NEW
Font size
S
M
L
XL
WorksheetsMAPEL TFL SAS GANJIL 2023/2024 13 TFLM1 DAN 2
Total questions: 50
Worksheet time: 25mins
Name
Class
Date
1.
Dalam suatu aktifitas kita melihat ketidak normalan dan kita perlu melapor kondisi tersebut. Bagaimana cara melapor yang harus dilakukan :
a)
sesingkat singkatnya
b)
Sampaikan isi lapaoran yang membuat orang senang
c)
Sampaikan laporan secara dramatis
d)
sampaikan isi laporan Sesuai fakta
2.
Mengapa melaporkan itu penting
a)
Laporan adalah dasar instruksi untuk memperbaiki proses kerja
b)
Dengan melapor kita mendapat penilaian tambah
c)
Karena terpaksa
d)
Karena kalau tidak melapor kita mendapat penilaian kurang
3.
Dalam setiap kecelakaan pasti akan menimbulkan kerugian .Dibawah ini adalah kerugian langsung secara materi:
a)
Kerusakan properti
b)
Citra perusahaan
c)
Rasa aman terganggu
d)
Kematian/cacat
4.
Kerugian yang diakibatkan karena kecelakaan berdampak terhadap
a)
Pekerja dan keluarga
b)
Perusahaan
c)
Masyarakat dan Negara
d)
Semua jawaban benar
5.
Penyebab utama dari kecelakan adalah
a)
Tindakan tidak aman
b)
Kondisi tidak aman
c)
Jawaban A dan B benar
d)
Jawaban A dan B salah
6.
Jika teman kerja kita berada dalam kondisi tidak aman. Apa yang harus kita lakukan
a)
Menjadi kewajiban kita untuk menegur dan mengingatkan kondisis tidak aman tersebut
b)
Biarkan saja karena resiko dia yang akan tanggung
c)
Tetap bekerja karena kita juga dituntut target
d)
Tetap bekerja karena kawan kita lebih senior dan berpengalaman
7.
Apa saja yang harus kita lakukan untuk safety diri sendiri
a)
Mengenakan APD ( Alat pelindung diri )
b)
Melakukan kerja sesuai SOP( Standard operation procedure )
c)
Mengingatkan rekan kerja kita jika bekerja tidak aman
d)
Hanya jawaban A dan B yang benar
8.
Untuk bekerja aman ada 4 safety yang harus kita terapkan dalam perusahaan, kecuali:
a)
Diri sendiri
b)
Teman kerja
c)
Benda kerja
d)
Keluarga
9.
Potensi yang dapat timbul dari gambar dibawah ini :
a)
Tangan terpelintir kareana putaran benda kerja yang di pegang
b)
Semua jawaban benar
c)
Chip/gram mengenai mata
d)
Tangan terjepit oleh putaran V belt
10.
Apabila seorang pekerja memiliki masalah didalam keluarganya sehingga tidak fokus dalam bekerja maka akan menimbulkan potensi bahaya dalam bekarja, hal ini termasuk dalam potensi bahaya secara:
a)
Potensi bahaya ergonomi
b)
potensi bahaya fisik
c)
potensi bahaya psikologis
d)
Potensi bahaya Biologi
11.
Potensi yang dapat timbul dari gambar dibawah ini, kecuali :
a)
Tangan terpelintir kareana putaran benda kerja yang di pegang
b)
Kebakaran karena percikan mengenai sampah
c)
Chip/gram mengenai mata
d)
Tangan terjepit oleh putaran V belt
12.
Kecelakaan kerja bisa terjadi akibat kondisi kerja yang tidak aman, berikut ini adalah contoh kondisi yang tidak aman, kecuali:
a)
Ruang kerja yang terang
b)
APD tidak layak
c)
Bercanda
d)
Kebersihan Dan kerapihan kerja kurang
13.
Potensi bahaya yang ditimbulkan karena mahluk hidup ,dan pada umumnya berkaitan erat dengan kebersihan tempat kerja dimana tempat kerja kurang bersih akan menimbulkan penyakit termasuk jenis Hazard ( bahaya )Karena :
a)
Hazard Biologi
b)
Hazard Fisik
c)
Hazard psikologis
d)
Hazard Kimia
14.
Identifikasi bahaya dapat dilihat dari banyak faktor diantranya Mesin Dan Tools (alat ) Dibawah ini faktor yang menyebabkan bahaya dari mesin dan Tools Kecuali
a)
Bentuk objek
b)
Pergerakan objek
c)
Sifat objek
d)
Penanganan objek
15.
Melakukan Pemilahan dan pembuangan sampah pada tempatnya adalah salah satu bentuk Care terhadap:
a)
Care terhadap diri sendiri
b)
Care terhadap Rekan kerja
c)
Care terhadap Mesin dan Tool
d)
Care terhadap lingkungan
16.
Disiplin dalam hal Menjalankan nilai nilai Budaya kerja secara berkesinambungan adalah bentuk :
a)
Care
b)
Commitment
c)
Consistent
d)
Sapa
17.
Apa yang dimaksud dengan 3M ?
a)
Man ,Machine ,methode
b)
Material ,Man , Mesin
c)
Muda ,Mura ,Muri
d)
Melayani, mengabdi, menghormati
18.
Muda ( Pemborosan ) dapat juga terjadi pada proses yang tidak perlu ,disebut
a)
Muda dalam produksi
b)
Muda dalam proses
c)
Muda dalam Koreksi
d)
Muda dalam Stock
19.
Dibawah ini adalah urutan 5K yang Benar adalah :
a)
Ketelitian ,Kesegaran ,Kerapihan ,Kedisplinan, Kebersihan
b)
Ketelitian ,Kerapihan ,Kebersihan ,Kesegaran , Kedisiplinan
c)
Kedisiplinan ,Ketelitian , Kesegaran, Kerapihan , Kebersihan
d)
Kebersihan , Kedisiplinan ,Kesegaran , Ketelitian ,Kerapihan
20.
Berapa sudut maksimum sling yang di ijinkan untuk pengangkatan
a)
60 ⁰
b)
90 ⁰
c)
100 ⁰
d)
120 ⁰
21.
Posisi pengelasan yang paling efisien adalah downhand , alasannya adalah :
a)
Ampere lebih maksimal, posisi paling mudah di lakukan, hasil lebih baik dan waktu lebih cepat
b)
Mudah untuk pengelasan lingkaran, ukuran pengelasan lebih kecil, biaya lebih murah
c)
konsumsi gas sedikit, kemungkinan defect kecil, mengurangi spater
d)
Lebih kuat dari posisi lain, konsumsi filler lebih sedikit, posisi lebih aman
22.
Posisi donwnhand sering digunakan pada proses manufactur , untuk mendukung posisi pengelasan tersebut maka di perlukan :
a)
JIG
b)
Positioner
c)
Mixing
d)
Clamp Hydroulic
23.
Pengencangan pada adjuster, stud bolt, clamp bolt kita perlu melakukan ….. Untuk meyakinkan aman:
a)
5K
b)
Yoss Check
c)
TQM
d)
Kway
24.
Adalah positioner. Adalah jenis positioner yang hanya dapat berputar penuh ke kiri dan ke kanan pada satu poros. karena keterbatasan gerak positioner ini hanya di gunakan pada benda yg bentuknya lurus dan panjang, disebut dengan positioner
a)
L Positioner turn table
b)
Double colom positioner
c)
Adjustable Rotary positioner
d)
Top Rotari welding table
25.
Pada perlengkapan Positioner berfungsi sebagai penahan dan pengikat benda kerja dengan meja positioner, gambar dibawah ini disebut :
a)
Adjuster & Stoper
b)
Clamp hydraulic
c)
Clamp Bolt
d)
Stud Bolt
26.
Berikut adalah Beberapa Tahapan yang harus di fahami dan di ketahui untuk dapat melakukan proses setting komponen yang benar, yaitu
a)
Gambar, PDS, Yoss check, Check Sheet
b)
Gambar, QCC, K - Way, Check sheet
c)
Gambar, TQM, HORENSO, Check Sheet
d)
Gambar, PDS, Working Standar, Check Sheet
27.
Merupakan tools yang sering dipakai dalam Industri Manufakturing untuk pengambilan data Di proses produksi yang kemudian diolah menjadi informasi dan hasil yang bermanfaat dalam pengambilan keputusan.
a)
PDS
b)
Drawing
c)
Check sheet
d)
Working Standar
28.
Yang bukan termasuk pada Fungsi dari PDS adalah
a)
Mempermudah dalam merakit komponen
b)
Pengaturan supply part
c)
Mempercepat waktu pengelasan
d)
Memberi Informasi part number dan group komponen
29.
Perlakuan / penanganan terhadap benda material yang sedang di proses untuk di pindahkan, di balik, di angkat, di miringkan, digeser dan lain lain. biasanya identik dengan penggunaan crane, adalah:
a)
Tack Weld/las cantum
b)
Prestrain / Presett : ( Tekanan awal / Seting awal)
c)
SAW/ full weld : (Semi Automatic Welding)
d)
Handling
30.
Tipe lasan yang pendek-pendek (spot) pada bagian material yang akan disambung dengan tujuan untuk mengikat material satu dengan lainnya sebelum dilakukan pengelasan.
a)
Tack Weld/las cantum
b)
Prestrain / Presett : ( Tekanan awal / Seting awal)
c)
SAW/ full weld : (Semi Automatic Welding)
d)
Intermitent
31.
Sebuah alat bantu yang akan mempermudah dalam melakukan proses setting yang mewakili dari ukuran dan bentuk yang di inginkan sesuai gambar, di sebut
a)
JIG
b)
Positioner
c)
Mixing
d)
Clamp Hydroulic
32.
Proses membengkokan atau menekuk benda kerja yang akan di las ke arah berlawanan dengan arah deformasi, adalah :
a)
Tack Weld/las cantum
b)
Prestrain / Presett : ( Tekanan awal / Seting awal)
c)
SAW/ full weld : (Semi Automatic Welding)
d)
Handling
33.
Perubahan bentuk atau penyimpangan yang terjadi akibat panas dari proses pengelasan atau proses pembakaran pada material
a)
Tack Weld/las cantum
b)
Prestrain / Presett : ( Tekanan awal / Seting awal)
c)
Deformasi / Distorsi
d)
Handling
34.
Alat ukur yang digunakan untuk memeriksa dimensi diameter terbatas pada hole (Lubang), gap pada sambungan yang akan di las dan celah di sambungan lainnya, adalah
a)
Height Gauge
b)
Welding Gauge
c)
Taper Gauge
d)
Mistar siku
35.
Welding gauge berikut ini digunakan pada saat pengukuran
a)
Undercut
b)
Throat thickness
c)
Leg Length
d)
Sudut Camper
36.
Faktor yang bukan menyebabkan di perlukannya proses Pre Heating adalah,
a)
Kandungan karbon pada base metal (Carbon Equivalent)
b)
Kontur dan alur pengelasan
c)
Paduan logam pada base metal
d)
Ketebalan benda kerja
37.
Memperkecil kecepatan pendinginan pada logam induk dan logam lasan, sehingga membuat lebih ulet dan tahan terhadap keretakan. Adalah tujuan dari proses
a)
Interpas Heating
b)
Kontra Heating
c)
Pre Heating
d)
Post Heating
38.
Adalah nilai dalam persen berat, yang menghubungkan efek gabungan unsur paduan yang berbeda yang digunakan dalam pembuatan baja karbon hingga jumlah karbon yang sesuai. Di sebut dengan:
a)
Baja Paduan
b)
Baja karbon tinggi
c)
Baja karbon rendah
d)
Carbon Equivalent
39.
Ketika nilai CE (Carbon Equivalent) adalah < 0.4 maka Weldability ( Mampu Las nya ) dan prosedure nya adalah:
a)
EXCELLENT. preheat hanya untuk menghilangkan kelembapan
b)
GOOD. Preheat dengan menggunakan electrode low Hydrogen
c)
FAIR. preheat, electroda low Hydrogen dan interpass temperatur control
d)
POOR. preheat, electroda low Hydrogen dan interpass temperatur control dan PWHT
40.
HAZ akan selalu terbentuk dalam proses pengelasan dan tidak bisa di hilangkan, *hanya bisa di minimalisir, akan semakin lebar dan besar nila semakin nanyak panas yang di terima. Daerah HAZ yang di maksud adalah :
a)
B
b)
A
c)
C
d)
D
41.
Alat yang bukan di gunakan untuk saat proses Heating adalah :
a)
Electric Heater
b)
Stove / Kompor
c)
LPG & Electricity
d)
Burner
42.
Ketika arah pengelasan maju dengan sudut 75⁰ ~ 80⁰ , akan menghasilkan pengelasan :
a)
Menghasilkan penetrasi yang dangkal dan manik sempit dan cembung.
b)
Menghasilkan penetrasi yang dalam dan manik las yang sempit dan cembung
c)
Menghasilkan penetrasi yang dangkal dan manik las lebar dan rata.
d)
Menghasilkan penetrasi yang dalam dan manik las lebar dan rata.
43.
Lebar bead akan mengecil, Penetrasi akan dangkal, Kekuatan lasanan akan berkurang,Mudah terjadi cacat Undercut, Percikan Spater akan bertambah banyak, adalah akibat dari :
a)
Laju pengelasan di perlambat
b)
Laju pengelasan di percepat
c)
Laju pengelasan bervariasi
d)
Laju pengelasan tidak di tentukan
44.
Speed atau laju pengelasan terlalu cepat, Voltage terlalu tinggi, Posisi/sudut bidik kurang tepat, kondisi tersebut akan mengakibatkan cacat :
a)
Blowhole
b)
Undercut
c)
Overlap
d)
Slag inclusion
45.
Berdasarkan proyeksi amerika, symbol berikut sketchnya adalah
a)
Opsi 1
b)
Opsi 2
c)
Opsi 3
d)
Opsi 4
46.
Gambarkan simbol las ke versi AWS, dari sketch di bawah ini
a)
A
b)
B
c)
C
d)
D
47.
Proses gouging dapat di aplikasikan untuk :
a)
Welding repair, menghilangkan end tab dan over weld, persiapan bevel atau kampuh
b)
Menghaluskan permukaan bead weld
c)
Menghilangkan cacat las undercut
d)
Menyambung pelat tipis maupun tebal dengan mengunakan gas bertekanan
48.
Berdasarkan gambar dibawah yang berperan sebagai penutup Air Pressure :
a)
1
b)
2
c)
3
d)
4
49.
Tekanan udara yang di butuhkan untuk proses Gouging adalah :
a)
15 - 20 Psi atau 2 - 3 bar
b)
30 - 40 Psi atau 4 - 5 bar
c)
45 - 100 Psi atau 5 - 7 bar
d)
100 - 250 Psi atau 7 - 20 bar
50.
Berapakah nilai A dan B yang di perlukan a gar hasil gouging dangkal dan bersih :
a)
Nilai A = Max 178mm ( 7 inch ) & nilai B = 30 ⁰
b)
Nilai A = Max 200mm ( 8 inch ) & nilai B = 70 ⁰
c)
Nilai A = Max 300mm ( 12 inch ) & nilai B = 40 ⁰
d)
Nilai A = Max 100mm ( 7 inch ) & nilai B = 70 ⁰
Reset
