wayground logo

Free Printable Worksheets

Font size

S
M
L
XL
Worksheets

Latihan Soal Kelas XII-2 ( Ganjil )

Total questions: 40

Worksheet time: 35mins

Name
Class
Date
1.
Lahirnya Republik Indonesia tidak bisa dilepaskan dari kondisi politik global pada waktu itu. Perang Dunia II yang berlangsung dari 1939 hingga 1945 membawa perubahan besar dalam tatanan dan struktur politik dunia. Jepang, yang terlibat dalam Perang Dunia II, menduduki Indonesia pada tahun 1942. Pendudukan Jepang menyebabkan hilangnya kekuasaan kolonial Belanda di Nusantara dan membuka jalan bagi gerakan kemerdekaan Indonesia. Pada akhir Perang Dunia II, ketika Jepang menyerah kepada Sekutu pada Agustus 1945, momentum ini dimanfaatkan oleh para pemimpin Indonesia untuk memproklamasikan kemerdekaan pada 17 Agustus 1945. Perubahan tatanan dan struktur politik dunia akibat Perang Dunia II berperan penting dalam proses kemerdekaan Indonesia. Bagaimana peristiwa global ini secara langsung mempengaruhi lahirnya Republik Indonesia?
a)
Belanda memberikan kemerdekaan kepada Indonesia setelah Perang Dunia II.
b)
Jepang memberikan kesempatan kepada Indonesia untuk memproklamasikan kemerdekaannya.
c)
Penyerahan Jepang kepada Sekutu menciptakan kekosongan kekuasaan yang dimanfaatkan oleh Indonesia.
d)
Perang Dunia II menyebabkan Indonesia diserang oleh Sekutu, yang akhirnya memberikan kemerdekaan.
e)
Negara-negara Sekutu secara langsung mendukung kemerdekaan Indonesia setelah kekalahan Jepang.
2.
Perang Palagan Ambarawa merupakan salah satu pertempuran besar pada masa awal revolusi kemerdekaan Indonesia, yang berlangsung dari 20 November hingga 15 Desember 1945. Pertempuran ini terjadi antara pasukan Indonesia dan tentara Sekutu yang berusaha menguasai wilayah Ambarawa. Jenderal Soedirman memimpin pasukan Indonesia untuk melakukan serangan taktis, hingga akhirnya berhasil memukul mundur pasukan Sekutu. Perang ini berakhir dengan kemenangan di pihak Indonesia dan menjadi simbol keberhasilan taktik perang gerilya yang dijalankan oleh Tentara Keamanan Rakyat (TKR). Lihat gambar pertempuran Palagan Ambarawa berikut. Berdasarkan gambar dan informasi yang telah diberikan, strategi taktis apa yang diterapkan oleh Jenderal Soedirman dalam pertempuran Palagan Ambarawa yang menjadi kunci kemenangan pasukan Indonesia?
a)
Menggunakan strategi bertahan di titik-titik kunci
b)
Menyerang markas utama musuh secara langsung
c)
Melakukan serangan gerilya dari berbagai arah
d)
Meminta bantuan pasukan luar negeri untuk menekan Sekutu
e)
Menggunakan pertempuran frontal dalam skala besar di satu titik
3.
Konferensi Asia-Afrika (KAA) tahun 1955 di Bandung menghasilkan "Semangat Bandung" yang menjadi simbol perjuangan untuk kemerdekaan, solidaritas, dan anti-kolonialisme. Semangat ini mendorong gerakan anti-imperialisme di berbagai negara dan mengilhami terbentuknya Konferensi Mahasiswa Asia Afrika sebagai lanjutan perjuangan dan solidaritas antarbangsa di kawasan Asia dan Afrika. Dalam konteks Perang Dingin, Indonesia berperan sebagai negara yang menginisiasi perdamaian dan anti-kolonialisme melalui Semangat Bandung ini. Apa dampak utama dari "Semangat Bandung" yang lahir dalam Konferensi Asia-Afrika pada tahun 1955?
a)
Membentuk hubungan diplomatik yang erat antara negara-negara Barat dan negara-negara Asia-Afrika.
b)
Memperkuat pengaruh blok Barat di kawasan Asia-Afrika.
c)
Menginspirasi gerakan kemerdekaan dan anti-kolonialisme di negara-negara Asia dan Afrika.
d)
Mendorong pembentukan NATO di kawasan Asia-Afrika.
e)
Memicu Perang Dingin di Asia dan Afrika.
4.
Perundingan Linggarjati merupakan upaya diplomasi penting yang dilakukan oleh Indonesia dalam mempertahankan kemerdekaannya. Perundingan ini berlangsung pada 10 November 1946 di Linggarjati, Jawa Barat, antara Indonesia dan Belanda, dengan mediasi Inggris. Melalui Perundingan Linggarjati, Belanda akhirnya mengakui secara de facto wilayah Republik Indonesia, yang meliputi Jawa, Sumatra, dan Madura. Meskipun hasil perundingan ini menjadi langkah awal bagi pengakuan kedaulatan Indonesia, beberapa poin dalam perjanjian tersebut menimbulkan ketegangan dan penolakan dari pihak-pihak tertentu di Indonesia. Apa hasil utama dari Perundingan Linggarjati bagi Indonesia?
a)
Pengakuan kedaulatan penuh Indonesia oleh Belanda.
b)
Pembentukan pemerintahan bersama antara Indonesia dan Belanda.
c)
Pengakuan de facto wilayah Republik Indonesia yang meliputi Jawa, Sumatra, dan Madura.
d)
Persetujuan gencatan senjata di seluruh wilayah Indonesia.
e)
Pengakuan Indonesia sebagai negara federal di bawah Kerajaan Belanda.
5.
Pada tahun 1950-an, ketidakseimbangan relasi antara pemerintah pusat dan daerah menimbulkan ketegangan yang serius di Indonesia. Ketidakpuasan terhadap kebijakan pusat, terutama dalam hal alokasi sumber daya dan keputusan politik, memicu pemberontakan di beberapa wilayah. Di Sumatera Barat dan Sulawesi Utara, muncul gerakan PRRI (Pemerintahan Revolusioner Republik Indonesia) dan Permesta (Perjuangan Rakyat Semesta) yang menuntut desentralisasi dan perimbangan kekuasaan. Pemerintah pusat melihat gerakan ini sebagai ancaman terhadap persatuan bangsa, sehingga terjadi konflik antara pusat dan daerah yang memperburuk stabilitas nasional dan menciptakan potensi disintegrasi di masa-masa awal kemerdekaan. Apa yang menjadi salah satu faktor utama pemicu munculnya gerakan PRRI/Permesta di Indonesia pada tahun 1950-an?
a)
Kurangnya dukungan dari masyarakat lokal terhadap pemerintah pusat
b)
Keinginan daerah untuk memperjuangkan syariat Islam
c)
Dukungan negara asing dalam mendirikan negara sendiri
d)
Pengaruh ideologi komunis yang kuat di daerah-daerah tersebut
e)
Ketidakpuasan terhadap alokasi sumber daya dan keputusan politik oleh pemerintah pusat
6.
Peristiwa 30 September 1965 atau yang dikenal dengan G30S/PKI adalah salah satu babak kelam dalam sejarah Indonesia yang masih memunculkan kontroversi. Kejadian tersebut melibatkan penculikan dan pembunuhan sejumlah perwira tinggi militer, yang kemudian menimbulkan berbagai spekulasi dan teori mengenai aktor-aktor di balik peristiwa tersebut. Narasi resmi menyatakan bahwa Partai Komunis Indonesia (PKI) sebagai dalang utama, namun banyak ahli sejarah yang mempertanyakan kebenaran narasi ini dan mengajukan interpretasi lain yang lebih kompleks. Kontroversi ini telah mempengaruhi pemahaman masyarakat mengenai peristiwa G30S/PKI dan menjadi topik yang tabu serta sensitif untuk dibahas hingga kini. Berdasarkan informasi di atas, yang merupakan salah satu alasan utama mengapa peristiwa G30S/PKI masih menimbulkan kontroversi di Indonesia adalah...
a)
Beragamnya interpretasi sejarah mengenai dalang di balik peristiwa tersebut
b)
Terbatasnya jumlah bukti yang berkaitan dengan peristiwa G30S/PKI
c)
Kurangnya perhatian masyarakat terhadap peristiwa tersebut
d)
Penerimaan masyarakat terhadap Partai Komunis Indonesia sebagai dalang tunggal
e)
Minimnya sumber-sumber sejarah yang mencatat peristiwa tersebut
7.
Pada era Orde Baru, ekonomi menjadi fokus utama dalam upaya pembangunan masyarakat. Pemerintah menerapkan berbagai kebijakan ekonomi yang bertujuan untuk menciptakan stabilitas dan pertumbuhan. Pembangunan infrastruktur, pengembangan sektor industri, dan peningkatan investasi asing menjadi prioritas dalam strategi pembangunan. Meskipun terjadi pertumbuhan ekonomi yang signifikan, kebijakan ini juga menciptakan ketimpangan sosial dan masalah lingkungan yang berkepanjangan. Keberhasilan ekonomi sering kali diimbangi dengan pengabaian terhadap hak-hak sipil dan kebebasan politik masyarakat. Berdasarkan informasi di atas, manakah pernyataan yang paling tepat mengenai kebijakan ekonomi pada masa Orde Baru?
a)
Kebijakan ekonomi Orde Baru sepenuhnya berhasil tanpa adanya masalah sosial.
b)
Pembangunan infrastruktur bukan menjadi salah satu prioritas utama dalam kebijakan ekonomi.
c)
Kebijakan ekonomi Orde Baru tidak pernah menarik investasi asing.
d)
Pertumbuhan ekonomi tidak disertai dengan permasalahan sosial yang signifikan.
e)
Kebijakan ini menciptakan ketimpangan sosial meskipun ada pertumbuhan ekonomi.
8.
Pergolakan di awal Revolusi Kemerdekaan Indonesia dipicu oleh berbagai faktor, termasuk pernyataan kemerdekaan yang diluncurkan pada 17 Agustus 1945 dan berbagai reaksi dari pihak kolonial. Sejak proklamasi, terjadi serangkaian konflik bersenjata dan diplomasi antara pasukan Indonesia dan Belanda. Salah satu momen penting adalah peristiwa Serangan Umum 1 Maret 1949 yang menunjukkan semangat juang rakyat Indonesia. Dalam konteks ini, peran masyarakat, organisasi politik, dan kekuatan militer sangat menentukan arah perjuangan untuk mempertahankan kemerdekaan. Berdasarkan paragraf di atas, faktor manakah yang paling signifikan dalam memicu pergolakan di awal Revolusi Kemerdekaan Indonesia?
a)
Kebangkitan nasionalisme di Eropa
b)
Proklamasi Kemerdekaan pada 17 Agustus 1945
c)
Pengaruh organisasi sosial di Indonesia
d)
Keterlibatan negara-negara besar dalam Perang Dunia II
e)
Pembentukan pemerintahan kolaboratif dengan Belanda
9.
Setelah Proklamasi Kemerdekaan pada 17 Agustus 1945, Indonesia menghadapi tantangan besar untuk mempertahankan kemerdekaannya. Salah satu langkah awal dalam mempertahankan kemerdekaan adalah perebutan senjata dari tentara Jepang yang telah menyerah kepada Sekutu. Para pemuda dan laskar rakyat berupaya merebut senjata sebagai alat pertahanan dan simbol kekuasaan. Selain itu, upaya pengambilalihan kekuasaan dari tangan Jepang juga menjadi langkah penting untuk menegaskan kemerdekaan Indonesia secara de facto. Namun, perjuangan ini tidak mudah karena Jepang masih memegang kendali di beberapa wilayah strategis, dan Sekutu berniat mengembalikan kekuasaan Belanda di Indonesia. Faktor-faktor apa saja yang mempengaruhi suksesnya perebutan senjata dan pengambilalihan kekuasaan dari Jepang oleh pemuda Indonesia setelah proklamasi kemerdekaan?
a)
Kehadiran Sekutu yang mendukung perjuangan Indonesia.
b)
Semangat juang pemuda Indonesia yang tinggi setelah proklamasi.
c)
Lemahnya pertahanan militer Jepang setelah menyerah kepada Sekutu.
d)
Dukungan dari negara-negara tetangga seperti India dan Tiongkok.
e)
Upaya negosiasi damai dengan tentara Jepang yang menyerah.
10.
Perjuangan diplomasi dan gerilya merupakan dua strategi penting yang digunakan oleh Indonesia dalam mempertahankan kemerdekaannya setelah proklamasi. Di satu sisi, diplomasi dilakukan melalui upaya negosiasi dengan pihak internasional, termasuk melalui perwakilan Indonesia di PBB. Di sisi lain, gerilya menjadi strategi efektif yang diterapkan oleh pejuang di daerah-daerah yang dikuasai oleh Belanda. Melalui serangan mendadak dan tak terduga, para pejuang berusaha untuk melemahkan kekuatan kolonial. Keduanya saling melengkapi dan memainkan peran krusial dalam mencapai pengakuan internasional terhadap kedaulatan Indonesia. Berdasarkan paragraf di atas, strategi apa saja yang diimplementasikan oleh Indonesia dalam perjuangan mempertahankan kemerdekaan?
a)
Negosiasi dengan negara-negara besar
b)
Serangan langsung ke pusat pemerintahan Belanda
c)
Perjuangan diplomasi di PBB
d)
Penggunaan taktik gerilya di daerah pedesaan
e)
Pembentukan aliansi dengan negara-negara Asia Tenggara
11.
Setelah pengakuan kedaulatan Indonesia oleh Belanda pada 27 Desember 1949, Indonesia berbentuk Republik Indonesia Serikat (RIS), yang terdiri atas berbagai negara bagian dengan sistem federal. Namun, sistem federal ini menimbulkan ketegangan dan dianggap bertentangan dengan cita-cita persatuan bangsa Indonesia. Akhirnya, melalui berbagai proses politik dan dukungan rakyat, RIS resmi dibubarkan pada 17 Agustus 1950, dan Indonesia kembali menjadi Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Perubahan ini mempertegas keinginan bangsa Indonesia untuk bersatu dalam satu negara kesatuan. Manakah pernyataan berikut yang benar mengenai perubahan dari RIS menuju NKRI? (Pilih lebih dari satu jawaban yang benar)
a)
Indonesia berbentuk RIS setelah pengakuan kedaulatan oleh Belanda pada 27 Desember 1949.
b)
Sistem federal pada masa RIS didukung sepenuhnya oleh seluruh rakyat Indonesia.
c)
RIS dibubarkan pada 17 Agustus 1950 melalui keputusan politik.
d)
Bentuk negara kesatuan NKRI dianggap bertentangan dengan cita-cita persatuan bangsa Indonesia.
e)
Perubahan dari RIS menjadi NKRI mempertegas persatuan bangsa Indonesia dalam satu negara.
12.
Pertempuran Surabaya pada 10 November 1945 merupakan salah satu peristiwa heroik dalam sejarah perjuangan bangsa Indonesia. Pertempuran ini diawali oleh kedatangan pasukan Sekutu yang diboncengi NICA (Belanda) ke Surabaya, yang berusaha kembali menguasai wilayah tersebut pasca-kemerdekaan Indonesia. Arek-arek Surabaya bersama Tentara Keamanan Rakyat (TKR) melawan dengan gigih, mempertahankan kota Surabaya dari serangan tentara Sekutu yang bersenjata lengkap. Meskipun kalah dalam persenjataan, semangat patriotisme dan persatuan berhasil memperlambat laju pasukan Sekutu. Peristiwa ini kemudian diperingati sebagai Hari Pahlawan untuk menghormati jasa para pejuang yang gugur. Perhatikan infografis Pertempuran Surabaya berikut. Berdasarkan infografis dan bacaan di atas, pilihlah pernyataan yang benar mengenai faktor yang mendukung perjuangan rakyat Surabaya dalam menghadapi pasukan Sekutu:
a)
Semangat nasionalisme yang tinggi dari rakyat Surabaya
b)
Bantuan persenjataan yang setara dari negara sekutu
c)
Strategi taktik bertahan di kota dan gerilya
d)
Kerja sama antara pasukan TKR dan masyarakat sipil
e)
Dukungan penuh dari negara-negara tetangga dalam bentuk logistik
13.
Pada masa kemerdekaan, gerakan perempuan di Indonesia berkembang pesat dan menjadi bagian penting dalam pembentukan identitas nasional baru. Gerakan ini tidak hanya memperjuangkan hak-hak perempuan, tetapi juga ikut serta dalam memperkokoh persatuan bangsa. Kongres Perempuan Indonesia yang pertama pada tahun 1928 menjadi titik awal bagi kesadaran perempuan untuk berperan aktif dalam berbagai bidang seperti politik, pendidikan, dan sosial. Dengan semangat yang sama, organisasi-organisasi perempuan di seluruh nusantara terus mendorong perubahan, memperjuangkan hak-hak perempuan, serta menginspirasi terbentuknya kekuatan identitas nasional baru di Indonesia. Pilihlah pernyataan yang benar terkait kontribusi gerakan perempuan terhadap identitas nasional baru:
a)
Kongres Perempuan Indonesia tahun 1928 hanya berfokus pada hak-hak politik perempuan.
b)
Gerakan perempuan turut andil dalam memperkokoh persatuan bangsa Indonesia.
c)
Identitas nasional baru di Indonesia didorong oleh kesadaran perempuan untuk berperan aktif di berbagai bidang.
d)
Perjuangan organisasi perempuan hanya terpusat di Pulau Jawa tanpa dukungan dari daerah lain.
e)
Gerakan perempuan berperan penting dalam memperjuangkan hak-hak dasar seperti pendidikan dan sosial.
14.
Pada masa pemerintahan Sukarno, Indonesia menampilkan identitas kebangsaan di pentas internasional melalui kegiatan olahraga. Pada tahun 1962, Indonesia menjadi tuan rumah Asian Games ke-4 di Jakarta, yang menjadi simbol kebangkitan nasional dan kebanggaan bangsa. Tak lama setelahnya, Sukarno menyelenggarakan GANEFO (Games of the New Emerging Forces) pada tahun 1963 sebagai bentuk protes terhadap politisasi olahraga di Olimpiade, terutama setelah beberapa negara Asia dan Afrika dilarang berpartisipasi. GANEFO dihadirkan sebagai wadah solidaritas negara-negara berkembang yang menentang dominasi negara-negara barat dalam olahraga internasional. Kedua ajang ini tidak hanya memperkuat identitas bangsa, tetapi juga memperkuat peran Indonesia dalam gerakan negara-negara Non-Blok. Pilihlah beberapa jawaban yang benar mengenai pengaruh penyelenggaraan Asian Games ke-4 dan GANEFO pada masa pemerintahan Sukarno.
a)
Asian Games ke-4 memperkuat identitas nasional dan kebanggaan bangsa Indonesia.
b)
GANEFO diadakan sebagai bentuk solidaritas negara-negara maju terhadap negara berkembang.
c)
Penyelenggaraan Asian Games ke-4 meningkatkan hubungan internasional Indonesia dengan negara-negara Asia lainnya.
d)
GANEFO diadakan untuk menunjukkan perlawanan terhadap dominasi negara-negara barat dalam olahraga internasional.
e)
Asian Games ke-4 dan GANEFO berdampak negatif pada hubungan Indonesia dengan gerakan Non-Blok.
15.
Pada masa transisi menuju Orde Baru, kondisi politik dan ekonomi Indonesia mengalami krisis besar. Di tengah ketidakstabilan tersebut, muncul gerakan dari mahasiswa dan masyarakat yang menuntut perubahan dengan tiga tuntutan utama yang dikenal sebagai Tritura (Tiga Tuntutan Rakyat). Tuntutan tersebut adalah pembubaran PKI beserta ormas-ormasnya, perombakan kabinet Dwikora, dan penurunan harga barang-barang pokok. Aksi ini mencerminkan kekecewaan masyarakat terhadap pemerintah saat itu dan menjadi salah satu titik penting dalam sejarah Indonesia, yang akhirnya mengarah pada perubahan besar dalam pemerintahan dan terbentuknya Orde Baru. Berdasarkan informasi di atas, pilihlah pernyataan yang sesuai dengan Aksi Tritura dalam konteks transisi menuju Orde Baru (pilih lebih dari satu):
a)
Salah satu tuntutan Tritura adalah pembubaran PKI beserta ormas-ormasnya
b)
Aksi Tritura mendesak pemerintah untuk menaikkan harga bahan pokok agar lebih stabil
c)
Tuntutan masyarakat pada masa Tritura berfokus pada reformasi politik dan ekonomi
d)
Salah satu hasil Aksi Tritura adalah pembentukan Kabinet Dwikora
e)
Tritura dilatarbelakangi oleh kekecewaan masyarakat terhadap ketidakstabilan politik dan ekonomi
16.
Pada masa Orde Baru, penegakkan hegemoni negara dilakukan melalui berbagai aspek sosial dan budaya. Pemerintah berusaha mengontrol kebudayaan nasional dengan menonjolkan nilai-nilai Pancasila sebagai ideologi negara. Melalui pendidikan, media massa, dan organisasi sosial, pemerintah mempromosikan narasi yang mendukung kekuasaan politiknya dan mengurangi ruang bagi oposisi. Hasilnya, masyarakat dipaksa untuk mengikuti pola budaya yang ditentukan oleh negara, sementara kebudayaan lokal dan alternatif sering kali diabaikan atau ditekan. Hal ini menimbulkan ketidakpuasan di kalangan segmen-segmen tertentu dalam masyarakat, yang merasa hak-haknya untuk berekspresi dibatasi. Berdasarkan informasi di atas, manakah dari pernyataan berikut yang sesuai dengan penegakkan hegemoni oleh Orde Baru melalui aspek sosial dan budaya?
a)
Pemerintah mendukung keberagaman budaya dan kebebasan berekspresi.
b)
Narasi yang mendukung kekuasaan politik diperkuat melalui pendidikan dan media massa.
c)
Pancasila dijadikan sebagai ideologi yang tidak relevan dalam kebudayaan nasional.
d)
Kebudayaan lokal sering kali ditekan untuk mendukung budaya yang ditentukan oleh negara.
e)
Terdapat ruang yang cukup bagi oposisi dalam media massa untuk menyampaikan pandangan mereka.
17.

Pertempuran Medan Area terjadi pada bulan Oktober 1945 di Sumatra Utara, setelah kedatangan pasukan Sekutu yang didampingi NICA (Netherlands Indies Civil Administration). Insiden ini diawali oleh bentrokan antara pemuda Indonesia dan tentara Sekutu yang memicu perlawanan luas. Konflik semakin membesar ketika pihak Sekutu memasang tanda "Fixed Boundaries Medan Area" untuk membatasi wilayah kekuasaan mereka, yang kemudian memicu perlawanan hebat dari rakyat Medan dan sekitarnya. Apa nama batas wilayah yang dipasang oleh Sekutu di Medan yang memicu perlawanan rakyat? Jawaban dalam bentuk huruf kecil semua

(a)  

18.

Pada masa pemerintahan Sukarno, pemerintah Indonesia berupaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui berbagai kebijakan kesehatan. Salah satu upaya penting yang dilakukan adalah pemberantasan penyakit menular, seperti malaria, yang menjadi ancaman serius bagi kesehatan rakyat. Program ini termasuk dalam kampanye besar DDT (Dichlorodiphenyltrichloroethane) yang bekerja sama dengan Organisasi Kesehatan Dunia (WHO). Meski program ini awalnya membawa hasil positif dalam pengendalian penyakit, masalah pendanaan dan sumber daya menjadi kendala, sehingga pelaksanaannya tidak berlangsung lama. Berdasarkan kebijakan kesehatan pada masa Sukarno, tuliskan nama penyakit utama yang menjadi target program pemberantasan pemerintah dalam kampanye kesehatan nasional. Jawaban dalam bentuk huruf kecil semua

(a)  

19.

Nasionalisme, Agama, dan Komunisme (Nasakom) merupakan konsep yang diperkenalkan oleh Presiden Sukarno untuk menyatukan berbagai kekuatan yang ada di Indonesia. Pada masa itu, Sukarno berusaha menggabungkan elemen-elemen nasionalis, religius, dan komunis dalam satu wadah untuk mencapai tujuan bersama dalam pembangunan bangsa. Meskipun tujuannya adalah untuk menciptakan persatuan dan kesatuan, tetapi konsep ini juga menimbulkan konflik di kalangan kelompok-kelompok yang memiliki ideologi yang berbeda. Ketegangan antara kekuatan nasionalis dan komunis semakin meningkat, yang pada akhirnya mempengaruhi stabilitas politik di Indonesia. Siapa Presiden Indonesia yang memperkenalkan konsep Nasakom? Jawaban dalam bentuk huruf kecil semua

(a)  

20.

Selama masa Revolusi Nasional, seniman dan sastrawan Indonesia berperan penting dalam membangkitkan semangat nasionalisme dan menyebarkan ide kemerdekaan. Karya-karya mereka, seperti puisi, lukisan, dan lagu-lagu perjuangan, tidak hanya menjadi bentuk perlawanan terhadap penjajah, tetapi juga media untuk memperkuat identitas bangsa. Melalui karya seni, seniman menyuarakan aspirasi rakyat dan membangun solidaritas di antara masyarakat untuk memperjuangkan kemerdekaan Indonesia. Sebutkan nama salah satu seniman atau sastrawan yang terkenal karena karyanya dalam mendukung semangat perjuangan selama Revolusi Nasional! Jawaban dalam bentuk huruf kecil semua

(a)  

21.

Puputan Margarana adalah pertempuran heroik yang terjadi pada 20 November 1946 di Bali, dipimpin oleh I Gusti Ngurah Rai melawan pasukan Belanda. Pasukan Indonesia yang tergabung dalam Ciung Wanara mempertahankan wilayah mereka hingga titik darah penghabisan. Dalam pertempuran ini, semangat puputan (bertarung hingga mati) menjadi simbol perjuangan tanpa menyerah melawan penjajahan Belanda. Meskipun gugur, semangat Ngurah Rai dan pasukannya memberikan inspirasi bagi perjuangan kemerdekaan Indonesia. Siapakah pemimpin perlawanan dalam Puputan Margarana? Jawaban dalam bentuk huruf kecil semua

(a)  

22.

Pada masa transisi menuju Orde Baru, Indonesia menghadapi krisis politik yang disebabkan oleh dualisme kepemimpinan nasional antara Presiden Soekarno dan Letnan Jenderal Soeharto. Situasi ini terjadi setelah dikeluarkannya Surat Perintah Sebelas Maret (Supersemar), yang memberikan wewenang kepada Soeharto untuk memulihkan keamanan dan ketertiban. Dualisme ini menimbulkan kebingungan di masyarakat, terutama terkait siapa yang sebenarnya memegang kendali dalam pemerintahan dan arah politik negara. Dalam suasana penuh ketidakpastian ini, ketegangan antara kubu pendukung Soekarno dan Soeharto semakin meningkat. Siapakah tokoh militer yang menerima mandat Supersemar untuk memulihkan keamanan pada masa transisi menuju Orde Baru? Jawaban dalam bentuk huruf kecil semua

(a)  

23.

Masa akhir pemerintahan Orde Baru ditandai dengan berbagai gejolak sosial dan politik yang semakin meningkat. Krisis ekonomi yang melanda Indonesia pada akhir tahun 1990-an, ditambah dengan kritik tajam terhadap kebijakan pemerintahan Soeharto, memicu protes besar-besaran dari masyarakat. Gerakan reformasi yang muncul pada tahun 1998 mendorong lahirnya tuntutan akan perubahan politik yang signifikan. Akibatnya, Soeharto terpaksa mengundurkan diri setelah lebih dari tiga dekade berkuasa, menandai berakhirnya era Orde Baru. Apa nama gerakan yang muncul pada tahun 1998 yang mendorong pengunduran diri Soeharto? Jawaban dalam bentuk huruf kecil semua

(a)  

24.

Setelah pengakuan kedaulatan Indonesia pada tahun 1949, negara Indonesia Serikat (RIS) dibentuk sebagai hasil dari konferensi internasional. Namun, RIS memiliki banyak tantangan, termasuk perbedaan pendapat di kalangan daerah dan ketidakpuasan terhadap pemerintahan pusat. Akibatnya, pada tahun 1950, RIS diubah menjadi Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) untuk memperkuat kesatuan dan keutuhan bangsa. Perubahan ini mencerminkan keinginan rakyat Indonesia untuk memiliki pemerintahan yang lebih stabil dan efektif, serta untuk menjaga persatuan di tengah beragam latar belakang budaya dan politik. Apa nama perubahan negara Indonesia dari RIS menjadi bentuk negara yang lebih stabil pada tahun 1950? Jawaban dalam bentuk huruf kecil semua

(a)  

25.

Revolusi Nasional Indonesia tidak hanya dipimpin oleh tokoh-tokoh politik, tetapi juga melibatkan partisipasi aktif rakyat. Dalam berbagai bentuk aksi, seperti demonstrasi, penggalangan dana, dan mobilisasi massa, rakyat menunjukkan semangat juang yang tinggi untuk meraih kemerdekaan. Berbagai lapisan masyarakat, termasuk pelajar, petani, dan buruh, bersatu padu untuk menentang penjajahan dan memperjuangkan hak-hak mereka. Tanpa dukungan dan keterlibatan masyarakat, perjuangan ini tidak akan mencapai hasil yang signifikan. Peran rakyat menjadi kunci utama dalam meraih kemerdekaan dan membangun identitas bangsa yang merdeka. Siapa yang memiliki peran kunci dalam Revolusi Nasional Indonesia? Jawaban dalam bentuk huruf kecil semua

(a)  

26.

Setelah Proklamasi Kemerdekaan Indonesia, kedatangan Sekutu (Allied Forces) di Indonesia pada bulan September 1945 bertujuan untuk melucuti tentara Jepang dan membebaskan tawanan perang. Namun, kehadiran Sekutu ini disertai oleh Netherlands Indies Civil Administration (NICA), yang ingin mengembalikan kekuasaan kolonial Belanda di Indonesia. Kedatangan NICA memicu perlawanan dari rakyat Indonesia karena dianggap sebagai ancaman bagi kemerdekaan yang baru saja diraih. Situasi ini menyebabkan berbagai bentrokan dan pertempuran di berbagai wilayah, terutama di Surabaya, yang kemudian dikenal sebagai salah satu pertempuran besar di awal revolusi. Jodohkan pernyataan berikut dengan dampak yang terjadi akibat kedatangan Sekutu dan NICA di Indonesia:

a)

Kedatangan Sekutu di Indonesia pada bulan September 1945 bertujuan untuk melucuti tentara Jepang dan membebaskan tawanan perang.

1.

Benar

b)

Kehadiran Netherlands Indies Civil Administration (NICA) di Indonesia bertujuan untuk membantu Indonesia merdeka setelah Proklamasi Kemerdekaan.

2.

Salah

c)

Kedatangan NICA memicu perlawanan dari rakyat Indonesia karena dianggap sebagai ancaman bagi kemerdekaan yang baru saja diraih.

3.

Benar

d)

Perlawanan rakyat Indonesia terhadap NICA menyebabkan bentrokan besar di Surabaya, yang kemudian dikenal sebagai salah satu pertempuran besar di awal revolusi kemerdekaan.

4.

Benar

27.

  Pada masa pemerintahan Sukarno, Indonesia meluncurkan berbagai proyek mercusuar untuk menegaskan posisi negara sebagai pemimpin negara-negara berkembang dan menunjukkan kemajuan bangsa di pentas internasional. Proyek-proyek ini meliputi pembangunan infrastruktur monumental seperti Monumen Nasional (Monas), Gelora Bung Karno, dan Hotel Indonesia. Meski berhasil meningkatkan citra Indonesia di mata dunia, proyek ini juga menguras anggaran negara, sehingga berdampak pada kondisi ekonomi yang memburuk di tahun-tahun berikutnya. Proyek-proyek ini merefleksikan semangat nasionalisme Sukarno sekaligus menimbulkan perdebatan di dalam negeri mengenai prioritas pembangunan nasional.

  Pasangkanlah pernyataan pada kolom kiri dengan proyek mercusuar yang sesuai pada kolom kanan.  

a)

Digunakan sebagai lokasi Asian Games pertama di Jakarta

1.

Gelora Bung Karno

b)

Tempat tinggal para tamu negara

2.

Hotel Indonesia

c)

Simbol kebanggaan nasional Indonesia

3.

Monumen Nasional

d)

Dirancang untuk menjadi pusat perbelanjaan dan rekreasi

4.

Sarinah

e)

Dibangun untuk memperingati kemerdekaan Indonesia

5.

Tugu Proklamasi

28.

Pemilihan umum pertama di Indonesia pada tahun 1955 menjadi momen penting dalam sejarah demokrasi di negara yang baru merdeka ini. Proses pemilihan yang melibatkan banyak partai politik ini tidak hanya bertujuan untuk memilih anggota DPR dan Konstituante, tetapi juga sebagai sarana untuk membangun identitas nasional. Berbagai tantangan dihadapi dalam pelaksanaannya, mulai dari kondisi sosial-politik yang tidak stabil hingga keberagaman budaya dan suku bangsa. Meskipun demikian, pemilu ini berhasil memunculkan harapan baru bagi rakyat Indonesia untuk berpartisipasi dalam pemerintahan dan menentukan arah pembangunan negara.

Berikut adalah pernyataan yang perlu dijodohkan dengan jawaban yang tepat:  

a)

Pemilihan umum pertama di Indonesia pada tahun 1955 bertujuan untuk memilih anggota DPR dan Konstituante.

1.

Benar

b)

Pemilihan umum 1955 di Indonesia hanya bertujuan untuk memilih anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPR).

2.

Salah

c)

Proses pemilihan umum pertama di Indonesia pada tahun 1955 berjalan lancar tanpa tantangan yang berarti.

3.

Salah

d)

Pemilihan umum pertama di Indonesia pada tahun 1955 menjadi momen penting dalam sejarah demokrasi dan memberikan harapan baru bagi rakyat Indonesia untuk berpartisipasi dalam pemerintahan.

4.

Benar

29.

Pada masa Revolusi Nasional, perempuan Indonesia memainkan peran yang signifikan dalam memperjuangkan kemerdekaan, baik melalui pertempuran fisik, penyediaan logistik, maupun diplomasi. Para perempuan terlibat dalam organisasi sosial yang mendukung kemerdekaan dan membantu pasukan dengan mengumpulkan dana, menyediakan makanan, serta menjadi mata-mata. Mereka juga ikut serta dalam pergerakan pendidikan untuk membangun kesadaran nasional di tengah masyarakat, serta memperkuat mental para pejuang di garis depan.

 Jodohkanlah peran berikut dengan bentuk kontribusi yang dilakukan perempuan Indonesia pada masa Revolusi Nasional!  

a)

Perempuan Indonesia pada masa Revolusi Nasional hanya berperan dalam bidang pendidikan untuk membangun kesadaran nasional.

1.

Salah

b)

Perempuan Indonesia membantu pasukan perjuangan dengan cara mengumpulkan dana, menyediakan makanan, serta menjadi mata-mata.

2.

Benar

c)

Peran perempuan pada masa Revolusi Nasional terbatas hanya pada sektor sosial dan tidak melibatkan bidang diplomasi atau pertempuran fisik.

3.

Salah

d)

Perempuan Indonesia turut memperkuat mental para pejuang di garis depan melalui dukungan moral dan material.

4.

Benar

30.

Pertempuran Palembang terjadi pada bulan Januari 1947 di Sumatera Selatan, saat pasukan Belanda melancarkan serangan besar untuk merebut kembali wilayah yang dikuasai oleh Indonesia. Rakyat Palembang bersama laskar perjuangan dan Tentara Keamanan Rakyat (TKR) berusaha mempertahankan kota dari serangan pasukan Belanda. Meski kekuatan militer tidak seimbang, semangat perjuangan dan perlawanan yang gigih berhasil menahan serangan Belanda untuk beberapa waktu sebelum akhirnya kota jatuh ke tangan musuh. Pertempuran ini menjadi simbol perlawanan rakyat Indonesia melawan penjajahan Belanda.

 Jodohkan pernyataan berikut sesuai dengan peristiwa yang terjadi dalam Pertempuran Palembang:  

a)

Pertempuran Palembang terjadi pada bulan Januari 1947, ketika pasukan Belanda melancarkan serangan besar untuk merebut kembali wilayah yang dikuasai oleh Indonesia.

1.

Benar

b)

Pertempuran Palembang berakhir dengan kemenangan bagi pasukan Indonesia dan berhasil mempertahankan kota dari serangan Belanda.

2.

Salah

c)

Rakyat Palembang bersama laskar perjuangan dan Tentara Keamanan Rakyat (TKR) berusaha mempertahankan kota dari serangan pasukan Belanda selama Pertempuran Palembang.

3.

Benar

d)

Kekuatan militer Belanda lebih besar dan berhasil mengalahkan perlawanan rakyat Palembang dalam waktu yang singkat.

4.

Salah

31.

  Pada 11 Maret 1966, di tengah krisis politik yang melanda Indonesia, Presiden Soekarno menandatangani Surat Perintah Sebelas Maret (Supersemar) yang memberikan mandat kepada Letnan Jenderal Soeharto untuk mengambil langkah-langkah yang dianggap perlu guna mengamankan situasi negara. Supersemar menjadi salah satu titik penting dalam sejarah Indonesia karena mengarah pada transisi kekuasaan dari Soekarno ke Soeharto. Surat ini memberikan legitimasi kepada Soeharto untuk mengambil alih kendali terhadap masalah keamanan dan politik, termasuk langkah-langkah pemberantasan terhadap Partai Komunis Indonesia (PKI) beserta simpatisannya.

Pasangkan pernyataan di Kolom A yang sesuai dengan informasi di Kolom B terkait dengan Supersemar.   

a)

Surat Perintah Sebelas Maret (Supersemar) ditandatangani oleh Presiden Soekarno pada 11 Maret 1966 untuk memberikan mandat kepada Letnan Jenderal Soeharto dalam mengamankan situasi negara.

1.

Benar

b)

Supersemar menjadi titik penting dalam sejarah Indonesia karena mengarah pada peralihan kekuasaan dari Soeharto ke Soekarno.

2.

Salah

c)

Surat Perintah Sebelas Maret memberikan legitimasi kepada Soeharto untuk mengambil alih kendali masalah keamanan dan politik di Indonesia.

3.

Benar

d)

Supersemar mengarah pada pemberantasan Partai Komunis Indonesia (PKI) dan simpatisannya, yang menjadi salah satu langkah yang diambil Soeharto setelah memperoleh mandat.

4.

Benar

32.

  Pada masa pemerintahan Soeharto, berbagai kebijakan ekonomi dan politik diterapkan untuk menstabilkan negara dan memacu pertumbuhan. Namun, banyak kebijakan tersebut memicu respons dan resistensi dari berbagai elemen masyarakat. Beberapa kalangan menganggap bahwa kebijakan ekonomi yang pro-pembangunan sering kali mengabaikan kesejahteraan rakyat, sementara kebijakan politik yang represif membatasi kebebasan berpendapat. Resistensi ini muncul dalam berbagai bentuk, termasuk protes publik, gerakan mahasiswa, dan kritik dari kalangan akademisi. Dinamika ini menciptakan ketegangan antara pemerintah dan masyarakat, yang berujung pada tuntutan reformasi.

Jodohkan pernyataan di kolom A dengan penjelasan yang tepat di kolom B.   

a)

Pemerintahan Soeharto menerapkan kebijakan ekonomi yang pro-pembangunan, namun kebijakan ini sering kali mengabaikan kesejahteraan rakyat.

1.

Benar

b)

Kebijakan politik Soeharto dikenal dengan kebijakan yang demokratis dan mendukung kebebasan berpendapat.

2.

Salah

c)

Resistensi terhadap kebijakan Soeharto muncul dalam bentuk protes publik, gerakan mahasiswa, dan kritik dari kalangan akademisi.

3.

Benar

d)

Dinamika ketegangan antara pemerintah Soeharto dan masyarakat tidak berujung pada tuntutan reformasi.

4.

Salah

33.

Peristiwa Bandung Lautan Api terjadi pada tanggal 23 Maret 1946. Ketika Sekutu yang dibantu oleh pasukan NICA memasuki kota Bandung, para pejuang Indonesia memilih untuk tidak menyerah dan melakukan perlawanan. Agar tidak dimanfaatkan oleh pihak musuh, para pejuang dan rakyat Bandung membakar kota mereka sendiri. Peristiwa ini menunjukkan semangat pengorbanan yang tinggi demi mempertahankan kemerdekaan Indonesia. Sebagian besar warga Bandung mengungsi ke daerah pegunungan di selatan kota, meninggalkan kota yang hancur oleh kobaran api.  

Pilih dua pernyataan yang benar dan dua pernyataan yang salah terkait peristiwa Bandung Lautan Api.  

a)

Bandung Lautan Api terjadi pada bulan Maret 1946.

1.

Benar

b)

Sekutu memasuki Bandung dengan bantuan pasukan Jepang.

2.

Salah

c)

Warga Bandung membakar kota mereka agar tidak jatuh ke tangan Sekutu.

3.

Benar

d)

Sebagian besar warga Bandung mengungsi ke daerah pegunungan di utara kota.

4.

Salah

34.

  Daarul Islam atau Tentara Islam Indonesia (DI/TII) muncul sebagai respons terhadap ketidakpuasan sebagian masyarakat terhadap pemerintah pusat yang dianggap tidak memperhatikan kepentingan daerah. Pada masa awal kemerdekaan, berbagai daerah di Indonesia merasa diabaikan dan mengalami ketidakadilan, baik dalam distribusi kekuasaan maupun sumber daya. DI/TII berusaha untuk memperjuangkan kedaulatan daerah dan menerapkan syariat Islam di wilayah-wilayah yang mereka kuasai. Namun, gerakan ini juga menimbulkan konflik dengan pemerintah pusat, yang menganggap DI/TII sebagai ancaman terhadap integritas negara. Ketidakseimbangan dalam relasi pusat dan daerah ini menjadi salah satu faktor yang memperburuk stabilitas nasional dan memicu ancaman disintegrasi.

  Tentukan apakah pernyataan berikut ini benar atau salah:  

  

a)

DI/TII berjuang untuk menerapkan syariat Islam di wilayah yang mereka kuasai.

1.

Benar

b)

Ketidakseimbangan antara pusat dan daerah tidak mempengaruhi stabilitas nasional

2.

Salah

c)

DI/TII muncul sebagai respons terhadap perhatian pemerintah pusat terhadap daerah.

3.

Benar

d)

DI/TII dianggap sebagai ancaman oleh pemerintah pusat.

4.

Salah

35.

Selama Revolusi Nasional, pelajar dan mahasiswa di Indonesia berperan penting dalam memperjuangkan kemerdekaan. Mereka tidak hanya menjadi garda terdepan dalam aksi-aksi demonstrasi menentang penjajah, tetapi juga berperan aktif dalam bidang propaganda untuk menyebarkan semangat nasionalisme. Melalui organisasi-organisasi seperti Persatuan Pelajar Indonesia (PPI) dan Gerakan Mahasiswa, mereka menggalang kekuatan bersama untuk menyatukan suara kaum muda dalam perjuangan kemerdekaan Indonesia.  

Pilih pernyataan yang benar atau salah berdasarkan paragraf di atas.  

a)

Pelajar dan mahasiswa berperan aktif dalam menyebarkan semangat nasionalisme melalui propaganda.

1.

Benar

b)

Organisasi Persatuan Pelajar Indonesia (PPI) dan Gerakan Mahasiswa hanya berfokus pada kegiatan akademik.

2.

Salah

c)

Demonstrasi yang dilakukan pelajar dan mahasiswa menjadi bagian dari perjuangan melawan penjajah.

3.

Benar

d)

Kaum muda dalam revolusi nasional lebih memilih berdiam diri daripada ikut serta dalam perjuangan.

4.

Salah

36.

  Pertempuran Makassar yang terjadi pada awal revolusi kemerdekaan Indonesia merupakan perjuangan besar melawan kekuatan militer Belanda yang ingin merebut kembali wilayah tersebut. Rakyat Makassar bersama pasukan republik mempertahankan tanah mereka dengan gigih. Perlawanan ini tidak hanya melibatkan pasukan bersenjata tetapi juga warga sipil yang turut membantu pertahanan dan logistik. Meskipun akhirnya Belanda berhasil menduduki Makassar, semangat juang para pejuang tetap membara dan menjadi simbol perlawanan rakyat Indonesia terhadap penjajah.  

a)

Pertempuran Makassar terjadi karena Belanda berusaha merebut kembali kekuasaan di Indonesia.

1.

Benar

b)

Hanya pasukan militer yang terlibat dalam Pertempuran Makassar tanpa dukungan warga sipil.

2.

Salah

c)

Warga Makassar berjuang mempertahankan wilayah mereka dengan semangat juang yang tinggi.

3.

Benar

d)

Pertempuran ini dimenangkan oleh pasukan Indonesia yang berhasil mengusir Belanda dari Makassar.

4.

Salah

37.

Pada masa pemerintahan Sukarno, kebijakan pendidikan nasional difokuskan pada penyediaan pendidikan yang merata bagi seluruh masyarakat. Pemerintah meluncurkan program yang bertujuan memperluas akses pendidikan di daerah terpencil dan mengembangkan sistem pendidikan nasional yang lebih inklusif. Namun, berbagai tantangan seperti keterbatasan anggaran, tenaga pendidik, dan infrastruktur masih menjadi kendala utama dalam pelaksanaan kebijakan ini. Selain itu, konsep nasionalisme dan karakter bangsa diajarkan untuk memperkuat identitas nasional di tengah berbagai kesulitan ekonomi yang dihadapi bangsa saat itu.

Tentukan pernyataan berikut sebagai Benar atau Salah berdasarkan informasi kebijakan pendidikan pada masa Sukarno.  

a)

Pemerintah berfokus untuk memperluas akses pendidikan di daerah terpencil.

1.

Benar

b)

Kebijakan pendidikan masa Sukarno tidak memperhatikan pembangunan karakter bangsa.

2.

Salah

c)

Tantangan utama dalam kebijakan pendidikan termasuk keterbatasan anggaran dan tenaga pendidik.

3.

Benar

d)

Kebijakan pendidikan pada masa Sukarno berhasil mengatasi semua masalah infrastruktur sekolah.

4.

Salah

38.

  Pada masa Orde Baru, pemerintahan berusaha menguatkan stabilitas negara dengan melakukan reposisi poros politik Indonesia, menjauh dari pengaruh Blok Timur dan lebih mendekatkan diri kepada negara-negara Barat. Di sisi lain, pemerintah juga menerapkan kebijakan Politik Tiga Warna Nasional sebagai upaya untuk mengontrol kehidupan politik, ekonomi, dan sosial dalam rangka pembangunan. Namun, kebijakan ini dinilai lemah karena cenderung membatasi kebebasan politik masyarakat dan menimbulkan ketergantungan pada negara-negara besar.

  Pada masa Orde Baru, pemerintahan berusaha menguatkan stabilitas negara dengan melakukan reposisi poros politik Indonesia, menjauh dari pengaruh Blok Timur dan lebih mendekatkan diri kepada negara-negara Barat. Di sisi lain, pemerintah juga menerapkan kebijakan Politik Tiga Warna Nasional sebagai upaya untuk mengontrol kehidupan politik, ekonomi, dan sosial dalam rangka pembangunan. Namun, kebijakan ini dinilai lemah karena cenderung membatasi kebebasan politik masyarakat dan menimbulkan ketergantungan pada negara-negara besar.

Berikut ini pernyataan mengenai kebijakan Orde Baru. Tentukan pernyataan yang benar atau salah.   

a)

Pemerintah Orde Baru menjadikan negara-negara Barat sebagai poros politik baru untuk memperkuat stabilitas ekonomi dan politik Indonesia.

1.

Benar

b)

Politik Tiga Warna Nasional bertujuan meningkatkan partisipasi politik rakyat secara bebas dan terbuka.

2.

Salah

c)

Kebijakan Orde Baru berhasil menghapus ketergantungan Indonesia pada negara-negara besar dalam bidang ekonomi.

3.

Salah

d)

Penguatan negara melalui reposisi politik Orde Baru menyebabkan keterbatasan kebebasan politik bagi masyarakat.

4.

Benar

39.

    Pembentukan Negara dan Pemerintahan Republik Indonesia adalah proses yang penuh tantangan, dimulai dengan Proklamasi Kemerdekaan pada 17 Agustus 1945. Setelah proklamasi, pemerintah Republik Indonesia berusaha membangun struktur pemerintahan yang kuat meskipun dalam situasi yang tidak stabil akibat penjajahan kembali oleh Belanda. Pembentukan Undang-Undang Dasar 1945 menjadi langkah penting dalam mendefinisikan dasar negara dan sistem pemerintahan. Dalam konteks ini, peran para tokoh sejarah sangat krusial dalam merumuskan cita-cita bangsa dan mempertahankan kemerdekaan.

Tentukan apakah pernyataan berikut ini benar atau salah:   

a)

Proklamasi Kemerdekaan Indonesia terjadi pada 17 Agustus 1945.

1.

Benar

b)

Pembentukan UUD 1945 dilakukan tanpa perdebatan di kalangan tokoh nasional.

2.

Salah

c)

Pemerintah Republik Indonesia terbentuk meskipun dihadapkan pada penjajahan kembali oleh Belanda.

3.

Benar

d)

Para tokoh sejarah tidak memiliki peran penting dalam pembentukan negara.

4.

Salah

40.

   Pada era Perang Dingin, Indonesia berada dalam posisi yang strategis antara dua kekuatan besar, yaitu Amerika Serikat dan Uni Soviet. Kebijakan luar negeri Indonesia saat itu diwarnai oleh sikap non-blok yang diusung oleh Presiden Soekarno. Indonesia berupaya menjalin hubungan baik dengan kedua belah pihak, sambil tetap berfokus pada pembangunan nasional dan kemerdekaan negara-negara yang terjajah. Namun, tidak sedikit tantangan yang dihadapi, termasuk ancaman dari dalam negeri seperti konflik ideologi antara golongan komunis dan nasionalis. Dalam konteks ini, peran Indonesia dalam pergerakan anti-imperialisme menjadi semakin penting.

Tentukan apakah pernyataan berikut benar atau salah:   

a)

Indonesia memilih untuk berpihak pada Uni Soviet selama Perang Dingin

1.

Benar

b)

Kebijakan luar negeri Indonesia pada masa itu adalah non-blok

2.

Salah

c)

Kebijakan luar negeri Indonesia pada masa itu ikut blok barat

3.

Salah