NEW
Font size
WorksheetsBABAK 1 - LOMBA CERDAS CERMAT UPGRK
Total questions: 50
Worksheet time: 46mins
Yang masuk di dalam ruang lingkup obyek pengawasan K3 berdasarkan Undang-Undang No. 1 tahun 1970 tentang Keselamatan Kerja adalah :
Perusahaan swasta
Tempat kerja
Tempat kerja milik Negara
Tempat usaha apa saja
Tujuan dari Keselamatan dan Kesehatan Kerja adalah :
Melindungi para pekerja dan orang lain di tempat kerja
Menjamin agar setiap sumber produksi dapat dipakai secara aman dan efisien
Menjamin proses produksi berjalan lancar
Semua jawaban benar
Dalam rangka pembinaan kepada tenaga kerja, di dalam Undang-Undang Nomor 1 tahun 1970 tentang keselamatan kerja ialah salah satu kewajiban Pengurus antara lain :
Melakukan audit K3
Mengadakan pemantauan lingkungan
Menunjukkan dan menjelaskan kondisi dan bahaya yang dapat timbul di tempat kerja kepada tenaga kerja baru
Mengadakan penyuluhan kepada masyarakat sekitar mengenai kemungkinan bahaya yang dapat timbul
Tempat kerja yang diawasi berdasarkan Undang-Undang No. 1 tahun 1970 tentang keselamatan kerja adalah sebagaimana disebutkan dibawah ini kecuali :
Adanya tempat kerja
Adanya tenaga kerja yang bekerja terus menerus
Adanya sumber bahaya
Adanya tenaga kerja
Yang menjadi batasan pengertian kecelakaan kerja adalah suatu kejadian yang mengakibatkan :
Adanya korban luka-luka dan atau meninggal dunia
Adanya kerusakan peralatan kerja/produksi
Terganggunya proses pekerjaan/ produksi walaupun tidak terjadi korban yang cidera maupun kerusakan peralatan
Semua jawaban benar
Yang dapat menjadikan kecelakaan kerja adalah :
a. Perbuatan manusia yang tidak aman (unsafe action)
b. Kondisi yang tidak aman (unsafe condition)
c. Kombinasi dari a dan b
Jawaban a, b, dan c benar
Kejadian kecelakaan yang disebabkan oleh perbuatan yang tidak aman dari pekerja merupakan :
Sebab dasar
Sebab tidak langsung
Sebab langsung
Merupakan sebab dan akibat
Kondisi tempat kerja yang berbahaya sangat erat kaitannya dengan :
Cara kerja
Mesin, pesawat, alat
Proses produksi
Semua jawaban benar
Sikap perbuatan manusia dalam bekerja antara lain dilatarbelakangi oleh :
Usia seseorang
Sifat dan perilaku seseorang
Faktor pendidikan dan pengalaman
Kondisi fisik seseorang
Yang dimaksud dengan "Pengurus" berdasarkan Undang-Undang No. 1 tahun 1970 tentang keselamatan kerja adalah :
Pengusaha
Pemegang saham
Orang yang memimpin langsung suatu tempat kerja
Setingkat manajemen perusahaan
Pasal 13 Undang-Undang No. 1 tahun 1970 menyatakan "Barang siapa akan memasuki suatu tempat kerja, diwajibkan menaati semua petunjuk keselamatan kerja dan memakai alat pelindung diri yang diwajibkan".
Ketentuan ini mengikat kepada :
Orang yang terkait langsung dengan pekerjaan di tempat kerja
Hanya pada instalasi-instalasi yang dianggap sangat berbahaya
Setiap orang baik yang bersangkutan maupun tidak bersangkutan dengan pekerjaan di tempat kerja
Hanya untuk tamu atau orang lain yang bukan pekerja
Alat Pelindung Diri (APD) sebagai sarana perlindungan harus memenuhi syarat–syarat antara lain :
Mampu memberikan perlindungan efektif
Model yang tepat dan baik
Harga terjangkau dan kuat
Meningkatkan rasa percaya diri pemakai
Ketidaksesuaian adalah kondisi dimana terdapat potensi bahaya di lokasi kerja, berupa :
Unsafe Action
Unsafe Condition
Near miss
Semua jawaban benar
Pengawasan K3 yang bersifat preventif dan represif meliputi :
Perencanaan
Perencanaan dan modifikasi
Perencanaan, pembuatan dan pemakaian
Pemakaian dan peredaran
Sumber/ situasi yang berpotensi menimbulkan cidera/ kerugian (manusia, properti, lingkungan atau kombinasi ketiganya) disebut :
Potensi bahaya
Risiko
Kontrol
Dampak
Sumber bahaya yang termasuk di dalam lingkungan kerja adalah :
Tempat kerja yang kotor
Cara pengamanan bahan yang salah
Kebisingan
Semua jawaban benar
Di bawah ini hirarki pengendalian bahaya yang benar adalah :
Subtitusi – Eliminasi – Rekayasa Teknik – Administrasi - APD
Eliminasi – Subtitusi – Rekayasa Teknik – Administrasi – APD
Eliminasi – Administrasi – Subtitusi – Rekayasa Teknik – APD
Rekayasa Teknik – Eliminasi – Subtitusi – Administrasi – APD
Pelatihan bagi operator, membatasi jam kerja, pembatasan akses dan penandaan peringatan/ rambu adalah termasuk pengendalian :
Subtitusi
Rekayasa Teknik
Administrasi
Alat Pelindung Diri
Mengganti bahan cat dengan cat yang lebih aman (misal dengan cat berbahan dasar cat pelarut air/ water based paint termasuk pengendalian :
Subtitusi
Rekayasa Teknik
Administrasi
Alat Pelindung Diri
Meniadakan penggunaan suatu bahan kimia termasuk pengendalian :
Eliminasi
Subtitusi
Rekayasa Teknik
Administrasi
Upaya pengendalian terakhir untuk menghindari keracunan akibat polusi udara ruangan kerja adalah :
Mengganti bahan tersebut dengan bahan yang lebih baik
Memasang ventilasi lebih banyak
Memakai respirator
Menyediakan air purifier di ruangan
Berikut ini adalah rambu-rambu K3 tentang :
Dilarang menyalakan api
Dilarang bermain api
Dilarang merokok
Dilarang bermain asap
Penerapan Sistem Manajemen K3 di tempat kerja bersifat :
Wajib bagi tenaga kerja
Wajib bagi setiap perusahaan
Suka rela bagi perusahaan yang berorientasi ekspor
Wajib bagi perusahaan yang mempekerjakan pekerja/buruh paling sedikit 100 orang atau mempunyai tingkat potensi bahaya tinggi
Lambang K3 sesuai dengan Kepmenaker No. KEP.1135/MEN/1987 berbentuk :
Oval berwarna hijau bertuliskan Saya Pilih Selamat
Huruf K dan angka 3 berwarna hijau
Palang warna hijau dilingkari dengan roda bergerigi dengan jumlah sebelas berwarna hijau
Tulisan Utamakan Keselematan dan Kesehatan Kerja berwarna hijau
Badan atau lembaga di tingkat perusahaan yang bertugas memberi pertimbangan dan dapat membantu pelaksanaan usaha pencegahan kecelakaan serta dapat memberikan penerangan yang efektif kepada para pekerja adalah :
Forum bipartite
Forum tripartite
Forum komunikasi serikat pekerja perusahaan
Panitia Pembina Keselamatan dan Kesehatan Kerja (P2K3)
Setiap instalasi dan pesawat yang digunakan di tempat kerja harus memiliki izin pemakaian, hal tersebut bertujuan :
Agar efektif, efisien dan aman dalam pemakaiannya
Memenuhi peraturan perundangan
Memperpanjang umur pesawat
Semua jawaban benar
Rambu berikut menunjukkan :
Area wajib memakai safety helmet
Area boleh memakai safety helmet
Area wajib safety riding
Area wajib memakai penutup kepala
Sesuai dengan Permenaker No. Per. 04/Men/1987 pengusaha atau pengurus wajib membentuk P2K3 di :
Setiap perusahaan
Kantor pusat suatu grup perusahaan
Setiap tempat kerja yang mempekerjakan 100 orang atau lebih
Setiap unit kerja di perusahaan besar
Terdapat beberapa kegiatan dalam melaksanakan manajemen risiko seperti di bawah ini, kecuali :
Identifikasi sumber bahaya
Penilaian risiko
Memahami risiko
Pengendalian risiko
Pemimpin tertinggi perusahaan harus membuat komitmen tentang K3. Bentuk komitmen tersebut adalah :
Tertulis dan disebarluaskan ke karyawan
Secara lisan disampaikan kepada karyawan
Tertulis, bertanggal dan ditandatangani pimpinan dan disebarluaskan kepada karyawan
Tertulis dan di tandatangani manajer safety dan disebarluaskan kepada karyawan
Standar faktor-faktor lingkungan kerja yang dianjurkan di tempat kerja agar tenaga kerja masih dapat menerimanya tanpa mengakibatkan penyakit atau gangguan kesehatan, dalam pekerjaan sehari-hari untuk waktu tidak melebihi 8 jam sehari atau 40 jam seminggu, sering disebut sebagai :
Nilai Ambang Kualitas (NAK)
Nilai Ambang Batas (NAB)
Nilai Baku Mutu Lingkungan
Semua jawaban benar
Salah satu bentuk pengendalian bahan kimia berbahaya sesuai Kepmenakertrans No. Kep. 187/Men/1999 adalah :
Penetapan Nilai Ambang Kuantitas
Penetapan Katagori Potensi Bahaya Perusahaan
Penyediaan Lembar Data Keselamatan Bahan dan Label
Penetapan Nilai Ambang Batas
Permenaker No.Per- 03/Men/1982 mengatur tentang pelayanan kesehatan kerja. Tujuan dari Pelayanan Kesehatan Kerja antara lain :
a. Memberikan bantuan kepada tenaga kerja dalam penyesuaian diri baik fisik, mental terutama dalam penye- suaian pekerjaan dengan tenaga kerja
b. Memberikan pengobatan dan perawatan serta rehabilitasi bagi tenaga kerja yang menderita sakit
c. Jawaban a dan b benar
d. Jawaban a dan b salah
Untuk menjamin kemampuan fisik dan kesehatan kerja yang sebaik-baiknya perlu diadakan pemeriksaan tenaga kerja yang terarah. Pemeriksaan tersebut meliputi :
Pemeriksaan sebelum kerja, pemeriksaan kesehatan berkala dan pemeriksaan kerja khusus
Pemeriksaan kesehatan sebelum kerja, pemeriksaan kesehatan awal dan pemeriksaan khusus
Pemeriksaan kesehatan sebelum kerja dan pemeriksaan kesehatan khusus
Semua jawaban benar
Upaya pencegahan adalah lebih baik dari pada upaya pengobatan terhadap kecelakaan atau akibat kerja, sebagai alternatif terakhir dari pencegahan tersebut adalah :
Ventilasi yang baik
Alat pelindung diri
Eliminasi
Pengendalian administratif
Keputusan Menteri Tenaga Kerja No. Kep. 187/Men/1999 mengatur tentang :
Pengendalian bahan kimia berbahaya di tempat kerja
Bahan kimia berbahaya
Bahan kimia berbahaya di tempat kerja
Jawaban a, b dan c salah
Salah satu syarat perusahaan wajib memiliki ruang P3K di tempat kerja adalah :
Tempat kerja dengan tenaga kerja 50 orang atau lebih tetapi dengan potensi bahaya rendah
Tempat kerja dengan tenaga kerja 75 orang dengan potensi bahaya tinggi
Tempat kerja dengan tenaga kerja 100 orang atau lebih dengan bahaya tinggi
Tempat kerja dengan tenaga kerja 100 orang atau lebih, atau tenaga kerja kurang dari 100 tetapi dengan potensi bahaya tinggi
Jumlah petugas P3K di tempat kerja yang dibutuhkan dengan jumlah pekerja 1.500 orang di suatu perusahaan yang memiliki risiko rendah adalah :
5
10
15
20
Pada diagram hubungan timbal balik seperti gambar, dampak berupa kecelakaan kerja dapat diakibatkan dari proses pada nomor :
1
2
3
Tidak ada jawaban yang benar
Pada diagram hubungan timbal balik seperti gambar, dampak berupa penyakit akibat kerja dapat diakibatkan dari proses pada nomor :
1
2
3
Tidak ada jawaban yang benar
Pada diagram hubungan timbal balik seperti gambar, dampak berupa polusi/ pencemaran lingkungan dapat diakibatkan dari proses pada nomor :
1
2
3
Tidak ada jawaban yang benar
Faktor-faktor yang mempengaruhi kesehatan tenaga kerja adalah :
Beban kerja (fisik dan mental)
Kapasitas kerja (keterampilan, kesegaran jasmani & rohani, status kesehatan/ gizi, usia, jenis kelamin, ukuran tubuh)
Lingkungan kerja (fisik, kimia, biologi, ergonomi, psikologi)
Semua jawaban benar
H. W. Heinrich (1930) melakukan studi terhadap 75.000 kasus kecelakaan menyebutkan rasio 88 : 10 : 2 artinya :
88% kecelakaan karena faktor tindakan tidak aman (unsafe action)
10% kecelakaan karena faktor kondisi tidak aman (unsafe condition)
2% kecelakaan karena faktor yang tidak dapat dicegah/dijelaskan
Semua jawaban benar
Audit Sistem Manajemen K3 bertujuan untuk :
Memiliki administrasi K3
Mengetahui pelaksanaan K3 di perusahaan besar dan beresiko tinggi
Membuktikan kesesuaian penerapan sistem manajemen K3
Membuktikan pelaksanaan K3 sesuai peraturan perundangan K3
Sesuai dengan Permenaker No. Per. 04/Men/1987 pengusaha atau pengurus wajib membentuk P2K3 di :
Setiap perusahaan
Kantor pusat suatu grup perusahaan
Setiap tempat kerja yang mempekerjakan 100 orang atau lebih
Setiap unit kerja di perusahaan besar
Dalam mengoptimalkan pelaksanaan safety patrol, untuk mempermudah pelaksanaannya digunakan :
Penjadwalan manual
Aplikasi iZAT
Sarana komunikasi HT
Checklist pelaksanaan patrol
Temuan ketidaksesuaian hasil safety patrol dibahas dalam forum :
Rapat tahunan
Rapat anggaran
Rapat rutin
Rapat P2K3
Pelaksanaan Leadership Safety Patrol untuk Level Manajemen Unit dilihat dari :
General Manager
General Manager dan Manajer
Manajer dan Supervisor
General Manager, Manajer, dan Supervisor
Perusahaan harus mengalokasikan anggaran untuk pelaksanaan K3 secara menyeluruh yang bertujuan untuk :
Penambahan personil bila diperlukan
Biaya santunan bila terjadi kecelakaan
Pengadaan prasarana dan sarana K3 termasuk alat evakuasi, peralatan pengendalian, peralatan pelindung diri
Memajukan perusahaan dalam bidang K3
Jenis pemberian penghargaan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) antara lain :
Kecelakaan Nihil (Zero Accident Award)
Sistem Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja (SMK3)
Pencegahan dan Penanggulangan COVID-19
Semua jawaban benar
