Font size
WorksheetsKomunikasi Audit Intern II - Auditor Muda - 0304 A
Total questions: 85
Worksheet time: 43mins
Auditor harus melaporkan adanya kelemahan atas sistem pengendalian intern auditi. Kelemahan atas sistem pengendalian intern yang tidak signifikan disampaikan kepada auditi dalam bentuk ….
Laporan Hasil Pengawasan
Management Letter
Informasi Lisan
Semua Salah
Hasil penugasan audit intern harus dapat menjawab sasaran audit, menyajikan fakta, simpulan, dan rekomendasi. Pernyataan tersebut merupakan penjelasan dari komunikasi hasil audit yang ….
Akurat
Jelas
Konstruktif
Meyakinkan
Laporan yang tidak lebih panjang daripada yang diperlukan untuk menyampaikan dan mendukung pesan adalah definisi dari laporan yang ….
Jelas
Singkat
Ringkas
Pendek
Komunikasi hasil penugasan audit intern harus mencakup sasaran dan ruang lingkup penugasan audit intern serta pendapat auditor dan/simpulan yang berlaku, rekomendasi, dan rencana aksi. Pendapat dan/atau simpulan harus mempertimbangkan harapan auditi dan para pemangku kepentingan lainnya serta harus didukung oleh informasi yang ….
kompeten, relevan, cukup, dan material
cukup, kompeten, relevan, dan berguna
relevan, berguna, material, dan kompeten
berguna, relevan, kompeten, dan memadai
Klasifikasi komunikasi menurut caranya terdiri atas komunikasi lisan dan tulisan. Berikut ini yang bukan merupakan contoh dari komunikasi tulisan adalah ….
Presentasi
Surat Menyurat
Pesan Singkat
Konfirmasi
Dalam pemantauan tindak lanjut, apabila auditi menindaklanjuti rekomendasi dengan cara yang berlainan dengan rekomendasi yang diberikan, maka auditor harus ….
Melaporkan hal tersebut ke pimpinan auditi
Menilai efektivitas penyelesaian tindak lanjut
Menolak tindak lanjut atas rekomendasi yang diberikan
Meminta penjelasan yang cukup terkait hal tersebut
Auditor diharuskan untuk menyatakan dalam setiap laporan bahwa kegiatannya “dilaksanakan sesuai dengan standar”. Apabila terdapat ketidaksesuaian dengan standar audit yang berdampak pada suatu penugasan audit, komunikasi hasil audit harus mengungkapkan
alasan mengapa terjadi ketidaksesuaian
dampak dari pengomunikasian atas ketidaksesuaian pada penugasan dan hasil penugasan audit
prinsip atau aturan pelaksanaan standar audit yang tidak tercapai
semua benar
Ahmad Akbar adalah auditor muda pada Inspektorat Kab. X. Saat ini, beliau sedang melaksanakan kegiatan audit kinerja di salah satu OPD di kabupaten tersebut. Di akhir masa surat tugas, tim audit memberi kesempatan kepada pejabat pada OPD tersebut untuk menyampaikan tanggapan serta melengkapi data‐data yang mungkin belum lengkap dan belum diserahkan kepada tim audit selama proses audit dilakukan. Hal tersebut merupakan salah satu tujuan dari ….
Pembuatan notisi hasil audit
Penyempurnaan notisi hasil audit
Pembahasan notisi hasil audit
Persetujuan notisi hasil audit
Dalam suatu pembahasan simpulan hasil audit di Kementerian Y, Amir sebagai auditi memaparkan tanggapan atas simpulan hasil audit yang disampaikan oleh tim audit kepada mereka, dengan penjelasan yang sangat rinci dan didukung dengan bukti yang memadai. Tim audit berpendapat bahwa tanggapan tersebut benar dan dapat diterima. Pada kondisi seperti ini, tim audit harus ….
Melakukan perubahan simpulan hasil audit
Memperbaiki laporan hasil auditnya
Memberikan tanggapan atas tanggapan auditi
Meneliti lebih lanjut tanggapan auditi tersebut
Pada saat proses pembahasan notisi audit, auditor dan auditi dapat menyepakati permasalahan yang bukan merupakan temuan hasil audit. Terhadap permalahan-permasalahan tersebut dapat dilakukan tindakan-tindakan berikut, kecuali ....
diberi tanda batal
dicatat dalam KKA
diberikan catatan alasan pembatalan tersebut
diparaf oleh auditee
Presentasi adalah komunikasi yang dilakukan secara terpadu lewat hal hal berikut, kecuali .…
simbol-simbol
gambar
telepati
bahasa tubuh
Komunikasi yang dilaksanakan dengan tatap muka antara tim audit selaku komunikator untuk menyampaikan simpulan (notisi) hasil audit intern dan pihak auditi selaku komunikan yang menanggapi notisi hasil audit intern disebut ….
presentasi hasil audit intern
pra‐pembahasan notisi hasil audit intern
pembahasan notisi hasil audit intern
kesepakatan tindak lanjut hasil audit intern
Berdasarkan KUHAP pasal 184 ayat satu, terdapat lima alat bukti yang sah. Alat bukti yang sah terdiri atas ….
keterangan saksi, keterangan ahli, petunjuk, keterangan koban, dan keterangan terdakwa
visum, keterangan saksi, keterangan terdakwa, petunjuk, dan keterangan ahli
keterangan saksi, keterangan ahli, surat, petunjuk, dan keterangan terdakwa
saksi ahli, wawancara, surat, keterangan ahli, dan hasil penyidikan
Orang yang menerangkan tentang sesuatu persoalan yang sebenarnya dapat dipelajari sendiri oleh hakim, tetapi akan memakan banyak waktu disebut juga sebagai ….
ahli
saksi ahli
pemberi keterangan ahli
keterangan ahli
Hak dan Kewajiban seorang Ahli dalam memberikan keterangan ahli antara lain ….
hak untuk menyanggah, Hak untuk memberikan keterangan ahli sesuai keahliannya secara bebas tanpa tekanan dari pihak manapun, dan hak untuk menolak menjawab pertanyaan yang tidak sesuai dengan keahliannya
hak prerogatif, hak menolak panggilan pemberian keterangan ahli
hak untuk menerima surat panggilan yang sah, hak untuk mengetahui perkara ketika ia akan memberikan keterangan ahli, hak untuk memberikan keterangan ahli sesuai keahliannya secara bebas tanpa tekanan dari pihak manapun, hak untuk minta penjelasan, dan hak untuk menolak menjawab pertanyaan yang tidak sesuai dengan keahliannya
hak berbicara, hak untuk menolak, hak untuk diam, dan hak untuk berdiskusi
Manfaat dari mengonsultasikan sumber‐sumber informasi yang tersedia dalam KKA adalah ….
untuk menambah pengetahuan dan wawasan ketua tim selaku penyaji agar dapat memberikan penjelasan secara memadai jikaada pertanyaan dari auditi
untuk menyempurnakan hasil KKA yang dibutuhkan dalam audit
sebagai salah satu alat untuk ketua tim dalam menyelesaikan laporan
sebagai tugas tim dalam melakukan kegiatan audit
Hal‐hal yang harus dipersiapkan dalam merencanakan suatu presentasi agar penguasaan terhadap pihak auditi selaku audiensi dapat dioptimalkan, antara lain ….
mengklasifikasikan tujuan, menganalisis khalayak, mengembangkan gagasan utama dari notisi audit intern, mengembangkan pokok-pokok utama, mengonsultasikan sumber-sumber informasi, mencatat data, dan membuat sketsa presentasi
teknik presentasi dan penguasaan audiens
vokal yang baik, bicara dengan jelas, semangat dan emosi tetap terkendali, variasi, berikan kesempatan pihak auditi untuk menyampaikan tanggapannya, serta berusahalah mencari persamaan
Menyiapkan sarana prasarana presentasi
Setelah persiapan sudah matang dan penguasaan peralatan presentasi sudah memadai, maka agar audiensi dapat dikuasai secara optimal. Pada saat presentasi perlu diperhatikan hal berikut ….
mengklasifikasikan tujuan, menganalisis khalayak, mengembangkan gagasan utama dari notisi audit intern, mengembangkan pokok-pokok utama, mengonsultasikan sumber-sumber informasi, mencatat data, dan membuat sketsa presentasi
teknik presentasi dan penguasaan audiens
vokal yang baik, bicara dengan jelas, semangat dan emosi tetap terkendali, variasi, berikan kesempatan pihak auditi untuk menyampaikan tanggapannya, serta berusahalah mencari persamaan
Menyiapkan sarana prasarana presentasi
Di bawah ini merupakan keuntungan dilakukannya penyampaian notisi hasil audit intern melalui teknik presentasi, kecuali ….
teknik presentasi merupakan teknik yang efisien, karena dapat menghemat waktu dibandingkan apabila notisi hasil audit intern hanya disampaikan dalam bentuk tertulis
teknik presentasi adalah teknik yang efektif, karena dengan komunikasi tatap muka tersebut umpan balik verbal maupun nonverbal segera diperoleh
melalui komunikasi lisan dengan media teknik presentasi memungkinkan tim audit memiliki peluang untuk memengaruhi pihak auditi
teknik presentasi dapat mengirimkan pesan yang tidak terlihat dan terdengar oleh auditi
Laporan hasil audit berfungsi sebagai media komunikasi APIP untuk menyapaikan informasi kepada pihak-pihak yang berkepentingan. Berikut yang termasuk informasi laporan hasil audit adalah
Kredibilitas, hasil penilaian kebenaran, saran, efisiensi
Efektivitas, keandalan informasi, kecermatan, efisiensi
Keandalan informasi, hasil penilaian kebenaran, transparan, kecermatan
Kecermatan, kredibilitas, keandalan informasi, norma yang ditetapkan
Laporan hasil audit intern sekurang-kurangnya memenuhi empat tepat, kecuali:
Tepat saji
Tepat waktu
Tepat sasaran
Tepat alamat
Tujuan laporan hasil audit intern adalah, kecuali
Menghasilkan
Meyakinkan
Mengendalikan
Menginformasikan
Yang tidak termasuk dari delapan karakter kualitas laporan hasil audit intern adalah:
Membangun, tepat, ringkas, dan cermat
Menarik, meyakinkan, langsung, dan membangun
Orientasi hasil, membangun, meyakinkan dan ringkas
Langsung, menarik, tepat waktu, dan ringkas
Laporan hasil audit intern bisa dikatakan meyakinkan apabila mencakup
Penjelasan yang sebenarnya
Argumentasi pendukung simpulan yang terpercaya
Kuantifikasi akibat dari kondisi tertentu
Hasil yang tepat
Kualitas komunikasi hasil audit intern dikatakan ringkas, berarti bahwa:
Laporan tidak terlalu panjang daripada yang diperlukan
Tidak kekurangan apapun hal yang penting dan relevan dengan hasil penugasan
Laporan langsung ke titik masalah dan menghindari elaborasi yang tidak perlu
Memberikan perspektif yang wajar mengenai aspek kedalaman dan signifikansi fakta yang ditemukan
Teknik menulis pembukaan yang dapat secara efektif perhatian, diantaranya adalah, kecuali
Menyatakan simpulan secara jelas
Menyatakan simpulan secara langsung
Menulis secara tegas dan jelas
Menggunakan istilah yang dipahami pembaca
Laporan hasil audit dapat mendorong manajemen untuk melaksanakan tindakan yang memiliki nilai tambah bagi organisasi. Hal ini sesuai dengan tujuan laporan audit yaitu
Menginformasikan
Menjelaskan
Meyakinkan
Menghasilkan
Laporan yang mengemas ide pokok lebih banyak berbicara daripada penjelasan yang panjang lebar yang menjelaskan seluruh pemikiran secara detail. Hal ini merupakan salah satu pemenuhan dari salah satu karakteristik standar kualitas laporan hasil audit intern, yaitu
Langsung
Ringkas
Tepat
Meyakinkan
Laporan audit intern yang memuat ringkasan eksekutif, menggunakan format yang profesional, serta menggunakan judul yang jelas untuk setiap bagian, adalah merupakan salah satu kriteria standar kualitas laporan hasil audit intern, yaitu
Menarik
Tepat
Meyakinkan
Membangun
Agar laporan hasil audit lebih meyakinkan dan dapat diterima oleh auditi, tindakan yang bisa kita lakukan adalah
Menjelaskan rincian setiap kegiatan audit dalam laporan hasil audit
Menunjukkan akibat temuan dari sudut pandang manajemen
Menjelaskan temuan secara kualitatif
Menanggapi keberatan auditi sesuai dengan pendapat auditor
Bentuk dan isi laporan hasil audit intern dipengaruhi oleh
Jumlah kegiatan audit intern
Output yang diawasi
Input yang diawasi
Periode yang menjadi sasaran pengawasan
Laporan bentuk bab disusun jika
Jenis kegiatan merupakan audit
Substansi yang ingin disampaikan spesifik
Substansi yang ingin disampaikan cukup banyak
Waktu penugasan yang cukup panjang
Merujuk pada standar audit yang diatur dalam Permen PAN Nomor 5 Tahun 2008, penugasan audit dibagi menjadi:
Audit keuangan
Audit barang dan jasa
Audit kinerja
Audit forensik
Ringkasan hasil audit menyajikan hal‐hal yang penting dari hasil audit secara
Ringkas dan jelas
Terurai dan jelas
Padat dan ringkas
Terukur dan ringkas
Informasi umum Audit bertujuan untuk
Memberikan gambaran mengenai kegiatan audit yang dilaksanakan
Memberikan simpulan mengenai kegiatan audit yang dilaksanakan
Menjelaskan metodologi yang digunakan dalam kegiatan audit
Menjelaskan ruang lingkup yang digunakan dalam kegiatan audit
Bagian-bagian dalam format laporan hasil audit kinerja bentuk bab terdiri dari lima tahap, yaitu:
i. Sampul Depan
ii. Halaman Pengantar
iii. Uraian Hasil Audit
iv. Ringkasan Hasil Audit
v. Lampiran
Dari informasi tersebut di atas, manakah urutan yang benar dari format laporan hasil audit kinerja dalam bentuk bab?
i, ii, iii, iv, v
i, iii, ii, iv, v
i, ii, iv, iii, v
i, iv, iii, ii, v
Baso adalah seorang auditor ahli muda pada Inspektorat Kabupaten Barongko, ditugaskan dalam kegiatan audit intern atas pembangunan gedung serbaguna pada Dinas PU di Kabupaten Barongko. Salah satu temuan dalam laporan hasil audit intern atas kegiatan tersebut memperoleh bantahan dari auditi dan didukung dengan argumentasi yang kuat. Dalam kondisi seperti ini, maka Baso perlu memberikan tanggapan atas keberatan tersebut dengan cara:
Menyajikan secara persuasif dan menggunakan diplomasi dengan mengakui keberadaan perspektif lain
Menyajikan secara imbang dan menggunakan diplomasi dengan mengakui keberadaan perspektif lain
Menyajikan secara imbang dan menggunakan argumentasi dengan mengakui keberadaan perspektif lain
Menyajikan secara terstruktur dan imbang dengan mengakui keberadaan perspektif lain
Laporan hasil pengawasan harus bersifat faktual dan konklusif, tidak boleh hanya memuat pendapat dan diungkapkan dengan samar‐samar. Penggunaan kata yang hanya mencerminkan opini/pendapat tanpa didukung data akan mendorong perilaku defensif pembaca. Pernyataan tersebut merupakan salah satu prinsip menulis secara konstruktif, yaitu
Menyatakan gagasan positif dalam kalimat positif
Menghindari bahasa perasaraan (judgmental) dan generalisasi tanpa dukungan
Menyajikan secara seimbang dari berbagai sisi
Menekankan manfaat, rekomendasi, dan solusi
Salah satu dokumen yang tidak perlu dilampirkan dalam laporan hasil audit investigatif adalah
Risalah rapat kesepakatan dengan pihak instansi penyidik
Flowchart atau bagan arus proses kejadian
Berita Acara Pemeriksaan (BAP) penyidik
Surat keterangan kesanggupan/surat keterangan tanggung jawab mutlak (SKTM)
Jika dari hasil audit dijumpai adanya penyimpangan-penyimpangan yang memerlukan tindak lanjut seperti kasus yang berindikasi tindak pidana korupsi atau kasus pelanggaran hukum perdata yang merugikan kekayaan negara, maka Laporan Hasil Audit yang diterbitkan adalah dalam bentuk:
Bab
Notisi Hasil Audit
Lisan
Berita Acara Kesepakatan
Bagian-bagian dalam format laporan hasil audit investigatif pada Bab II terdiri atas
Simpulan dan Rekomendasi
Dasar Audit, Sasaran dan Ruang Lingkup Audit, dan Data Objek/Kegiatan yang Diaudit
Uraian Hasil Audit
Lampiran-Lampiran
Uraian dalam Bab I Simpulan dan Rekomendasi pada laporan hasil audit investigatif, memuat
Nomor dan tanggal LHA yang menjadi dasar audit investigatif
Surat permintaan bantuan audit dari instansi penyidik, pengaduan masyarakat, atau sumber lainnya
Uraian mengenai pokok yang menjadi sasaran dan ruang lingkup audit
Hasil audit secara ringkas dan jelas mengenai penyimpangan yang terjadi serta indikasi terpenuhinya unsur TPK atau perdata dari kasus yang bersangkutan
Penjelasan tentang peraturan perundang-undangan yang melandasi objek/kegiatan yang diaudit, termasuk ketentuan-ketentuan internal auditi yang relevan, terdapat dalam format laporan hasil audit investigatif bab III Uraian Hasil Audit pada bagian
Kesepakatan dengan Instansi Penyidik
Risalah Pembicaraan Akhir dengan Auditi
Dasar Hukum Objek dan Kegiatan yang Diaudit
Materi Temuan
Berita Acara Klarifikasi/BAK disimpan sebagai bagian dari
Lampiran Laporan Hasil Audit Investigatif
Kertas Kerja Audit (KKA) investigatif
Uraian Hasil Audit
Sasaran dan Ruang Lingkup Audit
Berikut yang termasuk hal-hal yang perlu dipertimbangkan dalam perumusan hasil audit investigatif adalah
Laporan tidak boleh mengungkapkan pertanyaan yang belum terjawab atau memungkinkan interpretasi baru
Laporan hanya memuat bukti-bukti yang mendukung temuan
Laporan harus berdasarkan opini auditor
Laporan tidak harus ringkas namun dijabarkan dengan jelas
Penjelasan mengenai fakta-fakta dan proses kejadian pada laporan hasil audit investigatif mencakup unsur-unsur
Apa, siapa, mengapa, dan bagaimana
Apa, siapa, dimana, kapan, dan bagaimana
Apa, siapa, dimana, kapan, mengapa, dan bagaimana
Apa, siapa, dimana, kapan, berapa dan bagaimana
Dalam pengungkapan pihak yang diduga terlibat/bertanggung jawab dalam laporan hasil audit investigatif hanya mencantumkan kode pelaku dan peranan keterlibatannya. Hal ini bertujuan
Menyebut tentang kualifikasi peranan, perbuatan, dan bagian tanggung jawabnya
Memberikan dukungan terhadap asas praduga tak bersalah dan mengantisipasi kemungkinan adanya tuntutan balik terhadap auditor karena pencemaran nama baik
Memberikan informasi yang dapat dipertanggungjawabkan secara profesional
Memberikan gambaran adanya kerja sama pihak-pihak yang bersangkutan
Teknis pelaporan hasil reviu Laporan Keuangan Kementerian/Lembaga yang meliputi Catatan Hasil Reviu (CHR), Ikhtisar Hasir Reviu (IHR), dan Laporan Hasil Reviu (LHR) telah diatur dalam
Lampiran I PMK Nomor 41/PMK.09/2010
Lampiran II PMK Nomor 41/PMK.09/2010
Lampiran III PMK Nomor 41/PMK.09/2010
Lampiran IV PMK Nomor 41/PMK.09/2010
Berikut merupakan Subbab yang umumnya terdapat pada BAB I Simpulan Pelaporan Hasil Evaluasi adalah….
Data Umum, Dasar Evaluasi, dan Temuan Hasil Audit
Data Umum, Temuan Hasil Audit, dan Hal-hal yang perlu diperhatian
Hasil Audit Tahun Lalu yang belum tuntas tindak lanjutnya, Temuan Hasil Audit, dan Hal-hal yang perlu diperhatikan
Dasar Evaluasi, Temuan Hasil Audit dan Data Umum
Subbab Data Umum dari Uraian Hasil Evaluasi Kinerja Perusahaan pada Pelaporan Hasil Evaluasi bersisi antara lain sebagai berikut, kecuali...
Nama Perusahaan, Alamat, dan Dasar Hukum Pendirian
Dasar Hukum Pendirian, Kegiatan Perusahaan, dan Periode yang dievaluasi
Nama Perusahaan, Dasar Hukum Pendirian dan Kapan evaluasi terakhit dilaksanakan
Dasar Hukum Pendirian, Kegiatan perusahaan dan ketidakefektifan kegiatan perusahaan
Subbab Dasar Evaluasi dan Pernyataan Kesesuaian Audit dengan Standar Audit Berisi pada Pelaporan Hasil Evaluasi berisi tentang ….
Identitas Perusahaan yang dievaluasi
Dasar Hukum, Peraturan yang menjadi acuan pelaksanaan Evaluasi, dan Pernyataan Kesesuaian Audit dengan Standar Audit
Dasar Hukum, Peraturan yang menjadi acuan pelaksanaan Operasional Perusahaan, dan Pernyataan Kesesuaian Audit dengan Standar Audit
Dasar Hukum, Peraturan yang menjadi acuan pelaksanaan Evaluasi, dan Pernyataan Kesesuaian Audit dengan Standar Akuntansi Keuangan
Bapak Ari adalah seorang Auditor Internal yang telah melaksanakan Evaluasi, penyampaian informasi tentang acuan yang dipakai dalam penyusunan RKAP, target kinerja yang akan dicapai selaa periode yang dievaluasi, dan anggaran yang tersedia untuk melakukan kegiatan perusahaan dituangkan dalam laporan Evaluasi dalam subbab
Penyusunan dan Pelaksanaan RKAP
Data Umum
Dasar Evaluasi dan Pernyataan Kesesuaian Audit dengan Standar Audit
Hasil Evaluasi
Bapak Ari adalah seorang Auditor Internal yang telah melaksanakan Evaluasi, penyampaian informasi tentang kondisi atau tingkat pencapaian target periode yang di evaluasi dituangkan dalam laporan Evaluasi dalam subbab:
Penyusunan dan Pelaksanaan RKAP
Data Umum
Dasar Evaluasi dan Pernyataan Kesesuaian Audit dengan Standar Audit
Tingkat Keberhasilan/Kesehatan Perusahaan
Bapak Ari adalah seorang Auditor Internal yang telah melaksanakan Evaluasi, penyampaian informasi tentang kecenderungan (trend) perkembangan usaha dari tahun ke tahun dituangkan dalam laporan Evaluasi dalam subbab
Penyusunan dan Pelaksanaan RKAP
Data Umum
Dasar Evaluasi dan Pernyataan Kesesuaian Audit dengan Standar Audit
Perkembangan Usaha
Bapak Ari adalah seorang Auditor Internal yang telah melaksanakan Evaluasi, penyampaian informasi tentang penilaian auditor atas SPM yang diterapkan manajemen dituangkan dalam laporan Evaluasi dalam subbab
Penyusunan dan Pelaksanaan RKAP
Data Umum
Pelaksanaan Sistem Pengendalian Manajemen
Perkembangan Usaha
Dalam pelaporan hasil evaluasi LAKIP, bagian yang memuat secara padat simpulan dan saran terdapat pada
Hasil evaluasi atas kinerja
Ikhtisar eksekutif
Evaluasi atas kinerja keuangan dan ketaatan pada peraturan perundang-undangan
Evaluasi atas penerapan sakip
Dalam laporan pemonitoran dan dan evaluasi disampaikan dalam bentuk
Surat saja
Bab saja
Surat dan bab
Bebas
Dalam laporan pemonitoran dan evaluasi, ungkapan apresiasi dan harapan agar saran yang disampaikan dapat segera ditindaklanjuti, disajikan pada
Kalimat penutup
Data umum
Hasil pemonitoran dan evaluasi
Subbab saran
Yang termasuk klasifikasi data berdasarkan jenis
Data diskrit dan data kontinyu
Data cross-section dan data time series
Data kuantitatif dan data kualitatif
Data primer dan data sekunder
Data yang disajikan dalam bentuk kata-kata yang mengandung makna adalah
Data kualitatif
Data diskrit
Data primer
Data kuantitatif
SP2D dan bukti pendukungnya, hasil konfirmasi kepada rekanan, adalah contoh data
Primer
Kuantitatif
Diskrit
Sekunder
Berikut merupakan pernyataan yang tepat terkait tanggal pelaporan
Tanggal laporan ditandatangani
Setelah selesai direviu substansi oleh pengendali teknis
Setelah seslesai disusun oleh ketua tim
Tanggal disetujuinya konsep laporan oleh pengendali mutu/penanggung jawab
Upaya yang dilakukan untuk mengolah data dan/atau bukti menjadi informasi, sehingga karakteristik atau sifat‐sifat data dan/atau bukti tersebut dapat dengan mudah dipahami dan bermanfaat untuk perumusan simpulan hasil audit intern dan perumusan masalah‐masalah yang dijumpai selama penugasan audit intern atau temuan hasil audit intern, merupakan definisi dari……..
Analisis data
Pengumpulan data
Tabulasi data
Pengumpulan data
Proses analisis data berupa identifikasi dan klasifikasi dari setiap pertanyaan yang terdapat dalam instrumen pengumpulan data menurut variabel‐variabel yang diteliti disebut dengan
Koding
Tabulasi
Editing
Pengujian kualitas data
Dari daftar pegawai selama satu tahun anggaran terdapat mutasi baik yang masuk maupun yang keluar dari instansi yang diaudit (auditi). Dari daftar tersebut, diuraikan secara jelas dan terperinci penambahan dan pengurangan pegawai tersebut. Tujuan analisis data yang tepat untuk aktivitas di atas adalah ...
Mendeskripsikan data
Mengolah data
Membuat induksi
Pengujian kualitas
Berikut ini manakah yang tidak termasuk dalam perumusan hasil audit intern:
untuk mencapai kata sepakat atau penyamaan persepsi di antara auditor mengenai seluruh simpulan audit intern final
untuk memperoleh tanggapan dan persetujuan final dari pengendali teknis bahwa seluruh rumusan simpulan audit intern adalah objektif dan rekomendasi yang diberikan layak dan dapat dilaksanakan
untuk memastikan bahwa hal‐hal yang menjadi rumusan hasil audit intern telah disusun berdasarkan kertas kerja audit yang substansinya mendomumentasikan pemenuhan bukti audit sesuai standar audit
untuk menilai apakah kegiatan suatu entitas telah dilakukan secara ekonomis, efisien dan efektif (3E)
Audit investigatif adalah audit yang dilakukan berkaitan dengan adanya indikasi tindak pidana korupsi, penyalahgunaan wewenang serta ketidaklancaran pembangunan. Dalam perumusan hasil audit investigatif tim harus menyimpulkan kasus yang dibuktikannya, dengan cara
3 W + 1 H
4 W + 1 H
5 W + 1 H
6 W + 1 H
Penilaian efektivitas intansi pemerintah dalam mencapai visi dan misi instansi serta kontribusinya pada pembangunan nasional, adalah perumusan hasil evaluasi yang diarahkan pada
Process/Implementation Evaluation
Output Evaluation (evaluasi atas keluaran)
Outcome Evaluation
Impact Evaluation
Hal-hal yang perlu dipertimbangkan dalam perumusan hasil audit investigatif yang bertujuan untuk memudahkan pembuktian dan berguna untuk proses hukum berikutnya sesuai dengan peraturan perundang-undangan, kecuali
Laporan harus didukung dengan KKA investigatif yang memuat referensi kepada semua wawancara, kontak, atau aktivitas audit investigatif yang lain
Laporan harus mencerminkan apa hasil yang diperoleh dari audit investigatif, dalam hal ini termasuk denda, penghematan, pemulihan, tuduhan, rekomendasi, dan sebagainya
Laporan audit investigatif tidak boleh mengandung opini atau pandangan pribadi. Semua penilaian, kesimpulan, pengamatan, dan rekomendasi harus berdasarkan fakta yang tersedia
Penarikan kesimpulan dalam laporan telah sesuai dengan alur penalaran/logika hubungan sebab dan akibat yang logis
Penelaahan atas penyelenggaraan akuntansi dan penyajian LK (K/L atau pemda) oleh APIP yang kompeten untuk memberikan keyakinan terbatas bahwa akuntansi telah diselenggarakan dan disajikan sesuai dengan Standar Akuntansi Pemerintah dalam upaya membantu menteri/pemimpin lembaga/kepala daerah menghasilkan LK yang berkualitas, disebut
Reviu
Pemantauan
Evaluasi
Audit
Auditor harus menulis laporannya dalam bentuk deduktif, artinya
menggunakan kalimat dan pernyataan yang berupa ulasan dan kalimat topik. Penulisan kalimat dan paragraf harus singkat, sederhana, dan langsung
Laporan harus ringkas tanpa mengorbankan kejelasan, kelengkapan, dan ketepatan untuk mengomunikasikan temuan audit investigatif yang relevan
Laporan audit investigatif tidak boleh mengandung opini atau pandangan pribadi. Semua penilaian, kesimpulan, pengamatan, dan rekomendasi harus berdasarkan fakta yang tersedia
Laporan tidak boleh mengungkapkan pertanyaan yang belum terjawab atau memungkinkan interpretasi yang keliru
Perumusan hasil penugasan monitoring dan evaluai (monev) atas pelaksanaan kegiatan/program, antara lain difokuskan pada
perumusan yang berisikan metode atau cara pelaksanaan kegiatan, jadwal personil, serta tanggapan terhadap kerangka acuan kerja
rumusan tim sebagai masukan/saran mengenai langkah‐langkah yang perlu diambil oleh objek yang dipantau
perumusan yang berisikan pertanggungjawaban pelaksanaan kerangka acuan kerja serta penyampaian hasil‐hasil pelaksanaan penugasan asistensi
perumusan saran perbaikan yang perlu dilakukan oleh masing‐masing instansi/penanggung jawab pelaksanaan tindak lanjut
Sari Auditor Muda pada Inspektorat Kabupaten Makmur. Saat ini Sari sedang melaksanakan audit yang berkaitan dengan adanya indikasi tindak pidana korupsi dan penyalahgunaan wewenang yang terjadi pada Dinas Kesehatan Kabupaten Makmur. Audit yang dilakukan Sari adalah
Audit Kinerja
Audit Tata Kelola
Audit investigatif
Audit Tujuan Tertentu
Klasifikasi data berdasarkan sifatnya ada dua yaitu ....
data diskrit dan data kontinyu
data primer dan data sekunder
data internal dan data eksternal
data kuantitatif dan data kualitatif
Format Laporan Hasil Reviu Laporan Keuangan Kementerian/Lembaga terdiri atas Catatan Hasil Reviu, Ikhtisar Hasil Reviu dan…
Dosir Hasil Reviu
File Hasil Reviu
Laporan Hasil Reviu
Paraphrase Hasil Reviu
Dalam memasukkan suatu informasi ke dalam laporan, permasalahan yang tidak signifikan harus?
Cukup disampaikan secara lisan, tidak perlu dimasukkan ke dalam laporan
Cukup disampaikan secara lisan, namun perlu dimasukkan ke dalam hal-hal lainnya dalam laporan
Cukup disampaikan secara lisan, namun peril dimasukkan ke dalam rekomendasi dalam laporan
Tidak perlu disampaikan secara lisan dan tidak perlu dimasukkan ke dalam laporan
Yang perlu mengomunikasikan kepada manajemen bahwa tanggung jawab untuk menyelesaikan atau menindaklanjuti rekomendasi temuan hasil audit intern berada pada pihak manajemen yang diawasi adalah …
Aparat Penegak Hukum
APIP
Sekretaris Daerah
Konsultan manajemen
Laporan hasil pemantauan/pemutakhiran tindak lanjut dapat disajikan dalam dua bentuk, yaitu …
Bentuk Surat dan Bab
Bentuk Surat dan Buku
Bentuk Buku dan Bab
Bentuk Surat dan Majalah
Pertemuan APIP dengan pihak auditi untuk memperbarui keterangan atau bahan nyata berupa data akhir mengenai temuan audit yang sudah dan belum ditindaklanjuti yang dapat dijadikan dasar kajian atau penyelesaian tindak lanjut hasil audit disebut dengan ………
Gelar Pengawasan
Rapat Pemutakhiran Data Tindak Lanjut
Rapat Konsinyering
Rapat Audit Intern
Tujuan dari pemantauan tindak lanjut hasil audit intern adalah ………..
Memastikan bahwa auditi berada di tempat dan tidak kabur
Memastikan bahwa tindakan yang tepat telah dilaksanakan oleh auditi sesuai rekomendasi audit intern
Mengkonfirmasi auditi sepakat dengan hasil temuan audit intern
Menindaklanjuti arahan Presiden terkait tindak lanjut hasil audit intern
Bagi APIP, terdistribusikannya laporan hasil audit intern secara tepat kepada pihak-pihak yang berkompeten dalam menindaklanjuti hasil audit intern adalah indikator kinerja ………
Output
Outcome
Utama
Organisasi
Menyajikan semua penyimpangan (termasuk hal-hal sepele/tidak material) dalam suatu laporan audit intern dapat ………….
Menambah isi laporan audit intern
Mengurangi perhatian manajemen puncak atas substansi laporan yang disajikan
Memperjelas kondisi sesungguhnya atas auditi yang diperiksa
Membuang-buang waktu penyusunan laporan audit intern
Salah satu komunikasi tulisan atas pemantauan tindak lanjut adalah ………..
Surat pengantar masalah
Surat memo pimpinan APIP
Surat undangan
Surat penyampaian masalah
Unsur-unsur laporan hasil pemantauan/pemutakhiran tindak lanjut bentuk bab antara lain adalah ……
Pendahuluan, Metode Audit Intern, Penutup
Pendahuluan, Uraian Hasil Audit, Penutup
Pendahuluan, Uraian Hasil Pemantauan/Pemutakhiran Tindak Lanjut Pengawasan, Penutup
Pendahuluan, Rekomendasi Audit Intern, Penutup
Jarak ideal penyampaian surat peringatan pertama dan kedua dalam bentuk surat penegasan atau peringatan pelaksanaan tindak lanjut hasil audit apabila tindak lanjut masih belum dilakukan auditi adalah ……
Satu minggu setelah surat peringatan pertama tindak lanjut belum dilakukan auditi
Satu tahun setelah surat peringatan pertama tindak lanjut belum dilakukan auditi
Satu hari setelah surat peringatan pertama tindak lanjut belum dilakukan auditi
Satu bulan setelah surat peringatan pertama tindak lanjut belum dilakukan auditi
