NEW
Font size
WorksheetsAsesmen Bilangan Oksidasi
Total questions: 50
Worksheet time: 1hrs 1mins
Bilangan oksidasi unsur Mn dalam senyawa KMnO4 adalah . . . .
+7
+6
+4
+2
0
Bilangan oksidasi unsur Cr dalam senyawa K2CrO4 adalah . . . .
+7
+6
+4
+2
0
Bilangan oksidasi unsur C dalam senyawa H2C2O4 adalah . . . .
+6
+4
+3
+2
0
Bilangan oksidasi unsur C dalam senyawa Na2CO3 adalah . . . .
+6
+4
+3
+2
0
Bilangan oksidasi unsur S dalam senyawa H2SO4 adalah . . . .
+6
+4
+3
+2
0
Bilangan oksidasi unsur N dalam senyawa AgNO3 adalah . . . .
+5
+4
+3
+2
0
Bilangan oksidasi unsur Cr dalam senyawa K2Cr2O7 adalah . . . .
+6
+4
+3
+2
0
Bilangan oksidasi unsur P dalam senyawa K3PO4 adalah . . . .
+6
+5
+4
+2
0
Bilangan oksidasi unsur Cl dalam senyawa KClO4 adalah . . . .
+7
+6
+3
+2
0
Bilangan oksidasi unsur S dalam senyawa Na2S2O3 adalah . . . .
+7
+6
+3
+2
0
Bilangan oksidasi unsur Mn dalam ion MnO4- adalah . . . .
+7
+6
+4
+2
0
Bilangan oksidasi unsur S dalam ion SO42- adalah . . . .
+6
+4
+3
+2
0
Bilangan oksidasi unsur N dalam ion NO3- adalah . . . .
+5
+4
+3
+2
0
Bilangan oksidasi unsur N dalam ion NH4+ adalah . . . .
+5
+1
0
-3
-4
Bilangan oksidasi unsur H dalam ion NH4+ adalah . . . .
+5
+1
0
-3
-4
Bilangan oksidasi unsur H dalam H2 adalah . . . .
+2
+1
0
-1
-2
Bilangan oksidasi unsur Ag dalam Ag adalah . . . .
+2
+1
0
-1
-2
Bilangan oksidasi unsur O dalam O2 adalah . . . .
+2
+1
0
-1
-2
Bilangan oksidasi unsur O dalam ion O2- adalah . . . .
+2
+1
0
-1
-2
Bilangan oksidasi unsur Cu dalam ion Cu2+ adalah . . . .
+2
+1
0
-1
-2
Pada reaksi MnO4- + C2O4 2- --> Mn2+ + H2O + CO2 ; Yang mengalami oksidasi adalah ....
MnO4-
C2O4 2-
Mn2+
H2O
CO2
I2 + 6OH− → I− + IO3− + 3H2O
Reaksi tersebut merupakan reaksi ...
Bukan Redoks
Redoks
Disproporsionasi
Konporprosionasi
2KClO3 + 3S → 2KCl + 3SO2
Dari reaksi di atas, yang bertindak sebagai oksidator adalah ...
KClO3
S
KCl
SO2
Reaksi yang menunjukkan reduksi atom S adalah ...
2S + 3O2 → 2SO3
2H2S + 3O2 → 2SO2 + 2H2O
3SO3 + 2NO3− + 2H+ → 3SO42− + 2NO + H2O
SO2 + 2H2 → S + 2H2O
CuS + NO3− → Cu2+ + SO42− + NO
Perubahan biloks atom N pada reaksi tersebut mengalami ...
Naik 2
Naik 3
Turun 2
Turun 3
Bilangan oksidasi atom besi, belerang dan oksigen dalam senyawa Fe2(SO4)3 berturut-turut adalah ...
+3, +6, +2
+3, -6, +2
+3, +6, -2
-3, +6, +2
CuO + 2HCl → CuCl2 + H2O
Reaksi tersebut merupakan reaksi ...
Bukan Redoks
Redoks
Autoredoks
Anti autoredoks
2Ag+ + Zn → 2Ag + Zn2+
Pernyataan yang benar menurut reaksi di atas adalah ...
Zn : oksidator dan Ag : reduktor
Zn : oksidator dan Ag+ : reduktor
Zn : reduktor dan Ag : oksidator
Zn : reduktor dan Ag+ : oksidator
Pada reaksi berikut:
MnO2 + 4HCl → MnCl2 + 2 H2O + 2Cl2
Bilangan oksidasi Mn mengalami perubahan dari ...
+4 menjadi +2
+4 menjadi +1
+2 menjadi +4
+2 menjadi +1
Bilangan oksidasi atom S yang paling tinggi terdapat pada ...
SO2
S2O32-
SO42-
H2S
Suatu senyawa ion poliatom yang belum diketahui dilambangkan A2B7x- . Jika biloks A = +6 dan biloks B = -2 , maka nilai (x) sebagai muatan ion tersebut adalah ...
-2
-3
-4
-5
Biloks atom Pb dalam senyawa PbO2 sama dengan biloks atom Mn dalam senyawa ...
Mn
MnO
MnO2
KMnO4
Perhatikan reaksi berikut:
2Cl− → Cl2 + 2e−
Reaksi tersebut merupakan reaksi ...
Oksidasi
Reduksi
Disosiasi
Pengikatan elektron
Jumlah biloks unsur Cr pada senyawa Cr(NO3)3 yaitu ....
3
2
-6
6
Bilangan oksidasi oksigen tertinggi terdapat dalam senyawa ...
CaO
BaO2
O2F2
KO2+
Diantara reaksi-reaksi dibawah ini yang merupakan reaksi redoks adalah . . .
AgNO3 (aq) + NaCl (aq) → AgCl (s) + NaNO3 (Aq)
2KI (aq) + Cl2 (aq) → I2 (s) + 2KCI (aq)
NH3 (aq) + H2O (l) → NH4+ (aq) + OH– (aq)
NaOH (aq) + CH3COOH (aq) → CH3COONa (aq) + H2O (l)
Al2O3 (s) + 2NaOH (aq) → 2NaAlO2 (aq) + H2O (l)
penerapan oksidasi dan reduksi dalam kehidupan sehari-hari adalah ...
besi berubah menjadi karat
air menjadi keruh
apel sebelum dibelah
bengkoknya besi
Diketahui reaksi redoks sebagai berikut :
3Cu(s) + 8HNO3(aq) → 3Cu(NO3)2(aq) + 2NO(g) + 4H2O(l)
Zat yang bertindak sebagai oksidator dan hasil oksidasi adalah ....
Cu dan HNO3
HNO3 dan NO
Cu dan NO
Cu dan Cu(NO3)2
HNO3 dan Cu(NO3)2
Pada reaksi : Cl2 (aq) + 2 KOH(aq) → KCl(aq) + KClO(aq) + H2O bilangan oksidasi klor berubah dari ....
- 2 menjadi 0 dan +1
- 1 menjadi +1 dan 0
0 menjadi - 1 dan - 2
0 menjadi - 1 dan +1
+1 menjadi - 1 dan +1
Diketahu beberapa contoh ion senyawa berikut:
1.SO32-
2.S2O32-
3.HSO4 -
Berdasarkan contoh diatas, bilangan oksidasi belerang pada contoh 1, 2 dan 3 secara berurutan adalah ...
+2, +4 dan +6
+4, +6 dan +2
+6, +4 dan +2
+6, +2 dan +4
+4, +2 dan +6
Diantara reaksi berikut yang bukan reaksi redoks adalah...
2Al + 3H2O → Al2O3 + 3H2
Mg + 2HCl → MgCl2 + H2
2Na + 2H2O → 2NaOH +H2
2CuO + C → 2Cu + CO2
NaOH + HCl → NaCl + H2O
Bilangan oksidasi S tertinggi terdapat pada
SO2
S2O3 2−
S4O6 2−
SO4 2−
H2S
Pada reaksi : 2KClO3 + 3S → KCl + 3SO2 yang berperan sebagai oksidator adalah...
KClO3
S
KCl dan SO2
KCl
SO2
Pada reaksi : 2KClO3 → 2KCl + 3O2 , peristiwa oksidasi terjadi pada...
atom Cl pada KClO3 menjadi KCl
atom K pada KClO3 menjadi KCl
O2 pada KClO3 menjadi O2
atom O pada KClO3 menjadi O2
atom Cl pada KCl menjadi KClO3
Perhatikan reaksi-reaksi berikut.
1) CO2 ---> CO + 1/2 O2
2) Na ---> Na+ + 1e-
3) MnO4- ---> MnO2
4) 2CO2 + 2e- ---> C2O42-
Pasangan reaksi reduksi dan oksidasi berturut-turut adalah ….
1 dan 2
2 dan 3
3 dan 4
2 dan 4
Bilangan oksidasi oksigen dalam senyawa H2O, OF2, dan Na2O2 berturut-turut adalah ...
-2,-2 dan +1
-2, +1 dan -1
-2, +2 dan -1
-2, +2 dan -2
-2, -2 dan -2
Perhatikan wacana berikut!
Senyawa aktif pada pemutih adalah senyawa natrium hipoklorit (NaClO). Untuk menghitung kadar NaClO dalam pemutih digunakan reaksi iodometri, yaitu:
NaClO(l) + 2 KI(aq) + 2 HCl(aq) → NaCl(aq) + 2 KCl(aq) + I2(l) + H2O(l)
I2(l) + 2 Na2S2O3(aq) → 2 NaI(aq) + Na2S4O6(aq)
Berdasarkan wacana tersebut, sifat kimia senyawa yang terdapat dalam pemutih adalah ….
katalisator
reduktor
emulgator
oksidator
inhibitor
Persamaan reaksi autoredoks dari logam tembaga (I) oksida dengan larutan asam klorida sebagai berikut:
Cu2O + 2 HCl → Cu + CuCl2 + H2O
Zat yang mengalami reaksi autoredoks beserta perubahan bilangan oksidasinya adalah ....
Cu, perubahan +1 menjadi 0 dan +2
Cu, perubahan +1 menjadi +1 dan +2
Cu, perubahan –2 menjadi 0 dan +2
Cl, perubahan –2 menjadi 0 dan +2
Cl, perubahan +2 menjadi +1 dan +2
Reaksi berikut yang merupakan reaksi redoks adalah ….
HCl + NaOH→ NaCl + H2O
Ca(OH)2 +H2SO4 → CaSO4 + 2H2O
2Al + 6HCl → 2AlCl3 + 3H2
MgCl2 + Na2SO4 → 2NaCl +MgSO4
Spesi yang bertindak sebagai oksidator (mengalami reduksi) pada reaksi redoks berikut adalah ….
2MnO + 5PbO2 --> 2MnO4- + 5Pb2+
PbO2
MnO
H+
H2O
