NEW
Font size
Worksheets11 pH asam basa
Total questions: 64
Worksheet time: 35mins
Basa menurut Arrhenius adalah ….
Spesi donator (pemberi) proton dalam suatu reaksi.
Senyawa yang dapat menerima pasangan elektron (akseptor pasangan elektron).
Senyawa yang dapat memberikan pasangan electron kepada senyawa lain (donor pasangan elektron)
Suatu zat yang dilarutkan ke dalam air akan menghasilkan ion H+
Suatu zat yang dilarutkan ke dalam air akan menghasilkan ion OH–
Asam menurut Arrhenius adalah ….
Spesi donator (pemberi) proton dalam suatu reaksi.
Senyawa yang dapat menerima pasangan elektron (akseptor pasangan elektron).
Senyawa yang dapat memberikan pasangan electron kepada senyawa lain (donor pasangan elektron)
Suatu zat yang dilarutkan ke dalam air akan menghasilkan ion H+
Suatu zat yang dilarutkan ke dalam air akan menghasilkan ion OH–
larutan di bawah ini yang termasuk larutan asam lemah adalah….
NH3 dan HCN
NaOH dan HCN
CO(NH2)2 dan NH3
CH3COOH dan CO(NH2)2
CH3COOH dan HF
larutan di bawah ini yang termasuk larutan basa lemah adalah….
NH3 dan Fe(OH)3
NaOH dan HCN
CO(NH2)2 dan NH3
CH3COOH dan CO(NH2)2
CH3COOH dan HF
Asam lemah HA 0,1 M terurai dalam air sebanyak 2%. Tetapan ionisasi asam lemah tersebut (Ka) adalah ….
1,5 x 10-3
4 x 10-3
2 x 10-3
4 x 10-4
4 x 10-5
Asam lemah HA 0,1 M memiliki harga tetapan ionisasi asam lemah (Ka) = 4 x 10-5 .Derajat ionisasi asam lemah HA tersebut adalah ….
1%
1,5 %
2%
2,5%
5%
Tetapan ionisasi (Ka) suatu asam berbasa satu (HA) = 1 x 10-7. Jika larutan ini memiliki pH = 4, konsentrasi asam HA tersebut adalah …. mol/liter.
10-2
10-3
10-1
10-5
10-7
Tetapan ionisasi (Ka) suatu asam berbasa satu (HA) = 1 x 10-7. Jika larutan ini memiliki pH = 4, konsentrasi ion H+ yang terdapat dalam larutan tersebut adalah …. mol/liter.
10-2
10-3
10-1
10-5
10-4
Zat A dapat digunakan sebagai indikator asam basa. Hal ini disebabkan karena zat A tersebut ….
Dapat bereaksi dengan asam atau basa
Dapat terionisasi dalam larutan
Dapat memberikan warna yang berbeda dalam lingkungan asam dan basa
Dapat memberikan warna tertentu dalam asam tetapi tidak berwarna dalam basa
Memberikan warna yang sama dalam lingkungan asam dan basa
Indikator bromtimol biru dan fenolftalein dalam larutan asam kuat menunjukkan warna berturut-turut adalah ….
biru, kuning
kuning, merah
tidak berwarna, kuning
merah, kuning
kuning, tidak berwarna
Indikator bromtimol biru dan fenolftalein dalam larutan basa kuat menunjukkan warna berturut-turut adalah ….
biru, merah
kuning, merah
tidak berwarna, kuning
merah, kuning
kuning, tidak berwarna
Hasil analisis air hujan menunjukkan: - Terhadap indikator metil merah memberi warna kuning. - Terhadap indikator bromtimol biru memberi warna biru. - Terhadap indikator fenolftalein tak berwarna. Hasil analisis ini menunjukkan bahwa pH air hujan itu adalah ....
lebih kecil dari 3,1
terletak antara pH 4,4–6,0
terletak antara 4,4-7,6
terletak antara 7,6–8,0
lebih besar dari 10,0
Hasil analisis air hujan menunjukkan: - Terhadap indikator metil merah memberi warna kuning. - Terhadap indikator bromtimol biru memberi warna kuning. - Terhadap indikator fenolftalein tak berwarna. Hasil analisis ini menunjukkan bahwa pH air hujan itu adalah ....
lebih kecil dari 3,1
terletak antara pH 4,4–6,0
terletak antara 4,4-7,6
terletak antara 7,6–8,0
lebih besar dari 10,0
Berdasarkan data Ka tersebut asam yang paling lemah adalah ....
HA
HB
HC
HD
HE
Berdasarkan data Ka tersebut asam yang paling kuat adalah ....
HA
HB
HC
HD
HE
Larutan 0,74 gram Ca(OH)2 (Mr = 74) dalam 2 liter air, mempunyai harga pH ....
2 – log 2
2
12
12+log4
13-log2
Larutan 0,74 gram Ca(OH)2 (Mr = 74) dalam 2 liter air, mempunyai harga pOH ....
2 – log 2
2
12
12+log4
13-log2
Larutan 0,74 gram Ca(OH)2 (Mr = 74) dalam 2 liter air, mempunyai [OH-] ....
0,1 M
0,01
0,001
0,0001
0,00001
Berdasarkan data hasil pengujian larutan menggunakan kertas lakmus merah dan biru tersebut, maka larutan yang mengandung banyak ion OH– adalah ....
P dan S
Q dan S
R dan P
S dan T
Q dan T
Berdasarkan data hasil pengujian larutan menggunakan kertas lakmus merah dan biru tersebut, maka larutan yang mengandung banyak ion H+ adalah ....
P dan R
Q dan S
hanya R
S dan T
E. Q dan T
Harga pH dari 0,1 mol NaOH dalam 1 liter larutan ....
5
7
9
11
13
Harga pH 0,01 mol Ca(OH)2 dalam 0,5 liter larutan ....
12
12+log4
12-log4
12+log 2
12-log2
Derajat keasaman (pH) larutan asam fluorida HF 0,2 M (Ka = 2 x 10–5) adalah ....
2 – log 3
3 – log 2
4 – log 4
5 – log 2
6 – log 4
Derajat keasaman (pH) larutan amonia NH3 0,2 M ( Kb = 2 x 10–5 ) adalah ....
2 – log 3
3 – log 2
8 – log 4
11 – log 2
11 + log 2
Nilai pOH larutan amonia NH3 0,2 M ( Kb = 2 x 10–5 ) adalah ....
2 – log 3
3 – log 2
8 – log 4
11 – log 2
11 + log 2
Konsentrasi ion OH- yang terdapat dalam larutan amonia NH3 0,2 M ( Kb = 2 x 10–5 ) adalah .... mol/liter.
2 x 10-1
2 x 10-2
2 x 10-3
2 x 10-4
2 x 10-5
Harga pH larutan yang tersusun dari 0,1 mol NaOH dalam 1 liter larutan adalah ...
1
2
11
12
13
Harga pH larutan yang tersusun dari 0,01 mol Ca(OH)2 dalam 0,5 liter larutan adalah ....
2-log4
2
4
12-log 4
12+log4
Harga pOH larutan yang tersusun dari 0,01 mol Ca(OH)2 dalam 0,5 liter larutan adalah ....
2-log4
2
4
12-log 4
12+log4
Asam-asam berikut yang merupakan asam kuat adalah ....
H3PO4
H2SO4
HAIO2
H2SiO3
HCN
Zat zat berikut yang merupakan asam lemah adalah ....
HNO3
H2SO4
Ca(OH)2
HCl
CH3COOH
Larutan berikut yang merupakan larutan basa lemah adalah ....
HNO3
H2SO4
Ca(OH)2
NH3
CH3COOH
Larutan berikut yang merupakan larutan basa kuat adalah ....
HNO3
H2SO4
Ca(OH)2
NH3
CH3COOH
Kertas lakmus merah akan berubah warnanya menjadi biru jika diteteskan larutan ....
H2SO4
NaCl
CH3COOH
HI
KOH
Kertas lakmus biru akan berubah warnanya menjadi merah jika diteteskan larutan ....
NH3
NaCl
CH3COOH
H2O
Ca(OH)2
Larutan asam asetat 10 mL 0,1 M diencerkan dengan air sampai volume larutan menjadi 1000 mL, maka perubahan pH larutan dari .... (Ka asetat = 1,0 x 10–5 )
1 menjadi 2
1 menjadi 3
3 menjadi 4
3 menjadi 5
3 menjadi 6
Larutan asam asetat 10 mL 0,1 M diencerkan dengan air sampai volume larutan menjadi 1000 mL. Harga pH larutan asam asetat 0,1 M ( sebelum diencerkan ) adalah .... (Ka asetat = 1,0 x 10–5 )
1
2
3
4
6
Larutan asam asetat 10 mL 0,1 M diencerkan dengan air sampai volume larutan menjadi 1000 mL. Jumlah asam asetat setelah diencerkan adalah .... mmol. (Ka asetat = 1,0 x 10–5 , 1 mol = 1000 mmol )
10
0,01
0,001
0,0001
1
Larutan asam asetat 10 mL 0,1 M diencerkan dengan air sampai volume larutan menjadi 1000 mL. Konsentrasi larutan asam asetat setelah diencerkan adalah .... . (Ka asetat = 1,0 x 10–5 , 1 mol = 1000 mmol )
10 M
0,01 M
0,001 M
0,0001 M
1 M
Di antara kelompok asam berikut, yang semuanya asam bervalensi satu atau berbasa satu adalah …
asam nitrat HNO3, asam cuka CH3COOH, dan asam fosfat H3PO4
asam sulfit H2SO2, asam karbonat H2CO3, dan asam asetat CH3COOH
asam nitrat HNO3, asam klorida HCl, dan asam asetat CH3COOH
asam sulfat H2SO4, asam sulfida H2S, dan asam karbonat H2CO3
asam sulfat H2SO4, asam fosfat H3PO4 dan asam nitrat HNO3
Di antara kelompok asam berikut, yang semuanya asam bervalensi dua atau berbasa dua adalah …
asam nitrat, asam asetat, dan asam fosfat
asam sulfit, asam karbonat, dan asam asetat
asam nitrat, asam klorida, dan asam asetat
asam sulfat, asam sulfida, dan asam karbonat
asam sulfat, asam fosfat, dan asam nitrat
Di antara zat -zat berikut, yang tergolong basa bervalensi satu atau berasam satu adalah …
Magnesium hidroksida
Kalsium hidroksida
Barium hidroksida
Besi(III) hidroksida
Litium hidroksida
Konsentrasi ion H+ dalam larutan yang pH-nya = 3 – log 1 adalah … .
3 × 10–3 M
1 × 10–2 M
0,002 M
0,0001 M
1 × 10–3 M
Jika pH larutan 0,01 M suatu basa lemah LOH adalah 8, maka tetapan ionisasi basa (Kb) adalah ….
1 x 10-2
1 x 10-4
3 x 10-6
2 x 10-8
1 x 10-10
Jika larutan asam asetat mempunyai pH = 4 dan Ka = 10–5 (Mr = 60), maka jumlah asam asetat dalam 1 liter larutan asam asetat tersebut sebesar …
0,04 gram
0,05 gram
0,06 gram
0,01 gram
0,006 gram
[OH–] yang terdapat dalam larutan Ba(OH)2 0,2 M adalah ....
0,1 M
0,2 M
0,3 M
0,4 M
0,6 M
Warna indikator metil merah dalam larutan asam lemah HA 0,01 M (Ka = 1. 10-8) adalah ....
merah
kuning
biru
hijau
tidak berwarna
Warna indikator fenolftalein (PP) dalam larutan asam lemah HA 0,01 M (Ka = 1. 10-8) adalah ....
merah
kuning
biru
hijau
tak berwarna
Warna indikator bromtimol biru dalam larutan asam lemah HA 0,01 M (Ka = 1. 10-8) adalah ....
merah
kuning
biru
hijau
tak berwarna
Warna indikator metil merah dalam larutan asam klorida HCl 0,01 M adalah ....
merah
kuning
biru
hijau
tidak berwarna
Warna indikator fenolftalin dalam larutan asam sulfat H2SO4 0,05 M adalah ....
merah
kuning
biru
hijau
tidak berwarna
Warna indikator fenolftalin dalam larutan Ba(OH)2 0,05 M adalah ....
merah
kuning
biru
hijau
tidak berwarna
Warna indikator bromtimol biru dalam larutan NH3 0,05 M ( Kb = 10-5 ) adalah ....1
merah
kuning
biru
hijau
tidak berwarna
Sebanyak 3,7 gram Ca(OH)2 dilarutkan air hingga volume 1 liter memiliki pOH .... (Mr Ca(OH)2 =74)
0
1
7
11
13
Sebanyak 3,7 gram Ca(OH)2 dilarutkan air hingga volume 1 liter memiliki pH .... (Mr Ca(OH)2 =74)
0
1
7
11
13
1
2
3
4
1,2,3 dan 4 benar semua
1
2
3
4
1,2,3 & 4 benar
A
B
C
D
E
A
B
C
D
E
A
B
C
D
E
A
B
C
D
E
A
B
C
D
E
Zat yang bertindak sebagai asam Lewis adalah ....
Ag
Ag+
Cl
Cl-
Ag dan Cl
Zat yang bertindak sebagai asam Lewis & basa Lewis berturut turut adalah ...
NH3 dan H+
NH3 dan H
H+ dan NH3
H dan NH3
H dan N
