wayground logo

Free Printable Worksheets

Font size

S
M
L
XL
Worksheets

FILSAFAT PENDIDIKAN

Total questions: 70

Worksheet time: 1hrs 10mins

Name
Class
Date
1.

Undang-Undang No. 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional menyebutkan bahwa “Pendidikan adalah usaha sadar dan terencana untuk mewujudkan suasana belajar dan proses pembelajaran agar peserta didiksecara aktif mengembangkan potensi dirinya untuk memiliki kekuatan spiritual keagamaan, pengendalian diri, kepribadian, kecerdasan, akhlak mulia, sertaketerampilan yang diperlukan dirinya, masyarakat, bangsa, dan negara”. Hal ini tercantum pada ....

a)

Pasal 1 ayat 1

b)

Pasal 1 ayat 2

c)

Pasal 1 ayat 3

d)

Pasal 2 ayat 1

2.

Philip H. Coombs yang dikutip oleh Depdikbud (1984/1985:68) mengidentifikasi adanya komponEn pokok sistem pendidikan, yaitu sebagai berikut, kecuali....

a)

Tujuan dan prioritas. Fungsinya adalah untuk mengarahkan kegiatan sistem

b)

Anak didik (siswa). Fungsinya adalah mengajar hingga mencapai tujuan pendidikan

c)

Pengelolaan. Fungsinya adalah merencanakan, mengkoordinasikan, mengarahkan, dan menilai sistem

d)

Struktur danjadwal. Fungsi dari struktur danjadwal adalah mengatur waktu dan mengelompokkan anak didik berdasarkan tujuan-tujuan tertentu

3.

Komponen-komponen sistem pendidikan harus berhubungan dan berinteraksi secara terpadu. Suatu sistem (termasuk sistem pendidikan) dibangun denganmaksud untuk mewujudkan ....

a)

Suatu tujuan tertentu

b)

Suatu manajemen

c)

Suatu pengendalian

d)

Suatu kehendak

4.

Mempelajari rumusan-rumusan tujuan pendidikan di atas dapat dibuat beberapa kesimpulan bahwa tujuan pendidikan pada umumnya sangat idealistis dan kurang memperhatikan kemungkinan kesulitan yang muncul di lapangan dalam upaya untuk mencapai tujuan khususnya di dalam ....

a)

metodenya

b)

strateginya

c)

pendekatannya

d)

solusinya

5.

Pendidik dan tenaga kependidikan merupakan ujung tombak usaha perwujudan tujuan pendidikan. Tugas pokok pendidik adalah menyelcnggarakan kegiatan mengajar, melatih, meneliti, mengembangkan, mengelola, dan/atau memberikan pelayanan teknis dalam bidang pendidikan. Tenaga kependidikan bertugas memfasilitasi pendidik dalam penyelenggaraan pendidikan. Tenaga kependidikan itu terdiri dari hal-hal berikut, kecuali....

a)

pengelola satuan pendidikan

b)

penilik, peneliti

c)

pengawas

d)

petugas keamanan

6.

Mekanisme keija dalam bentuk berbagai kctentuan, aturan, maupun prosedur yang memungkinkan seluruh komponen sistem pendidikan (pendidikan luar sekolah dan pendidikan sekolah untuk berbagai jenis dan jenjang) bekerja dan menunaikan fungsi untuk mencapai tujuan yang telah ditetapkan. Hal ini discbut....

a)

proses dalam sistem pendidikan nasional

b)

tujuan sistem pendidikan nasional

c)

output sistem pendidikan nasional

d)

input sistem pendidikan nasional

7.

Sistem pendidikan nasional pada masa kemerdekaan, berkaitan dengan kemampuan survival bangsa dalam hal-hal berikut ini, kecuali....

a)

mempertahankan dan mengisi kemerdekaan

b)

mampu menjawab tantangan-tantangan dan kebutuhan bangsa

c)

berorientasi kolonialisme

d)

   tidak bersifat elit

8.

Sejak proklamasi kemerdekaan, tujuan pendidikan telah mengalami beberapa kali perubahan, mengikuti perubahan situasi politik yang terjadi pada masa-masa tersebut, misalnya pada masa permulaan kemerdekaan, tujuan pendidikan terutama berorientasi pada usaha ....

a)

menanamkan jiwa patriotisme

b)

menanamkan kecerdasan

c)

membangun budi pekerti

d)

membangun iman dan takwa

9.

Setelah mempelajari rumusan-rumusan tujuan pendidikan yang telah dikemukakan, dapat ditarik kesimpulan berikut ini, kecuali ....

a)

tujuan pendidikan nasional sering berubah mengikuti perubahan situasi politik yang terjadi pada suatu masa

b)

tujuan pendidikan yang dirumuskan pada umumnya sangat idealistis, dan tampaknya kurang mempcrhatikan kemungkinan-kemungkinan kesulitan dalam pelaksanaannya di lapangan

c)

perubahan tujuan tampaknya tidak secara maksimal diikuti dengan perubahan stratcgi dan peranti yang memungkinkan tujuan tersebut dapatdiwujudkan

d)

tujuan pendidikan nasional bersifat elit

10.

   Solusi lain untuk mengatasi masalah pendidikan adalah sebagai berikut, kecuali....

a)

peningkatan kompetensi guru

b)

kesejahteraan guru

c)

peningkatan sarana fisik

d)

biaya akomodasi para siswa

11.

Perubahan adalah suatu hal yang wajar terjadi. Dengan memahami proses perubahan sosial serta sistem pengelolaannya, maka kita akan dapat mengarahkan terjadinya perubahan sosial....

a)

ke arah tercapainya tujuan secara efektif

b)

ke arah tujuan yang akan dicapai secara efisien

c)

  sesuai dengan fungsi dan perannya

d)

sesuai langkah perubahan yang hendak dicapai

12.

   Dari waktu ke waktu selalu harus ada sebuah inovasi (pembaharuan) dalam pendidikan, misalnya hal-hal berikut ini. kecuali....

a)

dalam segi kurikulum

b)

metode

c)

media

d)

mis management

13.

   Menurut Hasbullah (2005), banyak hal yang menuntut perlunya sebuah inovasi, diantaranya adalah hal-hal berikut ini, kecuali....

a)

perkembangan Ilmu Pengetahuan dan Teknologi

b)

perluasan wilayah

c)

pertumbuhan penduduk

d)

meningkatnya animo masyarakat untuk memperoleh pendidikan yang lebih baik

14.

Secara etimologi, inovasi bcrasal dari kata Latin innovation yang berarti pembaharuan atau perubahan. Kata kerjanya innovo yang artinya adalah berikutini, kecuali....

a)

memperbarui dan mengubah

b)

mengganti

c)

mengganti

d)

menambah

15.

Suatu perubahan digolongkan inovasi apabila perubahan tersebut merupakan hal yang baru. Di samping itu, perubahan tersebut mengandung hal-hal berikut ini,kecuali....

a)

unsur kesengajaan

b)

kualitas yang lebih baik dari sebclumnya

c)

terarah pada peningkatan berbagai kemampuan

d)

aspek kuantitas

16.

Stephen Robbins (1994), menyebutkan ciri-ciri inovasi sebagai berikut kecuali....

a)

gagasan baru

b)

produk dan jasa hasil modifikasi

c)

upaya perbaikan

d)

bersifat khusus

17.

Dalam peran inovasi sebagai altematif pemecahan masalah itu maka Langkah pertama pengembangan suatu inovasi harus didahului dengan ....

a)

pengenalan terhadap masalah

b)

penyelesaian atas masalah

c)

analisis terhadap masalah

d)

pengklasifikasian atas masalah

18.

   Perubahan dengan cara menghilangkan aspek-aspek tertentu dalam pendidikan, misalnya: menghapus kebiasaan berpakaian seragam disebut....

a)

alternation

b)

addition

c)

restructuring

d)

elimination

19.

Lehman, (1981) mengatakan bahwa identifikasi terhadap masalah inilah yang kemudian mendorong dilakukannya penelitian dan pengembangan (R&D) atau evaluasi kurikulum, yang dirancang untuk ....

a)

menciptakan suatu revolusi

b)

menciptakan suatu evolusi

c)

membangun perubahan

d)

menciptakan suatu inovasi

20.

Salah satu persoalan pendidikan yang selama ini sering menjadi titik perhatian untuk dilakukan inovasi adalah persoalan ....

a)

metode

b)

media

c)

materi

d)

kurikulum dan administrasi pendidikan

21.

Pesatnya kemajuan inovasi pendidikan baik formal, nonformal, dan informal itu, terutama didukung oleh hal-hal berikut, kecuali....

a)

para praktisi pendidikan di masyarakat

b)

para pengeritik pendidikan

c)

para perencana pendidikan

d)

warga masyarakat

22.

Semua upaya pendidikan nonformal, pada hakikatnya ditujukan untuk membantu berbagai kelompok atau struktur masyarakat dengan macam-macam kepentingan mereka, misalnya hal-hal berikut ini kecuali....

a)

masyarakat yang ingin mengatasi ketertinggalan

b)

komunitas yang ingin meningkatkan keahlian profesi

c)

komunitas yang ingin meningkatkan life skill

d)

komunitas yang ingin meningkatkan ijazahnya

23.

Faktor sumber daya manusia sebagai faktor dominan dalam kemajuan bangsa Indonesia. Kita sadari bersama bahwa perkembangan setiap bangsa berbeda-beda sebagai berikut ini, kecuali....

a)

sumber daya manusia

b)

  ekonomi

c)

  sumber daya alam

d)

sumber daya hayati

24.

Jepang termasuk negara yang miskin sumber daya alam, tetapi dia bisa maju. Ternyata ada faktor tertentu yang luar biasa memberi kontribusi bagi kemajuan pembangunan bangsa Jepang. Faktor tersebut adalah ....

a)

perilaku atau sosial budaya

b)

emosi manusia

manusia

c)

motivasi manusia

d)

jumlah manusia

25.

   Dari hasil penelitian para ahli, menurut Ibrahim dalam bukunya “Inovasi Pendidikan”, ternyata dalam proses difusi inovasi terdapat berbagai faktor penghambat. Faktor-faktor penghambat tersebut berkaitan dengan aplikasi bidang ....

a)

ilmu     kedokteran

b)

ilmu     statistik

c)

  ilmu     teknik

d)

  ilmu     sosial

26.

Beberapa penghambat difusi inovasi yang berkaitan dengan geografi ini mencakup hal-hal berikut ini, kecuali....

a)

jarak jauh

b)

transportasi yang lambat

c)

daerah yang terisolasi

d)

keadaan iklim yang menguntungkan

27.

Diantara masalah-masalah hambatan prosedur difusi inovasi, faktor yang paling dominan dan dianggap serius oleh responden adalah ....

a)

persediaan material yang tidak tepat waktu

b)

kurang cakapnya tenaga pelaksana

yang cukup diperlukan

c)

kurang kerja sama antarbagian yang penting

d)

persediaan materil

28.

Hambatan Personal berhubungan erat dengan pelaksana inovasi, baik itu penerima ataupun pemakai inovasi. Hal-hal yang tidak berhubungan dengan hambatan personal adalah ....

a)

kurang adanya pemberian penguatan/hadiah

b)

tidak adanya keterbukaan dari tokoh masyarakat

c)

sikap kaku dan sempit dari para personalia

d)

  tidak adanya pertentangan pribadi

29.

Hambatan yang disebabkan kurang tepatnya perencanaan atau estimasi dalam proses difusi inovasi, yaitu ....

a)

tidak tepat pertimbangan tentang implementasi inovasi

b)

kurang adanya hubungan anggota tim pelaksana inovasi

c)

kurang adanya kesamaan pendapat tentang tujuan yang akan dicapai

d)

adanya kerja sama yang baik

30.

Kelompok-kelompok yang dapat menolak inovasi adalah hal-hal berikut ini, kecuali....

a)

kelompok elite yang memiliki wewenang dalam masyarakat tradisional

b)

terdapat pertentangan antar ideologi mengenai inovasi

c)

  peraturan kolonial meninggalkan sikap masyarakat yang penuh kecurigaan terhadap sesuatu yang asing

d)

proyek inovasi dilaksanakan dengan cepat

31.

Filsafat bertujuan untuk...

a)

mencari hal-hal yang benar dan baik agar kehidupan menjadi jauh lebih bijaksana

b)

melakukan pengamatan dan merumuskan masalah yang memerlukan solusi

baik

c)

melakukan kegiatan berpikir, mencari, dan menyatakan realitas dengan tiada henti

d)

mencari kebijaksanaan untuk kehidupan yang lebih

32.

Filsafat bertujuan untuk menemukan kebenaran yang sifatnya tidak mutlak. Alasan mengapa kita masih tetap mempertanyakannya, dikarenakan....

a)

kebenaran filosofis masih diragukan kesahihannya dan oleh karenanya masih perlu dipertanyakan

b)

pertanyaan filosofi merupakan jawabannya sendiri dan demikian seterusnya

c)

Karena kebenaran filosofis belum terlalu mendalam sehingga perlu dikaji ulang secara terus-menerus

d)

Karena kebenaran filsafat dihasilkan dari perenungan yang mendalam

33.

Pentingnya ilmu filsafat bagi kehidupan kita secara umum adalah....

a)

membantu kita dalam menyelesaikan persoalan hidup yang kompleks

kebanyakan orang

b)

memberikan arah yang jelas menuju kebijaksanaan untuk memecahkan masalah-masalah yang dihadapi

c)

menjadikan kita orang yang dapat berpikir bebas tanpa harus terikat oleh norma-norma dan nilai-nilai

d)

melatih pikiran kita secara luas dan mendalam untuk mencermati masalah-masalah yang sukar dipecahkan oleh

34.

Filsafat meminta kita untuk berfokus pada bayang-bayang materialketimbang material itu sendiri yang jelas-jelas nyata, hal ini dikarenakan:

a)

kebenaran yang hakiki terdapat di balik material itu

b)

apa yang kita dapat lihat secara nyata dapat menipu mata

berkesan tidak masuk akal

c)

bayang-bayang material justru mengarahkan kita pada pertanyaan-pertanyaan yang bebas nilai

d)

filsafat terkadang berkesan tidak masuk akal

35.

Dua di antara karakteristik berpikir dalam filsafat adalah spekulatif dan postulatif. Perbedaan di antara keduanya adalah....

a)

perbedaannya terletak pada keteraturannya dalam berpikir

b)

berpikir spekulatif didasarkan pada kriteria kebenaran, sedangkan berpikir postulatif didasarkan pada premis-premis

c)

berpikir spekulatif didasarkan pada sebuah pemikiran awal tentang sesuatu dengan prinsip coba-coba, sedangkan berpikir postulatif didasarkan pada pemikiran yang telah terbentuk sebelumnya sebagai sebuah postulat

d)

perbedaannya terletak pada bagaimana kedua cara berpikir itu dapat dianggap benar

36.

Hubungan antara filsafat dan ilmu adalah....

a)

filsafat dan ilmu merupakan dua bidang ilmu yang sama dan tidak dapat dipisahkan

b)

ilmu lebih melihat kepada hal-hal yang abstrak dan filsafat membantu untuk menjelaskannya

c)

filsafat dan ilmu bekerja bersama-sama untuk melahirkan kebenaran ilmiah

d)

ilmu dapat dikembangkan dengan menerapkan gagasan-gagasan filosofis

37.

Yang akan menjadi akibat jika ilmu-ilmu terlepas dari konsep filsafat adalah....

a)

ilmu-ilmu tersebut akan semakin berkembang seiring dengan perkembangan pengetahuan dan teknologi

b)

kebenaran ilmu akan semakin ilmiah dan dapat dipertanggungjawabkan

demikian

c)

ilmu-ilmu tersebut akan menimbulkan kekacauan sebab masing-masing memiliki kebenaran ilmiah

d)

gagasan-gagasan filosofis akan menjadi semakin tidak terarah dan ilmu-ilmu pun

38.

Yang menjadi sorotan utama dari filsafat ilmu adalah....

a)

memandang ilmu sebagai proses pengembangan pengetahuan manusia dan sekaligus mengatur kaidah-kaidah ilmiah yang diterapkan oleh ilmu

b)

melihat hal-hal yang benar dan salah dalam penemuan kebenaran ilmu yang ilmiah

c)

menyoroti kajian-kajian filsafat dan ilmu dalam menemukan kebenaran ilmiah

d)

bagaimana filsafat dapat berkembang sesuai dengan ilmu pengetahuan dan teknologi

39.

Arti penting dari filsafat ilmu bagi kita sebagai pemelajar dan pendidik adalah....

a)

memberikan kita keterampilan dan pengetahuan tentang bagaimana ilmu-ilmu berkembang dan sekaligus memediasi kita dalam menemukan aspek-aspek penting keilmuan serta bagaimana mengembangkannya

b)

melatih kita dalam melakukan proses pemelajaran dan pembelajaran agar tercapai tujuan pemelajaran dan pembelajaran

c)

memberikan kita pengetahuan yang seluas-luasnya

d)

memberikan kita konsep-konsep yang mendasar tentang bagaimana belajar dan mengajar

40.

Jika bidang ilmu kita adalah ilmu pendidikan, maka filsafat ilmu memandangnya bahwa....

a)

ilmu pendidikan harus menjadi dasar dari semua disiplin ilmu

b)

ilmu pendidikan harus mampu menerobos masalah-masalah pendidikan dan mengembangkan pendidikan

c)

ilmu pendidikan memerlukan ilmu-ilmu yang lainnya

d)

ilmu pendidikan hanya digeluti oleh pemelajar dan pendidik agar mereka dapat fokus pada bidang ilmunya

41.

Perbedaan mendasar antara pengetahuan dan ilmu adalah....

a)

keduanya terletak pada bagaimana pengetahuan dan ilmu dapat diterima sebagai postulasi

b)

antara pengetahuan dan ilmu adalah pada bagaimana keduanya menyusun tubuhnya sendiri

c)

bahwa pengetahuan bersifat umum sedangkan ilmu bersifat spesifik

d)

terletak pada apakah kebenaran yang diajukan bersifat ilmiah atau tidak

42.

Ilmu dapat memiliki kebenaran yang sifatnya ilmiah, yaitu....

a)

ilmu memiliki kebenaran yang sifatnya ilmiah karena ilmu

b)

ilmu dapat memiliki kebenaran yang ilmiah sebab tubuh pengetahuannya dibangun melalui rangkaian metodologi yang ketat

c)

kita harus menerapkan kaidah-kaidah berpikir

d)

saat bernalar, kita harus menggunakan daya pikir

43.

Hubungan antara pikiran, sumber-sumber pengetahuan, pengetahuan, dan filsafat adalah....

a)

kita berpikir untuk memperoleh pengetahuan yang didapatkan dari sumber-sumber pengetahuan melalui prinsip-prinsip filsafat

b)

kita memiliki pikiran untuk berpikir, baik untuk menerima maupun memberi pengetahuan yang berasal dari sumber pengetahuan yang beragam. Filsafat bertugas untuk mencari pengetahuan-pengetahuan yang lebih dalam yang melatarbelakangi dunia ini dan segala isinya

c)

filsafat membantu kita dalam berpikir dan memberikan pengetahuan melalui sumber-sumber pengetahuan yang beragam

d)

sumber-sumber pengetahuan memberikan kita pengetahuan melalui cara berpikir kefilsafatan

 

44.

Pengetahuan kita masing-masing berbeda dikarenakan....

a)

objek yang kita pikirkan berbeda-beda sehingga apa yang kita ketahui juga berbeda-beda

berbeda

b)

bidang ilmu kita berbeda-beda

c)

sumber pengetahuan kita berbeda-beda

d)

keterampilan dan proses berpikir kita masing-masing

45.

Yang dimaksud bahwa pengetahuan kita bersumber dari prinsip otoritas adalah....

a)

pengetahuan yang kita peroleh dari sumber otoritas menunjukkan suatu superioritas

b)

prinsip otoritas dalam memperoleh pengetahuan didasarkan pada perintah

c)

bahwa tingkat kepercayaan kita terhadap superioritas membuat kita mudah untuk berterima atas apa yang diberitahukan oleh superior

lebih mudah ditransfer

d)

bahwa keengganan kita terhadap superior dapat menyebabkan pengetahuan

46.

Yang membentuk struktur sebuah pengetahuan adalah....

a)

struktur sebuah pengetahuan dibentuk dari hubungan antar pengalaman

b)

pengetahuan dibentuk berdasarkan struktur yang saling terkait antara satu dengan yang lainnya

c)

pengetahuan tersusun dari fakta-fakta dan informasi

d)

struktur pengetahuan terbentuk dari asumsi-asumsi dasar keilmuan

47.

Yang menyebabkan pengetahuan kita menjadi lebih kuat adalah....

a)

pengetahuan kita akan menjadi lebih kuat ketika kita menjadikannya sebagai pengetahuan ilmiah

b)

pengetahuan kita akan menjadi lebih kuat ketika kita tidak hanya mempercayai apa yang kita ketahui tetapi juga meyakini apa yang kita ketahui

bahwa apa yang kita ketahui itu memang benar

c)

kekuatan pengetahuan kita terletak pada bagaimana kita menambahnya dari hari ke hari

d)

pengetahuan kita akan menjadi lebih kuat ketika kita mempercayai dengan sungguh

48.

Struktur ilmu pengetahuan terbentuk sebagai berikut....

a)

struktur ilmu terbentuk dari tubuh pengetahuan teoretis

b)

struktur ilmu terdiri dari postulat-postulat yang belum dapat dibuktikan kebenarannya

c)

ilmu tersusun dari struktur pengetahuan yang ilmiah

d)

struktur ilmu terbentuk dari tubuh teoretis dan asumsi dasar keilmuan

49.

Ilmu pengetahuan dapat berperan dalam proses modernisasi, yaitu dengan....

a)

memberikan perubahan nilai-nilai yang lebih modern

b)

mengubah nilai-nilai tradisional menjadi nilai-nilai modern

c)

mengembangkan teknologi

d)

mengubah paradigma berpikir tradisional menjadi lebih modern

50.

Yang membedakan nilai teori tradisional dan nilai teori modern dalam proses modernisasi....

a)

nilai teori dalam masyarakat tradisional cenderung bersifat generalis, sedangkan nilai teori dalam masyarakat modern lebih mcngacu pada prinsip keahlian

b)

`perbedaannya terletak pada teori itu diperoleh dari pengalaman dan pendidikan

c)

nilai teori dalam masyarakat tradisional diperoleh dari pengalaman, perasaan, dan intuisi, sedangkan nilai teori dalam masyarakat modern diperoleh secara rasional dan ilmiah

d)

perbedaannya terletak pada nilai teori itu dipandang oleh masyarakat tradisional dan modern

51.

Filsafat ilmu mengkaji proses terbentuknya tubuh pengetahuan dan kebenarannya jika ditinjau dari ontologi, epistemologi, dan axiologi. Di antara ketika kajian itu, berikut ini yang merupakan kajian axiologi ilmu adalah....

a)

filsafat ilmu mengkaji realitas dan hubungan antarrealitas dari sebuah ilmu.

b)

kajian filsafat ilmu yang berorientasi pada nilai-nilai etika dan estetika.

c)

kajian filsafat ilmu yang berfokus pada bagaimana pengetahuan terbentuk dan bagaimana cara memperolehnya.

d)

filsafat ilmu mengkaji bagian-bagian dari totalitas.

52.

Ilmu filsafat merupakan salah satu bidang ilmu yang mengkaji bagian-bagian yang abstrak dari sebuah totalitas. Yang dimaksud dengan bagianyang abstrak dari sebuah totalitas adalah....

a)

bagian dari sebuah totalitas itu adalah hal-hal yang dianggap benarsecara tidak mutlak.

b)

bagian dari sebuah totalitas itu adalah bagian yang tidak terpikirkan.

c)

jika totalitas adalah suatu keseluruhan maka bagian dari totalitas adalah bagian yang abstrak.

d)

jika totalitas merupakan produk dari proses yang mempertahankan semua bagian sebagai unit elemen dalam sebuah struktur maka bagian dari totalitas itu adalah suatu tahapan atau metode yang sifatnya parsial.

53.

Jika filsafat ilmu dan ilmu filsafat sama-sama merupakan bidang ilmu, yang menjadi batas kajiannya adalah....

a)

berada pada tingkat kesukaran dari apa yang dicermati.

b)

pada proses pencarian kebenarannya.

c)

terletak pada objek kajiannya.

d)

berada pada bagaimana filsafat memandang ilmu.

54.

Jika salah satu fungsi filsafat ilmu adalah untuk mclatih kita untuk berpikir kritis, maka yang di maksud dengan berpikir kritis adalah....

a)

maksudnya berpikir secara objektif dengan menerapkan proses berpikir yang logis, rasional, dan sistematis.

b)

proses berpikir subjektif untuk menghasilkan kebenaran yang subjektif.

c)

bertujuan untuk menentukan justifikasi terhadap apa yang sedang dicermati.

d)

mengacu pada proses berpikir kefilsafatan.

55.

Dikatakan bahwa fungsi filsafat ilmu adalah untuk menjamin keilmiahan kebenaran ilmu. Yang dimaksud dari hal tersebut adalah....

a)

kebenaran ilmu adalah kebenaran yang ilmiah yang tidak dapat diragukan lagi.

b)

keilmiahan kebenaran ilmu hanya dapat dikatakan sahih ketika dapat diterima oleh para ilmuwan yang lain.

c)

kebenaran ilmiah bersifat terbuka untuk dikritisi sehingga memungkinkan munculnya bagian-bagian dari proses yang tidak metodis. Filsafat ilmu dapat melihat hal-hal tersebut.

d)

kebenaran ilmiah berbeda dengan kebenaran filosofis sehingga filsafat ilmu juga harus dapat menjamin kebenaran filosofis.

56.

Filsafat ilmu dapat membantu menjawab pertanyaan-pertanyaan yang dianggap kompleks oleh ilmu karena....

a)

filsafat ilmu berada setingkat di atas dari ilmu.

b)

pertanyaan-pertanyaan yang diajukan oleh ilmu harus terlebih dahulu dirumuskan.

c)

ilmu terbatas oleh sistematika metodologinya sehingga tidak dapat mencakup totalitas.

d)

ilmu belum dapat menjawab beberapa hal sehubungan dengan fenomena tertentu.

57.

Secara filosofis, nilai-nilai atau prasangka-prasangka sosial, budaya, dan agama harus bebas dari proses pencarian kebenaran ilmiah karena....

a)

kebenaran ilmiah bukanlah kebenaran folosofis.

b)

agar proses pencarian kebenaran ilmiah itu dapat berlangsung sebagai mana harusnya.

c)

nilai atau prasangka tersebut tidak penting dalam usaha menemukan kebenaran ilmiah.

d)

agar supaya kebenaran ilmiah dapat tampil sebagai kebenaran yang objektif.

58.

Implementasi kebenaran ilmu perlu mempertimbangkan nilai etika dan estetika karena....

a)

karena etika dan estetika merupakan kajian axiologi sehubungan dengan nilai dari pcncrapan ilmu.

b)

karena tidak dapat dipungkiri bahwa tujuan ditemukannya kebenaran ilmiah adalah untuk kepentingan hidup manusia sehingga perlu mempertimbangkan benar dan salah atau baik dan buruknya Ketika ilmu itu diimplementasikan di tengah-tengah masyarakat.

c)

agar supaya ilmu yang diimplementasikan dapat berkesan lebih etis dan estetis.

d)

agar usaha para ilmuwan dapat dihargai dan terus mencari kebenaran ilmiah.

59.

Kemungkinan yang dapat terjadi jika implementasi kebenaran ilmu tidak mempertimbangkan nilai etika dan estetika adalah....

a)

terjadinya kepincangan antara apa yang dinyatakan benar secarailmiah dan apa yang dapat diterima oleh manusia yang manusiawi sebagai bagian dari cksistcnsinya yang dapat mcmbawa pada kekacauan.

b)

manusia akan bebas dari nilai-nilai sosial, budaya, dan agama.

c)

akan semakin banyaknya pertanyaan-pertanyaan yang harus dijawab oleh para ilmuwan dalam menemukan kebenaran ilmiah.

d)

filsafat ilmu dianggap tidak mampu memediasi antara ilmu dan nilai etika dan estetika.

60.

Filsafat ilmu dapat berperan dalam mengembangkan IPTEKS, yaitu....

a)

ilmu, pengetahuan, teknologi, dan seni merupakan objek kajian dari filsafat ilmu sehingga dengan sendirinya IPTEKS akan berkembang.

b)

filsafat ilmu dapat mengontrol keilmiahan dari kebenaran ilmu.terpecahkan.

c)

filsafat ilmu sangat mendukung IPTEKS untuk berkembang sesuai dengan tuntutan zaman.

d)

pengembangan IPTEKS sangat ditentukan oleh prinsip-prinsip filosofis dalam ilmu, keilmiahan kebenaran ilmu, pikiran yang kritis, nilai etika dan estetika ilmu, dan masalah-masalah ilmiah yang

61.

Kebenaran ilmu bersifat ilmiah karena....

a)

ilmu adalah suatu pengetahuan yang telah disusun sedemikian rupa secara sistematis dengan menerapkan metode-metode tcrtcntu sehingga kebenaran objektifnya dapat diverifikasi secara ilmiah.

b)

proses pencarian kebenarannya didasarkan pada rangkaian tahapan metode yang ketat yang dilakukan secara rasional dan logis serta dapat diverifikasi kembali dan dijustifikasi.

c)

ilmu menyoroti objek material dan objek formal dari segala fenomena yang ada dalam kehidupan manusia dengan tujuan untuk menemukan solusi terhadap masalah-masalah yang dihadapi oleh manusia.

d)

ilmu adalah kebenaran yang mutlak dan tidak dapat diverifikasi ulang oleh ilmuwan lainnya.

62.

Berkaitan dengan objek material ilmu filsafat, totalitas sebagai kebenaran dari filsafat tidak dapat menjadi objek material bagi ilmu filsafat itu sendiri karena....

a)

ilmu tidak membutuhkan sebuah totalitas sebagai kebenarannya yang dikatakan ilmiah.

b)

objek material haruslah dapat dilihat secara fisik dan oleh karenanya maka totalitas yang abstrak itu tidak dapat menjadi objek material dari ilmu.

c)

totalitas adalah sesuatu yang sukar dipahami oleh ilmuwan.

dan empirisme.

d)

sebuah totalitas adalah realitas yang dihasilkan oleh filsafat dan sifatnya masih sangat abstrak untuk dijangkau oleh ilmu yang terbatas pada rasionalisme

63.

Objek formal antara ilmu filsafat dan filsafat ilmu sama karena....

a)

keduanya merupakan bidang ilmu yang berorientasi pada kajian filsafat.

b)

keduanya merupakan bidang ilmu yang mana sama-sama menerapkan prinsip-prinsip kcilmuan dalam menemukan kebenarannya yang ilmiah.

c)

ilmu filsafat dan filsafat ilmu sama-sama melahirkan kebenaran ilmiah.

d)

keduanya mencermati objek yang sama.

64.

Yang di maksud bahwa ilmu itu harus dapat diverifikasi kebenarannya adalah....

a)

kebenaran Ilmu itu harus terbuka untuk dikritik serta yang dengannya kebenarannya menjadi lebih sahih atau valid seiring waktu berjalan sampai pada waktunya dijustifikasi sebagai kebenaran yang ilmiah.

b)

maksudnya bahwa ilmu itu tidak hanya terpaku pada satu pokok permasalahan saja dan bahwa pokok permasalahannya harus dapat dijangkau oleh ilmu.

sehari-hari.

c)

maksudnya bahwa apa yang dilahirkan oleh ilmu sebagai suatu kebenaran haruslah ilmiah sifatnya.

d)

kebenaran ilmu itu haruslah menerapkan metodologi yang ketat sehingga kebenarannya dapat terbukti dalam kehidupan

65.

Sehubungan dengan objek material dari ilmu, yang menjadi ciri utama dari pokok-pokok persoalan yang dicermati adalah....

a)

apa yang dicermati haruslah dapat dijangkau secara rasional serta dapat terukur dengan Iogika.

b)

bahwa pokok-pokok permasalahan itu bersifat abstrak tetapi dapat diverifikasi.

penelitian yang sebelumnya.

c)

apa yang disoroti haruslah memiliki karakteristik keilmiahan.

d)

apa yang dicermati merupakan hasil dari temuan

66.

Jika filsafat dikategorikan sebagai sebuah ilmu, yang menjadi konsekuensinya sehubungan dengan objek kajiannya adalah....

a)

filsafat umum akan hilang dengan sendirinya seiring dengan berkembangnya ilmu filsafat.

b)

filsafat akan menjadi lebih liar karena tidak dikontrol oleh prinsip-prinsip keilmuan.

c)

objek kajian filsafat yang secara umum mencakup totalitas darisebuah realitas menjadi terbatas oleh prinsip-prinsip keilmuan.

d)

filsafat tidak lagi menjadi induk dari semua cabang ilmu pengetahuan.

67.

Yang menjadi perbedaan mendasar antara ilmu filsafat dan filsafat ilmu adalah....

a)

perbedaan penerapan mctodologinya masing-masing.

b)

objek formal kajiannya masing-masing.

c)

tampak pada bagaimana kedua bidang ilmu itu menemukan kebenarannya sebagai kebenaran yang ilmiah.

d)

di antara keduanya terletak pada objek material kajiannya masing-masing.

68.

Yang menyebabkan munculnya pengetahuan baru yang dapat berdiri sendiri sebagai ilmu adalah....

a)

munculnya pemikiran-pemikiran yang baru oleh para ilmuwan dalam menyatakan kebenaran ilmiah.

kefilsafatan.

b)

munculnya pengetahuan baru yang dapat berdiri sendiri sebagai sebuah ilmu karena adanya landasan ontologi, epistemologi, dan axiologi serta penerapan metodologi yang berbeda-beda berdasarkan keilmuan tertentu dalam hal mencermati fenomena-fenomena yang nyata.

c)

maksudnya bahwa ketika kita berpikir, kita seharusnya bersandar pada nilai-nilai sosial, budaya, historis, dan agama.

d)

berpikir secara independen tanpa dibebani oleh nilai-nilai sosial, budaya, historis, dan agama yang pada dasarnya dapat menghambat bahkan menghalangi proses berpikir

69.

Objek material dari filsafat ilmu berhubungan dengan keyakinan terhadap keilmiahan karena....

a)

filsafat ilmu merupakan jembatan antara filsafat umum dan ilmu filsafat serta ilmu-ilmu yang lainnya.

b)

apa yang diyakini sebagai sebuah kebenaran ilmiah harus dapat dijustifikasi bahwa hal itu benar adanya.

c)

keyakinan terhadap keilmiahan suatu kebenaran ilmu tidak terlepas dari pcran filsafat.

d)

filsafat ilmu, selain menyoroti penerapan metodologi ilmu, validitasnya, dan batasan ilmu, juga menyoroti epistemologi ilmu yang berkaitan dengan sifat keilmiahan suatu kebenaran ilmu dengan tujuan untuk membedakan kebenaran ilmiah dan kebenaran postulat.

70.

Yang dapat menjadi manfaat bagi kita ketika kita memahami objek materil

dan formal antara ilmu filsafat dan filsafat ilmu adalah....

a)

dapat mcnggunakan gagasan-gagasan filosofis dalam menemukan kebenaran ilmiah, kita dapat memiliki pcluang dalam memperbaiki kesalahan-kesalahan dalam pengujian hipotesis, dan kita dapat secara bebas menggunakan pengetahuan filsafat dalam batasan-batasan keilmuan.

b)

akan dengan mudah berpikir kritis, tahu bagaimana mencermati fenomena empiris untuk diabstraksikan, diverifikasi, dan dijustifikasi, kita dapat memiliki keterampilan dalam menentukan sudut pandang keilmuan yang tepat untuk memediasi lahirnya ilmu-ilmu yang baru, serta memotivasi kita untuk mempertanggung- jawabkan kebenaran ilmiah yang kita nyatakan.

c)

dapat menjadi filsuf dan ilmuwan yang bijaksana dalam mencermati objek-objek yang abstrak atau metafisik, kita dapat menjadi mahasiswa dan pendidik yang tahu membedakan objek materil dan formal, kita dapat memediasi kesalahpahaman antara ilmu filsafat dan filsafat ilmu yang selama ini diperdebatkan.

d)

dapat mengembangkan filsafat sebagai sebuah ilmu yang mandiri, kita dapat mengetahui landasan ontologi ilmu, epistemologi ilmu. Dan axiologi ilmu pengetahuan, kita juga dapat menerapkan multidisipliner ilmu.