wayground logo

Free Printable Worksheets

NEW

Font size

S
M
L
XL
Worksheets

Hikayat

Total questions: 55

Worksheet time: 1hrs 15mins

Name
Class
Date
1.

Yang termasuk unsur intrinsik Hikayat adalah...

a)

Tema, Tokoh, Alur atau Plot dan Latar

b)

Tema, Tokoh, Alur atau Plot dan Agama

c)

Tema, Tokoh, Tradisi dan Latar

d)

Tema, Tokoh, Alur atau Plot dan Adat

2.

Salah satu karakteristik hikayat adalah bersifat anonim. Anonim bermakna...

a)

menggunakan latar belakang istana

b)

kata yang asing dan sukar

c)

nama penulis, pengarang tidak diketahui dengan pasti

d)

menceritakan hal-hal mustahil

3.

“Aku hanya menginginkan engkau menangkap angin dan memenjarakannya.” kata Baginda. Majas yang digunakan pada penggalan hikayat di atas adalah...

a)

metafora

b)

antonomasia

c)

simile

d)

alegori

e)

personifikasi

4.

(1) bersifat imajinasi

(2) mengisahkan tentang kerajaan

(3) nama penciptanya tidak diketahui

(4) bersifat menyindir

(5) bersifat menghibur


Nomor berapakah yang merupakan ciri-ciri hikayat?

a)

a. 1,3,5

b)

b. 2,4,5

c)

c. 1,2,3

d)

d. 1,4,5

5.

Urutan struktur teks hikayat yang benar adalah …

a)

Abstraksi - Resolusi - Orientasi - Evaluasi - Komplikasi - Koda

b)

Abstraksi - Orientasi - Komplikasi - Resolusi - Evaluasi - Koda

c)

Abstraksi - Orientasi - Komplikasi - Evaluasi - Resolusi - Koda

d)

Abstraksi - Resolusi - Komplikasi - Evaluasi - Koda - Komplikasi

e)

Abstraksi - Orientasi - Evaliasi - Komplikasi - Resolusi - Koda

6.

Bahasa, istana sentris, pralogis, statis, kesaktian, anonim, dan arkais, merupakan…..

a)

Karakteristik hikayat

b)

Unsur-unsur hikayat

c)

Pengertian hikayat

d)

Fungsi hikayat

e)

Jenis-jenis hikayat

7.

Kata-kata yang jarang digunakan disebut…..

a)

Arkais

b)

Bahasa

c)

Pralogis

d)

Statis

e)

Istana sentris

8.

Dalam teks hikayat pada setiap awal kalimat terdapat kata seperti, maka, ketika, laksana, bak, dan bagaikan disebut…..

a)

Penggunaan konjungsi

b)

Penggunaan arkais

c)

Penggunaan majas

d)

Penggunaan anonim

e)

Penggunaan pralogis

9.

Kata beroleh, titah, buluh, mahligai, inang, upeti, bejana merupakan contoh dari penggunaan…..

a)

Konjungsi

b)

Kata arkais

c)

Majas

d)

Kata kausal

e)

Kata baku

10.

Hal yang membuat teks hikayat tidak diketahui pengarangnya adalah karena teks hikayat ....

a)

a. berupa cerita rekaan

b)

b. bertujuan menghibur

c)

c. merupakan cerita pelipur lara

d)

d. diceritakan dari mulut ke mulut

e)

e. hanya berkembang dilingkungan istana

11.

Diambilnya pisau, lalu ditorehnya gendang itu. Maka Putri Ratna Sari keluar dari gendang itu.

Karakteristik hikayat pada penggalan teks di atas yaitu...

a)

a. kemustahilan

b)

b. kesaktian

c)

c. anonim

d)

d. bahasa

e)

e. istanasentris

12.

Hikayat termasuk ke dalam jenis teks ....

a)

a. narasi

b)

b. laporan

c)

c. prosedur

d)

d. eksposisi

e)

e. deskripsi

13.

Maka anakanda baginda yang dua orang itu pun sampailah usia tujuh tahun dan dititahkan pergi mengaji kepada Mualim Sufian. Sesudah tahu mengaji, mereka dititah pula mengaji kitab usul, fikih, hingga saraf, tafsir sekaliannya diketahui.


Kata arkais yang digaris bawahi pada penggalan hikayat di atas memiliki makna ...

a)

diusir

b)

diminta

c)

disuruh

d)

diperintah

e)

diharapkan

14.

Bacalah hikayat berikut!

Maka kata Indera Bangsawan, “Hamba ini tiada bernama dan tiada tahu akan bapak Hamba, karena diam dalam hutan rimba belantara. Adapun sebabnya hamba kemari ini karena hamba mendengar khabar anak raja sembilan orang hendak datang membunuh buraksa dan merebut tuan hamba dari padanya itu, itulah maka hamba datang kemari hendak melihat tamasya anak raja itu. Mengasihani hamba dan pada bicara akal hamba akan anak raja-raja yang sembilan itu tiadalah dapat membunuh buraksa itu. Jika lain daripada Indera Bangsawan tiada dapat membunuh akan buraksa itu.

Amanat yang tersirat dalam kutipan sastra klasik tersebut adalah …

a)

Basmilah jika melihat kejahatan

b)

Jangan menyombongkan diri

c)

Tunjukkanlah jika memiliki suatu kemampuan

d)

Bersyukurlah jika mendapat pertolongan

e)

hendaklah menolong orang yang dalam kesulitan

15.

Adapun Raja Kabir itu takluk kepada Buraksa dan akan menyerahkan putrinya, Puteri Kemala Sari sebagai upeti. Kalau tiada demikian, negeri itu akan dibinasakan oleh Buraksa. Ditambahkannya bahwa Raja Kabir sudah mencanangkan bahwa barang siapa yang dapat membunuh Buraksa itu akan dinikahkan dengan anak perempuannya yang terlalu elok parasnya itu. Hatta berapa lamanya Puteri Kemala Sari pun sakit mata, terlalu sangat. Para ahli nujum mengatakan hanya air susu harimau yang beranak mudalah yang dapat menyembuhkan penyakit itu.

Sumber teks: Buku Kesusastraan Melayu Klasik

Kata-kata arkais yang ditemukan pada teks diatas adalah...

a)

upeti dan hatta

b)

upeti, hatta, dan nujum

c)

raja, elok, dan nujum

d)

elok dan nujum

e)

upeti, putri, dan nujum

16.

Maka tiadalah terjawab oleh laki-laki itu. Maka disuruh oleh Masyhudulhakk jauhkan laki-laki Bedawi itu. Setelah itu maka dipanggilnya pula orang tua itu. Maka kata Masyhudulhakk, "Hai orang tua, sungguhlah perempuan itu istrimu sebenar-benamya?"


Konjungsi yang menyatakan urutan waktu atau peristiwa pada penggalan hikayat di atas adalah...

a)

kemudian

b)

lalu

c)

maka

d)

setelah itu

e)

selanjutnya

17.

Adalah sebuah kolam yang amat elok. Di tepi kolam itu adalah dua ekor burung diam. Kedua burung itupun bersahabat dengan seekor kura-kura. Maka beberapa lamanya dengan hal yang demikian itu datanglah kemarau. Maka air kolam itu keringlah.maka berkatalah burung itu kepada sahabatnya kura-kura itu.”Hai sahabatku. Apakah hal kami sekarang karena air kolam ini telah keringlah. Baikla kami berpindah kepada kolam yang lain supaya dapat kami mencari makan di sana. Tetapi susah kami meninggalkan tuan hamba di sini. Sebab itu biarlah kami bawa tuan hamba dan kami lepaskan kepada tempat berair supaya senang hati kami. Hendakpun kami menerbangkan tuan hamba tiada boleh karena kulit tuan hamba itu terlalu keras, tiada dapat kami pagut. Akan tetapi adalah suatu bicara kami, kami bawa suatu kayu tuan hamba gigitlah pada sama tengah kayu itu. Maka kami terbangkan seorang suatu penjuru. Tetapi jangan tuan hamba bukakan mulut dari pada kayu itu.

Maka sahut kura-kura,”Baiklah, mana kata tuan hamba hemba turutlah.”

Maka dibawalah oleh burung itu sepotong kayu, maka digigitlah oleh kura-kura itu maka oleh burung itu diterbangkanlah seorang suatu penjuru. Setelah sampai burung itu terbang ke atas kampung orang maka heranlah segala orang melihat hal itu, kura-kura terbang di tengah-tengah dan dua ekor burung pada kiri kanannya. Maka sekalian orang itu pun bersoraklah serta menepuk-nepuk tangannya. Apabila didengar kura-kura akan bunyi orang riuh rendah, maka katanya kura-kura, “Apa sebabnya maka orang itu semuanya bersorak?” Demi dibukanya mulutnya, maka jatuhlah ia ke bumi lalu mati. (Penjedar Sastra, Dr.C. Hooykaas)

Hal utama yang diceritakan dalam hikayat di atas adalah ... .

a)

Dua ekor burung yang berbuat baik kepada seekor kura-kura

b)

Kura-kura yang celaka akibat tidak patuh pada kesepakatan

c)

Kecerdikan dua ekor burung dalam memindahkan kura-kura

d)

Kekaguman orang-orang kepada kura-kura yang diterbangkan dua ekor burung

e)

Persahabatan antara burang dan kura-kura

18.

Adalah sebuah kolam yang amat elok. Di tepi kolam itu adalah dua ekor burung diam. Kedua burung itupun bersahabat dengan seekor kura-kura. Maka beberapa lamanya dengan hal yang demikian itu datanglah kemarau. Maka air kolam itu keringlah.maka berkatalah burung itu kepada sahabatnya kura-kura itu.”Hai sahabatku. Apakah hal kami sekarang karena air kolam ini telah keringlah. Baikla kami berpindah kepada kolam yang lain supaya dapat kami mencari makan di sana. Tetapi susah kami meninggalkan tuan hamba di sini. Sebab itu biarlah kami bawa tuan hamba dan kami lepaskan kepada tempat berair supaya senang hati kami. Hendakpun kami menerbangkan tuan hamba tiada boleh karena kulit tuan hamba itu terlalu keras, tiada dapat kami pagut. Akan tetapi adalah suatu bicara kami, kami bawa suatu kayu tuan hamba gigitlah pada sama tengah kayu itu. Maka kami terbangkan seorang suatu penjuru. Tetapi jangan tuan hamba bukakan mulut dari pada kayu itu.

Maka sahut kura-kura,”Baiklah, mana kata tuan hamba hemba turutlah.”

Maka dibawalah oleh burung itu sepotong kayu, maka digigitlah oleh kura-kura itu maka oleh burung itu diterbangkanlah seorang suatu penjuru. Setelah sampai burung itu terbang ke atas kampung orang maka heranlah segala orang melihat hal itu, kura-kura terbang di tengah-tengah dan dua ekor burung pada kiri kanannya. Maka sekalian orang itu pun bersoraklah serta menepuk-nepuk tangannya. Apabila didengar kura-kura akan bunyi orang riuh rendah, maka katanya kura-kura, “Apa sebabnya maka orang itu semuanya bersorak?” Demi dibukanya mulutnya, maka jatuhlah ia ke bumi lalu mati. (Penjedar Sastra, Dr.C. Hooykaas)


Nilai moral yang terdapat dalam hikayat di atas adalah ... .

a)

Saling menolong terutama pada musim kemarau

b)

Menjalin kerja sama merupakan kunci dari persahabatan

c)

Mencari siasat dalam melakukan suatu pekerjaan

d)

Manjalin persahabatan dengan siapa pun.

e)

Pentingnya menaati kesepakatan agar tidak celaka

19.

Maka kata Indera Bangsawan, “Hamba ini tiada bernama dan tiada tahu akan bapak Hamba, karena diam dalam hutan rimba belantara. Adapun sebabnya hamba kemari ini karena hamba mendengar khabar anak raja sembilan orang hendak datang membunuh buraksa dan merebut tuan hamba dari padanya itu, itulah maka hamba datang kemari hendak melihat tamasya anak raja itu. Mengasihani hamba dan pada bicara akal hamba akan anak raja-raja yang sembilan itu tiadalah dapat membunuh buraksa itu. Jika lain daripada Indera Bangsawan tiada dapat membunuh akan buraksa itu.

Amanat yang tersirat dalam kutipan sastra klasik tersebut adalah …

a)

Basmilah jika melihat kejahatan

b)

Jangan menyombongkan diri

c)

Tunjukkanlah jika memiliki suatu kemampuan

d)

Hendaklah menolong orang dalam kesulitan

e)

Bersyukurlah jika mendapat pertolongan

20.

Pengganti Hang Tuah di keraton adalah Hang Jebat. Sesungguhnya, ia menaruh dendam atas keputusan raja yang dijatuhkan kepada sahabatnya, Hang Tuah. Karena setia kepada sahabatnya, ia mengamuk di keraton. Putri-putri dan dayang-dayang diperlakukan kurang sopan sehingga banyak jugalah orang yang mati karena kerisnya, yang diberikan Hang Tuah kepadanya. Tiada seorang pun yang berani mendinginkan sehingga raja sendiri pun terlibat pula dalam kesulitan dan ketakutan.


Dari kutipan cerita di atas kita dapat mengetahui bahwa Hang Jebat berwatak ….

a)

pemberani

b)

baik budi

c)

sombong

d)

setia

e)

kasar

21.

Tuan puteri memandang ke dayang kipas itu. Kesepuluhnya menyembah, lalu mengundurkan diri mengisut ke belakang perlahan-lahan. Bangkitlah Mak Inang, lalu duduk di tepi tilak tujuh bertindih, lalu mengumpulkan bunga melur yang terselit-selit di suara tuan puteri itu.

Nilai yang terdapat pada penggalan tersebut adalah ….

a)

sosial

b)

moral

c)

budaya

d)

agama

e)

pendidikan

22.

Watuwe lalu mengingatkan agar Towjatuwa dan keturunannya tidak membunuh dan memakan daging buaya. Apabila larangan itu dilanggar maka Towjatuwa dan keturunannya akan mati. Sejak saat itu Towjatuwa dan anak keturunannya berjanji untuk melindungi bintang yang berada di sekitar sungai Tami dari para pemburu.

Pesan Moral yang terdapat pada cerita tersebut adalah...

a)

Harusnya orang makan daging

b)

Pentingnya menepati janji

c)

Harus menghormati orang lain

d)

kita harus pandai membahagiakan orang lain

e)

Hendaknya memilih keluarga yang bisa memberikan keturunan

23.

Kata yang bermakna tonjolan kecil dan bundar dalam kata arkais yaitu. . .

a)

Cembul

b)

selat

c)

Comel

d)

Cumel

e)

selit

24.

Syahdan, maka adalah raja di dalam negeri itu telah kembali ke rahmatullah. Maka ia pun tiada beranak seorang jua pun. Maka segala menteri dan hulubalangnya dan orang-orang besar dan orang-orang membicarakan, siapa juga yang patut dijadikan raja menggantikan raja yang telah kembali ke rahmatullah itu. Maka di dalam antara menteri yang banyak itu ada seorang menteri yang tua daripada tuan hamba sekalian itu. Maka ia pun berkata, katanya: "Adapun hamba ini tua daripada tuan hamba sekalian itu. Jikalau ada gerangan bicara, mengapa segala saudaraku ini tiada hendak berkata?"

Isi kutipan tersebut menceritakan tentang...

a)

Masyarakat sedang berduka atas kematian rajanya.

b)

Orang tua diberi hak berbicara dalam setiap pertemuan.

c)

Seorang raja telah meninggal dan tidak memiliki anak.

d)

Para menteri dan orang besar melakukan musyawarah pemilihan raja.

e)

Hak orang berpendapat untuk memecahkan masalah dalam suatu musyawarah.

25.

Amanat yang terkandung dalam kutipan berikut adalah...

Syahdan, maka adalah raja di dalam negeri itu telah kembali ke rahmatullah. Maka ia pun tiada beranak seorang jua pun. Maka segala menteri dan hulubalangnya dan orang-orang besar dan orang-orang membicarakan, siapa juga yang patut dijadikan raja menggantikan raja yang telah kembali ke rahmatullah itu. Maka di dalam antara menteri yang banyak itu ada seorang menteri yang tua daripada tuan hamba sekalian itu. Maka ia pun berkata, katanya: "Adapun hamba ini tua daripada tuan hamba sekalian itu. Jikalau ada gerangan bicara, mengapa segala saudaraku ini tiada hendak berkata?"

a)

Setiap manusia pasti akan meninggal dunia, sekalipun seorang raja.

b)

Sebaiknya seorang raja memiliki keturunan agar ada yang meneruskan kekuasaannya.

c)

Segala sesuatu harus diputuskan secara musyawarah mufakat.

d)

Dalam sebuah musyawarah hendaknya meminta pendapat semua anggota yang hadir.

e)

Orang yang muda diberi kesempatan menyampaikan gagasannya.

26.

Kata hatta dalam bahasa Melayu memiliki arti

a)

harta

b)

marga

c)

hak

d)

maka

27.

latar tempat hikayat Indera Bangsawan adalah

a)

istana, hutan, gua

b)

gua, istana, pantai

c)

tebing, gua, istana

d)

gua, desa, kerajaan

28.

hal yang menunjukan ciri khas hikayat adalah

a)

Raksasa memberi sarung kesaktian untuk mengubah wujud dan kuda hijau mengalahkan Buraksa.

b)

Indera Bangsawan dan Syah Peri adalah anak Raja yang berpetualang di tengah hutan

c)

Tuan putri terkesan dengan kecakapan Indera Bangsawan dan memberinya hadiah

d)

Syah Peri berpisah dengan saudaranya dan mecarinya kemana-mana

29.

Syahdan, maka adalah raja di dalam negeri itu telah kembali ke rahmatullah. Maka ia pun tiada beranak seorang jua pun. Maka segala menteri dan hulubalangnya dan orang-orang besar dan orang-orang membicarakan, siapa juga yang patut dijadikan raja menggantikan raja yang telah kembali ke rahmatullah itu. Maka di dalam antara menteri yang banyak itu ada seorang menteri yang tua daripada tuan hamba sekalian itu. Maka ia pun berkata, katanya: "Adapun hamba ini tua daripada tuan hamba sekalian itu. Jikalau ada gerangan bicara, mengapa segala saudaraku ini tiada hendak berkata?"


Isi kutipan tersebut menceritakan tentang ....

a)

Masyarakat sedang berduka atas kematian rajanya.

b)

Orang tua diberi hak berbicara dalam setiap pertemuan.

c)

Para menteri dan orang besar melakukan musyawarah pemilihan raja.

d)

Hak orang berpendapat untuk memecahkan masalah dalam suatu musyawarah.

30.

Contoh Hikayat berunsur Islam adalah ….

a)

Hikayat Mahabharata

b)

Hikayat Jaya Lengkara

c)

Hikayat 1001 Malam

d)

Hikayat Sri Rama

31.

Berikut yang bukan merupakan unsur ekstrinsik adalah ….

a)

Latar belakang budaya

b)

Sudut pandang

c)

Biografi tokoh

d)

Latar belakang pembuatan karya tulis

32.

Maka baginda pun bimbanglah, tidak tahu siapa yang patut dirayakan dalam negeri karena anaknya kedua orang itu sama sama gagah. Jikalau baginda pun mencari muslihat, iya menceritakan kepada kedua anaknya bahwa ia bermimpi bertemu dengan seorang pemuda dan berkata kepadanya: barang siapa yang dapat mencari buluh perindu yang dipegangnya, ialah yang patut menjadi raja di dalam negeri.


Nilai yang terkandung pada penggalan hikayat tersebut, yaitu ….

a)

Nilai moral

b)

Nilai agama

c)

Nilai budaya

d)

Nilai pendidikan

33.

Pengganti Hang Tuah di keraton adalah Hang Jebat. Sesungguhnya ia menaruh dendam atas keputusan raja yang dijatuhkan kepada sahabatnya, Hang Tuah. Karena setia kepada sahabatnya, ia mengamuk di keraton. Putri-putri dan dayang diperlakukan kurang sopan sehingga banyak jugalah orang yang mati karena kerisnya, yang diberikan Hang Tuah kepadanya. Tiada seorangpun yang berani mendinginkan sehingga raja sendiri pun terlibat pula dalam kesulitan dan ketakutan.


Watak tokoh Hang Jebat dalam penggalan hikayat tersebut adalah ….

a)

Gunung Indrakila

b)

Hutan rimba

c)

Padang rumput

d)

Marga satwa

34.

Maka baginda pun bimbanglah, tida tahu siapa yang patut dirayakan dalam negeri karena anaknya kedua orang itu sama-sama gagah. Jikalau baginda pun mencari muslihat, iya menceritakan kepada kedua anaknya bahwa ia bermimpi bertemu dengan seorang pemuda dan berkata kepadanya: barang siapa yang dapat mencari buluh perindu yang dipegangnya, ialah yang patut menjadi raja di dalam negeri.

Nilai yang terkandung pada penggalan hikayat di atas yaitu...

a)

Nilai Moral

b)

Nilai Agama

c)

Nilai Pendidikan

d)

Nilai Budaya

e)

Nilai Sosial

35.

1. Istanasentris

2. Magis

3. Logis

4. Anonim

5. Dinamis

Yang merupakan karakteristik hikayat terdapat dalam nomor...

a)

1,2,3

b)

1,3,5

c)

1,2,4

d)

2,3,4

e)

2,4,5

36.

Tersebutlah perkataan

seorang raja yang bernama

Indera Bungsu dari Negeri

Kobat Syahrial. Setelah berapa lama di atas kerajaan, tiada juga beroleh putra. Maka pada suatu hari, ia pun menyuruh orang membaca doa qunut

dan sedekah kepada fakir

dan miskin.


Penggalan hikayat di atas mengandung ciri ... .

a)

Anonim

b)

Berkembang secara lisan

c)

Istanacentris

d)

Kesaktian

e)

Kemustahilan

37.

Bacalah penggalan hikayat “Indera Bangsawan” berikut! Maka baginda pun bimbanglah, tidak tahu siapa yang patut dirayakan dalam negeri karena anaknya kedua orang itu sama-sama gagah. Jikalau baginda pun mencari muslihat, iya menceritakan kepada kedua anaknya bahwa ia bermimpi bertemu dengan seorang pemuda dan berkata kepadanya: barang siapa yang dapat mencari buluh perindu yang dipegangnya, ialah yang patut menjadi raja di dalam negeri. Sumber teks: Buku Kesusastraan Melayu Klasik Nilai yang terkandung pada penggalan hikayat di atas yaitu...

a)

nilai moral

b)

nilai budaya

c)

nilai sosial

d)

nilai agama

e)

nilai pendidikan

38.

Bacalah penggalan hikayat “Indera Bangsawan” berikut! Maka anakanda baginda yang dua orang itu pun sampailah usia tujuh tahun dan dititahkan pergi mengaji kepada Mualim Sufian. Sesudah tahu mengaji, mereka dititah pula mengaji kitab usul, fikih, hingga saraf, tafsir sekaliannya diketahuinya. Nilai yang terkandung pada penggalan hikayat di atas yaitu...

a)

nilai moral

b)

nilai budaya

c)

nilai sosial

d)

nilai agama

e)

nilai pendidikan

39.

Bacalah kutipan hikayat berikut! Kemudian, panglima peringgi berjalan di atas titian menuju dermaga bunga melur kembang cina. Ia berdiri diujung titi menunggu kedatangan gadis cik inam sedangkan raja petukal dan hulubalang yang bertujuh menunggu di geladak kapal dipangkal titi. Raja petukal menunggu gadis cik inam dengan perasaan gelisah.sebentar-sebentar ia memanjang lehernya memendang keujung jalan untuk mebelum.kadang-kadang ia merasa gerah. Ia meminta sebuah kipas dari pengawalnya, lalu berkipas sendiri. ”Jangan lupa tugas masing-masing,” hardik raja petukal mengingatkan hulubang yang bertujuh satu persatu. ”Kalau kalian berbuat bodoh,aku penggal leher kalian.mengerti?” “mengerti,tuanku,” mereka menyahut dengan suara gemetar. Amanat yang terdapat dalam kutipan hikayat tersebut......

a)

Berbicaralah dengan sopan kepada orang lain

b)

Berkatalah jujur kepada pimpin

c)

Jangan melakukan sesuatu seorang diri

d)

Berlakulah adil kepada bawahan

e)

Jangan menunggu sesuatu yang belum pasti

40.

Bila ada yang bertanya , siapa makhluk paling kikir di kampung itu, tidak akan ada yang menyanggah bahwa perempuan ringkih yang punggungnya telah melengkung serupa sabut kelapa itulah jawabannya. Semula ia hanya dipanggil Banun. Namun, lantaran sifat kikirnya dari tahun ke tahun semakin mengakar; pada sebuah pergunjingan yang penuh kedengkian, seseorang menambahkan kata kikir di belakang nama ringkas itu, hingga ia ternobat sebagai Banun Kikir. Konon, hingga riwayat ini disiarkan, belum ada yang sanggup menumbangkan rekor kekikiran Banun.

Pernyataan yang sesuai dengan teks cerpen di atas adalah …

a)

Banun menobatkan diri sebagai orang kikir

b)

Predikat Banun Kikir didasari kedengkian

c)

Banun tidak pernah tahu rekor kikir itu

d)

Banun tidaklah kikir tetapi hemat

e)

Tidak ada yang pernah bertanya tentang Banun

41.

kata arkais "masygul" artinya apa?

a)

sedih

b)

senang

c)

marah

d)

kecewa

42.

kata arkais "syahdan" artinya apa?

a)

suatu hari

b)

ketika itu

c)

selanjutnya

d)

tiba-tiba

43.

Yang bukan arti dari kata arkais "uzur" adalah

a)

halangan

b)

lemah badan

c)

mengandung

d)

sudah lama

44.

Yang bukan arti kata arkais dari "mualim" adalah ....

a)

ahli agama

b)

penunjuk jalan

c)

perwira kapal

d)

orang yang pindah agama

45.

Yang bukan arti dari kata arkais "berazam" adalah ....

a)

berputus asa

b)

bermaksud

c)

bertujuan

d)

berniat

46.

"Membantu orang yang kesulitan" merupakan konsep nilai apa dari sebuah hikayat?

a)

budaya

b)

moral

c)

sosial

d)

edukasi

47.

"Tidak mau bekerja keras" merupakan contoh konsep nilai apa dari sebuah hikayat?

a)

budaya

b)

moral

c)

sosial

d)

edukasi

48.

"Raja ditunjuk berdasarkan keturunan" merupakan konsep dari nilai hikayat apa?

a)

budaya

b)

moral

c)

estetika

d)

sosial

49.

"Memperdaya orang yang tidak berusaha" merupakan konsep dari nilai apa?

a)

sosial

b)

budaya

c)

religi

d)

moral

50.

Bayan yang bijak bukan sahaja dapat menyelamatkan nyawanya, tetapi juga dapat menyekat istri tuannya daripada menjadi istri yang curang. Dia juga dapat menjaga nama baik tuannya serta menyelamatkan rumah tangga tuannya. Nilai yang terkandung dalam cuplikan tersebut …

a)

Nilai religius

b)

Nilai moral

c)

Nilai sosial

d)

Nilai pendidikan

e)

Nilai budaya

51.

Hatta beberapa lamanya maka istri si Miskin itu pun hamillah tiga bulan lamanya. Maka istrinya menangis hendak makan buah mempelam yang ada di dalam taman raja itu. Maka suaminya itu pun terketukkan hatinya tatkala ia keindraan menjadi raja tiada ia mau beranak.

Kutipan teks tersebut menggunakan sudut pandang orang …

a)

Pertama

b)

Kedua

c)

Ketiga

d)

Pertama dan kedua

e)

Pertama dan Ketiga

52.

Tuan puteri memandang ke dayang kipas itu. Kesepuluhnya menyembah, lalu mengundurkan diri mengisut ke belakang perlahan-lahan. Bangkitlah Mak Inang, lalu duduk di tepi tilak tujuh bertindih, lalu mengumpulkan bunga melur yang terselit-selit di suara tuan puteri itu. Nilai yang terkandung dalam cuplikan tersebut …

a)

Nilai religius

b)

Nilai moral

c)

Nilai sosial

d)

Nilai pendidikan

e)

Nilai budaya

53.

Maka setelah keesokan harinya maka jarring dan jerat pun ditahan oranglah. Maka segala rakyat pun masuklah ke dalam hutan itu mengelana segala perburuan itu dari pagi-pagi hingga dating tergelincir matahari, seekor berburuan tidak dapat diperoleh.

Kutipan teks tersebut mengandung latar …

a)

Tempat

b)

Tempat dan suasana

c)

Suasana

d)

Suasana dan waktu

e)

Waktu dan tempat

54.

Hatta setiap malam, Bibi Zainab yang selalu ingin mendapatkan anak raja itu, dan setiap berpamitan dengan bayan. Maka diberilah ia cerita-cerita hingga sampai 24 kisah dan 24 malam. Burung tersebut bercerita, hingga akhirnyalah Bibi Zainab pun insaf terhadap perbuatannya dan menunggu suaminya Khojan Maimum pulang dari rantauannya.

Kemustahilan yang terdapat pada teks hikayat di atas adalah ....

a)

Burung Bayan bisa bercerita kepada Bibi Zainab.

b)

Seorang suami yang merantau meninggalkan istrinya.

c)

Bibi Zainab yang ingin mendapatkan anak raja.

d)

Bibi Zainab insaf terhadap perbuatannya.

55.

Maka anakanda baginda yang dua orang itu pun sampailah usia tujuh tahun dan dititahkan pergi mengaji kepada Mualim Sufian. Sesudah tahu mengaji, mereka dititah pula mengaji kitab usul, fikih, hingga saraf, tafsir sekaliannya diketahuinya.

Nilai yang terkandung pada penggalan teks hikayat di atas yaitu...

a)

Nilai moral

b)

Nilai religius

c)

Nilai pendidikan

d)

Nilai sosial