WorksheetsSejarah Memasak
Total questions: 9
Worksheet time: 2hrs 30mins
Identifikasi kategori teknik memasak dibawah ini dan hidangan yang sesuai dengan teknik memasaknya
blebeg-blebeg
Stewing
Blanching
kambing guling
french fries
Sauteeing
poached eggs
steak
Maestro dalam seni memasak yang berasal dari (a) dikenal dengan nama (b) , yang terkenal dengan nama Taillevent (1326-1395). Ia dijuluki sebagai (c) . Sebuah julukan tertinggi dalam dunia (d) .
(a) merupakan bagian dari (b) yang dibuat sederhana dan diletakkan secara permanen di dalam dapur. Tungku terbuat dari batu cadas, (c) , dan batu bata. Ada beberapa penyebutan lokal untuk tungku. Orang Jawa menyebutnya dengan sebutan pawon, dhingkel, dan anglo.
Cocokkan perapian dibawah agar sama dengan gambarnya!
Tungku tradisional
Anglo
Kompor minyak tanah
Kompor listrik
Kompor gas
Olahan daging pada masa Kerajaan Mataram Kuno juga menggunakan daging hewan buruan seperti (a) . Dalam Prasasti Matyasih dan Paradah, serta relief candi Borobudur. Olahan daging rusa dihidangkan untuk (b) pada masa Kerajaan Mataram kuno.
Hidangan mahamangsa yang menjadi sumber (a) lainnya adalah klaka wagelan. Makanan tersebut dibuat dari ikan beong yang dimasak dengan (b) . Dalam relief Candi Borobudur serta sejumlah prasasti, seperti Panggumulan, Watukara, Paradah, Mantyasih, Sangguran, Alasantan, dan Rukam, diketahui bahwa jenis ikan terssebut sudah ada pada masa Mataram Kuno dan banyak ditemukan di Sungai Progo (Magelang) sehingga dimanfaatkan untuk membuat hidangan raja
Terdapat pula hidangan zaman dahulu (mahamangsa) yang dibuat dari batang pisang yang masih muda disebut kwalan hayyas atau (a) . Kwalan hayyas dibuat dengan mengiris tipis batang (b) .
Pada masa Kerajaan Mataram Kuno, terdapat sajian kudapan berbahan dasar durian. (a) yang saat itu diperkirakan banyak terdapat di sekitar Candi Borobudur. Buah durian tersebut diolah menjadi kudapan bercita rasa manis, yaitu (b) .
Dalam Prasasti Taji, Rukam, Lintakan, Watukara, dan Panggumulan, terdapat tiga jenis minuman autentik yang berasal dari masa Kerajaan Mataram Kuno, yaitu (a) , kinca, dan legen. Ketiganya ada yang dibuat dengan cara fermentasi sehingga mengandung (b) , dan ada pula yang murni berasal dari bahan tertentu.
