Font size
S
M
L
XL
WorksheetsPRE/POST TEST SUSBAMENJURKAL FIX BR
Total questions: 99
Worksheet time: 2hrs 39mins
Name
Class
Date
1.
Menentukan keadaan barang yang meliputi karakteristik barang antara lain sifat, ciri khusus untuk membedakan maupun menyamakan antara barang yang satu dengan barang yang lainnya adalah:
a)
Pemberian Nama.
b)
Mengidentifikasikanbarang.
c)
Kodefikasi.
d)
Publikasi.
2.
Pengelompokan Barang Kemhan dan TNI. Untuk penyelenggaraan penatausahaan barang milik negara dengan SIMAK BMN Kemhan dan TNI maka sudah diatur pada diagram alur sistem dalam aplikasi SIMAK BMN:
a)
Barang bertambah
b)
Barang yang selau bergerak
c)
Barang Persediaan
d)
Barang Pencacahan
3.
Dalam mengidentifikasi barang kita mengenal tiga item, manakah salah satu pernyataan di bawah ini yang salah:
a)
Item Of Supply Concept.
b)
Item Of Product.”
c)
Item Of Supply.
d)
Item Of Quality.
4.
Yang termasuk barang tidak bergerak adalah:
a)
Tanah
b)
Alat Pertanian
c)
Alat Pengeboran
d)
Alat Exploitasi
5.
Bahan Kimia yang berfungsi untuk membersihkan benda terhadap kotoran dan debu kecuali:
a)
S W D (Sheel Water Detector)
b)
Aceton
c)
Air Suling
d)
Pompa Hampa Udara
6.
Penyediaan materiil adalah rangkaian segala usaha/kegiatan yang diselenggarakan untuk memperoleh :
a)
Administrasi Materiil
b)
Kebutuhan Materiil
c)
Jenis Materiil
d)
Harga Materiil
7.
Proses pertanggungjawaban perbendaharaan materiil yang diserahkan dari pihak ke dua ke gudang penerimaan atau lokasi lain yang disepakati kedua belah pihak melalui pemeriksaan oleh KPM dengan menitikberatkan pada jumlah koli, macam dan keadaan pembungkusnya, disebut:
a)
Anname
b)
Assembly
c)
Comtable
d)
Conservatoir
8.
Sesorang yang karena jabatanya diangkat dan diberhentikan oleh Ordonatur Materiil untuk melaksanakan pengurusan kebendaharawanan dengan kewajiban untuk melaksanakan tugas yang dibebankan oleh Ordonatur Materiil dan mempertanggungjawabkan tugas pengurusannya berdasarkan undang-undang perbendaharaan, membuat dan mengirimkan perhitungan dan pertanggungjawaban serta melaporkan pelaksanaannya kepada Ordonatur Materiil, disebut:
a)
Kepala Gudang
b)
Bendaharawan Materiil
c)
Kepala Pengadaan
d)
Pejabat Pergudangan
9.
Untuk memudahkan dalam mengenali suatu jenis materiil bekal dalam kaitanya dengan materiel lainya, disusun pengelompokan menurut hubungan grup dan klas dari materiil bekal yang mempunyai bentuk dan karakteristik yang sama sesuai publikasi katalog H2-1 Kegiatan ini disebut:
a)
Klasifikasi.
b)
Pemberian Nama/PenentuanNomenclatur.
c)
Check List.
d)
Kodefikasi.
10.
Apakah yang dimaksud dengan Invoice:
a)
Dokumen yang digunakan sebagai pernyataan tagihan yang harus dibayar oleh pembeli/customer
b)
Dokumen yang digunakan untuk pengecekan suatu barang
c)
Surat menyurat berharga
d)
Tanda terima barang
11.
Apa yang dimaksud dengan pengertian Gudang:
a)
Gudang adalah suatu bangunan atau lapangan terbuka
b)
Gudang adalah suatu bangunan atau lapangan terbuka yang digunakan menyimpan barang‑barang milik negara sesuai tuntutan perlakuan barang yang bersangkutan
c)
Gudang adalah suatu bangunan yang didirikan untuk menanpung semua barang yang ada di kantor
d)
Gudang adalah suatu bangunan yang sangat luas
12.
Semua barang yang dibeli atau diperoleh atas beban anggaran pendapatan dan belanja negara atau berasal dari perolehan lainnya yang sah, disebut:
a)
Otorisasi Materiil
b)
Inventarisasi Materiil
c)
Materiil
d)
Materiil Hibah
13.
Proses pelaksanaan rencana kebutuhan materiil untuk mengisi persediaan kembali sesuai dengan kebutuhan untuk dukungan pemeliharaan, dikenal dengan istilah:
a)
Proses Kontrak
b)
Penentuan rencana kebutuhan
c)
Due In Due Out
d)
ROL (Re Order Level)
14.
Dalam penyelenggaraan administrasi perbendaharaan materiil harus dapat memberi ruang gerak secukupnya sehingga memungkinkan tertampungnya perubahan situasi dan kondisi materiil, walaupun dalam banyak hal yang terkait pada peraturan dan hukum disebut dengan asas:
a)
Kekenyalan
b)
Kesederhanaan
c)
Ketepatan
d)
Keseimbangan dan keserasian
15.
Berikut ini termasuk dalam asas-asas penyelenggaraan administrasi perbendaharaan materiil, kecuali :
a)
Terarah, ketelitian, berlanjut, keamanan dan kekenyalan
b)
Terarah, ketelitian, berlanjut, keamanan dan terpadu
c)
Terarah, ketelitian, berlanjut, keamanan, kekenyalan dan keseimbangan dan keserasian
d)
Terarah, ketelitian, berlanjut, keamanan, kekenyalan dan penghematan
16.
Berikut ini adalah Pejabat Ordonatur Materiil Tingkat Pusat:
a)
Aslog Kasau, Kadismatau dan Kadisfaskonau
b)
Aslog Kasau, Kadismatau dan Pangkoopsau
c)
Pangkohanusnas, Pangkoopsau, dan Gubernur AAU
d)
Aslog Kasau, Kadismatau, Kadisfaskonau dan Kabekmatpus serta Pangkoopsau
17.
Pengawasan dan pengendalian eksternal dalam penyelenggaraan administrasi perbendaharaan materiil dilaksanakan oleh:
a)
Inspektorat Jenderal TNI
b)
Inspektorat Jenderal Angkatan Udara
c)
Badan Pemeriksa Keuangan (BPK)
d)
Inspektorat Jenderal TNI dan Inspektorat Jenderal Angkatan Udara
18.
Pengelompokan materiil menurut sifatnya terdiri atas:
a)
Materiil Comptable dan Non Comptable
b)
Barang Tidak Bergerak, Barang Bergerak, Hewan dan/atau Tanaman
c)
Barang Bergerak dan Barang Tidak Bergerak
d)
Barang Alutsista dan Barang Non Alutsista
19.
Sumber-sumber Penerimaan Materiil di lingkungan TNI Angkatan Udara berasal dari:
a)
Hasil Pengadaan, Hasil Alokasi dan Sumber Penerimaan Lain yang sah
b)
Pengadaan Lokal dan Pengadaan Luar Negeri
c)
Pengadaan dan Hibah
d)
Pengadaan Hibah dan Hasil Rampasan
20.
Dalam setiap kegiatan penerimaan materiil di gudang pemakaian selalu melibatkan:
a)
Kepala Gudang Pemakaian
b)
Komandan/Kepala Satuan Kerja
c)
Kepala Gudang Pemakaian dan Pejabat yang ditunjuk
d)
Kepala Gudang Pemakaian dan Komandan/Kepala Satuan Kerja
21.
Jenis-jenis gudang menurut Macamnya, terdiri dari:
a)
Gudang Penyimpanan dan Gudang Pemakaian
b)
Gudang Penimbunan dan Gudang Pemakaian
c)
Gudang Tertutup dan Gudang Terbuka Gudang Penyimpanan
d)
Gudang Pemakaian dan Gudang Umum
22.
Bentuk 42020 dalam pelaksanaan adminstrasi/dokumen materiil merupakan:
a)
Kartu Lokasi (Kartu Gudang)
b)
Kartu Pengawas Persediaan
c)
Kartu Inventarisasi
d)
Laporan Bulanan Penerimaan
23.
Pengeluaran materiil hasil pengadaan terpusat TNI AU diselenggarakan oleh:
a)
GPL Setempat
b)
Bekmatpus Dismatau
c)
Gudang Persediaan Pusat
d)
Babek TNI
24.
Struktur untuk pemberian kode terhadap jenis materiil menganut sistem pengkodean atau penomoran menurut sistem NSN (National Stock Number) yang menggunakan:
a)
13 angka ( digit ).
b)
9 angka ( digit ).
c)
11 angka ( digit ).
d)
10 angka ( digit ).
25.
Contoh NSN = 6145 - 00 - 669 - 5803 angka atau digit manakah yang menunjukan kode negara:
a)
61
b)
45
c)
669 – 5803
26.
Contoh NSN= 6145 - 00 - 669 - 5803 angka atau digit manakah yang menunjukan kode grup dan kelas:
a)
6145
b)
4500
c)
00 - 669 – 5803
27.
Berikut ini merupakan pengertian dari Inventarisasi:
a)
Semua materil yang harus dipertanggung jawabkan sebagai kekayaan negara yang berstatus dalam persediaan.
b)
Semua materil yang harus dipertanggung jawabkan sebagai kekayaan negara yang berstatus dalam pemakaian.
c)
Semua materil yang harus dipertanggung jawabkan sebagai kekayaan negara yang berstatus dalam perbaikan.
d)
Semua materil yang harus dipertanggung jawabkan sebagai kekayaan negara baik yang berstatus dalam persediaan maupun pemakaian.
28.
Bentuk label barang perbaikan adalah bentuk:
a)
Bentuk 24023
b)
Bentuk 24020.
c)
Bentuk 24220.
d)
Bentuk 24230
29.
Kartu riwayat komponen adalah bentuk:
a)
Bentuk 21050
b)
Bentuk 21520.
c)
Bentuk 21500.
d)
Bentuk 21250
30.
Digunakan sebagai bukti pengembalian barang dari mekanik melalui TB/Gupakai ke GPL menggunakan bentuk:
a)
Bentuk 40220
b)
Bentuk 41300.
c)
Bentuk 41323.
d)
Bentuk 40510
31.
Lembar ke berapa yang dikembalikan ke mekanik saat barang tidak dapatdiperbaiki dilanud:
a)
Lembar ke 1
b)
Lembar ke 2.
c)
Lembar ke 3.
d)
Lembar ke 4.
32.
Lembar ke berapa yang di kirimke GPL saat barang tidak dapat diperbaiki dilanud:
a)
Lembar ke 1 dan 2
b)
Lembar ke 2. dan 3
c)
Lembar ke 3. dan 4
d)
Lembar ke 1. dan 4
33.
Kartu pengawas yang ada di Sikal adalah bentuk:
a)
Bentuk 42020
b)
Bentuk 42030.
c)
Bentuk 42040.
d)
Bentuk 42010
34.
GPL menahan lembar keberapa dari bentuk 40170 yang dikirim:
a)
Lembar ke 1
b)
Lembar ke 2
c)
Lembar ke 3
d)
Lembar ke 4
35.
Dismatau mendapat lembar keberapa dari bentuk 40170 yang dikirim dari Lanud
a)
Lembar ke 1
b)
Lembar ke 2.
c)
Lembar ke 3.
d)
Lembar ke 4
36.
Kartu peredaran komponen jika komponen masuk dalam perbaikan adalah bentuk:
a)
Bentuk 42020 dan 42021
b)
Bentuk 42030 dan 42031
c)
Bentuk 42040 dan 42041
d)
Bentuk 42050 dan 42051
37.
Kartu kontrol yang ada di GPL adalah bentuk:
a)
Bentuk 42020
b)
Bentuk 42030.
c)
Bentuk 42040.
d)
Bentuk 42010
38.
Bentuk 40400 digunakan untuk:
a)
Mengirim barang baik antar satuan
b)
Mengirim barang baik inter satuan
c)
Mengirim barang rusak antar satuan
d)
Mengirim barang rusak inter satuan
39.
Bentuk 40400 yang dikirim dari Lanud/Depohar disyahkan oleh:
a)
Danlanud/Dandepohar
b)
Kadislog/Kadisbin.
c)
Kadislog/Dandepohar.
d)
Danlanud/Kadisbin.
40.
Tataran kewenangan dan tanggung jawab satuan pengguna adalah:
a)
Membina data repairables yang terpasang pada Alutsista/Sista/tempat penggunaannya
b)
Melengkapi repairables yang akan diperbaiki
c)
Memperkirakan jumlah dari tiap jenis repairables.
d)
a,b,c benar semua
41.
Tataran kewenangan dan tanggung jawab GPL adalah:
a)
Mengendalikan kegiatan penyiapan pengiriman repairables kesumber perbaikan/Lurmat
b)
Mengendalikan pelaksanaan penerimaan repairables hasil perbaikan.
c)
Memperkirakan jumlah dari tiap jenis repairables yang akan diperbaiki
d)
a,b benar semua
42.
Penghapusan adalah semua kegiatan dan usaha pembebasan Materiil dari pertanggung jawaban administrasi menurut peraturan, Penghapusan Barang di tetapkan karena sebagai berikut kecuali:
a)
Rusak, tidak ekonomis , tidak dapat di pakai lagi
b)
Untuk meningkatkan efisisensi, ekonomis maupun teknis
c)
Hilang
d)
Untuk meningkatkan professional
43.
Segala perencanaan yang menyangkut jumlah, jenis dan harga materiil yang tersusun sebagai hasil perhitungan, berdasarkan data riil persediaan merupakan pengertian dari:
a)
Penyediaan Materiil
b)
Pengadaan Materiil
c)
Pengeluaran Materiil
d)
Perencanaan Kebutuhan Materiil
44.
Istilah persediaan suatu barang yang ada di gudang dan belum ada yang memesannya disebut:
a)
On Hand
b)
Stock opname
c)
Pengeluaran
d)
Persediaan
45.
Istilah Due Out adalah:
a)
Barang yang akan masuk tetapi masih dalam pesanan/kontrak/pembelian
b)
Barang yang ada di gudang maupun dalam kontrak pesanan tetapi barang dimaksud sudah ada yang memesan
c)
Barang yang diterima di gudang
d)
Barang yang diperiksa di Bekmatpus
46.
Istilah Due In adalah:
a)
Barang yang akan masuk tetapi masih dalam pesanan/kontrak/pembelian
b)
Barang yang ada di gudang maupun dalam kontrak pesanan tetapi barang dimaksud sudah ada yang memesan
c)
Barang yang diterima di gudang
d)
Barang yang diperiksa di Bekmatpus
47.
Siapakah yang bertanggung jawab dalam pengelolaan dan penyusunan kebutuhan materiil:
a)
Kadismatau
b)
Kadisadaau
c)
Aslog Kasau
d)
Kabekmatpus
48.
Berikut ini adalah instansi induk yang terlibat dalam penyusunan dan mengolah kebutuhan materiil:
a)
Dismatau
b)
Diskomlekau
c)
Disaeroau
d)
Benar Semua
49.
Penyusunan kebutuhan materiil didasarkan pada hal-hal berikut ini, kecuali:
a)
Laporan berkala tahunan mengenai persediaan materiil terakhir
b)
Data-data dari due in dan due out
c)
Kemampuan sumber pembiayaan
d)
Kemampuan tugas satuan
50.
Barang Tidak Bergerak Adalah barang yang menurut sifat dan penggunaannya tidak dapat dipindahkan atau menurut peraturan perundang-undangan yang berlaku ditetapkan sebagai barang tidak bergerak misalnya:
a)
Tanah dan bangunan.
b)
Kendaraan.
c)
Lemari.
d)
Senjata.
51.
Barang Bergerak Adalah barang yang menurut sifat dan penggunaannya dapat dipindahkan misalnya, manakah dari jawaban a, b, c dan d yang salah:
a)
Kendaraan bermotor, kendaraan tempur.
b)
Kapal, pesawat terbang.
c)
Senjata, amunisi.
d)
Hanggar.
52.
Berikut ini adalah pengertian dari Barang Persediaan:
a)
Barang yang masih disimpan dalam ruang penyimpanan (gudang) dan belum dipergunakan dalam proses kegiatan dinas.
b)
Barang yang sedang digunakan.
c)
Barang yang belum digunakan.
d)
Barang yang tidak digunakan.
53.
Barang Inventaris Adalah:
a)
Barang yang merupakan bagian dari kekayaan negara baik yang berupa barang bergerak maupun barang tidak bergerak dan hewan yang berada dalam pemakaian, penguasaan dan pengurusan Kemhan dan TNI.
b)
Barang yang berupa barang bergerak maupun barang tidak bergerak dan hewan yang berada dalam pemakaian, penguasaan dan pengurusan Kemhan dan TNI.
c)
Barang yang merupakan bagian dari kekayaan negara baik yang berupa barang bergerak dan hewan yang berada dalam pemakaian, penguasaan dan pengurusan Kemhan dan TNI.
d)
Barang yang merupakan bagian dari kekayaan negara baik yang berupa barang tidak bergerak dan hewan yang berada dalam pemakaian, penguasaan dan pengurusan Kemhan dan TNI.
54.
Contoh Barang Persediaan antara lain:
a)
Barang Pakai Habis.
b)
Barang Tak Habis Pakai.
c)
Barang Bekas Pakai.
d)
Barang sitaan.
55.
Apakah singkatan dari SIMAK BMN adalah:
a)
Sistem Informasi Manajemen & Akuntansi Barang Milik Negara
b)
Sarana Informasi Manajemen & Akuntansi Barang Milik Negara
c)
Sistem Input Manajemen & Akuntansi Barang Milik Negara
d)
Sistem Informasi Manajemen & Asset Barang Milik Negara
56.
Dukungan logistik TNI AU meliputi :
a)
Dukungan logistik Pembekalan dan Dukungan logistik Pemeliharaan
b)
Dukungan logistik Pembekalan dan Dukungan logistik Pemeliharaan serta Dukungan logistik Fasilitas dan Konstruksi
c)
Dukungan logistik Pembekalan dan Dukungan logistik Fasilitas dan Konstruksi
d)
Dukungan logistik Pembekalan, Dukungan logistik Pemeliharaan, Dukungan logistik Fasilitas dan Konstruksi, Dukungan logistik Angkutan dan Dukungan logistik Kesehatan
57.
Proses pertanggungjawaban perbendaharaan materiil yang diserahkan dari pihak ke dua ke gudang penerimaan atau lokasi lain yang disepakati kedua belah pihak melalui pemeriksaan oleh KPM dengan menitikberatkan pada jumlah koli, macam dan keadaan pembungkusnya, disebut :
a)
Anname
b)
Assembly
c)
Comtable
d)
Conservatoir
58.
Sesorang yang karena jabatanya diangkat dan diberhentikan oleh Ordonatur Materiil untuk melaksanakan pengurusan kebendaharawanan dengan kewajiban untuk melaksanakan tugas yang dibebankan oleh Ordonatur Materiil dan mempertanggungjawabkan tugas pengurusannya berdasarkan undang-undang perbendaharaan, membuat dan mengirimkan perhitungan dan pertanggungjawaban serta melaporkan pelaksanaannya kepada Ordonatur Materiil, disebut :
a)
Kepala Gudang
b)
Bendaharawan Materiil
c)
Kepala Pengadaan
d)
Pejabat Pergudangan
59.
Apakah yang dimaksud dengan Invoice:
a)
Dokumen yang digunakan sebagai pernyataan tagihan yang harus dibayar oleh pembeli/customer
b)
Dokumen yang digunakan untuk pengecekan suatu barang
c)
Surat menyurat berharga
d)
Tanda terima barang
60.
Semua barang yang dibeli atau diperoleh atas beban anggaran pendapatan dan belanja negara atau berasal dari perolehan lainnya yang sah, disebut :
a)
Otorisasi Materiil
b)
Inventarisasi Materiil
c)
Materiil
d)
Materiil Hibah
61.
Proses pelaksanaan rencana kebutuhan materiil untuk mengisi persediaan kembali sesuai dengan kebutuhan untuk dukungan pemeliharaan, dikenal dengan istilah :
a)
Proses Kontrak
b)
Penentuan rencana kebutuhan
c)
Due In Due Out
d)
ROL (Re Order Level)
62.
Dalam penyelenggaraan administrasi perbendaharaan materiil harus dapat memberi ruang gerak secukupnya sehingga memungkinkan tertampungnya perubahan situasi dan kondisi materiil, walaupun dalam banyak hal yang terkait pada peraturan dan hukum disebut dengan asas :
a)
Kekenyalan
b)
Kesederhanaan
c)
Ketepatan
d)
Keseimbangan dan keserasian
63.
Berikut ini termasuk dalam asas-asas penyelenggaraan administrasi perbendaharaan materiil, kecuali :
a)
Terarah, ketelitian, berlanjut, keamanan dan kekenyalan
b)
Terarah, ketelitian, berlanjut, keamanan dan terpadu
c)
Terarah, ketelitian, berlanjut, keamanan, kekenyalan dan keseimbangan dan keserasian
d)
Terarah, ketelitian, berlanjut, keamanan, kekenyalan dan penghematan
64.
Berikut ini adalah Pejabat Ordonatur Materiil Tingkat Pusat :
a)
Aslog Kasau, Kadismatau dan Kadisfaskonau
b)
Aslog Kasau, Kadismatau dan Pangkoopsau
c)
Pangkohanusnas, Pangkoopsau, dan Gubernur AAU
d)
Aslog Kasau, Kadismatau, Kadisfaskonau dan Kabekmatpus serta Pangkoopsau
65.
Pengawasan dan pengendalian eksternal dalam penyelenggaraan administrasi perbendaharaan materiil dilaksanakan oleh :
a)
Inspektorat Jenderal TNI
b)
Ispektorat Jenderal Angkatan Udara
c)
Badan Pemeriksa Keuangan (BPK)
d)
Inspektorat Jenderal TNI dan Inspektorat Jenderal Angkatan Udara
66.
Pengelompokan materiil menurut sifatnya terdiri atas Materiil Comptable dan Non Comptable barang Tidak Bergerak, Barang Bergerak, Hewan dan/atau Tanaman Barang Bergerak dan Barang Tidak Bergerak Barang Alutsista dan Barang Non Alutsista sumber-sumber Penerimaan Materiil di lingkungan TNI Angkatan Udara berasal dari:
a)
Hasil Pengadaan, Hasil Alokasi dan Sumber Penerimaan Lain yang sah
b)
Pengadaan Lokal dan Pengadaan Luar Negeri
c)
Pengadaan dan Hibah Pengadaan
d)
Hibah dan Hasil Rampasan
67.
Dalam setiap kegiatan penerimaan materiil di gudang pemakaian selalu melibatkan :
a)
Kepala Gudang Pemakaian
b)
Komandan/Kepala Satuan Kerja
c)
Kepala Gudang Pemakaian dan Pejabat yang ditunjuk
d)
Kepala Gudang Pemakaian dan Komandan/Kepala Satuan Kerja
68.
Jenis-jenis gudang menurut Macamnya, terdiri dari :
a)
Gudang Penyimpanan dan Gudang Pemakaian
b)
Gudang Penimbunan dan Gudang Pemakaian
c)
Gudang Tertutup dan Gudang Terbuka
d)
Gudang Penyimpanan, Gudang Pemakaian dan Gudang Umum
69.
Bentuk 42020 dalam pelaksanaan adminstrasi/dokumen materiil merupakan :
a)
Kartu Lokasi (Kartu Gudang)
b)
Kartu Pengawas Persediaan
c)
Kartu Inventarisasi
d)
Laporan Bulanan Penerimaan
70.
Pengeluaran materiil hasil pengadaan terpusat TNI AU diselenggarakan oleh :
a)
GPL Setempat
b)
Bekmatpus Dismatau
c)
Gudang Persediaan Pusat
d)
Babek TNI
71.
Bentuk 40510 merupakan bentuk dari :
a)
Instruksi Pengeluaran dan Penerimaan
b)
Bentuk Pengeluaran Barang
c)
Bentuk Pengiriman Barang
d)
Bentuk Pengeluaran Barang antar satuan
72.
Bentuk 40170 merupakan bentuk dari :
a)
Instruksi Pengeluaran dan Penerimaan
b)
Bentuk Pengeluaran Barang
c)
Bentuk Pengiriman Barang
d)
Bentuk Pengeluaran Barang untuk diperbaiki
73.
Bentuk Berita Acara sebagai laporan hasil pemeriksaaan dan penerimaan barang oleh Panitia Pemeriksa Barang dari Pengadaan Terpusat adalah bentuk dari :
a)
43050
b)
43040
c)
43030
d)
43060
74.
Materiil berupa Bit and Pieces, Expandable Item, Repairable Kit dan Special Product harus disertai dengan salah satu dokumen berikut :
a)
Certificate of Conformity, Materiil Certificate dan Materiil Safety Data Sheet
b)
Materiil Certificate, Authorized Release Certificate
c)
Maintanenance Release Document dan Data Document
d)
Data Document dan Materiil Certificate
75.
Sertifikat materiil yang merupakan pernyataan dari pabrik atau vendor terhadap kualitas dan menjamin bahwa barang tersebut telah dibuat/diproduksi sesuai ketentuan teknis dan keamanan/kelayakan untuk digunakan, dikenal dengan istilah :
a)
Materiil Certificate
b)
Certificate of Conformity (CoC)
c)
Authorized Release Certificate (ARC)
d)
Maintenance Release Document (MRD)
76.
Kondisi yang menjelaskan tentang kondisi pesawat, rangka pesawat, engine, propeller, peralatan atau suku cadang komponen yang sudah pernah digunakan sebelumnya dan sudah pernah dibongkar, dibersihkan, diperiksa, diperbaiki dan dirakit Kembali menggunakan metode, Teknik dan diuji sesuai dengan standart yang disetujui serta data yang disahkan oleh otoritas yang berwenang dikenal dengan istilah :
a)
Unserviceable (US)
b)
Serviceable (S)
c)
Overhaul Condition (OHC)
d)
Repairable Condition (RC)
77.
Pemeriksaan barang yang dilakukan di Gudang untuk keperluan terhadap keadaan/kualitas dan kuantita sis ikoli, dikenal dengan istilah :
a)
Anname
b)
Inname
c)
Invoice
d)
Condition Check
78.
Melakukan pemeriksaaan hasil pekerjaan pengadaan barang/jasa atau sumber-sumber lain yang sah setelah mendapat pemberitahuan dan sesuai ketentuan yang tercantum dalam kontrak atau dokumen lain yang sah merupakan :
a)
Tugas Komisi Pemeriksa Materiil
b)
Tanggung Jawab Komisi Pemeriksa Materiil
c)
Kewajiban Komisi Pemeriksa Materiil
d)
Hak Komisi Pemeriksa Materiil
79.
Jumlah dan Susunan Komisi Pemeriksa Materiil (KPM) adalah :
a)
Genap lebih dari empat orang
b)
Genap lebih dari dua orang
c)
Ganjil minimal berjumlah tiga orang
d)
Ganjil minimal berjumlah 5 orang
80.
SP2M dalam lingkup pembekalan merupakan singkatan dari :
a)
Surat Perintah Pemeriksaaan Materiil
b)
Surat Perintah Pengeluaran Materiil
c)
Surat Perintah Penyimpanan Materiil
d)
Surat Perintah Penerimaan Materiil
81.
Pemeriksaan Kemasan Pengepakan(Packing) Materiil, mencakup :
a)
Bahan, kualitas dan kondisipengepakan yang digunakan
b)
Bahan, warna pembungkus pengepakan yang digunakan
c)
Kualitas, kondisi dan warnapembungkus
d)
Penempatan materiil dalam box dan ukuran pengepakan
82.
Hasil pemeriksaan yang telahdilaksanakan oleh Komisi Pemeriksa Materiil (KPM) dinyatakan dan dituangkan dalam Hasil Riksa dan Berita Acara dengan kategori :
a)
Diterima
b)
Ditolak
c)
Diterima dan Ditolak
d)
Diterima, Dikembalikan dan Ditangguhkan sampai batas waktu 30 hari
83.
Air Way Bill (AWB) merupakan :
a)
Tanda bukti pengangkutan barang dengan pesawat udara
b)
Bukti pengembalian barang dari pesawat
c)
Tanda bukti penerimaan barang dari pesawat
d)
Tanda bukti pengiriman barang
84.
Buku-buku pedoman/petunjuk pemeliharaan yang dikeluarkan oleh USAF untuk digunakan satuan pelaksana pemelihara, dikenal dengan istilah :
a)
Buku Petunjuk
b)
Technical Order (TO)
c)
Petunjuk Teknis Materiil
d)
Petunjuk Pelaksanaan
85.
Penerimaan barang di gudang yang telah dilaksanakan pemeriksaan sebelumnya wajib dibukukan kedalam Buku Penerimaan Barang di Gudang dengan bentuk :
a)
46350
b)
46340
c)
46330
d)
46320
86.
Pengeluaran barang di Gudang terlibih dahulu harus dicatat kedalam Buku Pengeluaran Barang di Gudang dengan bentuk :
a)
46350
b)
46340
c)
46330
d)
46320
87.
Bentuk Pembekalan tentang Pemindahan Barang adalah bentuk :
a)
40220
b)
40320
c)
40440
d)
40550
88.
Bentuk Pengeluaran Barang untuk Diperiksa dan Diperbaiki adalah bentuk :
a)
40510
b)
40511
c)
40170
d)
40171
89.
Bentuk Sementara Pengeluaran Materiil adalah bentuk :
a)
40511
b)
40510
c)
40400
d)
40200
90.
Lubang utama pada tangki penyimpanan BBM tempat keluar masuknya pelaksanaan pemeliharaan tangki penyimpanan BBM, disebut dengan :
a)
Sump
b)
Free Vent
c)
Mainhole
d)
Blower
91.
Menyiapkan BBM sesuai dengan jenis BBM yang ditimbun secukupnya, kemudian menyemprotkan keseluruh dinding bagian dalam tangka secara merata dan berulang-ulang, dikenal dengan kegiatan :
a)
Pembilasan/Flushing
b)
Pembersihan/Cleaning
c)
Pencucian/Washing
d)
Pengosongan
92.
Prinsip-prinsip yang digunakan dalam Refueling dan Defueling dilingkungan TNI AU adalah :
a)
Sesuai prosedur, tertib dan aman
b)
Sesuai prosedur dan terhindar dari bahaya kebakaran serta dilakukan secara tertib dan aman
c)
Sesuai prosedur
d)
Sesuai prosedur dan mematuhiaturan
93.
Aviation Turbine Fuels (Avtur) adalah bahan bakar yang diproses dari minyak bumi dengan karakteristik memenuhi standart yang sudah ditetapkan. TNI AU saat ini hanya menggunakan Avtur type kerosene yang terdiri dari :
a)
Avtur Jet A-1 dan A-2
b)
Avtur Jet B-1 dan B-2
c)
Avtur Jet A-1 dan B-1
d)
Avtur Jet A-1 dan JP-8
94.
Bahan bakar minyak yang akan digunakan untuk pengisian pesawat terbang, sebelum dimasukan kedalam refueller harus memenuhi persyaratan sebagai berikut :
a)
Tepat jenis, tepat mutu dan tepat jumlah
b)
Tepat jenis dan tepat waktu
c)
Tepat mutu, tepat waktu dan tepat jumlah
d)
Tepat jenis, tepat jumlah
95.
Rumah negara yang diperuntukan bagi kasau adalah:
a)
Rumah negara golongan I
b)
Rumah jabatan tipe A2
c)
Rumah jabatan tipe A1
d)
Rumah jabatan tipe B
96.
Penyediaan rumah negara dapat dilakukan dengan beberapa cara kecuali:
a)
Pembangunan
b)
Tukar menukar
c)
Pembelian
d)
Warisan
97.
Hak rumah negara dari seorang prajurit akan hilang apabila:
a)
Mutasi keluar garnisun
b)
Memiliki rumah pribadi
c)
Pindah tugas dalam satu garnisun
d)
Tidak membayar sewa rumah
98.
Pengapusan rumah negara dapat dilakukan apabila:
a)
Tidak layak huni
b)
Dipindah tangankan
c)
Dijual kepada pihak ketiga
d)
Di ambil alih penghuni
99.
Tanggung jawab dari Kadiswatpersau dalam pengelolaan rumah negara adalah :
a)
Menyusun dan menyiapkan system, metode, petunjuk, ketentuan dan prosedur pengelolaan rumah negara
b)
Melaksanakan dan menyusun kebijaksanaan tehnis pemeliharaan atau renovasi rumah negara
c)
Menerbitkan surat izin penghunian atau ( SIP ) sesuai dengan ketentuan
d)
Melaksanakan proses administrasi penghapusan rumah negara
Reset
