Wayground logo

Free Printable Worksheets

Font size

S
M
L
XL
Worksheets

Pembelajaran PJOK

Total questions: 25

Worksheet time: 33mins

Name
Class
Date
1.

Rancangan skenario pembelajaran PJOK yang dibuat oleh Pak Agus pada soal sebelumnya berpotensi untuk memfasilitasi pembelajaran yang bermakna bagi peserta didik karena...

4 lines
2.

Rancangan skenario pembelajaran PJOK yang dibuat oleh Pak Agus pada soal sebelumnya disusun berdasarkan...

4 lines
3.

Setelah peserta didik mempraktikkan keterampilan bola basket, karakteristik penting dalam pengembangan konten pada praktik pembelajaran PJOK yang dilakukan oleh Ibu Guru Hilda pada soal sebelumnya adalah...

4 lines
4.

Pada saat peserta didik melakukan kegiatan praktik pembelajaran PJOK materi sepak bola, Pak Guru Heri menyampaikan kepada peserta didik: " Bagus! Mata kamu tidak terpejam pada saat menyundul bola itu!",

4 lines
5.

Berikut ini indikator-indikator penting dalam pemberian feedback atau umpan balik yang dilakukan guru PJOK selama proses pembelajaran, kecuali...

a)

Mengerti dan menerima perasaan (berempati) peserta didik

b)

Berterus terang dalam memberikan hasil observasi terhadap kemampuan peserta didik

c)

Mengoreksi kesalahan yang dilakukan oleh peserta didik

d)

Memberikan penjelasan terhadap kesalahan yang dilakukan peserta didik

e)

Sebagai penguat atas Tindakan atau perilaku yang sudah dilakukan peserta didik

6.

Guru PJOK yang menerapkan strategi pembelajaran kooperatif pada dasarnya berupaya memenuhi kebutuhan peserta didik dan mengakui perbedaan kemampuan individu mereka, serta peduli untuk meningkatkan keterampilan sosial dan afektif peserta didik. Untuk mencapai tujuan tersebut, guru harus menyadari bahwa:

a)

Seperti juga strategi yang lain, keuntungan yang bisa diperoleh dari stategi kooperatif merupakan tingginya frekuensi keterlibatan peserta didik dalam pembelajaran

b)

Peserta didik harus dilibatkan kerja sama untuk menguasai keterampilan tertentu sehingga kemampuan mereka otomatis terbentuk

c)

Hasil yang positif dapat dicapai hanya jika tujuan yang diberikan kepada peserta didik bermakna, peserta didik diajak bagaimana caranya bekerjasama dan akuntabilitas untuk proses dan hasil pengalaman belajar itu terbukti nyata kepada pesera didik.

7.

Strategi instruksional yang harus dikuasai guru adalah pengembangan konten, dengan tujuan agar peserta dapat meningkatkan penguasaan mereka terhadap tugas gerak yang sedang dipelajari. Tahapan pengembangan konten meliputi ekstensi, penghalusan, dan aplikasi. Berikut adalah ciri-ciri penerapan ekstensi

4 lines
8.

Gaya mengajar ditentukan oleh pengambilan Keputusan yang mungkin terjadi didalam tiga wilayah Keputusan (baik oleh guru maupun peserta didik) yaitu pengaturan pra dampak (pre-impact setting) , pengaturan dampak (impact setting), dan pengaturan pasca dampak (post impact setting). Pembelajaran yang keputusannya dominan diambil oleh peserta didik diwakili oleh gaya-gaya berikut :

a)

Independent learning

b)

Convergen discovelary style

c)

Self teaching

d)

Practice style

e)

The learned individual program

9.

Model pendidikan gerak merupakan model kurikulum yang menawarkan konten bernuansa non-olahraga, di mana kontennya diwakili ungkapan tegas dari seorang ahli, yaitu "movement is the content of physical education". Ungkapan tersebut mengandung makna seperti di bawah ini, kecuali...

a)

Peserta didik dapat menyatukan perbendaharaan gerak dari kerangka pembelajaran gerak secara menyeluruh

b)

Peserta didik dapat mengomunikasikan gerakan mereka dengan guru dan peserta didik lain hingga tercipta lingkunagn belajar yang menyenangkan untuk semua peserta didik

c)

Model ini meyediakan sebuah rangkaian utuh tentang pengalaman gerak yang berkelanjutan untuk seluruh jenjang Pendidikan, mulai dari sekolah dasar sampai ke sekolah menengah atas

d)

Semua peserta didik dipandang mampu dasar fundamental, sehingga Pendidikan gerak dipandang tidak tepat di

10.

Pada model pendidikan gerak, seorang guru PJOK ketika mengajarkan berbagai aktivitas basic-fundamental movement (pola gerak dasar) harus memahami konsep gerak yang meliputi konsep tubuh, konsep ruang, konsep usaha, serta konsep keterhubungan. Perhatikan beberapa pernyataan dibawah ini, pernyataan manakah yang paling tepat menurut Anda?

a)

Konsep usaha befrkaitan dengan arah gerak

b)

Konsep keterhubungan membahas apa gerak yang dilakukan dalam kaitannya dengan orang lain atau aspek lainnya

c)

Konsep ruang kaitannya dengan tubuh yang bergerak dan arah gerak yang dilakukan

d)

Konsep keterhubungan membahas bagaimana gerak dilakukan dalam kaitannya ke gerakan-gerakan lainnya.

11.

Empat konsep gerak dan elemennya membentuk jenis fondasi dalam pendidikan jasmani, di antaranya konsep tubuh, konsep ruang, konsep usaha, konsep keterhubungan. Salah satu kategori dari konsep tubuh adalah tindakan seluruh tubuh, yang memiliki tiga sub-kategori yang membentuk gerakan fundamental penting untuk perkembangan motorik, yaitu keterampilan non-lokomotor, lokomotor, dan manipulatif. Aktivitas yang termasuk melatih keterampilan manipulatif adalah...

4 lines
12.

Konsep gerak yang terdiri dari konsep tubuh, konsep ruang, konsep usaha dan konsep keterhubungan merupakan pemaknaan gerak dasar fundamental dalam kemungkinan penerapannya yang bervariasi. Masing-masing konsep gerak tersebut mengandung faktor-faktor pembangunnya, yaitu: (1) konsep tubuh: tubuh, bagian tubuh, bentuk tubuh, aksi bagian tubuh, aksi seluruh tubuh; (2) konsep ruang: lokasi, arah, tingkat, jalur, dan bidang; (3) konsep usaha: waktu, daya, aliran, fokus; (4) konsep keterhubungan: orang, posisi, waktu, maksud, dan lingkungan. Jika gerakan jalan divariasikan dalam jalur dari konsep ruang dan waktu dari konsep usaha, serta orang dari konsep keterhubungan, gerakan jalan tersebut menjadi... Group of answer choices Jalan langkah kecil-kecil, langsung, dalam bidang horizontal Jalan di ketinggian, cepat atau lambat, sesuai iringan musik Jalan dengan bagian tumit, lancar atau tersendat, di sekeliling alat Jalan ke depan, terikat atau bebas, berurutan Jalan lurus atau meliuk, cepat atau lambat, sendirian dalam kerumunan

a)

Jalan langkah kecil-kecil, langsung, dalam bidang horizontal

b)

Jalan di ketinggian, cepat atau lambat, sesuai iringan musik

c)

Jalan dengan bagian tumit, lancer atau tersendat di sekeliling alat

d)

Jalan ke depan, terikat bebas

e)

Jalan lurus atau meliuk, cepat atau lambat, sendirian atau sekerumunan

13.

Usaha untuk pembelajaran kebugaran fisik yang optimal dapat diajarkan di sekolah oleh guru PJOK melalui penerapan model Pendidikan kebugaran. Berikut ini pernyataan yang benar untuk mendiskripsikan komponen pembentuk kebugaran yang berhubungan dengan kesehatan, yaitu...

a)

Memahami pentingnya sehat, mempertahankan dan meningkatkan perkembangan fisik

b)

Kekuatan massa otot, mencegah penyakit dan cedera yang mengganggu aktivitas fisik

c)

Kesadaran diri tentang organ tubuh dan fungsinya untuk sehat dan bugar

d)

Kebugaran jantung paru, kelenturan, komposisi tubuh dan kebugaran otot

14.

Berikut ini yang bukan merupakan implementasi FITT untuk melatih kebugaran adalah...

a)

Menerapkan Latihan interval dengan intensitas tinggi durasi Latihan sekitar 15 - 30 menit di luar pemanasan dan pendinginan

b)

Latihan dilakukan sebanyak 3 - 5 kali dalam seminggu

c)

Beban Latihan sedang, denyut nadi Latihan 60-70% dari denyut nadi maksimum

d)

Durasi yang diperlukan saat Latihan sekitar 30-40 menit di luar pemanasan dan pendinginan

15.

Dalam teori latihan kebugaran terdapat konsep dan teori tentang prinsip latihan, salah satunya adalah prinsip individual. Penerapan prinsip latihan tersebut secara efektif dapat mempertimbangkan beberapa faktor, di antar

4 lines
16.

Salah satu prinsip latihan yang memungkinkan tubuh untuk terus menyesuaikan dan berkembang seiring waktu adalah...

a)

Peningkatan intensitas, peningkatan volume latihan, peningkatan frekuensi, variasi latihannya, peningkatan kekuatan, pemantauan dan evaluasi

b)

Meningkatkan daya tahan cardio, meningkatkan flexibilitasnya, meningkatkan keterampilan motoric, peningkatan intensitas, dan Latihan interval

c)

Meningkatkan jarak, meningkatkan intensitas, interval training, meningkatkan frekuensi

d)

Meningkakan daya tahan, meningkatkan flexibility, meningkatkan keterampilan

17.

Tujuan dari pelaksanaan Sport Education Model (SEM) adalah...

a)

Penyediaan pengalaman keolahragaan yang inklusif dan realistis, menstimulasi struktur, dan dinamika tim serta kompetisi olahraga yang actual

b)

Pokok penerapan pembelajaran olahraga pada pembelajaran intrakurikuler

c)

Perwujudan keterlibatan peserta didik dalam kompetisi olahraga yang factual

d)

Pendekatan dalam Pendidikan jasmani yang memfokuskan pada konsep, prinsip dan strategi mengajar kebugaran dalam rangka membantu peserta didik dalam mengembangkan dan menjaga gaya hidup aktif dan sehat

18.

Salah satu prinsip pelaksanaan SEM adalah...

a)

Pengelolaan waktu yang efektif

b)

Rutinitas managemen kelas

c)

Manajemen kelas preventif

d)

Pengembangan perilaku yang sesuai dengan tim

e)

Pemberian umpan balik konstruktif

19.

Dari serangkaian pernyataan tersebut, yang merupakan ciri-ciri implementasi SEM dalam pembelajaran PJOK adalah...

a)

8-1-4-8-3-7-5-6

b)

8-2-4-3-5-1-6-7

c)

8-2-5-1-3-7-4-6

d)

8-1-3-8-4-6-5-2

e)

1-2-3-4-5-6-7-8

20.

Beberapa nilai pendidikan yang dapat diambil pada tahap afiliasi dalam SEM, yaitu…

a)

Memiliki jiwa kepemimpinan, memodifikasi permainan agar dapat dilaksanakan secara sederhana dan bermanfaat untuk semuanya

b)

Muncul berbagai ide kreatif, memodifikasi permainan dilaksanakn secara sederhana dan bermanfaat untu semuanya

c)

Mampu Menyusun jadwal pertandingan dan mengkoordinasikan dengan tim atau kelompok lainnya.

d)

Merencanakan taktik dan strategi yang diperlukan dalam pertandingan dengan partisipasi aktif peserta

e)

Rasa tanggung jawab, kerja sama, ikatan sosial, kontribusi individu pada tim dan partisipasi dalam kegiatan olahraga

21.

Langkah-langkah implementasi SEM yang dapat dilakukan oleh Bu Icha adalah...

4 lines
22.

Dalam penerapan Sport Education Model (SEM), manajemen kelas sangat berpengaruh terhadap pencapaian tujuan pembelajaran. Berikut ini beberapa prinsip-prinsip yang tidak perlu dikuasai oleh seorang guru PJOK dalam managemen kelas dan pengembangan perilaku peserta didik untuk melaksanakan SEM, yaitu :…

a)

Pengembangan serangkaian rutinius yang dipelajari dan diterapkan oleh peserta didik

b)

Penerapan manajemen kelas preventif untuk menciptakan lingkungan pembelajaran yang terstruktur dan kondusif

c)

Pengembangan perilaku peserta didik, sehingga peserta didik mempelajari jenis perilaku yang harus dilakukan dalam tim walaupu peran itu tidak disukainya

d)

Menggunakan waktu kelas sebaik mungkin agar peserta didik memiliki waktu yang optimal untuk belajar, berlatih dan kompetisi

23.

Mengapa penerapan SEM dapat mengintegrasikan fungsi dan makna pembelajaran PJOK secara komprehensif?

a)

Karena proses realisasi SEM mengajarkan praktik pembelajaran PJOK melalui pelatihan cabang olahraga dalam capaian nilai-nilai luhur keolahragaan

b)

Karena bentuk-bentuk pilihan aktivitas fisik/cabang olahraga dalam SEM bukanlah tujuan

24.

Maka, bentuk asesmen yang tepat adalah...

a)

Peserta didik melakukan uji coba secara berkelompok menampilkan keterampilan geraknya secara bebas

b)

Peserta didik diminta untuk berpartisipasi dalam pertandingan sepak bola yang sesuai dengan Tingkat kemampuannya. Selanjutnya peserta didik dinilai berdasarkan keterampilan teknis, strategi permainan, Kerjasama tim dan pengambilan Keputusan yang tepat dalam situasi nyata Ketika bermain sepak bola.

c)

Peserta didik melakukan aktivitas permainan sepak bola modifikasi 7 x 7 selama 1 x 15 menit dengan unsur penilaian yaitu penggunaan keterampilan gerak bermain sepak bola sesuai dengan posisi, keefektifan dan akurasi

25.

Hal apa yang dapat dilakukan oleh Bu Dewi untuk tetap dapat melakukan assesmen yang otentik dan peserta didik aktif terlibat?

a)

Menerapkan asesmen keterampilan gerak dengan menentukan standart kriteria berbasis pengamatan serta pemberian nilai secara langsung

b)

Menerapkan asesmen ketarampilan gerak berbasis performa dengan penentuan standart kriteria oleg guru berkolaborasi dengan peserta didik, serta perlibatan peserta didik sebagai observer

c)

Mengembangkan instrument keterampilan gerak dengan penentuan standart kriteria yang ditetapkan oleh guru, serta membandingkan hasil pengamatan peserta didik dengan pengamatan guru.