wayground logo

Free Printable Worksheets

Font size

S
M
L
XL
Worksheets

MK DESIGN THINKING

Total questions: 40

Worksheet time: 1hrs 5mins

Name
Class
Date
1.

Abada merupakan seorang siswa yang sering meraih prestasi kejuaraan renang. Namun, pada saat pembelajaran IPA dia suka mengantuk dan tidak memperhatikan gurunya. Guru IPA tersebut memulai mencari solusi dengan design thinking dengan melakukan In Depht Interview secara empat mata. Hal ini yang membedakan metode penyelesaian masalah design thinking dengan metode lainnya yakni....

a)

User-centered (berpusat pada pengguna)

b)

Memilih sampel yang mewakili kelas

c)

Sumber data berdasarkan survey

d)

Berpusat pada masalah

e)

Indikator keberhasilan penyelesaian masalah adalah masalah selesai

2.

Tahapan design thinking yang prosesnya mengumpulkan informasi yang telah dibuat dan dikumpulkan selama tahap berempati disebut …..

a)

Define

b)

Prototyping

c)

Empathize

d)

Testing

e)

Ideate

3.

Bu Septi merupakan seorang guru yang melakukan tindakan penyelesaian masalah proses pembelajaran, dengan merekam video pembelajaran untuk melihat secara detail hasil tindakan yang diberikan. Bu Septi menyimak video dengan memperhatikan respon peserta didik, apakah pada proses pembelajaran sudah berpusat pada peserta didik, mengidentifikasi karakteristik peserta didik selama proses pembelajaran. Pernyataan berikut yang sesuai dengan sikap design thiking, kecuali...

a)

Bu Septi mengembangkan empati kepada peserta didik dengan mengamati video.

b)

Bu Septi melakukan fase evaluasi lebih detail melalui video tersebut.

c)

Bu Septi memiliki sikap eksperimentalis dengan mencoba hal baru lalu diamati melalui video tersebut.

d)

Bu Septi memperhatikan video bertujuan melihat hal yang benar/salah dalam proses pembelajaran.

4.

Fase-fase design thinking antara lain emphatize, define, ideate, prototype, dan test dapat diimplementasikan dalam pembelajaran berbasis proyek. Integrasi fase design thinking dapat memberi dampak antara lain…

a)

Meningkatkan sikap sosial emosional siswa, meningkatkan keterampilan siswa, pembelajaran berpusat pada siswa

b)

Meningkatkan sikap sosial emosional siswa, meningkatkan keterampilan siswa, pembelajaran berpusat pada guru.

c)

Pembelajaran menjadi tidak bermakna.

d)

Meningkatkan kemampaun berpikir kritis siswa dan pembelajaran berpusat pada guru.

5.

Dalam menyelesaikan masalah pembelajaran menggunakan design thinking tidak harus dijalankan berurutan. Perancang dapat mulai dari fase manapun dan mengulang fase sebelumnya, jika dirasa perlu harus dijalankan berurutan. Perancang dapat mulai dari fase manapun dan mengulang fase sebelumnya jika dirasa perlu. Pendekatan yang luwes ini memungkinkan perancang beradaptasi dengan cepat terhadap perubahan situasi atau informasi baru yang berkaitan dengan rancangannya. Hal ini sesuai dengan paradigma guru baru yakni...

a)

Berpikir kritis

b)

Adaptive

c)

Memiliki kemampuan sosial

d)

Memiliki empati

6.

Design thinking merupakan pendekatan untuk memecahkan masalah yang berpusat pada pengguna. Kebutuhan pengguna menjadi prioritas utama untuk menciptakan solusi. Design thinking dapat diintegrasikan dalam proses pembelajaran untuk pemecahan masalah. Terdapat tahapan dalam fase design thinking yaitu empathize, define, ideate, prototype dan testing. Simak pernyataan berikut yang termasuk ke dalam fase empathize adalah …

a)

Mengidentifikasi masalah yang dialami peserta didik kemudian menyusun rancangan tujuan yang akan dilakukan dalam proses pembelajaran.

b)

Merasakan pikiran, perasaan, atau keadaan yang sama dengan orang lain. Dalam tahap ini cara yang bisa dilakukan yakni menelaah atau mempelajari, menyelidiki, mengkaji, memeriksa, melihat suatu keadaan. Hal tersebut adalah tahap proses design thinking dalam tahap.

c)

Merancang desain pembelajaran seperti perangkat pembelajaran, LKPD, media ajar, instrument penilaian.

d)

Melakukan proses pemberlajaran di kelas sesuai dengan alur pembelajaran dalam perangkat pembelajaran.

7.
Seorang pendidik akan melakukan profiling peserta didik dalam kelasnya, sehingga Ia membuat rancangan pertanyaan untuk wawancara. Pendidik melakukan profiling dengan wawancara beberapa peserta didik yang bertujuan untuk mengetahui perkembangan kognitif, gaya belajar, dan motivasi belajar. Maka, hal yang dilakukan oleh pendidik termasuk dalam tahapan design thinking pada fase …
a)

Define

b)

Ideate

c)

Empathize Prototype

d)

Testing

8.

Perhatikan pernyataan berikut!

1. Guru membuat media ajar yang menarik seperti peta konsep, terintegrasi dengan games seperti ular tangga, couple card, PPT, video pembelajaran.

2. Guru bertanya kepada guru lain terkait karakteristik peserta didik dalam suatu kelas.

3. Guru melakukan pendekatan kepada peserta didik dengan menanyakan kesulitan apa yang dialami dalam mata pelajaran.

4. Peserta didik membuat alat peraga sistem pernapasan pada materi biologi.

Berdasarkan aktivitas diatas yang termasuk dalam fase design thinking pada tahap empathize ditunjukkan oleh nomor …

a)

1.3

b)

1.2

c)

3.4

d)

2.3

9.

Pilihlah beberapa pernyataan berikut yang termasuk ke dalam fase design thinking pada tahap empathize

a)

Mahasiswa PPG Prajabatan melakukan kegiatan observasi lingkungan sekolah untuk membuat laporan observasi.

b)

Mahasiswa PPG Prajabatan membuat media ajar berupa PPT materi pembelajaran.

c)

Mahasiswa PPG Prajabatan berdiskusi dengan guru kelas terkait perangkat pembelajaran yang akan dibuat dalam proses pembelajaran di kelas.

d)

Guru memberikan refleksi pembelajaran di pada akhir kegiatan pembelajaran.

10.

Perhatikan peryataan berikut!

1. Perasaan duka dan belas kasihan atas kemalangan orang lain.

2. Kemampuan untuk mengidentifikasi dan memahami situasi dan perasaan orang lain.

3. Membangkitkan perasaan seperti pemahaman, penerimaan dan perhatian

4. Membangkitkan perasaan seperti kasih sayang, kesedihan.

Berdasarkan pernyataan di atas yang termasuk dalam tahap empathize ditunjukkan oleh nomor …

a)

1.2

b)

2.3

c)

3.4

d)

1.4

11.

Ada beberapa tahap dalam design thinking. Tahap yang dianggap paling penting karena bertujuan untuk memberikan penjelasan potongan berbagai informasi, agar menjadi sebuah gagasan yang utuh dalam bentuk problem statement. Tahap ini juga sering disebut tahap sintesis yang merupakan fase….

a)

Fase Emphatize

b)

Fase Define

c)

Fase Ideate

d)

Fase Prototype

e)

Fase Test

12.

Untuk merumuskan tujuan dalam fase design thinking, maka hal yang perlu diperhatikan ialah sebagai berikut, Kecuali……

a)

Memperjelas fokus atau arah dari rancangan.

b)

Memperhatikan sasaran atau peserta didik.

c)

Memancing jawaban atau ide yang kreatif.

d)

Cukup sempat sehingga dapat dikelola dan memiliki batasan yang jelas.

e)

Memberikan gambaran solusi yang tepat.

13.

Menurut (Dam dan Siang, 2020) cara merumusakan design yang tepat ialah dengan menggunakan teknik menggabungkan pemahaman mengenai pengguna, kebutuhannya, dan insight temuan pada fase emphatize, teknik ini disebut…….

a)

Point of View

b)

Define

c)

Specific insight

d)

Berpusat pada pengguna

e)

Perspektif pengamat

14.
Bu Rani adalah seorang guru mata pelajaran IPA, sebagian peserta didik di kelasnya mengalami kesulitan belajar. Oleh karena itu Bu Rani melakukan pengamatan dan mewawancara beberpa anak dari extreme kiri dan kanan. Salah satu temuan menunjukan bahwa peserta didik kesulitan memahami materi pembelajaran, memiliki bergam prefrensi belajar, dan motivasi belajar. berdasarkan temuan tersebut, langkah yang harus dilakukan oleh Bu Rani agar dapat menemukan bergam alternatif solusi yang tepat adalah……
a)

Memilah-milah informasi menjadi beberapa pion temuan.

b)

Memunculkan ide pada fase ideate.

c)

Menentukan design challenge pada fase define.

d)

Melakukan tahap divergen dan konvergen.

e)

Merancang projek inovasi.

15.

Fase definie merupakan langkah kedua setelah fase emphtize dalam design thinking, fase ini bertujuan untuk…….

a)

Membangun empati dengan pengguna.

b)

Mengumpulkan ide-ide alternatif solusi.

c)

Menentukan dan mencari solusi dari masalah.

d)

Mendefinisikan ulang masalah dari informasi yang terkumpul.

e)

Mengidentifikasi solusi dalam bentuk prototipe.

16.

Pernyataan yang benar mengenai tahapan design thinking fase ideate yakni:

a)

Mengumpulkan informasi yang telah kita buat dan kumpulkan selama tahap empathise.

b)

Proses untuk mendapatkan pemahaman empatik tentang masalah yang dicoba untuk diselesaikan.

c)

Bagaimana kita mengeksplorasi berbagai alternatif yang dapat menjadi solusi dari sebuah masalah/kebutuhan.

d)

Menguji rancangan serta memperbaikinya dalam waktu singkat.

17.

Berikut yang merupakan pencerminan dari tahapan fase Ideate ialah..

a)

Melakukan depth interview pada peserta didik terkait keinginan untuk proses pembelajaran.

b)

Menuliskan ide alternatif mengenai rancangan media pembelajaran yang cocok dan sesuai dengan karakteristik peserta didik.

c)

Mengujikan rancangan kasar produk yang telah disusun pada peserta didik.

d)

Mengumpulkan informasi yang didapatkan dari proses depth interview.

18.

Pak Simon menemukan permasalahan yang dialami oleh peserta didiknya yakni Kelas 3, bahwa mereka mengeluhkan sulitnya menghafal dan cara menghitung perkalian dengan benar. Oleh karena itu, Pak Simon berinisiatif untuk membuat sebuah media pembelajaran yang dapat membantu permasalahan peserta didiknya. Ide yang memungkinkan, sesuai dengan keadaan atau kebutuhan peserta didiknya ialah...

a)

Merancang media pembelajaran berbasis permainan sederhana dengan menggunakan benda konkret berupa stik berwarna.

b)

Membuat powerpoint berupa Latihan soal.

c)

Merancang media berupa garis bilangan yang kreatif.

d)

Membuat media pembelajaran tangram

19.

Disebuah kelas terdapat permasalahan, yakni peserta didik yang merasa pasif saat mengikuti pembelajaran dengan tercermin ketidak antusiasan dan malasnya bertanya pada guru. Berikut beberapa ide yang dapat digunakan untuk mengatasi permasalahan tersebut:

1) Menerapkan aturan yaitu keharusan dalam bertanya.

2) Menerapkan model pembelajaran yang variatif seperti PBL, Discovery Learning serta PjBL.

3) Membuat media pembelajaran PowerPoint.

4) Merancang sebuah media pembelajaran yang dapat melibatkan peserta didik dan sesuai dengan karakteristik peserta didik.

Berdasarkan pernyataan di atas yang merupakan sebuah hasil dari fase Ideate ditunjukkan pada nomor …

a)

1 dan 3

b)

1 dan 2

c)

2 dan 4

d)

2 dan 3

20.
Pada tahapan manakah fase Ideate dalam memilih ide ini dilakukan?
a)

Berlian pertama tahap konvergen

b)

Berlian pertama tahap divergen

c)

Berlian kedua tahap divergen

d)

Berlian kedua tahap konvergen

21.
Jenis prototipe yang melibatkan penggunaan model dasar atau contoh produk yang diuji disebut...
a)
Low fidelty prototype
b)
High fidelty prototype
c)
Basic fidelty prototype
d)
Low risk prototype
22.
Storiboarding, scketching dan card shorting merupakan contoh prototype dengan jenis...
a)
Low fidelty prototype
b)
High fidelty prototype
c)
Basic fidelty prototype
d)
Low risk prototype
23.

Perhatikan pernyataan berikut!

1. Rendahnya realisme produk

2. Membutuhkan waktu lebih lama untuk diproduksi

3. Pengguna lebih fokus pada karakteristik dangkal dibandingkan konten

4. Menghilangkan kendali pengguna

Yang termasuk kelemahan prototipe akurasi tinggi adalah...

a)

1 dan 2

b)

2 dan 3

c)

3 dan 4

d)

1 dan 4

24.

Perhatikan pernyataan berikut!

1. Rendahnya realisme produk

2. Membutuhkan waktu lebih lama untuk diproduksi

3. Pengguna lebih fokus pada karakteristik dangkal dibandingkan konten

4. Menghilangkan kendali pengguna

Yang termasuk kelemahan prototipe akurasi rendah adalah...

a)

1 dan 2

b)

2 dan 3

c)

3 dan 4

d)

1 dan 4

25.

Perhatikan pernyataan berikut!

1. Belajar dengan melakukan

2. Menciptakan peluang yang kreatif

3. Memiliki preferensi terhadap

Pilihan tindakan Ketiga point tersebut merupakan...

a)

Strategi fase ideate

b)

Strategi peningkatan keterlibatan siswa dalam membuat prototipe

c)

Prinsip panduan membuat prototipe

d)

Tahapan pengembangan prototipe

26.
Metode merumuskan tujuan yang dibuat dengan pendekatan visual terlebih dahulu dalam mengembangkan visi mengenai kondisi ideal yang diharapkan terjadi disebut…
a)
Envisioning
b)
Pain point
c)
Emphatize
d)
Define
e)
Thinking
27.

Implikasi karakteristik design thinking dalam praktik di sekolah, salah satunya dilihat pada buku paket tematik yang memuat kata “Ayo renungkan”. Hal tersebut menunjukkan implikasi karakteristik design thinking pada aspek…

a)

Responsif

b)

Reflektif

c)

Demokratis proses

d)

Pemodelan

e)

Pendekatan mix method

28.
Manfaat pain point untuk mendapatkan informasi dalam wawancara kecuali…
a)
Menumbuhkan pemahaman empatik
b)
Kontekstualisasi
c)
Menggerakkan orang untuk berubah
d)
Meningkatkan rasa percaya diri
e)
Menentukan titik intervensi
29.

Tantangan penerapan design thinking pada pendidikan daerah khusus adalah…

a)

Guru harus memahami budaya daerah khusus

b)

Belum semua peserta didik mampu memfilter konten

c)

Kesulitan dalam menyesuaikan kurikulum

d)

Kesulitan dalam memotivasi siswa

e)

Kemampuan peserta didik belum tergambar jelas

30.

Tantangan penerapan design thinking dengan prototype e-modul pada pembelajaran daring, kecuali..

a)

Kesulitan dalam mengevaluasi kemajuan siswa

b)

Belum semua peserta didik mampu menggunakan teknologi

c)

Kesulitan dalam memotivasi siswa

d)

Aksesibilitas keberbagai sumber daya pembelajaran

e)

Menimbulkan kelelahan dalam pembelajaran

31.
Adanya dukungan khusus bagi warga sekolah yang kurang mampu, berkebutuhan khusus, mengalami masalah keluarga, dan kebutuhan spesifik lainnya merupakan contoh praktik pembelajaran berkeadilan dengan indikator...
a)
Tumbuhnya empati
b)
Tumbuhnya kolaborasi
c)
Tumbuhnya iklim inovasi
d)
Tumbuhnya motivasi
32.

Tahapan design for change dimana peserta didik bersama-sama menerapkan solusi-solusi yang mereka ciptakan, juga bekerja bersama berbagai pihak untuk menyelesaikan permasalahan di lingkungan sekitar adalah...

a)

Feel

b)

Imagine

c)

Do

d)

Share

33.
Keadaan dimana peserta didik menyampaikan opini mereka terhadap permasalahan yang terjadi di sekolah, misalnya hal – hal yang kurang dari fasilitas sekolah. Hal tersebut merupakan design for change dalam tahapan…
a)
Feel
b)
Imagine
c)
Do
d)
Share
34.

Selama proses pembelajaran menggunakan Design for Change, peserta didik berkembang creative confidence yaitu….

a)

Percaya diri atas ide mereka

b)

Percaya diri memiliki kekuatan yang dibutuhkan untuk menciptakaan perubahan

c)

Percaya diri ide mereka sangat inovatif

d)

Percaya diri karena ide yang dihasilkan dapat diuji

35.

Peserta didik melakukan kegiatan membuat pupuk kompos dari sisa sampah bahan – bahan organik. Kegiatan tersebut merupakan design for change pada tahap…

a)

Feel

b)

Imagine

c)

Do

d)

Share

36.

Bu Giselle ingin menerapkan design thinking pada proses pembelajaran. Untuk efektivitas pembelajaran, terdapat penyerderhanaan metodologi design thinking yaitu Design For change yang terdiri dari 4 tahapan, yakni :

a)

Feel, Imagine, Do, Share.

b)

Ideate, emphatize, do, share.

c)

Ideate, emphatize, do, share.

d)

Feel, Imagine, do, test.

37.

Bu Yuyun merupakan guru di sebuah SD di kelas 4. Di kelasnya bu Yuyun menjumpai peserta didik yang kerap tidak mengerjakan PR. Penerapan design thinking dalam hal ini yang dilakukan oleh Bu Yuyun sebagai langkah awal adalah ….

a)

Mencari gagasan alternatif untuk dapat memotivasi peserta didik

b)

Menguji rancangan media pembelajaran untuk dapat membantu pemahaman peserta didik

c)

Menanyakan mengapa peserta didik melakukan hal tersebut dan apa yang ia rasakan

d)

Mengumpulkan informasi permasalahan peserta didik

38.
Pak Dirga ingin melaksanakan sebuah kegiatan pembelajaran yang bermakna bagi peserta didiknya, yang nantinya akan melibatkan kerjasama antara guru dan peserta didik. Kegiatan pembelajaran yang mencerminkan hal tersebut yakni …
a)
Guru dan peserta didik berkreasi dan melaksanakan kegiatan gelar karya hasil pembelajaran
b)
Guru dan peserta didik melakukan kegiatan diskusi materi di kelas
c)
Peserta didik melakukan kolaborasi memecahkan masalah
d)
Peserta didik melakukan kolaborasi dalam membersihkan kelas
39.
Praktik pembelajaran berkeadilan dapat diterapkan untuk mencapai pembelajaran yang bermakna dan mendalam bagi peserta didik, dari berbagai tingkat kemampuan serta latar belakang. Oleh karena itu ada beberapa praktik pembelajaran yang dapat diintegrasikan meliputi sosial, emosional dan akademik. Hal ini bertujuan untuk……
a)
agar peserta didik dapat berkembang sesuai kebutuhannya baik secara akademis maupun sosial.
b)
agar peserta didik menjadi kreatif dan percaya diri
c)
agar pembelajaran berpusat pada peserta didik
d)
agar peserta didik dapat berkolaborasi dalam proses pembelajaran
40.

Sebagai seorang guru, berikut adalah pratik pembelajaran berkeadilan yang dapat kita terapkan dilingkungan kelas, kecuali...

a)

Pembedaan perlakuan guru terhadap peserta didik

b)

Guru mempromosikan sikap untuk saling menghargai

c)

Guru mempelajari dan memahami karakteristik peserta didiknya

d)

Penerapan pembelajaran tanggap budaya dan berbagai strategi pembelajaran