wayground logo

Free Printable Worksheets

NEW

Font size

S
M
L
XL
Worksheets

Kewaspadaan Dini Praja Utama IPDN

Total questions: 50

Worksheet time: 25mins

Name
Class
Date
1.

1. Intelijen mengandung 3 ( tiga ) pengertian pokok, yaitu:

a)

A. Intelijen Dasar, Aktual dan Ramalan

b)

B. Intelijen Terbuka, Tertutup dan klandestain

c)

C. Penyeldidikan, Pengamanan dan Penggalangan

d)

D. Sebagai Kegiatan, Organisasi dan Produk

2.

2. Taktik penyelidikan adalah penerapan teknik penyelidikan dihadapkan dengan sasaran yang pada hakekatnya merupakan seni atau keterampilan petugas dalam melakukan penyelidikan, digolongkan menjadi:

a)

A. Terbuka dan Tertutup

b)

B. Wawancara dan Eliciting

c)

C. Cover Name dan Cover Job

d)

D. Cover dan Desepsi

3.

3.  Segala usaha, pekerjaan, kegiatan dan tindakan secara berencana dan terarah oleh Intelijen untuk menciptakan/mengubah kondisi tertentu dalam masyarakat/sasaran menjadi menguntungkan pelaksanaan tugas Pamong Praja minimal tidak menjadi:

a)

A. Operasi Intelijen

b)

B. Penyelidikan

c)

C. Pengamanan

d)

D. Penggalangan

4.

4.  Prinsip-prinsip penyelidikan intelijen:

a)

A. Klandestain, bernilai A-1, penuh siasat dan banyak akal

b)

B. Rahasia, Anonim dan Keberhasilan

c)

C. Tertutup, terbuka, cover dan desepsi

d)

D. Kerahasiaan/Klandestain, ketelitian, kedisiplinan, keamanan, keberanian, dan mengutamakan sumber informasi di sasaran utama/primer

5.

5. Orang yang telah direkrut melalui proses pembentukan jaringan agen mulai dari tahap pencarian sampai dengan pengujian dan latihan, sehingga merupakan bagian dari organ intelijen yang secara sadar memberikan bahan keterangan/informasi via Siskom intelijen dengan teknik-teknik sesuai operasi klandestin disebut

a)

A. Agen Intelijen

b)

B. Cepu Intelijen

c)

C. Jaringan Intelijen

d)

D. Informasn Intelijen

6.

6.  Pengertian administrasi intelijen pada prinsipnya mencakup cara-cara penyelenggaraan dua hal yaitu

a)

A. Dokumen dan manuskrip wawancara

b)

B. Dokumentasi dan Administrasi

c)

C. Pencatatan dan Penyajian

d)

D. Dokumentasi dan Produk

7.

7.  

Salah satu tehnik penyelidikan tertutup adalah:

a)

A. Interogasi

b)

B. Pengamatan dan Penggambaran

c)

C. Penelitian

d)

D. Wawancara

8.

8. Segala usaha, pekerjaan dan kegiatan (UPK) untuk mengadakan pengamatan terhadap sasaran, benda, orang, instalasi/tempat tinggal, baik dilakukan menggunakan pancaindera atau dibantu dengan alat elektronik atau menggunakan alat-alat elektronik sepenuhnya guna mendapatkan bahan keterangan mengenai identitas dan kegiatan dari sasaran disebut:

a)

A. Pembuntutan (taling)

b)

B. Penyadapan (taping)

c)

C. Penjejakan (surveilance)

d)

D. Pengamatan dan Penggambaran

9.

9.  Tehnik dalam mencari, menemukan dan mengumpulkan Baket dengan cara memasuki sesuatu tempat /ruangan/ rumah/bangunan gedung tanpa diketahui sasaran atau orang lain, dan dalam meninggalkan objek atau sasaran tidak meninggalkan jejak atau bekas disebut:

a)

A. Penyamaran

b)

B. Penyusupan

c)

C. Penyaruan

d)

D. Penyurupan

10.

10.  Memasukan atau menyarangkan agen kita ke dalam tubuh/kalangan/kelompok sasaran/ lawan untuk selanjutnya membentuk jaringan informan dan atau melakukan operasi penyelidikan, pengamanan (kontra intelijen dengan metoda garis dalam) dan penggalangan disebut

a)

A. Spionase

b)

B. Penyusupan

c)

C. Penyurupan

d)

D. Pembentukan jaringan

11.

11.   Kegiatan Klandestine adalah suatu kegiatan yang tidak dikehendaki oleh orang atau pihak lain dengan ciri-ciri adanya oposisi yang dapat berbentuk

a)

A. Tindakan Penyaruan

b)

B. Aktif, Pasif, Pembantu

c)

Peraturan Perundang-undangani

d)

D. Tindakan Pengamanan

12.

12. Upaya menjaga kerahasiaan operasi/kegiatan supaya berhasil dan tidak bocor kepada pihak sasaran/musuh/yang tidak berkepentingan dengan menerapkan

a)

A. Kompartemensasi

b)

B. Cover dan Desepsi

c)

C. Penerapan Dead Drop dan Personal Meeting

d)

D. Cover, penyembunyian, pemisahan dan komunikasi

13.

13. Sebagai sarana bantu dalam rangka mendukung kegiatan Intelijen penyelidikan, pengamanan dan penggalangan. Dalam kegiatan dan operasi Intelijen setiap anggota dilapangan akan menggunakan

a)

A. Alut

b)

B. Komputer

c)

D. Alat Sadap

d)

D. Alsus

14.

14. Kualifikasi kemampuan yang dimiliki anggota unit terdiri dari

a)

A. Agen pengendali, agen penyusup, agen penggalang dan pengaman

b)

B. Agen pengendali/kepala unit, agen penetran, pengaman, ahli teknologi dan pendudkung

c)

C. Kepala unit penyusup, pengamat, teknologi dan pengemudi

d)

D. Pengendali, agen inti dan agen pendukung

15.

15.   Tahapan wawancara yang merupakan tahap pengumpulan baket atau informasi yang telah direncanakan sesuai arah dan tujuan wawancara adalah tahap?

a)

A. Pelaksanaan

b)

B. Eksplorasi

c)

C. Kontak

d)

D. Produktif

16.

16. Pola Operasi Intelijen yang bersifat rutin atau tugas intelijen yang dilaksanakan adalah bagian dari tugas pokoknya dan didukung oleh gaji pokoknya tergolong Pola Operasi

a)

A. MTO

b)

B. OMO

c)

C. SPI

d)

D. STO

17.

17. Yang termasuk pola operasi penggalangan intelijen adalah

a)

A. Pola Preventif

b)

B. Pola Preemtiv

c)

C. Pola Konstruktif Persuasif

d)

D. Pola Propaganda

18.

18. Dalam proses kegiatan wawancara harus menyenangkan di mana orang/ sasaran sebagai sumber informasi tidak merasa tertekan dengan pertanyaan-pertanyaan yang diajukan oleh pewawancara. Hal ini berbeda sekali dengan kegiatan interogasi di mana sasaran/sumber informasi sering merasa tertekan oleh petugas penyelidik. Dari pernyataan tersebut di atas bahwa wawancara harus menyenangkan adalah salah satu syarat?

a)

A. Jenis Wawancara

b)

B. Petugas Wawancara

c)

C. Kegiatan Wawancara

d)

D. Proses Wawancara

19.

19. Untuk mendeteksi audio menggunakan alat dengan komponen utama yaitu Microphone dengan spesifikasi/kepekaan tinggi, Alsus deteksi audio yaitu: voice recorder, tape recorder, tapping room

a)

A. Alsus Gal

b)

B. Alsus Produk

c)

C. Alsus Pam

d)

D. Alsus Lidik

20.

20. Penyadapan adalah upaya pekerjaan dan tindakan yang terarah dan terencana untuk mendapatkan baket/informasi dengan cara

a)

A. Sumber informasi yang yang telah, sedang/akan berkomunikasi

b)

B. Media cetak dan elektronik

c)

C. Membaca terbitan koran setiap hari, sehingga tak ketinggalan berita

d)

D. Meminta sumber informasi untuk mengulangi sehingga penyadapan menjadi jelas

21.

21. Sedangkan Produk Intelijen yang berisikan pengetahuan tentang hal-hal yang sedang terjadi dan atau berisikan penafsiran tentang hal-hal yang sedang berlangsung ?

a)

A. Perkiraan harian

b)

B. Laporan Informasi

c)

C. Intel Dasar

d)

D. Laporan Harian

22.

22.  Teknik Penyelidikan yang keberhasilannya dalam mengumpulkan informasi menitikberatkan pada kemampuan komunikasi adalah

a)

A. Wawancara, Penelitian, Eliciting

b)

B. Eliciting, Wawancara dan Matbar

c)

C. Interogasi, Eliciting, Penyusupan

d)

D. Interogasi, Eliciting, Wawancara

23.

23. Dalam teknik wawancara seorang Intervewer atau agen penyelidik-pewawancara yang melakukan wawancara melalui tahap perbincangan yang sengaja diciptakan diantaranya bertujuan untuk mengukur secara awal akan sikap, pengetahuan, semangat, keseriusan sumber informasi termasuk menggali informasi biografi. Pernyataan tersebut termasuk tahapan teknik wawancara ?

a)

A. Tahap Produktif

b)

B. Pertanyaan secara Terbuka

c)

C. Tahap Eksploratif

d)

D. Tahap Kontak

24.

24. Langkah-langkah dalam operasi penggalangan intelijen adalah?

a)

A. Ren Lak Lah Ji

b)

B. Ren Lak Evaluasi

c)

C. Ren Pul Lah Ji

d)

D. Ren Or, Lak, Was, Dal

25.

25. Interogasi adalah salah satu teknik Intelijen dalam menemukan baket dengan tingkat kesulitan sumber baket dan permasalahan tertentu dan sangat ditentukan pula oleh penentuan lokasi dimana Interogasi tersebut dilakukan, lokasi Interogasi tersebut sering disebut

a)

A. Proletar

b)

B. Deltafox

c)

C. Proxemic

d)

D. Proxy

26.

26. Berikut ini adalah Undang-Undang sebagai landasan yuridis Pelaksanaan Fungsi Intelijen dalam penyelenggaraan pemerintahan dalam negeri, kecuali:

a)

A. UU Nomor 17 Tahun 2011

b)

B. UU Nomor 7 Tahun 2012

c)

UU Nomor 23 Tahun 2014

d)

UU Nomor 30 Tahun 2014

27.

27. Landasan legalistik pelaksanaan Fungsi Intelijen sebagai bentuk Kewaspadaan Dini dalam penyelenggaraan pemerintahan dalam negeri sebagai berikut, kecuali:

a)

A. Permendagri Nomor 2 Tahun 2018

b)

B. Permendagri Nomor 46 tahun 2019

c)

C. Permendagri Nomor 26 Tahun 2020

d)

D. Permendagri Nomor 17 Tahun 2019

28.

28. Peranserta masyarakat dalam kewaspadaan dini sangat strategis khususnya sebagai upaya mitigasi kewaspadaan dini. Pemerintah telah menyediakan lembaga untuk berperannya masyarakat dimkasud yakni:

a)

A. FKUB

b)

B. FKDM

c)

C. TKDPD

d)

D. Forkompimda

29.

28. Dalam rangka peringatan dini, cegah dini dan deteksi dini gangguan Kamtrantibumlinmas sangat diperlukan optimalisasi peran strategis FKDM sebagai berikut, kecuali:

a)

A. Menjaring dan menampung

b)

B. Merekomendasikan alternatif keputusan

c)

C. Mengoordinasikan dan mengkomunikasikan

d)

D. Menetapkan kebijakan

30.

30. Forum Kewaspadaan Dini Masyarakat (FKDM) dibentuk pada tingkatan pemerintahan berikut, kecuali:

a)

A. Provinsi

b)

B. Kecamatan/Kelurahan dan Desa

c)

C. Kabupaten/Kota

d)

Pusat

31.

31. Tim Kewaspadaan Dini Pemerintahan Daerah dibentuk di tingkat pemerintahan berikut, kecuali:

a)

A. Provinsi

b)

B. Kabupaten/Kota

c)

C. Kecamatan

d)

D. Desa/Kelurahan

32.

32. Penyelenggaraan intelijen negara dilaksanakan oleh institusi berikut, kecuali:

a)

A. Penyelenggara Intelijen Negara dalam rangka Penegakan Hukum

b)

B. Penyelenggara Intelijen negara dalam negeri dan luar negeri

c)

C. Penyelenggara Intelijen Negara dalam rangka Pelaksanaan Tugas Kementerian/Lembaga

d)

D. Penyelenggara Intelijen Negara dalam rangka Pelaksanaan Pemerintahan Desa

33.

33. Penyelenggara Intelijen Negara sebagai berikut, kecuali:

a)

A. Intelijen Kejaksaan

b)

B. BIN/Binda

c)

C. Intelijen Kementerian/Lembaga

d)

D. Intelijen Perusahaan Negara

34.

34. Penyelenggara Intelijen Kementerian/Lembaga sebagai berikut, kecuali:

a)

A. Intelijen Pemerintahan Dalam Negeri

b)

B. Intelijen Obat dan Makanan

c)

C. Intelijen Satgas Linmas

d)

D. Intelijen Kehutanan

35.

35. Berikut ini adalah contoh informasi intelijen dalam bidang pemerintahan dalam negeri, kecual:

a)

A. Potensi, ancaman, tantangan, hambatan dan gangguan Trantibumlinmas

b)

B. Rencana Demonstrasi Penolakan Kebijakan Pemerintahan

c)

C. Adanya Pejabat Birokrasi yang beristri lebih dari 2

d)

D. Rapat antara pengusaha dengan Kepala Daerah, Anggota DPRD dan Pejabat Birokrasi

36.

36. Semua usaha, kegiatan, pekerjaan dan tindakan yang diwujudkan dalam bentuk penyelidikan, pengamanan dan penggalangan intelijen disebut sebagai

a)

A. Intelijen sebagai organisasi

b)

B. Intelijen sebagai kegiatan

c)

C. Intelijen sebagai administrasi

d)

D. Intelijen sebagai Produk

37.

37. Badan atau alat yang dipergunakan untuk menggerakkan kegiatan penyelidikan, pengamanan dan penggalangan sesuai dengan bidang tugas dan fungsinya yang dalam melaksanakan tugasnya bersifat tertutup dan terbuka disebut sebagai:

a)

A. Intelijen sebagai Kegiatan

b)

B. Intelijen sebagai Organisasi

c)

C. Intelijen sebagai Produk

d)

D. Intelijen sebagai Proses

38.

38. Segala usaha, pekerjaan, tindakan dan kegiatan yang dilakukan secara berencana dan terarah dalam mencari, mengumpulkan berbagai bahan keteran gan tentang bidang tugas dan fungsi organisasi untuk selanjutnya diolah, dan disajikan kepada pimpinan sebagai bahan masukan dalam pengambilan keputusan dengan risiko yang telah diperhitungkan terlebih dahulu disebut dengan:

a)

A. Penyidikan

b)

B. Penyelidikan Intelijen

c)

C. Penyelidikan Hukum

d)

D. Penggalangan

39.

39. Teknik Penyelidikan Intelijen Kewaspadaan Dini antara lain sebagai berikut, kecuali:

a)

A. Terbuka dengan wawancara, penelitian dan interogasi

b)

B. Tertutup dengan Pengamatan dan penggambaran serta Penyurupan

c)

C. Tertutup dengan eliciting, penyadapan, penjejakan, pembuntutan, penyusupan

d)

D. Penggalangan Terbuka

40.

40. Segala upaya, pekerjaan, kegiatan dan tindakan yang dilaksanakan secara terencana dan tearah untuk cegah dan tangkal serta temukan jejak, gagalkan usaha, pekerjaan dan kegiatan pihak oposisi dalam melaksanakan sabotase, spionase, dan penggalangan yang dapat mengancam Trantibumlinmas disebut dengan

a)

A. Aman

b)

B. Pengamanan Intelijen

c)

C. Pengamanan Dalam

d)

D. Kewaspadaan Dini

41.

41. Sasaran Pengamanan adalah

a)

A. Orang dan benda

b)

B. Lokasi dan kegiatan

c)

C. Bahan Keterangan dan Kebijakan Pimpinan

d)

D. Semua Benar

42.

42. Maksud Pengamanan intelijen adalah sebagai berikut, kecuali:

a)

A. Mencegah, preventif aktif, pasif dan deseptif

b)

B. Mengungkap, represif, kontra intelijen, Deteksi, Investigasi dan eksploitasi/negasi

c)

C. Kuratif

d)

D. Menciptakan rasa aman

43.

43. Segala usaha, kegiatan, pekerjaan dan tindakan yang dilaksanakan secara terencana dan terarah untuk menciptakan atau merubah situasi dna kondisi yang menguntungkan sesuai kehendak pihak tertentu disebut sebagai

a)

A. Pengamanan

b)

B. Penyelidikan

c)

C. Jaringan Intelijen

d)

D. Penggalangan

44.

44. Berikut ini adalah sasaran penggalangan yakni emosi, sikap, tingkah laku, opini dan motivasi (Estom) dari pihak terkait berikut, kecuali:

a)

A. Individu

b)

B. Kelompok

c)

C. Masyarakat

d)

D. Pejabat Birokrasi dan Politik

45.

45. Tahap Penggalangan terhadap individu sebagai berikut, kecuali:

a)

A. Pendekatan dan Pengaruhi

b)

B. Pengarahan dan Pengendalian

c)

C. Pemanfaatan

d)

D. Penceraiberaian

46.

47. Tahap Penggalangan Kelompok sebagai berikut, kecuali:

a)

A. Penyusupan dan Penceraiberaian

b)

B. Pengingkaran

c)

C. Penggeseran dan penggabungan

d)

D. Pengarahan dan pemanfaatan

47.

47. Teknik Penggalangan sebagai berikut, kecuali:

a)

A. Perang Urat Syarat dan memanfaatkan kelemahannya

b)

B. Propaganda penggunaan Isu, Gosip dan Desas Desus

c)

C. Kontak Terselubung dengan sasaran dan teror mental

d)

D. Pola Konstruktif dan Destruktif

48.

48. Taktik penggalangan intelijen sebagai berikut, kecuali:

a)

A. Melaksanakan Teror Mental

b)

B. Memecahbelah dan merangsang berpikir

c)

C. Menarik simpati sasaran

d)

D. Menekan dan memutarbalikan fakta

49.

49. Segala usaha, pekerjaan, kegiatan dan kekuatan intelijen yang bersifat rutin sehari-hari disusun, direncanakan dan diorganisasikan sesuai ruang lingkup tugas dan wewenang, tanggungjawab serta struktur organsiasi, anggaran dan logistik dengan menyiapkan program dan kegiatan disebut dengan

a)

A. Operasi Intelijen Mission Type of Operation (MTO)

b)

B. Kegiatan Intelijen service type operation (STO)

c)

C. Jaringan Intelijen

d)

D. Penggalangan

50.

50. Bahan Keterangan (Baket) yang sudah diolah melalui proses tertentu lalu disampaikan kepada pimpinan/user atau pihak yang membutuhkan sebagai bahan pengambilan keputusan adalah pengertian:

a)

A. intelijen sebagai Organisasi

b)

B. Intelijen sebagai Produk

c)

C. Intelijen sebagai Proses

d)

D. Intelijen sebagai Ramalan