WorksheetsREGULASI TERKAIT DENGAN UPAYA KESEHATAN PELAYANAN KES DAN FASKES
Total questions: 25
Worksheet time: 13mins
Dalam UU No. 36 Tahun 2009 tentang Kesehatan, terdapat pengaturan tentang upaya kesehatan yang meliputi promotif, preventif, kuratif, dan rehabilitatif. Apa yang dimaksud dengan upaya kesehatan promotif?
a. Penanganan penyakit melalui pembedahan
b. Upaya mengurangi risiko penyakit melalui vaksinasi
c. Pemberian edukasi kepada masyarakat untuk meningkatkan kesehatan
d. Rehabilitasi pasca penyakit kronis
e. Penyediaan obat untuk pengobatan
A
B
C
D
E
Sebuah puskesmas di wilayah terpencil memberikan penyuluhan tentang pentingnya pola makan sehat untuk mencegah stunting. Penyuluhan ini merupakan salah satu bentuk dari pelayanan kesehatan promotif. Mengapa pelayanan promotif penting dalam upaya kesehatan masyarakat?
a. Untuk mengurangi jumlah kunjungan ke rumah sakit
b. Untuk menghindari biaya tinggi akibat penyakit
c. Untuk meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pola hidup sehat
d. Untuk mengurangi beban kerja tenaga medis di puskesmas
e. Untuk meningkatkan ketersediaan fasilitas kesehatan
A
B
C
D
E
Seorang petugas kesehatan ingin menerapkan pelayanan preventif di masyarakat pedesaan. Ia memutuskan untuk mengadakan program vaksinasi campak. Berdasarkan regulasi terkait, tindakan ini termasuk dalam jenis pelayanan kesehatan apa?
a. Kuratif
b. Rehabilitatif
c. Promotif
d. Preventif
e. Surveilans
A
B
C
D
E
Sebuah rumah sakit mengalami peningkatan jumlah pasien yang membutuhkan rawat inap. Namun, kapasitas ruangan rumah sakit tersebut terbatas. Manajemen rumah sakit memutuskan untuk mengutamakan pasien dengan kondisi kritis. Apa langkah yang seharusnya diambil rumah sakit sesuai regulasi fasilitas kesehatan untuk mengatasi masalah ini?
a. Menambah fasilitas ruangan secara langsung
b. Merujuk pasien ke fasilitas kesehatan lain yang sesuai
c. Memberikan edukasi kepada masyarakat agar tidak mengunjungi rumah sakit
d. Membatasi waktu kunjungan pasien
e. Mengalihkan pasien ke puskesmas
A
B
C
D
E
Pemerintah daerah merencanakan pembangunan rumah sakit di wilayah yang tingkat kemiskinannya tinggi dan akses kesehatan minim. Namun, terdapat tantangan berupa keterbatasan anggaran. Bagaimana pemerintah daerah dapat memastikan fasilitas kesehatan dapat tetap dibangun dengan mempertimbangkan keterbatasan anggaran?
a. Mengurangi spesifikasi rumah sakit agar biaya lebih rendah
b. Mengajukan kerja sama dengan pihak swasta melalui skema Public-Private Partnership (PPP)
c. Menunda pembangunan hingga anggaran mencukupi
d. Mengalihkannya menjadi puskesmas saja
e. Memanfaatkan dana desa untuk pembangunan
A
B
C
D
E
Anda adalah kepala dinas kesehatan yang diminta untuk menyusun program layanan kesehatan di sebuah daerah terpencil. Daerah ini memiliki tingkat kematian ibu dan anak yang tinggi serta akses terbatas ke fasilitas kesehatan. Program apa yang dapat Anda buat untuk menjawab permasalahan tersebut?
a. Program edukasi kesehatan masyarakat melalui media sosial
b. Penyediaan ambulans dan fasilitas kesehatan bergerak untuk menjangkau daerah terpencil
c. Penyuluhan rutin di balai desa tentang gizi dan kesehatan ibu hamil
d. Pengadaan tenaga medis baru di puskesmas terdekat
e. Pembukaan apotek murah di wilayah tersebut
A
B
C
D
E
Dalam UU No. 36 Tahun 2009 tentang Kesehatan, upaya kesehatan meliputi promotif, preventif, kuratif, dan rehabilitatif. Apa yang dimaksud dengan upaya kesehatan promotif?
a. Penanganan penyakit melalui pembedahan
b. Upaya mengurangi risiko penyakit melalui vaksinasi
c. Pemberian edukasi kepada masyarakat untuk meningkatkan kesehatan
d. Rehabilitasi pasca penyakit kronis
e. Penyediaan obat untuk pengobatan
A
B
C
D
E
Salah satu fokus pelayanan kesehatan di fasilitas kesehatan primer adalah pelayanan promotif. Apa tujuan utama dari pelayanan promotif?
a. Mengurangi jumlah pasien di rumah sakit
b. Menyembuhkan pasien dengan kondisi akut
c. Meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap perilaku hidup sehat
d. Mengurangi biaya operasional fasilitas kesehatan
e. Memberikan pelayanan kesehatan hanya kepada kelompok rentan
A
B
C
D
E
Dalam pengelolaan fasilitas kesehatan, rumah sakit diwajibkan memberikan pelayanan sesuai kapasitas yang dimiliki. Apa langkah yang sesuai regulasi jika kapasitas rumah sakit penuh?
a. Membatasi jumlah pasien yang masuk ke IGD
b. Merujuk pasien ke fasilitas kesehatan lain yang memiliki kapasitas
c. Membangun ruang tambahan tanpa perencanaan anggaran
d. Menunda pelayanan kepada pasien dengan kondisi non-kritis
e. Menurunkan kualitas layanan untuk pasien baru
A
B
C
D
E
Puskesmas sebagai fasilitas kesehatan tingkat pertama memiliki peran penting dalam sistem kesehatan nasional. Apa peran utama puskesmas dalam pelayanan kesehatan masyarakat?
a. Memberikan pelayanan kuratif tingkat lanjut
b. Menyediakan fasilitas rawat inap setara rumah sakit
c. Menjalankan program promotif dan preventif untuk masyarakat setempat
d. Mengelola sistem rujukan pasien dari daerah lain
e. Memberikan layanan khusus bagi pasien penyakit kronis
A
B
C
D
E
Apa yang dimaksud dengan pelayanan kesehatan kuratif?
a. Pelayanan yang bertujuan mencegah terjadinya penyakit
b. Pelayanan yang bertujuan menyembuhkan pasien dari penyakit atau gangguan kesehatan
c. Pelayanan yang fokus pada rehabilitasi pasca penyakit kronis
d. Pelayanan yang bertujuan meningkatkan kesejahteraan masyarakat
e. Pelayanan yang diberikan untuk kelompok rentan saja
A
B
C
D
E
Salah satu tujuan penyediaan fasilitas kesehatan bergerak adalah untuk mengatasi keterbatasan akses masyarakat terhadap layanan kesehatan. Dalam situasi seperti ini, fasilitas kesehatan bergerak lebih fokus pada upaya:
a. Promotif dan preventif
b. Kuratif dan rehabilitatif
c. Rehabilitatif dan preventif
d. Promotif dan kuratif
e. Preventif dan kuratif
A
B
C
D
E
Regulasi yang mengatur tentang standar pelayanan minimum di fasilitas kesehatan tertuang dalam:
a. UU No. 36 Tahun 2009 tentang Kesehatan
b. PP No. 47 Tahun 2016 tentang Fasilitas Kesehatan
c. Permenkes No. 75 Tahun 2014 tentang Puskesmas
d. Kepmenkes No. 129 Tahun 2008 tentang Standar Pelayanan Minimum Rumah Sakit
e. UU No. 44 Tahun 2009 tentang Rumah Sakit
A
B
C
D
E
Bagaimana pemerintah dapat memastikan pemerataan pelayanan kesehatan di daerah terpencil?
a. Menyediakan tenaga kesehatan sukarela tanpa kompensasi tambahan
b. Mengalokasikan anggaran khusus untuk fasilitas kesehatan di daerah terpencil
c. Mengutamakan pembangunan fasilitas kesehatan di kota besar
d. Menunda pembangunan hingga jumlah penduduk meningkat
e. Mengurangi anggaran untuk fasilitas kesehatan di daerah padat penduduk
A
B
C
D
E
Apa tujuan utama dari rehabilitasi sebagai salah satu jenis pelayanan kesehatan?
a. Memastikan pasien tidak perlu lagi berobat ke fasilitas kesehatan
b. Mengembalikan kemampuan fisik, mental, dan sosial pasien setelah mengalami gangguan kesehatan
c. Menurunkan tingkat kematian akibat penyakit menular
d. Memberikan pengobatan jangka panjang untuk penyakit kronis
e. Memberikan edukasi kepada pasien untuk mencegah penyakit
A
B
C
D
E
Sebuah puskesmas di daerah terpencil mengadakan kegiatan penyuluhan kesehatan tentang pentingnya menjaga pola makan sehat dan rutin berolahraga. Kegiatan ini merupakan contoh upaya kesehatan:
a. Kuratif
b. Rehabilitatif
c. Promotif
d. Preventif
e. Intensif
A
B
C
D
E
Seorang anak diberikan vaksinasi polio di posyandu untuk mencegah risiko penyakit di masa depan. Tindakan ini termasuk dalam upaya kesehatan:
a. Kuratif
b. Rehabilitatif
c. Promotif
d. Preventif
e. Intensif
A
B
C
D
E
Seorang pasien dengan cedera akibat kecelakaan lalu lintas menjalani fisioterapi untuk memulihkan fungsi anggota tubuhnya. Ini adalah contoh upaya kesehatan:
a. Kuratif
b. Rehabilitatif
c. Promotif
d. Preventif
e. Intensif
A
B
C
D
E
Rumah sakit mengadakan program operasi gratis bagi pasien dengan penyakit kronis yang membutuhkan intervensi segera. Kegiatan ini termasuk dalam upaya kesehatan:
a. Kuratif
b. Rehabilitatif
c. Promotif
d. Preventif
e. Intensif
A
B
C
D
E
Seorang guru mengajarkan anak-anak sekolah dasar tentang cara mencuci tangan yang benar untuk mengurangi penyebaran penyakit menular. Kegiatan ini merupakan upaya kesehatan:
a. Kuratif
b. Rehabilitatif
c. Promotif
d. Preventif
e. Intensif
A
B
C
D
E
Seorang pasien dengan diabetes melitus mendapatkan pelatihan tentang bagaimana mengelola pola makan dan aktivitas fisiknya agar dapat menjalani hidup lebih sehat. Kegiatan ini termasuk dalam upaya kesehatan:
a. Kuratif
b. Rehabilitatif
c. Promotif
d. Preventif
e. Intensif
A
B
C
D
E
Pemerintah daerah mengadakan program edukasi melalui media massa tentang bahaya merokok untuk mengurangi prevalensi penyakit paru-paru. Ini adalah contoh dari upaya kesehatan:
a. Kuratif
b. Rehabilitatif
c. Promotif
d. Preventif
e. Intensif
A
B
C
D
E
Seorang pasien dengan infeksi saluran pernapasan akut diberi resep antibiotik dan diminta untuk istirahat total selama beberapa hari. Tindakan ini merupakan upaya kesehatan:
a. Kuratif
b. Rehabilitatif
c. Promotif
d. Preventif
e. Intensif
A
B
C
D
E
Pasien yang baru saja menjalani operasi jantung mendapatkan konseling dan terapi fisik untuk membantu pemulihan dan meningkatkan kualitas hidupnya. Ini adalah upaya kesehatan:
a. Kuratif
b. Rehabilitatif
c. Promotif
d. Preventif
e. Intensif
A
B
C
D
E
Puskesmas setempat melaksanakan kegiatan senam massal untuk masyarakat setiap minggu sebagai upaya menjaga kebugaran tubuh dan mencegah penyakit. Kegiatan ini termasuk dalam upaya kesehatan:
a. Kuratif
b. Rehabilitatif
c. Promotif
d. Preventif
e. Intensif
A
B
C
D
E
