wayground logo

Free Printable Worksheets

Font size

S
M
L
XL
Worksheets

TO 5 PRETES PPG PAI 2023

Total questions: 120

Worksheet time: 3600secs

Name
Class
Date
1.

Muhammad Quraish shihab,menginformasikan bahwa al-Thabathabai dalam tafsirnya AL-Mizan menyatakan bahwa jumlah al-Asma' al-Husna itu ada sebanyak ?

a)

127 nama

b)

132 nama

c)

99 nama

d)

200 nama

e)

1000 nama

2.

Kata Allah berasal dari kata al-llah.Kata itu dalam berbagai derivasinya memiliki beberapa pengertian ,salah satu diantaranya adalah rasa cinta yang mendalam ,yaitu ?

a)

'abd

b)

sakinah

c)

faza'a

d)

'illaha

e)

wala'a

3.

Ar-rahman artinya maha pemurah kepada semua makhluk (baik yang kafir ataupun yang mukmin) sedangkan al-rahim maha penyayang kepada ?

a)

Umat Islam

b)

Umat Yahudi

c)

Umat Nasrani

d)

Umat Islam,Yahudi,Nasrani

e)

Semua Makhluk

4.

Allah yang dimaksud oleh pancasila yang berkesesuaian dengan ajaran Islam adalah Tuhan yang ?

a)

Maha Esa

b)

Maha Kuasa

c)

Maha Adil

d)

Maha Kasih

e)

Maha Sayang

5.

Mukjiazat nabi Muhammad yang paling besar adalah ?

a)

Hadits

b)

Membelah bulan

c)

Shalat

d)

Isra dan MI'raj

e)

Al-Qur'an

6.

Salah satu ulama islam yang menafsirkan secara rasional mukjizat adalah ?

a)

Ibnu katsir

b)

Ibnu Malik

c)

Maulana Muhammad Ali

d)

Muhammad Quraish Shihab

e)

Muhammad Hamka

7.

Karomah merupakan anugerah Allah kepada ?

a)

Malaikatullah

b)

Nabiyullah

c)

Rasulullah

d)

Waliyullah

e)

laknatullah

8.

Gambaran Hari Akhir dijelaskan dalam surat Juz Amma,yaitu ?

a)

surat al-kautsar

b)

surat al-Munafiqun

c)

surat al-Asr

d)

surat al-Falaq

e)

surat al-zalzalah

9.

Sesungguhnya Allah Maha Mengetahui segala sesuatu,tidak ada suatu apapun yang tersembunyi dari Nya,dan Allah maha mengetahui perbuatan manakah yang akan dipilih oleh si fulan dan apa yang akan terjadi padanya sesuai yang telah tertulis di ?

a)

Lauh Mahfudz

b)

Lauh AL-Mizan

c)

Lauh al-Taqdir

d)

Catatan Malaikat

e)

Catatan Munkar

10.

Unesco PBB menetapkan 4 pilar pendidikan, yaitu: Learning to know, learning to do, learning to live together dan...

a)

Learning to understand

b)

Learning to experience

c)

Learning to be

d)

Learning to learn

11.

“Ing ngarso sung tulodo,Ingmadyo mangun karso,Tutwurihandayani” (Ki hajar Dewantoro). Manakah pernyataan dibawah ini yang mencerminkan bukan sikap guru dalam prinsip kepemimpinan pembelajaran tersebut, yaitu...

a)

guru menjadi sahabat belajar siswa

b)

guru memberikan penghargaan kepada siswa

c)

guru harus bisa menjadi contoh yang baik bagi anak didiknya

d)

guru menjadi satu-satunya sumber belajar

12.

Howard Gardner berpendapat bahwa pada diri peserta didik memiliki kecerdasan yang beraneka ragam yang dikenal dengan “multipleintelligence”. Berikut ini yang tidak termasuk jenis multipleintelligence ialah:

a)

kecerdasan linguistik dan kinestik

b)

kecerdasan musikal dan logical matematika

c)

kecerdasan intrapersonal dan spatial

d)

kecerdasan spiritual dan emosional

13.

Penerapan aturan kedisiplinan di sekolah yang berkait dengan pemberian reward dan punishment merupakan merupakanperwujudan dari teori pendidikan …

a)

Behavioristik

b)

Kognitivistik

c)

Konektivistik

d)

Konstruktivistik

14.

Sekolah berkewajiban untuk mengembangkan lifeskills siswa. Tujuannya adalah agar siswa ...

a)

memiliki ketrampilan vokasional

b)

memiliki keunggulan akademik

c)

mampu mengerjakan setiap butir soal dalam ujian

d)

mampu mandiri

15.

Guru telah menetapkan berbagai pendekatan, strategi, model, motode, dan teknik pembelajaran yang mendidik secara kreatif, hal tersebut berkaitan dengan standar kompetensi berikut

a)

Pedagogik

b)

Profesional

c)

Sosial

d)

Kepribadian

16.

Elemen perubahan Kurikulum 2013 terutama berkaitan dengan ...

a)

Standar Kompetensi Lulusan, Standar Proses, Standar Isi, dan Standar Pengelolaan

b)

Standar Kompetensi Lulusan, Standar Isi, Standar Proses, dan Standar Penilaian

c)

Standar Kompetensi Lulusan, Standar Proses, Standar Penilaian, dan Standar Pembiayaan

d)

Standar Kompetensi Lulusan, Standar Proses, Standar Pengelolaan, dan Standar Penilaian

17.

Model pembelajaran yang menyajikan masalah kontekstual dimana peserta didik bekerja dalam tim untuk memecahkan masalah dunia nyata (real world) sehingga merangsang peserta didik untuk belajar, merupakan ciri khas model pembelajaran berikut..

a)

Inkuiri

b)

PBL (Problem Based Learning)

c)

PjBL (Project Based Learing)

d)

Discoverylearning

18.

Penilaian kompetensi keterampilan dilakukan melalui aktivitas berikut...

a)

Tes lisan, tes tulis, praktik, dan portofolio

b)

Tes lisan, tes tulis, projek, dan portofolio

c)

Tes lisan, tes tulis, tes praktik, dan projek

d)

Portofolio, projek, penugasan, dan tes praktek

19.

Penelitian Tindakan Kelas (PTK) merupakan proses spiral yang terdiri dari empat langkah kegiatan, yaitu ...

a)

perencanaan, tindakan, refleksi, evaluasi

b)

perencanaan, tindakan, pengamatan, refleksi

c)

perencanaan, penerapan, evaluasi, refleksi

d)

perencanaan, tindakan, penerapan, refleksi

20.

guru akan melakukan analisis kualitas perangkat soal tes hasil belajar dengan mempertimbangkan pada kesesuaian indikator, penggunaan tabel/gambar, serta penggunaan istilah baku hal tersebut secara teoritis telaah soal difokuskan pada aspek …

a)

Materi, konstruksi, dan teknik penulisan soal

b)

Materi, konstruksi, dan bahasa

c)

Materi, bahasa, dan data lapangan

d)

Materi, kebermaknaan butir, dan bahasa

e)

Materi, kebermaknaan butir, dan keterbacaan soal

21.

Pak Udin menemukan beberapa peserta didiknya yang prestasinya bagus selalu mencorat coret buku catatan dengan berbagai ilustrasi sehingga tidak pernah rapi dan terkesan kotor. Tindakan yang sebaiknya dilakukan guru adalah.

a)

Menegur dan menasehati agar menjaga kerapian buku catatatan

b)

Memberikan catatan penilaian dari aspek kerapian

c)

Membiarkan dan tidak perlu mencampuri hak pribadi

d)

Menanyakan strategi belajar yang dilakukan

e)

Meminta peserta didik memindahkan catatan ke buku baru

22.

Sebagian siswa mengalami kesulitan menjawab soal tes pilihan ganda yang disusun oleh guru hal tersebut disebabkan materi dalam soal sebagian belum dipelajari oleh siswa, karena materi tersebut seharusnya diberikan pada pertemuan berikutnya. Hal yang seharusnya dilakukan guru dalam menyusun soal tes pilihan ganda pada aspek materi yaitu….

a)

Butir Soal harus sesuai dengan indikator

b)

Pokok soal harus dirumuskan secara jelas

c)

Menggunakan bahasa yang komunikatif dan mudah dimengerti

d)

Panjang rumusan pilihan jawaban relatif sama

e)

Butir tes tidak tergantung pada jawaban sebelumnya

23.

Analisis kualitas soal tes pilihan ganda secara teoritis pada aspek bahasa antara lain….

a)

Soal harus sesuai dengan indikator.

b)

Soal dapat dipahami dengan mudah

c)

Pilihan jawaban harus homogen dan logis.

d)

Panjang rumusan pilihan jawaban relatif sama.

e)

Butir tes tidak tergantung pada jawaban sebelumnya.

24.

Alternatif pilihan jawaban salah atau pengecoh (distractor) dalam suatu butir soal pilihan ganda dikatakan baik jika …

a)

awaban pengecoh mengarahkan peserta tes untuk memilih jawaban yang benar

b)

awaban pengecoh tidak terkait dengan materi pertanyaan

c)

Jawaban pengecoh disusun dengan kalimat yang sulit dipahami

d)

Setidaknya 5% dari peserta tes memilih jawaban tersebut

e)

Tidak satupun peserta tes yang memilih jawaban pengecoh.

25.

Bentuk penilaian yang meminta peserta didik untuk menulis teks narasi, ekspositori, persuasi, atau kombinasi berbeda dari teks-teks tersebut merupakan contoh peniaian otentik berbentuk….

a)

Menulis contoh teks

b)

Menceritakan kembali teks

c)

kinerja

d)

Pertanyaan terbuka

e)

Jurnal

26.

Salah satu rumusan tujuan pembelajaran adalah peserta didik memiliki sikap kepedulian sosial yang tinggi terhadap lingkungan sekitar. Bu Titik meminta peserta didik mengamati kemiskinan di sekitar sekolah. Manakah jenis penilaian holistik-otentik yang paling sesuai?

a)

Meminta peserta didik mengerjakan tes pemahaman

b)

Menilai laporan hasil pengamatan yang disusun peserta didik

c)

Meminta peserta didik melukiskan kondisi masyarakat dan meminta pendapatnya

d)

Mewawancarai peserta didik tingkat kemiskinan yang terjadi

e)

Mengkatagorikan jenis-jenis kemiskinan yang ditemukan

27.

Pada akhir pembelajaran siswa diminta untuk mendemonstrasikan tugas belajar yang diberikan guru dengan tujuan agar siswa tersebut mengaplikasikan kemampuan keterampilan yang dimilikinya dan guru dapat menilai kompetensinya. Instrumen yang dapat dipilih oleh guru untuk merekam hasil belajar yaitu….

a)

Daftar cek (check list)

b)

Benar salah (true false)

c)

Pilihan ganda (multiple choice)

d)

Menjodohkan (matching)

e)

Jawaban bebas (Completion test)

28.

Tujuan pembelajaran dari RPP yang ingin dicapai adalah; (1) peserta didik dapat mengucapkan sapaan, salam, dan perkenalan dalam Bahasa Inggris, (2) peserta didik mampu berbicara sederhana menggunakan ujaran sapaan dan salam, dan (3) peserta didik mampul mengucapkan ujaran-ujaran bahasa Inggris dengan tepat. Bentuk peniaian yang paling tepat adalah…..

a)

Portofolio

b)

Tes esai

c)

Tes pemahaman

d)

Unjuk kerja

e)

Tes lisan

29.

Pak Eros menyusun RPP dengan salah satu rumusan tujuan pembelajaran adalah peserta didik mampu memahami isi makna percakapan meliputi identifikasi fonem, pola intonasi, dan kemengertian isi wacana lisan. Jenis penilaian holistik-otentik yang cocok adalah….

a)

Tes simak ulang, tes melengkapi kalimat dan atau kata, tes menjawab pertanyaan lisan dan merangkum

b)

Tes tertulis, unjuk kerja melakukan percakapan, dan menulis puisi

c)

Tes kecepatan membaca, kemampuan melafalkan, dan tes cara berdialog

d)

Melafalkan dan menuliskan percakapan, menyuarakan kalimat pendek, dan berbicara

e)

Guru membacakan wacana pendek peserta didik merangkum secara tertulis

30.

Jika guru memberikan penugasan kepada siswa yang bertujuan untuk mengukur kemampuan dalam menghasilkan karya tertentu dan dilakukan secara berkelompok. Maka jenis penilaian otentik yang tepat adalah….

a)

Peniaian kinerja

b)

Peniaian portofolio

c)

Penilaian proyek

d)

Penilaian jurnal

e)

Penilaian diri

31.

Penilaian otentik pada hakekatnya berbeda dengan penilaian tradisional yang bisa dilakukan oleh pendidik di kelas. Salah satu karakteristik penilaian otentik pada aspek sikap adalah….

a)

Peserta didik mampu menghargai pekerjaaan temansekelasnya

b)

Peserta didik mampu mempraktekan semua materi yang diajarkan

c)

Peserta didik mampu menambah materi yang diajarkan

d)

Peserta didik mampu membuat soal dan jawaban materi yang diajarkan

e)

Peserta didik mampu menghafalkan materi yang diajarkan

32.

Pak Udin menemukan beberapa peserta didiknya yang prestasinya bagus selalu mencorat coret buku catatan dengan berbagai ilustrasi sehingga tidak pernah rapi dan terkesan kotor. Tindakan yang sebaiknya dilakukan Pak Udin adalah…

a)

Menegur dan menasehati agar menjaga kerapian buku catatatan

b)

Memberikan catatan penilaian dari aspek kerapian

c)

Memberikan catatan penilaian dari aspek kerapian

d)

Menanyakan strategi belajar yang dilakukan

e)

Meminta peserta didik memindahkan catatan ke buku baru

33.

Seorang guru ingin mengetahui kemampuan siswa dalam mengatur dan mengelola perbedaan pendapat ketika dilakukan diskusi kelompok. Guru tersebut membuat lembar daftar cek (check list) dalam bentuk skala yang harus diisikan oleh siswa untuk menilai teman kelompoknya. Jenis penilaian otentik-holistik yang dapat dipilih oleh guru tersebut yaitu….

a)

Penilaian kinerja

b)

Penilaian proyek

c)

Penilaian portofolio

d)

Pertanyaan terbuka

e)

Penilaian diri

34.

Saat proses pembelajaran siswa diminta untuk berkumpul untuk berbagi pengalaman dengan teman yang berbeda-beda, upaya ini dilakukan guru untuk mengembangkan kecerdasan….

a)

Intrepersonal

b)

Kinestetis

c)

Visual spasial

d)

Verbal linguistic

e)

Intrapersonal

35.

Peserta didik diminta untuk membuat dugaaan pada populasi hewan langka yang semakin sedikit hal ini termasuk kegiatan untuk mengembangkan kecerdasan….

a)

Naturalis

b)

Kinestetis

c)

Visual spasial

d)

Verbal linguistic

e)

Logis matematis

36.

Di sekolah seorang guru menuliskan beberapa aturan seperti dilarang menginjak rumput dan mencoret-coret mejahal ini merupakan pembiasaan kepada peserta didik agar berkembang kecerdasan….

a)

Naturalis

b)

Kinestetis

c)

Visual spasial

d)

Verbal linguistic

e)

Logis matematis

37.

Pak Ali bersama siswanya merencanakan sebuah kegiatan secara kolaboratif. Hal ini dimaksudkan agar peserta didik merasa “memiliki” dan bertanggung jawab atas kegiatan yang telah direncanakan bersama itu. Dalam perencanaan itu dibicarakan mengenai aturan main, aktivitas pendukung, alat dan bahan yang dapat diakses, cara dan langkah kerja untuk menyelesaian rencana kegiatan kolaboratif tadi. Model pengelolaan pembelajaran yang dipraktikkan oleh Pak Ali mencerminkan prinsip model....

a)

Problem solving learning

b)

Problem based learning

c)

Project based learning

d)

Discovery learning

e)

Contextual learning

38.

Seorang guru menggunakan model pembelajaran yang memiliki keunggulan agar siswa dapat berpikir dan bertindak kreatif, memecahkan masalah yang dihadapi secara realistis, merangsang perkembangan kemajuan berfikir untuk menyelesaikan masalah yang dihadapi dengan tepat, model tersebut merupakan ….

a)

Role Playing

b)

Inquiry

c)

Problem based learning

d)

Project based learning

e)

Discovery learning

39.

Tujuan pembelajaran yang menggambarkan proses dan hasil belajar yang diharapkan dicapai oleh peserta didik sesuai dengan kompetensinya dimuat dalam....

a)

Silabus

b)

RPP

c)

Silabus dan RPP

d)

SKL

e)

Instrument evaluasi

40.

Berikut ini adalah perkembangan ilmu pengetahuan pada masa Bani Umayyah di Damaskus, kecuali.….?

a)

Bidang kedokteran

b)

bidang diniyah

c)

bidang tarikh

d)

bidang filsafat.

41.

Pusat pemerintahan Dinasti Umayah terletak di Kota....

a)

Kufah

b)

Damaskus

c)

Mesir

d)

Syiria

42.

Pada masa Dinasti Umayah Sekretaris Negara  yang mengurusi masalah persuratan adalah….

a)

Katib al- Kharaj

b)

Katib ar-Rasail

c)

Katib Asy-Surtah

d)

Katib al-Qadi

43.

Perkembangan daerah kekuasaan bani Abbasiyah meliputi daerah sebagai berikut, kecuali..

a)

Madinah. Baghdad, Kairo mesir

b)

Yerusalem, Mekah

c)

Konstantinopel

d)

Afghanistan

44.

Seorang tokoh yang menolak kala Islam masuk abad ke-7 M. yang ketika itu kekuasaan dipimpin Khalifah Umayyah (Arab), sedangkan Persia belum menduduki kepemimpinan dunia Islam. Selain itu, masuknya Islam dalam suatu wilayah, juga identik dengan langsung berdirinya sebuah kekuasaan politik Islam. Tokoh yang dimakud adalah....

a)

Hamka.

b)

Qurays Syihab.

c)

Mukti Ali.

d)

Abdurahman Wahid

45.

Agama Islam masuk ke daratan Afrika pada masa Khalifah. ….

a)

Ali bin Abu Thalib

b)

Usman bin Affan

c)

Umar bin Khattab

d)

Abu Bakar as- Siddiq

46.

Bukti sejarah bahwa Islam berkembang dengan aman di Inggris   adalah berdirinya masjid   yang dapat menampung 4.000 jamaah dan dilengkapi perpustakaan, juga ada bank Islam yang beroperasi di sana. Nama maasjid tersebut adalah..

a)

Masjid Agung Cordova

b)

Masjid agung (central mosque) Regents Park

c)

Masjid Mubarak

d)

Masjid Maluku

47.

Pada tahun 1922, telah berdiri sebuah masjid yang sangat megah di ibu kota Prancis, Paris Masjid tersebut bernama....

a)

Masjid Al-Hikma

b)

Masjid agung (central mosque) Regents Park

c)

Raya Yusuf

d)

Masjid Mubarak

48.

Akhlak  adalah  kondisi  jiwa  yang  mendorong  tindakan-tindakan  tanpa  perlu  berpikir  dan pertimbangan lagi adalah pengertian akhlak menurut…

a)

Al Ghazali

b)

Socrates

c)

Prof. Dr. Ahmad Amin

d)

Ibnu Miskawaih

49.

Akhlak ialah gambaran keadaan jiwa berupa sifat-sifat yang sudah mendarah daging yang mendorong dilakukannya perbutan-perbuatan dengan mudah lagi gampang tanpa berfikir panjang adalah pengertian akhlak menurut…

a)

Ibnu Miskawaih

b)

Al Ghazali

c)

Prof. Dr. Ahmad Amin

d)

Socrates

50.

Kekuatan dari akal yang dengan akal inilah manusia dapat dengan mudah membedakan mana yang jujur  dan mana  yang bohong dalam  berbicara, mana  yang benar  dan  mana  yang salah  dalam mengambil keputusan, mana yang baik dan mana yang buruk dalam bertindak disebut…

a)

Husnu at-tadbir

b)

Husnu at-tadbir

c)

Tsiqabah ar-ra’yi

d)

Quwwah al-Ilmi

51.

Dibawah ini yang dimaksud dengan husnu at tabdir menurut al Gazali adalah …

a)

Jernih pemikirannya

b)

Tepat pemikirannya

c)

Baik pemikirannya

d)

Tajam pemikirannya

52.

Dibawah ini yang dimaksud dengan judat adz-dzihn menurut al Gazali adalah …

a)

Tepat pemikirannya

b)

Tajam pemikirannya

c)

Baik pemikirannya.

d)

Jernih pemikirannya

53.

Dibawah ini yang dimaksud dengan tsiqabah ar-ra’yi menurut al Gazali adalah …

a)

Jernih pemikirannya

b)

Tepat pemikirannya

c)

Baik pemikirannya

d)

Tajam pemikirannya

54.

Dibawah ini yang dimaksud dengan shawab azh-zhann menurut al Gazali adalah …

a)

Jernih pemikirannya

b)

Tepat pemikirannya

c)

Baik pemikirannya.

d)

tajam pemikirannya

55.

Pemaknaan dari konsep hikmah salah satu konsepnya adalah  jaudat adz-dzihn . Indikasi yang dapat ditemukan dalam konsep tersebut adalah…

a)

Mempunyai kecepatan kemampuan dalam menghubungkan data-data yang dimilikinya dengan sebab akibat yang mengasilkan kemaslahatan dalam kehidupan masyarakat

b)

Baik pemikirannya, mampu berikir lurus dan menemukan kesimpulan terbaik

c)

Memiliki kemampuan untuk dapat berfikir memperoleh kebijaksanaan ketika dihadapkan pada pendapat yang mirip-mirip dan mengandung pertentanagan-pertentangan dalam implementasi

d)

Akan mendapatkan taufiq dari allah swt. Dengan kesesuaian antara dugaan yang terdapat dalam alam fikirannya dengan kebenaran hakiki tanpa harus lama-lama memikirkannya

56.

Pemaknaan dari konsep hikmah salah satu konsepnya adalah  tsiqabah ar-ra’y i  . Indikasi yang dapat ditemukan dalam konsep tersebut adalah…

a)

Memiliki kemampuan untuk dapat berfikir memperoleh kebijaksanaan ketika dihadapkan pada pendapat yang mirip-mirip dan mengandung pertentanaganpertentangan dalam implementasi

b)

Mempunyai kecepatan kemampuan dalam menghubungkan data-data yang dimilikinya dengan sebab akibat yang mengasilkan kemaslahatan dalam kehidupan masyarakat

c)

Baik pemikirannya, mampu berikir lurus dan menemukan kesimpulan terbaik

d)

Akan mendapatkan taufiq dari allah swt. Dengan kesesuaian antara dugaan yang terdapat dalam alam fikirannya dengan kebenaran hakiki tanpa harus lama-lama memikirkannya

57.

jika dalam kehidupan seseorang memiliki sikap rela menerima keputusan Allah Swt.. Tentu ia akan dijamin akan mendapatkan hakekat dunia, menjadi orang yang beruntung, mudah bersyukur, terhindar dari sifat hasud dan terhindar dari problema kehidupan dunia. maka dia telah memiliki sifat

a)

Raja

b)

Khauf. 

c)

Al Haya

d)

Qona’ah.

58.

Tokoh yang membagi mukjizat menjadi dua yaitu (1) Mukjizat hissi (material dan inderawi) dan (2) Mukjizat ma’nawi (immaterial dan logis)...adalah..

a)

Quraish Shihab

b)

Said Aqil Munawwar

c)

Sayyid Sabiq

d)

Imam Al-Gazali

59.

Di dalam kitab al Hikam, Jika seorang hamba bisa berjalan diatas air, maka bisa jadi dia telah mendapatkan ….

a)

Karomah ma’nawiyah.

b)

Karomah al hikmah

c)

Karomah hissyah

d)

Karomah al insiyah.

60.

Dalam kaitannya dengan upaya untuk memotivasi belajar siswa dangan proses pembelajaran berlangsung efektif maka guru perlu mengacu kepada ...

a)

Metode pembelajaran

b)

Pendekatan pembelajaran

c)

Model pembelajaran

d)

Strategi pembelajaran

61.

Standar ketuntasan minimal belajar (SKMB) ditentukan oleh faktor-gaktor di bawah ini ….

a)

Intake Siswa

b)

Bakat dan Minat siswa

c)

Sarana pendukung

d)

Intake siswa, Tingkat Kesulitan Dan Sarana Pendukung

62.

Jenis-jenis pembelajaran dapat diklasifikasikan sebagai berikut:

a)

fakta, konsep, prinsip, prosedur, sikap

b)

fakta, konsep, prinsip, definisi, aksioma

c)

fakta, konsep, prinsip, definisi, prosedur, fungsi

d)

fakta, konsep, definisi, prinsip, prosedur

63.

Untuk menghindari penilaian yang subjektif dan untuk memudahkan guru dalam menilai prestasi yang dicapai peserta didik, maka dalam penilaian ranah psikomotor guru menggunakan….

a)

Tes performance

b)

soal uraian objektif

c)

pedoman penskoran

d)

soal pilihan ganda

64.

Dalam mengembangkan instrumen penilaian dan evaluasi proses dan hasil belajar, harus memperhatikan….

a)

substansi, konstruksi, validitas, skor

b)

substansi, bahasa konstruksi, skor

c)

substansi, konstruksi, bahasa

d)

substansi, validitas, bahasa, reliabilitas

65.

Untuk memperoleh penilaian hasil belajar yang baik meliputi aspek…

a)

afektif, kognitif, mental

b)

afektif, kognitif, mental

c)

kognitif, psikomotor, afektif

d)

kepribadian, kognitif, afektif

66.

Guru profesional dituntut memahami karakteristik peserta didiknya agar dapat mencapai hasil yang optimal. Hal ini merupakan implementasi dari:

a)

Kompetensi Kepribadian

b)

Kompetensi Sosial

c)

Kompetensi Pardagogik

d)

Kompetensi Profesional

67.

Salah satu kegiatan guru untuk mengetahui tingkatan penguasaan kompetensi prasyarat peserta didik adalah …..

a)

Melatih siswa mengerjakan soal ujian nasional.

b)

Melakukan post test.

c)

Melakukan kegiatan pre test

d)

Melakukan ulangan harian dadakan

68.

Pembelajaran kontekstual dianggap pembalajaran yang bersifat mendidik, hal itu disebabkan karena karakteristik pembelajaran tersebut adalah . . .

a)

membangkitkan minat siswa

b)

memberi kesempatan siswa berkreasi

c)

menantang siswa untuk selalu belajar

d)

membiasakan siswa belajar sesuai dengan lingkungan

69.

Pembelajaran kontekstual dianggap pembalajaran yang bersifat mendidik, hal itu disebabkan karena karakteristik pembelajaran tersebut adalah . . .

a)

membangkitkan minat siswa

b)

memberi kesempatan siswa berkreasi

c)

menantang siswa untuk selalu belajar

d)

membiasakan siswa belajar sesuai dengan lingkungan

70.

Indikator (IPK) dalam RPP dikembangkan berdasarkan . . .

a)

standar kompetensi.

b)

materi pembelajaran.

c)

kompetensi dasar

d)

strategi pembelajaran.

71.

Bapak Ahdan merupakan seorang karyawan BUMN dengan penerimaan tiap bulannya adalah 12.940.000,- dan pengeluaran tiap bulannya adalah 6.000.000,- sehingga penghasilan netto tiap bulannya adalah Rp. 6.940.000,-. Hasil netto Rp. 6.940.000,- ini bila dikalikan 12 bulan, maka totalnya adalah = Rp. 83.280.000,-. Dengan demikian, zakat profesi Bapak Ahdan tiap bulannya adalah sebesar:

a)

Rp. 183.500,-

b)

Rp. 2.082.000,-

c)

Rp. 173.500,-

d)

Rp. 180.000,-

e)

Rp. 175.500,-

72.

Pendistribusian zakat untuk mustahiq potensial dapat diberikan dengan cara melihat potensinya. Bapak Bakar yang pandai berdagang dapat diberikan dengan bentuk pemberian modal dagang. Sementara bagi Si Fasa yang masih muda dan yang cemerlang otaknya, maka zakat dapat diberikan dalam bentuk beasiswa. Dari sistem pemberian zakat kepada Bapak Bakar dan Si Fasa ini, maka bentuk dan macam pemberian zakat disebut:

a)

Keduanya Produktif kreatif

b)

Keduanya konsumtif tradisional

c)

Produktif kreatif dan konsumtif kreatif

d)

Keduanya konsumtif kreatif

e)

Produktif konsumtif dan konsumtif tradisional

73.

Dadu merupakan seorang pemuda yang sudah dewasa dan berpenghasilan tetap. Dadu juga sudah memiliki seorang calon isteri. Meski belum sah menjadi isterinya, tapi Dadu telah membawa ke mana-mana calon isterinya sehingga peluang melakukan perbuatan zina sering terbuka lebar. Sampai detik ini Dadu belum terjerumus ke perbuatan zina, tapi tetap tidak ada jaminan dia tidak akan melakukannya. Karena itu, hukum nikah bagi Dadu ini adalah:

a)

Sunnah

b)

Wajib

c)

Mubah

d)

Haram

e)

Makruh

74.

Arlal termasuk seorang laki-laki yang bernafsu seksual tinggi. Karena nafsu seksualnya yang tinggi ini dia merasa tidak cukup dengan satu isteri. Walhasil, dia menikah lagi. Hanya saja, dia tidak pernah berfikir tentang beban ekonomi berkeluarga dua. Arlal juga tidak menduga akan sulitnya berlaku adil terhadap dua isteri dan anak-anaknya. Akibatnya, bukan saja nafsu seksualnya yang melemah, tetapi dia pun sering pusing, vertigo, dan uring-uringan. Dari kasus Arlal ini membuktikan bahwa:

a)

Persyaratan berpoligami bersifat tunggal

b)

Persyaratan berpoligami tidak kompleks

c)

Persyaratan berpoligami sederhana

d)

Persyaratan berpoligami bukan tunggal

e)

Persyaratan berpoligami nafsu yang tinggi

75.

Laka meminjam uang ke suatu bank untuk tambah modal usaha. Bank itu menetapkan suku bunganya 5% tiap tahunnya. Dari sistemnya dapat disimpulkan bahwa Laka meminjam ke bank:

a)

Islam

b)

negeri

c)

swasta

d)

konvensional

e)

rentenir

76.

Kalir terpaksa meminjam ke bank seratus juta untuk tambahan biaya operasi ibunya dengan agunan sertifikat tanahnya. Karena sampai jatuh temponya Kalir tidak pernah menyicilnya, maka bunga bank itu menjadi berbunga-bunga. Dalam perspektif beberapa ulama, adanya prinsip keterpaksaan (dharurat) yang dialami Kalir ini membolehkannya untuk berhubungan dengan sistem bunga bank. Dengan demikian, sistem bunga bank itu dalam keadaan dharurat dipandang sebagai riba nasiah yang tidak mutlak keharamannya. Akan tetapi, Yusuf Qardhawi memandang tidak adanya prinsip dharurat dalam sistem bunga bank. Karena itu, dapat disimpulkan bahwa Yusuf Qardhawi memandang sistem bunga bank sebagai:

a)

riba nasiah yang dapat dibenarkan

b)

riba nasiah yang mutlak keharamannya

c)

riba nasiah yang dihalalkan

d)

riba nasiah yang mutlak keharamannya

e)

bukan riba yang dihalalkan

77.

Gaji dan honor dewasa ini dibayarkan melalui bank sehingga mau tidak mau seorang pegawai harus memiliki rekening bank. Karena dipandang lebih mudah berhubungan dengan bank konvensional, maka rekening bank yang diwajibkan adalah bank konvensional. Menurut Abu Zahrah, berhubungan dengan sistem bunga bank itu dibolehkan dalam kondisi darurat. Karena itu, dapat disimpulkan bahwa dengan prinsip darurat pandangan Abu Zahrah tentang fee untuk bank adalah:

a)

haram

b)

wajib

c)

boleh

d)

halal

e)

makruh

78.

Khalifah merupakan orang yang dibaiat oleh umat untuk menjadi pemimpin umat. Selaku pemimpin, khalifah berkewajiban mewujudkan prinsip-prinsip pensyariatan syariat. Apalagi, tujuan disyariatkannya syariat itu merupakan hak-hak umat. Karenanya, khalifah berkewajiban mewujudkan cita-cita syariat yang juga merupakan hak umat, di antaranya:

a)

memelihara jiwa dan infak umat

b)

memelihara jiwa dan harta umat

c)

memelihara jiwa dan ibadah umat

d)

memelihara jiwa dan zakat umat

e)

memelihara jiwa dan sedekah umat

79.

Akibat memerangi nabi palsu Musailamah al-Kadzdzab yang dikenal dengan Perang Yamamah, sahabat-sahabat yang hafal Al-Qur’an banyak yang mati syahid. Berawal dari usul sahabat Umar r.a., Khalifah Abu Bakar r.a. memutuskan untuk mengumpulkan tulisan-tulisan Al-Qur’an menjadi satu. Pengumpulan Al-Qur’an ini bukan saja terkoleksinya ayat-ayat Al-Qur’an secara orisinil sampai kapanpun, tetapi juga menginspirasi lahirnya strategi dakwah, yaitu dakwah:

a)

bil lisan

b)

bil kitabah

c)

bil hal

d)

bil uswah

e)

bil jama’ah

80.

Selaku khalifah yang berpusat di Madinah, Umar bin Khaththab r.a. mengangkat sahabat-sahabat pilihan sebagai gubernur-gubernur daerah-daerah yang telah dikuasai Islam. Mereka diperintah untuk membangun pusat-pusat pemerintahan di daerah, pusat-pusat kegiatan perekonomian, dan membangun infrastruktur-infrastruktur, seperti pembangunan jalan raya, irigasi, bendungan, masjid dan benteng. Hasilnya, terciptalah perkotaan-perkotaan di daerah dengan:

a)

mengangkat derajat putra daerah

b)

mengangkat harkat dan martabat putra daerah

c)

mengangkat gubernur dari putra daerah

d)

mengangkat pegawai-pegawai putra daerah

e)

mengangkat rakyat daerah eksodus ke Madinah

81.

Khalifah Ali bin Abi Thalib dipandang sebagai orang yang pertama menggagas ilmu nahwu. Namun, Khalifah Ali bukan yang pertama kali merumuskan pokok-pokok ilmu nahwu, melainkan memerintahkan Abu al-Aswad al-Duali untuk mengarang pokok-pokok Ilmu Nahwu (Qawaid Nahwiyah). Latar belakang penyusunan ilmu nahwu ini adalah dikarenakan wilayah Islam telah mencapai Sungai Efrat, Tigris, dan Amu Dariyah, bahkan sampai ke Indus dan banyak umat yang salah membaca:

a)

Sumber-sumber kekuasaan Islam

b)

Sumber-sumber ajaran Madinah

c)

Sumber-sumber ajaran Islam

d)

Sumber-sumber ajaran salafiah

e)

Sumber-sumber ajaran ahlus sunnah

82.

Sistem pemerintahan yang diterapkan Bani Umayyah adalah sistem monarkhi (Monarchiheridetis), yang mana suksesi kepemimpinan dilakukan secara turun-temurun. Semenjak Muawiyah berkuasa, raja-raja Umayyah yang berkuasa kelak menunjuk penggantinya dan para pemuka agama diwajibkan menyatakan sumpah setia di hadapan raja. Sistem pengangkatan penguasa seperti ini, bertentangan dengan prinsip dasar dan ajaran permusyawaratan. Sistem ini merupakan bentuk kedua dari sistem pemerintahan yang pernah dipraktikkan umat Islam sebelumnya, yakni musyawarah, dimana sepeninggal Nabi Muhammad saw, khulafur rasyidin dipilih sebagai pemimpin berdasarkan musyawarah. Akan tetapi, Muawiyah mempunyai alasan untuk menerapkan sistem monarkhi, yaitu:

a)

Terlalu luas wilayahnya

b)

Terlalu banyak suku bangsanya

c)

Umat lebih memilih sistem monarkhi

d)

Sistem musyawarah dan demokrasi terlalu mahal biayanya

e)

Umat belum siap dengan sistem musyawarah dan demokrasi

83.

Pada masa Bani Umayyah terdapat empat organisasi tata usaha, yaitu Ad-Dawawin, Al-Imarah Ala Al-Buldan, Barid, dan Syurthah. Di antara empat organisasi tata usaha ini ada yang mengelola wilayah-wilayah kekuasaan Islam dengan komando gubernur jendral yang bertangung jawab secara langsung kepada khalifah. Sistem ini dikenal dengan istilah:

a)

Ad-Dawawin

b)

Al-Imarah Ala Al-Buldan

c)

Barid

d)

Syurthah

e)

Ad-Dawawin wa Al-Imarah Ala Al-Buldan

84.

Perkembangan dakwah pada  masa Dinasti Abbasiyah bukan hanya dengan cara tabligh bil lisan, tetapi dakwah bil ‘ilmi wa al-kitabah. Di era mereka bermunculan karya-karya monomental, baik dalam bidang keagamaan, bahasa, filsafat dan ilmu pengetahuan, dengan para ulamanya yang berkaliber lintas-abad hingga sekarang. Model dakwah dan bermunculannya para ulama di berbagai bidang di masa Dinasti Abbasiyah ini tidak terlepas dari status non-Arab (‘ajami) mereka, yang 180 derajat berbeda dengan status Arabnya Dinasti Umayyah. Mereka (Dinasti Abbasiyah) merupakan orang-orang non-Arab yang mempunyai karakter:

a)

Mencintai syair dan sastra

b)

Mencintai filsafat dan ilmu pengetahuan

c)

Mencintai bahasa Arab

d)

Mencintai ulama

e)

Mencintai fikih dan ibadah

85.

Dinasti Abbasiyah mewarisi wilayah kekuasaan Bani Umayyah, meski diwarisi melalui proses peperangan. Boleh dikata, Dinasti Abbas tidak melakukan perluasan wilayah kekuasaan Islam. Bahkan, tidak semua wilayah yang dikuasai Bani Umayyah dapat dikuasai Dinasti Abbasiyah. Andalusia adalah wilayah kekuasaan Bani Umayyah yang tidak dapat dikuasai oleh Bani Abbas. Dengan demikian, Dinasti Abbasiyah tidak melakukan gerakan dakwah yang pernah dilakukan Khulafaur Rasyidin, yaitu melalui:

a)

Perluasan keilmuan Islam

b)

Perluasan wilayah Islam

c)

Perluasan keamanan Islam

d)

Perluasan harakah dakwah Islamiyah

e)

Perluasan wilayah perdagangan

86.

Terdapat beberapa teori yang mengungkap masuk dan berkembangnya Islam di Nusantara, yaitu: teori Gujarat (India), teori Mekkah, teori Persia, dan teori China. Adapun masuknya Islam ke Indonesia melalui dua jalur, yaitu: · Jalur Utara, dengan rute: Arab (Mekkah dan Medinah) à Damaskus à Bagdad à Gujarat (pantai Barat India) à Srilanka à Indonesia. · Jalur Selatan, dengan rute: Arab (Mekkah dan Medinah) à Yaman à Gujarat (pantai barat India) à Srilanka à Indonesia. Atas dasar adanya dua jalur masuknya Islam ke Nusantara ini, maka teori apa pun yang digunakan bahwa Islam di Nusantara berasal dari:

a)

Gujarat

b)

Persia

c)

China

d)

Srilanka

e)

Arab

87.

Taufik Abdullah menyatakan bahwa Islam sudah datang ke Indonesia sejak abad 1 H atau abad ke-7 atau 8 M, tetapi Islam pada waktu itu baru dianut oleh para pedagang Timur Tengah di pelabuhan-pelabuhan. Menurut Taufik Abdullah, Islam barulah masuk secara besar-besaran dan mempunyai kekuatan politik pada abad ke-13 dengan berdirinya kerajaan Samudra Pasai. Di Pulau Jawa perkembangan Islam benar-benar massif setelah didirikannya Kerajaan Islam Demak. Selanjutnya, kerajaan-kerajaan Islam di seluruh wilayah Nusantara bersatu padu dengan para ulama (wali) menjadi pusat penggerak dakwah Islam di Nusantara. Karena itu, strategi Dakwah Islamiyah di Nusantara tidak bisa mengabaikan:

a)

Peran ulama

b)

Peran negara

c)

Peran orang politik

d)

Peran Dakwah

e)

Peran para wali

88.

Gerakan dakwah di Indonesia awal mulanya dilakukan oleh para wali (Waliyyullah). Di Pulau Jawa, para wali yang berjasa sangat besar dalam gerakan dakwah ini dikenal dengan istilah Wali Songo. Masing-masing Wali Songo memiliki strategi dan metode dakwah yang berbeda-beda, tapi tidak saling bertentangan. Di antara strategi dakwah yang tetap eksis hingga sekarang, meski semakin tidak populer, adalah strategi melalui kesenian pewayangan. Di Jawa Timur dikembangkan pewayangan Wayang Kulit, di Jawa Tengah Wayang Wong (Orang), dan di Jawa Barat Wayang Golek. Ketiga jenis wayang ini berbasis suatu falsafah dakwah yang sangat mendalam mengenai mana yang kulit (wayang kulit), mana yang isi/substansi (wayang wong), dan mana yang dicari (wayang golek). Karena itu, dilihat dari strategi dan metode dakwah, ketiga jenis wayang itu menggambarkan tentang:

a)

pembedaan dakwah

b)

pengidentifikasian dakwah

c)

pengelompokan dakwah

d)

Penahapan dakwah

e)

Penggolongan dakwah

89.

Umat Islam Indonesi harus bangga dan bersyukur dikarenakan perkembangan dan eksistensi Islam di Afrika Selatan tidak terlepas dari peran dua ulama Indonesia, yakni Syekh Yusuf al-Maqassari dan Imam Abdullah Kadi Abdussalam, yang lebih dikenal dengan julukan Tuan Guru. Tuan Guru merupakan orang kedua setelah Syekh Yusuf yang menyebarkan Islam di Afrika Selatan. Keduanya bernasib sama, dibuang Belanda ke Afrika Selatan. Meski sebagai buangan, keduanya tetap menjalankan misi dakwahnya. Bahkan, Tuan Guru—yang dibuang ke Afrika Selatan pada 6 April 1780 karena melawan Belanda bersama Pangeran Tidore dari Kepulauan Ternate dan tiga orang rekan Tuan Guru: Abdul Rauf, Badroedin, dan Nur Al-Iman—merupakan pendiri masjid pertama yang dibangun di Cape Town Afrika Selatan pada tahun 1794. Masjid ini tetap eksis hingga sekarang. Masjid ini diberi nama:

a)

Masjid Awwal

b)

Masjid Awal

c)

Masjid Auwal

d)

Masjid Awwali

e)

Masjid Aulawi

90.

Asal usul keberadaan Islam di Amerika Serikat tidak ada teori yang tegas menyatakannya. Di antara teori mengenai kedatangan Islam ke Amerika adalah sejarah perdagangan budak di Amerika Serikat. Disebutkan bahwa Tahun 1530 M budak-budak dari Afrika tiba di Amerika. Selama masa perbudakan, lebih dari 10 juta orang Afrika dijual ke Amerika. Sekitar 30 persen budak dari Afrika itu beragama Islam. Walhasil, pemeluk Islam di kawasan Amerika didominasi orang-orang yang berkulit hitam “black moslem.” Selain mereka adalah para imigran dari negara-negara Islam, seperti Libanon, Siria, Irak, Pakistan dan sebagainya. Kenyataan historis  ini bukan saja sangat berpengaruh terhadap sikap orang-orang kulit putih terhadap orang-orang kulit hitam (Negro), tetapi juga terhadap Islam. Berabad-abad orang kulit putih Amerika memandang Islam sebagai agama para budak (orang-orang berkulit hitam/Negro) dan berstatus:

a)

Imigran

b)

Perbudakan

c)

Kemunduran

d)

Rendahan

e)

Tidak beradab

91.

Setelah usai Perang Dunia II negara-negara Eropa membutuhkan tenaga-tenaga murah untuk membangun perekonomian mereka. Dalam rangka itu, mereka mendatangkan buruh-buruh muslim dari negara-negara Islam ke Eropa. Setelah berada di Eropa, para buruh muslim dari berbagai negara Islam ini bukan saja bersatu untuk mengamalkan ajaran Islam, tetapi mereka juga bergerak untuk pengembangan Isam. Watak Islam yang rasional dan ilmiah, didukung dengan sikap umat yang terbuka dan fleksibel, mendorong orang-orang Eropa itu secara perlahan:

a)

memeluk Islam

b)

mengutuk Islam

c)

memusuhi Islam

d)

anti Islam

e)

Bersimpati kepada Islam

92.

Masuknya Islam ke Australia tidak dibawa oleh dai-dai professional dan para pedagang seperti di Indonesia. Meski belum ada bukti suku Aborigin, suku asli Australia, memeluk Islam, tetapi kita patut bersyukur karena masuknya Islam ke Australia pertama kalinya dibawa oleh:

a)

buruh imigran dari Turki

b)

para penunggang onta dari Pakistan

c)

para penunggang onta dari Afganistan

d)

para buruh dari Libanon

e)

pelaut Makassar

93.

Ibn Miskawaih mendefinisikan Akhlak sebagai keadaan jiwa yang mendorong untuk melakukan sesuatu perbuatan tanpa memerlukan pemikiran dan pertimbangan. Berdasar definisi ini berarti:

a)

Setiap perbuatan baik termasuk Akhlak

b)

Akhlak sama dengan perbuatan baik

c)

Setiap perbuatan baik belum tentu termasuk Akhlak

d)

Tidak ada hubungan sama sekali antara Akhlak dan perbuatan baik

e)

Perbuatan baik pasti mendapatkan pahala, tapi Akhlak belum tentu mendapatkan pahala

94.

Ali bin Abi Thalib karrama Allaha wajhah di suatu peperangan tidak jadi membunuh musuhnya karena ketika hendak dibunuh musuh itu meludahinya. Kisah Ali bin Abi Thalib karrama Allaha wajhah yang mengurungkan niat membunuh musuh yang meludahinya ini sangat tepat untuk disampaikan ke peserta didik supaya:

a)

Terus menerus mengabaikan diri mengendalikan emosi agar mampu menahan emosi di peristiwa yang paling sulit sekalipun

b)

Terus menerus menempa diri mengendalikan emosi agar mampu menahan emosi di peristiwa yang paling mudah sekalipun

c)

Terus menerus menempa diri mengendalikan emosi agar mampu menahan emosi di peristiwa yang paling sulit sekalipun

d)

Terus menerus mengabaikan diri mengendalikan emosi agar mampu menahan emosi di peristiwa yang paling berat sekalipun

e)

Terus menerus menempa diri mengendalikan emosi agar mampu meluapkan emosi di peristiwa yang paling berat sekalipun

95.

Sang Ustadz mengisahkan bahwa di hari Asyura ada seorang pengemis yang meminta sesuatu kepada seorang muslim yang kaya raya. Alih-alih mendapatkan sesuatu, pengemis itu malah dicaci oleh seorang muslim tersebut. Di tengah kekecewaan dan sakit hatinya, pengemis itu ketemu dengan seorang Yahudi. Oleh Sang Yahudi, pengemis itu diberinya semua permintaannya. Di tengah malam tidurnya, Sang Muslim bermimpi mendapatkan istana yang sangat megah, tetapi dia tidak diperkenankan memasukinya. Sementara, dia pun melihat dalam mipinya itu Sang Yahudi justeru disambut dengan istimewa dan langsung diarak ke dalam istana tersebut. Sang Muslim tidak habis pikir tentang anugerah yang diberikan kepada Yahudi tersebut. Tidak lama kemudian, dia mendengar bahwa Sang Yahudi itu telah mengucapkan dua kalimah syahadat. Atas dasar kisah Sang Guru ini, maka peserta didik dapat menyimpulkan bahwa kemuliaan akhlak seseorang:

a)

atas dasar agamanya

b)

atas dasar kebaikan hatinya

c)

atas dasar amal salehnya

d)

atas dasar keimanannya

e)

atas dasar kepeduliannya terhadap sesama

96.

Kali dan Limah sudah sepuluh tahun menikah, tapi belum juga dikaruniai momongan. Keduanya sudah berusaha berobat ke mana-mana, baik secara medis maupun non-medis, tetapi tetap belum membuahkan hasil. Karena merasa sudah berusaha sangat maksimal, maka keduanya menghentikan usahanya dan sepenuhnya memasrahkan keinginan punya momongan itu kepada Allah Swt. Aneh, setelah keduanya memasrahkan sepenuhnya kepada Allah Swt. justeru keduanya dianugerahi momongan. Belajar dari sikap pasrah K dan L ini berarti orang beriman harus:

a)

Berislam

b)

Bertakwa

c)

Berihsan

d)

Ber asa

e)

Bertawakal

97.

Seorang guru membacakan sebuah hadis yang diriwayatkan oleh Imam al-Bukhari yang berbunyi: "إِذَا لَمْ تَسْتَحْيِ فَاصْنَعْ مَا شِئْتَ". Setelah itu, peserta didiknya diminta menyimpulkannya. Di antara kesimpulannya adalah:

a)

Malu mendorong seseorang berpenampilan bebas

b)

Malu mendorong seseorang berperilaku baik

c)

Malu mendorong seseorang melakukan keburukan

d)

Malu mendorong seseorang mengucilkan diri

e)

Malu mendorong seseorang untuk tidak berpenampilan di depan umum

98.

Setelah menyimak bacaan ayat Alqur’an Sang Guru yang berbunyi: أَلَا إِنَّ أَوْلِيَاءَ الله لا خوف عليهم ولا هم يحزنون. الذين آمنوا وكانوا يتقون, maka peserta didik menyimpulkan bahwa para wali Allah itu karena keimanan dan ketakwaan mereka tidak merasa:

a)

Khawatir (khauf) dan bersenang hati

b)

Khawatir (khauf) dan bersuka ria

c)

Khawatir (khauf) dan bersedih hati

d)

Khawatir (khauf) dan berduka

e)

Khawatir (khauf) dan berbahagia

99.

Sahabat Bilal r.a. baru saja terlepas dari siksaan tuannya. Hampir sekujur tubuhnya terluka dan melepuh. Melihat kondisi sahabat Bilal r.a. ini, Rasulullah Saw. memeluknya. Dipeluk Rasulullah Saw., sahabat Bilal r.a. terharu dan terasa langsung sembuh. Pelukan Rasulullah Saw. ini merupakan bukti:

a)

Kasih sayangnya

b)

Ketegaran imannya

c)

Ketabahannya menerima cobaan

d)

Tanggung jawabnya

e)

Kerasulannya

100.

QS. An-Nu/24 ayat 22 yang artinya “... dan hendaklah mereka memaafkan dan berlapang dada. Apakah kamu tidak suka bahwa Allah mengampunimu? Dan Allah Maha Pengampun, Maha Penyayang,” disinyalir diturunkan berkaitan dengan sifat sahabat Abu Bakar r.a., yaitu sifat:

a)

Pendendam

b)

Kedermawanan

c)

Kejujuran

d)

Pemaaf

e)

Kebenaran

101.

Dikisahkan bahwa ada seorang ahli ibadah di kalangan Bani Israil yang kalau berjalan selalu dinaungi oleh awan. Karamah ahli ibadah ini dilihat oleh seorang pelacur, yang kemudian berusaha mendekatinya. Namun, ahli ibadah itu mengusirnya. Padahal, sang pelacur tersebut tidak bermaksud jahat. Kisah sufistik ini selanjutnya dapat diduga bahwa sifat Kasih (Rahman) Allah Swt. dianugerahkan kepada:

a)

Sang ahli ibadah

b)

Sang pelacur

c)

keduanya

d)

tidak kedua-duanya

e)

yang mengimani-Nya

102.

Samad didukung teman-temannya melakukan lobi-lobi dan berbagai upaya supaya dia yang dipilih menjadi ketua dewan. Dalam proses penjaringan bakal calon ketua, dia mendapatkan suara terbanyak. Akan tetapi, tatkala pemilihan calon ketua dia mendapatkan suara terbanyak ketiga. Ternyata, teman-temannya pada mengalihkan pilihannya. Padahal, dia tidak mengeluarkan uang yang sedikit. Dia pun tahu kalau rivalnya yang jadi itu tidak melakukan apa yang dia lakukan. Meski merasa dikhianati, dia tidak berbuat apa-apa. Sebagai orang beriman, akhirnya dia sadar bahwa Sang Penguasa/Raja Sejati adalah Allah Swt. sehingga kekuasaan dan jadi penguasa merupakan:

a)

pemberian milik pelobi Allah Swt

b)

pemberian milik hamba Allah Swt

c)

pemberian milik mutlak Allah Swt

d)

pemberian milik penguasa Allah Swt

e)

pemberian hak Allah Swt

103.

Sunan Kalijaga atas perintah gurunya, Sunan Bonang, melakukan tapa di pinggir kali. Beliau tidak boleh menghentikan tapanya sebelum diminta berhenti Sunan Bonang. Sunan Kalijaga melakukan tapa itu sampai badannya berlumut dan beliau tidak sakit, apalagi meninggal, padahal tidak makan dan tidak minum. Anugerah untuk Sunan Kalijaga ini merupakan:

a)

Karamah

b)

Ma’unah

c)

Mukjizat

d)

Syarifah

e)

Barakah

104.

Mbah Raiso terkenal sebagai orang pintar. Alka mengetahui kepinteran Mbah Raiso itu dari seorang temennya. Karenanya, ketika Alka merasa usaha warungnya tidak ada kemajuan, bahkan cenderung terus merosot, dia mendatangi Mbah Raiso. Oleh Mbah Raiso, Alka diminta menulis qulhu sungsang sebanyak sepuluh tulisan. Tulisan qulhu sungsang itu diminta dilipat dan ditempel di beberapa pojok warungnya, tetapi tidak boleh ada orang yang melihatnya. Alhamdulillah, tiga hari kemudian warung Alka menjadi laris manis. Apa yang dilakukan Alka ini termasuk kategori:

a)

karamah

b)

sihir

c)

mukjizat

d)

ma’unah

e)

hidayah

105.

Musibah yang menimpa bumi terjadi saling berganti di mana-mana. Akan tetapi, musibah yang tidak kalah dahsyatnya adalah perilaku menjijikkan yang dilakukan sebagian manusia di atas bumi ini. Boleh dikata, perzinahan telah tersebar di mana-mana. Bahkan, sudah ada negara yang melegalkan perzinahan atau pernikahan antar sejenis. Fenomena ini, sebagaimana hadis yang diriwayatkan Imam al-Bukhari mengenai tanda-tanda datangnya kiamat, merupakan sebagian dari:

a)

Tanda besar akan datangnya hari kiamat

b)

Tanda kecil akan datangnya hari kiamat

c)

Tidak ada kaitannya dengan akan datangnya hari kiamat

d)

Tanda perbuatan keji manusia sepanjang masa

e)

Tanda manusia masih ada

106.

Berdasarkan hadis yang diriwayatkan oleh Imam Muslim, Ustadz Jalil menjelaskan sepuluh tanda akan datangnya hari kiamat kubra kepada peserta didiknya. Dari sepuluh tanda itu ada yang bersifat anugerah, tapi ada yang merupakan muibah. Di akhir pelajaran, peserta didik yang bernama Salim diminta menyebutkan lima tanda akan datangnya hari akhir (kiamat kubra) yang berupa musibah, yaitu:

a)

Munculnya Imam Mahdi, turunnya Isa a.s., munculnya Yakjuj dan Makjuj, terbitnya matahari dari barat, Prosentase wanita dan pria 50 dibanding 1

b)

Munculnya Imam Mahdi, munculnya Yakjuj dan Makjuj, turunnya Isa a.s., dibangunnya gedung-gedung pencakar langit, dan hilangnya tulisan al-Qur’an

c)

Munculnya Imam Mahdi, turunnya Isa a.s., terbitnya matahari dari barat, hilangnya tulisan al-Qur’an, dan kembali kufurnya penduduk bumi

d)

Munculnya Imam Mahdi, turunnya Isa a.s., terbitnya matahari dari barat, hilangnya tulisan al-Qur’an, dan merebaknya perzinahan di mana-mana

e)

Munculnya Yakjuj dan Makjuj, Dajjal, Binatang yang dapat berbicara kepada manusia, Runtuhnya Kakbah, dan hilangnya tulisan al-Qur’an

107.

Hidung yang pesek merupakan bagian dari takdir Allah. Namun, Anki tidak puas dengan bentuk hidungnya yang pesek itu. Anki ingin meubahnya. Karenanya, dia ingin melakukan operasi plastik supaya hidungnya mancung. Oleh Ustadzah Ani, keinginan Anki itu dilarang karena hidungnya yang kurang mancung itu bagian dari:

a)

Taqdir mubram

b)

Taqdir muallaq

c)

Taqdir buruk

d)

Taqdir baik

e)

Taqdir muhram

108.

Anki memiliki masalah dengan hidungnya. Ada aroma tak sedap keluar dari hidungnya. Karenanya, dia ingin melakukan operasi terhadap hidungnya supaya tidak mengeluarkan aroma tidak sedap. Keinginan Anki termasuk:

a)

Taqdir muallaq

b)

Taqdir buruk

c)

Taqdir mubram

d)

Taqdir baik

e)

Taqdir muhram

109.

Allah Swt. di satu sisi telah menetapkan qadha dan qadar-Nya untuk makhluk-Nya, termasuk manusia. Akan tetapi, qadha dan qadar Allah bersifat ghaib (manusia tidak tahu qadha dan qadar Allah atas dirinya). Karena itu, dalam doktrin Ahlus Sunnah wal Jamaah tidak boleh menjadikan kepercayaan terhadap qadha dan qadar Allah sebagai alasan untuk bermalas-malasan. Apalagi di dalam ajaran Islam terdapat istilah mukallaf (seseorang yang telah mampu diberi tanggung jawab). Dalam konteks manusia sebagai mukallaf dan dikaitkan dengan kepercayaan terhadap qadha dan qadar Allah, maka pada dasarnya manusia merupakan makhluk yang:

a)

Bebas tanpa batas

b)

Bebas terpaksa

c)

Bebas percaya

d)

Bebas durhaka

e)

Bebas terbatas

110.

Di dalam al-Quran terdapat lafal-lafal yang maknanya masih samar, yang dikenal dengan istilah ayat-ayat mutasyabihat. Misalnya, ayat tentang kursi Allah. M. Quraish Shihab, sebagaimana Al-Thabathaba’i, menakwilkan kata kursi pada Q.S. Al-Baqarah ayat 255 dengan kedudukan Ilahiyah untuk mengendalikan semua makhluk-Nya. Luasnya kursi Allah memiliki makna ketakterhinggaan kekuasaan-Nya. Karena itu, makna kursi pada ayat tersebut adalah kedudukan ketuhanan yang mengendalikan langit dan bumi beserta seluruh isinya. Melalui penakwilan ini lafal kursi Allah yang secara lahiriah bermakna samar menjadi bermakna jelas dan mudah dimengerti. Dengan demikian, takwil adalah:

a)

Mengalihkan atau memalingkan makna lafal (ayat) ke makna yang tersembunyi yang dikandung oleh lafal (ayat) tersebut

b)

Mengalihkan atau memalingkan makna lahiriah lafal (ayat) ke makna yang tersembunyi yang dikandung oleh lafal (ayat) tersebut

c)

Mengalihkan atau memalingkan makna lahiriah lafal (ayat) ke makna yang tersembunyi yang dikandung oleh lafal (ayat) lain

d)

Mengalihkan atau memalingkan makna lafal (ayat) ke makna yang dikandung secara tersembunyi oleh lafal (ayat) tersebut

e)

Mengalihkan atau memalingkan makna lahiriah lafal (ayat) ke makna yang bersifat lahiriah yang dikandung oleh lafal (ayat) tersebut

111.

Di dalam Al-Quran ada ayat-ayat yang bersifat muhkamat dan ada yang bersifat mutasyabihat, meski ayat dalam kategori ini tidak banyak. Contoh ayat dengan lafal muhkamat, seperti lafal “dirikanlah shalat” (أقيموا الصلوة), “tunaikanlah zakat” (ءاتوا الزكوة), “penuhilah janji” (أوفوا بالعهد), dan “berbuat adillah” (اعدلوا). Ayat-ayat ini disebut ayat muhkamat dikarenakan:

a)

Makna lahiriah ayat telah jelas keinginannya; mudah dipahami

b)

Makna lahiriah ayat belum jelas maksudnya; mudah dipahami

c)

Makna lahiriah ayat belum jelas isi kandungannya; mudah dipahami

d)

Makna lahiriah ayat telah jelas maksudnya; mudah disalahpahami

e)

Makna lahiriah ayat telah jelas maksudnya; mudah dipahami

112.

ٰمٰلِكِ يَوْمِ الدِّيْنِۗ ٤ ( الفاتحة/1: 4)

Terjemahan ayat ke-4 di Surat Al-Fatihah itu adalah: “Pemilik hari Pembalasan.” Sayyid Qutub dalam kitab tafsir Fi Zilal al-Qur’an menjelaskan bahwa lafal malik (ملك) bermakna "penguasa atau yang menguasai." Dengan demikian, maksud ayat itu adalah {Tuhan) yang menguasai hari pembalasan atau Penguasa hari pembalasan. Kalimat “hari pembalasan” bukan saja menunjukkan derajat kuasa yang paling tinggi, tetapi juga penekanan untuk mempercayai adanya hari akhirat, hari dipenuhinya balasan. Penekanan pada hari akhirat (hari pembalasan) ini disebabkan tidak semua orang percaya akan adanya hari akhirat (hari pembalasan), meski percaya akan hancurnya alam semesta. Dengan kata lain, mereka percaya bahwa Allah adalah Tuhan (pencipta dan pemelihara) seluruh alam semesta, tetapi tidak sertamerta mereka percaya bahwa Allah adalah Sang Penguasa hari pembalasan. Penafsiran model ini termasuk kategori tafsir:

a)

Bi al-ijtihadi

b)

Bi al-haditsi

c)

Bi al-isyari

d)

Bi al-ra’yi

e)

Bi al-ma’tsuri

113.

يٰنِسَاۤءَ النَّبِيِّ مَنْ يَّأْتِ مِنْكُنَّ بِفَاحِشَةٍ مُّبَيِّنَةٍ يُّضٰعَفْ لَهَا الْعَذَابُ ضِعْفَيْنِۗ وَكَانَ ذٰلِكَ عَلَى اللّٰهِ يَسِيْرًا ۔ ٣٠ ( الاحزاب/33: 30)

Artinya: “Wahai istri-istri Nabi, siapa di antara kamu yang melakukan perbuatan keji yang nyata, pasti azabnya akan dilipatgandakan dua kali lipat kepadanya. Hal yang demikian itu sangat mudah bagi Allah” (Al-Ahzab/33:30). Bila ayat ini diuraikan secara terperinci, kata demi kata, dengan perspektif bahasa dan etika, dan penafsirannya dikelompokkan dengan ayat-ayat yang lafal/kalimatnya sama, maka penafsiran model ini termasuk tafsir:

a)

Bi al-ra’yi wa al-ijtihadi

b)

Bi al-ra’yi wa al-tahlili

c)

Bi al-tahtili wa al-ra’yi

d)

Bi al-tahlili wa al-ma’tsur

e)

Bi al-tahlili wa al-maudhu’i

114.

Kitab tafsir berikut ini: al-Insan fi al-Qur’an dan al-Mar’ah fi al-Qur’an; al-Riba fi al-Qur’an; Tafsir Ahkam al-Qur`an, dan al-Jami’ Li Ahkam al-Qur’an, merupakan kitab tafsir yang penafsirannya menggunakan langkah-langkah, di antaranya: a. Menetapkan masalah yang akan dibahas. b. Menghimpun ayat-ayat yang berkaitan dengan masalah tersebut. c. Menyusun runtutan ayat sesuai dengan masa turunnya. d. Memahami korelasi ayat-ayat tersebut dalam suratnya masing-masing. e.Melengkapi pembahasan dengan hadis-hadis yang relevan dengan pokok bahasan. Kitab-kitab tafsir termasuk yang menggunakan metode penafsiran:

a)

Tahlili

b)

Maudhu’i

c)

Qira’ati

d)

Ra’yi

e)

Al-Ma’tsur

115.

Safa, Marwa, Halwa dan Salwa berdomisili di daerah Tangerang Selatan. Keempatnya bertetangga dengan beberapa non-muslim. Tatkala di setiap malam minggu beberapa tetangganya yang non-muslim itu melakukan kegiatan keagamaan dengan suara yang cukup bising dan mengganggu orang lain, Safa mentolerirnya dan diam saja. Berbeda dengan Marwa. Meski dia pun mentolerir kegiatan itu, tetapi dia memberikan nasihat supaya tidak menggunakan pengeras suara yang mengganggu tetangga. Berbeda lagi dengan Halwa. Dia marah-marah, meski tidak melarang kegiatan tersebut. Di lain hal, Salwa justru bukan saja mentolerir kegiatan tersebut, tetapi ikut nimbrung di kegiatan tersebut. Berdasarkan sikap keempat wanita muslimah itu, maka toleransi yang tepat adalah yang dipraktikkan:

a)

Halwa

b)

Salwa

c)

Safa

d)

Marwa

e)

Safa dan Marwa

116.

Sebuah hadis dinilai sahih jika memenuhi lima kriteria berikut, yaitu: a. Sanadnya bersambung (ittishal al-sanad) b. Moralitas para perawinya baik (’adalah al-ruwwat) c. Intelektualitas para perawinya mumpuni (dhabt al-ruwwat) d. Tidak janggal (’adam al-syudzudz) e. Tidak cacat (’adam al-’illah). Bila di antara perawi ada yang kurang kuat hafalannya, maka status hadis yang diriwayatkannya adalah:

a)

Shahih

b)

Hasan

c)

Masyhur

d)

Mutawatir

e)

Lemah

117.

قَال رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ: "طَلَبُ الْعِلْمِ فَرِيضَةٌ عَلَى كُلِّ مُسْلِمٍ.

Hadis yang diriwayatkan oleh Ibnu Majah ini dinilai dhaif oleh Ibnu Majah sendiri. Namun, hadis ini sangat populer dan dijadikan dasar hukum di dalam menuntut ilmu. Hal ini dikarenakan:

a)

Terdapat hadis yang periwayatannya melalui jalur Ibn Mas’ud yang diriwayatkan oleh al-Thabrani dan melalui jalur Abu Sa’id yang diriwayatkan oleh al-Baihaqi. Keberadaan jalur lain dapat menguatkan jalur hadis yang ada

b)

Terdapat hadis serupa yang periwayatannya melalui jalur Ibn Mas’ud yang diriwayatkan oleh al-Thabrani dan melalui jalur Abu Sa’id yang diriwayatkan oleh al-Baihaqi. Keberadaan jalur lain dapat memperlemah jalur hadis yang ada

c)

Terdapat hadis yang tidak serupa yang periwayatannya melalui jalur Ibn Mas’ud yang diriwayatkan oleh al-Thabrani dan melalui jalur Abu Sa’id yang diriwayatkan oleh al-Baihaqi. Keberadaan hadis lain dapat menguatkan jalur hadis yang ada

d)

Terdapat hadis yang periwayatannya melalui jalur Ibn Umar yang diriwayatkan oleh al-Thabrani dan melalui jalur Abu Sa’id yang diriwayatkan oleh al-Turmudzi. Keberadaan jalur lain dapat menguatkan jalur hadis yang ada

e)

Terdapat hadis yang periwayatannya melalui jalur yang sama, yang diriwayatkan oleh al-Thabrani dan melalui jalur Abu Sa’id yang diriwayatkan oleh al-Baihaqi. Keberadaan jalur lain dapat menguatkan jalur hadis yang ada

118.

مَنْ سَلَكَ طَرِيقًا يَطْلُبُ فِيهِ عِلْمًا سَلَكَ اللَّهُ بِهِ طَرِيقًا مِنْ طُرُقِ الْجَنَّةِ وَإِنَّ الْمَلاَئِكَةَ لَتَضَعُ أَجْنِحَتَهَا رِضًا لِطَالِبِ الْعِلْمِ وَإِنَّ الْعَالِمَ لَيَسْتَغْفِرُ لَهُ مَنْ فِى السَّمَوَاتِ وَمَنْ فِى الأَرْضِ وَالْحِيتَانُ فِى جَوْفِ الْمَاء وَإِنَّ فَضْلَ الْعَالِمِ عَلَى الْعَابِدِ كَفَضْلِ الْقَمَرِ لَيْلَةَ الْبَدْرِ عَلَى سَائِرِ الْكَوَاكِبِ وَإِنَّ الْعُلَمَاءَ وَرَثَةُ الأَنْبِيَاءِ وَإِنَّ الأَنْبِيَاءَ لَمْ يُوَرِّثُوا دِينَارًا وَلاَ دِرْهَمًا وَرَّثُوا الْعِلْمَ فَمَنْ أَخَذَهُ أَخَذَ بِحَظٍّ وَافِرٍ (أخرجه أبو داود).

Hadis yang diriwayatkan Imam Abu Daud ini memerinci kedudukan dan keutamaan para pencari ilmu dan orang-orang berilmu. Para pencari ilmu dipermudah perjalanannya menuju sorga dan para malaikat merendahkan sayapnya sebagai tanda keridhaan mereka terhadap para pencari ilmu. Adapun kedudukan/keutamaan orang-orang berilmu/ulama adalah:

a)

Dimohonkan ampun seluruh makhluk di langit dan di bumi, termasuk ikan yang berada di dasar laut; lebih utama dibanding ahli ibadah; dan merupakan pewaris para nabi

b)

Dimohonkan ampun seluruh makhluk di langit dan di bumi, kecuali ikan yang berada di dasar laut; lebih utama dibanding ahli ibadah; dan merupakan pewaris para nabi

c)

Dimohonkan ampun seluruh makhluk di langit dan di bumi, termasuk ikan yang berada di dasar laut; lebih utama dibanding para pencari ilmu; dan merupakan pewaris para nabi

d)

Dimohonkan ampun seluruh makhluk di langit dan di bumi, termasuk ikan yang berada di dasar laut yang dimintakan ampun; lebih utama dibanding ahli ibadah; dan merupakan pewaris para nabi

e)

Dimohonkan ampun seluruh makhluk di langit dan di bumi, termasuk ikan yang berada di dasar laut; lebih utama dibanding ahli ibadah; dan merupakan perintis para nabi

119.

أن النبي - صلى الله عليه وسلم - قال: أنا و كافل اليتيم في الجنة هكذا وأشار بأُصبعيه بالسبابة والوسطى (رواه البخاري)

Hadis ini menginformasikan kedudukan dan balasan para pemelihara (penanggung kehidupan dan pendidikan) anak yatim besok di akhirat, yaitu:

a)

Berdampingan di sorga bersama sahabat Nabi Saw

b)

Berdampingan di sorga bersama para ummahat

c)

Berdampingan di sorga bersama ummul mukminat

d)

Berdampingan di sorga bersama Nabi Saw

e)

Berdampingan di sorga bersama umat Nabi Saw

120.

«اجْتَنِبُوا السَّبْعَ المُوبِقَاتِ»، قَالُوا: يَا رَسُولَ اللَّهِ وَمَا هُنَّ؟ قَالَ: «الشِّرْكُ بِاللَّهِ، وَالسِّحْرُ، وَقَتْلُ النَّفْسِ الَّتِي حَرَّمَ اللَّهُ إِلَّا بِالحَقِّ، وَأَكْلُ الرِّبَا، وَأَكْلُ مَالِ اليَتِيمِ، وَالتَّوَلِّي يَوْمَ الزَّحْفِ، وَقَذْفُ المُحْصَنَاتِ المُؤْمِنَاتِ الغَافِلاَتِ (البخارى ومسلم)

Hadis ini berfungsi memperkuat  ayat Al-Quran, di antaranya yang disebutkan di dalam Surat Al-An’am ayat 152: وَلَا تَقْرَبُوْا مَالَ الْيَتِيْمِ اِلَّا بِالَّتِيْ هِيَ اَحْسَنُ حَتّٰى يَبْلُغَ اَشُدَّهٗ ۚ ( الانعام/6: 152), yakni tentang larangan:

a)

Syirik

b)

Menuduh wanita shalihah berbuat zina

c)

Lari dari medan peperangan

d)

Makan riba

e)

Makan harta anak yatim