WorksheetsDRAku
Total questions: 60
Worksheet time: 30mins
Garam mohr merupakan.....
Garam terhidrolisis sempurna
Garam rangkap
Garam kompleks
Garam alkali
Berapakah massa teoritis dari garam mohr, jika pada pembuatannya membutuhkan Larutan A (serbuk besi 1,75 gram dan H2SO4 10% 25 mL) dan Larutan B (amonia pekat 20 mL dan H2SO4 10% 50 mL)? Ar Fe = 56; S = 32; O = 16; N = 17; H = 1 dan Mr Garam Mohr = 392 g/mol)
11,45 gram
14,35 gram
16,55 gram
12,25 gram
Garam mohr yang telah terbentuk, kemudian disaring dan dikeringkan. Apakah boleh mengeringkan garam mohr dengan menggunakan oven pada suhu 100°C?
Boleh karena bisa menyebabkan case hardening
Tidak boleh karena akan merusak struktur garam mohr
Tidak boleh, karena akan menyebabkan dekomposisi garam mohr menjadi garam besi (III) sulfat yang berwarna kuning
Boleh, asalkan waktu pengeringan tidak terlalu lama
Berdasarkan pengamatan, bagaimanakah karakteristik garam mohr yang dihasilkan?
Berbentuk kristal monoklin berwarna hijau pekat
Berbentuk kristal rombik berwarna hijau kebiruan
Berbentuk kristal monoklin berwarna hijau kebiru-biruan
Berbentuk kristal rombik berwarna hijau pekat
Pada praktikum garam mohr, teknik pemisahan apa saja yang diterapkan?
Ekstraksi dan filtrasi
Rekristalisasi dan ekstraksi
Kristalisasi dan filtrasi
Kondensasi dan sublimasi
Pada percobaan preparasi garam mohr, saat pencampuran larutan A dan larutan B dilakukan dalam keadaan...
Dingin, agar kristal garam mohr segera terbentuk
Panas, agar molekul air segera menguap
Suhu kamar, agar reaksi berlangsung cepat dan menghasilkan kristal
Panas, agar mempermudah terjadinya penggabungan ion-ion dalam larutan
Fungsi penambahan ammonia pada pembuatan ammonium sulfat adalah.....
Mempercepat reaksi
Menetralkan asam sulfat
Sebagai sumber NH4
Sebagai pelarut
Apa peranan ammonium sulfat dalam garam mohr?
Memberikan warna pada garam
Menstabilkan ion besi dalam larutan
Memberikan aroma pada garam
Mencegah garam menggumpal
Garam mohr mengandung ion sulfat, yang apabila direaksikan dengan ion barium akan membentuk endapan berwarna...
Putih
Hijau kebiruan
Hitam
Hijau kotor
Garam yang memiliki isomorf dengan garam epsom adalah....
Garam mohr
Garam ammonium sulfat
Fero sulfat
Tawas
Garam mohr terbentuk dari campuran dua garam, yaitu
Besi (II) sulfat dan ammonium nitrat
Besi (II) sulfat dan ammonium sulfat
Besi (III) sulfat dan ammonium nitrat
Besi (III) sulfat dan ammonium sulfat
Berikut merupakan kegunaan dari garam mohr, kecuali
Untuk menentukan ketersediaan besi dalam sampel tanah pada analisis tanah
Sebagai katalis
Untuk membakukan larutan kalium permanganat
Sebagai agen pereduksi dalam berbagai reaksi sintesis organik
Larutan buffer yang terdiri dari asam sitrat dan Na2HPO4 disebut juga dengan...
Buffer Britton-Robinson
Buffer HEPES
Buffer Bis-Tris
Buffer Mcllvaine
Buffer asam sitrat -Na2HPO4 banyak digunakan dalam aplikasi laboratorium seperti....
Elektroforesis protein dan analisis biokimia
Pembuatan deterjen dan pembersih
Produksi baterai dan sel surya
Pengecatan logam dan korosi
Gaya apa yang terjadi antara asam sitrat dan natrium hidrogen fosfat dalam buffer?
Gaya ionik
Gaya kovalen
Gaya dipol-dipol
Tidak ada gaya antarmolekul
Bagaimana buffer asam sitrat-Na2HPO4 menjaga pH larutan tetap stabil?
Dengan melepaskan ion hidrogen (H+) saat ditambahkan basa dan menerima ion hidrogen saat ditambahkan asam
Dengan melepaskan ion hidroksida (OH-) saat ditambahkan asam dan menerima ion hidroksida saat ditambahkan basa
Dengan melepaskan ion fosfat (PO43-) saat ditambahkan asam dan menerima ion fosfat saat ditambahkan basa
Dengan mengubah sifat molekul larutan secara keseluruhan
Buffer asam sitrat-Na2HPO4 efektif dalam menjaga pH konstan dalam rentang tertentu. Rentang pH yang dapat diatur berkisar antara:
0 hingga 3
3 hingga 7
7 hingga 10
10 hingga 14
Kapasitas buffer didefinisikan sebagai....
Jumlah total zat terlarut dalam larutan buffer
Konsentrasi ion hidrogen dalam larutan buffer
Tingkat keasaman atau kebasaan larutan buffer
Kemampuan buffer untuk mempertahankan pH yang stabil
Kapasitas buffer dapat ditingkatkan dengan....
Menambahkan lebih banyak zat terlarut dalam larutan buffer
Mengurangi jumlah zat terlarut dalam larutan buffer
Mengurangi konsentrasi ion hidrogen dalam larutan buffer
Menambahkan asam atau basa kuat dalam larutan buffer
Berapakah perbandingan konsentrasi asam sitrat dan Na2HPO4 yang digunakan dalam percobaan buffer?
0,1 M dan 0,2 M
0,2 M dan 0,1 M
0,1 M dan 0,1 M
0,2 M dan 0,5 M
Berapakah nilai kapasitas buffer dari praktikum yang dilakukan jika pH awal 5 dan setelah ditambahkan HCl 0,l M sebanyak 1 mL pH larutan tetap menjadi 5?
0,1
0,08
0,06
Tidak dapat ditentukan
Manakah yang berperan sebagai basa pada larutan buffer yang sdr praktikumkan?
HPO42-
H3C6H5O7+
H2C6H5O7
H2PO4-
Campuran di bawah ini merupakan komponen larutan penyangga, kecuali ….
NaOH dan HCl
CH3COONa dan CH3COOH
NH4Cl dan NH3
NaOH dan NaHCO3
Apakah larutan penyangga selalu memiliki pH netral?
Ya, semua larutan penyangga memiliki pH netral.
Tidak, pH larutan penyangga tergantung pada jenis asam dan basa yang digunakan.
Larutan penyangga selalu memiliki pH basa.
Larutan penyangga selalu memiliki pH asam.
Apa yang dimaksud dengan reaksi kimia?
Perubahan fisik dalam zat
Perubahan bentuk zat
Interaksi antara dua atau lebih zat yang menghasilkan perubahan zat
Pembentukan zat baru tanpa perubahan zat asal
Dari pernyataan berikut yang tidak menunjukkan reaksi oksidasi adalah……
Terjadinya perubahan ion positif menjadi tidak bermuatan
Terjadinya pembentukan senyawa yang mengandung oksigen
Terjadinya peningkatan bilangan oksidasi
Terjadinya pembentukan senyawa yang mengandung radikal bebas
Berikut yang tidak termasuk reaksi metatesis adalah...
Fe2O3 + CO
KCl + NaNO3
Na2CO3 + HCl
NaOH + HCl
Berikut yang termasuk reaksi disproporsionasi adalah..
Ca(OH)2 (aq) + H2C2O4 (aq)→ CaC2O4 (aq) + 2H2O (aq)
Pb(NO3)2(aq) + 2Kl(aq) →PbI2(s) + 2KNO3(aq)
2NO2 (g) + H2O (l) →HNO2 (aq) + HNO3 (aq)
H2S (g) + SO2 (g) → 3 S (s) + H2O (l)
Larutan NH3 berwarna ....... ketika ditambahkan indikator pp menjadi warna ...... dan ketika ditambahkan CH3COOH larutannya berubah menjadi warna.......
Putih, merah muda, bening
Bening, bening, merah muda
Bening, merah muda, bening
Putih, bening, merah muda
Pada percobaan reaksi asam basa ion Pb2+, Pb(NO3)2 direaksikan dengan senyawa....
NaC2H3O2
CuSO4.5H2O
H2C2O4
NaNO3
Diketahui reaksi: KMnO4 + H2SO4 + H2C2O4 → K2SO4 + MnSO4 + CO2 + H2O
Biloks Mn berubah dari .... menjadi ....
+3 menjadi +2
+3 menjadi +4
+7 menjadi +4
+7 menjadi +2
Reaksi dimana suatu zat (reaktan) direduksi dan dioksidasi sekaligus disebut...
Reaksi kombinasi
Reaksi konproporsionasi
Reaksi disproporsionasi
Reaksi metatesis
Kalium permanganat sering digunakan sebagai oksidator dalam reaksi redoks karena....
Memiliki sifat korosif yang kuat
Memiliki warna ungu yang menarik
Memiliki kemampuan untuk memberikan atau menerima elektron
Tidak memiliki reaktivitas yang signifikan
Berikut reduktor yang dapat mereduksi ion MnO4- kecuali....
Zn
H2C2O4
Fe
H2O2
Pernyataan yang benar mengenai reaksi reduksi ion Cu2+ dalam fase padat dan larutan adalah...
Ion Cu2+ dalam fase padat lebih reaktif daripada dalam larutan
Ion Cu2+ dalam larutan memiliki ketersediaan elektron yang terbatas
Reaksi reduksi ion Cu2+ hanya dapat terjadi dalam fase padat
Ion Cu2+ dalam larutan lebih mungkin mengalami reaksi reduksi dibandingkan dalam fase padat
Apa yang terjadi dengan kesetimbangan antara ion kromat dan dikromat jika pH larutan meningkat?
Ion kromat (CrO4^2-) menjadi bentuk dominan
Ion dikromat (Cr2O7^2-) menjadi bentuk dominan
Tidak ada perubahan dalam kesetimbangan
Kesetimbangan bergeser ke arah ion kromat (CrO4^2-) atau ion dikromat (Cr2O7^2-) tergantung pada pH awal
Gaya antarmolekul dalam suatu senyawa dipengaruhi oleh...
Massa molekul senyawa tersebut
Jumlah atom dalam senyawa tersebut
Energi kinetik molekul dalam senyawa tersebut
Gaya gravitasi yang bekerja pada senyawa tersebut
Pada percobaan laju evaporasi, waktu yang dibutuhkan oleh suatu senyawa untuk menguap sepenuhnya adalah indikator dari...
Energi potensial molekul dalam senyawa
Gaya tarik-menarik van der Waals dalam senyawa
Gaya antarmolekul dalam senyawa
Kecepatan reaksi kimia dalam senyawa
Percobaan laju evaporasi senyawa berhubungan dengan prinsip-prinsip...
Gaya antarmolekul dan termodinamika
Kinetika molekuler dan termokimia
Kesetimbangan kimia dan gaya gravitasi
Elektrokimia dan keseimbangan asam-basa
Gaya antarmolekul yang terjadi pada molekul polar biasanya lebih kuat karena...
Molekul polar memiliki massa yang lebih besar
Molekul polar memiliki momen dipol yang signifikan
Molekul polar memiliki bentuk yang lebih kompleks
Molekul polar memiliki energi kinetik yang lebih tinggi
Gaya tarik-menarik van der Waals dan gaya hidrogen, dua jenis gaya antarmolekul, terjadi karena...
Molekul polar memiliki massa yang lebih besar
Molekul polar memiliki bentuk yang kompleks
Molekul nonpolar memiliki muatan penuh
Molekul polar memiliki muatan parsial
Kepolaran molekul berperan penting dalam menentukan sifat-sifat fisik dan kimia suatu senyawa, seperti...
Warna senyawa
Massa molar senyawa
Kepekatan senyawa
Titik didih dan kelarutan senyawa
Zat yang menguap lebih cepat memiliki energi kinetik yang lebih tinggi, yang memungkinkan mereka untuk...
Lebih mudah membentuk ikatan dengan molekul lain dalam cairan
Lebih mudah terikat oleh gaya tarik antarmolekul dalam cairan
Lebih mudah melompat ke fase gas
Lebih mudah membentuk ikatan hidrogen dengan molekul lain dalam cairan
Faktor utama yang mempengaruhi kekuatan gaya antarmolekul adalah...
Jumlah atom dalam molekul
Massa molar molekul
Suhu cairan
Polaritas molekul
Dalam hal daya tarik antarmolekul, urutan yang benar dari yang terkuat ke yang terlemah adalah...
Air > Etanol > Heksana > Aseton
Air > Etanol > Aseton > Heksana
Air > Heksana > Etanol > Aseton
Aseton > Heksana > Etanol > Air
Faktor apa yang dapat dilihat pada tabel periodik untuk menentukan gaya antarmolekul?
Jumlah proton dalam inti atom
Elektronegativitas atom
Massa atom
Jumlah elektron di kulit valensi
Hal yang tidak bergantung kepada gaya antarmolekul adalah....
Viskositas
Tegangan permukaan
Kelarutan
Massa molekul
Senyawa manakah di bawah ini memiliki gaya van der Waals yang paling lemah?
Metana
Ammonia
Asam asetat
Air
Berikut ini logam yang tidak berpengaruh jika diberi H2SO4 adalah....
Ag
Ca
Ba
Na
Berikut yang bukan merupakan oksida amfoter adalah...
Fe2O3
ZnO
B2O3
Al2O3
Logam berikut yang tidak bereaksi ketika ditambahkan 3 mL larutan HCl 5 M adalah...
Zn
Pb
Al
Cu
Pada pengaruh HNO3 terhadap logam Fe, yang manakah yang bersifat sebagai oksidator?
Fe
HNO3
NO
H2O
Kegunaan Na2S dalam percobaan oksidasi-reduksi : pengaruh asam basa pada logam adalah...
Untuk mempercepat reaksi oksidasi reduksi pada logam
Agar inhibitor pada logam dapat dihilangkan
Untuk melihat pengaruh sulfida pada logam
Untuk membuktikan bahwa logam dapat bereaksi dengan asam/basa
Dalam percobaan asam basa pada logam, perubahan warna larutan setelah penambahan Na2S mengindikasikan:
Keberadaan logam dalam larutan
Keberadaan asam dalam larutan
Keberadaan basa dalam larutan
Keberadaan garam dalam larutan
Dalam reaksi antara asam nitrat dengan logam Fe, gas apa yang dilepaskan?
Oksigen
Hidrogen
Karbon dioksida
Nitrogen dioksida
Reaksi oksidasi seringkali menghasilkan pembentukan:
Garam
Hidrokarbon
Oksida
Asam lemah
Perbedaan utama antara reaksi Fe dengan HCl dan HNO3 terletak pada:
Reaktivitas Fe
Warna produk yang terbentuk
Jumlah molekul gas yang dilepaskan
Keasaman larutan
Keasaman HNO3 yang lebih kuat dibandingkan HCl menjadikan reaksi dengan HNO3 lebih:
Eksotermik
Endotermik
Reaktif
Stabil
Ketika aluminium direaksikan dengan HCl, produk yang terbentuk adalah:
AlCl2
AlCl3
NaAlO2
Al2O3
Urutan logam yang paling reaktif hingga yang paling tidak reaktif adalah:
Al, Zn, Fe, Pb, Cu
Zn, Fe, Al, Pb, Cu
Cu, Fe, Pb, Zn, Al
Pb, Al, Zn, Cu, Fe
