wayground logo

Free Printable Worksheets

Font size

S
M
L
XL
Worksheets

soal real moderasi

Total questions: 77

Worksheet time: 3hrs 34mins

Name
Class
Date
1.

Ketika saya berkeyakinan, memiliki pengetahuan bahwa jilbab itu wajib maka saya akan

a)

Mengkaji ulang pengetahuan saya atas Jilbab ketika ada yang mengatakan Jilbab tidak wajib

b)

Menyalahkan orang yang mengatakan bahwa jilbab tidak wajib

c)

Menyalahkan orang yang tidak berjilbab

d)

Berdialog dengan mereka yang tidak berjilbab untuk mendapatkan perspektif berbeda

 

2.

Bhinneka Tunggal Ika sebagai salah satu falsafah Bangsa Indonesia memang harus selalu dijaga dan diterapkan. Hal ini guna menjaga kerukunan antar umat beragama, juga suku dan ras. Salah satu hal untuk menjaga kerukunan itu ialah melalui forum diskusi dan dialog lintas agama dan budaya. Tujuan dari dialoglintas agama  adalah menciptakan kedamaian dan saling menghargai antar pemeluk agama. Sehingga terwujud kenyamanan dalam mencapai kesejahteraan, peningkatan ekonomi dan kestabilan politik.

Terkait dengan narasi di atas, berikut ini yang tidak termasuk aturan dasar dalam dialog lintas agama adalah

a)

tujuan dialog adalah untuk belajar

b)

tidak boleh membandingkan pemikiran ideal dengan pemikiran yang dikemukakan patner

c)

dialog dilakukan atas dasar saling percaya

d)

memberi kritik terhadap dirinya sendiri

e)

tidak boleh mencoba  mengalami agama patnernya

3.

Pada dasarnya semua umat beragama (dalam hal ini manusia sebagai pelaku) sangat mendambakan perdamaian, kasih sayang, cinta kasih dan hidup bahagia bersama orang-orang yang dicintainya. Secara normatif hal itu telah menjadi ajaran semua agama yang termaktub dalam teks-teks kitab suci masing- masing. Meletakkan agama sebagai salah satu varian potensi konflik adalah hal yang tidak mudah. Karena agama selalu diasosiasikan dengan ajaran yang penuh dengan nilai kedamaian dan keselamatan serta sakral. Sepanjang sejarah, agama mempunyai implikasi terhadap munculnya violence dan war. Fakta seringkali menunjukkan bahwa agama dapat dan menjadi pemicu terjadinya

kekerasan. Pemeluk agama menjadi doktrin agama sebagai main drive, primum mobile dan push factor kekerasan yang mereka lakukan.

Dari narasi di atas, yang tidak termasuk faktor utama pemicu konflik antar umat beragama di era digital saat ini adalah

a)

Dogma (belief) yaitu perbedaan pandangan yang terjadi sangat sensitif dan rentan menimbulkan konflik

b)

Perbedaan ritual baik internal maupun eksternal umat beragama

c)

Perbedaan penafsiran terhadap teks suci

d)

Pemuka agama yang otoritatif sehingga melahirkan pengikut yang fanatik

e)

Penggunaan media sosial dalam dakwah di era digital

4.

Diriwayatkan Imam At-Tirmizi, beliau (Rasulullah) pernah mengatakan betapa indahnya engkau wahai negeriku (Mekkah). Betapa saya sangat cinta kepadamu. Seandainya kaumku tidak mengeluarkanku darimu, tentu saya tidak akan bertempat tinggal selain dirimu,"

Ucapan itu dilontarkan Nabi Muhammad saat keluar dari Makkah seraya berlinangan air mata. Rasulullah sangat terpaksa meninggalkan negeri tempat tumpah darahnya. Prilaku Rasulullah SAW pada kisah tersebut apabila dikaitkan dengan prilaku yang terjadi di lingkungan masyarakat adalah

a)

Pergi keluar negeri untuk menghindari kasus hukum yang menjeratnya

b)

Memprioritaskan barang -barang impor dari luar negeri yang sangat baik kualitasnya

c)

Mendukung suku dan agamanya meskipun berada di pihak yang salah

d)

Mempertentangkan antara ajaran agama yang dianutnya dan hukum yang berlaku di negaranya

e)

Bersikap terbuka kepada seluruh anak bangsa tanpa melihat agamanya

5.

Saat ini banyak ditemukan perumahan yang dikembangkan sebagai hunian khusus bagi kelompok agama tertentu. Perumahan ini dikembangkan dengan aturan-aturan tertentu yang diyakini sebagai wujud dari implementasi hukum agama. Dalam konteks perumahan eksklusif Muslim, Sosiolog Imam  B. Prasojo menemukan fenomena perumahan yang hanya khusus bagi Muslim. Pemilik rumah di perumahan ini dilarang menjual rumah kecuali kepada orang yang beragama Islam. Di perumahan ini juga ada beberapa peraturan, di antaranya: tak ada musik; shalat harus berjemaah; mengaji harus di masjid perumahan; perempuan tidak boleh keluar malam; dsb. Terkait narasi diatas, berikut yang termasuk sikap ektrimisme beragama adalah

a)

Senantiasa menjalankan ajaran agama yang dianutnya dengan sungguh-sungguh

b)

Tidak mengikuti ibadah pemeluk agama lain tapi cukup menghormatinya

c)

Tidak menyetujui adanya kezhaliman yang terjadi di masyarakat

d)

Senantiasa mengajak kepada yang baik dan mencegah seseorang untuk melakukan keburukan

e)

Mendakwahkan ajaran agamanya kepada pemeluk agama lain yang menolaknya

 

6.

Penangkalan dengan mengajarkan pencerahan kepada masyarakat tentang paham radikal, sehingga tidak terjadi pembiaran berkembangnya paham radikal, hal ini merupakan pengertian dari salah satu pencegahan radikalisme yang disebut dengan

a)

Rehabilitasi

b)

Reedukasi

c)

Resosialisasi

d)

Pembinaan wawasan kebangsaan

e)

Pembinaan keagamaan

7.

Moderasi Islam menjadi paham keagamaan keislaman yang mengewajantahkan ajaran Islam yang sangat esensial yaitu moderasi Islam yang lebih mengedepankan persaudaraan. Dalam konteks kehidupan berbangsa, kita dihadapkan dengan masyarakat yang majemuk, tidak semua teman kita berasal dari agama yang sama. Dari uaraian tersebut, merupakan penerapan dari

a)

Moderasi beragama

b)

Moderasi Islam

c)

Moderasi dalam akidah

d)

Moderasi dalam syari’ah

e)

Moderasi dalam akhlak

8.

Moderasi beragama merupakan sesuatu yang kontradiktif dengan mengerti radikalisme beragama. Karena pemahaman yang tak menyeluruh tentang Islam dalam konteks radix atau asal tadi, menimbulkan pemahaman yang keliru tentang Islam. Pengertian dari radikalisme yang pas adalah ...

a)

Gejala umum yang dapat terjadi dalam suatu masyarakat yang ditandai oleh tindakan-tindakan keras, ekstrim, dan anarkis sebagai bentuk penolakan terhadap gejala yang dihadapi i

b)

Kemampuan untuk berpikir dan bertindak sesuai dengan mata hati (conscience) dan determinasi

c)

Sebuah ideologi, pandangan filsafat, dan tradisi politik yang didasarkan pada pemahaman bahwa kebebasan dan persamaan hak ialah nilai politik yang utama

d)

Keyakinan (kepercayaan) yang terlalu kuat terhadap ajaran (politik, agama, dan sebagainya)

e)

Sebuah sikap menerima atau menghormati pandangan atau tindakan orang lain, sekalipun pandangan atau tindakan itu belum tentu disetujuinya.

9.

Perhatikan Qs Surat Al-Baqarah ayat 143 !

ayat tersebut menerangkan.................

a)

Allah menjadikan (umat Islam), umat yang menjadi penengah(washathan) dalam setiap persoalan

b)

Allah memerintahkan manusia untuk melakukan kebaikan

c)

Allah Swt memerintahkan manusia untuk berbuat baik kepada orangtua

d)

allah Swt melarang manusia menghardik anak yatim

10.

Perhatikan ilustrasi berikut ini !

Ridho membuka media sosial yang dimilikinya. Tiba tiba muncul disitu pembahasan terkait dengan agama, lalu banyak yg mengomentari . Ridhopun tak bisa menahan diri ikut mengolok - olok agama lain, Sehingga saling menjelek - jelekkan. Sikap Ridho tidak mencerminkan bahwa umat Islam sebagi penengah terhadap persoalan.

sikap yang seharusnya Ridho lakukan adalah ....................

a)

Tidak ikut mengolok olok

b)

masa bodoh

c)

ikut nimbrung , memprovokasi

d)

semua benar

11.

Perhatikan ilustrasi berikut ini !

Dika dan Rico adalah sahabat, mereka berbeda agama. Dika beragama Islam. Rico beragama Kristen. suatu saat Dika diajak untuk mengikuti ibadah sesuai keyakinan Rico. Namun dengan sopan Dika menolaknya sengan baik .

hal itu menunjukkan Dika mengamalkan..........................

a)

qs. Al Kafirun 1- 6

b)

Qs al Fatihah ayat 1- 4

c)

Qs An Nas ayat 1 - 4

d)

Qs. An Nashr ayat 1- 3

12.

Penerimaan terhadap prinsip-prinsip berbangsa yang tertuang dalam konstitusi , yaitu UUD 1945 dan regulasi di bawahnya merupakan indikator Moderasi Beragama, yaitu....

a)

Komitmen kebangsaan

b)

Toleransi

c)

Anti kekerasan

d)

Penerimaan terhadap tradisi

13.

Penguatan moderasi beragama perlu dilakukan secara holistik dan komprehensif dengan pendekatan sinergitas dan kerja sama antar semua komponen ekosistem, yang meliputi unsur-unsur berikut, kecuali....

a)

masyarakat dan media

b)

pendidikan dan keagamaan

c)

politik kekuasaan dan negara

d)

pelaku terorisme dan radikalisme

14.

Penguatan moderasi beragama pada dasarnya adalah menghadirkan negara sebagai rumah bersama yang adil dan ramah bagi bangsa Indonesia untuk menjalani kehidupan beragama yang rukun, damai, dan makmur. Karena itu, perlu dilakukan langkah: Menyelenggarakan pelayanan publik secara adil untuk memenuhi hak-hak sispil tanpa diskriminasi.

Langkah ini termasuk dalam penyelerasan relasi antara....

a)

Agama dan politik

b)

Agama dan hukum

c)

Agama dan layanan publik

d)

agama dan ekspresi publik

15.

Berdasarkan gambar di atas, sikap yang seharusnya kita tunjukkan adalah....

a)

Acuh tak acuh saja, toh nanti akan ada perubahan

b)

Biasa-biasa saja, toh sudah banyak yang melakukannya

c)

Berusaha menunjukkan sikap positif jika arah kebijakan tersebut sesuai keinginan

d)

Mendukungnya, dan sekuat tenaga mengimplementasikannya sesuai bidang tugas

16.

Menolak tindakan seseorang atau kelompok tertentu yang menggunakan cara-cara kekerasan baik fisik maupun verbal dalam mengusung perubahan yang diinginkan merupakan indikator moderasi beragama, yaitu....

a)

Komitmen Kebangsaan

b)

Toleransi

c)

Anti Kekerasan

d)

Penerimaan terhadap tradisi

17.

Penguatan moderasi beragama perlu dilakukan secara holistik dan komprehensif dengan pendekatan sinergitas dan kerja sama antar semua komponen ekosistem, yang meliputi unsur-unsur berikut, kecuali....

a)

masyarakat dan media

b)

pendidikan dan keagamaan

c)

politik kekuasaan dan negara

d)

pelaku terorisme dan radikalisme

18.

Penguatan moderasi beragama pada dasarnya adalah menghadirkan negara sebagai rumah bersama yang adil dan ramah bagi bangsa Indonesia untuk menjalani kehidupan beragama yang rukun, damai, dan makmur. Karena itu, perlu dilakukan langkah: Menyelenggarakan pelayanan publik secara adil untuk memenuhi hak-hak sispil tanpa diskriminasi.

Langkah ini termasuk dalam penyelerasan relasi antara....

a)

Agama dan politik

b)

Agama dan hukum

c)

Agama dan layanan publik

d)

agama dan ekspresi publik

19.

Berdasarkan gambar di atas, sikap yang seharusnya kita tunjukkan adalah....

a)

Acuh tak acuh saja, toh nanti akan ada perubahan

b)

Biasa-biasa saja, toh sudah banyak yang melakukannya

c)

Berusaha menunjukkan sikap positif jika arah kebijakan tersebut sesuai keinginan

d)

Mendukungnya, dan sekuat tenaga mengimplementasikannya sesuai bidang tugas

20.

Yang akan menggambarkan bahwa seseorang itu moderat dalam memeluk agama mencakup 4 indikator berikut ini kecuali

a)

Komitmen kebangsaan

b)

Humanisme

c)

Toleransi

d)

Anti kekerasan

21.

Di antara karakteristik ajaran Islam adalah al washatiyyah dan tawazun. Arti tawazun adalah..

a)

Kemerdekaan

b)

Kebersamaan

c)

Keseimbangan

d)

Ke dinamisan

22.

Di Indonesia terkait relasi negara dan agama bahwa

1 Indonesia bukan negara sekuler yang memisahkan negara dan agama

2 Indonesia adalah negara agama yang menjadikan agama sebagai dasar negara

3 Indonesia bukan negara agama yang menjadikan agama sebagai dasar negara

4 Indonesia sebagai negara Pancasila yang membina umat beragama

Pilihan pernyataan di atas menurut anda yang benar adalah

a)

1, 2, 3

b)

1, 3, 4

c)

1, 2, 4

d)

Benar semua

23.

Moderasi Islam menjadi paham keagamaan keislaman yang mengewajantahkan ajaran Islam yang sangat esensial yaitu moderasi Islam yang lebih mengedepankan persaudaraan. Dalam konteks kehidupan berbangsa, kita dihadapkan dengan masyarakat yang majemuk, tidak semua teman kita berasal dari agama yang sama. Dari uaraian tersebut, merupakan penerapan dari ...

a)

Moderasi beragama

b)

Moderasi Islam

c)

Moderasi dalam akidah

d)

Moderasi dalam syari’ah

e)

Moderasi dalam akhlak

24.

Dalam moderasi beragama, maka kita harus berhati-hati dengan paham radikalisme. Karena pemahaman yang tidak menyeluruh tentang Islam dalam konteks radix atau akar tadi, menimbulkan pemahaman yang keliru tentang islam Yang dimaksud dari radikalisme yaitu ...

a)

Gejala umum yang bisa terjadi dalam suatu masyarakat yang ditandai oleh tindakan-tindakan keras, ekstrim, dan anarkis sebagai wujud penolakan terhadap gejala yang dihadapi

b)

Keyakinan (kepercayaan) yang terlalu kuat terhadap ajaran (politik, agama, dan sebagainya)

c)

Kemampuan untuk berpikir dan bertindak sesuai dengan mata hati (conscience) dan determinasi

d)

Sebuah sikap menerima atau menghormati pandangan atau tindakan orang lain, sekalipun pandangan atau tindakan itu belum tentu disetujuinya.

e)

Sebuah ideologi, pandangan filsafat, dan tradisi politik yang didasarkan pada pemahaman bahwa kebebasan dan persamaan hak adalah nilai politik yang utama

25.

Islam memiliki konsep kehidupan yaitu Islam rahmatan lil alamin, yaitu ...

a)

Ajaran Islam yang mendasar dan sekaligus menegakkan keseimbangan dalam penciptaan dan kesatuan kehidupan

b)

Mencintai tanah air sebagian dari iman

c)

Islam yang memberikan kedamaian dan menyebarkan nilai kasih sayang kepada seluruh alam

d)

Islam yang memberikan kedamaian dan menyebarkan nilai kasih sayang kepada seluruh alam

e)

Teladan yang baik bagi umat manusia

26.

Moderasi Islam menjadi paham keagamaan keislaman yang mengewajantahkan ajaran Islam yang sangat esensial yaitu moderasi Islam yang lebih mengedepankan persaudaraan. Dalam konteks kehidupan berbangsa, kita dihadapkan dengan masyarakat yang majemuk, tidak semua teman kita berasal dari agama yang sama. Dari uaraian tersebut, merupakan penerapan dari

a)

Moderasi beragama

b)

Moderasi Islam

c)

Moderasi dalam akidah

d)

Moderasi dalam syari’ah

e)

Moderasi dalam akhlak

27.

Penangkalan dengan mengajarkan pencerahan kepada masyarakat tentang paham radikal, sehingga tidak terjadi pembiaran berkembangnya paham radikal, hal ini merupakan pengertian dari salah satu pencegahan radikalisme yang disebut dengan

a)

Rehabilitasi

b)

Reedukasi

c)

Resosialisasi

d)

Pembinaan wawasan kebangsaan

e)

Pembinaan keagamaan

28.

Saat ini banyak ditemukan perumahan yang dikembangkan sebagai hunian khusus bagi kelompok agama tertentu. Perumahan ini dikembangkan dengan aturan-aturan tertentu yang diyakini sebagai wujud dari implementasi hukum agama. Dalam konteks perumahan eksklusif Muslim, Sosiolog Imam  B. Prasojo menemukan fenomena perumahan yang hanya khusus bagi Muslim. Pemilik rumah di perumahan ini dilarang menjual rumah kecuali kepada orang yang beragama Islam. Di perumahan ini juga ada beberapa peraturan, di antaranya: tak ada musik; shalat harus berjemaah; mengaji harus di masjid perumahan; perempuan tidak boleh keluar malam; dsb. Terkait narasi diatas, berikut yang termasuk sikap ektrimisme beragama adalah

a)

Senantiasa menjalankan ajaran agama yang dianutnya dengan sungguh-sungguh

b)

Tidak mengikuti ibadah pemeluk agama lain tapi cukup menghormatinya

c)

Tidak menyetujui adanya kezhaliman yang terjadi di masyarakat

d)

Senantiasa mengajak kepada yang baik dan mencegah seseorang untuk melakukan keburukan

e)

Mendakwahkan ajaran agamanya kepada pemeluk agama lain yang menolaknya

 

29.

Diriwayatkan Imam At-Tirmizi, beliau (Rasulullah) pernah mengatakan betapa indahnya engkau wahai negeriku (Mekkah). Betapa saya sangat cinta kepadamu. Seandainya kaumku tidak mengeluarkanku darimu, tentu saya tidak akan bertempat tinggal selain dirimu,"

Ucapan itu dilontarkan Nabi Muhammad saat keluar dari Makkah seraya berlinangan air mata. Rasulullah sangat terpaksa meninggalkan negeri tempat tumpah darahnya. Prilaku Rasulullah SAW pada kisah tersebut apabila dikaitkan dengan prilaku yang terjadi di lingkungan masyarakat adalah

a)

Pergi keluar negeri untuk menghindari kasus hukum yang menjeratnya

b)

Memprioritaskan barang -barang impor dari luar negeri yang sangat baik kualitasnya

c)

Mendukung suku dan agamanya meskipun berada di pihak yang salah

d)

Mempertentangkan antara ajaran agama yang dianutnya dan hukum yang berlaku di negaranya

e)

Bersikap terbuka kepada seluruh anak bangsa tanpa melihat agamanya

30.

Pada dasarnya semua umat beragama (dalam hal ini manusia sebagai pelaku) sangat mendambakan perdamaian, kasih sayang, cinta kasih dan hidup bahagia bersama orang-orang yang dicintainya. Secara normatif hal itu telah menjadi ajaran semua agama yang termaktub dalam teks-teks kitab suci masing- masing. Meletakkan agama sebagai salah satu varian potensi konflik adalah hal yang tidak mudah. Karena agama selalu diasosiasikan dengan ajaran yang penuh dengan nilai kedamaian dan keselamatan serta sakral. Sepanjang sejarah, agama mempunyai implikasi terhadap munculnya violence dan war. Fakta seringkali menunjukkan bahwa agama dapat dan menjadi pemicu terjadinya

kekerasan. Pemeluk agama menjadi doktrin agama sebagai main drive, primum mobile dan push factor kekerasan yang mereka lakukan.

Dari narasi di atas, yang tidak termasuk faktor utama pemicu konflik antar umat beragama di era digital saat ini adalah

a)

Dogma (belief) yaitu perbedaan pandangan yang terjadi sangat sensitif dan rentan menimbulkan konflik

b)

Perbedaan ritual baik internal maupun eksternal umat beragama

c)

Perbedaan penafsiran terhadap teks suci

d)

Pemuka agama yang otoritatif sehingga melahirkan pengikut yang fanatik

e)

Penggunaan media sosial dalam dakwah di era digital

31.

Bhinneka Tunggal Ika sebagai salah satu falsafah Bangsa Indonesia memang harus selalu dijaga dan diterapkan. Hal ini guna menjaga kerukunan antar umat beragama, juga suku dan ras. Salah satu hal untuk menjaga kerukunan itu ialah melalui forum diskusi dan dialog lintas agama dan budaya. Tujuan dari dialoglintas agama  adalah menciptakan kedamaian dan saling menghargai antar pemeluk agama. Sehingga terwujud kenyamanan dalam mencapai kesejahteraan, peningkatan ekonomi dan kestabilan politik.

Terkait dengan narasi di atas, berikut ini yang tidak termasuk aturan dasar dalam dialog lintas agama adalah

a)

tujuan dialog adalah untuk belajar

b)

tidak boleh membandingkan pemikiran ideal dengan pemikiran yang dikemukakan patner

c)

dialog dilakukan atas dasar saling percaya

d)

memberi kritik terhadap dirinya sendiri

e)

tidak boleh mencoba  mengalami agama patnernya

32.

Kekerasan pada kelompok-kelompok minoritas-rentan salah satunya disebutkan oleh ketidaktegasan aparat keamanan dalam menindak tokoh-tokoh berpengaruh yang melakukan ujaran kebencian. Dalam analisis gunung es, ini merupakan....

a)

peristiwa

b)

trend

c)

struktur

d)

mental model

33.

Penerimaan terhadap prinsip-prinsip berbangsa yang tertuang dalam konstitusi , yaitu UUD 1945 dan regulasi di bawahnya merupakan indikator Moderasi Beragama, yaitu....

a)

Komitmen kebangsaan

b)

Toleransi

c)

Anti kekerasan

d)

Penerimaan terhadap tradisi

34.

Moderasi Islam menjadi paham keagamaan keislaman yang mengewajantahkan ajaran Islam yang sangat esensial yaitu moderasi Islam yang lebih mengedepankan persaudaraan. Dalam konteks kehidupan berbangsa, kita dihadapkan dengan masyarakat yang majemuk, tidak semua teman kita berasal dari agama yang sama. Dari uaraian tersebut, merupakan penerapan dari ...

a)

Moderasi beragama

b)

Moderasi Islam

c)

Moderasi dalam akidah

d)

Moderasi dalam syari’ah

e)

Moderasi dalam akhlak

35.

Berikut ini merupakan 3 (tiga) Indikator Kinerja Penguatan Moderasi Beragama yaitu....

a)

Indeks Kesalehan Umat Beragama meningkat dari 83,56 pada tahun 2019 menjadi 86,08 pada tahun 2024

b)

Penerimaan umat beragama atas keragaman budaya sebesar 76,00 pada tahun 2024

c)

Indeks kerukunan umat beragama meningkat dari 73,83 pada tahun 2019 menjadi 75,80 pada tahun 2024

d)

Penguatan cara pandang, sikap dan praktik beragama yang moderat pada Aparatur Negara

36.

Harmonisasi umat beragama dapat tercapai jika memenuhi 2 hal berikut ini, yaitu....

a)

masyarakat terlindungi hak sipil dan hak beragamanya

b)

para tokoh dan lembaga kunci mampu memainkan peran menjaga situasi kondusif bagi terciptanya kerukunan dan solidaritas sosial

c)

Aparat keamanan secara persuasif selalu melakukan pengamanan rumah ibadat

d)

Selalu merayakan hari besar agama bersama-sama

37.

Berikut ini merupakan 3 Tantangan Penguatan Moderasi Beragama, kecuali....

a)

Berkembangnya cara pandang, sikap dan praktik beragama yang berlebihan (ekstrem), yang mengesampingkan martabat kemanusiaan

b)

Berkembangnya klaim kebenaran subyektif dan pemaksaan kehendak

atas tafsir agama serta pengaruh kepentingan ekonomi dan politik

berpotensi memicu konflik

c)

Berkembangnya semangat beragama

yang tidak selaras dengan kecintaan

berbangsa dalam bingkai NKRI

d)

Berkembangnya keinginan memisahkan konsepsi keagamaan dengan kehidupan berbangsa dan bernegara

38.

"Negara menjamin kemerdekaan tiap-tiap penduduk untuk memeluk agamanya masing-masing dan untuk beribadat menurut agamanya dan kepercayaannya itu". Bunyi UUD Negara Republik Indonesia Tahun 1945 Pasal berapa?

a)

Pasal 32 Ayat 1

b)

Pasal 23 Ayat 1

c)

Pasal 30 Ayat 3

d)

Pasal 29 Ayat 2

39.

"Setiap orang dilarang dengan sengaja di muka umum menceritakan, menganjurkan dan mengusahakan dukungan umum, untuk melakukan penafsiran tentang sesuatu agama yang dianut di Indonesia atau melakukan kegiatan-kegiatan keagamaan yang menyerupai kegiatan-kegiatan keagamaan dari pokok-pokok ajaran agama itu"

a)

UUD Negara RI 1945

b)

UU 1/PNPS/1965

c)

UU 39/99 HAM

d)

UU 7/17 PEMILU

40.

Nama Menteri Agama yang meluncurkan 5 nilai budaya kerja adalah ...

a)

Muhammad Maftuh Basyuni

b)

Suryadarma Ali

c)

Lukman Hakim Saifuddin

d)

Said Agil Husin Al Munawar

41.

Dibeberapa tempat terdapat bangunan sarana ibadah dalam bentuk Masjid, Gereja, dan Pura berada dalam satu lokasi. Apakah makna yang dapat diambil…

a)

Menjadikan sarana ibadah dalam satu tempat

b)

Mewujudkan suasana wilayah yang agamis

c)

Untuk mempermudah pengendalian keamanan

d)

Merupakan simbol toleransi beragama

42.

Pandangan keagamaan eksklusif-legal-formalistisk....

a)

Merupakan perintah agama

b)

Perlu diperkuat untuk mengokohkan akidah

c)

Menyebabkan segregasi dan permusuhan sosial karena sentimen keagamaan

d)

pendangan kegamaan yang memperkuat ketahanan dan keamanan negara

43.

Moderasi Beragama dicanangkan pertama kali oleh Menteri Agama ...

a)

Fachrul Razi

b)

Yaqut Cholil Qoumas

c)

Suryadharma Ali

d)

Lukman Hakim Saifuddin

44.

Islam sebagai agama rahmatan lil ‘alamin berarti......................

a)

Islam rahmat bagi semesta alam

b)

Islam sebagai agaman yang di ridhoi Allah Swt

c)

Islam agama yang lembut

d)

Islam adalah agama yang sempurna

45.

suatu perilaku, sikap maupun pemikiran yang mampu menjadi penengah (washith) dalam upaya menyikapi atau menyelesaikan berbagai persoalan yang berkaitan dengan agama disebut.............

a)

Penguatan agama

b)

Moderasi Agama

c)

Islam rahmatal lilalamin

d)

Moderasi kultur

46.

Yang termasuk penerapan moderasi beragama........................

a)

mengatakan umat lain sebagai kafir

b)

memicu pertengkaran antar agama

c)

Umat Islam dituntut untuk menjiwai ajaran agamanya dengan mengedepankan berpikir, berperilaku, dan bersikap sikap tawazun (seimbang),

d)

Umat Islam gampang terpecah belah

47.

ajaran islam sebagai penengah dalam masalah yang timbul di muka bumi antar agama, sehingga tidak timbul pertengkaran ........................................

a)

moderasi dalam agama islam

b)

Agama sebagai pedoman

c)

Islam rahmatal lilalamin

d)

semua benar

48.

Amati gambar berikut ini !

gambar disamping menunjukkan adalah hal yang dilarang dalam agama Islam,berkaitan dengan perbedaan agama sesuai dengan Qs .....................

a)

al kafirun ayat 6

b)

Al Ikhlas ayat 1

c)

An Nas : 2

d)

Al Fatihah : 2

49.

Perhatikan Qs Surat Al-Baqarah ayat 143 !

ayat tersebut menerangkan.................

a)

Allah menjadikan (umat Islam), umat yang menjadi penengah(washathan) dalam setiap persoalan

b)

Allah memerintahkan manusia untuk melakukan kebaikan

c)

Allah Swt memerintahkan manusia untuk berbuat baik kepada orangtua

d)

allah Swt melarang manusia menghardik anak yatim

50.

Amati gambar disamping !

Gambar tersebut menunjukkan ajaran yang bertentangan dengan agama Islam , karena agama Islam........................

a)

Agama sebagai penuntun

b)

Agama Islam sebagai petunjuk

c)

Rahmatalil alamin ( rahmat bagiseluruh alam)

d)

Agama sebagai penengah

51.

Perhatikan ilustrasi berikut ini !

Ridho membuka media sosial yang dimilikinya. Tiba tiba muncul disitu pembahasan terkait dengan agama, lalu banyak yg mengomentari . Ridhopun tak bisa menahan diri ikut mengolok - olok agama lain, Sehingga saling menjelek - jelekkan. Sikap Ridho tidak mencerminkan bahwa umat Islam sebagi penengah terhadap persoalan.

sikap yang seharusnya Ridho lakukan adalah ....................

a)

Tidak ikut mengolok olok

b)

masa bodoh

c)

ikut nimbrung , memprovokasi

d)

semua benar

52.

Mengapa moderasi beragama penting diperkuat?

a)

Moderasi beragama menjadi gerakan global

b)

Maraknya Wacana keagamaan yang membenturkan paham keagamaan dan kebangsaan

c)

Maraknya pergaulan bebas di kalangan para remaja

53.

Inklusivisme dalam beragama adalah

a)

Mencampuradukkan paham atau keyakinan antar satu agama dengan agama lain

b)

Membangun persaudaraan kemanusiaan tanpa sekat-sekat agama

c)

Membahayakan akidah

54.

Peristiwa pengeboman gereja di surabaya, Jakarta, dan Sulawesi. Ini adalah...

a)

Peristiwa

b)

Trend

c)

tidak ada yang benar

55.

Kekerasan pada kelompok-kelompok minoritas-rentan salah satunya disebutkan oleh ketidaktegasan aparat keamanan dalam menindak tokoh-tokoh berpengaruh yang melakukan ujaran kebencian. Dalam analisis gunung es, ini merupakan

a)

Peristiwa

b)

Pola

c)

Struktur

d)

mental model

56.

Apa yang dimiliki oleh bangsa Indonesia yang dapat menjadi alat pemersatu bangsa sehingga terhindar dari konflik dan perpecahan?

a)

Komitmen terhadap NKRI, Pancasila, UUD 45, dan prinsip Bhineka Tunggal Ika

b)

Menyadari NKRI, Pancasila, UUD 45, dan prinsip Bhineka Tunggal Ika

c)

Menolak NKRI, Pancasila, UUD 45, dan prinsip Bhineka Tunggal Ika

57.

Apa sajakah yang menjadi indikator dari sikap ASN yang moderat?

a)

Wawasan Kebangsaan. Wawasan keagamaan, Kecakapan,Citra Diri dan Pemahaman konteks kehidupan keagamaan

b)

Wawasan Kebangsaan. Wawasan keagamaan, Kecakapan,CitraDiri dan pengetahuan konteks kehidupan keagamaan

c)

Wawasan Kebangsaan. Wawasan keilmuan, Kecakapan,Citra Diri dan Pemahaman konteks kehidupan keagamaan

58.

Apa yang dimaksud dengan wawasan keagamaan dalam konteks sikap diri ASN?

a)

Memahami nilai universal ajaran agama, Memahami argumentasi teologis MB, Memahami indikator MB, Bersedia menghormati keyakinan umat agama lain

b)

Memahami nilai universal ajaran agama, Memahami landasan teologis MB, Memahami indikator MB, Bersedia menghormati keyakinan umat agama lain

c)

Memahami nilai universal ajaran agama, Memahami pembenaran teologis MB, Memahami indikator MB, Bersedia menghormati keyakinan umat agama lain

59.

Apa yang perlu dipahami oleh Kementerian Agama dalam proses penerapan MB di Indonesia saat ini

a)

Pemahaman aktor, posisi, dan jejaring Kementerian Agama di antara stakeholders lain dalam penerapan Moderasi Beragama di Indonesia

b)

Pemahaman diri, posisi, dan jejaring Kementerian Agama di antara stakeholders lain dalam penerapan Moderasi Beragama di Indonesia

c)

Pemahaman aktor, posisi, dan jejaring Kementerian Agama di antara masyarakat dalam penerapan Moderasi Beragama di Indonesia

60.

Rethinking adalah

a)

Memikirkan kembali tujuan yang telah ditetapkan

b)

Mengubah paradigma lama menjadi paradigma baru

c)

Memikirkan langkah-langkah strategis yang akan dikerjakan

61.

Redesigning adalah

a)

Menyusun aktivitas kerja untuk mengubah paradigma lama

b)

Mendesign kembali mental model lama

c)

Menyusun ulang berbagai kebijakan struktural

62.

Sebutkan nilai-nilai universal agama-agama yang terkait dengan moderasi beragama?

a)

kemanusiaan, keadilan, kedamaian, kebahagiaan, toleransi, kasih sayang, kemaslahatan/kesejahteraan, keseimbangan, persaudaraan, anti kekerasan, taat hukum, persatuan, dan lain-lain

b)

kemanusiaan, keadilan, kedamaian, kebahagiaan, toleransi, kasih sayang, kemaslahatan/kesejahteraan, kebencian, persaudaraan, anti kekerasan, taat hukum, persatuan, dan lain-lain

c)

kemanusiaan, keadilan, kedamaian, kebahagiaan, toleransi, kasih sayang, kemaslahatan/kesejahteraan, keseimbangan, persaudaraan, pro kekerasan, taat hukum, persatuan, dan lain-lain

63.

Mengapa agama-agama memiliki nilai-nilai yang sama, bukankah agama-agama itu berbeda-beda?

a)

Agama-agama itu memang berbeda, tetapi misi perjuangan untuk kehidupan umat manusia sama, yakni mewujudkan kehidupan umat manusia yang adil, makmur, sejahtera, damai, bahagia, bersatu, dan bersaudara. Di sinilah, agama-agama bertemu dan bersama dalam memperjuangkan kehidupan umat manusia yang dicita-citakan.

b)

Agama-agama itu memang berbeda, tetapi ajaran perjuangan untuk kehidupan umat manusia sama, yakni mewujudkan kehidupan umat manusia yang adil, makmur, sejahtera, damai, bahagia, bersatu, dan bersaudara. Di sinilah, agama-agama bertemu dan bersama dalam memperjuangkan kehidupan umat manusia yang dicita-citakan.

c)

Agama-agama itu memang berbeda, tetapi kualitas perjuangan untuk kehidupan umat manusia sama, yakni mewujudkan kehidupan umat manusia yang adil, makmur, sejahtera, damai, bahagia, bersatu, dan bersaudara. Di sinilah, agama-agama bertemu dan bersama dalam memperjuangkan kehidupan umat manusia yang dicita-citakan.

64.

وَلَا تَسُبُّوا۟ ٱلَّذِينَ يَدْعُونَ مِن دُونِ ٱللَّهِ فَيَسُبُّوا۟ ٱللَّهَ عَدْوًۢا بِغَيْرِ عِلْمٍ ۗ كَذَٰلِكَ زَيَّنَّا لِكُلِّ أُمَّةٍ عَمَلَهُمْ ثُمَّ إِلَىٰ رَبِّهِم مَّرْجِعُهُمْ فَيُنَبِّئُهُم بِمَا كَانُوا۟ يَعْمَلُونَ

Ayat di atas adalah landasan teologis moderasi beragama

a)

Komitmen Kebangsaan

b)

Toleransi

c)

Anti kekerasan

d)

Menghormati tradisi lokal

65.

يٰٓاَيُّهَا الَّذِيْنَ اٰمَنُوْٓا اَطِيْعُوا اللّٰهَ وَاَطِيْعُوا الرَّسُوْلَ وَاُولِى الْاَمْرِ مِنْكُمْۚ فَاِنْ تَنَازَعْتُمْ فِيْ شَيْءٍ فَرُدُّوْهُ اِلَى اللّٰهِ وَالرَّسُوْلِ اِنْ كُنْتُمْ تُؤْمِنُوْنَ بِاللّٰهِ وَالْيَوْمِ الْاٰخِرِۗ ذٰلِكَ خَيْرٌ وَّاَحْسَنُ تَأْوِيْلًا ࣖ

Ayat di atas adalah landasan teologis moderasi beragama...

a)

Komitmen Kebangsaan

b)

Toleransi

c)

Anti kekerasan

d)

Menghormati tradisi

66.

Ayat tersebut menunjukkan nilai universal tentang....

a)

Berimbang

b)

Adil

c)

Kemanusiaan

d)

Kemasahatan umum

67.

Keselarasan antara hati, pikiran, perkataan, dan perbuatan yang baik dan benar

a)

Integritas

b)

Profesionalitas

c)

Inovatif

d)

Tangung Jawab

e)

Keteladanan

68.

Ada beberapa tujuan dari nasionalisme yang disasar dari semangat gotong royong, yaitu, kecuali

a)

Keanekaragaman dan kemajemukan agama

b)

Keanekaragaman dan kemajemukan budaya

c)

Keanekaragaman dan kemajemukan suku

d)

Keanekaragaman dan kemajemukan suku

69.

Sikap ASN yang berorientasi pada hasil kerja terbaik, optimis, produktif dan inovatif adalah bagian revolusi mental dari nilai ....

a)

Etos kerja

b)

Integritas

c)

Kreatifitas

d)

Aktivitas

70.

Menolak tindakan seseorang atau kelompok tertentu yang menggunakan cara-cara kekerasan baik fisik maupun verbal dalam mengusung perubahan yang diinginkan merupakan indikator moderasi beragama, yaitu....

a)

Komitmen Kebangsaan

b)

Toleransi

c)

Anti Kekerasan

d)

Penerimaan terhadap tradisi

71.

Penguatan moderasi beragama perlu dilakukan secara holistik dan komprehensif dengan pendekatan sinergitas dan kerja sama antar semua komponen ekosistem, yang meliputi unsur-unsur berikut, kecuali....

a)

masyarakat dan media

b)

pendidikan dan keagamaan

c)

politik kekuasaan dan negara

d)

pelaku terorisme dan radikalisme

72.

Dalam melakukan REFRAMING dalam U-Process pada Iceberg Analysis adalah....

a)

Mengamati paradigma, perspektif, dan keyakinan yang melatarbelakangi terjadinya fenomena sosial

b)

Mengubah paradigma, perspektif dan keyakinan

c)

Mendesain kebijakan, program, serta memberikan reward

d)

Memastikan terwujudnya sikap, kebiasaan yang baru

73.

Harmonisasi umat beragama dapat tercapai jika memenuhi 2 hal berikut ini, yaitu....

a)

masyarakat terlindungi hak sipil dan hak beragamanya

b)

para tokoh dan lembaga kunci mampu memainkan peran menjaga situasi kondusif bagi terciptanya kerukunan dan solidaritas sosial

c)

Aparat keamanan secara persuasif selalu melakukan pengamanan rumah ibadat

d)

Selalu merayakan hari besar agama bersama-sama

74.

Dalam moderasi beragama, maka kita harus berhati-hati dengan paham radikalisme. Karena pemahaman yang tidak menyeluruh tentang Islam dalam konteks radix atau akar tadi, menimbulkan pemahaman yang keliru tentang islam Yang dimaksud dari radikalisme yaitu ...

a)

Gejala umum yang bisa terjadi dalam suatu masyarakat yang ditandai oleh tindakan-tindakan keras, ekstrim, dan anarkis sebagai wujud penolakan terhadap gejala yang dihadapi

b)

Keyakinan (kepercayaan) yang terlalu kuat terhadap ajaran (politik, agama, dan sebagainya)

c)

Kemampuan untuk berpikir dan bertindak sesuai dengan mata hati (conscience) dan determinasi

d)

Sebuah sikap menerima atau menghormati pandangan atau tindakan orang lain, sekalipun pandangan atau tindakan itu belum tentu disetujuinya.

e)

Sebuah ideologi, pandangan filsafat, dan tradisi politik yang didasarkan pada pemahaman bahwa kebebasan dan persamaan hak adalah nilai politik yang utama

75.

Penangkalan dengan mengajarkan pencerahan kepada masyarakat tentang paham radikal, sehingga tidak terjadi pembiaran berkembangnya paham radikal, hal ini merupakan pengertian dari salah satu pencegahan radikalisme yang disebut dengan ...

a)

Rehabilitasi

b)

Reedukasi

c)

Resosialisasi

d)

Pembinaan wawasan kebangsaan

e)

Pembinaan keagamaan

76.

Kekerasan pada kelompok-kelompok minoritas-rentan salah satunya disebutkan oleh ketidaktegasan aparat keamanan dalam menindak tokoh-tokoh berpengaruh yang melakukan ujaran kebencian. Dalam analisis gunung es, ini merupakan....

a)

peristiwa

b)

trend

c)

struktur

d)

mental model

77.

Pandangan keagamaan eksklusif-legal-formalistisk....

a)

Merupakan perintah agama

b)

Perlu diperkuat untuk mengokohkan akidah

c)

Menyebabkan segregasi dan permusuhan sosial karena sentimen keagamaan

d)

pendangan kegamaan yang memperkuat ketahanan dan keamanan negara