wayground logo

Free Printable Worksheets

NEW

Font size

S
M
L
XL
Worksheets

Pretest Fasil PKG PJOK

Total questions: 10

Worksheet time: 5mins

Name
Class
Date
1.

Pada saat peserta didik melakukan kegiatan praktik pembelajaran PJOK materi sepak bola, Pak Guru Heri menyampaikan kepada peserta didik: “ Bagus! Mata kamu tidak terpejam pada saat menyundul bola itu!”, “Lihat bolanya ya!”, “Dapatkah lututmu lebih ditekuk lagi supaya loncatanmu lebih tinggi?”, “Sundulanmu sudah bagus, coba arahkan ke sasaran yang lebih jauh!”.
Berikut ini indikator-indikator penting dalam pemberian feedback atau umpan balik yang dilakukan guru PJOK selama proses pembelajaran, kecuali...

a)

mengerti dan menerima perasaan (berempati) peserta didik

b)

berterus terang dalam memberikan hasil observasi terhadap kemampuan peserta didik.

c)

mengoreksi kesalahan yang dilakukan oleh peserta didik.

d)

memberikan penjelasan terhadap kesalahan yang dilakukan peserta didik.

e)

sebagai penguat atas tindakan atau perilaku yang sudah dilakukan peserta didik.

2.

Guru PJOK yang menerapkan strategi pembelajaran kooperatif pada dasarnya berupaya memenuhi kebutuhan peserta didik dan mengakui perbedaan kemampuan individu mereka, serta peduli untuk meningkatkan keterampilan sosial dan afektif peserta didik. Untuk mencapai tujuan tersebut, guru harus menyadari bahwa:

a)

seperti juga strategi yang lain, keuntungan yang bisa diperoleh dari strategi kooperatif merupakan tingginya frekuensi keterlibatan peserta didik dalam pembelajaran berkelompok.

b)

peserta didik harus dilibatkan dalam kegiatan kerja sama untuk menguasai keterampilan tertentu sehingga kemampuan mereka otomatis terbentuk.

c)

hasil yang positif dapat dicapai hanya jika tujuan yang diberikan kepada peserta didik bermakna, peserta didik diajari bagaimana caranya bekerja sama, dan akuntabilitas untuk proses dan hasil dari pengalaman belajar itu terbukti nyata kepada peserta didik.

d)

peserta didik memiliki perasaan bahwa mereka dihargai dan diakui oleh teman lainnya sehingga posisi mereka dipandang sama dan setara.

e)

guru harus lebih banyak turut mengendalikan jalannya kerjasama kelompok peserta didik dan langsung mengarahkan tentang produk apa yang dapat dihasilkan.

3.

Strategi instruksional yang harus dikuasai guru adalah pengembangan konten, dengan tujuan agar peserta dapat meningkatkan penguasaan mereka terhadap tugas gerak yang sedang dipelajari. Tahapan pengembangan konten meliputi ekstensi, penghalusan, dan aplikasi. Berikut adalah ciri-ciri penerapan ekstensi:

a)

Meningkatkan tingkat kesulitan tugas gerak ketika peserta didik terlalu mudah mempelajari tugas gerak yang diberikan, atau menurunkan kompleksitas tugas gerak ketika mereka mengalami kesulitan dalam mempelajarinya.

b)

Berupa komunikasi kepada peserta didik untuk menaruh perhatian terhadap kualitas performa mereka sendiri.

c)

Kepedulian terhadap kualitas kinerja peserta didik dapat ditunjukkan oleh umpan balik guru kepada kelas atau individu peserta didik tentang bagaimana kinerja mereka.

d)

Guru memberikan kesempatan kepada peserta didik untuk menggunakan keterampilannya dengan cara menerapkannya pada situasi gerak tertentu seperti dalam permainan.

e)

Menantang peserta didik untuk berkompetisi dengan temannnya dalam pembelajaran.

4.

Gaya mengajar ditentukan oleh pengambilan keputusan yang mungkin terjadi di dalam tiga wilayah keputusan (baik oleh guru maupun oleh peserta didik), yaitu: pengaturan pra-dampak (pre-impact setting), pengaturan dampak (impact setting), dan pengaturan pasca-dampak (post-impact setting). Pembelajaran yang keputusannya dominan diambil oleh peserta didik diwakili oleh gaya-gaya berikut, kecuali:

a)

Independece learning

b)

 

Convergent discovery style

c)

Self teaching

d)

Practice style

e)

The learner designed individual program

5.

Model pendidikan gerak merupakan model kurikulum yang menawarkan konten bernuansa non-olahraga, di mana kontennya diwakili ungkapan tegas dari seorang ahli, yaitu “movement is the content of physical education”. Ungkapan tersebut mengandung makna seperti di bawah ini, kecuali...

a)

Peserta didik dapat menyatukan perbendaharaan gerak dari kerangka pembelajaran gerak secara menyeluruh.

b)

Peserta didik dapat mengomunikasikan gerakan mereka dengan guru dan peserta didik lain, hingga tercipta lingkungan belajar yang menyenangkan untuk semua peserta didik.

c)

Model ini menyediakan sebuah rangkaian utuh tentang pengalaman gerak yang berkelanjutan untuk seluruh jenjang pendidikan, mulai dari sekolah dasar hingga menengah atas.

d)

Semua peserta didik dipandang sudah mampu melakukan gerak dasar fundamental, sehingga pendidikan gerak dipandang tidak tepat diberikan lagi karena tidak membantu peserta didik untuk menguasainya.

e)

Dengan menekankan gerak dasar fundamental, peserta didik akan banyak mengalami pengalaman sukses, karena semua peserta didik sudah memiliki kompetensi yang cukup untuk melakukannya secara fungsional."

6.

Pada model pendidikan gerak, seorang guru PJOK ketika mengajarkan berbagai aktivitas basic-fundamental movement (pola gerak dasar) harus memahami konsep gerak yang meliputi konsep tubuh, konsep ruang, konsep usaha, serta konsep keterhubungan. Perhatikan beberapa pernyataan dibawah ini, pernyataan manakah yang paling tepat menurut Anda?

a)

Konsep usaha berkaitan dengan arah dan cara gerakan dilakukan.

b)

Konsep keterhubungan membahas memakai apa gerak dilakukan dalam kaitannya dengan orang lain atau aspek lainnya.

c)

Konsep ruang kaitannya dengan bagian tubuh yang bergerak dan arah gerak yang dilakukan.

d)

Konsep keterhubungan membahas bagaimana gerak dilakukan dalam kaitannya dengan gerakan-gerakan lainnya.

e)

Konsep tubuh selalu berkaitan dengan bagaimana gerakan dilakukan.

7.

Usaha untuk pembelajaran kebugaran fisik yang optimal dapat diajarkan di sekolah oleh guru PJOK melalui penerapan model Pendidikan kebugaran. Berikut ini pernyataan yang benar untuk mendiskripsikan komponen pembentuk kebugaran yang berhubungan dengan kesehatan, yaitu...

a)

memahami pentingnya sehat, mempertahankan dan meningkatkan kebugaran fisik.

b)

kekuatan massa otot, mencegah penyakit, dan cedera yang mengganggu aktivitas fisik

c)

kesadaran diri tentang organ tubuh dan fungsinya untuk sehat dan bugar.

d)

kebugaran jantung paru, kelenturan, komposisi tubuh, dan kebugaran otot.

e)

kebugaran jasmani, kesehatan mental, kesehatan sosial, dan aktivitas gerak.

8.

Pak Dona adalah guru PJOK kelas X SMA. Beliau mengajarkan pendidikan kebugaran dan meminta peserta didik untuk merancang program latihan kebugaran sederhana dengan menerapkan prinsip FITT (Frequency, Intensity, Time, dan Type). Berikut ini yang bukan merupakan implementasi FITT untuk melatih kebugaran adalah...

a)

menerapkan latihan interval dengan intensitas tinggi, durasi latihan sekitar 15 – 30 menit diluar pemanasan dan pendinginan.

b)


 

latihan dilakukan sebanyak 3 – 5 kali dalam seminggu.

 

c)

beban latihan sedang, dengan denyut nadi latihan 60 - 70% dari denyut nadi maximum.

d)

durasi yang diperlukan saat latihan sekitar 30 – 45 menit diluar pemanasan dan pendinginan.

e)

jenis latihan menentukan komponen yang ditingkatkan, misalnya latihan kekuatan dengan menggunakan beban.

9.

Dalam teori latihan kebugaran terdapat konsep dan teori tentang prinsip latihan, salah satunya adalah prinsip individual. Penerapan prinsip latihan tersebut secara efektif dapat mempertimbangkan beberapa faktor, di antaranya adalah…

a)

Pendekatan berbasis kondisi fisik dan jadwal latihan mingguan

b)

Variasi Intensitas, Tujuan dan Preferensi Personal

c)

Pendekatan berbasis kondisi fisik dan ketersediaan fasilitas latihan

d)

Ketersediaan fasilitas latihan dan durasi latihan

e)

Penyesuaian berdasarkan respons dan pemenuhan nutrisi

10.

(1) Mengidentifikasi tujuan pembelajaran
(2) Menetapkan kriteria ketercapaian tujuan pembelajaran
(3) Memilih aktivitas/tugas otentik
(4) Merancang rubrik penilaian
(5) Mengintegrasikan keterampilan dan pengetahuan
(6) Memberi kesempatan untuk kreativitas dan keberagaman peserta didik
(7) Melakukan uji coba
(8) Mendapatkan umpan balik
(9) Merevisi dan melakukan peningkatan
(10) Merefleksikan dan evaluasi
Pernyataan-pernyataan di atas merupakan...

a)

Konsep dasar asesmen otentik dalam pembelajaran PJOK

b)

Karakteristik asesmen otentik dalam pembelajaran PJOK

c)

Manfaat asesmen otentik dalam pembelajaran PJOK

d)

Langkah-langkah mendesain asesmen otentik dalam pembelajaran PJOK

e)

Implementasi asesmen otentik dalam pembelajaran PJOK