WorksheetsQuiz Pengawas TPS
Total questions: 28
Worksheet time: 14mins
Seorang Pengawas TPS menemukan dugaan pelanggaran administrasi di TPS, langkah pertama yang seharusnya dilakukan adalah:
Segera menghentikan pemungutan suara
Melaporkan dugaan pelanggaran ke saksi pemilu
Mengisi Formulir Model A dan melaporkan kepada Panwaslu Kelurahan/Desa
Mengabaikan karena pelanggaran dianggap kecil
Jika ada saksi yang menolak menandatangani berita acara hasil pemungutan suara, tindakan Pengawas TPS adalah:
Menggantikan saksi yang menolak
Melaporkan kejadian tersebut dalam laporan pengawasan
Meminta KPPS untuk memaksa saksi menandatangani
Menyerahkan berita acara tanpa tanda tangan saksi
Pada hari pemungutan suara, Pengawas TPS melihat seorang pemilih membawa telepon genggam ke bilik suara. Apa yang harus dilakukan?
Menyita telepon genggam tersebut
Membiarkan karena hal tersebut tidak melanggar aturan
Mengingatkan KPPS untuk melarang pemilih membawa alat komunikasi ke bilik suara
Melaporkan kejadian tersebut ke Panwaslu Kecamatan
Saat pemungutan suara berlangsung, Pengawas TPS menyaksikan anggota KPPS salah mencatat jumlah surat suara yang diterima. Apa tindakan yang seharusnya dilakukan?
Meminta KPPS segera memperbaiki catatan
Menunda pemungutan suara sampai catatan diperbaiki
Membuat laporan dugaan pelanggaran
Membiarkan dan menunggu hingga penghitungan suara selesai
Pengawas TPS mengetahui adanya pemilih yang mencoba memberikan suaranya dua kali di TPS yang sama. Apa tindakan yang tepat?
Membiarkan karena pemilih tersebut sudah terdaftar di DPT
Melaporkan kejadian tersebut kepada Ketua KPPS dan mencatatnya dalam Formulir Model A
Menghentikan pemungutan suara sementara
Meminta pemilih untuk melanjutkan karena tidak akan mempengaruhi hasil
Jika Pengawas TPS menemukan kotak suara dalam keadaan segel rusak sebelum pemungutan suara dimulai, langkah yang harus dilakukan adalah:
Mengabaikan karena pemungutan suara harus segera dimulai
Meminta penjelasan dari Ketua KPPS dan mencatat kejadian tersebut dalam Formulir Model A
Melaporkan langsung ke Panwaslu Kecamatan
Mengganti kotak suara yang rusak dengan yang baru
Selama proses pemungutan suara, seorang pemilih menyatakan bahwa namanya tidak tercantum di DPT namun memiliki KTP-el. Apa yang harus dilakukan Pengawas TPS?
Mengarahkan pemilih untuk pulang karena tidak terdaftar di DPT
Menghubungi Panwaslu untuk memutuskan
Melarang pemilih untuk memberikan suara
Meminta KPPS mencatat pemilih tersebut di DPK dan memberikan surat suara dengan catatan alamat di KTP-el sesuai dengan lokasi TPS tersebut
Jika seorang pemilih dengan disabilitas membutuhkan bantuan dalam memberikan suara, apa tindakan Pengawas TPS?
Melarang bantuan karena dapat mempengaruhi pilihan pemilih
Mengizinkan pendampingan dan memastikan pendamping menandatangani surat pernyataan
Membiarkan pemilih memberikan suara sendiri tanpa bantuan
Mengarahkan KPPS untuk membantu tanpa prosedur khusus
Saat pelaksanaan penghitungan suara, Pengawas TPS menemukan adanya perbedaan antara jumlah pemilih yang hadir dan surat suara yang digunakan. Apa yang harus dilakukan?
Menyampaikan keberatan kepada KPPS dan meminta koreksi
Membiarkan karena jumlahnya tidak signifikan
Segera menghentikan penghitungan suara
Melaporkan kejadian tersebut setelah penghitungan selesai
Jika terjadi perselisihan antara KPPS dan saksi terkait jumlah surat suara yang sah, apa yang harus dilakukan oleh Pengawas TPS?
Membiarkan KPPS dan saksi menyelesaikannya sendiri
Melaporkan
Jika terjadi perselisihan antara KPPS dan saksi terkait jumlah surat suara yang sah, apa yang harus dilakukan oleh Pengawas TPS?
Membiarkan KPPS dan saksi menyelesaikannya sendiri
Melaporkan perselisihan ke Pengawas setingkat di atasnya
Menghentikan sementara penghitungan suara
Memediasi dan memastikan keputusan sesuai dengan aturan pemilihan
Saat seorang Pengawas TPS melihat pelanggaran kode etik yang dilakukan oleh seorang petugas KPPS, apa langkah pertama yang harus diambil berdasarkan nilai integritas?
Menegur petugas KPPS di hadapan semua orang
Melakukan konfrontasi langsung dengan KPPS
Membiarkan karena pelanggaran kecil
Segera mengisi Formulir Model A dan melaporkan ke Panwaslu Kelurahan/Desa
Dalam situasi pemilu yang menegangkan, seorang Pengawas TPS diminta oleh saksi untuk memihak pada salah satu calon. Apa yang harus dilakukan Pengawas TPS sesuai dengan prinsip kemandirian?
Menolak dengan tegas permintaan tersebut
Menerima permintaan jika tidak ada yang melihat
Berpura-pura menyetujui namun tidak bertindak
Melaporkan saksi kepada KPPS
Pengawas TPS menemukan seorang petugas KPPS yang memberikan informasi tidak akurat kepada pemilih terkait tata cara pencoblosan. Tindakan Pengawas TPS yang sesuai dengan prinsip transparansi adalah:
Membiarkan karena informasi tersebut tidak terlalu penting
Segera memberikan informasi yang benar kepada pemilih dan memperbaikikesalahan petugas KPPS
Menghentikan pemungutan suara sampai masalah teratasi
Melaporkan petugas KPPS ke Bawaslu
Seorang Pengawas TPS diminta oleh seorang kandidat untuk memberikan laporan pengawasan sebelum diserahkan ke Panwaslu. Apa yang harus dilakukan Pengawas TPS berdasarkan nilai profesionalisme?
Menyampaikan bahwa laporan hanya boleh diserahkan ke Panwaslu sesuai prosedur
Memberikan laporan tersebut agar tidak ada masalah
Menunda memberikan laporan hingga pemilu selesai
Menyusun dua laporan, satu untuk kandidat dan satu untuk Panwaslu
Pengawas TPS menemukan bukti politik uang di masa tenang. Bagaimana cara mengaplikasikan nilai akuntabilitas dalam situasi ini?
Menyita uang yang digunakan dan menegur pelaku
Membiarkan karena pelaku sudah meninggalkan tempat
Melaporkan segera kepada Panwaslu Kelurahan/Desa dengan bukti yang ada
Menunggu hingga hari pemungutan suara untuk melaporkan
Saat melakukan pengawasan, seorang Pengawas TPS ditawari sejumlah uang oleh seorang calon untuk menutup mata terhadap pelanggaran. Apa yang harus dilakukan Pengawas TPS sesuai dengan prinsip kejujuran?
Menerima uang untuk menjaga hubungan baik
Menolak uang tersebut dan melaporkan kejadian ke Panwaslu
Menerima uang namun tetap melaporkan pelanggaran
Membiarkan karena itu hal biasa dalam pemilu
Jika terjadi kesalahpahaman antara KPPS dan pemilih terkait prosedur pencoblosan, apa yang harus dilakukan Pengawas TPS berdasarkan prinsip adil?
Memihak kepada KPPS karena mereka yang bertanggung jawab
Menghentikan pemungutan suara hingga masalah selesai
Membiarkan mereka menyelesaikan sendiri
Menyelesaikan masalah dengan mendengarkan kedua pihak secara adil dan memberikan solusi yang sesuai aturan
Pengawas TPS menerima informasi dari masyarakat bahwa ada pemilih yang tidak sesuai ketentuan dalam memberikan suara. Bagaimana cara mengaplikasikan prinsip terbuka dalam situasi ini?
Merahasiakan informasi tersebut sampai selesai pemungutan suara
Mengumumkan kepada semua pemilih di TPS tentang informasi ini
Memeriksa informasi
plikasikan prinsip terbuka dalam situasi ini?
Merahasiakan informasi tersebut sampai selesai pemungutan suara
Mengumumkan kepada semua pemilih di TPS tentang informasi ini
Memeriksa informasi tersebut dan mengkomunikasikannya kepada KPPS untuk tindakan lebih lanjut
Membiarkan dan fokus pada tugas lainnya
Seorang saksi menduga adanya surat suara rusak yang digunakan saat pemungutan suara. Bagaimana cara Pengawas TPS menerapkan prinsip proporsional dalam menangani situasi ini?
Segera menghentikan pemungutan suara
Menegur KPPS karena menggunakan surat suara rusak
Memastikan surat suara rusak dicatat dan diganti sesuai dengan prosedur yang berlaku
Mengabaikan karena surat suara rusak hanya sedikit
Seorang Pengawas TPS menghadapi tekanan dari beberapa pihak untuk memberikan laporan palsu. Bagaimana cara menerapkan prinsip kemandirian dalam menghadapi situasi ini?
Menyusun laporan yang jujur dan akurat meskipun mendapat tekanan
Menyusun laporan sesuai dengan apa yang diminta untuk menghindari masalah
Menunda penyusunan laporan hingga tekanan berkurang
Membuat laporan sementara untuk meredakan tekanan
Seorang pemilih terlihat mencatat pilihannya di ponsel setelah mencoblos. Apa tindakan yang harus dilakukan Pengawas TPS?
Mengambil ponsel pemilih dan menghapus catatannya
Menegur pemilih dan meminta KPPS melarang pemilih membawa ponsel ke bilik suara
Membiarkan karena tidak ada aturan yang melarang
Melaporkan kejadian tersebut setelah pemungutan suara selesai
Pengawas TPS menemukan kotak suara tanpa segel di TPS. Apa langkah yang harus diambil?
Segera mengganti kotak suara dengan yang baru
Mengabaikan karena segel tidak mempengaruhi penghitungan suara
Menunda pemungutan suara sampai kotak suara disegel
Meminta penjelasan dari KPPS, mencatat kejadian tersebut dalam Formulir Model A, dan melaporkannya ke Panwaslu Kelurahan/Desa
Jika seorang pemilih dengan disabilitas netra datang ke TPS dan memerlukan bantuan, bagaimana Pengawas TPS harus bertindak?
Menyuruh pemilih tersebut mencoblos sendiri
Menolak memberikan bantuan karena dilarang dalam pemilu
Meminta KPPS untuk membantu memilihkan kandidat
Memastikan pemilih mendapatkan alat bantu tunanetra yang disediakan atau menunjuk pendamping yang sesuai
Pada masa tenang, Pengawas TPS menemukan spanduk kampanye di sekitar TPS. Apa yang harus dilakukan?
Segera mencopot spanduk tersebut
Meminta KPPS untuk mencopot spanduk tersebut
Membiarkan karena masa tenang sudah berlangsung
Melaporkan keberadaan spanduk ke Panwaslu Kelurahan/Desa dan mencatat dalam Formulir Model A
Jika Pengawas TPS menemukan praktik politik uang di sekitar TPS pada hari pemungutan suara, tindakan yang tepat adalah:
Mengambil uang dari pelaku untuk dijadikan bukti
Melaporkan temuan tersebut ke Panwaslu dan mencatatnya dalam Formulir Model A
Membiarkan karena tidak berhubungan langsung dengan proses pemungutan suara
Menghentikan sementara proses pemungutan suara
Seorang saksi mengajukan keberatan terhadap hasil penghitungan suara di TPS. Apa langkah yang harus dilakukan oleh Pengawas TPS?
Menolak keberatan tersebut jika tidak disertai bukti
Meminta KPPS untuk mengabaikan saksi tersebut
Mencatat keberatan saksi dalam Formulir Model A dan menyampaikan kepada Panwas
