Font size
WorksheetsManajemen Sumber Daya Manusia - Post Tes 2
Total questions: 100
Worksheet time: 1hrs 15mins
Apa langkah pertama dalam program persiapan dan pengembangan SDM global?
Apa tujuan dari pelatihan bahasa dalam program persiapan dan pengembangan SDM global?
Tahap pertama dalam proses audit SDM adalah?
Pengumpulan data
Perencanaan
Analisis dan evaluasi
Pelaporan
Apa yang dimaksud dengan pendekatan polisentris dalam penyusunan SDM global?
Mempekerjakan warga lokal di negara tempat operasi
Menggabungkan kelebihan dari berbagai pendekatan
Mempekerjakan manajer dari negara asal perusahaan untuk mengisi posisi di luar negeri
Mempekerjakan individu terbaik, tanpa memandang kebangsaan, untuk mengisi posisi di seluruh dunia
Apa jenis kompensasi yang melibatkan penyesuaian gaji dengan biaya hidup lokal di setiap negara?
Global Pay Structure
Kompensasi berdasarkan pasar lokal
Local Plus Package
Flexibility in Benefits
Apa yang termasuk dalam jenis-jenis benefit dalam bisnis global?
Tunjangan hidup
Asuransi
Keuntungan lain
Apa strategi kompensasi global yang menggabungkan gaji lokal dengan tunjangan tambahan?
Global Pay Structure
Kompensasi ekspatriat
Local Plus Package
Flexibility in Benefits
Apa yang termasuk dalam jenis-jenis benefit dalam bisnis global?
Tunjangan hidup
Asuransi
Keuntungan lain
Apa pendekatan kompensasi yang menyesuaikan gaji dengan standar pasar di setiap negara?
Global Pay Structure
Kompensasi berdasarkan pasar lokal
Local Plus Package
Flexibility in Benefits
Salah satu alasan PHK adalah kinerja pekerja yang buruk. Apa implikasi utamanya?
Meningkatkan jumlah karyawan
Meningkatkan biaya produksi
Mengurangi produktivitas keseluruhan
Menambah beban kerja
Lingkungan kerja yang nyaman dan aman berdampak pada:
Menurunkan gaji pekerja
Mengurangi produktivitas
Meningkatkan produktivitas
Menambah jumlah hari libur
Apa yang termasuk dalam struktur laporan audit?
Rencana bisnis
Metodologi
Anggaran pemasaran
Struktur organisasi
Apa yang dimaksud dengan restrukturisasi perusahaan?
Menambah jumlah karyawan
Perubahan dalam struktur organisasi perusahaan
Penurunan produksi
Meningkatkan keuntungan perusahaan
Apa tantangan utama yang dihadapi dalam manajemen SDM dalam bisnis global?
Mobilitas dan penyesuaian
Kepatuhan terhadap hukum ketenagakerjaan yang berbeda
Komunikasi
Semua jawaban benar
Mengapa audit SDM dianggap sebagai alat penting dalam organisasi?
Untuk menentukan anggaran tahunan
Untuk memastikan efisiensi dan kepatuhan dalam pengelolaan sumber daya manusia
Untuk mengurangi jumlah karyawan
Untuk membuat kebijakan baru
Gaya kepemimpinan yang efektif dapat:
Mengurangi biaya operasional
Meningkatkan produktivitas pekerja
Menambah jam kerja
Menurunkan motivasi pekerja
Peralatan apa yang digunakan untuk mengumpulkan informasi langsung dari karyawan dan manajemen?
Observasi
Analisis data
Kuesioner dan wawancara
Review dokumentasi
Apa yang dimaksud dengan monitoring dalam konteks laporan audit?
Membuat kebijakan baru
Menilai efektivitas implementasi perubahan
Melakukan rekrutmen karyawan baru
Mengurangi jumlah karyawan
Regulasi apa yang mengatur tata cara PHK dan hak-hak pekerja yang di-PHK?
Peraturan Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi No. 19 Tahun 2012
Peraturan Menteri Kesehatan No. 10 Tahun 2010
Peraturan Menteri Pendidikan No. 15 Tahun 2015
Peraturan Menteri Keuangan No. 12 Tahun 2011
Apa contoh solusi untuk mengatasi masalah perbedaan budaya dalam bisnis global?
Program rotasi internasional
Pelatihan bahasa
Pelatihan antarbudaya
Semua jawaban benar
Apa yang dinilai dalam evaluasi kinerja dalam audit SDM?
Struktur gaji
Metode, frekuensi, dan keadilan dalam penilaian kinerja
Jumlah karyawan
Program pelatihan
Apa tujuan dari program rotasi internasional dalam persiapan dan pengembangan SDM global?
Mengajarkan tentang budaya, adat, dan norma lokal
Meningkatkan kemampuan berkomunikasi lintas budaya
Memberikan pengalaman global kepada karyawan
Apa tantangan yang mungkin dihadapi dalam komunikasi lintas budaya dalam bisnis global?
Bahasa dan gaya komunikasi yang berbeda
Kepatuhan terhadap hukum ketenagakerjaan yang berbeda
Kesulitan dalam relokasi karyawan
Apa yang dimaksud dengan pendekatan etnosentris dalam penyusunan SDM global?
Mempekerjakan warga lokal di negara tempat operasi
Menggabungkan kelebihan dari berbagai pendekatan
Mempekerjakan manajer dari negara asal perusahaan untuk mengisi posisi di luar negeri
Mempekerjakan individu terbaik, tanpa memandang kebangsaan, untuk mengisi posisi di seluruh dunia
Apa contoh program dalam persiapan dan pengembangan SDM global yang membantu karyawan beradaptasi dengan budaya lokal?
Pelatihan bahasa
Pelatihan antarbudaya
Program rotasi internasional
Kesehatan dan Keselamatan Kerja (K3) adalah upaya yang dilakukan untuk menjamin keselamatan dan kesehatan tenaga kerja di tempat kerja. Salah satu tujuan K3 adalah:
Mengurangi absensi pekerja
Meningkatkan keuntungan perusahaan
Menyediakan fasilitas rekreasi untuk karyawan
Meningkatkan jumlah karyawan
Identifikasi bahaya dalam K3 mencakup beberapa jenis bahaya. Bahaya kimia biasanya disebabkan oleh:
Mesin berat
Bahan kimia beracun
Mikroorganisme
Suhu ekstrem
Salah satu komponen utama dari Program Pelayanan SDM adalah:
Pengawasan lingkungan
Pengelolaan keuangan
Pelatihan dan pengembangan
Promosi produk
Kepuasan kerja seorang karyawan bisa dipengaruhi oleh faktor-faktor berikut, kecuali:
Gaji
Kondisi kerja
Hubungan antar karyawan
Lokasi rumah karyawan
Disiplin karyawan yang bertujuan untuk memperbaiki perilaku setelah terjadinya pelanggaran disebut:
. Disiplin preventif
Disiplin korektif
Disiplin reguler
Disiplin formal
Tahap pertama dalam Hubungan Industrial adalah:
Tahap evaluasi
Tahap pelaksanaan
Tahap persiapan
Tahap penilaian
Serikat pekerja biasanya memiliki peran utama berikut ini, kecuali:
Negosiasi perjanjian kerja bersama
Menyediakan bantuan hukum
Mengawasi manajemen perusahaan
Mengadvokasi kondisi kerja yang lebih baik
Salah satu prinsip utama Hubungan Industrial Pancasila adalah:
. Keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia
Keuntungan maksimal bagi perusahaan
Pengurangan jumlah tenaga kerja
Penghapusan serikat pekerja
Pengendalian bahaya dalam K3 yang menggunakan peralatan atau teknologi untuk mengurangi bahaya disebut:
Eliminasi
Substitusi
Pengendalian teknik
Prosedur administratif
Manajemen kinerja dalam Program Pelayanan SDM bertujuan untuk:
Mengawasi dan mengevaluasi kinerja karyawan
Meningkatkan penjualan produk
Menyusun laporan keuangan
Mengatur jadwal liburan
Disiplin yang bertujuan untuk mencegah pelanggaran aturan di tempat kerja disebut:
Disiplin korektif
Disiplin reguler
Disiplin formal
Disiplin preventif
Hubungan Industrial bertujuan untuk menciptakan hubungan kerja yang:
Kompetitif dan tidak adil
Harmonisasi dan berkeadilan
Sementara dan tidak stabil
Formal dan kaku
Prinsip "Persatuan Indonesia" dalam Hubungan Industrial Pancasila berarti:
Mengutamakan keuntungan pribadi
Mengutamakan kepentingan nasional
Mengabaikan hak-hak karyawan
Mengurangi biaya produksi
Salah satu cara untuk meningkatkan kepuasan kerja karyawan adalah dengan:
Memberikan gaji yang layak
Mengurangi waktu istirahat
Menambah beban kerja
Menghilangkan cuti tahunan
Pelatihan dan pengembangan dalam Program Pelayanan SDM bertujuan untuk:
Mengurangi jumlah karyawan
Meningkatkan keterampilan dan kompetensi karyawan
Mengurangi biaya perusahaan
Meningkatkan jumlah produksi
Apa yang dimaksud dengan produktivitas kerja?
Ukuran kinerja manajemen
Ukuran efisiensi pekerja dalam menyelesaikan tugas
Ukuran biaya operasional perusahaan
Ukuran kepuasan pelanggan
Apa saja komponen utama dalam produktivitas kerja?
Input dan Output
Keterampilan dan Teknologi
Waktu dan Biaya
Motivasi dan Kepuasan
Faktor apa yang paling mempengaruhi produktivitas kerja?
Gaji pekerja
Keterampilan dan Pendidikan
Jarak rumah ke tempat kerja
Status sosial pekerja
Bagaimana kondisi kesehatan pekerja mempengaruhi produktivitas?
Meningkatkan beban kerja
Mengurangi absensi dan meningkatkan efisiensi
Menambah biaya kesehatan perusahaan
Membuat pekerja lebih kompetitif
Apa yang dimaksud dengan PHK Sukarela?
PHK yang diinisiasi oleh perusahaan
PHK yang diinisiasi oleh pemerintah
PHK atas kemauan pekerja sendiri
PHK akibat restrukturisasi
Salah satu alasan PHK adalah kondisi ekonomi yang buruk. Apa dampak utamanya?
Meningkatkan produktivitas kerja
Mengurangi biaya tenaga kerja
Menambah jumlah karyawan
Meningkatkan gaji pekerja
PHK yang terjadi karena penggabungan atau akuisisi biasanya disebabkan oleh:
Perubahan lokasi perusahaan
Duplikasi posisi
Kinerja buruk pekerja
Peningkatan produksi
Regulasi apa yang mengatur tentang perjanjian kerja dan PHK di Indonesia?
Peraturan Pemerintah No. 24 Tahun 2021
Peraturan Menteri Keuangan No. 23 Tahun 2019
Peraturan Pemerintah No. 35 Tahun 2021
Undang-Undang No. 11 Tahun 2020
Undang-Undang No. 13 Tahun 2003 mengatur tentang:
Perpajakan
Ketenagakerjaan
Pendidikan
Kesehatan
Penggunaan teknologi dan alat kerja yang canggih memiliki dampak apa terhadap produktivitas?
Menurunkan motivasi pekerja
Meningkatkan efisiensi dan produktivitas
Menambah waktu kerja
Mengurangi keterampilan pekerja
Faktor utama yang perlu dipertimbangkan dalam menentukan metode kompensasi yang tepat adalah:
Strategi dan tujuan organisasi
Karakteristik pekerjaan dan tenaga kerja
Budaya dan nilai organisasi
Semua jawaban di atas
Kompensasi berbasis keterampilan atau kompetensi akan lebih sesuai jika organisasi memiliki fokus pada:
Efisiensi operasional
Kualitas produk
Inovasi
Penjualan
Kompensasi berbasis tim akan lebih efektif jika pekerjaan membutuhkan:
Kolaborasi erat antar anggota tim
Tanggung jawab individual yang jelas
Fleksibilitas tinggi dalam pembagian tugas
Tidak ada interdependensi antar anggota tim
Faktor yang paling penting untuk dipertimbangkan dalam menerapkan kompensasi berbasis tim adalah:
Struktur tim
Tujuan dan tugas tim
Pengukuran kinerja tim
Budaya organisasi
Salah satu tantangan dalam menerapkan kompensasi berbasis tim adalah:
Potensi konflik atau kecemburuan antar anggota tim
Kurangnya kemampuan manajemen untuk mengelola sistem kompensasi
Ketidaksesuaian dengan praktik industri
Semua jawaban benar
Kompensasi berbasis waktu lebih sesuai untuk pekerjaan:
Rutin
Kreatif
Membutuhkan keterampilan khusus
Dengan tingkat interdependensi tinggi
Faktor yang paling penting untuk memastikan keadilan dalam kompensasi berbasis tim adalah:
Struktur tim yang jelas
Pengukuran kinerja tim yang objektif
Distribusi kompensasi yang transparan
Kemampuan manajemen yang memadai
Salah satu contoh praktik industri yang perlu dipertimbangkan dalam menentukan metode kompensasi adalah:
Kebijakan upah minimum pemerintah
Sistem kompensasi yang umum digunakan di industri sejenis
Nilai-nilai budaya organisasi
Strategi bisnis organisasi
Kompensasi berbasis kinerja akan lebih sesuai jika pekerjaan memiliki karakteristik:
Tugas rutin dan terukur
Kreativitas dan inovasi yang tinggi
Interdependensi antar karyawan
Dapat dinilai secara objektif
Salah satu faktor yang perlu dipertimbangkan dalam menerapkan kompensasi berbasis tim adalah:
Ukuran tim
Komposisi tim
Sifat interdependensi dalam tim
Semua jawaban benar
Kompensasi berbasis keterampilan atau kompetensi akan mendukung strategi organisasi yang fokus pada:
Efisiensi biaya
Kualitas produk
. Inovasi
. Kepuasan pelanggan
Inovasi
Kepuasan pelanggan
Salah satu tantangan dalam menerapkan kompensasi berbasis tim adalah:
Sulitnya mengukur kinerja individual dalam tim
Potensi konflik antar anggota tim
Ketidaksesuaian dengan praktik industri
Semua jawaban benar
Kompensasi berbasis waktu lebih sesuai untuk pekerjaan yang memiliki karakteristik:
Tugas rutin dan terukur
Kreativitas dan inovasi yang tinggi
Interdependensi antar karyawan rendah
Dapat dinilai secara objektif
Salah satu faktor yang perlu dipertimbangkan dalam menerapkan kompensasi berbasis tim adalah:
Kemampuan manajemen untuk mengelola sistem kompensasi
Kebijakan upah minimum pemerintah
Strategi bisnis organisasi
Semua jawaban benar
Kompensasi berbasis kinerja akan lebih efektif jika pekerjaan memiliki karakteristik:
Kreativitas dan inovasi yang tinggi
Tugas rutin dan terukur
Interdependensi antar karyawan tinggi
Tidak dapat dinilai secara objektif
Apa yang dimaksud dengan eskalasi konflik industrial?
Peningkatan intensitas konflik antara pekerja dan manajemen
Perluasan ruang lingkup konflik industrial
Semakin sulitnya mencapai penyelesaian konflik
Semua jawaban di atas benar
Semua jawaban di atas benar
Salah satu contoh peningkatan intensitas konflik industrial adalah:
Perselisihan hanya terjadi di tingkat individual
Konflik hanya berupa perdebatan verbal
Konflik berkembang menjadi unjuk rasa atau pemogokan
a dan b benar
Contoh perluasan ruang lingkup konflik industrial adalah:
Perselisihan hanya berkisar pada satu isu, misalnya upah
Konflik hanya terjadi di tingkat perusahaan
Konflik tidak melibatkan aktor eksternal seperti serikat pekerja
a dan b benar
Jika eskalasi konflik industrial semakin tinggi, dampaknya adalah:
Semakin mudah dicapai penyelesaian konflik
Komunikasi dan negosiasi semakin sulit dilakukan
Kelangsungan usaha, produktivitas, dan hubungan industrial dapat terganggu
b dan c benar
Salah satu peran serikat pekerja dalam mencegah eskalasi konflik industrial adalah:
Memfasilitasi komunikasi yang efektif
Mempromosikan budaya negosiasi dan kompromi
Memberikan pendampingan dan mediasi
Semua jawaban di atas benar
Semua jawaban benar
Serikat pekerja dapat bertindak sebagai mediator yang netral untuk:
Memfasilitasi proses penyelesaian perselisihan
Mengawasi kepatuhan manajemen terhadap peraturan
Mempromosikan hubungan industrial yang harmonis
a dan b benar
Serikat pekerja dapat memastikan hak-hak pekerja/buruh terlindungi sesuai dengan:
Perjanjian kerja bersama
Peraturan perundang-undangan
Kebijakan manajemen perusahaan
b dan c benar
Salah satu peran serikat pekerja dalam mencegah eskalasi konflik adalah:
Membuat kebijakan yang menguntungkan pekerja/buruh
Menghindari komunikasi dengan manajemen perusahaan
Mendorong kedua belah pihak untuk bersikap kooperatif
Membuat peraturan internal yang ketat bagi anggotanya
Serikat pekerja dapat membangun hubungan industrial yang harmonis dengan cara:
Mempromosikan saling pengertian, kepercayaan, dan kolaborasi
Menciptakan lingkungan kerja yang kondusif
Menghindari munculnya potensi-potensi konflik
Semua jawaban benar
Salah satu dampak negatif dari eskalasi konflik industrial yang tidak segera ditangani adalah:
Peningkatan produktivitas perusahaan
Peningkatan kesejahteraan pekerja/buruh
Kelangsungan usaha dapat terganggu
Hubungan industrial semakin harmonis
Serikat pekerja dapat memberikan pendampingan dan saran kepada anggotanya agar dapat menyampaikan aspirasi dengan cara:
Konfrontatif
Provokatif
Konstruktif
Emosional
Salah satu tujuan serikat pekerja dalam mencegah eskalasi konflik industrial adalah:
Memaksimalkan keuntungan perusahaan
Meningkatkan kekuasaan serikat pekerja
Mendukung peningkatan produktivitas dan kesejahteraan pekerja/buruh
Meningkatkan ketegangan antara pekerja dan manajemen
Serikat pekerja dapat menjadi jembatan komunikasi yang baik antara pihak pekerja/buruh dan manajemen perusahaan dengan cara:
Membuat keputusan sepihak
Memaksakan kepentingan pekerja/buruh
Memastikan adanya saluran komunikasi yang terbuka dan konstruktif
Memperburuk hubungan industrial
Salah satu contoh perluasan ruang lingkup konflik industrial adalah:
Konflik hanya terjadi di tingkat perusahaan
Perselisihan hanya berkisar pada satu isu, misalnya upah
Konflik melibatkan aktor eksternal seperti serikat pekerja
b dan c benar
Serikat pekerja dapat membantu mencegah eskalasi konflik industrial melalui:
Memfasilitasi komunikasi yang efektif
Mempromosikan budaya negosiasi dan kompromi
Mengadvokasi kepatuhan terhadap peraturan
Semua jawaban benar
Apa yang harus dilakukan jika karyawan tidak mencapai target yang ditetapkan?
Memberi peringatan keras
Langsung melakukan tindakan disipliner
Menganalisis penyebab dan memberikan konseling
Menyerahkan kasus ke bagian Sumber Daya Manusia
Salah satu langkah dalam menentukan target yang realistis adalah?
Mengabaikan kemampuan individu karyawan
Hanya mempertimbangkan faktor internal organisasi
Membuat target yang sangat menantang tanpa mempertimbangkan kondisi
Menganalisis kinerja historis dan kemampuan individual karyawan
Apa tujuan utama dari melibatkan karyawan dalam proses penetapan target?
Membuat karyawan patuh dan tidak membantah
Mendapatkan komitmen dan tanggung jawab karyawan
Mengurangi beban kerja manajemen
Memenuhi tuntutan serikat pekerja
Salah satu cara untuk melibatkan karyawan dalam penetapan target adalah?
Memutuskan target secara sepihak
Mengadakan sesi diskusi dan umpan balik
Memberikan target tanpa konsultasi
Hanya mempertimbangkan masukan manajemen senior
Jika setelah pemberian konseling, pelatihan, dan penyesuaian target karyawan masih tidak mencapai target, apa tindakan selanjutnya?
Memberikan bonus tambahan
Membuat target yang lebih mudah
Melakukan tindakan disipliner
Memindahkan karyawan ke posisi lain
Salah satu contoh tindakan disipliner jika karyawan tidak mencapai target adalah?
Memberikan kenaikan gaji
Mengirim karyawan untuk pelatihan
Peringatan tertulis
Menambah jam kerja karyawan
Mengapa penting untuk menganalisis kinerja historis karyawan dalam menentukan target?
Untuk mengetahui latar belakang karyawan
Untuk memberikan target yang lebih mudah
Untuk memahami kemampuan baseline karyawan
Untuk menunjukkan ketidakefisienan karyawan
Selain kemampuan individual, faktor apa lagi yang perlu dipertimbangkan dalam menetapkan target?
Hanya kondisi internal organisasi
Hanya kondisi eksternal seperti pesaing
Kondisi internal dan eksternal
organisasi
Target yang ditetapkan perusahaan pusat
Mengapa penting untuk memastikan target yang ditetapkan menantang namun realistis?
Agar karyawan termotivasi untuk bekerja lebih keras
Agar karyawan tidak bisa mencapai target
Agar target terlihat lebih suliti
Agar target tidak terlalu mudah dicapa
Apa manfaat utama dari melibatkan karyawan dalam proses penetapan target?
Mengurangi beban kerja manajemen
Memenuhi tuntutan serikat pekerja
Mendapatkan komitmen dan tanggung jawab karyawan
Memperlihatkan keadilan pada karyawan
Apa yang dimaksud dengan penetapan komitmen bersama dalam pelibatan karyawan?
Karyawan hanya diminta menandatangani target
Manajemen menetapkan target dan karyawan mematuhinya
Karyawan diminta memberikan saran target namun manajemen yang memutuskan
Manajemen dan karyawan bersepakat dan berkomitmen mencapai target yang ditetapkan
Mengapa penting untuk melakukan evaluasi dan peninjauan target secara berkala?
Untuk mempertahankan target yang sudah ditetapkan
Untuk menunjukkan kinerja karyawan yang buruk
Untuk menyalahkan karyawan yang tidak mencapai target
Untuk mengidentifikasi tantangan dan peluang perbaikan
Apa tujuan utama dari menyesuaikan target atau struktur insentif jika karyawan tidak mencapai target?
Untuk membuat target lebih mudah dicapai
Untuk menghukum karyawan yang tidak memenuhi target
Untuk mengurangi beban kerja karyawan
Untuk memotivasi karyawan mencapai target yang lebih realistis
Langkah pertama dalam mengimplementasikan solusi yang efektif setelah menganalisis akar masalah adalah:
Merumuskan solusi yang spesifik
Mendesain rencana implementasi
Mengomunikasikan solusi dan rencana
Memastikan komitmen dan dukungan manajemen
Salah satu contoh indikator kinerja yang jelas dan terukur dalam memonitor implementasi solusi adalah:
Peningkatan produktivitas karyawan
Persentase penurunan tingkat turnover karyawan
Kepuasan karyawan secara umum
Jumlah pelatihan yang dilaksanakan
Saat melakukan evaluasi implementasi solusi, organisasi harus memastikan bahwa indikator kinerja yang digunakan adalah:
Terukur dan spesifik
Dapat dicapai dan relevan
Dapat dimonitor secara berkala
Semua jawaban benar
Tujuan dari langkah "memastikan keberlanjutan dan perbaikan berkelanjutan" adalah:
Mengintegrasikan solusi ke dalam praktik SDM yang baku
Melakukan penyempurnaan berkelanjutan untuk meningkatkan efektivitas
Menerapkan perubahan secara bertahap
a dan b benar
Salah satu contoh indikator kinerja yang tidak memenuhi kriteria "dapat dicapai" adalah:
Target penurunan 20% tingkat turnover karyawan dalam satu tahun
Target penurunan 50% tingkat turnover karyawan dalam satu tahun
Peningkatan kepuasan karyawan terhadap proses rekrutmen
Jumlah pelatihan yang dilaksanakan
Langkah "menerapkan perubahan secara bertahap" bertujuan untuk:
Mendapatkan komitmen dan dukungan manajemen
Mengomunikasikan solusi dan rencana
Melakukan uji coba dan evaluasi di tahap awal
Memonitor dan mengevaluasi secara berkala
Salah satu contoh indikator kinerja yang tidak memenuhi kriteria "relevan" adalah:
Persentase penurunan tingkat turnover karyawan
Jumlah pelatihan yang dilaksanakan
Produktivitas karyawan
Peningkatan kepuasan karyawan terhadap proses rekrutmen
