Font size
WorksheetsUAS PVBP A S1 PAKET I
Total questions: 25
Worksheet time: 25mins
Malaria disebabkan oleh (a) yang ditularkan oleh nyamuk Anopheles kepada manusia.
Malaria disebabkan oleh parasit yang dikenal sebagai (a)
Nyamuk yang bertindak sebagai vektor penyakit malaria adalah nyamuk jenis (a) .
Gejala umum yang sering terjadi pada penderita malaria meliputi demam, menggigil, dan (a) .
Penggunaan kelambu berinsektisida dan pemberantasan habitat nyamuk adalah upaya pencegahan utama untuk menghindari (a) .
Diagnosis malaria dapat dilakukan melalui pemeriksaan mikroskopis darah untuk mendeteksi adanya (a) dalam sel darah merah.
DBD disebabkan oleh virus yang dikenal sebagai (a) .
Gejala umum pada penderita DBD meliputi demam tinggi, nyeri (a) dan ruam pada kulit.
Pemeriksaan laboratorium yang umum dilakukan untuk diagnosis DBD adalah dengan mendeteksi adanya peningkatan jumlah (a) dalam darah.
Pengendalian DBD melibatkan tindakan pemberantasan (a) dan penggunaan insektisida untuk membasmi nyamuk Aedes aegypti.
Tikus adalah hewan (a) yang termasuk dalam keluarga Muridae.
Tikus memiliki gigi yang terus tumbuh sepanjang hidupnya, sehingga mereka termasuk dalam golongan hewan (a) .
Tikus sering menjadi hama yang merusak tanaman dan makanan di gudang karena mereka adalah (a) yang rakus.
Tikus merupakan vektor penular beberapa penyakit, termasuk (a) yang dapat menular kepada manusia melalui gigitan atau kotorannya.
Tindakan pencegahan umum untuk mengendalikan tikus meliputi menjaga kebersihan, menutup rapat makanan, dan menggunakan (a) untuk menghalau tikus dari masuk ke dalam rumah.
Jentik nyamuk Aedes merupakan tahap awal dari siklus hidup nyamuk yang dikenal sebagai (a) .
Jentik nyamuk Aedes biasanya ditemukan di (a) yang mengandung air, seperti bak mandi yang tidak digunakan dan penampungan air hujan.
Jentik nyamuk Aedes membutuhkan (a) untuk tumbuh dan berkembang menjadi nyamuk dewasa.
Pengendalian jentik nyamuk Aedes dilakukan dengan cara menghilangkan atau menguras (a) tempat-tempat yang menjadi tempat perkembangbiakan mereka.
Jentik nyamuk Aedes dapat menjadi vektor penular penyakit seperti demam berdarah dengue (DBD) dan (a) .
Jentik nyamuk Anopheles adalah tahap awal dari siklus hidup nyamuk yang dikenal sebagai (a) .
Jentik nyamuk Anopheles biasanya ditemukan di (a) yang mengandung air, seperti rawa, genangan air, atau kolam.
Jentik nyamuk Anopheles membutuhkan (a) untuk tumbuh dan berkembang menjadi nyamuk dewasa.
Pengendalian jentik nyamuk Anopheles dapat dilakukan dengan cara menguras atau menghilangkan (a) yang menjadi tempat perkembangbiakan mereka.
Jentik nyamuk Anopheles dikenal sebagai vektor utama penyakit (a) yang dapat menginfeksi manusia.
