Font size
WorksheetsAhli K3 Listrik
Total questions: 90
Worksheet time: 1hrs 4mins
Jenis Pengaman Hubung Singkat Pada Sirkit Motor Pompa Hydrant atau Spinkler Adalah ?
Earth Leakage Circuit Breaker (ELCB) yang sangat peka terhadap arus ke bumi.
Circuit Breaker (CB) dengan arus jatuh minimal 600%
Arrester Grounding, pengaman arus lebih pada beda potensial
NH Fuse type class G dengan rating voltage 250 V s/d 600 V
Menurut Ketentuan PUIL 2011 Tegangan Sentuh (AC) Yang Berbahaya Adalah :
Lebih dari 25 V, pada ruangan lembab
Kurang dari 50 V, pada ruangan lembab
Lebih dari 12 V, pada ruangan lembab
Kurang dari 120 V, pada ruangan lembab
Undang-undang Keselamatan Kerja dan Standard K3 Listrik, Yang Pertama Kali di Berlakukan di Negara Indonesia, Adalah
HO dan AVE 1938
VR 1910 dan AVE 1938
UU No.1 Thn 1970 dan PUIL 1964
PP No.1 , Tentang jawatan listrik Tahun 1945 dan PUIL 1964
Arus Listrik Dalam Suatu Rangkaian Tertutup Dengan Tahanan Yang Terhubung Serie, Maka Nilai Arus Masuk………………..Arus Keluar
Lebih besar
Lebih Kecil
Sama dengan
Lebih kecil 50%
Yang Dimaksud Dengan Saluran Pentanahan TN-S Adalah
TN-S=Terra Neutral Sensored, artinya kawat netral dan kawat pentanahan di sensor
TN-S=Terra Neutral Separated, artinya kawat netral dan kawat pentanahan dipisah
TN-S=Terra Neutral Supplied, artinya kawat netral dan kawat pentanahan di supply (catu)
TN-S=Terra Neutral Seried, artinya kawat netral dan kawat pentanahan disambung secara seri
Bahaya listrik menurut John Cadick dalam bukunya “Electrical Safety Handbook” adalah :
Lightning, Electrostatic, Electricity leakage
Shock, Arc, Blast, dan other hazards
Sudden death, Electricity leakage, Fire
Short Cicuit, Alternating Current, Direct Current
Pengamanan Instalasi Listrik Untuk Mencegah Terjadinya Kebakaran Seperti di Bawah ini, Kecuali :
Pembumian instalasi listrik pada setiap panel listrik yang terpasang
Pemasangan pembatas arus pada setiap sirkit pembebanan listrik
Gunakan ELCB/RCBO/GPAS sesuai kapasitas terpasang
Tempatkan APAR Co2 pada setiap panel listrik terpasang
Tingkat Kehandalan Sebuah Instalasi Listrik Ditentukan Oleh…………..
Besarnya nilai tahanan isolasi
Perencanaan sesuai dengan PUIL
Pemasangan sesuai gambar terencana
Penggunaan kualitas peralatan baik dan harga mahal
Cara kerja Circuit Breaker dan Fuse adalah :
Kontak dari Circuit Breaker akan membuka jika ada gangguan listrik (berupa arus, tegangan, dan lain-lain) dan setelah itu kontak tidak dapat ditutup kembali apabila gangguan listriknya telah tidak ada. Sedangkan pada Fuse, elemen logam didalamnya akan melebur jika ada gangguan listrik (berupa arus, tegangan, dan lain-lain) dan Fuse tsb.harus diganti elemen logamnya saja
Kontak dari Circuit Breaker akan membuka jika ada gangguan listrik (berupa arus,tegangan, dan lain-lain) dan setelah itu kontak tidak dapat ditutup kembali apabila gangguan listriknya telah tidak ada. Sedangkan pada Fuse, elemen logam didalamnya akan melebur jika ada gangguan listrik (berupa arus, tegangan, dan lain-lain) dan Fuse tsb. harus diganti lengkap (tidak dianjurkan untuk mengganti elemen logamnya saja)
Kontak dari Circuit Breaker akan membuka jika ada gangguan listrik (berupa arus, tegangan, dan lain-lain) dan setelah itu kontak dapat ditutup kembali apabila gangguan listriknya telah tidak ada. Sedangkan pada Fuse, elemen logam didalamnya akan melebur jika ada gangguan listrik (berupa arus, tegangan, dan lain-lain) dan Fuse tsb. Harus diganti elemen logamnya saja
Kontak dari Circuit Breaker akan membuka jika ada gangguan listrik (berupa arus, tegangan, dan lain-lain) dan setelah itu kontak dapat ditutup kembali apabila gangguan listriknya telah tidak ada. Sedangkan pada Fuse, elemen logam didalamnya akan melebur jika ada gangguan listrik (berupa arus, tegangan, dan lain-lain) dan Fuse tsb.harus diganti lengkap (tidak dianjurkan untuk mengganti elemen logamnya saja)
Alat yang dipergunakan untuk menyelamatkan manusia dari bahaya “SHOCK =(tersengat listrik)” pada tegangan rendah adalah
ELCB, alias RCCB, alias GFCI, alias RCD, alias GPAS
Circuit Breaker, alias Fuse, alias Sekering, alias Switchgear, alias Switchyard
UPS, alias Charger, alias Rectifier, alias Diodes, alias Capacitor
Slip ring, alias Exciter, alias PMG, alias PT, alias CT
Sensitivitas ELCB ditentukan sebesar 30 mA, karena apabila manusia teraliri arus sebesar 30 mA, maka berakibat
Mulai terkejut atau tidak bisa mengendalikan kan diri sendiri
Mulai lengket atau mulai tidak bisa melepaskan diri sendiri (Can not let go)
Mulai terjatuh atau mulai tidak bisa berdiri lagi
Mulai terjatuh atau mulai tidak bisa melepaskan diri sendiri (Can not let go)
Instalasi Penyalur Petir Konvensional Sistem Franklin Harus Dilengkapi Dengan Pembumian Sekurang-kurangnya Adalah
1 (satu) buah penurunan /down conductor dan 2 (dua) buah pembumian/grounding rod
2 (dua) buah penurunan / down conductor dan 2 (dua) buah pembumian/grounding rod
3 (tiga) buah penurunan / down conductor dan 3 (tiga) buah pembumian/grounding rod
1 (satu) buah penurunan / down conductor dan 2 (dua) buah pembumian/grounding rod
Dalam teori Segitiga Api (Fire Triangle), Api akan muncul apabila ada Oxigen, Fuel, dan Heat, masing-masing dalam jumlah yang cukup.Dalam sistem tenaga listrik, “HEAT” bisa timbul karena
1. Terjadi short circuit, tetapi alat proteksi tidak mentripkan cicuit
2. Kualitas kabel (kawat dan isolasi) tidak baik
3. Penggunaan jenis kabel yang salah (misalnya NYM hanya untuk indoor).
4. Ukuran kawat terlalu kecil
5. Terjadi “loss connection” (dari sambungan kawat, tusuk kontak yang bertumpuk-tumpuk yang cenderung tidak rapat, dan lain-lain)
Pernyataan tersebut diatas :
Sebagian salah
Sebagian benar
Semuanya salah
Semuanya benar
Bahaya Blast (ledakan) pada listrik, terdiri dari
Blast yang berasal dari equipment yang pemeliharaannya kurang baik , misalnya Tranformator meledak Battery meledak Dan lain-lain, serta Blast yang terjadi karena Interrupting Rating (Breaking Capacity) yang tidak benar pada CB & Fuse
Blast yang berasal dari equipment baru , misalnya Tranformator meledak Battery meledak Dan lain-lain, serta
Blast yang terjadi karena Interrupting Rating (Breaking Capacity) yang tidak benar pada CB & Fuse
Blast yang berasal dari equipment yang pemeliharaannya bagus , misalnya Tranformator meledak Battery meledak Dan lain-lain, serta Blast yang terjadi karena Interrupting Rating (Breaking Capacity) yang tidak benar pada CB & Fuse
Blast yang berasal dari equipment dari pabrik lain , misalnya Tranformator meledak Battery meledak Dan lainlain, serta Blast yang terjadi karena Interrupting Rating (Breaking Capacity) yang tidak benar pada CB & Fuse
Persyaratan K3 Peralatan dan Perlengkapan Pada Dokumen Perencanaan Instalasi Pembangkitan Meliputi
PHB, Peralatan Proteksi, Peralatan Penyalur, Peralatan Yang Tidak Terpakai
PHB, Peralatan Proteksi, Peralatan Penyalur, Peralatan Pengatur
PHB, Peralatan Proteksi, Peralatan Penyalur, Peralatan Masih Layak Dioperasikan
PHB, Peralatan Proteksi, Peralatan Penyalur, Peralatan Sedang Dalam Perbaikan
Yang dimaksud bahaya-bahaya lain dari listrik adalah bahaya-bahaya yang selain Shock, Arc & Blast
Bahaya Induksi Electromagnetic ketika sedang melakukan pekerjaan pemeliharaan listrik
2.Bahaya radiasi ketika sedang melakukan pekerjaan pemeliharaan listrik
3.Bahaya terpeleset ketika sedang melakukan pekerjaan pemeliharaan listrik
4.Bahaya jatuh dari ketinggian ketika sedang melakukan pekerjaan pemeliharaan listrik
5.Bahaya tersentuh panas pada peralatan listrik ketika sedang melakukan pekerjaan pemeliharaan listrik
6. Dan lain-lain pernyataan tersebut diatas :
Semuanya salah
semuanya benar
Sebagian salah
Sebagian salah
Cara mencegah bahaya-bahaya lain dari listrik adalah bahaya-bahaya yang selain Shock, Arc & Blast adalah
Hati-hati, Hindari Unsafe Condition & Unsafe Acts, Gunakan APD yang tepat dan baik, Patuhi rambu-rambu yang dipasang, Patuhi prinsip-prinsip K3 Umum, dan K3 Spesialis
Hati-hati, Hindari Unsafe Condition & Unsafe Acts
Gunakan APD yang tepat dan baik, Patuhi rambu-rambu yang dipasang, Patuhi prinsip prinsip K3 Umum dan K3 Spesialis
Patuhi rambu-rambu yang dipasang, Patuhi prinsip-prinsip K3 Umum,dan K3 Spesialis
CHECK LIST Pemeriksaan dan dan pengawasan persyaratan K3 alat-alat uji listrik dalam hal Insulation (isolasi) yang sangat berkaitan dengan terjadinya Short Circuit yang menyebabkan Shock, Arc & Blast.
Teknologi kesatu (paling awal) adalah dengan menggunakan Insulation Resistance Tester (Meger) :
Untuk Tegangan Rendah s/d Tegangan Menengah. Rule of Thumb : Insulation Resistance minimum =
1000 Ohm/Volt. Aplikasi didunia industri seringkali + 1 MOhm, sehingga menjadi (kV operasi isolasi) + 1 MOhm. Jika tegangan operasi kabel berisolasi 220 Volt, maka Insulation Resistance minimum adalah :
= 1,21 Mohm.
= 1,21 Mohm.
= 1,23 Mohm
= 1,24 Mohm
Insulation Resistance Test merupakan :
“Indication Test”
“Measurement Test”
“Information Test”
“Go or No Go Test”
19. Teknologi kedua adalah “Polarization Index (P.I) Test” : Khusus untuk equipment yang ada winding-nya, misalnya Motor, Generator, Transformator, dll, dan Untuk Tegangan Rendah s/d Tegangan Menengah. Hasilnya: < 1.0 = Bahaya 1.0 - 1.4 = Jelek 1.5 - 1.9 = Bisa dipertanyakan 2.0 – 2.9 = Lumayan 3.0 – 4.0 = Bagus > 4.0 = Sangat bagus.
Jika hasil pengukuran PI pada winding Transformator adalah = 1,3, berarti :
Winding pada Transformator tersebut sangat kotor dan sangat terkontaminasi
Winding pada Transformator tersebut kotor dan terkontaminasi
Winding pada Transformator tersebut agak kotor atau agak bersih dari kotoran kontaminasi
Winding pada Transformator tersebut bersih atau sangat bersih dari kotoran kontaminasi
Sesuai PUIL 2011 ketentuan 510.5.3.1 halaman 400 dari 639 dan Tabel K.52.3.4 pada PUIL 2011 Amademen 1 tahun 2013, halaman 121 dari 154, Kabel NYM yang akan digunakan pada motor tersebut diatas adalah (supaya lebih aman, ukuran kawat dinaikkan satu step):
Berukuran 6 mm2
Berukuran 4 mm2
Berukuran 2,5 mm2
Berukuran 1,5 mm2
Yang dimaksudkan sebagai Mesin Listrik dalam Pemanfaatan adalah
a. Transformator Auto, Transformator Tiga Fasa, Transformator Khusus (Autotransformator,
Transformator Pengukuran), Generator Arus Searah, Motor Arus Searah, Motor Induksi Tiga Fasa, Generator Sinkron, Motor Sinkron, Motor Satu Fasa, Generator PLTG
Transformator Satu Fasa, Transformator Tiga Fasa, Transformator Khusus (Autotransformator, Transformator Pengukuran), Generator Arus Searah, Motor Arus Searah, Motor Induksi Tiga Fasa, Generator Sinkron, Motor Sinkron, Motor Satu Fasa, Generator Set
Transformator Arus, Transformator Potensial, Transformator Khusus (Autotransformator,
Transformator Pengukuran), Generator Arus Searah, Motor Arus Searah, Motor Induksi Tiga Fasa, Generator Sinkron, Motor Sinkron, Motor Satu Fasa, Generator PLTD
a. Transformator Frekwensi tetap, Transformator Tiga Fasa, Transformator Khusus
(Autotransformator, Transformator Pengukuran), Generator Arus Searah, Motor Arus Searah,
Motor Induksi Tiga Fasa, Generator Sinkron, Motor Sinkron, Motor Satu Fasa, Generator PLTU
Agar mata kita tetap sehat maka Tingkat pencahayaan (lux) untuk Ruang kerja di Perkantoran adalah :
150 lux
250 lux
300 lux
350 lux
Objek Pemeliharaan di Pemanfaatan adalah
Instalasi Listrik, Peralatan Listrik Rumah Tangga, Sistem Pengendalian, Mesin Listrik, Programmable Logic Controller (PLC).
Instalasi Listrik, Peralatan Listrik Rumah Tangga, Sistem Pengendalian, Mesin Listrik, Power Carrier Line (PLC).
Instalasi Listrik, Peralatan Listrik Rumah Tangga, Sistem Pengendalian, Mesin Listrik, Professional Logic Controller (PLC)
Instalasi Listrik, Peralatan Listrik Rumah Tangga, Sistem Pengendalian, Mesin Listrik, Proporsional Logic Controller (PLC)
Tujuan P3K Adalah , Kecuali
Menyediakan Obat Obatan
Membawa Korban Ke Rujukan
Mencegah Cidera/Penyakit Agar Tidak Lebih Parah
Menyelamatkan Nyawa Korban
Kita telah mengetahui bahwa Sensitivitas ELCB untuk menyelamatkan manusia dari bahaya SHOCK (=tersengat listrik) adalah 30 mA. Berapa milidetik ELCB tersebut akan trip memutuskan aliran listrik ? [Gunakan Kurva Arus mengalir ketubuh (mA)-vs-Waktu(mS)]
10 milidetik
20 milidetik
30 milidetik
40 milidetik
UPS (Uninterruptible Power Supply) merupakan salah satu peralatan elektronik yang ada di Pembangkitan listrik, yaitu juga merupakan peralatan :
Yang digunakan untuk catu daya beban-beban yang normal sebagaimana biasa sehingga suplai boleh terputus atau lampu boleh berkedip.
Yang digunakan untuk catu daya beban-beban yang sangat penting sehingga tidak boleh suplai listrik terputus atau lampu tidak boleh berkedip.
Yang digunakan untuk kebutuhan listrik di sekolah-sekolah SMK dan SMA di Jakarta sehingga para siswanya bisa belajar dengan baik.
Yang digunakan untuk kebutuhan listrik di pusat-pusat perbelanjaan dan perdagangan sehingga kegiatan ekonomi bisa berjalan dengan baik.
Untuk penggunaan perlengkapan dalam Zone 0, Zone 1 atau Zone 2 yang digunakan dalam industri termasuk pembangkitan listrik maka perlengkapan (Kelompok II) dikelompokkan sebagai berikut :
Kelompok II A : Atmosfer yg mengandung acetaldehid, etylen dan gas atau uap dgn bahaya yg ekivalen
Kelompok II B : Atmosfer yg mengandung aseton, ammonia, etylen, alcohol, bensin, methan, propan dan gas atau uap dengan bahaya yang ekivalen
Kelompok II C : Atmosfer yg mengandung acetylene, hydrogen dan gas atau uap dgn bahaya yg ekivalen
a,b,c Salah semua
Identifikasi potensi bahaya listrik :
Senada dengan Cara Pencegahan bahaya listrik
Berlawanan dengan Cara pencegahan bahaya listrik
Tidak terlalu penting
Bisa dilakukan oleh siapa saja
Terjadinya peristiwa trafo atau transformator terbakar merupakan akibat dari potensi bahaya listrik :
Bahaya sentuhan langsung
Efek medan listrik statis
Suhu berlebihan
Arus kejut Listrik
Fungsi dari Transformator Daya ( Trafo ) daya , adalah ;
Menaikan atau menurunkan Tegangan Listrik
Mentransformasikan Arus Listrik
Mentransformasikan Tegangan dan Arus Listrik ( Daya ).
Menaikan dan menurunkan arus Listrik
Menurut penerapan level Tegangan listrik yang berlaku di Indonesia , yang termasuk level
Tegangan Tinggi adalah tegangan ;
150 KV
20 KV
220 KV
380 KV
Fungsi Grounding Pentanahan yang terpasang pada instalasi di kaki tiang Transmisi adalah :
Penguat kaki tower
Penguat pondasi peralatan listrik
Agar tanahnya tidak mudah longsor
Pengaman terhadap sambaran petir.
Peralatan tegangan tinggi yg berfungsi sebagai saklar yg dapat membuka atau menutup rangkaian listrik dalam keadaan berbeban atau gangguan, adalah :
Pemisah (PMS)
Pemutus Tenaga (PMT) /Circuit Breaker (CB).
Load Break Switch (LBS)
Sekering (Fuse)
Konduktor kawat penghantar yg akan dipasang pada Instalasi harus memiliki salah satu sifat, yaitu :
Resitivitas tinggi
Inductivitas tinggi
Capasitansi tinggi
Konduktivitas tinggi
Metoda Pemeliharaan peralatan tenaga listrik yang berdasarkan pada kondisi adalah jenis metode :
Preventive Maintenance
Predictive Maintenance
Corrective Maintenance
Rutine Maintenance
Berikut ini yang bukan termasuk sumber energi alternatif adalah...
Angin
Bensin
Matahari
Air
Di daerah pedesaan banyak dijumpai alat yang diletakkan di aliran sungai dan berfungsi menghasilkan sumber listrik. Alat tersebut adalah ...
Kincir air
Kincir angin
Dam
Turbin
Pada suatu saat terjadi air menggenang dihalaman industri. Bagian Mechanical telah menentukan akan dipasang pompa 5 HP. Bagian Electrical harus memasang motor listrik untuk memutar pompa tsb. Tersedia digudang Motor listrik AC,3 fasa, 380 Volt, 9 Amper, Effisiensi = 85%.
Motor tersebut tidak dipilih karena setelah dihitung, motor tersebut tidak bisa memutar pompa 5HP
Motor tersebut dipilih karena setelah dihitung motor tersebut bisa memutar pompa 5HP
Pompa dibiarkan tapa motor listrik sehingga air makin menggenang
Pompa diperbaiki dulu karena ada kerusakan
Kategori Perusahaan Yang Wajib Menerapkan SMK3 di Perusahaan Berdasarkan PP No.50 Thn 2012 Adalah :
Perusahaan yang memperkerjakan pekerja/buruh paling sedikit 100 orang dan atau mempunyai tingkat potensi bahaya tinggi
Perusahaan yang memperkerjakan pekerja/buruh paling sedikit 100 orang atau mempunyai tingkat potensi bahaya tinggi
Perusahaan yang memperkerjakan pekerja/buruh paling sedikit 200 orang atau mempunyai tingkat potensi bahaya tinggi
Perusahaan yang memperkerjakan pekerja/buruh paling sedikit 50 orang atau mempunyai tingkat potensi bahaya tinggi
Klasifikasi Tegangan Rendah Pada Instalasi Pemanfaatan Adalah :
50 V < TR ≤ 1000 V
50 V < TR ≤ 380 V
50 V < TR ≤ 220 V
220 V < TR ≤ 380 V
Untuk Pemasangan Instalasi Pemanfaatan Dibutuhkan Gambargambar :
Single line diagram
Diagram pengawatan
Diagram/Gambar situasi
Semua jawaban benar
Besarnya Kapasitas Hantaran Arus (KHA) Sebuah Hantaran Rangkaian Motor Listrik Adalah :
125 % X In
115 % X In
110 % X In
Semua jawaban benar
Besarnya Rugi Tegangan Yang Dibolehkan Dari PHB Utama Ke Titik Beban Dalam Keadaan Stasioner :
< 15 %
< 5 %
< 10 %
> 5 %
Rating Arus Pengaman Beban Lebih (GPAL) Sesuai Dengan Ketetapan SNI:0225:2011/PUIL 2011, Adalah :
110 % - 115 % X In
115 % - 120 % X In
120 % - 125 % X In
Tidak ada jawaban benar
Untuk Mencegah Terjadinya Bahaya Tegangan Kejut Maka Instalasi Harus Dilengkapi Dengan :
Bak Kontrol
Grounding
Bonding
Opsi 4
Sistem Penyalur Petir Konvensional Memiliki Daerah Perlindungan Sebesar :
2 – 10 meter
112 derajat
120 derajat
Tidak a dan b benar
Bagian Dari Sistem Penyalur Petir Yang Dipasang Diatas Wuwungan Rumah / Gedung Disebut :
Air terminal
Splitzen
Down conductor
Jawaban a dan b benar
Matahari bisa dimanfaatkan manusia sebagai pembangkit listrik, hal tersebut dikenal dengan ….
Pembangkit listrik tenaga sinar
Pembangkit listrik tenaga solar
Pembangkit listrik tenaga surya
Pembangkit listrik tenaga sunset
Perubahan energi yang terjadi pada LAMPU adalah ...
Energi listrik menjadi energi kimia
Energi listrik menjadi energi gerak
Energi listrik menjadi energi panas
Energi listrik menjadi energi Cahaya
Audit SMK3 Yang Dilaksanakan Dengan Baik, Akan Memberi Salah Satu Manfaat Sebagai Berikut :
Dapat mencegah kecelakaan kerja atau kejadian berbahaya lainnya secara terpadu sehingga operasi perusahaan lebih efisien
Dapat diperoleh gambaran jelas tentang kondisi K3 pada saat kini dan sasaran di masa depan
Ketidaksesuaian penerapan K3 dapat dipantau lebih baik
Jawaban a, b dan c semuanya benar.
Lima (5) Buah Hambatan Resistif Yang Sama Sebesar R, Bila Dihubung Paralel, Maka Hambatan Penggantinya Adalah Sebesar :
1/5 R
1/2 R
1/4 R
5 R
Yang Termasuk Komponen Suatu Instalasi Pada Gambar Rancangan Instalasi Listrik Dalam Gedung Adalah :
Beban motor listrik
Beban penerangan
PHB, kotak kontak, saklar dan pembumian
Jawaban a, b dan c benar
UU No.1 Tahun 1970 Tentang Keselamatan Kerja, Mempunyai Sasaran, Pola dan Langkah Sebagai Berikut :
Mengupayakan syarat-syarat pencegahan kecelakaan kerja secara menyeluruh dengan pola preventif dan refresif non yustisial dan refresif yustisial yang dilakukan oleh pegawai pengawas K3 dibantu Ahli K3
Mengupayakan syarat pencegahan kecelakaan kerja dengan pola refresif yustisial melalui penegakan hukum oleh pegawai pengawas K3
Mengupayakan pencegahan kecelakaan kerja dengan pola refresif yustisial dan pengawasannya oleh Ahli K3
Jawaban a, b dan c semuanya salah
Berikut Hal Yang Perlu Diperhatikan Dalam Perencanaan Pembangkitan Tenaga
Listrik, Kecuali :
Perkiraaan beban (load forecast)
Perencanaan pengembangan (generating planning)
Perencanaan penyaluran (transmission planning)
Perencanaan transmissi (transmission planning)
Jenis-Jenis Pekerjaan Pemasangan Instalasi Listrik Di Sistem Transmissi Tenaga
Listrik Yang Meliputi :
Jenis-jenis komponen pada transmissi, ruang lingkup pemasangan perlengkapan & peralatan transmissi, assesories pada transmissi
Jenis-jenis komponen pada distribusi, ruang lingkup pemasangan perlengkapan & peralatan transmissi, assesories pada transmissi
Jenis-jenis komponen pada pembangkitan, ruang lingkup pemasangan perlengkapan & peralatan transmissi, assesories pada transmissi
Jenis-jenis komponen pada pemanfaatan, ruang lingkup pemasangan perlengkapan & peralatan transmissi, assesories pada transmissi
Pelaksanaan K3 Listrik Dilaksanakan Dengan Pola Preventif, Apakah Yang Dimaksud Dengan Pola Tersebut :
Dimulai dari saat perencanaan
Dilakukan perawatan rutin
Dilaksanakan setelah ada kejadian kecelakaan
Dilaksanakan setelah ada kerusakan peralatan
Pilih Pernyataan Di Bawah Ini Yang Benar :
Arrester adalah alat pengaman untuk mengamankan petir
Untuk mengamankan instalasi dan peralatan listrik dari bahaya tegangan tinggi bukanlah pemutus sirkit (CB)
Membuka pemisah (DS) dalam proses pemeliharaan haruslah dilakukan sebelum membuka pengaman CB
Membumikan instalasi yang di isolasi dilakukan sebelum membuka pemisah dan pemutus sirkit (CB)
Dengan Sengaja atau Tidak Menyentuh Bagian Aktif Penghantar Fasa Instalasi Tegangan Rendah Yang Sedang Aktif Tanpa Memakai Sepatu Isolasi :
Tidak berbahaya kecuali pada sistem pembumian IT
Berbahaya kecuali pada sistem pembumian TT
Tidak berbahaya kecuali ada sistem pembumian TN
Jawaban a, b dan c salah semua
Standard Nasional Indonesia (SNI) Diberlakukan Sebagai Salah Satu Peraturan K3 Listrik Pada :
Kepmenaker No.Per.75/Men/2000
Permenaker No.12 tahun 2015
Permenaker No.31 tahun 2015
Permenaker No.32 tahun 2015
Pada Saat Hendak Memeriksa Kelengkapan Gambar Perancangan Instalasi Listrik,Dokumen Gambar Yang Harus Ada adalah :
Gambar lokasi pemasangan
Gambar denah gedung dan potongannya
Gambar situasi, lokasi, diagram satu garis, gambar rinci
Gambar pengawatan dan jaringan
Untuk Mengukur Kinerja K3 Di Perusahaan Dilakukan Melalui :
Auditor SMK3 oleh Ahli K3 yang ditunjuk menteri
Audit SMK3 oleh lembaga audit independen yang ditunjuk menteri tenaga kerja
Pemeriksaan dan pengajuan K3 secara menyeluruh oleh Ahli K3 Umum
Pemeriksaan dan pengajuan K3 secara menyeluruh oleh Ahli K3 Listrik
Bahaya Sentuhan Langsung Dapat Dicegah Melalui :
Sistem isolasi pengaman
Sistem penghantar pengaman
Sistem pembumian pengaman
Jawaban a, b dan c semuanya benar
Berikut Beberapa Faktor Yang Mempengaruhi Kesalahan Alat Ukur Digital , Kecuali :
Usia alat ukur
Pergeseran dari titik nol
Temperature
Pemanasan sendiri
Pengaman Listrik Terhadap Hubung Singkat & Untuk Mencegah Terjadinya Kebakaran Adalah
Pembumian instalasi listrik pada setiap panel listrik
Pemasangan pembatas arus pada setiap sirkit pembebanan listrik
Pemasangan isolasi lantai kerja pada tempat dimana terdapat gas yang mudah meledak
Pemasangan heat detector dan alarm kebakaran
Faktor Yang Harus Diperhatikan Untuk Menjamin Keselamatan Manusia dan Keselamatan Harta Benda serta berfungsinya Instalasi Listrik Dengan Baik Pada Perancangan Instalasi Listrik Adalah :
Karakteristik suplai, macam kebutuhan akan listrik, suplai darurat
Kondisi lingkungan, luas penampang penghantar, jenis pengawatan dan cara pemasangan
Gawai proteksi, kendali darurat, gawai pemisah
Jawaban a, b dan c semuanya benar
Komponen yang berfungsi untuk menghambat besarnya arus listrik yang mengalir pada rangkaian listrik adalah :
Resistor
Capasitor
Induktor
Transformator
Ruang Yang Diproteksi Harus Dibagi Ke Dalam Zona Proteksi Petir Menurut Tingkat Ancaman Perusahaan Akibat Pulsa Elektromaknetik Petir dan Menunjukkan Lokasi Untuk Titik Pengikat Pada Perbatasan Zona, Zona OB Artinya :
Zona tempat benda tidak menjadi sasaran sambaran petir langsung, tetapi di sini terjadi medan elektromaknetik tanpa redaman
Zona tempat benda menjadi sasaran sambaran petir langsung, tetapi di sini terjadi medan elektromaknetik tanpa redaman
Zona tempat benda menjadi sasaran sambaran petir langsung, dan oleh karena itu harus dapat mengalirkan seluruh arus petir terjadi lalu medan elektromaknetik tanpa redaman
Zona tempat benda tidak menjadi sasaran sambaran petir langsung dan tempat arus pada semua bagian konduktif di dalam zona ini lebih rendah
Pembangunan K3 Nasional Terpacu Karena Semakin Meningkatnya Penerapan Iptek Dalam Berbagai Sektor dan Tantangan Era Globalisasi Dengan Sistem Standard International (ISO) Menjadi Baku Termasuk Syarat K3, Maka Kebijakan K3 Nasional Diarahkan Melalui :
Pemberlakuan ISO 14001
Pemberlakuan ISO 18000
Penetapan PP 50 Tahun 2012
Pemberlakuan OHSAS 18000
Pengamanan Instalasi Listrik Untuk Mencegah Terjadinya Kebakaran Seperti Di Bawah Ini , Kecuali :
Pemasangan pembatas arus pada setiap sirkit pembebanan listrik
Pembumian instalasi listrik pada setiap panel listrik
Pemasangan isolasi lantai kerja di tempat terdapat gas yang mudah terbakar dan memasang heat detector
Penentuan peralatan dan perlengkapan listrik sesuai klasifikasi ruangan
Audit SMK3 Yang Dilaksanakan Dengan Baik, Akan Memberi Salah Satu Manfaat Sebagai Berikut :
Dapat mencegah kecelakaan kerja atau kejadian berbahaya lainnya secara terpadu sehingga operasi perusahaan lebih efisien
Dapat diperoleh gambaran jelas tentang kondisi K3 pada saat kini dan sasaran di masa depan
Ketidak sesuaian penerapan K3 dapat dipantau lebih baik
Jawaban a, b dan c semuanya benar
Alat yang berfungsi sebagai pembatas daya listrik yang masuk ke rumah dan sebagai pengukur jumlah daya listrik disebut :
Bergainser
Sakelar
Steker
Spin control
Pada Voltmeter, Usaha Yang Harus Dilakukan Untuk Membatasi Arus Yang Mengalir Ke Kumparan Agar Rentang Pengukuran Tegangan Dapat Ditingkatkan Adalah :
Meningkatkan nilai resistansi paralel
Meningkatkan nilai resistansi serie
Menurunkan nilai resistansi paralel
Menurunkan nilai resistansi serie
Manfaat Energi Terbarukan Adalah :
Energi sebagai cara terbaik untuk mengatasi pemanasan global dan perubahan iklim
Energi terbarukan akan mengurangi penggunaan bahan bakar fosil yang terus kita bakar
Energi terbarukan akan mengurangi emisi karbon dioksida dan memberikan dampak perubahan iklim yang lebih rendah
Jawaban a, b dan c semuanya benar
Transformator Yang Harus Dipasang Dalam Ruang Dengan Kontruksi Tahan Api Serta Dipisahkan Oleh Penyekat Adalah :
Transformator kering pasangan luar
Transformator dengan tegangan lebih dari 20.000 volt
Transformator minyak pasangan dalam
Transformator dengan daya lebih dari 100 KVA
Skema Gambar Transmissi Listrik Meliputi :
Transformator, SUTT/SUTET, Tower lattice, gardu induk, pemisah (PMS), pemutus tenaga listrik (PMT)
Transformator, SUTT/SUTET, Tower lattice, gardu induk, pemisah (PMS)
Transformator, SUTT/SUTET, Tower lattice, gardu induk, pemutus tenaga listrik (PMT)
Transformator, SUTT/SUTET, Tower lattice, pemisah (PMS), pemutus tenaga listrik (PMT)
Alat Ukur Resistans Isolasi Kabel Listrik Adalah :
Multimeter
Volt meter
Mega ohm meter
Earth resistans meter
Persyaratan K3 Perencanaan Instalasi Di Pembangkitan Listrik Meliputi :
Gambar perencanaan, perhitungan teknis, job safety analysis, alat pelindung diri
Penentuan daerah aman pada area pembangkitan berdasarkan gambar perencanaan
Tata letak peralatan dan perlengkapan dari aspek lingkungan berbahaya
Penentuan daerah aman pada area pembangkitan berdasarkan gambar perencanaan dan tata letak peralatan, perlengkapan dari aspek lingkungan berbahaya
Gejala atau sifat benda yang muncul karena adanya muatan listrik disebut :
Kemagnetan
Kelistrikkan
Elektromagnetik
Getaran / Vibrasi
Arus listrik yang arahnya tetap disebut :
AC (alternating current)
DC (direct curent)
Arus
Tegangan
Energi Terbarukan yang dimiliki Indonesia dan berpotensi besar untuk menyediakan sumber energy adalah :
Energi Matahari
Energi Biomasa (biomass energy)
Energi Geotermal (geothermal energy)
a,b dan c Semua Benar
Terkena tegangan sentuh langsung atau tak langsung adalah berbahaya , Jika :
Nilai tegangan kurang dari 50 Volt
Nilai tegangannya 110 Volt dan waktu putus pengaman CB 0.1 detik
Nilai tegangannya 200 Volt dan waktu putus pengaman 0.3 detik
Nilai tegangannya 200 Volt dan instalasinya dipasang alat pengaman GPAS/ELCB
Dalam menetapkan kondisi lingkungan penggunaan perlengkapan instalasi, perlu diperhitungkan beberapa faktor dan parameter lingkungan, terkait seperti di bawah ini, kecuali :
Kondisi iklim: dingin/panas, kelembaban, tekanan, gerakan media sekeliling, penguapan, radiasi dan air selain dari hujan.
Kondisi biologis: flora dan fauna seperti jamur dan rayap
Kondisi ergonomic: tinggi PHB, derajat buka-an pintu PHB
Bukan mekanis aktif: pasir, debu, debu melayang, sedimen debu, lumpur gas dan jelaga
Menurut sifatnya, beban listrik terdiri dari :
Resistor (R) yang bersifat resistif
Induktor (L) yang bersifat induktif
Kapasitor (C) yang bersifat kapasitif
A, B dan C semuanya benar
Untuk mencegah kerusakan atau gangguan pada peralatan Elektronik akibat fluktuasi tegangan yang disebabkan adanya arus sambaran petir, maka system pembumian instalasi penyalur petir dan pembumian instalasi listrik :
Harus digabung menjadi satu
Tidak digabung
Dapat digabung dengan syarat konsisten semua bagian konduktif dibonding dan diproteksi menggunakan arrester pada setiap line
a,b dan c Semua Benar
Jika tegangan semakin besar maka daya akan semakin…….
Kecil
Besar
Besar kemudian mengecil
Kecil kemudian membesar
Fungsi Distribusi tenaga listrik adalah :
Pembagi atau penyaluran tenaga listrik ke beberapa tempat (pelanggan)
Merupakan sub system tenaga listrik yang berhubungan dengan pelanggan
Pembagi atau penyaluran tenaga listrik ke beberapa tempat (pelanggan) dan merupakan sub system tenaga listrik yang berhubungan dengan pelanggan
Pembagi atau penyaluran tenaga lsitrik ke sub system tenaga listrik yang berhubungan dengan pelanggan.
Untuk menjamin kehandalan suplai daya listrik pada peralatan pengaman gedung seperti pompa pemadam kebakaran, maka persyaratan instalasi listrik harus memenuhi syarat antara lain :
Pengaman sirkit harus menggunakan ELCB dan thermal overload
Sirkit listrik harus ditarik dari panel utama pada sisi keluar
Sirkit listrik harus ditarik dari panel utama pada sisi masuk
Jawaban a,b dan c benar
Kesiapan pertolongan pertama pada kecelakaan adalah, kecuali :
Petugas penolong
Kotak P3K dan isinya
Air mineral
Alat pengangkut penderita
Evakuasi korban merupakan salah satu upaya penting dalam tindakan P3K yang bertujuan untuk, kecuali di bawah ini :
Mengamankan korban dari tempat kejadian
Mendapatkan bantuan / pertolongan lebih lanjut
Mencegah cidera menjadi lebih parah
Jawaban a,b dan c benar
