wayground logo

Free Printable Worksheets

Font size

S
M
L
XL
Worksheets

Modul 1 - Modul 6 PTK UT

Total questions: 120

Worksheet time: 3600secs

Name
Class
Date
1.

Guru apabila mengalami masalah dalam pembelajaran dan ingin memperbaikinya, maka yang dilakukan adalah melakukan

a)

Penelitian tindakan kelas

b)

Berkonsultasi dengan sejawat

c)

Berkonsultasi dengan kepala sekolah

d)

Mengikuti pelatihan

2.

Tujuan penelitian tindakan kelas adalah untuk

a)

Mengungkapkan kebenaran

b)

Menjawab masalah guru

c)

Memperbaiki kinerja guru

d)

Mengumpulkan informasi

3.

Metode utama dalam penelitian tindakan kelas disebut dengan self-reflective inquiry, artinya metode yang digunakan

a)

Bertumpu pada kemampuan guru melakukan refleksi

b)

Longgar tetapi tetap mengikuti kaidah penelitian

c)

Hanya observasi/kesan dari guru

d)

Bervariasi asal sesuai dengan kaidah penelitian

4.

Dalam penelitian tindakan kelas, masalah yang diteliti berasal dari

a)

Kerisauan guru akan kinerjanya

b)

Kerisauan pendidik akan mutu pendidikan

c)

Keinginan untuk membantu guru

d)

Kepedulian peneliti akan kinerja guru

5.

Penelitian tindakan kelas berbeda dengan penelitian kelas dalam hal

a)

Pelaku penelitian

b)

Tujuan penelitian

c)

Tempat penelitian

d)

Asal masalah yang diteliti

6.

Penelitian tindakan kelas seyogianya dilakukan oleh guru karena alasan-alasan berikut, kecuali

a)

PTK memang untuk guru

b)

Guru paling akrab dengan suasana kelas

c)

Masalah di kelas mungkin asing bagi para peneliti luar

d)

Guru bertanggung jawab memperbaiki kinerjanya

7.

Seorang dosen LPTK membantu Ibu Tini, guru kelas III SD untuk mencari jalan keluar dari kesulitan yang dihadapinya dalam memotivasi para siswa untuk mengerjakan PR yang diberikan. Ibu Tini menceritakan jenis PR yang diberikan, jumlah siswa yang mengumpulkan PR, serta kebiasaannya menyimpan PR tersebut di rumah tanpa mengembalikannya kepada siswa. Dosen LPTK mendengarkan cerita Ibu Tini, dan kemudian mereka berdua merancang cara untuk mengatasinya, dan akhirnya mereka sepakat bahwa Ibu Tini akan mencobakan cara tersebut dan memantau hasilnya. Sejak itu, hampir setiap minggu mereka bertemu kembali untuk mengkaji hasil perbaikan tersebut. Kegiatan yang dilakukan oleh dosen LPTK dan Bu Tini merupakan kegiatan penelitian tindakan kelas karena

a)

Ibu Tini bekerja sama dengan dosen LPTK

b)

Masalah penelitian muncul dari kerisauan guru

c)

Terjadi pertemuan setiap minggu

d)

Dosen LPTK membantu guru kelas III memecahkan masalahnya

8.

Guru dianggap lebih sesuai melakukan penelitian tindakan kelas karena alasan berikut, kecuali

a)

Dibandingkan dengan peneliti luar guru lebih memahami keadaan di kelas

b)

Kelas merupakan wilayah guru

c)

Hasil penelitian dapat dimanfaatkan langsung oleh guru

d)

Temuan peneliti luar sulit diterapkan oleh guru

9.

Dilihat dari segi tujuan penelitian, penelitian tindakan kelas menempatkan guru sebagai

a)

Peneliti dari dalam

b)

Praktisi yang membangun teori

c)

Subjek penelitian

d)

Pengajar dan peneliti

10.

Sebagai pekerja profesional, guru dianggap paling layak melakukan penelitian tindakan kelas (PTK) karena

a)

PTK membantu guru berkembang secara profesional

b)

Guru paling akrab dengan para siswa

c)

Kelas memang merupakan wilayah guru

d)

PTK merupakan bagian dari tugas profesional guru

11.

Dikaitkan dengan tanggung jawab guru terhadap pembelajaran, PTK dapat membantu guru untuk

a)

Mengatasi masalah siswa

b)

Memperbaiki pembelajaran

c)

Berkembang secara profesional

d)

Berkolaborasi dengan guru lain

12.

Ibu Siti Ibu Siti terbiasa menganalisis pekerjaan siswanya untuk menemukan kesulitan yang ditemukan siswa dalam pelajaran bahasa Indonesia. Dari hasil analisis tersebut, Ibu Siti juga mencoba menemukan kekuatan dan kelemahannya dalam mengajar. Jika dia menemukan kelemahan, segera dia mencoba mencari jalan untuk mengatasi kelemahan tersebut. Langkah-langkah yang dilakukan Ibu Siti tersebut dapat dikategorikan sebagai langkah awal dalam

a)

Perkembangan profesional

b)

Melakukan PTK

c)

Memperbaiki pembelajaran

d)

Menerapkan manfaat PTK

13.

Berikut ini adalah manfaat PTK bagi guru, kecuali

a)

Membantu guru memperbaiki pembelajaran

b)

Memungkinkan guru berkembang secara profesional

c)

Memungkinkan guru mengembangkan karir

d)

Menambah rasa percaya diri

14.

Sekolah yang maju membawa dampak bagi kemajuan para guru, demikian pula sebaliknya. Oleh karena itu, jika di suatu sekolah para guru terlatih melakukan PTK, sekolah akan berpotensi untuk

a)

Meraih popularitas

b)

Menghasilkan siswa teladan

c)

Menerbitkan karya-karya penelitian

d)

Menghasilkan berbagai teknik pembelajaran

15.

Ibu Ita, seorang guru IPS berpenampilan sangat energik. la sedang melakukan PTK dengan bantuan seorang dosen LPTK. Hampir setiap hari dia sibuk untuk menganalisis hasil pekerjaan siswanya dan mencoba memberi komentar yang dapat mendorong siswa untuk bekerja lebih giat. Para siswa ternyata sangat antusias terhadap usaha Ibu Ita. Karena para siswa merasa bahwa pekerjaannya diperiksa dengan cermat, siswa pun membuat pekerjaannya dengan cermat pula. Siswa merasa bahwa ia selalu harus bekerja cermat sebagaimana Ibu Ita memeriksa pekerjaannya dengan cermat pula. Ilustrasi di atas menggambarkan manfaat PTK bagi siswa, dalam hal

a)

Perilaku guru yang melaksanakan PTK menjadi model bagi siswa

b)

Guru mendorong siswa untuk memperbaiki hasil belajarnya

c)

Siswa termotivasi oleh cara guru mengajar

d)

Siswa dapat memperbaiki proses dan hasil belajarnya

16.

Guru yang terampil melaksanakan PTK akam merasa lebih percaya diri. Hal ini disebabkan oleh berbagai faktor, antara lain sebagai berikut, kecuali

a)

Munculnya perasaan lebih mampu dibandingkan teman sejawat yang lain

b)

Berkembangnya kemampuan guru dalam pembelajaran

c)

Tumbuhnya rasa puas terhadap pembelajaran yang dikelola

d)

Munculnya perasaan mampu memecahkan masalah sendiri

17.

Keterbatasan PTK terutama terletak pada

a)

Metodologi

b)

Validitas

c)

Instrumen yang digunakan

d)

Reliabilitas hasil yang dicapai

18.

Hasil PTK tidak mempunyai daya generalisasi karena

a)

Sampel terbatas pada kelas yang diajar

b)

Masalah yang diteliti sangat spesifik

c)

Metodologi sangat longgar

d)

PTK dilakukan oleh guru, bukan oleh peneliti

19.

Agar PTK dapat diterapkan secara melembaga diperlukan berbagai kondisi atau persyaratan. Kondisi tersebut antara lain sebagai berikut, kecuali

a)

Adanya kebebasan bagi para guru untuk berinovasi

b)

Birokrasi yang ketat

c)

Dukungan dari semua personil sekolah

d)

Ada rasa saling mempercayai antarpersonil sekolah termasuk siswa

20.

Kemauan guru untuk melakukan PTK haruslah didukung oleh iklim sekolah yang memberi kebebasan kepada guru untuk

a)

Berdiskusi, berkolaborasi, dan meminta bantuan

b)

Melakukan perubahan jadwal pelajaran

c)

Menciptakan masalah bagi kelasnya

d)

Meminta siswa mengikuti perintahnya

21.

Dalam pelaksanaan PTK perlu melalui empat langkah pokok dengan urutan yang paling benar adalah

a)

Merencanakan, melaksanakan tindakan, refleksi, analisis data

b)

Refleksi, analisis data, merencanakan, melaksanakan tindakan

c)

Merencanakan, melaksanakan tindakan, mengamati, refleksi

d)

Refleksi, merencanakan, melaksanakan tindakan, analisis data

22.

Untuk mengidentifikasi masalah, guru perlu melakukan kajian terhadap pembelajaran yang dikelolanya. Kajian tersebut dapat dilakukan dengan mengajukan berbagai pertanyaan. Pertanyaan yang tepat untuk maksud tersebut adalah sebagai berikut, kecuali

a)

Apa yang terjadi di kelas saya

b)

Berapa orang siswa yang prestasinya selalu rendah

c)

Dengan siapa saya harus mendiskusikan masalah ini

d)

Apa dampaknya jika siswa yang berprestasi rendah saya biarkan saja

23.

Masalah yang teridentifikasi kadang-kadang terlampau banyak, sehingga guru harus menentukan pilihan. Hal-hal yang harus diperhatikan dalam memilih masalah yang perlu ditangani adalah sebagai berikut, kecuali

a)

Tingkat keseriusan masalah

b)

Kemampuan guru untuk menangani

c)

Ada tidaknya mitra kolaborasi

d)

Kompleks tidaknya masalah tersebut

24.

Setelah menetapkan dan menjabarkan masalah, guru perlu mengembangkan cara melakukan perbaikan atau mengatasi masalah. Untuk mengembangkan cara mengatasi masalah, guru dapat melakukan hal-hal berikut, kecuali

a)

Mengkaji teori yang relevan dengan masalah

b)

Menyusun langkah-langkah pemecahan masalah

c)

Berdiskusi dengan teman sejawat

d)

Mengingat kembali pengalaman yang terkait dengan masalah tersebut

25.

Cara pemecahan yang dipilih haruslah sesuai dengan

a)

Kondisi lingkungan sekolah

b)

Jumlah siswa dalam kelas

c)

Waktu yang tersedia dalam jadwal pelajaran

d)

Sarana dan fasilitas yang tersedia

26.

Sebelum melaksanakan tindakan, guru harus menyiapkan hal-hal berikut, kecuali

a)

Daftar hadir

b)

Skenario tindakan

c)

Sarana dan fasilitas pendukung

d)

Cara menganalisis data

27.

Ibu Ida, seorang guru SMU sedang asyik berdiskusi dengan teman sejawatnya tentang susahnya menyampaikan materi Biologi yang penuh dengan istilah Latin kepada siswa. Dia merasa bahwa siswa sangat sukar menghapal istilah asing tersebut. Ia meminta pendapat teman-temannya, bagaimana cara mengajarkan materi tersebut agar mudah dipahami oleh siswa. Dilihat dari langkah-langkah PTK, ibu Ida sedang berada pada tahap

a)

Identifikasi masalah

b)

Analisis masalah

c)

Merumuskan masalah

d)

Merencanakan perbaikan

28.

Dalam melaksanakan tindakan, guru harus memperhatikan beberapa kriteria, di antaranya

a)

Guru seyogianya memfokuskan diri sebagai pengajar

b)

Penelitian jangan sampai mengganggu komitmen guru sebagai pengajar

c)

Guru harus memperhatikan kemampuan siswa

d)

Perhatian guru harus terfokus pada masalah yang ingin dipecahkan

29.

Bapak Sutardi mengajar di kelas 2 SLTP Banyuasih. la sedang bermitra dengan seorang guru, teman sejawatnya dalam memperbaiki cara merespons terhadap jawaban siswa di kelas. Ia sudah merancang berbagai jenis penguatan untuk jawaban siswa yang baik serta beberapa respons untuk jawaban siswa yang tidak atau kurang tepat. Ia meminta rekan sejawatnya untuk duduk di kelasnya serta merekam reaksi siswa ketika guru merespons jawabannya. Jenis reaksi yang perlu direkam serta cara merekamnya sudah disepakati terlebih dahulu. Ditinjau dari kriteria pelaksanaan tindakan, kriteria mana yang sedang diterapkan oleh Bapak Sutardi?

a)

Guru harus memperhatikan etika yang terkait dengan tugasnya

b)

Metode penelitian yang diterapkan harus reliabel

c)

Pengumpulan data jangan sampai menyita waktu guru terlampau banyak

d)

Masalah yang ditangani harus sesuai dengan komitmen guru

30.

Tahap obervasi - interpretasi berlangsung bersamaan dengan pelaksanaan tindakan. Dalam kaitan ini, observasi - interpretasi mutlak diperlukan agar guru dapat

a)

memantau jalannya pembelajaran

b)

melakukan berbagai penyesuaian

c)

mengetahui kualitas respons siswa

d)

memantau pendapat pengamat

31.

Jika sebelum melakukan tindakan guru tidak menentukan cara mengumpulkan data, dalam pelaksanaan tindakan kemungkinan besar akan terjadi hal-hal berikut, kecuali

a)

Data yang dikumpulkan akan mubadzir

b)

Data yang diperlukan tidak terjaring

c)

Guru akan bingung menafsirkan data

d)

Guru tidak memerlukan data

32.

Idealnya, dalam PTK guru dapat mengamati atau mengumpulkan data sendiri dari kelasnya, sehingga yang mengamati dan melakukan interpretasi adalah guru sendiri. Namun, kadang-kadang guru terlampau repot untuk melakukan itu semua. Untuk mengatasi hal ini, guru dapat

a)

meminta salah seorang siswa menjadi pengamat

b)

meminta kepala sekolah untuk mengamati pelajarannya

c)

menggunakan alat bantu rekaman

d)

mewawancarai siswa setelah pelajaran selesai

33.

Prinsip dasar observasi yang berkaitan dengan pemanfaatan hasil observasi adalah prinsip yang berkaitan dengan

a)

fokus observasi

b)

perencanaan awal

c)

keterampilan mengobservasi

d)

balikan (feedback)

34.

Ketika melakukan observasi di kelas Ibu Rina, Bapak Sukoco berusaha bersikap bersahabat, baik kepada siswa maupun kepada Ibu Rina. Ia masuk kelas dengan mengucapkan salam dan meminta izin kepada siswa untuk ikut duduk di kelas. Ketika terjadi diskusi antarsiswa, Bapak Sukoco tidak segera merekam diskusi tersebut, tetapi menunggu sampai diskusi selesai, kemudian berpikir sejenak untuk menemukan makna peristiwa yang baru saja diamati. Perilaku pengamat seperti itu merupakan penerapan dari prinsip observasi yang berkaitan dengan

a)

perencanaan awal

b)

fokus observasi

c)

membangun kriteria

d)

keterampilan observasi

35.

Jika seorang guru ingin mengetahui jumlah siswa yang berhasil dilibatkannya secara aktif dalam memberi respons terhadap pertanyaan guru, jenis observasi yang paling tepat digunakan adalah observasi

a)

terbuka

b)

terfokus

c)

terstruktur

d)

sistematik

36.

Pada pertemuan pendahuluan atau pertemuan perencanaan, guru dan pengamat dapat menyepakati hal-hal berikut, kecuali

a)

jumlah siswa yang akan ikut dalam pembelajaran

b)

fokus pengamatan

c)

konteks pembelajaran yang dikelola guru

d)

kriteria yang digunakan dalam interpretasi

37.

Selain melalui observasi, data pembelajaran dapat dikumpulkan melalui cara- cara/hal-hal berikut, kecuali

a)

wawancara dengan orang tua

b)

catatan/laporan guru

c)

berbagai dokumen hasil belajar siswa

d)

wawancara dengan siswa

38.

Analisis data dilakukan dengan menempuh berbagai langkah, yang pada akhirnya

bertujuan untuk

a)

menyeleksi dan mengelompokkan data

b)

menyeleksi dan menafsirkan data

c)

memperoleh informasi tentang proses dan dampak perbaikan

d)

mendapat informasi tentang perilaku mengajar guru

39.

Melihat hasil latihan siswa, Ibu Sutari menjadi kaget karena hanya 10 dari 30 orang siswa yang mengerjakan latihan matematika dengan benar. Ibu Sutari mencoba mengingat-ingat apa yang terjadi ketika ia menjelaskan penggunaan rumus matematika dalam memecahkan soal. la ingat, ia mencontohkan penggunaan rumus dengan mengerjakannya sendiri di papan tulis. Ia kemudian merenung kembali, mengapa ia tidak meminta siswa mengerjakannya ke depan? la ingat pula, siswa yang duduk di deretan belakang ada yang bermain ketika ia mencontohkan penggunaan rumus di papan tulis. Dari segi langkah-langkah PTK, langkah mana yang sedang dihayati oleh Ibu Sutari?

a)

mengumpulkan data

b)

menganalisis data

c)

melakukan refleksi

d)

merencanakan perbaikan

40.

Perencanaan tindak lanjut, yang merupakan salah satu langkah dalam siklus PTK, dapat diwujudkan dalam bentuk

a)

pedoman observasi

b)

revisi rencana perbaikan

c)

program PTK secara utuh

d)

pedoman analisis data

41.

Berikut adalah contoh-contoh masalah pembelajaran yang mungkin dihadapi oleh

guru, kecuali

a)

pertanyaan guru sering tidak dijawab oleh siswa

b)

perhatian siswa pada pelajaran kurang

c)

banyak siswa yang belum membayar SPP

d)

hasil ulangan siswa rendah

42.

Agar mampu mengidentifikasi masalah yang dihadapi dalam kelas, guru perlu

a)

peka terhadap situasi kelas

b)

bertanya kepada teman sejawat

c)

mencatat hal-hal istimewa yang terjadi di kelas

d)

bertanya kepada kepala sekolah

43.

Tujuan utama menganalisis masalah pembelajaran adalah

a)

mencari hakikat masalah

b)

menemukan akar penyebab masalah

c)

merinci masalah menjadi bagian-bagian kecil

d)

menemukan cara pemecahan masalah

44.

Analisis masalah dapat dilakukan dengan cara berikut, kecuali

a)

mengajukan pertanyaan kepada diri sendiri tentang berbagai aspek

pembelajaran

b)

menanyakan pendapat siswa tentang berbagai aspek pembelajaran

c)

menelaah berbagai dokumen yang berkaitan dengan hasil belajar siswa

d)

membaca berbagai teori belajar

45.

Rumusan masalah dalam PTK serupa dengan masalah penelitian. Dari rumusan berikut, yang mana yang paling tepat disebut sebagai rumusan masalah PTK?

a)

apakah permainan peran dapat meningkatkan keaktifan siswa kelas 3 SNIP

Wanabhakti ?

b)

bagaimana cara mengajukan pertanyaan agar mampu membuat siswa aktif

dalam pelajaran Matematika di SD kelas V?

c)

mengapa siswa SMA Negeri 1 Dukuhsari selalu menjadi juara dalam berbagai perlombaan nasional?

d)

bagaimana cara menggunakan alat peraga yang berasal dari lingkungan sekitar sekolah?

46.

Tindakan perbaikan dapat dikembangkan dengan menempuh langkah-langkah berikut, kecuali

a)

menelaah berbagai teori yang relevan dengan masalah pembelajaran yang

dihadapi

b)

mengulangi apa yang pernah dilakukan ketika menghadapi masalah yang

sama

c)

berdiskusi dengan para pakar

d)

mengingat kembali pengalaman yang lalu dalam menghadapi masalah

yang sama

47.

Ibu Ami, guru bahasa Inggris kelas III di SMA 5 Indraloka, mula-mula menjadi risau karena hanya 10 dari 40 orang siswa di kelasnya yang mau menjawab dengan bahasa Inggris jika guru mengajukan pertanyaan. Siswa lain selalu diam kalau ditanya atau berpura-pura tidak mendengar pertanyaan guru. Ibu Ami sering merasa kesal dan melanjutkan pelajaran tanpa menghiraukan anak-anak yang tidak mau menjawab tersebut. Jika tidak ada yang menjawab, Ibu Ami biasanya meneruskan pelajaran dengan meminta para siswa membaca wacana yang ada dalam buku pelajaran, kemudian menjawab pertanyaan yang ada di buku secara tertulis. Jawaban siswa diperiksa bersama-sama, sambil sekali-sekali memberi perhatian pada grammar, jika siswa salah menuliskan jawabannya. Dengan cara ini, Bu Ami pun melupakan kerisauannya. Keadaan ini berlangsung sepanjang semester tanpa ada upaya perbaikan. Hasil tes bahasa Inggris para siswa sedang-sedang saja karena tes yang diberikan berupa tes pemahaman bacaan dan grammar. Namun, ketika ada tamu asing yang kebetulan berkunjung ke SMA tersebut, tidak seorang pun dari siswa Bu Ami yang berani menjawab pertanyaan tamu tersebut, apalagi bertanya. Hal ini menyebabkan Bu Ami dipanggil oleh Kepala Sekolah, dan diminta untuk berupaya agar para siswa mampu berbahasa Inggris, meskipun yang paling sederhana. Kejadian ini membuat kerisauan yang dulu pernah muncul, dirasakan kembali oleh Bu Ami.

Masalah yang terjadi dalam kelas Bu Ami dalam kasus pembelajaran di atas dapat digolongkan sebagai masalah yang berkaitan dengan bidang-bidang berikut, kecuali

a)

strategi pembelajaran

b)

sumber dan media belajar

c)

evaluasi hasil belajar

d)

motivasi belajar

48.

Akar penyebab masalah yang terjadi dalam kasus di atas antara lain sebagai

berikut, kecuali

a)

latihan berbicara tidak mendapat tekanan

b)

Bu Ami tidak memberi perhatian khusus pada siswa yang tidak mau menjawab

c)

Bu Ami tidak menggunakan lab bahasa ketika mengajar

d)

kemampuan berbicara siswa tidak dinilai

49.

Jika Bu Ami ingin memperbaiki pembelajaran yang dikelolanya melalui PTK, rumusan masalah PTK yang paling tepat untuk kegiatan PTK yang akan dilakukan oleh Bu Ami adalah

a)

bagaimana cara memberi latihan berbicara dalam bahasa Inggris agar mampu meningkatkan kemampuan berbicara siswa kelas 3 SMA?

b)

apakah kemampuan berbicara dapat dilatihkan secara intensif dengan memanfaatkan laboratorium bahasa?

c)

bagaimana cara mengaktifkan siswa dalam berbicara?

d)

apakah sumber belajar dapat mendorong siswa berlatih berbicara?

50.

Jika Anda yang menjadi Ibu Ami, tindakan perbaikan mana yang paling tepat untuk memecahkan masalah dalam kasus pembelajaran di atas?

a)

guru selalu menggunakan bahasa Inggris dalam mengajar dan tidak mau

menerima jawaban dalam bahasa Indonesia

b)

guru memberikan latihan berbicara dalam bahasa Inggris secara terpadu dengan mendengarkan, membaca, dan menulis

c)

guru meminta siswa selalu menjawab dalam bahasa Inggris

d)

guru memberikan latihan mengucapkan kata dengan benar

51.

Rencana perbaikan dibuat dalam sebuah format yang disebut Rencana Perbaikan Pembelajaran (RPP). Yang membedakan RPP dari Rencana Pembelajaran (RP) biasa adalah sebagai berikut, kecuali

a)

cakupan RPP lebih luas dari cakupan RP

b)

RPP mempunyai tujuan perbaikan, sedangkan RPP tidak

c)

RPP mencantumkan pertanyaan yang diajukan guru, sedangkan Rp

belum tentu

d)

dalam RPP langkah pembelajaran lebih rinci daripada RP

52.

Hal terpenting yang perlu dipersiapkan/dilakukan agar mendapatkan RPP yang

akurat dan dapat dilaksanakan adalah

a)

sarana dan fasilitas pembelajaran

b)

instrumen pengumpul data

c)

skenario pembelajaran

d)

teman sejawat

53.

Di antara contoh berikut, yang mencerminkan skenario pembelajaran untuk tindakan perbaikan adalah

a)

menjelaskan melalui ceramah selama 30 menit, meminta siswa bertanya,

memberikan tugas untuk dikerjakan dalam kelompok kecil

b)

menjelaskan materi, tanya jawab, latihan

c)

pendahuluan, kegiatan inti, penutup

d)

memberi contoh dari konsep yang akan dijelaskan, meminta siswa mencari contoh lain, membimbing siswa menemukan konsep dari contoh tersebut

54.

Simulasi pelaksanaan tindakan perbaikan dengan menggunakan RPP yang telah disusun, bertujuan untuk

a)

mencobakan alat peraga yang akan digunakan

b)

melihat tingkat keterlaksanaan RPP tersebut

c)

mengukur waktu yang diperlukan

d)

melihat reaksi siswa dalam perbaikan pembelajaran

55.

Pengumpulan data dalam PTK dapat dilakukan melalui prosedur berikut, kecuali

a)

observasi

b)

wawancara

c)

telaah dokumen

d)

studi banding

56.

Jika salah satu tujuan perbaikan yang Anda rancang dalam PTK adalah menggunakan penguatan untuk meningkatkan motivasi siswa berpartisipasi aktif dalam pembelajaran, maka pengumpulan data paling tepat dilakukan

melalui

a)

Wawancara

b)

Observasi

c)

Telaah dokumen

d)

Angket

57.

Jika dalam pengumpulan data diperlukan teman sejawat yang akan membantu guru, maka perlu ada kesepakatan antara guru dan teman sejawat dalam hal-hal

berikut, kecuali

a)

instrumen yang digunakan

b)

cara mengolah data

c)

jenis data yang perlu dikumpulkan

d)

waktu pengumpulan data

58.

Komponen pokok proposal PTK, antara lain sebagai berikut, kecuali

a)

pendahuluan

b)

kajian pustaka

c)

rencana dan prosedur penelitian

d)

personalia penelitian

59.

Jika Anda ingin melakukan tindakan perbaikan dengan menerapkan Model Pemecahan Masalah sosial dalam pelajaran IPS untuk meningkatkan kepekaan siswa kelas III SMP terhadap masalah-masalah sosial di lingkungan sekitarnya, maka judul PTK yang paling tepat adalah

a)

Model Pemecahan Masalah dalam pelajaran IPS Kelas III SMP

b)

Model Pemecahan Masalah untuk Meningkatkan Kepekaan Siswa Kelas III SMP

c)

Meningkatkan Kepekaan Siswa SMP Kelas III terhadap Masalah Sosial di Lingkungan Sekitar dengan menggunakan Model Pemecahan Masalah Sosial dalam Pelajaran IPS

d)

Menerapkan Model Pemecahan Masalah Sosial bagi Siswa SMP Kelas III agar Peka terhadap Berbagai Masalah Sosial yang Dihadapi oleh Lingkungan Sekitarnya

60.

Jika Anda akan menyusun proposal PTK berkenaan dengan tindakan perbaikan yang terdapat pada soal nomor 9, maka satu tujuan penelitian Anda adalah sebagai berikut, kecuali

a)

meningkatkan kepekaan siswa terhadap masalah-masalah sosial

b)

mendeskripsikan pelaksanaan Model Pemecahan Masalah Sosial

c)

mengidentifikasi masalah yang muncul dalam penerapan Model

Pemecahan Masalah Sosial

d)

menganalisis dampak penerapan Model Pemecahan Masalah Sosial terhadap kepekaan siswa pada masalah sosial di lingkungannya

61.

Dalam tahap perencanaan, guru pelaksana PTK harus melakukan hal-hal berikut, kecuali

a)

menetapkan tujuan perbaikan

b)

merumuskan pertanyaan yang akan diajukan di depan kelas

c)

menyampaikan tujuan pembelajaran kepada siswa

d)

merinci langkah-langkah kegiatan

62.

Perbedaan antara Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) yang disiapkan oleh guru dan oleh guru yang sedang melaksanakan PTK antara lain terletak pada

a)

rumusan tujuan pembelajaran

b)

rumusan tujuan perbaikan

c)

jumlah komponen pokok

d)

jenis tes akhir

63.

Pada tahap perencanaan, satu hal yang tidak dilakukan oleh guru yang melakukan tugas mengajar rutin, namun perlu dilakukan oleh guru pelaksana PTK adalah

a)

menyiapkan alat peraga

b)

mengembangkan materi pelajaran

c)

merancang kegiatan

d)

membuat kesepakatan dengan teman sejawat

64.

Ketika membuka pelajaran, Pak Kusno mengajukan lima pertanyaan yang sudah disiapkannya di dalam rencana pelajaran. Sambil mendengarkan jawaban siswa, Pak Kusno memberi tanda pada secarik kertas yang sudah disiapkannya.

Dari segi pelaksana PTK, tindakan Pak Kusno memberi tanda pada secarik kertas ketika mendengarkan jawaban siswa dapat ditafsirkan sebagai kegiatan

a)

melakukan refleksi

b)

mengumpulkan data

c)

menganalisis pertanyaan

d)

mencatat jawaban siswa

65.

Sesuai dengan kegiatan yang tercantum di dalam Rencana Pelaksanaan Pembelajaran, setelah mendiskusikan bahaya banjir yang terdapat dalam gambargambar yang dipajang di depan kelas, Ibu Sari membagi kelas menjadi lima kelompok. Setiap kelompok mendapat satu panduan kelompok untuk mencari minimal lima upaya yang dapat dilakukan untuk mencegah terjadinya banjir. Selama siswa bekerja di dalam kelompok, Ibu Sari mengamati secara cermat peran serta setiap anggota kelompok. Sambil mengamati, Ibu Sari

membuat catatan-catatan. Seandainya dalam kasus di atas, Ibu Sari sedang

melakukan PTK, kira-kira apa tujuan perbaikan dari tindakan yang sedang dilakukannya

a)

meningkatkan hasil belajar siswa

b)

dapat mengelola kegiatan kelompok

c)

dapat memotivasi siswa

d)

meningkatkan partisipasi siswa dalam pembelajaran

66.

Segera setelah pembelajaran selesai, guru pelaksana PTK harus melakukan hal-

hal berikut, kecuali

a)

Menghimpun data

b)

Berdialog dengan siswa

c)

Melakukan refleksi diri

d)

Mengolah data

67.

Hal terpenting yang harus dihasilkan guru pelaksana PTK pasca pelaksanaan

tindakan adalah

a)

Nilai siswa pada akhir pelajaran

b)

Hasil analisis data

c)

Kesimpulan tentang hasil tindakan perbaikan

d)

Kesepakatan dengan teman sejawat

68.

Data yang dapat dikumpulkan guru setelah pembelajaran berakhir antara lain

a)

skor yang dicapai siswa dalam latihan

b)

waktu yang digunakan guru untuk membuka pelajaran

c)

jumlah siswa yang menjawab pertanyaan guru

d)

jenis penguatan yang digunakan oleh guru

69.

Guru pelaksana PTK perlu melakukan kolaborasi dengan teman sejawat, pakar, atau dosen LPTK karena

a)

guru tidak mampu melakukan PTK sendiri

b)

PTK perlu melibatkan teman sejawat

c)

PTK mempersyaratkan kolaborasi

d)

kolaborasi memungkinkan PTK lebih berhasil

70.

Pak Tisna sedang merencanakan PTK untuk meningkatkan motivasi siswa di dalam kelasnya. Ketika mencermati masalah kurangnya motivasi siswa, Pak Tisna menjadi bingung, dari mana harus mulai. Setelah berpikir-pikir, ia akhirnya meminta bantuan seorang teman sejawatnya untuk mengamati kelasnya ketika ia sedang mengajar. Dari hasil pengamatan tersebut diketahui bahwa siswa kelihatan mengantuk, tidak ada perhatian, sementara guru terus saja menjelaskan. Suara guru hampir tidak terdengar, dan alat peraga berupa gambar yang digunakan guru sudah usang dan tidak menarik. Setelah pengamatan, Pak Tisna berdiskusi dengan teman sejawatnya tentang hasil pengamatan tersebut. Berdasarkan kasus Pak Tisna di atas, langkah mana yang dikerjakan oleh Pak Tisna secara kolaboratif dengan teman sejawat?

a)

Menemukan penyebab masalah

b)

menganalisis masalah

c)

merumuskan masalah

d)

merancang tindakan perbaikan

71.

Ibu Darminah, guru IPS di kelas III (kelas 9) SMP Bhakti sedang melakukan tindakan perbaikan di kelasnya. Berbagai alat peraga tampak terpajang di depan kelas, sedangkan di meja siswa terlihat guntingan koran yang dibawa oleh anak- anak. Pada pelajaran yang lalu, para siswa sudah ditugaskan membawa gambar lartikel dari guntingan koran yang berkaitan dengan pembakaran hutan. Di deretan belakang, duduk Ibu Suci, guru IPS kelas II (kelas 8) di SMP tersebut. Ibu Darminah telah meminta Ibu Suci untuk membantu mengamati pembelajaran tersebut.

Setelah mengucapkan salam, Ibu Darminah langsung menunjukkan gambar suatu kota yang dipenuhi dengan asap tebal dan penduduk yang lalu lalang di jalan menggunakan masker, sambil meminta siswa memberikan komentar terhadap gambar tersebut. Tanya jawab tentang gambar terjadi, dan akhirnya para siswa diminta bekerja dalam kelompok dengan tugas: (1) membaca/memperhatikan artikel/gambar-gambar guntingan koran yang dibawa oleh kelompok (2) mendeskripsikan kejadian dalam gambar, dan (3) mendiskusikan apa penyebab dari kejadian tersebut, serta (4) memperkirakan dampak dari kejadian tersebut bagi masyarakat sekitar. Kelompok diberi waktu 30 menit untuk berdiskusi. Pada awalnya kelas menjadi ramai karena kelompok berebut mencari tempat bekerja, sehingga lebih dari lima menit waktu terbuang untuk mencari tempat. Namun akhirnya kelompok mulai bekerja dan Bu Darminah mulai berkeliling mengamati setiap kelompok. Setelah 30 menit, temyata hanya satu kelompok yang menyelesaikan tugasnya. Bu Darminah menyuruh kelompok berhenti bekerja dan mengumpulkan hasilnya ke meja guru. Para siswa tampak masih belum puas dan masih banyak yang ingin memperbaiki hasil kelompoknya. Namun mereka patuh, hasil kelompok yang belum lengkap dikumpulkan di meja guru.

Dalam ilustrasi di atas, dapat diperkirakan bahwa salah satu tujuan perbaikan pembelajaran yang dilakukan oleh Bu Darminah adalah agar Bu Darminah mampu

a)

Menggunakan alat peraga

b)

Memberikan penguatan

c)

Mengelola kegiatan kelompok

d)

Mengaktifkan siswa

72.

Persiapan akhir yang seyogianya dilakukan oleh Bu Darminah sebelumn

melaksanakan tindakan perbaikan adalah sebagai berikut, kecuali

a)

memeriksa susunan kelompok

b)

mencobakan alat peraga

c)

memeriksa gambar yang akan ditayangkan

d)

menanyakan kesiapan pengamat

73.

Hal-hal yang perlu direkam/dicatat oleh pengamat dalam pembelajaran di atas

adalah sebagai berikut, kecuali

a)

perhatian/respons siswa ketika menyaksikan gambar yang ditayangkan

guru

b)

kondisi kelas ketika pembentukan kelompok

c)

jenis tugas yang diberikan oleh guru

d)

kondisi kelompok ketika guru menyatakan bahwa waktu kerja kelompok

sudah berakhir

74.

Dari ilustrasi di atas, peristiwa pembelajaran yang paling perlu dicatat oleh Bu

Darminah adalah

a)

kelas menjadi ramai ketika kelompok mencari tempat bekerja

b)

kelompok mulai bekerja dengan tenang

c)

kelompok menyerahkan hasil kelompok

d)

siswa menggunakan gambar yang dibawanya

75.

Ketika melakukan refleksi, peristiwa penting yang perlu diingat/dikaji oleh Bu Darminah antara lain

a)

bagaimana respons siswa ketika guru menayangkan gambar?

b)

mengapa perlu waktu sampai lebih dari lima menit untuk memilih tempat kerja kelompok?

c)

mengapa banyak kelompok yang tidak dapat menyelesaikan tugastya ketika waktu kerja kelompok berakhir?

d)

bagaimana setiap kelompok menyerahkan hasil kelompoknya?

76.

Setelah pembelajaran selesai, Bu Darminah mencoba mencermati data yang dikumpulkannya, baik data yang diberikan oleh Bu Suci yang membantu mengamati pembelajaran, maupun catatan yang sempat dibuatnya ketika mengajar. Hasil kerja kelompok anak-anak juga ditelaah secara cermat. Dengan mempertimbangkan data-data tersebut dan berdiskusi dengan Bu Suci, Bu Darminah menyimpulkan bahwa ia belum berhasil mengelola kerja kelompok dengan baik. Hanya satu kelompok yang mampu menyelesaikan tugas kelompok sesuai dengan waktu yang disediakan.

Bu Darminah merenung. la mencoba mengingat-ingat mengapa ia belum berhasil mengelola kerja kelompok. Bu Darminah ingat benar, ia sudah menyiapkan tugas kelompok dan membentuk kelompok yang tetap. Tetapi mengapa masih perlu waktu lebih dari lima menit untuk memilih tempat kerja kelompok? Apakah ada faktor lain yang menyebabkannya? Apakah ada yang berebut tempat, atau tempatnya tidak cukup? Bagaimana dengan tugas kelompok? Mengapa hanya satu kelompok yang mampu menyelesaikannya? Bu Darminah memeriksa kembali tugas kelompok yang diberikannya

Dari tahap-tahap dalam daur PTK, Ilustrasi 2 di atas menggambarkan tahap

a)

perencanaan

b)

pelaksanaan

c)

observasi

d)

refleksi

77.

Ibu Darminah mengingat-ingat mengapa diperlukan waktu lebih dari lima menit untuk memilih tempat kerja kelompok. Peristiwa yang semestinya diingat oleh Bu Darminah untuk menjawab pertanyaan tersebut adalah

a)

setiap kelompok dibebaskan memilih tempat bekerja

b)

tempat bekerja masing-masing kelompok telah ditetapkan

c)

setiap kelompok sudah mempunyai ketua kelompok

d)

setiap kelompok sudah mempunyai tempat bekerja

78.

Dari Ilustrasi 2 di atas, hal yang mungkin dipertimbangkan oleh Bu Darminah sebagai masukan untuk perencanaan perbaikan berikutnya adalah

a)

setiap kelompok harus mempunyai ketua kelompok

b)

waktu bekerja kelompok diumumkan kepada siswa

c)

tempat bekerja setiap kelompok ditentukan terlebih dahulu

d)

hasil kerja kelompok dilaporkan di depan kelas

79.

Berdasarkan hasil perbaikan yang telah dilakukannya, Bu Darminah membuat rencana perbaikan Daur 2. Topik kali ini adalah banjir. Bu Darminah masih tetap merencanakan kerja kelompok, namun waktu bekerja kelompok ditambah menjadi 40 menit, panduan kelompok akan dijelaskan lebih dahulu, serta tempat bekerja setiap kelompok sudah ditetapkan sebelum kelompok mulai bekerja. Alat peraga yang digunakan berupa gambar-gambar daerah yang terendam banjir yang dibawa oleh setiap kelompok, di samping yang disediakan oleh guru yang dipajang di papan tulis.

Ketika pelaksanaan tindakan perbaikan, Bu Suci tetap membantu sebagai pengamat. Tampaknya kegiatan menjadi lebih lancar. Respons siswa ketika gambar-gambar banjir ditayangkan cukup beragam dan kelas tampak hidup. Ketika mulai kerja kelompok, kelompok langsung menuju tempat yang ditentukan dan mulai bekerja, berdasarkan panduan kelompok yang sudah dibagikan dan dijelaskan sebelum kerja kelompok dimulai. Ketika waktu kerja kelompok berakhir, semua kelompok sudah dapat menyelesaikan tugasnya.

Dari Ilustrasi 1, 2, dan 3 di atas dapat dicermati bahwa perbaikan yang dilakukan oleh Bu Darminah dalam Perencanaan Perbaikan Daur 2 adalah sebagai berikut,

Kecuali

a)

penggunaan alat peraga

b)

penentuan tempat kerja kelompok

c)

penambahan waktu kerja kelompok

d)

penjelasan panduan kelompok

80.

Dampak perbaikan yang dilakukan dapat ditandai antara lain pada

a)

semua kelompok mengerjakan tugas dengan benar

b)

kelas menjadi tertib

c)

kelas tampak hidup

d)

semua kelompok menyelesaikan tugasnya

81.

Pada dasarnya, data yang dikumpulkan dalam penelitian tindakan kelas, adalah

data yang bersifat

a)

kuantitatif

b)

kualitatif

c)

ordinal

d)

interval

82.

Analisis data penelitian tindakan kelas dilakukan oleh guru sebagai

a)

peneliti

b)

pengajar

c)

ilmuwan

d)

pekerja profesional

83.

Langkah-langkah dalam melakukan analisis data kualitatif adalah

a)

memberi kode, memilih, memilah

b)

memilih, memberi kode, mengelompokkan

c)

memilih, memilah, merangkum

d)

memilah, mengecek, merangkum

84.

Hasil analisis data dapat disajikan dalam bentuk

a)

tabel, ceritra, grafik, gambar-gambar

b)

rangkuman, tabel, grafik, ringkasan

c)

ceritra, gambar, tabel, grafik

d)

bagan alur, narasi singkat, tabel, grafik

85.

Tujuan utama melakukan analisis, penyajian, dan interpretasi data adalah agar

a)

data dapat dibaca dengan mudah

b)

pertanyaan penelitian dapat dijawab

c)

data dapat diinterpretasikan

d)

benang merah antar data dapat ditemukan

86.

Pak Sugiri, guru Bahasa Indonesia di SMA Tirtawangi sedang melakukan perbaikan pembelajaran dengan tujuan mampu mengelola kerja kelompok. Secara khusus Pak Sugiri menginginkan agar ketika terjadi diskusi kelompok, setiap anggota kelompok berpartisipasi secara aktif. Pak Sugiri sudah merancang kelas akan dibagi menjadi enam kelompok, yang masing-masing terdiri dari 5-6 siswa. Tugas kelompok pun sudah disiapkan. Pak Sugiri juga meminta bantuan Ibu Suriani, guru Bahasa Indonesia untuk membantu mengamati perbaikan pembelajaran yang di kelolanya. Berikut ini adalah hasil observasi Bu Suryani

Orientasi berlangsung 10 menit, diisi dengan penjelasan tugas kelompok dan tanya jawab: langsung diikuti oleh kerja kelompok. Masih ada kelompok yang kelihatan bingung (kel.3). Kelompok mulai bekerja, guru masih asyik di mejanya. Kelompok I dan 5 tampaknya sepi-sepi saja, namun semua anggota kelompok sangat serius memberi tanggapan; sedangkan kelompok lainnya kelihatan seru, Kelompok 6 hanya ketua kelompok dan penulis yang bekerja, sedangkan anggota lainnya asyik ngobrol. Ketika guru mendekati kelompok ini, mereka diam, namun guru tidak bertanya apa- apa. Setelah guru berlalu, kegiatan ngobrol mulai lagi, sedangkan ketua dan sekretaris kelompok masih asyik bekerja. Guru hanya melihat-lihat, tidak bertanya atau memeriksa kegiatan kelompok. Kelompok 2 dan 4 kelihatan serius, tidak ada yang bermain. Ketua kelompok memberi kesempatan kepada anggota kelompok untuk mengemukakan pendapat. Sebelum waktu berakhir, kedua kelompok ini sudah menyelesaikan tugasnya. Ketika guru meminta kelompok berhenti bekerja, Kelompok 3 masih belum menyelesaikan tugasnya, sehingga belum siap mengumpulkan hasilnya.

Hasil analisis data tentang kerja kelompok yang dilaksanakan oleh Pak Sugiri

menunjukkan bahwa

a)

sebelum kerja kelompok guru menjelaskan tugas setiap kelompok

b)

semua kelompok sudah paham apa yang harus dikerjakannya

c)

semua anggota kelompok berpartisipasi aktif dalam kegiatan kelompok

d)

selama kerja kelompok guru membantu setiap kelompok

87.

Partisipasi aktif dalam kegiatan kelompok, secara menyeluruh ditunjukkan oleh

kelompok

a)

1 dan 2

b)

2,3,4

c)

1,2,4,5

d)

1,2,3,4

88.

Selama kegiatan kelompok, apa yang dilakukan oleh guru?

a)

duduk tenang di depan kelas

b)

berkeliling melihat-lihat kelompok bekerja

c)

membantu kelompok memecahkan masalah

d)

meminta kelompok berhenti bekerja menjelang waktu berakhir

89.

Untuk menjawab soal nomor 8 dan 9, coba perhatikan grafik skor siswa pria dan wanita dalam pelajaran Matematika selama tiga daur perbaikan yang dilakukan oleh Pak Jumadi dengan tujuan agar siswa pria dan wanita mampu menguasai konsep matematika minimal 60%

Grafik Skor Rata-rata Siswa Pria dan Wanita dalam Tiga Daur Perbaikan

Skor rata-rata siswa pria mengungguli skor rata-rata siswa wanita pada daur

perbaikan ke

a)

1

b)

1 dan 2

c)

3

d)

3 dan 4

90.

Dari grafik di atas dapat ditafsirkan bahwa perbaikan yang dilaksanakan oleh Pak

Jumadi

a)

belum mencapai tujuan

b)

sudah mencapai tujuan

c)

sebagian tujuan sudah tercapai

d)

belum ada tujuan yang dicapai

91.

Yang dimaksud dengan kesimpulan adalah

a)

pendapat akhir

b)

ringkasan yang diambil dari satu uraian

c)

pendapat akhir yang berasal dari uraian

d)

ikhtisar dari satu wacana

92.

Dalam kaitan dengan hasil PTK, kesimpulan harus memenuhi kriteria berikut, kecuali

a)

singkat, padat, jelas

b)

Berasal dari temuan

c)

Ditujukan kepada guru

d)

sesuai dengan pertanyaan penelitian/tujuan perbaikan

93.

Di antara kesimpulan berikut, yang mana yang paling sesuai dengan tujuan perbaikan dan deskripsi temuan berikut? Tujuan Perbaikan: Guru dapat menggunakan globe dan lampu senter untuk

meragakan terjadinya siang dan malam. Deskripsi Temuan: "Ketika memutar globe, guru berkeringat, globe tidak bisa diputar, sedangkan anak-anak terus mengamati dengan tekun. Dengan bantuan seorang anak, akhirnya guru berhasil memutar globe dan meminta satu anak menyorotkan lampu senter ke arah globe".

a)

siswa sangat tertarik dengan peragaan guru

b)

selama peragaan banyak siswa yang bermain

c)

guru gagal melakukan percobaan menggunakan globe dan lampu senter

untuk menunjukkan terjadinya siang dan malam.

d)

guru belum terampil menggunakan globe dan lampu senter untuk meragakan terjadinya siang dan malam

94.

Dari tiga daur perbaikan pembelajaran yang dilakukan, Ibu Dina menyimpulkan bahwa penggunaan alat peraga yang dapat dimanipulasi oleh siswa mampu meningkatkan pemahaman siswa dalam Matematika. Saran tindak lanjut manakah yang paling sesuai dengan kesimpulan Ibu Dina tersebut?

a)

dalam setiap pelajaran guru harus menggunakan alat peraga

b)

alat peraga dapat mengkongkretkan konsep abstrak

c)

dalam menanamkan konsep abstrak, penggunaan alat peraga yang dapat dimanipulasi sebaiknya dipertimbangkan oleh guru

d)

alat peraga yang dapat dimanipulasi harus digunakan oleh guru dalam

setiap pelajaran

95.

Dari saran berikut, yang mana yang merupakan saran yang berkaitan dengan prosedur penelitian dan substansi?

a)

guru sebaiknya mencobakan teknik inkuiri dalam pelajaran lain

b)

guru hendaknya selalu mengaktifkan siswa dalam pembelajaran

c)

sekolah hendaknya mewajibkan guru menggunakan metode inkuiri

d)

metode inkuiri dapat digunakan dalam semua bidang studi

96.

Perbaikan Pembelajaran yang dilakukan Bu Dina ingin membuktikan apakah

penggunaan alat peraga gambar dan benda sebenarnya mampu....

a)

membuat siswa belajar

b)

meningkatkan keaktifan siswa

c)

meningkatkan prestasi siswa

d)

membuat siswa termotivasi

97.

Dari pernyataan berikut, yang manakah yang merupakan kesimpulan yang paling

sesuai dengan deskripsi temuan Ibu Dina?

a)

alat peraga dapat meningkatkan kemampuan siswa

b)

alat peraga berupa benda sebenarnya, lebih efektif daripada alat peraga gambar dalam meningkatkan keefektifan dan hasil belajar siswa

c)

alat peraga berupa gambar lebih efektif daripada alat peraga berupa benda sebenarnya dalam meningkatkan keaktifan dan kemampuan siswa

d)

alat peraga dapat meningkatkan keaktifan siswa

98.

Dari pernyataan berikut, yang manakah yang paling tepat sebagai saran tindak

lanjut dari hasil PTK yang dilakukan Ibu Dina?

a)

jika memungkinkan, guru hendaknya memilih benda sebenarnya sebagai

alat peraga

b)

guru hendaknya selalu menggunakan alat peraga dalam pembelajaran Fisika

c)

guru dapat menggunakan gambar-gambar sebagai alat peraga

d)

tanpa alat peraga, pelajaran tidak akan berhasil

99.

Dengan mencermati deskripsi temuan di atas, dapat diperkirakan bahwa tujuan perbaikan yang dilakukan oleh Pak Suganda adalah sebagai berikut, kecuali

a)

meningkatkan keaktifan siswa

b)

meningkatkan kemampuan siswa dalam berdiskusi

c)

meningkatkan prestasi siswa dalam IPS

d)

meningkatkan motivasi siswa dalam pelajaran IPS

100.

Di antara pernyataan berikut, yang mana yang merupakan kesimpulan dari

deskripsi temuan Pak Suganda?

a)

masalah dapat menantang siswa untuk berpikir kreatif

b)

masalah yang dikenal oleh siswa sangat menarik untuk dibahas

c)

jenis masalah yang diberikan menentukan tingkat keaktifan dan kemampuan siswa dalam menjawab pertanyaan

d)

penyajian masalah yang dikenal dengan baik oleh siswa dapat meningkatkan keaktifan dan prestasi belajar siswa

101.

Laporan PTK perlu ditulis oleh guru peneliti karena alasan berikut, kecuali

a)

sebagai dokumentasi sekolah

b)

untuk mendokumentasikan apa yang pernah diteliti oleh guru

c)

agar dapat diketahui oleh guru lain yang mempunyai masalah yang sama

d)

untuk disebarluaskan kepada kelompok kerja guru

102.

Pada dasarnya, sistematika Laporan PTK sama dengan laporan penelitian formal lainnya. Komponen kunci yang ada pada setiap PTK adalah

a)

pendahuluan, metodologi, hasil penelitian, pembahasan, kesimpulan dan

saran

b)

pendahuluan, kajian pustaka, metodologi, hasil penelitian dan

pembahasan, serta kesimpulan

c)

pendahuluan, kajian pustaka, metodologi, analisis data, hasil penelitian, pembahasan, serta kesimpulan dan saran

d)

pendahuluan, kajian pustaka, pelaksanaan penelitian, hasil penelitian dan pembahasan, serta kesimpulan dan saran

103.

Ibu Dini, guru IPS kelas II di SMA Negeri 5, merasa risau karena para siswanya tidak peduli terhadap masalah-masalah yang ada di lingkungannya, seperti sampah yang menumpuk, dinding yang penuh coretan yang tidak senonoh, atau banyaknya anak-anak jalanan yang meminta-minta di depan sekolah. Untuk itu, Ibu Dini mencoba melakukan PTK dengan menerapkan pendekatan "problem based learning". Jika Bu Dini akan menulis laporan PTK yang dilaksanakannya, judul laporan

yang paling tepat adalah

a)

Pendekatan Problem based learning dalam Pembelajaran IPS di Kelas II

SMA Negeri 5

b)

Penerapan "Problem based learning" dalam Pelajaran IPS untuk Meningkatkan Kepekaan Siswa Kelas II SMA terhadap Lingkungan

c)

Pendekatan Problem based learning untuk Meningkatkan Kepekaan Siswa

terhadap Lingkungan Sekitar

d)

Meningkatkan Kepekaan Siswa melalui Penerapan Pendekatan Problem based learning

104.

Abstrak penelitian yang ditulis dengan cermat akan membuat pembaca mengetahui

a)

komponen penelitian secara keseluruhan

b)

sosok utuh dari penelitian yang dilaporkan

c)

implikasi dari penelitian yang dilaporkan

d)

proses dan hasil penelitian secara utuh

105.

Pada Laporan PTK, munculnya masalah yang menyebabkan guru melaksanakan PTK dapat ditemui pada bagian

a)

pendahuluan

b)

latar belakang

c)

metodologi

d)

analisis data

106.

Dalam sebuah Laporan PTK, kajian pustaka biasanya mencantumkan teori atau hasil penelitian yang berkaitan dengan

a)

masalah pembelajaran

b)

motivasi berprestasi

c)

pengelolaan kelas

d)

masalah drop-out

107.

Pada Laporan PTK, karakteristik tentang subjek penelitian dicantumkan pada

a)

pendahuluan

b)

kajian pustaka

c)

pelaksanaan penelitian

d)

pembahasan

108.

Tabel dan grafik dalam sebuah laporan PTK berfungsi untuk

a)

menarik perhatian pembaca

b)

menyajikan hasil analisis data

c)

menggantikan narasi yang panjang

d)

menyajikan data secara keseluruhan

109.

Pembahasan hasil penelitian bertujuan untuk mempertanggungjawabkan mengapa hasil penelitian seperti itu. Pembahasan ini dibuat dengan mengacu

kepada hal-hal berikut, kecuali

a)

teori yang relevan

b)

situasi ketika penelitian dilaksanakan

c)

pengalaman peneliti sebagai guru

d)

manfaat penelitian

110.

Kesimpulan dan saran dibuat dengan mengacu kepada hal-hal berikut, kecuali

a)

metodologi penelitian

b)

tujuan penelitian

c)

masalah penelitian

d)

hasil penelitian

111.

Dalam menulis laporan PTK, guru harus memperhatikan berbagai ketentuan.

Ketentuan tersebut adalah

a)

etika penulisan, sistematika laporan, penggunaan bahasa tulis

b)

etika penulisan, kejujuran, ketentuan teknis

c)

ketentuan teknis, sistem penomoran, etika penulisan

d)

etika penulisan, penggunaan bahasa tulis, ketentuan teknis

112.

Etika penulisan mencakup

a)

kejujuran, objektivitas, pengutipan

b)

kejujuran, sistem penomoran, ejaan

c)

objektivitas, cara mengutip, struktur kalimat

d)

pengutipan, daftar pustaka, kejujuran

113.

Ketika menulis laporan PTK, Pak Tarno memeriksa dengan cermat apakah kata/istilah yang dia gunakan dalam laporan sudah tepat serta merupakan istilah baku dan diketahui oleh umum. Tindakan Pak Tarno ini berkaitan dengan

ketentuan tentang

a)

etika penulisan

b)

sistematika laporan

c)

penggunaan bahasa tulis

d)

ketentuan teknis

114.

Karena merasa malu dengan nilai siswa yang belum menunjukkan peningkatan meskipun perbaikan yang dilakukan sudah mencapai Daur 3, Pak Slamet akhirnya memutuskan untuk menaikkan nilai beberapa siswa yang dianggap masih rendah. Daftar nilai yang telah "disempurnakan tersebut kemudian dicantumkannya sebagai nilai siswa pada akhir Daur 3. Ketentuan mana yang

telah dilanggar oleh Pak Slamet?

a)

Kejujuran dan objektivitas

b)

Kejujuran dan pengutipan

c)

Pengutipan dan ketentuan teknis.

d)

Objektivitas dan cara mengutip

115.

Setelah selesai menulis laporan PTK, Pak Rinto meminta bantuan supervisornya untuk membaca laporan tersebut. Ketika membaca laporan itu, Ibu Suriani, supervisor Pak Rinto, menjadi kaget. Laporan tersebut agak susah dipahami karena banyak kalimat yang rancu, sehingga maknanya menjadi kabur. Dari kasus di atas dapat disimpulkan bahwa kesulitan yang dihadapi Pak Rinto

berkaitan dengan ketentuan

a)

cara mengutip

b)

struktur kalimat

c)

objektivitas

d)

penyusunan paragraf

116.

Dalam menulis laporan PTK, guru seyogianya memperhatikan berbagai

ketentuan teknis,

yang

pilihan kata

dalam hal ini meliputi hal-hal berikut, kecuali

a)

pilihan kata

b)

sistematika penomoran

c)

cara mengutip

d)

huruf, margin, dan spasi

117.

Ketika membahas sebuah teori tentang belajar aktif, Ibu Rini menjadi bingung karena buku asli yang menjadi rujukan teori belajar aktif tidak dijumpainya. Setelah membuka-buka modul Belajar dan Pembelajaran, yang diterbitkan pada tahun 2000, ia menemukan teori itu dikutip oleh penulis modul, la memutuskan untuk mencantumkan nama penulis modul (misalnya Achmad) yang telah mengutip teori dari pakar belajar aktif, misalnya Ashert. Cara mana yang paling tepat untuk mencantumkan sumber kutipan ini?

a)

Achmad, 2000, mengutip dari Ashert.

b)

(Ashert, dalam Achmad, 2000).

c)

Ashert, 2000, oleh Achmad.

d)

Achmad, (dalam Ashert, 2000)

118.

Laporan PTK perlu didiseminasikan agar

a)

nama penulis dikenal oleh orang banyak

b)

guru lain terdorong melakukan PTK

c)

penulis mendapat kredit dari laporan tersebut

d)

hasil PTK diketahui oleh guru-guru lain

119.

Jika guru ingin memasukkan Laporan PTK ke dalam sebuah jurnal ilmiah, hal

terpenting yang harus dikerjakan oleh guru adalah

a)

mengirimkan laporan itu kepada redaksi

b)

mengubah laporan PTK menjadi artikel

c)

menanyakan alamat jurnal

d)

memeriksa persyaratan untuk memasukkan tulisan

120.

Laporan PTK dapat didiseminasikan melalui berbagai cara berikut, kecuali

a)

Memajang laporan di dinding sekolah

b)

Pertemuan guru-guru mata pelajaran

c)

Seminar

d)

Majalah pendidikan