NEW
Font size
WorksheetsPRETEST MENRISK
Total questions: 25
Worksheet time: 15mins
Manajemen Risiko memiliki tujuan untuk untuk menciptakan dan melindungi
nilai perusahaan. Untuk itu penerapan Manajemen Risiko tidak akan
menghasilkan halberikut ini:
Peningkatan Kinerja
Mendorong Inovasi
Meningkatkan biaya operasional
Mendukung pencapaian sasaran perusahaan
Kerangka Kerja untuk mengelola risiko berdasarkan ISO 31000 mencakup :
I. Disain dari Kerangka untuk mengelola risiko
II. Penerapan manajemen risiko
III. Penerapan proses manajemen risiko
IV. Penerapan Prinsip-prinsip Manajemen Risiko
I,III & IV
I,II,& III
III & IV
I,II,III & IV
Potensi bahaya yang dapat menimbulkan kecelakaan
dikenal sebagai:
Hazard
Risiko
Spekulasi
Adverse selection
Sejumlah risiko yang dapat ditanggung oleh suatu perusahaan dikenal sebagai:
Risk appetite
Risk tolerance
Risk ceiling
Risk exposue
Misalkan Anda sedang menentukan berapa
besarnya dampak finansial dari suatu risiko,
dalam proses manajemen risiko berdasarkan
ISO 31000, Anda sedang berada dalam proses?
Risk evaluation
Risk assesment
Risk treatment
A & C Benar
ISO 31000:2018 memiliki delapan prinsip dalam melaksanakan manajemen
risiko secara efektif, dan prinsip-prinsip menggambarkan karakteristik
manajemen risiko yang efektif. Manakah di bawah ini yang bukan merupakan
prinsip ISO 31000:2018?
Terintegrasi
Perbaikan
Perbaikan berkelanjutan
Inklusif
Sebagai fondasi pengelolaan risiko dan perlu menjadi pertimbangan saat
menyiapkan kerangka kerja dan proses manajemen risiko, manakah jawaban
dibawah ini yang merupakan prinsip Manajemen Risiko Berbasis ISO
31000:2018?
Komunikasi dan Konsultasi
Desain manajemen risiko
Informasi terbaik yang tersedia
Pencatatan dan pelaporan
Mana dari pernyataan berikut yang benar ?
Risiko sekunder adalah risiko yang muncul jika
tidak diambil tindakan penanganan terhadap suatu
risiko inheren
Risiko residual adalah suatu risiko yang tidak
lagi memerlukan tindakan penanganan
Tidak ada jawaban yang benar
Tingkat risiko bisa saja berubah walaupun tidak
dilakukan tindakan penanganan
Risiko yang mengakibatkan
kerugian/kerusakan pada aset perusahaan, dan
tidak ada kemungkinan bisa memberikan
keuntungan, disebut dengan :
Pure risk
Speculative risk
Strategic risk
Hazard risk
Berikut adalah contoh dari risiko
strategis, kecuali:
Tingkat Persaingan
Turunnya pertumbuhan ekonomi
Keputusan peluncuran unit bisnis baru
Pemalsuan tagihan piutang perusahaan
Apa yang dimaksudkan dengan prinsip terstruktur dan komprehensif dalam
ISO31000:2018?
Manajemen risiko diperbaiki secara berkelanjutan melalui pelajaran dan pengalaman
Pendekatan terstruktur dan komprehensif terhadap manajemen risiko berkontribusi
terhadap hasil yang konsisten dan terstruktur
Perilaku dan budaya manusia secara signifikan mempengaruhi semua aspek
manajemen risiko pada semua tingkat dan tahap
Manajemen risiko adalah bagian integral dari semua aktivitas perusahaan.
Dukungan dari pemangku kepentingan, khususnya manajemen puncak
dibutuhkan untuk memastikan efektivitas Manajemen Risiko. Hal ini mendorong
pengembangankerangka kerja Manajemen Risiko yang meliputi rantai nilai
sebagai berikut:
Integrasi – Inklusif – Dinamis – Implementasi – Desain
Integrasi – Desain – Implementasi – Evaluasi – Perbaikan
Desain – Dinamis – Inklusif – Perbaikan – Implementasi
Inklusif – Desain – Dinamis – Integrasi – Perbaikan
Yang dimaksud dengan risk dash board adalah:
Suatu perangkat manajemen untuk memantau
tingkat risiko perusahaan
Suatu perangkat untuk mencatat seluruh risiko
perusahaan
Suatu perangkat untuk mengukur potensi potensi
kerugian/keuntungan perusahaan
Suatu perangkat untuk memantau kerugian yang
terjadi di perusahaan
Berdasarkan ISO 31000, pernyataan yang salahadalah :
I.Suatu risiko, bila terjadi hanya akan berpengaruh negatif terhadap pencapaian sasaran perusahaan.
II. Suatu risiko, bila terjadi dapat berpengaruh posifif dan Negatif terhadap pencapaian sasaran perusahaan.
III. Proses evaluasi risiko dilakukan untuk menentukan tingkat risiko (level of risk).
IV. Proses komunikasi dan konsultasi dilakukan seluruh proses manajemen risiko.
I,II & III
II & IV
I,III & IV
I & III
Apabila suatu risiko diputuskan untuk diterima
(risk acceptance), maka langkah yang tidak tepat adalah:
Mengeluarkan risiko tersebut dari risk register
Tidak melakukan pemantauan dan kaji ulang
atas risiko tersebut
Melakukan pemantauan terhadap pengendalian
internal yang sudah ada atas risiko tersebut
A & B
Dari pernyataan berikut ini yang paling tidak
mungkin menjadi keunggulan dari Brainstorming
sebagai perangkat untuk melakukan identifikasi risiko adalah :
Brainstorming mendorong imajinasi yang akan
sangat membantu proses identifikasi risiko
Brainstorming membutuhkan para peserta yang
memiliki pengetahuan dan pengalaman yang memadai
Brainstorming jika dilakukan akan meningkatkan
komunikasi di dalam perusahaan
Brainstorming tidak sulit untuk dilaksanakan dan
tidak memakan waktu lama
Dari Pernyataan berikut mengenai kerangka kerja manajemen risiko,
pernyataan yang salah adalah :
Kerangka manajemen risiko merupakan pengembangan dari
prinsip-prinsip manajemen risiko yang memberikan dasar dan
pengelolaan perusahaan yang mencakup seluruh Aktivitas usaha
pada semua tingkatan perusahaan
Kerangka kerja manajemen risiko merupakan suatu sistem
manajemen dengan struktur sistem yang membentuk siklus
Plan, Do, Check, Action (PDCA), sehingga memudahkan
integrasi sistem Manajemen Risiko pada sistem manajemen
Perusahaan yang telah ada
Kerangka kerja manajemen risiko membantu dalam
penerapan manajemen risiko secara efektif dengan menerapkan
proses manajemen risiko pada semua level di perusahaan
Tidak ada jawaban yang salah
Misalkan Anda adalah seorang Manajer Keuangan, dan suatu hari bagian marketing menelpon, mereka ditelpon biro iklan mengatakan bahwa perusahaan kita belum membayar tagihan bulan lalu. Padahal Anda telah membayarnya beberapa minggu yang lalu. Hal ini telah tiga kali terjadi pada biro iklan tersebut, yang selalu salah menagih. Mana yang bukan merupakan pesan tersirat dari ilustrasi diatas dikaitkan dengan konteks manajemen risiko ?
Sumber yang utama dari risiko adalah tidak kompetennya
pihak lain yang berhubungan dengan Anda
Manajemen Risiko harus meminimalkan kerjasama dengan
pihak luar perusahaan
The best risk management policy, perusahaan harus
menghindari bekerjasama dengan pihak-pihak yang tidak
kompeten
A & C
Dalam manajemen risiko dengan pendekatan terstruktur/metodologi
dalam mengelola ketidakpastian yang berkaitan dengan ancaman; suatu
rangkaian aktivitas manusia hal-hal yang dilakukan adalah, kecuali :
Penilaian risiko
Pengembangan strategi untuk mengelolanya
Mitigasi risiko dengan menggunakan pemberdayaan/pengelolaan sumberdaya
Analisa struktur organisasi
Manajemen risiko adalah bagian integral proses dalam organisasi (an
integral part of organizational processes) memiliki makna :
Manajemen risiko berkontribusi terhadap pencapaian nyata objektif dan
Tandai satu oval saja. peningkatan, antara lain, kesehatan dan keselamatan manusia, kepatuhan terhadap hukum dan peraturan, penerimaan publik, perlindungan lingkungan, kinerja keuangan, kualitas produk, efisiensi operasi, serta tata kelola dan reputasi perusahaan
Manajemen risiko adalah bagian tanggung jawab manajemen dan merupakan suatu
bagian integral dalam proses normal organisasi seperti juga merupakan bagian dari
seluruh proses proyek dan manajemen perubahan. Manajemen risiko bukanlah merupakan aktivitas yang berdiri sendiri yang terpisah dari aktivitas-aktivitas utama dan proses dalam organisasi
Manajemen risiko membantu pengambil keputusan mengambil keputusan dengan
informasi yang cukup. Manajemen risiko dapat membantu memprioritaskan tindakan dan membedakan berbagai pilihan alternatif tindakan. Pada akhirnya, manajemen risiko dapat membantu memutuskan apakah suatu risiko dapat diterima atau apakah suatu penanganan risiko telah memadai dan efektif
Manajemen risiko menangani aspek-aspek ketidakpastian dalam pengambilan
keputusan, sifat alami dari ketidakpastian itu, dan bagaimana menanganinya
Suatu pendekatan sistematis, tepat waktu, dan terstruktur terhadap
manajemen risiko memiliki kontribusi terhadap efisiensi dan hasil yang
konsisten, dapat dibandingkan, serta andal merupakan prinsip manajemen
risiko adalah :
Manajemen risiko bersifat sistematis, terstruktur, dan tepat waktu (systematic,
structured and timely).
Manajemen risiko berdasarkan informasi terbaik yang tersedia (based on the best
available information)
Manajemen risiko dibuat sesuai kebutuhan (tailored)
Manajemen risiko bersifat transparan dan inklusif (transparent and inclusive)
Apa yang anda pahami tentang menetapkan konteks
dalam manajemen risiko?
Lingkungan eksternal yang digunakan organisasi
mencariuntuk mencapai tujuannya
Mendefinisikan parameter eksternal dan internal
yang diambil saat melakukan pengelolaan risiko setelah menentukan ruang lingkup dan kriteria risiko bagi penetapan kebijakan manajemen risiko
Kerangka acuan dimana tingkat signifikan risiko
dievaluasi
Serangkaian proses yang dimulai sejak identifikasi
risiko, analisis risiko dan evaluasi risiko
Pada unit Bisnis X Berdasarkan Kriteria Risiko yang
digunakan, setiap risiko dipetakan dalam matriks 5 x 5.
Kemudian peringkat risiko ditentukan menggunakan kisaran sebagai berikut :
Skor P x D Tingkat Risiko 15 -25 Ekstrim 9 – 12 Tinggi
4 - 8 Moderat 1 – 3 Rendah P = Probabilitas ,
D = Dampak Proses melakukan pemeringkatan risiko seperti
di atas, dalam proses manajemen risiko berdasarkan ISO
31000 merupakan bagian dari proses :
Risk treatment
Risk analysis
Risk Asesment
B & C
Mana dari pernyataan berikut yang tidak Benar :
Audit Berbasis Risiko (Risk Based Audit) adalah proses dan
kegiatan untuk memberikan opini kepada manajemen
Perusahaan apakah Risiko-risiko telah dikelola sampai pada
batas yang dapat diterima Perusahaan
Audit Manajemen Risiko (Risk Management Audit) adalah
suatu proses yang dilakukan secara sistematis, independen dan
terdokumentasi dengan baik, dengan tujuan untuk memperoleh
bukti guna mengevaluasi secara obyektif perihal efektivitas dan
kecukupan pelaksanaan kerangka kerja Manajemen Risiko
Audit Manajemen Risiko biasanya dilakukan oleh divisi
internal audit perusahaan
Audit Berbasis Risiko (Risk Based Audit) adalah suatu
proses yang sangat terkait dengan pelaksanaan analisis risiko
Suatu Metode Risk Asssessment yang di untuk mencapai konsensus
pendapat yang diminta dari para ahli dalam bidang topik tertentu, disebut
dengan Metode :
Expert
Delphi
Fish bone diagram
Cause & effect diagram
