wayground logo

Free Printable Worksheets

NEW

Font size

S
M
L
XL
Worksheets

Pengetahuan Produk BBM

Total questions: 35

Worksheet time: 6mins

Name
Class
Date
1.

3 komponen dalam proses bisnis Supply & Distribution adalah

a)

Perencanaan, Pelaksanaan, & Evaluasi Supply & Distribution

b)

Perencanaan, Pelaksanaan, & Pengadaan Infrastruktur

c)

Perencanaan, Pelaksanaan Supply & Distribution, & Pengelolaan Infrastruktur

d)

Perencanaan, Pelaksanaan, & Analisis Supply & Distribution

2.

Sumber supply BBM dan LPG di Pertamina Patra Niaga adalah

a)

Kilang domestik & Import

b)

Kilang domestik & Perusahaan Migas Swasta dalam Negeri

c)

Perusahaan Migas Swasta dalam Negeri & Impor

d)

Hasil mutasi dari minyak mentah

3.

Apa moda transportasi dominan yang digunakan dalam proses Supply & Distribusi BBM & LPG di Indonesia

a)

Moda transportasi darat (pipa, mobil tangki, RTW)

b)

Moda transportasi laut (tanker, tongkang, etc)

c)

Moda transportasi udara (pesawat)

d)

Moda digital (WiFi, Bluetooth, etc)

4.

Energi apa yang dihasilkan dari proses pembakaran BBM di dalam mesin kendaraan

a)

Energi Panas

b)

Energi Potensial

c)

Energi Mekanik

d)

Energi Mekanik & Panas

5.

Di bawah ini adalah jenis bahan bakar untuk mesin kendaraan bensin, kecuali

a)

Pertalite

b)

Pertamina Dex

c)

Pertamax

d)

Pertamax Turbo

6.

Proses utama di Kilang untuk menghasilkan crude oil menjadi produk BBM adalah

a)

Proses Hidrolisis

b)

Proses Distilasi

c)

Proses Cracking

d)

Proses Konversi

7.

Parameter utama dari BBM Gasoline/Bensin yang menunjukkan kualitas pembakarannya adalah

a)

Copper Strip Corrosion

b)

Reid Vapour Pressure (RVP)

c)

Distillation

d)

Research Octane Number (RON)

8.

Berapakah angka Research Octane Number (RON) untuk produk Pertamax Racing

a)

100

b)

98

c)

92

d)

95

9.

Produk BBM di bawah ini adalah jenis BBM dalam operasional Fuel Terminal, kecuali

a)

Jet A-1 / Avtur

b)

Marine Fuel Oil (MFO)

c)

Asphalt

d)

Pertalite

10.

Pertamina Patra Niaga memiliki beberapa varian BBM untuk mesin diesel, yaitu

a)

HSD, Dexlite, Pertamina Dex

b)

HSD, Pertalite, Pertamina Dex

c)

HSD, Dexlite, Pertamax Turbo

d)

Pertalite, Dexlite, Pertamax

11.

Selain parameter Cetane Number, parameter utama yang membedakan antara produk HSD, Dexlite, dan Pertamina Dex adalah

a)

Water Content

b)

Flash Point

c)

Sulfur Content

d)

Aromatic Content

12.

Apa zat tambahan yang pernah digunakan pada produk Premium untuk meningkatkan angka RON, namun sudah dilarang penggunaannya saat ini karena merupakan zat berbahaya

a)

Pewarna (Dyes)

b)

Fatty Acid Methyl Ester (FAME)

c)

Timbal (TEL)

d)

High Octane Mogas Component (HOMC)

13.

Apa tujuan dari penetapan spesifikasi & standar BBM

a)

Menetapkan ijin penyaluran & distribusi BBM yang dipasarkan

b)

Menetapkan batas-batas kualitas yang diijinkan untuk BBM yang dipasarkan

c)

Menetapkan nama-nama BBM yang dipasarkan

d)

Menetapkan perusahaan Migas dalam mengelolah BBM yang dipasarkan

14.

Pihak-pihak di bawah ini adalah pihak yang saling berkepentingan dalam menentukan spesifikasi BBM yang akan dipasarkan

a)

Perusahaan Migas

b)

Perusahaan Engine Maker

c)

Pemerintah

d)

Semua Benar

15.

Instansi manakan yang berhak menetapkan dan mengeluarkan spesifikasi BBM

a)

Direktorat Jenderal Pajak

b)

Direktorat Jenderal Migas

c)

Direktorat Jenderal Perhubungan Darat

d)

Direktorat Jenderal Informasi dan Komunikasi Publik

16.

Jenis BBM Gasoline yang memiliki kualitas paling rendah di bawah ini adalah

a)

Pertamax

b)

Pertalite

c)

Pertamax Turbo

d)

Premium

17.

Standar internasional yang digunakan oleh perusahaan Migas secara umum sebagai acuan performance dari BBM yang dipasarkan adalah

a)

ASTM dan Worldwide Fuel Charter (WWFC)

b)

ASTM dan ISO

c)

ISO dan Worldwide Fuel Charter (WWFC)

d)

OHSAS dan Worldwide Fuel Charter (WWFC)

18.

Berikut ini added value yang ditawarkan oleh produk Pertamax Series oleh Pertamina Patra Niaga kepada konsumen

a)

Corrotion Inhibitor

b)

Semua benar

c)

Detergency

d)

Demulsifier

19.

Apa dampak/efek yang akan dialami akibat penggunaan BBM dengan Octane Number yang tidak sesuai (lebih rendah)

a)

Kinerja mesin detonasi, boros, akselerasi lambat

b)

Kinerja mesin detonasi, hemat, akselerasi lambat

c)

Kinerja mesin detonasi, boros, akselerasi cepat

d)

Kinerja mesin sempurna, boros, akselerasi lambat

20.

Faktor apa saja yang menyebabkan BBM menjadi lebih boros

a)

RVP tinggi, RON tinggi, dan Density tinggi

b)

RVP rendah, RON tinggi, dan Density tinggi

c)

RVP tinggi, RON rendah, dan Density rendah

d)

RVP rendah, RON rendah, dan Density rendah

21.

Jenis bahan bakar terbarukan yang sedang diuji Pemerintah untuk diimplementasi dalam waktu dekat

a)

Biosolar B40

b)

Biosolar B30

c)

Biosolar B10

d)

Biosolar B20

22.

Penggunaan alkohol sebagai sumber energi terbarukan memiliki kelebihan & kekurangan sebagai berikut

a)

Oktan & daya meningkat, namun emisi HC dan potensi korosi meningkat

b)

Oktan & daya meningkat, namun emisi HC dan potensi korosi menurun

c)

Oktan & daya menurun, namun emisi HC dan potensi korosi meningkat

d)

Oktan & daya menurun, namun emisi HC dan potensi korosi menurun

23.

Jenis mesin diesel untuk penggunakan jenis BBM-nya dapat dibedakan berdasarkan

a)

Harga Mesin

b)

Kecepatan RPM Mesin

c)

Brand/Merk Mesin

d)

Tahun Pembuatan Mesin

24.

Metode blending yang paling sempurna & fleksibel untuk diimplementasikan adalah

a)

In-Tank Blending

b)

Sequence Blending

c)

Splash Blending

d)

In-Line Blending

25.

Faktor-Faktor yang dapat menyebabkan produk BBM menjadi off-spec adalah

a)

Kontaminasi, Deteriorirasi, dan Alat Uji tidak standar

b)

Kontaminasi, Deteriorirasi, dan Alat Uji sudah sesuai standar

c)

Blending produk, SDM tidak kompeten, dan Alat Uji sudah sesuai standar

d)

Blending produk, Deteriorirasi, dan Infrastruktur memadai

26.

Penanganan produk off-spec yang paling sering/common dilakukan adalah

a)

Reprocessing ke kilang

b)

Perbaikan mutu dengan blending

c)

Turun mutu (downgrade)

d)

Semua salah

27.

Titik manakah yang tidak perlu dilakukan quality control oleh Pertamina Patra Niaga

a)

Sebelum pengisian mobil tangki

b)

Tangki timbun Terminal

c)

Kendaraan konsumen

d)

Setelah pengisian ke kapal tanker

28.

Volume claim mobil tangki pada kondisi seperti di gambar dengan toleransi 12 liter adalah

a)

25 liter

b)

30 liter

c)

Tidak ada claim

d)

34 liter

29.

Dalam melakukan perhitungan dan proses administrasi Migas, dalam pencatatan dilakukan dalam satuan

a)

Volume timbangan

b)

Volume observed

c)

Volume standar

d)

Volume internasional

30.

Pada suhu berapakah volume standar dimaksud

a)

15C atau 60F

b)

25C atau 60F

c)

15C atau 100F

d)

25C atau 100F

31.

Jenis-jenis susut pada moda transportasi laut adalah

a)

Loading Loss

b)

Transport Loss

c)

Semua benar

d)

Discharge Loss

32.

Susut dari operasional penimbunan dan penyaluran terminal, baik penyaluran kepada konsumen, konsinyasi ke sesame terminal Pertamina, maupun untuk kebutuhan BBM atas operasional terminal sendiri (own use) adalah pengertian dari

a)

Pipeline Loss

b)

Working Loss

c)

Supply Loss

d)

Vessel Loss

33.

Berikut ini bentuk digitalisasi untuk meningkatkan layanan distribusi BBM ke SPBU yang dilakukan Pertamina Patra Niaga, kecuali

a)

Penggunaan ATG & Integrasi System

b)

Online Delivery Information (ODI)

c)

Penggunaan New Gantry System

d)

Penggunaan Drone

34.

Dalam proses perhitungan volume standar dipengaruhi oleh

a)

Suhu dan Massa Jenis Produk

b)

Mutu dan Performance Produk

c)

Suhu dan Warna Produk

d)

Tekanan dan Massa Jenis Produk

35.

Perhitungan dan pelaporan persediaan, penerimaan dan penyerahan produk dibuat dalam satuan Barrel 60oF dan Liter 15oC mengacu kepada

a)

ASTM D1010

b)

ASTM D1234

c)

ASTM D1250

d)

ISO 17025