WorksheetsMOD6-SUMATIF
Total questions: 30
Worksheet time: 15mins
Name
Class
Date
1.
1. Tes, sering diartikan dengan pengukuran dan penilaian tetapi jika disimak lebih dalam, tes memiliki pengertian yang berbeda dengan yang lainnya. Berikut ini mana yang termasuk di dalam defenisi dari tes
a)
Tes (instrument) adalah membandingkan sesuatu dengan satu ukuran, biasanya bersifat kuantitatif.
b)
Tes (instrument) adalah alat untuk memperoleh informasi tentang suatu hal atau obyek.
c)
Tes (instrument) adalah sebuah proses atau rangkaian penentuan nilai yang dimaksudkan untuk melihat sejauhmana tujuan pendidikan, proses pembelajaran telah berjalan sesuai dengan yang diharapkan.
d)
Tes (instrument) adalah tindakan mengambil suatu keputusan terhadap sesuatu dengan ukuran baik-buruk.
2.
2. Pengukuran sering diartikan sama dengan tes dan penilaian. Tetapi jika disimak lebih dalam, pengukuran memiliki pengertian yang berbeda dengan yang lainnya. Manakah di bawah ini jawaban yang paling tepat sesuai dengan defenisi pengukuran.
a)
engukuran adalah alat untk memperoleh informasi tentang suatu hal atau objek.
b)
Pengukuran adalah sebuah proses atau rangkaian penentuan nilai yang dimaksudkan untuk melihat sejauhmana tujuan pendidikan dan proses pembelajaran telah berjalan sesuai dengan yang diharapkan.
c)
Pengukuran adalah tindakan mengambil suatu keputusan terhadap sesuatu dengan ukuran baik-buruk.
d)
Pengukuran bertujuan untuk dapat mengukur tingkat kemampuan peserta didik
e)
Pengukuran adalah membandingkan sesuatu dengan satu ukuran, biasanya pengukuran bersifat kuantitatif.
3.
3. Begitupun dengan penilaian sering diartikan sama dengan tes dan pengukuran. Tetapi jika disimak lebih dalam, penilaian memiliki pengertian yang berbeda dengan yang lainnya.
a)
Penilaian bersifat evaluation, yaitu tindakan mengambil suatu keputusan terhadap sesuatu dengan ukuran baik-buruk.
b)
Penilaian adalah sebuah proses atau rangkaian penentuan nilai yang dimaksudkan untuk melihat sejauh mana tujuan dan proses pembelajaran telah berjalan sesuai dengan yang diharapkan.
c)
Penilaian adalah membandingkan sesuatu dengan satu ukuran, biasanya bersifat kuantitatif.
d)
Penilaian adalah alat untuk memperoleh informasi tentang suatu hal atau objek.Penilaian adalah suatu proses yang dilakukan oleh guru kepada siswa secara berkala.
4.
4. Tes, pengukuran, dan penilaian sering diartikan sebagai komponen evaluasi yang memiliki pengertian:
a)
Tindakan mengambil suatu keputusan terhadap sesuatu dengan ukuran baik-buruk (penilaian bersifat kualitatif).
b)
Membandingkan sesuatu dengan satu ukuran, biasanya bersifat kuantitatif.
c)
Alat untuk memperoleh informasi tentang suatu hal atau objek.
d)
Proses atau rangkaian penentuan nilai yang dimaksudkan untuk melihat sejauhmana tujuan yang telah dirumuskan dapat tercapai.
e)
Tes pengukuran dan penilaian adalah suatu instrumen yang digunakan guru dalam melakukan tes pengukuran dan penilaian.
5.
5. Kurangnya pemahaman oleh guru terhadap model asesmen untuk menentukan penilaian akan berdampak pada:
a)
Buruknya nilai akhir siswa karena soal-soal dianggap terlalu sulit.
b)
Timbulnya nilai-nilai subjektif yang didasarkan pada kira-kira atau duga-duga sehingga tidak maksimalnya gambaran nyata kompetensi siswa.
c)
Munculnya nilai-nilai yang tinggi sehingga terkesan soalnya terlalu mudah.
d)
Maksimalnya gambaran nyata kompetensi siswa.
e)
Penilaian dilakukan secara acak dengan hanya mengacu pada kehadiran siswa.
6.
6. Asesmen dapat diklasifikasikan ke dalam asesmen otentik dan asesmen alternatif. Adapun maksud dari asesmen otentik menuntut siswa untuk.
a)
Mendemonstrasikan perilaku yang diharapkan dalam situasi kehidupan sehari-hari.
b)
Mendemonstrasikan perilaku yang diharapkan dalam situasi kehidupan berolahraga.
c)
Menggunakan keterampilan berpikir yang lebih tinggi.
d)
Mendemonstrasikan perilaku, pengetahuan, dan keterampilan yang diharapkan dalam situasi dan kondisi yang terkendali.
e)
Asessmen otentik sendiri menumbuhkan rasa percaya diri terhadap siswa.
7.
7. Terdapat beberapa perbedaan evaluasi formatif dan sumatif dalam pembelajaran penjas. Adapun ciri dari evaluasi formatif adalah
a)
Tujuannya untuk menilai pada akhir unit, catur wulan, semester, atau suatu kursus.
b)
Penekanan pada kategori perilaku yang lebih luas atau kombinasi dari beberapa perilaku spesifik.
c)
Diberikan secara periodik untuk memantau kemajuan belajar peserta didik selama proses pembelajaran berlangsung dan untuk memberi umpan balik (feed back) guna penyempurnaan programpembelajaran.
d)
Waktu pelaksanaan pada akhir unit, semester, catur wulan.
e)
Penekanan pada perilaku tertentu sebagaimana tertera dalam TIK dan diajarkan dalam PBM.
8.
8. Asesmen dapat diklasifikasikan ke dalam asesmen otentik dan asesmen alternatif. Asesmen otentik menuntut siswa . . . .
a)
Mendemonstrasikan perilaku yang diharapkan dalam situasi kehidupan sehari-hari.
b)
Mendemonstrasikan perilaku yang diharapkan dalam situasi kehidupan berolahraga.
c)
Menggunakan keterampilan berpikir yang lebih tinggi.
d)
Mendemonstrasikan perilaku, pengetahuan, dan keterampilan yang diharapkan dalam situasi dan kondisi yang terkendali.
e)
Merupakan umpan balik bagi guru untuk merubah kurikulum yang telah dilaksanakan.
9.
9. Penilaian Acuan Patokan (PAP) merupakan pendekatan evaluasi yang dilakukan dengan cara: . . .
a)
Membandingkan proses dan hasil belajar siswa dengan suatu patokan atau kriteria tertentu yang biasanya telah ditetapkan sebelumnya.
b)
Penilaian dilakukan dengan cara membandingkan skor siswa dengan rerata skor kelompoknya.
c)
Menekankan pada kategori perilaku yang lebih luas atau kombinasi dari beberapa perilaku spesifik.
d)
Menekankan pada perilaku tertentu sebagaimana tertera dalam TIK dan diajarkan dalam PBM.
e)
Sebuah proses atau rangkaian penentuan nilai yang dimaksudkan untuk melihat sejauhmana tujuan pendidikan dan proses pembelajaran telah berjalan sesuai dengan yang diharapkan
10.
10. Alokasi waktu yang cukup ditambah dengan jumlah siswa yang tidak terlalu banyak, memungkinkan penilaian:
a)
Kesulitan mendapat informasi secara lebih objektif.
b)
Kesulitan menilai secara individual dengan lebih baik
c)
Penilaian secara kelompok menjadi lebih sulit.
d)
Dapat menggali kompetensi secara baik, karena dapat dilakukan secara serempak.
e)
Dapat menggali kompetensi secara baik, karena dapat dilakukan secara individual
11.
11. Pengetahuan statistika yang kurang, menyebabkan data tidak dapat diolah dengan baik. Dampak dari kekurangan ini adalah:
a)
Informasi tentang kompetensi yang diharapkan dari anak menjadi kabur.
b)
Instrument yang dibuat tidak mampu menggambarkan hasil yang diharapkan.
c)
Pengukuran yang dilakukan menjadi sia-sia.
d)
Tidak dapat membuat keputusan tentang status anak
e)
Membuat keputusan sesuai harapan
12.
12. Penilaian Acuan Norma (PAN) merupakan pendekatan evaluasi yang dilakukan dengan cara:
a)
Membandingkan proses dan hasil belajar siswa dengan suatu patokan atau kriteria tertentu yang biasanya telah ditetapkan sebelumnya.
b)
Penilaian dilakukan dengan cara membandingkan skor siswa dengan rerata skor kelompoknya.
c)
Menekankan pada kategori perilaku yang lebih luas atau kombinasi dari beberapa perilaku spesifik.
d)
Menekankan pada perilaku tertentu sebagaimana tertera dalam TIK dan diajarkan dalam PBM.
e)
Penilaian dilakukan dengan cara membandingkan skor siswa dengan rerata skor seluruh kelas.
13.
13. Tes essay dapat dikategorikan sebagai tes subyektif, karena?
a)
Nilai validitas contentnya yang tinggi.
b)
Nilai validitas constructnya yang rendah.
c)
Nilai validitas ramalannya yang tinggi.
d)
Nilai reliabilitasnya yang rendah.
e)
Nilai objektivitasnya yang rendah
14.
14. Diantara kebaikan tes dari essay adalah:
a)
Sulit menyusunnya.
b)
Jawaban tidak mengemukakan pendapat.
c)
Mendalami suatu masalah.
d)
Mampu menggambarkan kompetensi siswa (representative).
e)
menggali seluruh pengetahuan siswa
15.
15. Tes essaypun dapat diberikan bila soal yang disusun . . . .
a)
Mampu mengemukakan pendapat.
b)
Mampu mendalami semua masalah.
c)
Memiliki validitas isi.
d)
Tidak harus representatif.
e)
Memiliki kisi-kisi instrumen
16.
16. Terdapat beberapa perbedaan evaluasi formatif dan sumatif. Ciri dari evaluasi formatif adalah: . . .
a)
Tujuannya untuk menilai pada akhir unit, catur wulan, semester, atau suatu kursus.
b)
Waktu pelaksanaan pada akhir unit, semester, catur wulan.
c)
Penekanan pada kategori perilaku yang lebih luas atau kombinasi dari beberapa perilaku spesifik.
d)
Penekanan pada perilaku tertentu sebagaimana tertera dalam TIK dan diajarkan dalam PBM.
e)
Membandingkan sesuatu dengan satu ukuran, biasanya bersifat kuantitatif
17.
17. Ada enam orang siswa kelas II SMP yang mempunyai kesulitan belajar yang sama dalam penguasaan teknik passing bola voli.Setelah mengidentifikasi kesulitan belajar yang dialami oleh enam siswa tersebut ternyata guru dapat informasi/masukan bahwa mereka termasuk.
a)
Anak yang mengalami kesulitan dalam belajar
b)
Anak yang mengalami kesulitan belajar sedang
c)
Anak yang mengalami kesulitan belajar tinggi
d)
Anak yang tidak mengalami kesulitan belajar
e)
Anak yang normal
18.
18. Berdasarkan kasus no 17 diatas maka tindakan yang dilakukan guru adalah
a)
guru membimbing mereka secara bersama-sama dengan menggunakan metode ceramah
b)
guru membimbing mereka secara bersama-sama dengan menggunakan metode diskusi
c)
guru membimbing mereka secara bersama-sama dengan menggunakan metode latihan
d)
guru membimbing mereka secara bersama-sama dengan menggunakan metode demosntrasi
e)
guru membimbing mereka secara bersama-sama dengan menggunakan metode bermain
19.
19. Ada enam orang siswa kelas II SMP yang mempunyai kesulitan belajar yang sama dalam penguasaan teknik passing bola voli.Setelah mengidentifikasi kesulitan belajar yang dialami oleh enam siswa tersebut ternyata guru dapat informasi/masukan.
Berdasarkan kasus diatas maka salah satu upaya yang dilakukan oleh guru adalah :
a)
Menganalisis berbagai faktor yang berkaitan dengan timbulnya kesulitan belajar dan mengetahui mengapa kelemahan-kelemahan itu dapat terjadi
b)
Agar siswa dapat memahami dirinya, Khususnya prestasi belajarnya, dalam mengenal kelemahannya dalam mempelajari suatu bidang studi dan juga kekuatannya.
c)
Agar siswa dapat melaksanakan tugas-tugas belajar yang diberikan kepadanya.
d)
siswa masih dipandang belum mencapai hasil belajar yang diharapkan.
e)
Penguasaan guru terhadap materi pelajaran
20.
20. Seorang anak memperoleh nilai harian-1 pada KB 3.2 sebesar 70. Karena belum emncapai KKM anak tersebut mengikuti remdial.Setelah mengikuti remdial dan diakhiri dengan penilaian memperoleh nilai 82, Untuk memperoleh nilai pada ulangan harian dapat dilakukan dnegan beberapa alternative diantaraya:
a)
Didasarkan pada nilai tertinggi setelah disetujui oleh para dean guru/
b)
Didasarkan pada KKM yang sudah ditentukan
c)
Didasarkan pada nilai kelompok kelas
d)
Didasarkan pada nilai tertinggi di kelas
e)
Didasarkan pada kesepakatan dewan guru
21.
21. Seorang anak memperoleh nilai harian-1 pada KB 3.2 sebesar 70. Karena belum emncapai KKM anak tersebut mengikuti remdial.Setelah mengikuti remdial dan diakhiri dengan penilaian memperoleh nilai 82, Untuk memperoleh nilai pada ulangan harian dapat dilakukan dnegan beberapa alternative
Salah satu manfaat yang didapat berdasarkan kasus diatas adalah :
a)
Meningkatkan kemampuan siswa
b)
Meningkatnya motivasi peserta didik setelah mengikuti pembelajaran remedial
c)
Meningkatkan kebersamaan di dalam kelompok
d)
Meningkatkan solidaritas diantara siswa di kelas
e)
Meningkatnya siswa yang pintar
22.
22. Di kelas VII terdapat 5 orang siswa yang melampau nilai diatas KKM, maka guru harus melakukan program pengayaan dengan melakukan kegiatan:
a)
5 orang siswa tersebut diberikan tugas tambahan
b)
5 orang siswa tersebut belajar mandiri tentang sesuatu yang diminati
c)
5 orang siswa tersebut belajar sesuai dengan kecepatan belajarnya masing-masing
d)
5 orang siswa tersebut diberikan tugas untuk membimbing siswa lain yang tidak mencapai KKM
e)
5 orang siswa tersebut belajar seperti biasa
23.
23. Bentuk-bentuk pelaksanaan program pengayaan dalam pembelajaran PJOK adalah :
a)
Menugaskan siswa untuk terus mempertahankan teknik yang dikuasainya
b)
Menugaskan siswa untuk latihan mandiri dirumah
c)
Menugaskan siswa untuk melakukan diskusi kelompok
d)
Menugaskan siswa untuk membantu guru membantu siswa lain yang kurang mampu
e)
Menugaskan siswa untuk melaporkan hasil kemajuan belajarnya
24.
24. Karena mau cepat selesai, pada saat penelitiannya masih harus dilanjutkan ke Daur 3, Pak Irsan sudah menghentikannya hanya sampai Daur 2. Ia kemudian menyusun laporan PTK dan melaporkan bahwa tindakan perbaikannya sudah menunjukkan hasil positif. Sesuai etika penulisan laporan, Pak Irsan telah mengabaikan ....
a)
estetika
b)
Logika
c)
Kejujuran
d)
Ke-konsistenan (keajegan)
e)
Hirarki
25.
25. Tulisan tentang sebuah topik biasanya disusun berdasarkan paragraf-paragraf. yang dimaksud dengan paragraf dalam laporan PTK adalah .....
a)
Kumpulan gagasan yang ditulis peneliti
b)
Ungkapan penulis yangmemiliki kesatuan ide dan pikiran
c)
Kumpulan kalimat kuranglebihsebanyak setengah halaman yangdimulai dengan barisbaru
d)
Buah pikiran para pakar yang dikutip penulis
e)
Kerangka berfikir peneliti
26.
26. Berikut adalah aspek dibahas dalam bab kajian pustaka. Salah satu hal yang tidak sesuai sebagai aspek kajian pustaka adalah ....
a)
Teori-teori yang elevan
b)
Kerangka berpikir
c)
Metodologi
d)
Pertanyaan penelitian atau hipotesis
e)
Penjabaran identifikasi
27.
27. Diseminasi laporan PTK dilakukan untuk tujuan ....
a)
Proses sosialisasi laporan ilmiah
b)
Penyebarluasan hasil penelitian
c)
Publikasi temuan ilmiah
d)
Dimanfaatkan orang banyak terutama guru
e)
Penyelesaian laporan
28.
28. Manfaat diseminasi laporan PTK bagi sekolah adalah ....
a)
Dihasilkannya laporan ilmiah bagi sekolah
b)
Dihasilkannya metode perbaikan pembelajaran di kelas
c)
Meningkatnya kredibilitas sekolah
d)
Meningkatnya intelektualitas staf guru
e)
Meningkatnya in come guru
29.
29. Dalam menyusun laporan PTK, masalah penelitian ditulis/disajikan di bagian
a)
Identifikasi masalah
b)
Perumusan masalah
c)
Pendahuluan
d)
Kesimpulan
e)
Tinjauan Teoritis
30.
30. Secara spesifik laporan PTK memuat tentang ....
a)
temuan penelitian
b)
kesimpulan hasil penelitian
c)
rekomendasi
d)
saran-saran perbaikan pembelajaran
e)
Rekomendasi Penelitian
100 %
