Font size
S
M
L
XL
WorksheetsTES BULAN 1 ECTP BATCH 02
Total questions: 125
Worksheet time: 1hrs 3mins
Name
Class
Date
1.
VIO Optical Clinic didirikan pada tahun?
a)
2011
b)
2012
c)
2013
d)
2014
2.
Founder VIO Optical Clinic adalah
a)
Andri Agus Syah
b)
Rianti Yahya
c)
Yuszhak M Yahya
d)
Semua Benar
3.
What is VIO?
a)
Optical Plus
b)
Optical Clinic
c)
Optik Terpadu
d)
Optik Anak Muda
4.
Who is VIO?
a)
Vision Therapy
b)
Hearing Therapy
c)
Optical Clinic Pertama dengan Vision Therapy
d)
Klinik Mata Terbesar di Indonesia
5.
TO BE THE BIGGEST VISION THERAPY IN INDONESIA AND SOUTH EAST ASIA adalah?
a)
Visi VIO Optical Clinic
b)
Misi VIO Optical Clinic
c)
Slogan VIO Optical Clinic
d)
Semua Benar
6.
Misi dari VIO Optical Vlinic
a)
Help You SEE Better
b)
Bring Innovation to See Better
c)
Vision Therapy Pertama di Indonesia
d)
Your Trusted Professional Eyecare
7.
Corporate Culture VIO Optical Clinic adalah?
a)
Value, Integrity & Optimistic
b)
Vision, Implementative & Ownership
c)
Value, Integrity, & Ownership
d)
Vision, Integrity & Outgoing
8.
Key Behavior dari Value adalah?
a)
Time Management
b)
Take Care
c)
Proaktif
d)
Ramah Sepenuh Hati
9.
Pada tahun berapa Vision Therapy mulai diperkenalkan di VIO Optical Clinic
a)
2013
b)
2014
c)
2015
d)
2016
10.
Pada perjalanan VIO Optical Clinic, hal besar apa yang dilakukan VIO Optical Clinic pada tahun 2021?
a)
Membuka cabang ke-2 di Galaxy City
b)
Memperkenalkan Myochek
c)
Membuka 4 cabang baru
d)
Rebranding dan siap Accelerate
11.
Salah satu ciri karyawan yang memiliki integritas adalah:
a)
Mengikuti aturan hanya saat diawasi
b)
Berbohong demi keuntungan pribadi
c)
Memanipulasi laporan
d)
Konsisten dan jujur dalam bekerja
12.
Grooming yang baik mencerminkan:
a)
Disiplin dan profesionalisme
b)
Gaya hidup mewah
c)
Kebutuhan fashion pribadi
d)
Status sosial seseorang
13.
Service excellence di VIO Optical Clinic memiliki makna:
a)
Layanan yang cepat dan instan
b)
Pelayanan biasa saja tapi ramah
c)
Hanya fokus pada keluhan customer
d)
Pelayanan luar biasa yang memenuhi dan melebihi ekspektasi
14.
Contoh owenership yang baik adalah?
a)
Menolak membersihkan alat karena bukan tugasnya
b)
Mengandalkan orang lain untuk menyelesaikan masalah
c)
Mengembalikan alat ke tempatnya setelah digunakan
d)
Membiarkan aset rusak tanpa laporan
15.
Budaya perusahaan dibentuk agar?
a)
Karyawan bisa santai bekerja
b)
Perusahaan tampak keren
c)
Seluruh tim memiliki standar perilaku dan nilai yang sama
d)
Semua pekerjaan bisa dibagi rata
16.
Manakah di antara berikut ini yang BUKAN merupakan tujuan utama komunikasi di VIO Optical Clinic?
a)
Menyampaikan informasi akurat.
b)
Membangun hubungan positif.
c)
Mengatasi masalah.
d)
Menjual produk sebanyak-banyaknya.
17.
Penggunaan jargon medis yang rumit saat berbicara dengan pasien termasuk dalam aspek komunikasi verbal yang mana?
a)
Nada suara.
b)
Pilihan kata.
c)
Kecepatan bicara.
d)
Intonasi.
18.
Jika seorang staf melipat tangan saat berbicara dengan pasien, pesan non-verbal apa yang mungkin disampaikan?
a)
Minat dan keterlibatan.
b)
Keterbukaan dan keramahan.
c)
Ketertutupan atau pertahanan diri.
d)
Kepercayaan diri yang tinggi.
19.
Mengapa menjaga kontak mata yang tepat penting dalam komunikasi non-verbal?
a)
Agar pasien tidak melihat ke arah lain.
b)
Menunjukkan perhatian, ketulusan, dan kepercayaan.
c)
Membuat percakapan lebih cepat selesai.
d)
Menghindari pasien merasa bosan.
20.
Kemampuan untuk memahami dan merasakan apa yang dialami orang lain disebut ?
a)
Optimisme.
b)
Antusiasme.
c)
Proaktif.
d)
Empati.
21.
Ketika seorang pasien membutuhkan waktu lebih lama untuk memahami penjelasan, sikap positif apa yang paling penting untuk ditunjukkan oleh staf?
a)
Kesabaran.
b)
Antusiasme.
c)
Proaktif.
d)
Optimisme.
22.
Prinsip etika yang mengharuskan staf untuk tidak membicarakan informasi pribadi dan medis pasien dengan pihak yang tidak berkepentingan adalah...
a)
Integritas.
b)
Objektivitas.
c)
Kerahasiaan pasien.
d)
Tanggung jawab.
23.
Manakah di antara situasi berikut yang menunjukkan perilaku profesional yang etis?
a)
Memberikan resep kacamata berdasarkan merek yang memberikan komisi tertinggi.
b)
Menjelaskan kondisi mata pasien dengan bahasa yang mudah dipahami dan jujur.
c)
Membahas riwayat medis pasien lain dengan rekan kerja di area publik.
d)
Mengabaikan keluhan pasien yang dianggap sepele.
24.
Jika staf VIO Optical Clinic selalu mencari solusi dan tidak hanya menunggu perintah, sikap positif apa yang ditunjukkan?
a)
Kesabaran.
b)
Empati.
c)
Proaktif.
d)
Optimisme.
25.
Mengapa simulasi atau role play penting dalam pelatihan komunikasi?
a)
Untuk mempercepat proses pelatihan.
b)
Untuk menguji kemampuan menghafal materi.
c)
Untuk mengurangi interaksi langsung dengan pasien sungguhan
d)
Untuk mengintegrasikan dan mempraktikkan semua elemen komunikasi dalam skenario nyata.
26.
Apa definisi paling tepat dari sebuah masalah dalam konteks operasional?
a)
Sebuah hambatan tak terduga yang selalu negatif.
b)
Kesenjangan antara kondisi yang ada saat ini dengan kondisi yang diharapkan atau seharusnya.
c)
Segala sesuatu yang membutuhkan bantuan dari atasan.
d)
Situasi sulit yang tidak memiliki solusi.
e)
Keluhan dari pelanggan atau rekan kerja.
27.
Manakah dari berikut ini yang merupakan contoh gejala masalah, bukan akar masalahnya, di VIO Optical Clinic?
a)
Pasien/klien mengeluh kacamata baru terasa tidak nyaman atau pusing.
b)
Sistem rekam medis digital yang sering error.
c)
Prosedur kalibrasi alat pemeriksaan mata yang tidak rutin.
d)
Kurangnya staf di bagian penerimaan pasien saat jam sibuk.
e)
Resep lensa kontak sering salah kirim dari supplier.
28.
Dalam langkah Mengenali dan Mendefinisikan Masalah, teknik 5W1H (What, Who, When, Where, Why, How) digunakan untuk tujuan apa?
a)
Mencari solusi instan untuk masalah.
b)
Mengidentifikasi siapa yang bertanggung jawab atas masalah.
c)
Mengumpulkan semua informasi yang relevan dan mendefinisikan masalah dengan jelas dan lengkap.
d)
Mengevaluasi hasil dari solusi yang diusulkan.
e)
Mempersiapkan laporan akhir masalah
29.
Mengapa SOP (Standar Operasional Prosedur) sangat penting dalam proses problem solving dasar?
a)
SOP adalah satu-satunya sumber informasi yang boleh digunakan.
b)
SOP membantu mengidentifikasi siapa yang harus disalahkan atas masalah.
c)
SOP menjadi panduan utama untuk mengidentifikasi masalah, mengumpulkan informasi, dan memastikan solusi sesuai dengan standar perusahaan.
d)
SOP hanya relevan untuk masalah yang sangat kompleks.
e)
SOP mempercepat proses pengambilan keputusan tanpa perlu analisis.
30.
Kapan Teknik "5 Mengapa" (5 Whys) digunakan pada langkah problem solving?
a)
Saat mengembangkan dan Memilih Solusi.
b)
Saat mengevaluasi Hasil dan Tindak Lanjut.
c)
Saat mengumpulkan Informasi.
d)
Saat mengidentifikasi Akar Masalah.
e)
Saat menerapkan Solusi.
31.
Setelah mengidentifikasi akar masalah, langkah selanjutnya dalam problem solving dasar adalah...
a)
Langsung menerapkan solusi yang paling jelas.
b)
Mengembangkan dan memilih solusi yang paling sesuai.
c)
Melaporkan masalah kepada atasan.
d)
Mencari lebih banyak gejala masalah.
e)
Menyalahkan departemen lain.
32.
Ketika memilih solusi, kriteria utama yang harus dipertimbangkan dalam problem solving operasional sederhana sesuai SOP adalah...
a)
Solusi yang paling murah.
b)
Solusi yang paling inovatif dan belum pernah dicoba.
c)
Solusi yang paling cepat diimplementasikan tanpa perlu persiapan.
d)
Solusi yang efektif mengatasi akar masalah, layak diimplementasikan, dan sesuai dengan SOP yang berlaku.
e)
Solusi yang paling disukai oleh tim.
33.
Apa alasan utama untuk mengevaluasi hasil setelah menerapkan solusi?
a)
Untuk mencari kesalahan dalam proses problem solving yang dilakukan.
b)
Untuk memastikan masalah tidak akan pernah terjadi lagi di masa depan.
c)
Untuk mengukur efektivitas solusi, memastikan masalah benar-benar teratasi, dan mendapatkan pelajaran untuk perbaikan berkelanjutan.
d)
Untuk mengisi laporan dan memenuhi prosedur administratif.
e)
Untuk membandingkan kinerja individu yang terlibat dalam problem solving.
34.
Jika solusi yang telah diterapkan tidak berhasil mengatasi masalah, apa langkah yang paling tepat selanjutnya?
a)
Menghentikan upaya problem solving.
b)
Mencoba solusi acak lainnya.
c)
Kembali ke langkah awal problem solving, seperti mengumpulkan informasi lebih lanjut atau mengidentifikasi ulang akar masalah.
d)
Melaporkan kegagalan kepada manajemen tanpa melakukan tindakan lebih lanjut.
e)
Menyalahkan pihak lain atas kegagalan tersebut.
35.
Mengapa dokumentasi masalah dan solusi yang berhasil diterapkan itu penting?
a)
Untuk mempublikasikan keberhasilan tim.
b)
Sebagai bukti bahwa masalah telah ditangani.
c)
Untuk menciptakan basis pengetahuan yang dapat digunakan untuk referensi di masa depan, membantu pembelajaran organisasi, dan perbaikan SOP.
d)
Untuk memastikan masalah tidak akan terjadi di tempat lain.
e)
Untuk menghitung biaya yang dikeluarkan dalam problem solving.
36.
Kesan pertama yang terbentuk ketika seseorang pertama kali bertemu disebut?
a)
Service Mindset
b)
First Impression
c)
Second Change
d)
Basic Communication
37.
Apa manfaat dari memberikan pelayanan yang efektif kepada customer
a)
Menambah banyak produk untuk dijual
b)
Dasar bagi pengambilan keputusan
c)
Meningkatkan kepuasan pelanggan
d)
Tidak ada yang benar
38.
Service adalah memberikan manfaat sebesar-besarnya dalam ...................... dan jika memungkinkan melampaui harapan customer (apa kata yang kurang dari kalimat diatas?)
a)
Melampaui harapan
b)
Memenuhi kebutuhan
c)
Memberikan pelayanan
d)
Meningkatkan pelayanan
39.
Yang menjadi tujuan utama customer adalah?
a)
Mendapatkan harga terjangkau
b)
Mendapatkan barang yang diinginkan
c)
Waktu yang cepat
d)
Memperoleh kepuasan
40.
Apa definisi Kebutuhan yang paling tepat?
a)
Alasan utama customer datang ke tempat kita
b)
Alasan utama customer betah ditempat kita
c)
Alasan customer membeli product kita
d)
Alasan utama customer memilih kita
41.
Apa definisi utama harapan yang paling tepat?
a)
Produk yang diinginkan customer
b)
Pelayanan yang diinginkan customer
c)
Hasil yang diinginkan customer
d)
Sesuatu yang yang belum terucap customer
42.
Apa yang membuat keberhasilan service chain?
a)
Berfokus pada People oriented
b)
Befokus pada Result Oriented
c)
Kontribusi semua anggota tim
d)
Semua salah
43.
Dalam Service Excellence apa makna dari "Pahami Customer Anda"?
a)
Memberikan informasi jelas dan detail
b)
Membuat kesan pertama yang baik
c)
Memahami apa yang dirasakan customer
d)
Mau terbuka kepada customer
44.
Product, Process, People, dan Premises adalah?
a)
Pilar Service Excellence
b)
Pondasi Service Excellence
c)
Pintu utama Service Excellence
d)
Naungan Service Excellence
45.
Apa contoh dari aspek People dalam Service Excellence?
a)
Quality
b)
Flexible
c)
Knowledge
d)
Semua benar
46.
Komunikasi konsultatif dalam bidang EyeCare terutama berfokus pada…
a)
Menawarkan produk dengan cepat
b)
Memberikan potongan harga terbaik
c)
Memahami kebutuhan pasien sebelum memberi solusi
d)
Menjual produk premium
47.
Salah satu karakteristik utama komunikasi konsultatif adalah…
a)
Memberikan diskon besar
b)
Mendengar aktif
c)
Menyediakan banyak pilihan produk sekaligus
d)
Menyapa pasien dengan basa-basi
48.
Motivasi fungsional pasien datang ke VIO Optical Clinic biasanya karena…
a)
Ingin tampil stylish
b)
Butuh solusi praktis penglihatan
c)
Ingin ikut tren
d)
Mencoba produk baru
49.
Mengapa mendengar aktif penting dalam komunikasi konsultatif?
a)
Agar pasien cepat membeli
b)
Mengurangi waktu konsultasi
c)
Mengarahkan pasien pada produk mahal
d)
Membuat pasien merasa dipahami
50.
Jika pasien berkata, “Saya ingin kacamata tipis,” dan ECP menjawab, “Lensa high-index ini membuat kacamata tetap tipis,” maka ECP sedang…
a)
Mengabaikan permintaan pasien
b)
Memberi opsi yang membingungkan
c)
Menghubungkan produk dengan motivasi emosional
d)
Menekankan harga produk
51.
Prinsip persepsi nilai (value perception) menekankan bahwa pasien…
a)
Selalu memilih harga paling murah
b)
Melihat manfaat produk sepadan dengan uang yang dikeluarkan
c)
Tidak memperhatikan kualitas
d)
Membeli berdasarkan iklan
52.
Seorang pasien melankolis bertanya detail tentang adaptasi progressive lens. Bagaimana respon terbaik ECP?
a)
“Beli dulu saja, nanti terbiasa.”
b)
“Biasanya 1–2 minggu, Bu. Kami akan pandu agar Ibu nyaman beradaptasi.”
c)
“Semua orang sama saja, tidak usah khawatir.”
d)
“Yang penting lensa ini paling mahal, pasti bagus.”
53.
Pasien mengatakan takut salah pilih produk. Apa langkah terbaik ECP?
a)
Memberikan 2–3 pilihan yang sesuai hasil pemeriksaan
b)
Menawarkan sebanyak mungkin pilihan
c)
Menghindari penjelasan detail
d)
Mengajak pasien memilih sesuai tren
54.
Jika seorang pasien price-sensitive, strategi komunikasi yang tepat adalah…
a)
Fokus pada fitur teknis detail
b)
Ceritakan kisah emosional
c)
Berikan penawaran tanpa penjelasan
d)
Tekankan value for money
55.
Seorang pasien berkata, “Saya tidak bisa lihat jelas saat nyetir malam.” Dari pernyataan ini, kebutuhan pasien lebih tepat dikategorikan sebagai…
a)
Motivasi emosional
b)
Motivasi estetika
c)
Motivasi fungsional
d)
Motivasi sosial
56.
Saat pasien tipe sanguinis terus bercerita tentang frame artis Korea, apa tantangan utama ECP?
a)
Menjaga percakapan tetap fokus pada solusi
b)
Memberikan penjelasan teknis detail
c)
Membatasi pilihan produk
d)
Menghentikan pasien berbicara
57.
Jika pasien melankolis dan sanguinis diberikan pendekatan komunikasi yang sama, apa potensi risikonya?
a)
Pasien merasa diberi banyak pilihan
b)
Pasien semakin percaya
c)
Pasien langsung membeli
d)
Pasien merasa tidak dipahami sesuai kebutuhannya
58.
Dari empat pilar kepercayaan (kompetensi, integritas, empati, konsistensi), pilar mana yang paling lemah jika ECP memberi janji follow-up tapi tidak melakukannya?
a)
Kompetensi
b)
Integritas
c)
Konsistensi
d)
Empati
59.
Seorang pasien phlegmatis berkata, “Terserah saja, Mbak pilihkan.” Jika ECP memaksa pasien memutuskan cepat, apa akibatnya?
a)
Pasien merasa terbantu
b)
Pasien merasa tertekan dan kurang percaya
c)
Pasien merasa nyaman
d)
Pasien lebih loyal
60.
Anda diminta membuat strategi komunikasi untuk segmen orang tua anak (pediatric segment). Pendekatan paling tepat adalah…
a)
Gunakan bahasa promosi singkat
b)
Tekankan pada data ilmiah & empati pada kekhawatiran orang tua
c)
Gunakan cerita lucu dan humor
d)
Fokus pada gaya frame trendy
61.
Salah satu ketakutan umum pasien ketika membeli kacamata adalah…
a)
Takut salah memilih produk
b)
Bingung memilih warna frame
c)
Takut tidak dilayani dengan ramah
d)
Takut antrian panjang
62.
Mengapa pasien value-oriented berbeda dari price-sensitive?
a)
Value-oriented fokus pada harga paling murah
b)
Price-sensitive selalu membeli produk mahal
c)
Value-oriented hanya memperhatikan merek
d)
Value-oriented mencari keseimbangan kualitas dan harga
63.
Jika seorang pasien anak pertama kali mencoba Ortho-K dan merasa takut, langkah terbaik ECP adalah…
a)
Menunda konsultasi sampai pasien siap
b)
Menjelaskan proses dengan bahasa menenangkan
c)
Membiarkan pasien mencoba tanpa arahan
d)
Mengarahkan langsung ke produk lain
64.
Seorang pasien berkata, “Saya ingin frame yang stylish, tapi mata saya cepat lelah saat kerja.” Dari pernyataan ini, kebutuhan pasien mencakup…
a)
Motivasi fungsional saja
b)
Motivasi emosional saja
c)
Gabungan motivasi fungsional dan emosional
d)
Tidak bisa dianalisis
65.
Jika seorang ECP menjelaskan produk dengan bahasa teknis yang rumit pada pasien senior, apa potensi dampaknya?
a)
Pasien semakin bingung dan merasa tidak dihargai
b)
Pasien semakin percaya diri
c)
Pasien langsung membeli produk
d)
Pasien semakin nyaman
66.
Salah satu manfaat utama perencanaan tugas yang efektif bagi karyawan baru adalah...
a)
Membuat Anda bisa bekerja lebih cepat tanpa istirahat.
b)
Mengurangi stres dan meningkatkan kepercayaan diri.
c)
Memungkinkan Anda untuk selalu pulang lebih awal.
d)
Menjamin Anda tidak akan pernah membuat kesalahan
67.
Apa perbedaan mendasar antara "Tugas Pribadi" dan "Tugas Profesional" dalam konteks perencanaan?
a)
Tugas Profesional memiliki dampak yang lebih luas (tim/perusahaan) dan seringkali terikat pada standar kualitas serta deadline.
b)
Tugas Pribadi selalu lebih sulit daripada Tugas Profesional.
c)
Tugas Pribadi hanya bisa dikerjakan di rumah, sedangkan Tugas Profesional hanya di kantor.
d)
Tugas Profesional tidak memerlukan perencanaan, sedangkan Tugas Pribadi sangat memerlukan.
68.
Saat seorang karyawan baru merasa "banjir informasi" di tempat kerja, strategi perencanaan tugas yang paling tepat untuk mengatasinya di awal adalah...
a)
Mengabaikan semua informasi sampai ada yang mendesak.
b)
Mencoba menghafal semua informasi sekaligus.
c)
Menyaring dan mencatat informasi yang paling relevan dengan tugas inti terlebih dahulu.
d)
Meminta semua informasi diulang setiap hari oleh atasan.
69.
Ketika Anda menerima tugas baru dari atasan dan ada ketidakjelasan, metode klarifikasi yang paling dianjurkan adalah dengan menggunakan prinsip...
a)
KISS (Keep It Simple, Stupid).
b)
SMART (Specific, Measurable, Achievable, Relevant, Time-bound).
c)
5W+1H (What, When, Who, Where, Why, How).
d)
SWOT (Strengths, Weaknesses, Opportunities, Threats).
70.
"Waktu Emas" dalam konteks manajemen waktu mengacu pada...
a)
Jam kerja paling akhir di malam hari.
b)
Waktu istirahat setelah bekerja.
c)
Hari Jumat sebelum pulang kerja.
d)
Periode di mana Anda merasa paling fokus dan berenergi untuk melakukan tugas berat.
71.
Manakah dari pernyataan berikut yang merupakan contoh penerapan "Aturan 2 Menit" untuk melawan prokrastinasi?
a)
Memulai proyek besar yang memakan waktu 2 minggu dalam 2 menit.
b)
Melakukan tugas kecil seperti membalas chat singkat atau membuang sampah di meja segera karena bisa selesai kurang dari 2 menit.
c)
Mengambil istirahat selama 2 menit setiap 1 jam kerja.
d)
Menulis daftar tugas harian dalam waktu 2 menit.
72.
Apa konsekuensi utama dari upaya melakukan "multitasking" secara berlebihan di lingkungan kerja?
a)
Penurunan kualitas kerja, peningkatan waktu penyelesaian, dan peningkatan stres.
b)
Tugas selesai lebih cepat dengan kualitas lebih baik.
c)
Peningkatan fokus dan penurunan tingkat stres.
d)
Memungkinkan Anda bekerja secara otomatis tanpa perlu berpikir.
73.
Dalam Matriks Eisenhower, tugas-tugas yang masuk kategori "Penting & Mendesak" (Kuadran 1) seharusnya...
a)
Dijadwalkan untuk nanti.
b)
Dihindari sebisa mungkin.
c)
Dilakukan segera.
d)
Didelegasikan kepada orang lain.
74.
Apa salah satu kriteria penting untuk membuat checklist harian yang realistis?
a)
Memasukkan sebanyak mungkin tugas agar terlihat sibuk.
b)
Hanya memasukkan tugas yang sangat disukai.
c)
Memastikan jumlah tugas sesuai dengan kapasitas waktu dan kemampuan Anda untuk menyelesaikannya.
d)
Mencantumkan tugas-tugas yang hanya bisa dilakukan oleh orang lain.
75.
Ketika Anda menghadapi kendala dalam menyelesaikan tugas, tindakan terbaik yang harus Anda lakukan adalah...
a)
Menunggu hingga deadline tiba baru melaporkan kendala.
b)
Mencoba menyelesaikan kendala sendiri tanpa bantuan, meskipun memakan waktu lama.
c)
Melaporkan kendala sesegera mungkin kepada atasan atau pihak terkait untuk mencari solusi.
d)
Mengabaikan tugas tersebut dan beralih ke tugas lain.
76.
Tujuan utama dari penerapan 5R di tempat kerja adalah …
a)
Menambah jumlah jam kerja karyawan
b)
Meningkatkan efisiensi, keselamatan, dan produktivitas
c)
Mengurangi jumlah peralatan kerja
d)
Membatasi ruang gerak karyawan
77.
Langkah pertama dalam penerapan 5R adalah …
a)
Rapi (Seiton)
b)
Resik (Seiso)
c)
Rajin (Shitsuke)
d)
Ringkas (Seiri)
78.
Yang termasuk kegiatan Ringkas (Seiri) adalah …
a)
Menata alat kerja sesuai urutan pemakaian
b)
Membuat jadwal pembersihan harian
c)
Memilah barang yang tidak perlu dan menyingkirkannya
d)
Menetapkan SOP kebersihan
79.
Dalam Rapi (Seiton), prinsip “Tempat untuk setiap barang, setiap barang di tempatnya” bertujuan untuk …
a)
Mengurangi waktu pencarian barang
b)
Menambah jumlah barang baru
c)
Mengurangi biaya pembelian alat kerja
d)
Membatasi penggunaan barang
80.
Resik (Seiso) berfokus pada …
a)
Pemilahan barang tidak berguna
b)
Pembersihan area kerja dan peralatan
c)
Penataan dokumen
d)
Penetapan SOP kerja
81.
Manfaat utama dari penerapan Rawat (Seiketsu) adalah …
a)
Memperbanyak barang yang disimpan
b)
Menjaga konsistensi Ringkas, Rapi, dan Resik
c)
Mengurangi jumlah pekerja
d)
Membatasi kegiatan pembersihan
82.
Contoh penerapan Rawat (Seiketsu) adalah …
a)
Membuat audit internal 5R secara berkala
b)
Menggunakan barang sekali pakai
c)
Menunda laporan kondisi lingkungan
d)
Menambah jam lembur
83.
Rajin (Shitsuke) menekankan pada …
a)
Peningkatan jumlah produksi
b)
Penegakan disiplin dan pembiasaan perilaku 5R
c)
Peningkatan jam kerja
d)
Pemisahan ruang kerja
84.
Bentuk nyata dari penerapan Rajin (Shitsuke) adalah …
a)
Menggunakan APD hanya saat ada pengawas
b)
Pemimpin memberi contoh menjaga kerapian dan kebersihan
c)
Mengabaikan SOP kebersihan
d)
Menyimpan barang rusak di area kerja
85.
Hubungan antara penerapan 5R dengan K3 adalah …
a)
Tidak ada hubungan sama sekali
b)
5R hanya untuk efisiensi ruang
c)
K3 hanya berlaku di industri besar
d)
5R mendukung terciptanya lingkungan kerja yang aman, efisien, dan produktif
86.
Tujuan utama penerapan K3 adalah …
a)
Melindungi pekerja dari risiko kecelakaan dan penyakit kerja
b)
Mengurangi jam kerja karyawan
c)
Menurunkan biaya operasional perusahaan
d)
Meningkatkan jumlah produksi semata
87.
Dasar hukum utama mengenai keselamatan kerja di Indonesia adalah …
a)
PP No. 50 Tahun 2012
b)
UU No. 1 Tahun 1970
c)
Permenaker No. PER.08/MEN/VII/2010
d)
ISO 9001
88.
Yang termasuk contoh alat pelindung diri (APD) adalah …
a)
Helm, masker, sarung tangan
b)
Meja, kursi, lemari arsip
c)
Kalender kerja, papan tulis, spidol
d)
Laptop, printer, scanner
89.
Kesehatan kerja berfokus pada …
a)
Mengatur jadwal kerja dan cuti
b)
Pencegahan penyakit akibat hubungan pekerjaan dan lingkungan kerja
c)
Membatasi jam lembur
d)
Peningkatan hasil produksi
90.
Salah satu manfaat penerapan K3 bagi perusahaan adalah …
a)
Menambah biaya operasional
b)
Menurunkan motivasi kerja
c)
Mengurangi jumlah karyawan
d)
Meningkatkan produktivitas dan keberlangsungan usaha
91.
Berikut yang termasuk potensi bahaya di tempat kerja adalah …
a)
Pencahayaan yang cukup
b)
Kabel listrik menjuntai di lantai
c)
Ventilasi udara yang baik
d)
Tersedia jalur evakuasi
92.
Dalam Permenakertrans No. PER.08/MEN/VII/2010 diatur mengenai …
a)
Kewajiban cuti tahunan karyawan
b)
Penerapan sistem manajemen mutu
c)
Alat Pelindung Diri (APD)
d)
Jam kerja dan jam istirahat
93.
Salah satu prinsip dasar keselamatan kerja adalah …
a)
Mengendalikan atau menghilangkan bahaya di tempat kerja
b)
Mengabaikan risiko kecil
c)
Menambah jam lembur untuk meningkatkan hasil produksi
d)
Membatasi peralatan yang digunakan karyawan
94.
Jika terjadi kecelakaan kerja, langkah pertama yang harus dilakukan adalah …
a)
Membuat laporan
b)
Memberikan pertolongan pertama dan mengamankan area
c)
Melanjutkan pekerjaan agar tidak terhambat
d)
Menyalahkan pekerja yang bersangkutan
95.
Contoh penerapan budaya K3 dalam aktivitas sehari-hari adalah …
a)
Menyingkirkan barang yang tidak perlu di area kerja
b)
Menggunakan APD hanya saat ada pengawas
c)
Mengabaikan jalur evakuasi darurat
d)
Menunda laporan potensi bahayaK3 (Keselamatan & Kesehatan Kerja)
96.
Apa yang dimaksud dengan "negosiasi" dalam konteks penjualan?
a)
Proses tawar-menawar harga saja.
b)
Seni tawar-menawar untuk mencapai kesepakatan yang saling menguntungkan.
c)
Memaksa pelanggan untuk membeli produk.
d)
Menjawab semua pertanyaan pelanggan.
97.
Berikut ini adalah salah satu contoh sinyal closing, kecuali...
a)
Pelanggan mulai bertanya tentang cara pembayaran.
b)
Pelanggan bertanya tentang fitur teknis produk.
c)
Pelanggan mengatakan, "Saya tidak tertarik."
d)
Pelanggan mencoba atau memegang produk.
98.
Teknik closing di mana penjual menganggap pelanggan sudah setuju untuk membeli disebut teknik...
a)
Pilihan Ganda
b)
Ringkasan Manfaat
c)
Penawaran Terakhir
d)
Asumsi Closing
99.
Mengapa penting bagi seorang penjual untuk mendengarkan keberatan pelanggan dengan baik sebelum merespons?
a)
Agar pelanggan merasa dihargai dan penjual bisa memahami masalahnya.
b)
Agar penjual dapat langsung memotong pembicaraan.
c)
Agar pembicaraan menjadi lebih singkat.
d)
Agar penjual bisa mencari alasan untuk menolak keberatan tersebut.
100.
Dalam menghadapi keberatan, mengapa kita perlu mengucapkan kalimat empati seperti "Saya mengerti, Pak/Bu"?
a)
Agar pelanggan merasa kasihan dan tidak jadi membeli.
b)
Untuk membuat pelanggan bingung.
c)
Untuk mengalihkan topik pembicaraan.
d)
Untuk menunjukkan bahwa kita peduli dan tidak menganggap keberatan sebagai penolakan.
101.
Apa perbedaan utama antara teknik closing "Pilihan Ganda" dan pertanyaan "Ya/Tidak"?
a)
Pilihan Ganda membatasi opsi pelanggan, sementara "Ya/Tidak" memberikan kebebasan penuh.
b)
Pilihan Ganda mengarahkan pelanggan pada keputusan, sementara "Ya/Tidak" bisa membuat pelanggan menolak.
c)
Keduanya sama-sama tidak efektif.
d)
Teknik Pilihan Ganda hanya digunakan untuk produk mahal.
102.
Seorang pelanggan mengatakan, "Harganya kemahalan." Jika Anda menerapkan teknik "Jawaban dengan Fakta dan Solusi", apa respons terbaik Anda?
a)
"Ya sudah kalau begitu, silakan cari di tempat lain saja."
b)
"Memang mahal, tapi itu tidak bisa ditawar lagi."
c)
"Toko sebelah memang lebih murah, tapi produknya tidak original."
d)
"Harga kami memang sesuai dengan kualitas produk yang lebih tahan lama."
103.
Seorang pelanggan menunjukkan ketertarikan pada kacamata progresif tetapi ragu. Anda kemudian bertanya, "Bapak mau bayar tunai atau menggunakan kartu debit?" Teknik closing apa yang Anda gunakan?
a)
Ringkasan Manfaat
b)
Pilihan Ganda
c)
Penawaran Terakhir
d)
Asumsi Closing
104.
Saat pelanggan mengatakan, "Saya takut frame ini tidak cocok di wajah saya," Anda memberikan pujian dan berkata, "Menurut saya, frame ini membuat wajah Bapak terlihat lebih modern." Sikap apa yang Anda tunjukkan?
a)
Membohongi pelanggan.
b)
Mengabaikan keraguan pelanggan.
c)
Memaksa pelanggan.
d)
Memberikan keyakinan dan menanggapi keraguan dengan tulus.
105.
Mengapa pelanggan yang mengatakan, "Saya pikir-pikir dulu," seringkali tidak menolak, melainkan butuh informasi tambahan?
a)
Karena mereka butuh waktu untuk membandingkan harga.
b)
Karena mereka malu mengatakan tidak tertarik.
c)
Karena mereka sedang mencari alasan untuk pergi.
d)
Karena mereka ingin melihat seberapa besar diskon yang akan Anda tawarkan.
106.
Apa perbedaan mendasar antara negotiation skill dan handling objection?
a)
Negosiasi fokus pada harga, sementara handling objection fokus pada kualitas.
b)
Negosiasi adalah tawar-menawar, sementara handling objection adalah merespons keraguan yang spesifik.
c)
Keduanya sama, hanya namanya saja yang berbeda.
d)
Negosiasi dilakukan sebelum presentasi produk, sementara handling objection dilakukan
107.
Dalam kasus Ortho-K, mengapa keberatan "berbahaya" sering muncul dari orang tua?
a)
Karena Ortho-K memang memiliki risiko besar.
b)
Karena orang tua tidak ingin anaknya memakai lensa kontak.
c)
Karena orang tua memiliki kekhawatiran alami terhadap keselamatan anaknya, terutama untuk produk yang dipakai saat tidur.
d)
Karena Ortho-K tidak disetujui oleh ahli mata.
108.
Dari semua teknik closing, mana yang paling efektif untuk pelanggan yang sudah menunjukkan sinyal ketertarikan yang kuat dan mengapa?
a)
Teknik Penawaran Terakhir, karena membuat pelanggan terburu-buru.
b)
Teknik Ringkasan Manfaat, karena mengingatkan kembali semua keuntungan produk.
c)
Teknik Asumsi Closing, karena mendorong pelanggan untuk segera mengambil keputusan.
d)
Teknik Pilihan Ganda, karena pelanggan merasa memiliki kendali atas pilihannya.
109.
Mengapa seorang penjual dianggap tidak profesional jika berbohong tentang fitur produk untuk menutup penjualan?
a)
Karena pelanggan akan tahu dan tidak akan kembali lagi.
b)
Karena itu melanggar etika.
c)
Karena dapat merusak reputasi perusahaan dan menimbulkan ketidakpercayaan.
d)
Semua jawaban di atas benar.
110.
Mana yang merupakan pendekatan terbaik dalam menghadapi pelanggan yang membandingkan harga produk VIO dengan optik lain
a)
Menjelek-jelekkan optik kompetitor.
b)
Menyebutkan bahwa optik lain menggunakan bahan yang lebih rendah kualitasnya.
c)
Menekankan pada keunggulan, layanan purna jual, dan kualitas produk VIO yang sepadan dengan harganya.
d)
Mengatakan, "Kalau begitu, silakan beli di sana saja."
111.
Apa filosofi dasar dari after-sales service ?
a)
Penjualan berakhir setelah transaksi
b)
Pelayanan dimulai setelah closing
c)
Follow-up hanya bila ada masalah
d)
Penjualan dan pelayanan adalah hal yang sama
112.
Apa kepanjangan dari NSM dalam konteks aftercare?
a)
Next Service Management
b)
North Star Metrics
c)
New Sales Method
d)
Net Service Measurement
113.
Dalam framework komunikasi LEAP, huruf “P” berarti…
a)
Proses
b)
Personalize
c)
Plan
d)
Propose
114.
Mengapa “Closing = Start of Care Plan” menjadi prinsip utama aftercare?
a)
Karena pasien harus membayar ulang setelah closing
b)
Karena follow-up hanya opsional
c)
Karena pelayanan berlanjut untuk membangun hubungan jangka panjang
d)
Karena produk baru diuji setelah transaksi
115.
Mengapa komunikasi aftercare harus terdokumentasi?
a)
Agar lebih cepat dibaca atasan
b)
Untuk keperluan laporan administrasi semata
c)
Untuk memastikan akuntabilitas dan pelacakan respon pasien
d)
Supaya bisa dicetak kembali jika pasien meminta
116.
Apa tujuan dari teknik Teach-Back dalam komunikasi pasien?
a)
Agar pasien bisa menjelaskan ulang instruksi yang diberikan
b)
Agar pasien memberi feedback tentang pelayanan
c)
Supaya ECP mengulang informasi lebih banyak
d)
Agar komunikasi lebih singkat
117.
Seorang pasien progresif baru melaporkan pusing saat membaca dekat. Berdasarkan prinsip aftercare, apa langkah pertama yang tepat?
a)
Mengabaikan karena adaptasi hal wajar
b)
Menjadwalkan re-check resep atau frame adjustment
c)
Memberi diskon untuk frame baru
d)
Mengarahkan pasien langsung ke rumah sakit
118.
Jika pasien Ortho-K melaporkan mata perih setelah malam pertama pemakaian, tindakan aftercare proaktif yang tepat adalah…
a)
Menunggu pasien datang kontrol rutin
b)
Segera menghubungi pasien untuk memastikan kondisi klinisnya
c)
Mengganti lensa baru
d)
Memberi garansi tambahan
119.
Dalam kerangka HEART, langkah yang harus dilakukan setelah meminta maaf (Apologize) adalah…
a)
Mendengarkan kembali
b)
Menyimpulkan masalah
c)
Memberi solusi
d)
Mengakhiri percakapan
120.
Pasien melaporkan lensa progresif selalu berkabut. Apa yang perlu dianalisis ECP sebelum memberi solusi?
a)
Apakah pasien rajin membersihkan lensa dan kondisi frame sesuai
b)
Jenis garansi yang berlaku
c)
Waktu pasien membeli produk
d)
Apakah pasien sudah membayar lunas
121.
Dalam aftercare, mengapa proaktif > reaktif dianggap cukup efektif?
a)
Karena dapat mengurangi beban kerja staf
b)
Karena pasien lebih suka di beri cemilan saat menunggu
c)
Karena dapat mencegah masalah lebih cepat terdeteksi
d)
Karena bisa mengurangi biaya garansi
122.
Jika seorang pasien tidak hadir pada kontrol aftercare, metrik yang terpengaruh adalah…
a)
Referral Rate
b)
No-Show Rate
c)
Repeat Purchase Rate
d)
Warranty Utilization
123.
Menurut Anda, strategi mana yang paling efektif meningkatkan Retention Rate?
a)
Memberikan diskon besar saat pembelian pertama
b)
Menyediakan program follow-up rutin dan value-add (cleaning gratis, reminder)
c)
Meningkatkan harga produk agar eksklusif
d)
Menunggu pasien kembali sendiri
124.
Jika pasien merasa tidak nyaman dengan lensa baru, komunikasi aftercare yang ideal harus:
a)
Mengedukasi pasien secara singkat, memberi opsi kontrol, lalu menutup dengan nada positif
b)
Menyalahkan pasien karena salah penggunaan
c)
Memberikan edukasi panjang tanpa bertanya kondisi pasien
d)
Mengarahkan pasien langsung ke pembelian baru
125.
Anda diminta membuat pesan WhatsApp follow-up untuk pasien yang baru menggunakan kacamata progresif. Dari prinsip struktur mikro pesan, elemen mana yang TIDAK BOLEH dilewatkan?
a)
Sapaan personal, validasi, edukasi ringkas, opsi next step, penutupan hangat
b)
Hanya sapaan singkat tanpa edukasi
c)
Penjelasan teknis panjang tanpa klarifikasi
d)
Penawaran produk tambahan tanpa follow-up
Reset
