wayground logo

Free Printable Worksheets

NEW

Font size

S
M
L
XL
Worksheets

Semi solid all

Total questions: 52

Worksheet time: 41mins

Name
Class
Date
1.

Kosmetik umumnya terdiri dari bahnya minyak, lemak, surfaktan dan bahan penambah lainya. Lemak dan minyak akan mudah teroksidasi yang dapat mengganggu kestabilan produk, sehingga perlu dilakukan penambahan antioksidan.

Bahan antioksidan yang sering ditemui pada formulasi kosmetik adalah?

a)

EDTA

b)

AHA

c)

BHT

d)

TEA

2.

Seorang bagian Quality Control sedang melakukan evaluasi terhadap sediaan emulsi yang sudah dibuat, saat diamati terjadi permasalahan pada emulsi dimana emulsi terpisah menjadi 2 lapisan di mana satu bagian mengandung fase disper lebih banyak, dan setelah dikocok perlahan emulsi terdispersi kembali.

Jenis permasalahan emulsi apa yang terjadi ?

a)

Koalesensi

b)

Inversi

c)

Capping

d)

Creaming

3.

Sebuah industri farmasi akan mengembangkan sediaan emulsi, adapun rancangan formulasinya yaitu

R/Oleum sesami

Metil paraben

Propil paraben

Gliserol

Sorbitol

Aquades

Jika sediaan emulsi yang dibuat adalah tipe minyak dalam air maka yang menjadi fase terdispersi dalam formulasi tersebut yaitu ?

a)

CMC-Na

b)

Oleum sesami

c)

Metil paraben

d)

Akuades

4.

Industri farmasi Y akan memproduksi sediaan gel dari ekstrak spirulina, adapun rancangan formulasinya yaitu

R/ Spirulina 4%

Karbomer

Gliserin

Propilen glikol

TEA

Metil paraben

Aquades

Berdasarkan formulasi di atas zat manakah yang berfungsi sebagai gelling agent ?

a)

Karbomer

b)

TEA

c)

Gliserin

d)

Metil Paraben

5.

Ny.X merupakan pasien yang rajin merawat kulitnya. Ia selalu menggunakan beberapa perawatan kulit, salah satunya krim antiaging. Ny. X selalu menyimpan sediaan tersebut sesuai aturan, namun beberapa hari kemudian terjadi perubahan stabilitas pada krim yang menjadi pecah hingga terbentu dua fase.

Kondisi apakah yang terjadi pada krim?

a)

Cracking

b)

Coalescence

c)

Creaming

d)

Inversi

6.

Industri farmasi Z akan mengembangkan sediaan gel dari ekstrak pegagan, adapun formulasinya terdiri dari ekstrak pegagan, karbomer, disodium edetat (EDTA), metil paraben, propilen glikol, trietanolamin, butylated hidroxyanisol, gliserin dan aquades. Sediaan gel membutuhkan bahan yang dapat menjaga kestabilan basis dan zat aktif yang sensitif terhadap logam atau disebut chelating agent.

Berdasarkan formulasi di atas zat manakah yang berfungsi sebagai chelating agent ?

a)

Karbomer

b)

trietanolamin

c)

Disodium edetat

d)

propilen glikol

7.

Seorang bagian RnD akan mengembangkan sediaan salep ekstrak daun sirih merah, basis yang digunakan yaitu basis yang dapat larut dalam air.

Basis manakah yang akan digunakan untuk membuat salep tersebut ?

a)

Vaselin album

b)

Adeps lanae

c)

Vaselin flavum

d)

Polietilen glikol

8.

Emulsi adalah suatu dispersi di mana fase terdispers terdiri dari bulatan-bulatan kecil zat cair yang terdistribusi ke seluruh pembawa yang tidak bercampur. Emulsi terbagi menjadi dua jenis yaitu minyak dalam air (m/a) dan air dalam minyak (a/m).

Jika ingin membuat sediaan emulsi tipe minyak dalam air, maka air termasuk ke dalam fase ?

a)

dalam

b)

terdispersi

c)

internal

d)

kontinu

9.

Sebuah industri farmasi akan membuat sediaan gel natrium diklofenak, adapun formulasinya yaitu

R/ Natrium diklofenak 1%

Propilen glikol 10%

Karbopol 5%

TEA 0,1%

Metil paraben 0,1%

Propil paraben 0,02 %

Aquades ad 100%

Diketahui 1 kemasan tube gel seberat 20 gram, dan perusahan akan membuat 1 batch gel yang terdiri dari 500 tube.

Berapa banyak zat aktif dan karbopol yang digunakan ?

a)

100g dan 300g

b)

200g dan 500g

c)

100g dan 500g

d)

300g dan 600g

10.

Seorang TTK akan membuat sediaan emulsi dengan menggunakan Tween 40 dan Span 60. Tween 40 (HLB= 15,6) yang digunakan sebesar 20 g dan Span 60 (HLB= 4,7) sebanyak 10 g.

Berapakah HLB campuran dari keduanya?

a)

HLB : 10,765

b)

HLB : 13,983

c)

HLB : 11,966

d)

HLB : 15,876

11.

Seorang TTK akan membuat sediaan emulsi minyak ikan, metode pembuatan yang dilakukan yaitu dengan cara emulgator ditambahkan ke dalam air sampai membentuk mucilago kemudian minyak dicampurkan perlahan-lahan hingga membentuk emulsi lalu diencerkan dengan air yang tersisa.

Metode pembuatan emulsi apakah yang dilakukan ?

a)

Metode gom kering

b)

Metode gom basah

c)

Metode botol forbes

d)

Metode gom campuran

12.

Seorang petugas quality control melakukan pengujian terhadap sediaan emulsi minyak ikan, uji yang dilakukan bertujuan untuk mengetahui kekentalan dari emulsi.

Apakah uji yang dilakukan terhadap emulsi tersebut ?

a)

Organoleptik

b)

Cycling test

c)

Viskositas

d)

Uji Stabilitas

13.

Salep adalah sediaan setengah padat, ditujukan untuk pemakaian topikal pada kulit atau selaput lendir. Umumnya, salep dapat mengalami kerusakan salah satunya dapat terbentuk kristal di dalam salep. Hal ini merusak tampilan fisik salep.

Apakah penyebab dari terbentuknya kristal pada salep?

a)

Proses pendinginan yang terlalu cepat

b)

urangnya proses pengadukan

c)

Kurangnya konsentrasi gelling agen

d)

Kurangnya basis hidrokarbon

14.

ndustri farmasi Z akan mengembangkan sediaan gel dari ekstrak pegagan, adapun formulasinya terdiri dari ekstrak pegagan, carbomer, disodium edetat, metil paraben, propilen glikol, trietanolamin, butylated hidroxyanisol , gliserin dan aquades.

Berdasarkan formulasi di atas apakah fungsi butylated hidroxyanisol pada sediaan gel tersebut?

a)

Wetting agent

b)

Antioksidan

c)

Alkalizing agent

d)

Kosolven

15.

Sebuah industri farmasi akan memproduksi sediaan gel, salah satu sifat dari gel yaitu gel dapat mengembang atau terjadi peningkatan volume gel karena komponen pembentuk gel dapat mengabsorbsi larutan sehingga terjadi pertambahan volume.

Apakah sifat dari gel tersebut ?

a)

Swelling

b)

Sineresis

c)

Creaming

d)

Flokulasi

16.

Sebuah industri farmasi akan membuat sediaan salep mata eritromisin, adapun formulasinya yaitu

R/ Eritromisin 0,55%

Metil paraben 0,1%

Propil paraben 0,01%

BHT 0,01%

Propilen glikol 2%

Paraffin solid 2%

Vaselin flavum ad 100%

Jika ingin membuat sediaan salep 100 tube dan 1 tube beratnya 5 gram maka berdasarkan formulasi di atas berapakah eritromisin dan propilen glikol yang dibutuhkan ?

a)

3,025 g dan 11 g

b)

4,025 g dan 10 g

c)

4,025 g dan 11,5

d)

3,025 g dan 10,5 g

17.

Seorang TTK akan membuat sediaan krim dari ekstrak daun pegagan, formulasinya adalah sebagai berikut

R/ Ekstrak pegagan

Asam stearat

Cetyl alkohol

Metil paraben

Propilen glikol

Gliserin

Aquades

Berdasarkan formulasi di atas apakah fungsi penambahan asam stearat pada sediaan tersebut?

a)

Pengemulsi

b)

Pengawet

c)

Pembasah

d)

Kosolven

18.

Sebuah industri farmasi akan membuat sediaan salep dari ekstrak daun sambiloto, adapun rancangan formulanya adalah

R/ Ekstrak daun sambiloto

Vaselin putih

Cera flava

Metil paraben

Lanolin anhidrat

Berdasarkan formulasi di atas fungsi penambahan metil paraben yaitu sebagai....

a)

Antioksidan

b)

Basis

c)

Pengawet

d)

Emulgator

19.

Sebuah industri akan memproduksi emulsi, di dalam formulasinya dibutuhkan jenis sufraktan yang biasa digunakan untuk emulgator tipe air dalam minyak. Jenis surfaktan dapat ditentukan dari nilai HLB nya seperti berikut ini

Tween 20 HLB = 16,7

Tween 65 HLB = 10,5

Tween 85 HLB = 11

Span 20 HLB = 8,6

Span 60 HLB = 4,7

Berdasarkan nilai HLB tiap surfaktan, surfaktan manakah yang dapat digunakan untuk emulgator tipe air dalam minyak ?

a)

Tween 20

b)

Span 60

c)

Tween 65

d)

Span 20

20.

Suatu industri membuat krim dalam tube 5 gram. Setiap tube akan diisi dengan 100 mg zat aktif.

Berapakah kadar (%b/b) zat aktif dalam tiap tube ?

a)

0,10%

b)

2%

c)

0,2%

d)

5%

21.

Industri sediaan kosmetik akan membuat sediaan gel pelembab. Bagian formulasi sediaan memutuskan akan membuat gel menggunakan gelling agent tragakan agar hasil yang dihasilkan lebih bening.

Kelompok gelling agent manakah tragakan tersebut?

a)

Polisakarida

b)

Derivat selulosa

c)

Protein

d)

Surfaktan

22.

Emulsi adalah sistem dua fase yang salah satu cairannya terdispersi dalam cairan lain dalam bentuk tetesan kecil. tipe emulsi ada dua yaitu oil in water (o/w) atau minyak dalam air (m/a) dan water in oil (w/o) atau air dalam minyak (a/m). Untuk membedakan tipe emulsi dapat dilakukan dengan pewarnaan/pengecatan. TTK akan membuat sediaan emulsi tipe air dalam minyak.

Apakah bahan yang perlu ditambahkan untuk memberikan warna pada sediaan?

a)

Iodium

b)

Metilen blue

c)

Ferro sulfat

d)

Sudan III

23.

Formulasi adalah salah satu kegiatan dalam pembuatan sediaan dimana menitikberatkan pada kegiatan merancang komposisi bahan baik bahan aktif maupun bahan tambahan yang diperlukan.

Apa saja hal yang perlu diperhatikan pada saat melakukan formulasi?

a)

Analisis fisikokimia

b)

Alat-alat yang tersedia

c)

Nama zat aktif

d)

Pelarut yang digunakan

24.

Sediaan semisolid yang menggunakan basis minyak mudah berbau tengik, sehingga untuk mencegah sediaan menjadi bau tengik perlu ditambahkan suatu senyawa kimia.

Apakah senyawa kimia yang akan ditambahkan ?

a)

Pengawet

b)

pembasah

c)

antioksidan

d)

emulgator

25.

TTK akan membuat sediaan krim sulfur, adapun formulasinya yaitu

R/ Sulfur 1%

Natrium lauril sulfas 1,5%

Setostearil alkohol 7%

Vaselin album 10%

Cera alba 1%

Propilen glikol 10%

Tween 1%

Aquades ad 100%

Sediaan krim akan dibuat sebanyak 50 g

Berapa banyak vaselin album yang dibutuhkan?

a)

1g

b)

2g

c)

4g

d)

5g

26.

Seorang TTK pergi ke gudang penyimpanan obat dan menemukan sebuah obat yang terjatuh di lantai, setelah diperiksa obat tersebut berbentuk sediaan semipadat, dengan konsistensi agak keras, kaku, tidak terlalu kental dan kurang berlemak.

Apakah jenis sediaan tersebut?

a)

Salep

b)

Lotion

c)

Krim

d)

Pasta

27.

Seorang TTK sedang membuat sediaan emulsi, langkah pertama yang ia lakukan adalah gom arab yang digunakan sebagai pengemulsi dicampurkan dengan minyak terlebih dahulu, kemudian ditambah air untuk membentuk korpus emulsi . setelah itu di tambahkan sisa air sampai volume yang sesuai.

Apakah metode yang digunakan dalam pembuatan emulsi tersebut?

a)

Metode kontinental

b)

Metode botol

c)

Metode inggris

d)

Metode presipitasi

28.

Suatu industri Farmasi ingin membuat gel Na diklofenak 2%. Formula Na diklofenak 2%, Tea 1%, Metil paraben 0,18%, Propil paraben 0,02%, Alkohol 16%, Propilen glikol 1,0388%, Karbopol (2% dalam aquadest) ad 100 g. Setelah dievaluasi, daya sebar gel terlalu rendah.

Apa yang harus dilakukan?

a)

Menaikan konsentrasi karbopol

b)

Menaikan konsentrasi TEA

c)

Menurunkan konsentrasi karbopol

d)

Menaikan konsentrasi Metil Paraben

29.

Industri farmasi akan mengembangkan sediaan krim dari ekstrak daun pegagan adapun formulasinya adalah

R/ Ekstrak pegagan 4 %

Setil alkohol 2%

Asam stearat 3%

Trietanolamin 1%

Gliserin 5%

Metil paraben 0,1 %

Propil paraben 0,1 %

BHT 0,1 %

Aquadest ad 100 %

Apakah fungsi dari gliserin dalam formulasi?

a)

alkalizing agent

b)

zat aktif

c)

pengental

d)

humektan

30.

Industri farmasi akan mengembangkan sediaan krim dari ekstrak daun pegagan adapun formulasinya adalah

R/ Ekstrak pegagan 4 %

Setil alkohol 2%

Asam stearat 3%

Trietanolamin 1%

Gliserin 5%

Metil paraben 0,1 %

Propil paraben 0,1 %

BHT 0,1 %

Aquadest ad 100 %

Apakah fungsi dari setil alkohol dalam formulasi?

a)

zat aktif

b)

pengental

c)

humektan

d)

alkalizing agent

31.

Apakah ciri khas salep ?

a)

lebih banyak kandungan air

b)

lebih banyak kandungan minyak

c)

mudah diserap

d)

tidak lengket

32.

Apakah ciri khas gel?

a)

sensasi tebal

b)

bersifat anhidrat

c)

cepat menghidrasi kulit

d)

efek jangka panjang

33.

Apakah bahan aktif yang dapat digunakan untuk pengobatan jerawat?

a)

resveratrol

b)

tocopherol

c)

asam salisilat

d)

retinol

34.

apakah bahan aktif yang dapat digunakan sebagai pencerah kulit?

a)

tocopherol

b)

asam salisilat

c)

resveratrol

d)

glutation

35.

apakah contoh bahan yang masuk fase air?

a)

setil alkohol

b)

asam stearat

c)

vaselin

d)

propilenglikol

36.

Apakah bahan yang termasuk fase minyak?

a)

polietilenglikol

b)

trietanolamin

c)

propilenglikol

d)

asam stearat

37.

Apakah contoh emulgator non-ionik ?

a)

Triton X-100

b)

Sodium Lauryl Sulfate

c)

asam stearat

d)

Cocamidopropyl Betaine

38.

Apakah contoh emulgator anionik?

a)

Triton X-100

b)

Sodium Lauryl Sulfate

c)

asam stearat

d)

Cocamidopropyl Betaine

39.

Apakah contoh emulgator amfoterik?

a)

Triton X-100

b)

Sodium Lauryl Sulfate

c)

asam stearat

d)

Cocamidopropyl Betaine

40.

Apa contoh bahan pelembab yang dapat menarik uap air di sekitar kulit?

a)

lanolin

b)

olive oil

c)

gliserol

d)

cocoa butter

41.

Apa contoh bahan pelembab yang melapisi kulit sehingga mencegah dehidrasi?

a)

propilenglikol

b)

parafin

c)

gliserol

d)

stearil alkohol

42.

Apa contoh emolien?

a)

gliserin

b)

vaselin album

c)

aloe vera

d)

alpha hydorxy acid

43.

Apa contoh humektan?

a)

adeps lanae

b)

sunflower oil

c)

propilen glikol

d)

shea butter

44.

apakah nama lain lanolin?

a)

asam stearat

b)

adeps lanae

c)

parafin

d)

vaselin

45.

Apa bahan yang dapat melindungi sediaan krim dari kontaminasi mikroorganisme selama penyimpanan?

a)

trietanolamin

b)

cera alba

c)

propilenglikol

d)

metil paraben

46.

Apa bahan yang dapat mencegah perubahan warna dan bau tengik selama penyimpanan?

a)

Dimethicone

b)

Potasium sorbat

c)

Panthenol

d)

Butylated HydroxyAnisole

47.

Apa bahan yang dapat meningkatkan viskositas?

a)

Sodium Benzoate

b)

Ascorbic Acid

c)

Citric Acid

d)

Carbomer

48.

Apakah bahan yang dapat menurunkan daya sebar sediaan lotion?

a)

Dehydroacetic Acid

b)

Butylated HydroxyToluene

c)

Xanthan Gum

d)

Ferulic Acid

49.

Apa saja parameter yang perlu dievaluasi untuk melihat stabilitas mikrobiologi salep?

a)

keseragaman bobot

b)

viskositas

c)

cemaran bakteri

d)

organoleptis

50.

apa nama lain dari Vitamin E?

a)

lanolin

b)

Ascorbic Acid

c)

Tocopherol

d)

Butylated HydroxyToluene

51.

Apakah yang perlu dilakukan jika lotion yang dihasilkan memiliki daya sebar kurang dari 3 cm?

a)

menurunkan konsentrasi fase minyak

b)

menurunkan konsentrasi bahan pengental

c)

menaikkan jumlah bahan antioksidan

d)

mengganti bahan humektan

52.

Apa bahan yang termasuk basis anhidrat salep?

a)

Petrolatum

b)

Sorbitol

c)

Carbomer

d)

Propilenglikol