WorksheetsHematoimun UAB 1 & 2 Achilles 2018
Total questions: 110
Worksheet time: 28hrs 30mins
Defisiensi G6PD akan menyebabkan gangguan sintesis?
Glukosa
Glikogen
NAD
NADPH
ATP
Berikut ini adalah organ spesifik Autoimun, yaitu?
Scleroderma
Goodpasture's Syndrome
SLE
RA
Polymyositis
Kemampuan stem sel untuk memproduksi sel dalam satu family ditunjukkan dengan potensi?
Pluripotent
Totipotent
Carcinogenesis
Multipotent
Unipotent
Ciri Khas dari MHC kelas II adalah?
Presentasi antigen pada sel T CD8+
Mempunyai satu rantai heavy chain
Terletak ekstrasel
Terletak intrasel
Didapatkan pada semua sel berinti
Anak perempuan berusia 7 bulan dibawa ibu ke ugd dengan keluhan gatal,bercak menonjol pada badan dan bengkak pada mata sejak dua hari yang lalu. Menurut ibu anak sebelumnya hanya mengkonsumsi asi dan makanan pendamping asi baru diberikan sejak 2 minggu yanglalu. Setelah dilakukan anamnesa didapatkan bahwa bercak yang menonjol pada kulit badan sudah timbul sejak 10 hari yang lalu dan timbul dalam 20 menit setelah mengkonsumsi MPASI. Bercak itu hilang dan timbul, dan beberapa hari ini timbul bengkak pada mata. Tidak Didapatkan riwayat panas, u dan gejala lain. Isi MPASI yang diberikan adalah susu sapi dan tepung. Apakah diagnosis anak tersebut?
Anafilaksis
Urtikaria Kronik dan Angioedema
Urtikaria Kronik
Urtikaria Akut
Urtikaria Akut dan Angioedema
Manifestasi klinik yang tidak tepat pada reaksi anafilaksis adalah sebagai berikut
Intrasel influx ion calcium
riwayat paparan terhadap obat sebelumnya
aktivasi sistem komplemen
mediasi oleh IgE antibody
Pelepasan histamin dari sel mast
Antibodi bekerja untuk melawan infeksi bakteri atau virus ekstraseluler dengan cara?
A. Mempengaruhi fagositik oleh sel makrofag
B. Berfungsi sebagai opsonin
C. Ikut serta membentuk imun kompleks dan mengaktivasi komplemen
Jawaban A+B benar
Jawaban A+B+C Benar
Seorang laki-laki, usia 50 tahun dirawat di RS dengan keluhan utama demam selama 5 hari. Pada pemeriksaan fisik didapatkan: compos mentis, icterus+, petechia +. Nyeri otot dirasakan terutama ekstremitas bawah. Hasilpemeriksaan laboratorium: Hb 13 g/dL, WBC 14.000/cmm, trombosit70.000/cmm. Produksi urine: 200 cc/24 jam, sedimen urine: eritrosit (3+),leukosit banyak.
Antibodi spesifik untuk SLE (Systemic Lupus Erythematosus) adalah?
ANCA
Anti-koagulan lupus
Anti-centromere
Anti-U1 RNP
Anti-SM
Tatalaksana yang tepat dan akurat untuk diagnosis malaria tidak dapat berdasarkan?
Gejala klinik awal
Pengecatan tetes tebal
Pengecatan tetes tipis
Tes Diagnosis cepat
Gejala klinik berat
Komponen imunitas yang berperan besar mendukung kerja vaksin
Monosit
Sel T
Antibodi
Makrofag
Interleukin
Berikut merupakan faktor penyebab terjadinya penyakit autoimun
Aktivasi komplemen
terdapat antigen
Sel T tidak mengenali Antigen
Hilangnya fungsi Toleransi
Sel B mensintesis antibody
Hal berikut yang bukan merupakan fungsi dari APC
Sintesis Antibodi
Degradasi sel musuh
Fagosit Antigen
fragmentasi dipresentasikan di permukaan APC
penghancuran sel menjadi fragmen kecil
Parasit di bawah ini dapat ditemukan pada pemeriksaan spesimen darah
Taenia solium
Wuchereria Bancrofti
Enterobius Vermicularis
Ascaris
Trichuris trichiura
Setelah beberapa waktu berselang anak datang dengan kondisi bengkak di mata dan bibir, juga seluruh tubuh, didapatkan nafas cepat dan bunyi stridor. Menurut ibu, anak mengalaminya setelah mengkonsumsi kue yang diberikan kakaknya. Diagnosa pasien ini adalah?
Urtikaria kronis dan angioderma
Urtikaria akut
anafilaksis
Urtikaria akut dan angioderma
Urtikaria kronik
Pernyataan berikut yang BUKAN manifestasi klinik Spondyloarthritis adalah?
Enthesitis
Psoriasis
Uveitis
Polyarthritis
Sacrolitis
Secara alami, darah mengandung banyak penghambat pertumbuhan bakteri, sebagai contoh?
Lactate
D-dimer
Procalcitonin
C-reactive protein
Komplemen
Mortalitas infeksi dengue pada orang dewasa terutama disebabkan oleh?
Leukopenia
Perdarahan
Efusi pleura
Hemokonsentrasi
Syok hipovolemik
Berikut ini merupakan pernyataan yang tidak benar tentang penjelasan peptide
Merupakan Asam Amino Rantai Pendek
Spesifik
Merupakan Asam Amino Rantai Panjang
Bersifat Antigenic
Berada di permukaan sel
Pernyataan yang BENAR mengenai postnatal hemopoiesis adalah
Ruang sumsum merah sebagian besar didominasi oleh sel stroma yang terakumulasi lemak
Hemopoiesis pada orang dewasa, terjadi di sumsum tulang merah dari semua tulang
Diregulasi oleh berbagai growth factor dan sitokin yang berperan pada tahapan yang berbeda
Setelah lahir, hemopoiesis hanya terbatas pada diaphysis tulang panjang
Liver dan lien tidak dapat kembali aktif dalam proses pembentukan sel darah
Enzim G-6-PD merupakan anggota pada metabolism eritrosit
Lipolisis
Glikolisis
Jalur pentose fosfat
Glikogenesis
Siklus Rappoport Luebering
Pernyataan yang BENAR mengenai selularitas sumsum tulang adalah
Indeks selularitas sumsum tulang pada pasien berusia 50 tahun sebesar 40-60%
Hiperselularitas sumsum tulang dapat terjadi pada individu yang menjalani kemoterapi
Merupakan penilaian kualitatif selularitas sumsum tulang
Menggambarkan perbandingan sel adiposit dan sel hematopoietic
Selularitas sumsum tulang tidak berubah sesuai usia
Pasien laki-laki 35 tahun mengeluh demam disertai menggigil, nyeri kepala,nyeri otot, dan badan lemah. Dua minggu yang lalu pasien bepergian ke Papua. Keluhan yang dialami pasien tersebut terjadi akibat
Jumlah merozoit di sirkulasi yang tinggi
Jumlah sporozoit di sirkulasi yang tinggi
Infiltrasi leukosit ke dalam parenkim jaringan
Proses sekuestrasi sel darah merah yang terinfeksi
Kadar sitokin pro-inflamasi sirkulasi yang tinggi
Respons imun yang efektif terhadap invasi bakteri intraseluler dapat berupa
a. NK cell
b. CD8 T cell
c. Antibodi spesifk
Jawaban A + B benar
Jawaban A + B + C benar
Yang dimaksud dengan Seronegative Spondyloarthritis adalah
Rheumatoid Factor Negatif
Tophus
Rheumatoid Factor Positif
Symetrical Polyarthritis
Swan Neck Deformity
Seorang laki-laki dewasa muda, 25 tahun, pada pemeriksaan laboratorium didapatkan, kadar Hb= 8,5 g/dl, lekosit= 6.300/cmm, trmbosit= 215.000/cmm,kadar G-6-PD plasma= 10 mIU/satu juta eri (kadar G-6-PD normal= 40-50mIU/satu juta eri). Hapusan darah tepi:
Eritrosit: normokrom normositer; Lekosit normal dan trombosit normal. Anemia pada penderita ini termasuk?
Anemia o.k gangguan sumsum tulang
Anemia hemolitik
Anemia o.k perdarahan khronis
Anemia dezsiensi Fe
Anemia o.k penyakit kronis.
Anak perempuan berusia 7 bulan dibawa ibu ke ugd dengan keluhan gatal,bercak menonjol pada badan dan bengkak pada mata sejak dua hari yang lalu. Menurut ibu anak sebelumnya hanya mengkonsumsi asi dan makanan pendamping asi baru diberikan sejak 2 minggu yang lalu. Setelah dilakukan anamnesa didapatkan bahwa bercak yangmenonjol pada kulit badan sudah timbul sejak 10 hari yang lalu dan timbuldalam 20 menit setelah mengkonsumsi MPASI. Bercak itu hilang dantimbul, dan beberapa hari ini timbul bengkak pada mata. Tidakdidapatkan riwayat panas, flu dan gejala lain. Isi MPASI yang diberikanadalah susu sapi dan tepung. Apakah perkiraan penyebab penyakit anak tersebut?
Reaksi Autoimun
Reaksi alergi tipe lambat
Reaksi alergi tipe cepat
Reaksi intoleransi
Idiopatik
Gambaran radiologi Rheumatoid Arthritis, adalah
Destruction
Pencil and Cup
Calcizc deposits
Mice Bite Erosion
“Punched-out" lytic bone lesion
Mediator inflamasi (sitokin) yang berperan utama dalam merangsang sel host untuk membuat enzim yang memblok virus adalah?
Colony stimulating factor
Interleukin
Interferon
C-reaktif Protein
Nitric Oxide
Hal berikut ini benar terkait dengan paparan antigen
Pada saat pertama kali terpapar antigen, IgM akan meningkat lebih dulu daripada IgG
Pada saat pertama kali terpapar antigen, kadar antibodi mencapai puncak sekitar satu bulan (4 minggu)
Pada saat terpapar antigen untuk fase kedua, peningkatan antibodi mulai terjadi
pada awal minggu ke-1
Pada saat pertama kali terpapar antigen, IgG akan meningkat lebih dulu daripada IgM
Pada saat terpapar antigen untuk fase kedua, B cells dengan cepat akan mengaktifkan T helper cells
Seorang laki-laki, usia 20 tahun datang ke poliklinik dengan keluhan demam.Demam selama 10 hari, demam naik turun (fluktuatif) dan meningkat terutama malam hari. Pemeriksaan fisik: meteorismus, thoraks dalam batas normal, ronchi (- / -), wheezing (- / -), tensi: 110/70 mmHg, nadi 90x/menit, frekuensi nafas 28 x/menit, suhu tubuh 40 о C. Hasil Pemeriksaan laboratorium: Hb 12 g/dL, WBC 3000/cmm, trombosit 170.000/cmm. Terapi yang diberikan pada pasien dengan keluhan demam tersebut adalah
Pemberian obat anti-jamur
Kortikosteroid
Pemberian obat anti-malaria
Antibiotik
Antivirus
Setelah beberapa waktu berselang anak datang dengan kondisi bengkak di mata dan bibir, juga seluruh tubuh, didapatkan nafas cepat dan bunyi stridor. Menurut ibu, anak mengalaminya setelah mengkonsumsi kue yang diberikan kakaknya. Reaksi hipersensitivitas yang mendasari anafilaksis adalah reaksi hipersensitivitas tipe?
Semua tipe bisa
I
II
III
IV
Penyakit berikut ini belum ada vaksinnya
Sepsis
Hepatitis B
Campak
Difteri
TBC
Hasil hitung densitas Plasmodium dari sediaan tetes tebal adalah sebagaiberikut : Jumlah parasit yang ditemukan = 50 Jumlah WBC yang dihitung = 400 Jumlah RBC yang dihitung (dari hapusan darah) = 1000 Jumlah WBC/μl = 8000 Jumlah parasit dalam sediaan tetes tebal tersebut adalah
400 parasit/μl
320 % parasitemia
1000 parasit/μl
20 % parasitemia
3200 parasit/μl
Respons imun adaptif terhadap bakteria Listeria monocytogenes yang telahdifagositosis dan terletak dalam sitoplasma makrofag melibatkan peran dari?
Sel B
Sel NK
Sel T CD8+
Sel NKT
Sel T CD4+
Komponen sistem imun alami (innate) yang terlibat dalam respons terhadap parasit malaria adalah sebagai berikut, kecuali?
NK cell
Hepatosit
NKT cell
Makrofag
Limfosit T CD8
Faktor risiko infeksi dan sepsis
Anak dengan VP shunt di kepala – menggunakan obat panas jangka panjang – defek kulit
Neonatus – defek kulit – netropenia
Remaja – transplan organ – pengguna steroid jangka panjang
Pengguna alat di dalam tubuh – usia dewasa – defek sistem imun
Penderita kanker – bayi – obstipasi
Seorang laki-laki, usia 40 tahun datang ke poliklinik dengan keluhan nyeri daerah persendian lutut, nyeri muncul setelah penderita mengkonsumsi pecel, gado-gado, dan rujak. Kemungkinan diagnosis penyakitnya adalah?
Entropatic Arthritis
Gout Arthritis
Rheumatoid Arthritis
Spondyloarthritis
Reactive Arthritis
Anak laki-laki, berusia 18 bulan dibawa ke dokter oleh orang tuanya karena mengalami demam berulang dan penurunan berat badan. Anak tersebut tidak memiliki riwayat alergi dan penyakit sebelumnya. Keluarga anak tersebut sering memakan daging yang dimasak setengah matang. Pemeriksaan fisik menunjukkan bayi laki-laki bergizi baik, dengan suhu 37,80C. Dokter memerintahkan untuk dilakukan pemeriksaan darah lengkap. Sel/struktur berikut yang dapat mengalami peningkatan jumlah pada pemeriksaan tersebut adalah ...
Manifestasi klinis penderita berikut yang BENAR untuk kondisi leukemia kronis adalah?
Sel blast > 30 %
Sering perdarahan
Sering disertai demam
Hiatus leukemic gap negative
Tanpa splenomegaly
Pada penderita filariasis, spesimen yang tepat untuk melakukan pemeriksaan dengan tujuan identifikasi spesies filaria adalah?
Darah
Urin
Sputum
Feses
Kelenjar limfe
Ciri – ciri di bawah ini sesuai dengan gambaran sel berikut
1. Berukuran sedikit lebih besar dari sel yang matang
2. Berbentuk bulat
3. memiliki inti bulat dan piknosis serta terletak eksentris
4. Sitoplasma eosinofilik dan tidak mengandung granula
Ny.RFG menderita nyeri pada lutut kiri dan kanan sejak 6 bulan yang lalu dan bertambah berat. Sejak satu minggu yang lalu disertai kaku sendi dan bengkak. Berdasarkan hasil pemeriksaan fisik,radiologi, dan laboratorium, Ny.RFG didiagnosis dengan Rheumatoid Arthritis. Farmakoteraoi yg diberikan adalah Meloxicam dan Hydroxychoroquin. Mekanisme kerja HCQ pada kasus RA adalah
Meningkatkan proses apoptosis
Menghambat DNA Polymerase pada sel T dan menghambat TLR
Menghambat receptor IL-1
Meningkatkan proses degradasi oleh enzim di lisosom
Menghambat reseptor TNF α
Bahan penyingkir antimikroba ( antimikrobacterial removal device) yang ada dalam sistim kultur darah adalah
Resin
Sodium Sitrat
Sukrosa
Ethylenediaminetetraacetic(EDTA)
Sodium Oksalat
Pernyataan di bawah ini yang BENAR mengenai histamine adalah
Histamin adalah suatu vasokonstriktor
Histamin disimpan dalam peripheral nerve endings
Histamin dilepaskan dari sel mast setelah suatu paparan alergi
Dapat meningkatkan sequestrasi hydrochloric acid di lambung
Histamin merupakan asam amino esensial
Seorang bayi perempuan didiagnosis mengalami mutasi pada gen reseptor eritropoietin yang menyebabkan kelainan yang disebut dengan familial erythrocytosis (familian polycythemia). Kelainan berdampak terhadap produksi eritrosit selama bulan ke – 7 sampai bulan ke – 9 pad aperkembangan janin, yang terjadi pada organ berikut, yaitu
Lien
Sumsum Tulang
Liver
Yolk sac
Thymus
Pria 35 tahun, datang ke puskesmas di Sorong, Papua Barat dengan keluhan demam naik turun didahului dengan badan berkeringat dan menggigil sejak 3 hari yang lalu. Keluhan disertai nyeri sendi, pusing. Dan mual. Demam tidak berkurang dengan obat penurun demam. Salah satu jenis pemeriksaan yang dilakukan untuk menegakkan diagnosis penderita di atas dan merupakan gold standard adalah
Pemeriksaan urine tamping pertama
Pemeriksaan serologi
Pemeriksaan cairan CSF
Pemeriksaan feces
Pemeriksaan darah (tetes tebal dan hapusan darah) mikroskopis
Seorang wanita muda 18 tahun merasa lemah badan. Dari pemeriksaan fisik didapatkan anemia dan slight icterus. Pemeriksaan laboratorium: Hgb: 7 g/dl, Hct: 22%, bilirubin direk 1,5mg%, bilirubin indirek 4,0 mg%, retikulosit: 10% Diagnosis yang mungkin pada pasien ini adalah
Anemia defisiensi besi
Anemia penyakit kronik
Anemia hemolitik
Leukemia
Anemia karena kegagalan sumsum tulang
Pernyataan yang benar mengenai sel berikut adalah
Tonjolan sitoplasmanya membentuk proplatelet yang akan dilepas sebagai
trombosit
Berasal dari diferensiasi erythroblast
Memiliki granula yang tersebar merata pada sitoplasmanya
Merupakan sel prekursor pada thrombopoiesis
Merupakan bagian dari seri myelositik
Metode yang digunakan untuk isolasi virus dalam virologi diagnostik adalah
Kultur sel
Asai serologi
Asai hibridisasi
Mikroskop cahaya (Bright – field light microscopy)
Real Time PCR (rt-PCR) assays
Gejala berikut yang BUKAN gejala Rheumatoid Arthritis adalah
Inflamasi synovial
Rheumatoid Factor positif
Autoimun
Poliarthritis
HLA- b27
Isotipe antibody spesifik yang diproduksi oleh Limfosit B dengan bantuan limfosit Th1 dan berfungsi untuk proteksi adalah:
IgG1 kappa
IgG4 kappa
IgG2a
IgG2b
IgG2c
Alergi lateks dapat timbul manifestasinya sebagai berikut
Edema Paru
Pruritus
Urtikaria
Semua benar
Bronkospasm
Pemilihan obat imunosupresan golongan kortikosteroid yang tidak tepat untuk Tn. XYZ dengan tekanan darah 169/95 mmHg adalah
Deksametason
Fludrocortisone (mineralocorticoid)
Betametasone
Triamcinolon
Prednison
Pernyataan berikut yang BENAR mengenai tata laksana anafilaktik adalah
Dosis epinefrin hanya dapat diulang dalam interval 2 jam >> setiap 15-20menit max
Pemberian kortikosteroid memiliki keuntungan dalam kondisi anafilaktik akut tetapi tidak dapat mencegah dari relapse anaphylaxis
Uji allergen-spesific IgE lebih sensitive dibandingkan skin prick test dalam mendiagnosis penyebanya
Absorbsi epinefrin subkutan terlalu lambat dalam menyelamatkan kehidupan
pasien
Imunoterapi spesifik terhadap venom allergy memiliki efek protektif <50%
Laki- laki 50 tahun dirawat di RS dengan keluhan utama demam selama 5 hari. Pada pemeriksaan fisik didapatkan: compos mentis, icterus +. Petechial +. Nyeri otot dirasakan terutama ekstremitas bawah. Hasil pemeriksaan laboratorium:
- Hb: 13 g/dL
- WBC: 14.000/cmm leukositosis (normal 4,5rb-11rb)
- trombosit: 70.000/cmm trombositopenia (normal 150rb-400rb)
Produksi urine: 200cc/24 jam, sedimen urine : eritrosit (3+), leukosit banyak Kemungkinan diagnosis pasien tersebut adalah
Malaria
Demam Thypoid
Weil’s Disease
Infeksi salurah kemih
Demam berdarah dengue
Berikut merupakan proses hematopoiesis...... dan urutan dari sel muda ke sel matur adalah
Granulopoiesis, dan 2-4-6-1-3-5
Granulopoiesis, dan 5-1-3-2-4-6
Granulopoiesis, dan 2-4-1-6-5-3
Thrombopoiesis, dan 1-2-3-4-5-6
Thrombopoiesis, dan 2-4-1-3-5-6
Berikut ini yang TIDAK TERMASUK sebagai faktor terjadinya penyakit SLE adalah
Hormonal
Immuno - regulatory
Lingkungan
Genetik
Aktivasi makrofag
Pemeriksaan ANA test menunjukkan fluoresensi homogenous, maka antibody yang dapat terlihat pada hasil ANA Profile adalah
Anti Scl-70
Anti-Centromere
Anti – dsDNA
Anti-Sm
Anti-Jo-1
Salah satu contoh komponen virus yang dapat mengaktifkan kaskade komplemen melalui jalur klasik pada respons imun innate terhadap virus adalah
gC pada virus HSV-1
M1 pada virus influenza
NS1 pada virus dengue
IMP pada virus Cowpox
VCP pada virus Vaccinia
Anak perempuan 7 bulan dibawa ibu ke UGD dengan kelihan gatal, bercak menonjol pada badan dan bengkak pada mata sejak dua hari yang lalu. Menurut ibu anak, sebelumnya hanya mengonsumsi ASI dan MPASI diberikan sejak 2 minggu yang lalu. Setelah dilakukan anamnesa didapatkan bahwa bercak yang menonjol pada kulit badan sudah timbul sejak 10 hari yang lalu dan timbul dalam 20 menit setelah mengonsumsi MPASI. Bercak itu hilang dan timbul, dan beberapa hari ini timbul bengkak pada mata. Tidak didapatkan riwayat panas, flu, dan gejala lain. Isi MPASI yang diberikan adalah susu sapid an tepung. Diagnosis emas pada pasien ini adalah
Eliminasi dan provokasi
Double blind placebo control food challenge
Uji tusuk kulit
IgE Rat E
IgE Total
Sel berikut yang belum mengandung hemoglobin pada sitoplasma adalah
Pernyataan yang BENAR mengenai lymphopoiesis adalah
Proses maturasi limfosit T hanya terjadi di sumsum tulang
Nuclei menjadi mengecil, nucleoli menghilang, dan ukuran sel menurun selama
proses perkembangan sel
Dapat berdiferensiasi menjadi sel Kupffer, mikroglia, dan osteoclast
Megakaryoblast merupakan selprogenitor pada seri ini
Berasal dari sel punca multipotensial yang sama dengan seri myeloid
Hal di bawah ini dapat ditemukan pada pemeriksaan urin secara mikroskopis pada penderita filariasis adalah
Milky urine
Banyak endapan pada urine
Warna urine seperti teh
Urine kuning jernih
Gross hematuria
Setelah beberapa waktu berselang anak datang dengan kondisi bengkak di mata dan bibir, juga seluruh tubuh, didapatkan nafas cepat dan bunyi stridir. Menurut ibu, anak mengalaminya setelah mengonsumsi kue yang diberikan kepadanya. Tata laksana yang diberikan yaitu
Hidrokortison iv
Cimetidine iv
Dexamethasone iv
Injeksi epineprin im
Injeksi Diphenhidramin im
Defisiensi G-6-PD akan menyebabkan meningkatnya
Glutathion tereduksi
Piruvat kinase
Peroksidase
Asam laktat
Glutathion teroksidasi
Pada pasien tersebut akan diberikan antihistamin H1, maka pemilihan obat dan dosis yang tepat adalah
Dipenhydramine 50 mg intramuscular
Loratadi 10 mg peroral
Chlortrimethon 4 mg peroral
Dimentidine 0,1mg/kgBB intramuscular
Clemastine 0,05mg/kgBB injeksi intramuscular
Laki – laki 28 tahun dengan riwayat alergi kacang tanah mengalami keluhan leher seperti tercekik disertai bengkak pada kedua kelopak mata dan bibir 30 menit setelah mengonsumsi makanan yang mengandung sedikit kacang tanah secara tidak sengaja. TD: 70/50, HR: 120x/menit, RR: 12x/menit, terdengar stridor. Apakah mediator kerusakan jaringan pada kasus tersebut?
Histamin
Triptase
Prostaglandin
Leukotrin
NO
Pernyataan berikut BUKAN merupakan tujuan dari agitasi botol kultur darah :
Mencegah pembentukan bekuan (clot)
Meningkatkan deteksi mikroba dalam botol
Menambah oksigenasi media cair
Mempersingkat waktu untuk mendeteksi pertumbuhan
Efektif dalam menetralisasi aktivitas bakterisidal serum
Anak laki – laki 14 tahun, datang dengan perdarahan merembes dari kemaluan. Dua hari yang lalu dilakukan sirkumsisi di praktek swasta. Pemeriksaan laboratorium, Hb: 11g/dL(menurun slightly), lekosit 8.400μL (normal), trombosit 240.000μL (normal) Pemeriksaan yang perlu digunakan untuk menegakkan diagnosis pada penderita ini adalah
Rumple Leede Test
Bleeding Time
PPT
Faktor VIII dan IX
Hapusan darah tepi
Perempuan 22 tahun datang ke UGD RS karena keluhan sesak napas, mata dan bibir bengkak yang timbul kurang lebih 30 menit setelah pasien minum tablet amoksisilin 500mg. Dari pemeriksaan fisik, tekanan darah 80/50, denyut nadi 120x/menit, frekuensi napas 26x/menit, terdengar wheezing pada kedua lapangan paru. Apakah terapi lini pertama yang paling tepat pada pasien tersebut?
Injeksi epinefrin 1/1000 0,3mg subkutan di regio deltoid
Injeksi epinefrin 1/10.000 0,3mg intravena
Injeksi epinefrin 1/1000 0,3mg intramuskular di regio deltoid
Injeksi epinefrin 1/1000 0,3mg intramuskular di region vastus lateralis
Injeksi epinefrin 1/1000 0,3mg subkutan di regio vastus lateralis
Pernyataan yang benar untuk pencegahan leptospirosis pada penduduk pemukiman perkotaan adalah:
Menurunkan densitas populasi merupakan metode yang efektif untuk pencegahan
Vaksin leptospirosis rutin diberikan pada penduduk yang tinggal di daerah endemic
Penisilin merupakan obat yang efektif untuk pencegahan leptospirosis
Vaksin leptospirosis dapat mencegah morbiditas selama beberapa tahun
Mengurangi kontak dengan air yang terkontaminasi merupakan tindakan
pencegahan yang umum dilakukan
Salah satu pendekatan diagnosis anemia adalah melalui pemeriksaan hapusan darah tepi. Penyakit berikut ini yang memiliki karakteristik morfologi hapusan darah tepi anemia normokrom normositer:
Hemoroid interna/eksterna
Thalasemia
Leukemia
Keracunan logam
Kekurangan asam folat
Sebenarnya kategori “sepsis” saat ini setara dengan kategori apa di guideline sebelumnya ?
Sepsis berat
Sepsis
Syok septik
Sepsis berat+syok septik
Sepsis+sepsis berat
Sel-sel berikut ini termasuk dalam Adaptive Immunity:
Basofil
Eosinofil
Makrofag
Monosit
Sel T
Pada saat terjadi keradangan akibat tusukan di kulit dengan benda tajam yang tidak steril, respon sel imun yang pertama menangkal patogen adalah:
Limfosit
Neutrofil
Makrofag
Monosit
Eosinofil
Perempuan 56 tahun diberikan suntikan suxamethonium chloride 3 ml intravena sebagai premedikasi operasi total hip replacement. Sepuluh menit kemudian, pasien gelisah dan sesak. Dari pemeriksaan sik didapatkan tekanan darah 60/40, nadi 120 x/menit lemah, RR 30x/menit dengan SpO2 92%, terdengar wheezing pada auskultasi kedua lapangan paru. Apakah mekanisme yang mendasari reaksi tersebut ?
Reaksi yang dimediasi oleh Imunoglobulin E
Aktivasi sistem kontak kallikrein-kinin
Abnormalitas metabolisme asam arakidonat
Aktivasi sel mast secara langsung
Aktivasi sistem komplemen
Mikroba hidup dengan pengurangan virulensi digunakan pada jenis vaksin berikut ini :
Denatured
Dormant
Virulent
A toxoid
Attenuated
Reaksi anafilaktik dapat disebabkan oleh karena:
Inhalasi bubuk kacang
Kontak kulit dengan susu
Aroma ikan yang telah dimasak
Semua benar
Exercise
Timbulnya fase kritis pada demam berdarah dengue secara hipotesis terjadi terkait:
T cell memory recall
Neutralizing antibody
T cells clonal expansion
Antibody dependent enhancement
Effective containment by spesic T cells
Seorang penderita laki-laki umur 27 tahun, datang dengan keluhan panas badan sejak 1 minggu yang lalu yang disertai dengan adanya perdarahan gusi dan bintik-bintik merah pada kedua lengannya. Pada pemeriksaan sik penderita tampak sakit berat dengan Pemeriksaan laboratorium didapatkan Hb 6 g/dL (normal 13), lekosit 56.000 uL (normal 4.000-11.000) dan trombosit 24.000 uL (normal 150.000-400.000). Untuk pemeriksaan sederhana yang segera dilakukan untuk mendukung diagnosis penderita ini adalah :
Retikulosit - kalau curiga aplastic anemia
PPT, aPTT
Serum Iron dan TIBC
Hapusan Darah Tepi
Bleeding Time dan Clotting time
Pernyataan berikut ini BENAR terkait Antigen-presenting cells (APC):
Mengekspresikan MHC class I
MHC class I b.
Mengekspresiken fragment antigen didalam nukleus
Berperan sebagai complement system
Dapat diaktifkan oleh T helper cells
Mekanisme terjadinya dolor sebagai salah satu tanda inflamasi adalah:
Adanya gangguan fungsi pada area inflamasi
Penggumpalan lokal di area inflamasi
Rangsangan pada nosiseptor oleh mediator inflamasi
Peningkatan permeabilitas kapiler di area inflamasi
Peningkatan aliran darah di area inflamasi
Tiga hal yang harus didapatkan pada sepsis dan diurutkan secara kronologis menurut terjadinya:
Infeksi – disregulasi sistem imun – organ failure
Disregulasi sistem imun – infeksi – organ failure
Disregulasi sistem imun – organ failure - infeksi
Infeksi – organ failure – disregulasi sistem imun
Organ failure – disregulasi sistem imun – infeksi
Sodium polyanethol sulfonate (SPS) TIDAK mempunyai fungsi sebagai berikut:
Pencegahan fagositosis
Stabiliser osmotik
Antikoagulan
Inaktivasi agen antimikroba tertentu
Inaktivasi agen antimikroba tertentu
Wanita berumur 20 tahun dengan nyeri sendi pada pergelangan tangan, disertai demam, nafsu makan menurun. Pada pemeriksaan sik, ditemukan Arthritis pada pergelangan tangan, Schober’s Test positif, ANA Test positif, LED meningkat, CRP meningkat. Maka pemeriksaan lanjutan untuk diagnoseis pasien ini adalah:
Foto rontgen pelvis
Kultur darah
Pemeriksaan ANA Prole
Pemeriksaan urinalisis
Foto rontgen pergelangan tangan
Pada anak dengan syok septik yang datang ke Instalasi Gawat Darurat, antibiotika harus sudah diberikan dalam waktu berapa jam?
4 jam
1⁄2 jam
1 jam
2 jam
3 jam
Respons imun sekunder terhadap infeksi bakteri atau virus memiliki ciri-ciri sebagai berikut, kecuali:
Membutuhkan waktu induksi yang lebih lama
Memiliki amplitudo yang lebih tinggi
Dapat bertahan dalam waktu yang lebih lama
Memiliki afinitas yang lebih kuat
Hanya efektif terhadap antigen atau patogen yang sama dengan infeksi sebelumnya
Komponen vaksin yang paling penting:
Adjuvant
Stabilizers
Preservative
Antibiotics
Antigen
Adanya kelompok yang tidak diimunisasi ikut memperoleh kekebalan karena ada kelompok lain yang diimunisasi adalah pengertian dari:
Absolute contraindication of vaccination
Herd immunity
Adverse event following immunization
Vaccine preventable diseases
Correlate of protection
Seorang laki-laki, usia 20 tahun datang ke poliklinik dengan keluhan demam. Demam selama 10 hari, demam naik turun (uktuatif) dan meningkat terutama malam hari. Pemeriksaan sik: meteorismus, thorax dalam batas normal, ronchi (- / -), wheezing (- / -), tensi: 110/70 mmHg, nadi 90 x/menit, frekuensi nafas 28 x/menit, suhu tubuh 40 о C. Hasil pemeriksaan laboratorium: Hb 12 g/dL, WBC 3000/cmm, trombosit 170.000/cmm. Kemungkinan diagnosis pasien tersebut adalah:
Dengue fever
Pneumonia
Typhoid fever
Malaria
Influenza
Pernyataan yang benar mengenai neutrofil adalah
Pada kondisi cedera, sel tidak dapat melintasi dinding venule post kapiler untuk memasuki jaringan
Peningkatan jumlah neutrofil di sirkulasi selalu menggambarkan peningkatan proses granulopoiesis
Mampu berdiferensiasi menjadi mikroglia di sistem saraf pusat
Memiliki sel progenitor yang sama dengan limfosit
Paling banyak didapatkan pada kompartemen granulopoietik dan penyimpanan di
sumsum tulang
Seorang laki-laki, usia 50 tahun dirawat di RS dengan keluhan utama demam selama 5 hari. Pada pemeriksaan sik didapatkan: compos mentis, icterus +, petechia +. Nyeri otot dirasakan terutama ekstremitas bawah. Hasil pemeriksaan laboratorium: Hb 13 g/dL, WBC 14.000/cmm, trombosit 70.000/cmm. Produksi urine: 200 cc/24 jam, sedimen urine: eritrosit (3+), leukosit banyak. Penyebab penyakit di kasus di atas adalah:
Leptospira icterohemorhagica
Plasmodium malariae
Dengue virus
Escherichia coli
Salmonella bacteria
Peran ‘haem’ melalui reseptor TLR4-independent induction of haem oxygenase 1 pada patogenesis malaria adalah :
Memberikan efek anti-inflamasi dan perbaikan jaringan
Menginduksi pelepasan mediator inflamasi oleh makrofag
Menginduksi produksi IFN tipe I
Mengaktivasi caspase 1 dan pembelahan pro-IL-1B
Menginduksi ekspresi molekul adesi pada sel endotel
Pasien mengeluh sesak napas sejak ± 5 jam sebelum masuk rumah sakit. Sesak nafas timbu setelah ± 30 menit setelah disuntik obat dan semakin memberat. Pasien juga mengeluh bengkak di kedua mata dan bibirnya gatal. Pada pemeriksaan vital sign: TD 70/50 mmHg, Nadi 110x/menit, RR 30 x/menit dan t 36,5 C. Diagnosis Reaksi analaksis. Farmakoterapi yang harus diberikan pertama kali pada pasien tersebuta adalah:
Adrenalin inhalasi
Salbutamol injeksi subcutan
Adrenalin injeksi intramuscular
Salbutamol inhalasi
Ephineprine injeksi subcutan
Obat golongan Disease-modifying antirheumatic drugs (DMARDs) dengan mekanisme kerja menghambat rececptor interleukin 6 adalah
Tocilizumab
Abatacept
Rituximab
Siltuximab
Rilonacept
Seorang laki-laki, usia 20 tahun datang ke poliklinik dengan keluhan demam. Demam selama 10 hari, demam naik turun (uktuatif) dan meningkat terutama malam hari.
Pemeriksaan sik: meteorismus, thoraks dalam batas normal, ronchi (- / -), wheezing (- / -), tensi: 110/70 mmHg, nadi 90 x/menit, frekuensi nafas 28 x/menit, suhu tubuh 40 о C. Hasil pemeriksaan laboratorium: Hb 12 g/dL, WBC 3000/cmm, trombosit 170.000/cmm. Pemeriksaan penunjang yang diperlukan untuk menegakkan diagnosis adalah:
A. Kultur darah
B. Tes serologi Widal
C. Tes serologi anti-dengue Ig M/Ig G
A dan B benar
A dan C benar
Efek farmakologis dari anti histamin H1 adalah :
Konstraksi otot polos
Vasokontriksi
Gatal
Meningkatkan permeabilitas kapiler
Nyeri
Dua unsur kesehatan masyarakat yang paling berhasil hari ini:
Antibiotik dan keluarga berencana
Imunisasi dan keluarga berencana
Imunisasi dan antibiotik
Air bersih dan antibiotik
Air bersih dan imunisasi
Proses pematangan pro-IL-1β dan pro-IL-18 menjadi sitokin IL-1β dan IL-18 pada respons imun innate terhadap infeksi virus Influenza A melalui :
Aktivasi jalur TLR7-MyD88-IRF7 >>
Aktivasi NLRP3 inammasome-caspase 1
Aktivasi jalur RIG-1-IPS-1-NF- B
Aktivasi jalur RIG-1-IPS-1-IRF3
Aktivasi jalur TLR7-MyD88-NF- B
Skor yang dipakai untuk menentukan kegagalan organ pada anak adalah:
SOFA
PELOD 3
Quick SOFA
PELOD
PELOD 2
Gambaran morfologi folicullar hiperplasia
Aktivitas mitosis yang tinggi di germinal center
Hanya mengandung centrocyte dan centroblast
Berkaitan dengan infeksi EBV
Terdapat translokasi kromosom
Folikel-folikel lymphoid tersusun sangat padat / diffuse
Ciri kelenjar limfe normal
Cairan intersisial masuk lewat medulla ke dalam sinus
Parakortex ada sel B
Germinal center ada sel T
Sinus dilapisi mononuclear phagocyte
Kortex ada domain sel T saja
Perbedaan mikrofilaria dari ketiga spesies adalah
Ukuran cephalic space
Inti tubuh
Caudal nuclei
Warna sheth
Ciri morfologi yang sesuai dengan parasit penyakit malaria kuartana (P.malariae) adalah
Band form
Amoeboid form
Double dot parasit
Accole/applique form
Double infection pada eritrosit
Laki-laki 60 tahun ditemukan benjolan di daerah inguinal kanan sejak 2 bulan lalu dan lesi kehitaman di pedis kanan. Pemeriksaan awal yang Anda lakukan?
Biopsi lesi pedis
IHC (imunohistokimia) nodul ingunal
Histopatologi nodul inguinal
FNAC nodul inguinal
IHC lesi pedis
Stadium dan spesies parasit yang ditemukan di hapusan darah tepi
Epimastigot T. Gambiense
Bradizoit T. Gondii
Trofozoit P. Malariae
Hipnozoit P. Vivax
Promastigot Leishmania
Perbedaan teknik hapusan dan tetes tebal pada identifikasi spesies malaria adalah
Ada tidaknya tes provokasi
Menggunakan reagen hematoxylin
Metode knott
Waktu pengambilan darah
Pemberian methanol
Laki-laki 18 tahun mengeluh terdapat benjolan supraclavicula kanan, serta demam, dan keringat malam. Penurunan BB selama 6 bulan. Pada biopsi KGB, didapatkan gambaran HL. Pernyataan yang benar adalah
Demam berpola step ladder
Dipicu oleh pelepasan sitokin dari sel reed stenberg
Prognosis lebih baik
Membaik dengan antibiotik
Disebabkan oleh infeksi bakteri
Tujuan FNAC adalah
Menentukan jenis kemoterapi
Menentukan subtipe limfoma
Menentukan diagnosis limfoma
Menentukan prognosis
Menentukan lesi jinak atau ganas
Laki-laki 12 tahun mengeluh benjolan di pipi yang membesar cepat sejak 3 bulan yang lalu. Dari hasil pemeriksaan biopsi, terlihat seperti Burkitts Limfoma. Pernyataan yang benar adalah
Sering terjadi pada usia tua
Termasuk NHL dari limfosit B matur
Infeksi H. Pylori
Tidak dapat disebabkan oleh EBV
Termasuk jenis limfoma indolent
