NEW
Font size
WorksheetsUTS Kimia XII TP. 2024/2025
Total questions: 40
Worksheet time: 1hrs 25mins
Sifat koligatif larutan tergantung pada ....
jenis zat terlarut
jenis pelarut
jumlah partikel zat terlarut
volume larutan
volume pelarut
Penurunan tekanan uap jenuh suatu larutan disebabkan oleh ....
peningkatan energi kinetik partikel pelarut
penurunan energi kinetik partikel terlarut
penurunan jumlah partikel pelarut di permukaan larutan
peningkatan jumlah partikel terlarut di permukaan larutan
peningkatan volume pelarut dalam larutan
Penurunan titik beku larutan dapat dimanfaatkan dalam ....
pembuatan es krim
proses destilasi
pembuatan larutan penyangga
proses elektrolisis
proses dialisis
Pengaruh penambahan zat terlarut terhadap titik didih larutan dapat dimanfaatkan dalam ....
pembuatan sirup
proses pengawetan makanan
pembuatan larutan garam
proses fermentasi
air radiator kendaraan
Tekanan osmotik suatu larutan sebanding dengan ....
konsentrasi molar larutan
volume larutan
tekanan atmosfer
suhu pelarut
volume pelarut
Larutan manakah yang memiliki titik didih paling tinggi?
0,1 m glukosa
0,1 m NaCl
0,1 m CaCl₂
0,1 m urea
0,1 m etanol
Proses osmosis adalah perpindahan pelarut dari ....
larutan encer ke larutan pekat melalui membran semipermeabel
larutan pekat ke larutan encer melalui membran semipermeabel
larutan encer ke larutan pekat tanpa melalui membran
larutan pekat ke larutan encer tanpa melalui membran
larutan encer ke larutan pekat
Larutan infus yang isotonis dengan darah memiliki tekanan osmotik yang ....
lebih rendah dari darah
sama dengan darah
lebih tinggi dari darah
tidak dapat ditentukan
dapat ditentukan
Perhatikan beberapa gambaran molekuler partikel tak sebenarnya antara zat terlarut dan zat pelarut dalam suatu larutan seperti pada gambar di atas. Larutan yang mempunyai tekanan uap paling besar adalah gambar nomor ....
(1)
(2)
(3)
(4)
(5)
Fraksi mol air dalam suatu larutan pada suhu 20oC dengan tekanan uap jenuh air 24 mmHg adalah 0,4 maka pada suhu tersebut akan terjadi penurunan tekanan uap sebesar….
4,8 mmHg
10,6 mmHg
12,6 mmHg
14,4 mmHg
16,4 mmHg
Jika Kenaikan titik didih 1 molal larutan urea 0,52 0C. Pada konsentrasi yang sama kenaikan titik didih untuk larutan NaCl (α = 1) adalah…
1,04 oC
1,28 oC
1,56 oC
2,08 oC
3,72 oC
Pada konsentrasi yang sama dengan larutan urea, manakah larutan di bawah ini yang tekanan osmosisnya tiga kali lebih besar dari larutan urea ?
NaCl (α = 1)
K2SO4 (α = 1)
C6H12O6 (α = 0)
C12H22O11 (α = 0)
Mg(OH)2 (α = 0,75)
Sebuah larutan terdiri dari 3 mol zat A, 3 mol zat B, dan 4 mol zat C. Fraksi mol dari masing-masing zat tersebut berturut-turut dari A,B dan C adalah ....
30 %, 40 %, 30 %
40 %, 30 %, 30 %
30 %, 30 %, 40 %
20 %, 40 %, 40 %
30 %, 40 %, 40 %
1. Jika Kf = 1,86 berapakah titik beku larutan CaCl2 0,54 molal jika titik beku pelarut murni 0oC ?
4,0
3,0
-3,0
-4,0
-1,0
Jika 5 gram protein dilarutkan ke dalam air hingga volume larutan 500 mL sehingga pada suhu 270C tekanan osmotik larutan 0,012 atm. Berdasarkan pada data ini massa rumus protein dapat ditentukan sebesar…. ( R=0,082 )
25000
20000
20100
20500
20300
Perhatikan beberapa penerapan sifat koligatif larutan dalam kehidupan sehari-hari berikut ini!
1) Penggunaan obat tetes mata
2) Penggunaan cairan infus
3) Pengolahan air laut menjadi air tawar
4) Pembuatan cairan pendingin pada es putar
5) Penggunaan garam dapur untuk mencairkan salju
Penerapan sifat koligatif larutan yang berhubungan dengan penurunan titik beku dan tekanan osmosis berturut-turut adalah ...
1 dan 2
2 dan 3
4 dan 5
5 dan 1
3 dan 4
Ke dalam 1 kg air dilarutkan 120 gram CH3COOH (Mr = 60) yang memiliki α = 0,5. Jika Kb air = 0,5, titik didih larutan adalah ….
100,5 oC
101 oC
101,5 oC
102 oC
102,5 oC
Dari grafik tersebut, yang menunjukkan ΔTf adalah .......
G - H
I - J
B - E
A - F
A - B
Perhatikan diagram PT di atas, daerah proses membeku larutan ditunjukkan oleh ....
KL
KS
LR
RM
SN
Pada molalitas yang sama, larutan dengan titik beku paling rendah terdapat pada larutan….
Mg(OH)2 (α = 0,25)
NaCl (α =1)
HNO2 (α =0,30)
AlCl3 (α =0,75)
CO(NH2)2 (α = 0)
Jika reaksi:
Cu2+(aq) + NO(g) → Cu(s) + NO3–(aq) (belum setara)
dilengkapi (berlangsung dalam suasana basa) maka persamaan reaksi itu akan mengandung ....
10 H+ dan 5 H2O
8 OH– dan 4 H2O
8 H+ dan 4 H2O
4 OH– dan 2 H2O
4 H+ dan 2 H2O
Reaksi ion permanganat dan ion oksalat dalam larutan basa memiliki persamaan berikut.
MnO4– (aq) + C2O42–(aq) → MnO2(s) + CO32–(aq)
Jika persamaan ini disetarakan, jumlah ion OH– yang dibentuk adalah ….
nol
dua di kanan
dua di kiri
empat di kanan
empat di kiri
Reaksi ion permanganat dan ion oksalat dalam larutan basa memiliki persamaan berikut.
MnO4– (aq) + C2O42–(aq) → MnO2(s) + CO32–(aq)
Jika persamaan ini disetarakan, jumlah H2O yang dihasilkan adalah ….
1
2
3
4
5
Reaksi ion permanganat dan ion oksalat dalam larutan basa memiliki persamaan berikut.
MnO4– (aq) + C2O42–(aq) → MnO2(s) + CO32–(aq)
Jika persamaan ini disetarakan, jumlah elektron yang terlibat adalah ….
2
4
6
8
10
Reaksi ion permanganat dan ion oksalat dalam larutan basa memiliki persamaan berikut.
MnO4– (aq) + C2O42–(aq) → MnO2(s) + CO32–(aq)
Jika persamaan ini disetarakan, jumlah ion permanganat dan ion oksalat yang terlibat secara berturut-turut adalah ….
1 dan 2
2 dan 3
3 dan 4
3 dan 2
4 dan 3
Reaksi ion permanganat dan ion oksalat dalam larutan basa memiliki persamaan berikut.
MnO4– (aq) + C2O42–(aq) → MnO2(s) + CO32–(aq)
Jika persamaan ini disetarakan, jumlah mangan(IV) oksida dan ion karbonat yang dihasilkan secara berturut-turut adalah ….
1 dan 3
2 dan 4
3 dan 5
2 dan 6
5 dan 6
Bilangan oksidasi nitrogen dalam HNO3 adalah ....
–5
-3
0
+3
+5
Bilangan oksidasi Mangan tertinggi terdapat pada senyawa ....
MnO2
K2MnO4
MnO
KMnO4
Mn2O3
Di antara reaksi berikut, manakah yang bukan reaksi redoks?
NaOH + HCl → NaCl + H2O
CuO + H2 → Cu + H2O
Mg + HCl → MgCl2 + H2
Na + H2O → NaOH + H2
Fe2O3 + CO → Fe + CO2
Perhatikan persamaan reaksi berikut :
H2S + HNO2 → S + NO + H2O
Zat yang bertindak sebagai oksidator adalah…
H2S
HNO2
S
NO
H2O
Perhatikan persamaan reaksi berikut :
H2S + HNO2 → S + NO + H2O
Zat yang bertindak sebagai reduktor adalah ….
H2S
HNO2
S
NO
H2O
Persamaan reaksi redoks:
aFe2+ + bMnO4- → cFe3+ + dMn2+
Jika reaksi tersebut berlangsung dalam larutan asam, maka harga koefisien a dan b berturut-turut adalah ....
1 dan 2
2 dan 3
3 dan 4
4 dan 5
5 dan 1
Persamaan reaksi redoks:
aFe2+ + bMnO4- → cFe3+ + dMn2+
Jika reaksi tersebut berlangsung dalam larutan asam, maka harga koefisien c dan d berturut-turut adalah ....
5 dan 1
1 dan 2
2 dan 3
3 dan 4
4 dan 5
Persamaan reaksi redoks:
aFe2+ + bMnO4- → cFe3+ + dMn2+
Jika reaksi tersebut berlangsung dalam larutan asam, maka jumlah mol asam yang diperlukan adalah ....
2
4
6
8
10
Persamaan reaksi redoks:
aFe2+ + bMnO4- → cFe3+ + dMn2+
Jika reaksi tersebut berlangsung dalam larutan asam, maka jumlah mol air yang dihasilkan adalah ....
2
4
6
8
10
Persamaan reaksi antara ion dikromat dan ion oksalat dalam larutan asam:
Cr2O72- (aq) + C2O42- (aq) → Cr3+ (aq) + CO2 (g)
Jika persamaan tersebut disetarakan, jumlah ion dikromat dan ion oksalat yang terlibat secara berturut-turut adalah ....
1 dan 2
1 dan 3
2 dan 1
3 dan 1
2 dan 3
Persamaan reaksi antara ion dikromat dan ion oksalat dalam larutan asam:
Cr2O72- (aq) + C2O42- (aq) → Cr3+ (aq) + CO2 (g)
Jika persamaan tersebut disetarakan, perbandingan jumlah ion krom(III) dan karbon dioksida yang dihasilkan secara berturut-turut adalah ....
1 : 3
3 : 1
2 : 6
6 : 2
2 : 3
Persamaan reaksi antara ion dikromat dan ion oksalat dalam larutan asam:
Cr2O72- (aq) + C2O42- (aq) → Cr3+ (aq) + CO2 (g)
Jika persamaan tersebut disetarakan, maka jumlah elektron yang terlibat pada setengah reaksi ion dikromat adalah ....
2
4
6
8
10
Persamaan reaksi antara ion dikromat dan ion oksalat dalam larutan asam:
Cr2O72- (aq) + C2O42- (aq) → Cr3+ (aq) + CO2 (g)
Jika persamaan tersebut disetarakan, maka jumlah elektron yang terlibat pada setengah reaksi ion oksalat adalah ....
5
4
3
2
1
Persamaan reaksi antara ion dikromat dan ion oksalat dalam larutan asam:
Cr2O72- (aq) + C2O42- (aq) → Cr3+ (aq) + CO2 (g)
Jika persamaan tersebut disetarakan, maka jumlah air yang dihasilkan adalah ....
11
7
5
2
1
