan untuk mengidentifikasi dan menganalisis organisasi sebagai lingkungan tempat manajemen risiko akan diterapkan adalah

a)

Komunikasi dan konsultasi

b)

Penetapan konteks

c)

Analisis risiko

d)

Identifikasi risiko

33.

Kegagalan dalam sistem pengendalian internal yang dikarenakan oleh pegawai intern dan pihak luar organisasi, disebut kegagalan karena

a)

pertimbangan yang kurang matang

b)

gagal menerjemahkan suatu perintah

c)

pengabaian manajemen

d)

kolusi

34.

Salah satu dari three legs (tiga kaki) yang merupakan aspek governance yang memiliki pengaruh atau implikasi terhadap equity, poverty, dan quality of life adalah ....

a)

Administrative Governance

b)

Economic Governance

c)

Political Governance

d)

Social Governance

35.

Sudut pandang risiko yang mengklasifikasikan risiko ke dalam risiko eksternal dan risiko internal, yaitu .....

a)

Sudut pandang penerima risiko

b)

Sudut pandang sumber

c)

Sudut pandang penyebab

d)

Sudut pandang jenis risiko

36.

Parameter yang dapat digunakan untuk mengecek transparansi, diantaranya ...

a)

Informatif, konsisten, sistematis dan komprehensif

b)

Informatif, mutakhir, dapat diandalkan, mudah diperoleh dan dimengerti

c)

Adil, mudah diperoleh dan dimengerti, efektif dan efisien

d)

Akurat, memadai, tepat sasaran, baik, dan dalam waktu yang tepat

37.

Tahap untuk mengenali seluruh aktivitas entitas, baik sedang maupun yang baru berjalan adalah

a)

Pengendalian risiko

b)

Analisis risiko

c)

Identifikasi risiko

d)

Kegiatan pengendalian

38.

Kegiatan penilaian risiko dalam proses manajemen risiko terdiri dari :

a)

Komunikasi dan konsultasi, penetapan konteks, dan monitoring dan review

b)

Identifikasi risiko, analis risiko, dan evaluasi risiko

c)

Penetapan konteks, penanganan risiko, dan monitoring dan review

d)

Penetapan konteks, identifikasi risiko, dan analisis risiko

39.

Tujuan dilakukan evaluasi risiko adalah untuk mengetahui risiko yang

a)

dapat diperhatikan dan diabaikan

b)

besar-besar dan merugikan

c)

memiliki tingkat prioritas tertinggi hingga terendah

d)

kecil-kecil dan tidak merugikan

40.

Salah satu tujuan monitoring dan review dalam manajemen risiko adalah

a)

memberikan masukan data dan informasi untuk proses identifikasi dan analisis risiko

b)

menentukan risiko mana yang ditindaklanjuti dengan penanganan dan risiko mana saja yang hanya perlu dipantau

c)

engetahui risiko yang memiliki tingkat prioritas tertinggi hingga terendah

d)

memastikan langkah penanganan risiko benar-benar dilaksnakan sesuai dengan rencana

41.

Penyebab terjadinya krisis multidimensi yang kita pernah dialami di Indonesia adalah buruknya atau salah kelola dalam penyelengaraan tata kepemerintahan (poor governance), yang antara lain diindikasikan oleh beberapa masalah di bawah ini, kecuali :

a)

terjadinya tindakan korupsi, kolusi, dan nepotisme (KKN)

b)

lemahnya partisipasi masyarakat dalam pembangunan nasional

c)

rendahnya kinerja aparatur termasuk dalam pelayanan kepada publik atau masyarakat di berbagai bidang

d)

dominasi kekuasaan oleh satu pihak terhadap pihak‐pihak lainnya, sehingga pengawasan menjadi sulit dilakukan

42.

Menurut C. Hood (1991) terdapat 7 karakteristik New Public Management yaitu sebagai berikut, kecuali :

a)

Hands‐on professional management (Pelaksanaan tugas manajemen pemerintahaan diserahkan kepada manajer profesional)

b)

Explicit standards and measures of performance (Adanya standar dan ukuran kinerja yang jelas).

c)

A stress on public sectore styles of management practice (Lebih menekankan diterapkannya gaya manajemen sektor publik)

d)

Greater emphasis on output controls (Lebih ditekankan pada pengendalian hasil/keluaran)

43.

Menurut C. Hood (1991) terdapat 7 karakteristik New Public Management yaitu sebagai berikut, kecuali :

a)

Greater emphasis on outcome controls (Lebih ditekankan pada pengendalian tujuan)

b)

A stress on greater discipline and parsimony in resource use (Lebih menekankan pada kedisiplinan yang tinggi dan tidak boros dalam menggunakan berbagai sumber)

c)

A stress on private sectore styles of management practice (Lebih menekankan diterapkannya gaya manajemen sektor privat)

d)

A shift to desegregations of units in the public sector (Pembagian tugas ke dalam unit‐unit yang di bawah)

44.

Pengertian governance yang dijelaskan oleh UNDP (1995) mengandung tiga aspek yaitu :

a)

ekonomi, administratif dan kesejahteraan umum

b)

politik, ekonomi dan administratif

c)

politik, ekonomi dan kesejahteraan umum

d)

politik, administratif dan kesejahteraan umum

45.

Administrative governance adalah sistem implementasi proses kebijakan yang melaksanakan sektor publik secara, kecuali :

a)

efisien

b)

ekonomis

c)

akuntabel

d)

terbuka

46.

Tiga Pilar Good Governance berkaitan dengan manajemen proses pembangunan antara lain ialah, kecuali :

a)

Pemerintah

b)

Masyarakat

c)

Dunia Usaha

d)

Legislatif

47.

Menurut IIA, tata kelola adalah ....

a)

rangkaian proses, kebiasaan, kebijakan, aturan, dan institusi yang memengaruhi pengarahan, pengelolaan, serta pengontrolan suatu organisasi

b)

kombinasi dari proses dan struktur yang dilaksanakan oleh dewan direksi untuk menginformasikan, mengarahkan, mengelola dan memantau kegiatan organisasi dalam mencapai tujuannya

c)

suatu sistem atau cara maupun proses yang mengatur dan mengendalikan hubungan antara pihak manajemen (pengelola) dengan seluruh pihak yang berkepentingan (slake/wider) terhadap organisasi

d)

mekanisme yang digunakan dalam mengelola bisnis suatu perusahaan yang bertujuan menciptakan sistem pengendalian

48.

ada tiga pilar good governance yang penting menurut Prasetijo (2009), kecuali :

a)

Kesejahteraan rakyat

b)

Proses pengambilan keputusan

c)

Pengendalian kebijakan

d)

Tata laksana pelaksanaan kebijakan

49.

Prinsip-prinsip good governance yang dikemukakan oleh UNDP adalah sebagai berikut, kecuali :

a)

Partisipasi

b)

Penegakan Hukum

c)

Transparansi

d)

Ekonomis

50.

Daya Tanggap yang dimaksud dalam prinsip-prinsip good governance yang dikemukakan oleh UNDP ialah :

a)

tanggap terhadap kemauan masyarakat

b)

tanggap terhadap pencapaian visi dan misi organisasi

c)

tanggap terhadap perintah dari pemerintah pusat

d)

tanggap terhadap implementasi kesepakatan

51.

Audit internal telah mengalami evolusi yang pesat hingga saat ini. Audit internal semula berorientasi pada bidang akuntansi menjadi berorientasi pada bidang ...

a)

komprehensif

b)

keuangan

c)

manajemen

d)

operasional

52.

Kegiatan penilaian risiko dalam proses manajemen risiko terdiri dari ...

a)

penetapan konteks, identifikasi risiko dan analisis risiko

b)

penetapan konteks, penanganan risiko dan monitoring dan reviu

c)

komunikasi dan konsultasi, penetapan konteks dan monitoring dan reviu

d)

identifikasi risiko, analisis risiko dan evaluasi risiko

53.

Kegiatan menyiapkan alat pemadam kebakaran untuk mengantisipasi jika terjadi kebakaran, merupakan contoh kegiatan pengendalian risiko berupa ...

a)

pengendalian aplikasi

b)

prevention

c)

pengendalian umum

d)

mitigation

54.

Output dari kegiatan evaluasi risiko adalah ...

a)

tabel risiko

b)

peta risiko

c)

matrik risiko

d)

profil risiko kunci

55.

Dari ketiga metode CSA, yang paling populer dan direkomendasikan oleh IIA adalah ...

a)

survey

b)

analisis manajemen

c)

workshop

d)

questionnaires

56.

Lembaga-lembaga dan seluruh proses pemerintahan harus berusaha melayani semua pihak yang berkepentingan ...

a)

responsiveness

b)

transparency

c)

participation

d)

equity

57.

Audit internal harus memberikan value bagi stakeholder. tiga elemen penting dari value yang diberikan audit intern bagi organisasi adalah ...

a)

catalyst, analysis and assessment

b)

integrity, accountability and independence

c)

governance, risk and control

d)

assurance, insight and objectivity

58.

Kegiatan pengendalian risiko yang ditujukan untuk mengurangi probabilitasnya, disebut ...

a)

mitigation

b)

prevention

c)

asuransi

d)

aplikasi

59.

Semua warga masyarakat mempunyai kesempatan untuk memperbaiki atau mempertahankan kesejahteraan mereka, prinsip ini menurut tata kelola yang baik sesuai dengan prinsip ...

a)

accountability

b)

responsiveness

c)

equity

d)

consensus orientation

60.

Klasifikasi risiko dilihat dari sudut pandang penyebab, adalah ...

a)

risiko keuangan dan risiko operasional

b)

risiko murni dan risiko spekulatif

c)

risiko eksternal dan risiko internal

d)

risiko sdm dan risiko teknologi

61.

Tahap awal dalam pembangunan infrastruktur pengendalian adalah ...

a)

informasi dan komunikasi

b)

penilaian risiko

c)

kegiatan pengendalian

d)

lingkungan pengendalian

62.

Prinsip good governance menurut UNDP yang menunjukan terdapat jaminan kesamaan hak bagi individu dalam pengambilan keputusan (baik secara langsung maupun melalui lembaga perwakilan), adalah ...

a)

transparansi (transparency)

b)

partisipasi (participation)

c)

kesetaraan (equity)

d)

orientasi pada kesepakatan (consensus orientation)

63.

Pengendalian yang didesain untuk menemukan kejadian yang tidak diinginkan namun telah terjadi adalah pengendalian ...

a)

direktif

b)

detektif

c)

preventif

d)

korektif

64.

Kegiatan pengendalian harus mencapai keseimbangan yang tepat antara kegiatan pengendalian yang bersifat ...

a)

preventif dan korektif

b)

detektif dan direktif

c)

detektif dan preventif

d)

detektif dan korektif

65.

Pengertian prinsip kesetaraan (equity) dalam good governance, adalah ...

a)

adanya kebebasan dan kemudahan dalam memperoleh informasi yang akurat dan memadai bagi mereka yang memerlukan

b)

kerangka hukum harus adil dan diberlakukan tanpa pandang bulu, termasuk di dalamnya hukum-hukum yang menyangkut hak asasi manusia

c)

terdapat jaminan bagi masyarakat untuk mendapatkan pelayanan dan kesempatan yang sama dalam menjalankan kehidupannya

d)

terdapat jaminan kesamaan hak bagi setiap individu dalam pengambilan keputusan (baik secara langsung maupun melalui lembaga perwakilan)

66.

Risk appetite harus mencerminkan beberapa hal berikut ini ...

a)

ketentuan yang informatif tentang seberapa besar risiko dapat diterima (acceptable) sebagai bagian dari praktik manajemen organisasi yang wajar

b)

strategi bisnis, ekspektasi dari stakeholder, sifat dan karakteristik risiko yang diambil, dan kemungkinan contagion dari situasi risiko tertentu lintas organisasi

c)

kemungkinan kejadian, dampak atau konsekuensi serta adanya probabilitas

d)

pemahaman tentang jenis risiko, cara menyikapi risiko dan metode pengambilan risiko

67.

Dilihat dari akibat yang ditimbulkan, dua macam risiko yaitu ...

a)

risiko rendah dan risiko tinggi

b)

risiko murni dan risiko spekulatif

c)

risiko ekonomi dan risiko politik

d)

risiko program dan risiko proyek

68.

Orientasi privatisasi yang terdapat pada new public management mengandung pengertian ...

a)

pemerintah sudah tidak bertanggung jawab terhadap perancangan dan pelaksanaan kebijakan publik, terutama yang berkaitan dengan transformasi ekonomi, pengurangan kemiskinan, peningkatan kinerja sektor pertanian, ketenagakerjaan, fasilitas sosial dan umum serta pengelolaan lingkungan hidup

b)

peran pemerintah mungkin akan berkurang dalam hal pengaturan (regulation) terhadap keterlibatan sektor swasta dan tidak mengelola respon yang efektif terhadap tuntutan sosial dan ekonomi masyarakat

c)

peran pemerintah menjadi tidak penting/ dominan dalam manajemen pembangunan

d)

peran pemerintah mungkin akan berkurang dalam memberikan arahan dan petunjuk dari pusat pemerintahan

69.

Dari ketiga CSA, yang paling direkomendasikan IIA adalah metode ...

a)

kuesioner

b)

survei

c)

analisis manajemen

d)

workshop

70.

Risiko yang disebabkan oleh faktor non keuangan misalnya manusia, teknologi, alam, sistem dan prosedur disebut risiko ...

a)

keuangan

b)

spekulatif

c)

murni

d)

operasional

71.

dilihat dari sebab terjadinya, ada dua macam risiko yaitu ...

a)

risiko ekonomi dan risiko politik

b)

risiko keuangan dan risiko operasional

c)

risiko murni dan risiko spekulatif

d)

risiko rendah dan risiko tinggi

72.

risiko dari sudut pandang sumbernya, meliputi ...

a)

risiko murni dan risiko spekulatif

b)

risiko keuangan dan risiko operasional

c)

risiko eksternal dan risiko internal

d)

risiko rendah dan risiko tinggi

73.

risiko dari sudut pandang tingkat kemungkinannya, kecuali ...

a)

risiko rendah

b)

risiko besar

c)

risiko sedang

d)

risiko tingga

74.

risiko dari sudut pandang kemampuan mengendalikan, kecuali ...

a)

highly controllable risk

b)

low controllable risk

c)

uncontrollable risk

d)

controllable risk

75.

risiko dari sudut pandang hierarki risiko, kecuali ...

a)

risiko keuangan

b)

risiko strategik

c)

risiko program

d)

risiko proyek

76.

yang bukan merupakan risiko dari sudut pandang penetapan tujuan organisasi adalah ...

a)

risiko strategik

b)

risiko murni

c)

risiko operasional

d)

risiko pelaporan

77.

tata pemerintahan yang berwawasan ke depan pada good governance adalah ...

a)

visionary

b)

participation

c)

transparan

d)

akuntabel

78.

tata pemerintahan yang bersifat terbuka pada good governance adalah ...

a)

visionary

b)

transparan

c)

akuntabel

d)

partisipation

79.

masyarakat yang berkepentingan ikut serta dalam proses perumusan dan/atau pengambilan keputusan atas kebijakan publik yang diperuntukan bagi masyarakat adalah salah satu good governance, yaitu ...

a)

transparansi

b)

visionary

c)

akuntabel

d)

partisipation

80.

keputusan-keputusan yang diambil oleh lembaga eksekutif dan legislatif harus didasarkan pada konsensus agar setiap kebijakan publik benar-benar merupakan keputusan bersama, adalah pengertian pada good governance, yaitu ...

a)

transparancy

b)

democracy

c)

participation

d)

responsive

81.

Dalam unsur pemantauan pengendalian intern terdapat kegiatan penilaian secara periodik atas kinerja organisasi dibandingkan dengan standar pengukuran yang ada atau yang telah disepakati. hal ini merupakan definisi dari ...

a)

Pemantauan berkelanjutan (on-going monitoring)

b)

Self assesment

c)

Evaluasi terpisah (separate evaluations)

d)

Tindak lanjut rekomendasi hasil audit dan review lainnya

82.

Prinsip Good Governance menurut UNDP yang menuntut agar pemerintah meningkatkan fungsi kontrol terhadap manajemen pemerintah dan pembangunan dengan melibatkan organisasi non-pemerintah, adalah ...

a)

Partisipasi (participation)

b)

Akuntabilitas (accountability)

c)

Orientasi pada kesepakatan (consensus orientation)

d)

Transparansi (transparency)

83.

Kegiatan pengendalian instansi pemerintah yang kurang tepat, misalnya prosedur yang berbelit-belit akan mengganggu kelancaran kegiatan pelayanan publik. Oleh karena itu kegiatan pengendalian harus mencapai keseimbangan yang tepat antara kegiatan pengendalian yang bersifat

a)

preventif dan korektif

b)

detektif dan preventif

c)

detektif dan korektif

d)

detektif dan direktif

84.

Risiko yang disebabkan oleh faktor-faktor non keuangan misalnya manusia, teknologi, alam, sistem dan prosedur disebut risiko

a)

operasional

b)

spekulatif

c)

murni

d)

keuangan

85.

Risk appetite harus mencerminkan beberapa hal berikut ini ...

a)

Pemahaman tentang jenis risiko, cara menyikapi risiko, dan metode pengambilan risiko

b)

Ketentuan yang informatif tentang seberapa besar risiko dapat diterima (acceptable) sebagai bagian dari praktik manajemen organisasi yang wajar

c)

Kemungkinan kejadian, dampak atau konsekuensi serta adanya probabilitas

d)

Strategi bisnis, ekspektasi dari stakeholders, sifat dan karakteristik risiko yang diambil, dan kemungkinan contagion dari situasi risiko tertentu lintas organisasi

86.

Tahap awal dalam pembangunan infrastruktur pengendalian adalah

a)

lingkungan pengendalian

b)

penilaian risiko

c)

informasi dan komunikasi

d)

kegiatan pengendalian

87.

Orientasi "privatisasi" yang terdapat pada new public management mengandung pengertian ...?

a)

Peran pemerintah mungkin akan berkurang dalam memberikan arahan dan petunjuk dari pusat pemerintahan

b)

Pemerintah sudah tidak bertanggung jawab terhadap perancangan dan pelaksanaan kebijakan publik, terutama yang berkaitan dengan transformasi ekonomi, pengurangan kemiskinan, peningkatan kinerja sektor pertanian, ketenagakerjaan, fasilitas sosial dan umum, serta pengelolaan lingkungan hidup

c)

Peran pemerintah mungkin akan berkurang dalam hal pengaturan (regulations) terhadap keterlibatan sektor swasta dan tidak mengelola respon yang efektif terhadap tuntutan sosial dan ekonomi masyarakat

d)

Peran pemerintah menjadi tidak penting/dominan dalam manajemen pembangunan

88.

Suatu tingkatan dari sekelompok risiko dimana organisasi akan menerima dan dapat mengelola dalam suatu periode tertentu adalah

a)

inherent risk

b)

residual risk

c)

risk appetite

d)

risk tolerance

89.

Tahap awal dalam pembangunan infrastruktur pengendalian adalah

a)

penilaian risiko

b)

kegiatan pengendalian

c)

lingkungan pengendalian

d)

informasi dan komunikasi

90.

Dilihat dari akibat yang ditimbulkan, ada dua macam risiko yaitu

a)

risiko program dan risiko proyek

b)

risiko ekonomi dan risiko politik

c)

risiko murni dan risiko spekulatif

d)

risiko rendah dan risiko tinggi