WorksheetsPEN9
Total questions: 45
Worksheet time: 1hrs 10mins
Apa yang dimaksud dengan pentigraf?
cerita pendek
short story
long story
cerpen tiga paragraf
Siapakah sosok penemu sekaligus yang memopulerkan pentigraf?
Ahmad Fuadi
Prof. Dr. Tengsoe Tjahjono, M.Pd.
Asma Nadia
Pipiet Senja
Menurut kalian bagaimanakah struktur teks cerpen itu?
orientasi, komplikasi, resolusi
orientasi, resolusi, komplikasi
komplikasi, orientasi, resolusi
orientasi, komplikasi, konflik
Apa yang kalian ketahui tentang komplikasi?
awalan sebuah cerita
akhir sebuah cerita
perkenalan tokoh
konflik dalam cerita
Menurut kalian, apa yang dimaksud dengan orientasi?
akhir cerita
awal atau perkenalan cerita
permasalahan dalam cerita
amanat cerita
Menurut kalian, apakah yang dimaksud dengan resolusi?
penyelesaian cerita
awal sebuah cerita
masalah dalam cerita
konflik dalam cerita
Mengapa sebuah cerita harus ada konflik atau permasalahan?
agar cerita menjadi seru
agar pembaca berdebar-debar
konflik merupakan bahan bakar cerita
agar pembaca senang
Mengapa kita cenderung memilih mempelajari pentigraf dibandingkan dengan cerpen serius yang cukup panjang?
agar kelihatan keren
agar kita bisa menjadi penulis fiksi yang andal
agar kita mampu mengambil manfaat dari pentigraf
agar memudahkan kita dalam belajar pentigraf (lebih instan, pendek, dan mudah)
Aku duduk sendirian di halte depan sekolah menunggu angkot yang akan mengantarku pulang. Kini aku harus membiasakan diri karena tak ada lagi mobil mewah dan sopir pribadi.
(Utami Panca Dewi, "Luka Hati Sabrina")
Latar tempat kutipan teks cerpen tersebut adalah ....
depan rumah
halte depan sekolah
terminal
halte dekat rumah
Watak atau karakter tokoh yang terdapat dalam sebuah cerita disebut dengan...
tokoh
pemain
penokohan
amanat
... Sarjo mempersilakan Pak Sukardi beserta anak buahnya untuk masuk ke rumahnya melihat tanaman koleksi Sarjo sekaligus mampir untuk beristirahat. Pak Sukardi kaget melihat koleksi Sarjo. Ternyata Sarjo memiliki bonsai yang lebih banyak daripada koleksi di rumahnya.
"Mas, saya ingin membeli bonsai yang berpot besar itu!"
"Sudah Pak, ambil saja! Saya sudah sejak kecil mengumpulkan ini semua."
(Andi Dwi Handoko, "Bonsai")
Karakter tokoh Sarjo dalam kutipan teks tersebut adalah ....
ceroboh, malas, kaya
rajin, marah, teliti
ramah, telaten, dermawan
cermat, pelit, perhitungan
Pengarang biasanya menyelipkan suatu pesan yang disampaikan melalui cerita yang ditulisnya yang disebut ....
tema
amanat
latar
tokoh
Rangkaian kronologi atau jalannya peristiwa disebut degan...
tema
alur
amanat
gaya bahasa
Nilai yang berhubungan dengan tingkah laku atau perilaku manusia disebut nilai ....
pendidikan
agama
moral
budaya
Ia sendiri tersenyum basah, mengenakan toga dan memegang ijazah kelulusan. Rambutnya telah dipotong pendek. Alangkah syahdunya subuh itu datang sementara suara sember masih saja terdengar dari tape recorder yang disetel penjual roti bakar.
(Resta Gunawan, "Dini Hari di Sudut Kampus")
Nilai yang menonjol dari kutipan teks tersebut adalah ....
agama
budaya
pendidikan
sosial
(1)"Apakah peranku bagimu, silumankah aku?" tak ada jawabmu, hanya angin berdesir di sekeliling kita. (2)Bulan pucat tak bisa menyembunyikan senyumanmu demi melihat kerutan di dahiku. (3)Biarlah menjadi rahasia alam akan apa yang kita rasakan ini. (4)Jangan lagi memaknainya, menanyakannya atau mengharapkannya esok hari.
Bukti bahwa kutipan cerpen tersebut berlatar malam hari terdapat pada nomor ….
1
2
3
4
O, alangkah girangnya Marni mendapatkan sandal baru untuk berlebaran. Sandal kecil bekas pakai. Barang itu lalu dibungkus dan diserahkan kepada Marni. Lihatlah betapa gembiranya gadis cilik itu. dipeluknya bungkusan dengan erat, seakan takut barang itu lepas daripadanya. Diciumnya dan ditimang-timangnya. Senandung kecil terdengar dari mulutnya yang mungil..... Latar suasana yang tergambar pada kutipan cerpen di atas adalah....
duka cita
sedih
marah
riang gembira
alur yang urutan peristiwanya maju dan berurutan disebut dengan...
alur mundur
alur maju
alur maju dan mundur
alur campuran
“Hanya itu alasan Mama melarang Anisa menikah dengan Handoko?” Bibir Anisa menyinggung sinis. “Oh, alangkah piciknya pikiran Mama! Lalu apa artinya kemuliaan hati Mama selama ini yang Anisa kagumi? Padahal dulu Mama tidak pernah mempermasalahkan status Handoko yang ternyata belum mempunyai pekerjaan tetap. Demikian kakakku yang selama ini mendukungku sekarang berbalik arah.
Konflik yang terdapat dalam kutipan cerpen tersebut adalah …
Anisa dan Handoko tidak jadi menikah
Mama yang berpikiran picik terhadap Handoko
Keinginan Mama agar Anisa hidup bahagia
Anisa dilarang menikah oleh Mama dan kakaknya
“ Tira merasa lega , bagaimanapun yang benar harus ditegakan, ada haru mengiringi langkahnya”.
Pesan yang terkandung dalam kutipan cerpen di atas adalah…
Kebenaran harus ditegakkan
Jujur dalam setiap tindakan
Saling menghargai dan tolong-menolong
Sabar dalam menghadapi cobaan hidup
DI SUATU PERON
Karya: Agus Siswanto
Sore itu suasana peron belum terlalu ramai. Hanya beberapa orang tampak duduk di kursi peron. Waktu keberangkatan kereta api yang masih agak lama me menjadi penyebabnya. Ardi sengaja mengambil tempat duduk agak di tengah. Sebuah buku Andrea Hirata terbaru tampak sedang dibacanya.
Sementara di depan Ardi seorang perempuan dengan penampilan masa kini sedang memainkan gawainya. Celana jeans dan kaos yang dikenakannya membuat penampilannya tampak kasual. Namun entah mengapa sesekali pandangan matanya mengarah pada Ardi, setelah itu tersenyum sambil menutup bibirnya. Hal itu terjadi berulang kali, dan setiap dia tersenyum Ardi pun balas tersenyum.
Kejadian ini membuat Ardi salah tingkah. Muncul perasaan jangan-jangan perempuan itu naksir dirinya. Tanpa sengaja, dielusnya sesekali rambut ikalnya. Tak lupa senyum manis dilempar saat si perempuan itu mencuri pandang padannya. Hati Ardi makin berdebar saat perempuan itu mendekat. Sambal masih tersenyum diletakkannya selembar kertas putih di tempat duduk Ardi. “Mas, resleting celananya terbuka.” Bunyi tulisan itu saat Ardi baca pelan.
Menurut kalian, manakah bagian yang menunjukkan orientasi?
Paragraf yang tercetak warna biru
Paragraf yang tercetak warna merah
paragraf yang tercetak warna putih
paragraf yang tercetak warna biru, merah, dan putih
DI SEBUAH PERON
Karya: Agus Siswanto
Sore itu suasana peron belum terlalu ramai. Hanya beberapa orang tampak duduk di kursi peron. Waktu keberangkatan kereta api yang masih agak lama me menjadi penyebabnya. Ardi sengaja mengambil tempat duduk agak di tengah. Sebuah buku Andrea Hirata terbaru tampak sedang dibacanya.
Sementara di depan Ardi seorang perempuan dengan penampilan masa kini sedang memainkan gawainya. Celana jeans dan kaos yang dikenakannya membuat penampilannya tampak kasual. Namun entah mengapa sesekali pandangan matanya mengarah pada Ardi, setelah itu tersenyum sambil menutup bibirnya. Hal itu terjadi berulang kali, dan setiap dia tersenyum Ardi pun balas tersenyum.
Kejadian ini membuat Ardi salah tingkah. Muncul perasaan jangan-jangan perempuan itu naksir dirinya. Tanpa sengaja, dielusnya sesekali rambut ikalnya. Tak lupa senyum manis dilempar saat si perempuan itu mencuri pandang padannya. Hati Ardi makin berdebar saat perempuan itu mendekat. Sambal masih tersenyum diletakkannya selembar kertas putih di tempat duduk Ardi. “Mas, resleting celananya terbuka.” Bunyi tulisan itu saat Ardi baca pelan.
Menurut kalian manakah bagian yang menunjukkan struktur cerpen bagian komplikasi?
Paragraf yang tercetak warna biru
Paragraf yang tercetak warna merah
paragraf yang tercetak warna hijau
Paragraf yang tercetak warna putih
DI SEBUAH PERON
Karya: Agus Siswanto
Sore itu suasana peron belum terlalu ramai. Hanya beberapa orang tampak duduk di kursi peron. Waktu keberangkatan kereta api yang masih agak lama me menjadi penyebabnya. Ardi sengaja mengambil tempat duduk agak di tengah. Sebuah buku Andrea Hirata terbaru tampak sedang dibacanya.
Sementara di depan Ardi seorang perempuan dengan penampilan masa kini sedang memainkan gawainya. Celana jeans dan kaos yang dikenakannya membuat penampilannya tampak kasual. Namun entah mengapa sesekali pandangan matanya mengarah pada Ardi, setelah itu tersenyum sambil menutup bibirnya. Hal itu terjadi berulang kali, dan setiap dia tersenyum Ardi pun balas tersenyum.
Kejadian ini membuat Ardi salah tingkah. Muncul perasaan jangan-jangan perempuan itu naksir dirinya. Tanpa sengaja, dielusnya sesekali rambut ikalnya. Tak lupa senyum manis dilempar saat si perempuan itu mencuri pandang padannya. Hati Ardi makin berdebar saat perempuan itu mendekat. Sambal masih tersenyum diletakkannya selembar kertas putih di tempat duduk Ardi. “Mas, resleting celananya terbuka.” Bunyi tulisan itu saat Ardi baca pelan.
Manakah bagian struktur paragraf cerpen yang menunjukkan bagian resolusi?
paragraf yang tercetak warna biru
paragraf yang tercetak warna ungu
paragraf yang tercetak warna cokelat
paragraf yang tercetak warna putih
DI SEBUAH PERON
Karya: Agus Siswanto
Sore itu suasana peron belum terlalu ramai. Hanya beberapa orang tampak duduk di kursi peron. Waktu keberangkatan kereta api yang masih agak lama menjadi penyebabnya. Ardi sengaja mengambil tempat duduk agak di tengah. Sebuah buku Andrea Hirata terbaru tampak sedang dibacanya.
Sementara di depan Ardi seorang perempuan dengan penampilan masa kini sedang memainkan gawainya. Celana jeans dan kaos yang dikenakannya membuat penampilannya tampak kasual. Namun entah mengapa sesekali pandangan matanya mengarah pada Ardi, setelah itu tersenyum sambil menutup bibirnya. Hal itu terjadi berulang kali, dan setiap dia tersenyum Ardi pun balas tersenyum.
Kejadian ini membuat Ardi salah tingkah. Muncul perasaan jangan-jangan perempuan itu naksir dirinya. Tanpa sengaja, dielusnya sesekali rambut ikalnya. Tak lupa senyum manis dilempar saat si perempuan itu mencuri pandang padannya. Hati Ardi makin berdebar saat perempuan itu mendekat. Sambal masih tersenyum diletakkannya selembar kertas putih di tempat duduk Ardi. “Mas, resleting celananya terbuka.” Bunyi tulisan itu saat Ardi baca pelan.
Apa amanat/hikmah/ pelajaran hidup yang bisa kita petik dari cerita di atas?
Jadilah orang yang selalu percaya diri dalam hidup
Jadilah orang yang tampak tampan di manapun berada
Menjadi orang itu jangan terlalu GR (gede rasa) sewajarnya saja
Kita harus empati dengan orang di sekeliling kita
Cerpen dengan panjang tiga paragraf disebut
Novelet
Pentigraf
Roman
Homograf
Nilai kehidupan terkait dengan norma atau aturan dalam bermasyarakat adalah...
Nilai moral
Nilai Sosial
Nilai politik
Nilai religi
Unsur yang membangun cerita dari dalam adalah ...
Unsur ekstrinsik
Unsur dalam
Unsur tema
Unsur intrinsik
Gaya bahasa yang membandingkan suatu benda dengan benda lain secara langsung ...
Metafora
Anafora
Metonimia
Asosiasi
Sejak Ibu pindah ke Jakarta untuk bekerja agar aku bisa tetap bersekolah tanpa kekurangan biaya, aku tinggal bersama aki dan mamah. Mereka orang tua almarhum Bapak. Rumah warisan Bapak disewakan pada tetangga. Rumah Aki letaknya di luar batas desa.
Latar yang menonjol dalam kutipan cerita tersebut ...
Tempat
Waktu
Sosial
Suasana
Sejak Ibu pindah ke Jakarta untuk bekerja agar aku bisa tetap bersekolah tanpa kekurangan biaya, aku tinggal bersama aki dan mamah. Mereka orang tua almarhum Bapak. Rumah warisan Bapak disewakan pada tetangga. Rumah Aki letaknya di luar batas desa.
Sudut pandang yang digunakan dalam kutipan cerita tersebut ...
Orang pertama pelaku sampingan
Orang pertama pelaku utama
Orang ketiga serba tahu
Orang ketiga terbatas
Tahapan dalam alur yang berjalan secara kronologis adalah...
penyituasian-peningkatan konflik-pemunculan konflik-klimaks-penyelesaian
Pemunculan konflik-penyituasian-peningkatan konflik-klimaks-penyelesaian
penyituasian-pemunculan konflik-peningkatan konflik-klimaks-penyelesaian
pemunculan konfliks-peningkatan konflik-klimaks-penyituasian-penyelesaian
Cara menyajikan tokoh beserta tindakannya dalam berbagai peristiwa yang membentuk cerita disebut...
Setting
Point of view
Plot
Tema
Landas tumpu yang menyaran pada pengertian tempat, waktu, dan lingkungan sosial berhubungan dengan peristiwa-peristiwa yang diceritakan, disebut ...
Point of view
Setting
Plot
Tema
Struktur yang berisikan pengenalan sifat tokoh, tempat peristiwa disebut ...
Komplikasi
Koda
Orientasi
Resolusi
Nilai kehidupan berkaitan dengan akhlak atau budi Pekerti disebut ...
Nilai religi
Nilai edukasi
Nilai sosial
Nilai moral
Latar yang berkaitan dengan kebiasaan hidup, adat istiadat, tradisi, keyakinan atau pola pikir disebut ..
Latar waktu
Latar sosial
Latar tempat
Latar alat
Teks Cerita 1
"Kamu siswa pintar, ya?" Ejek Indah, ketua kelas. Begitu juga teman-teman yang lain mengejek Dita sebagai penyontek yang ulung. "Aku tidak menyontek, sungguh, aku mengerjakan sendiri!" Sanggah Dita sambil menekan rasa takut.
Teks Cerita 2
Asri telah berusaha sedapat-dapatnya supaya Saniah suka akan pergaulan hidup di rumah itu. Akan tetapi, terlalu susah! Watak Saniah hampir tidak dapat diubah lagi. Oleh karena itu, sering terjadi perselisihan di antara kedua orang itu. Saniah terus marah dan berang jika Asri mencela ini dan itu.
perbedaan karakter tokoh pada kedua cerita tersebut adalah...
Indah bersifat sombong, sedangakan Saniah pemarah.
Indah bersifat peduli, sedangakan Saniah pemarah.
Indah bersifat pemarah, sedangakan Saniah rajin.
Indah bersifat rajin, sedangakan Saniah penakut.
Berikut merupakan ciri dari tokoh utama, kecuali....
tokoh yang sering muncul
tokoh yang menjadi pusat cerita
tokoh yang memiliki banyak sifat
tokoh yang ada dari awal sampai akhir cerita
Gagasan dasar umum yang ada dalam sebuah cerita disebut ....
tema
alur
latar
penokohan
Pentigraf termasuk kedalam ...
Cerita Pendek
Puisi
Teks Drama
Teks Deskripsi
Berikut ini yang bukan ciri-ciri Pentigraf yaitu...
ketakterdugaan
tokoh yang terbatas
alur tunggal
terdiri atas 1000 kata
Berapa jumlah kata maksimal dalam penulisan Pentigraf? Sebutkan sebanyak tujuh karakter saja!
ILUSI KEMENANGAN
Karya : Fayris Kamila A.
Sejak kecil, aku selalu merasa ada sesuatu yang berbeda dalam diriku. Saat teman-temanku bermain boneka atau bersepeda, aku lebih suka menghabiskan waktu dengan buku dan pensil. Menulis adalah dunia yang kujalani, dan di sanalah aku bisa mengekspresikan diriku. Setiap kata yang kutulis seolah menghidupkan imajinasiku. Namun, meskipun aku menyukai menulis, aku tidak pernah berani mengungkapkan bakat ini kepada siapa pun.
Suatu hari, seorang guru seni di sekolahku mengadakan lomba menulis cerita pendek. Rasa takut dan ragu menghampiriku, tetapi dorongan dari dalam diriku tidak bisa kuabaikan. Aku pun memutuskan untuk mengirimkan ceritaku. Selama beberapa minggu, aku menunggu dengan harapan bercampur cemas. Ketika pengumuman pemenang akhirnya tiba, jantungku berdebar. Ternyata, aku memenangkan lomba tersebut. Kegembiraanku tidak terlukiskan, dan aku merasa bakatku akhirnya diakui.
Namun, ketika aku menerima piala dan sertifikat, seorang teman sekelas datang menghampiriku. Ia tersenyum sinis dan berkata, "Kau tahu, aku yang menulis ceritamu. Aku hanya meminjam namamu untuk lomba ini." Dunia yang kuanggap indah itu tiba-tiba runtuh, dan aku menyadari bahwa bakatku yang terpendam mungkin tidak seistimewa yang kuharapkan.
Tuliskan kembali bagian plot twist (ketakterdugaan) dalam pentigraf tersebut!
Susun ulang pentigraf berikut ini:
Beberapa wajah yang tak asing mulai terlihat. Keluargaku melihat dari kursi penonton yang berjarak 3 baris dari panggung. Awalnya ibu dan ayahku sangat tidak mendukung mimpiku, aku benci mereka. Mereka mengaturku sesukanya seperti boneka. Tentu aku sangat terkejut dengan kata-kata mereka "Lanjutkan mimpimu, nyanyikan suaramu, kami akan mendukung dan membiayaimu, nak". Mataku terbelalak, rasa senang memenuhi tubuhku. Semua bermula sejak aku keluar diam-diam tanpa sepengetahuan mereka atau sejak aku jatuh sakit karena latihannya.
Aku tak peduli dengan alasannya, aku bahagia bisa bernyanyi bersama semuanya. Kau mendukungku dari belakang layar, kaulah yang menginspirasi ku menjadi berani, tapi kau tak datang. Lampu sorot mulai menyoroti warna merah. Badanku terasa sangat panas dan berat. Mataku kelayapan tanda tidak kuat. Aku muntah darah, tiba-tiba semua menggelap itu adalah konser pertama dan terakhirku. Aku tutup umur disana karna penyakitku.
Jantung ku berdegup kencang, detik-detik ini sangat menegangkan. Langkah demi langkah ku siapkan. Lampu sorot yang terang mulai menakutkan. Benar, ini adalah konser pertamaku impian yang telah lama kuidamkan. Kusiapkan hatiku dengan matang, suara sorakan dan dukungan mulai memenuhi ruangan. Panggung penonton yang terasa berduri tapi juga nyaman.
Seberapa tingkat pemahamanmu tentang materi Pentigraf?
Saya sudah paham dan bisa menulis Pentigraf
Saya masih belum paham dan belum bisa menulis Pentigraf
Saya sudah paham, namun belum bisa menulis Pentigraf
Saya tidak paham sama sekali
